{"nodes": [{"key": "andidimas472", "attributes": {"label": "andidimas472", "x": 441.1090278918366, "y": 62.58751760012537, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044728256419811658", "id": "andidimas472", "source": "tweet-000004", "content": "Habibi cara menyelamatkan rupiah tidak plesiran juga tuh, benerin kepercayaan terhdap rupiah inget keluarga wowo tuh di BI ga guna, digaji pengen kerja ga becus.. Itulah klo org² yg ditempatin bkan org yg berkompeten... Si wowo jga cma ngabisin apbn jalan² ga jelas, mbg ga jelas", "post_id": "2044728256419811658"}}, {"key": "LeonardusLitik", "attributes": {"label": "LeonardusLitik", "x": 523.7185193258167, "y": 823.5358631865585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044728256419811658", "id": "LeonardusLitik", "source": "tweet-000004", "content": "Habibi cara menyelamatkan rupiah tidak plesiran juga tuh, benerin kepercayaan terhdap rupiah inget keluarga wowo tuh di BI ga guna, digaji pengen kerja ga becus.. Itulah klo org² yg ditempatin bkan org yg berkompeten... Si wowo jga cma ngabisin apbn jalan² ga jelas, mbg ga jelas", "post_id": "2044728256419811658"}}, {"key": "txtdrimedia", "attributes": {"label": "txtdrimedia", "x": 229.17173241737154, "y": 161.49853836637106, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044728256419811658", "id": "txtdrimedia", "source": "tweet-000004", "content": "Habibi cara menyelamatkan rupiah tidak plesiran juga tuh, benerin kepercayaan terhdap rupiah inget keluarga wowo tuh di BI ga guna, digaji pengen kerja ga becus.. Itulah klo org² yg ditempatin bkan org yg berkompeten... Si wowo jga cma ngabisin apbn jalan² ga jelas, mbg ga jelas", "post_id": "2044728256419811658"}}, {"key": "kamehadian", "attributes": {"label": "kamehadian", "x": 859.7795268230498, "y": 641.6555468311068, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044564713301004671", "id": "kamehadian", "source": "tweet-000004", "content": "Wah paradox ya\nKtnya apbn kita boncos, hutang makin meroket, ekonomi lesu, daya beli turun, susah kerja, phk merebak, rupiah melemah dll\nTp ternyata itu tak berlaku ya di kalangan pjbt, elit & kroninya\nPantesan data mrk beda krn mnrt mrk smuanya baik² sj malah meroket\n🤪", "post_id": "2044564713301004671"}}, {"key": "fahrisalam", "attributes": {"label": "fahrisalam", "x": 566.1269129883597, "y": 167.23751444680957, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044564713301004671", "id": "fahrisalam", "source": "tweet-000004", "content": "Wah paradox ya\nKtnya apbn kita boncos, hutang makin meroket, ekonomi lesu, daya beli turun, susah kerja, phk merebak, rupiah melemah dll\nTp ternyata itu tak berlaku ya di kalangan pjbt, elit & kroninya\nPantesan data mrk beda krn mnrt mrk smuanya baik² sj malah meroket\n🤪", "post_id": "2044564713301004671"}}, {"key": "Opposite6888", "attributes": {"label": "Opposite6888", "x": 630.041853325554, "y": 790.8822437366534, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044566388925464885", "id": "Opposite6888", "source": "tweet-000004", "content": "Wah paradox ya\nKtnya apbn kita boncos, hutang makin meroket, ekonomi lesu, daya beli turun, susah kerja, phk merebak, rupiah melemah dll\nTp ternyata itu tak berlaku ya di kalangan pjbt, elit & kroninya\nPantesan data mrk beda krn mnrt mrk smuanya baik² sj malah meroket", "post_id": "2044566388925464885"}}, {"key": "pokopawr", "attributes": {"label": "pokopawr", "x": 673.5870924292947, "y": 121.63546640123934, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2044667877287141387", "id": "pokopawr", "source": "tweet-000004", "content": "mungkin lebih tepatnya di saat apbn banyak masalah, kenapa bikin banyak lembaga baru, mbg kopdes danantara ga jelas, lantik banyak pejabat, duid dari mana? ga guna jg jadinya ada bpk, itjen, kpk, kepatuhan internal, hasilnya? tuh rupiah gmn, byk asn tpp dipotong, dll", "post_id": "2044667877287141387"}}, {"key": "GodikaGo", "attributes": {"label": "GodikaGo", "x": 525.7765316688857, "y": 742.9356095682524, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044667877287141387", "id": "GodikaGo", "source": "tweet-000004", "content": "mungkin lebih tepatnya di saat apbn banyak masalah, kenapa bikin banyak lembaga baru, mbg kopdes danantara ga jelas, lantik banyak pejabat, duid dari mana? ga guna jg jadinya ada bpk, itjen, kpk, kepatuhan internal, hasilnya? tuh rupiah gmn, byk asn tpp dipotong, dll", "post_id": "2044667877287141387"}}, {"key": "cimonjek_phd", "attributes": {"label": "cimonjek_phd", "x": 910.5220781841631, "y": 968.1777019187972, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044667877287141387", "id": "cimonjek_phd", "source": "tweet-000004", "content": "mungkin lebih tepatnya di saat apbn banyak masalah, kenapa bikin banyak lembaga baru, mbg kopdes danantara ga jelas, lantik banyak pejabat, duid dari mana? ga guna jg jadinya ada bpk, itjen, kpk, kepatuhan internal, hasilnya? tuh rupiah gmn, byk asn tpp dipotong, dll", "post_id": "2044667877287141387"}}, {"key": "tanyapajak5000", "attributes": {"label": "tanyapajak5000", "x": 721.3760215054567, "y": 125.95010374729088, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044667877287141387", "id": "tanyapajak5000", "source": "tweet-000004", "content": "mungkin lebih tepatnya di saat apbn banyak masalah, kenapa bikin banyak lembaga baru, mbg kopdes danantara ga jelas, lantik banyak pejabat, duid dari mana? ga guna jg jadinya ada bpk, itjen, kpk, kepatuhan internal, hasilnya? tuh rupiah gmn, byk asn tpp dipotong, dll", "post_id": "2044667877287141387"}}, {"key": "PNS_Ababil", "attributes": {"label": "PNS_Ababil", "x": 637.7378178704836, "y": 839.586134699536, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044667877287141387", "id": "PNS_Ababil", "source": "tweet-000004", "content": "mungkin lebih tepatnya di saat apbn banyak masalah, kenapa bikin banyak lembaga baru, mbg kopdes danantara ga jelas, lantik banyak pejabat, duid dari mana? ga guna jg jadinya ada bpk, itjen, kpk, kepatuhan internal, hasilnya? tuh rupiah gmn, byk asn tpp dipotong, dll", "post_id": "2044667877287141387"}}, {"key": "kemenkopmri", "attributes": {"label": "kemenkopmri", "x": 230.3337044310271, "y": 348.0488790515509, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876446402008177914_70113655679", "id": "kemenkopmri", "source": "instagram-000001", "content": "Perdagangan, petani, dan peternak lokal harus terus berdaya. Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar soal pemenuhan gizi, tapi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat agar tumbuh secara nyata.\n\nSesuai dengan arahan Presiden Prabowo, pemerintah memastikan setiap rupiah anggaran negara menghasilkan ekosistem pemberdayaan. Langkah ini tidak hanya mencetak SDM yang unggul, tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga sebagai bagian dari strategi penanganan kemiskinan.\n\nSeperti disampaikan Menko PM , program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Ekosistem dari hulu ke hilir harus dikelola sedemikian rupa agar bertumpu pada kekuatan produksi dalam negeri, sehingga peluang ekonomi bagi pedagang, petani, dan peternak lokal terus terbuka lebar.\n\n#KemenkoPM\n#MakanBergiziGratis\n#KabinetMerahPutih", "post_id": "3876446402008177914_70113655679"}}, {"key": "cakiminow", "attributes": {"label": "cakiminow", "x": 37.28127880986709, "y": 98.22503672034932, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 37.0778, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876446402008177914_70113655679", "id": "cakiminow", "source": "instagram-000001", "content": "Perdagangan, petani, dan peternak lokal harus terus berdaya. Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar soal pemenuhan gizi, tapi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat agar tumbuh secara nyata.\n\nSesuai dengan arahan Presiden Prabowo, pemerintah memastikan setiap rupiah anggaran negara menghasilkan ekosistem pemberdayaan. Langkah ini tidak hanya mencetak SDM yang unggul, tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga sebagai bagian dari strategi penanganan kemiskinan.\n\nSeperti disampaikan Menko PM , program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Ekosistem dari hulu ke hilir harus dikelola sedemikian rupa agar bertumpu pada kekuatan produksi dalam negeri, sehingga peluang ekonomi bagi pedagang, petani, dan peternak lokal terus terbuka lebar.\n\n#KemenkoPM\n#MakanBergiziGratis\n#KabinetMerahPutih", "post_id": "3876446402008177914_70113655679"}}, {"key": "faktabdgnews.id", "attributes": {"label": "faktabdgnews.id", "x": 246.9598792634703, "y": 914.434948154245, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 133.6113, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3876671734926084436_65573074990", "id": "faktabdgnews.id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Diminta Gratiskan BPJS, Anggaran Negara Mampu, MBG Saja Bisa!\n\nAnggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, mengusulkan agar pemerintah menggratiskan seluruh iuran BPJS Kesehatan. Menurutnya, langkah ini dapat menyederhanakan persoalan pendataan peserta yang selama ini dinilai masih berbelit.\n\nCharles menilai, mekanisme klasifikasi peserta berdasarkan kemampuan ekonomi kerap menimbulkan persoalan di lapangan, mulai dari data yang tidak akurat hingga masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru terlewat. \n\nDengan menggratiskan iuran secara menyeluruh, pemerintah dinilai bisa memangkas kompleksitas birokrasi dan memastikan akses layanan kesehatan lebih merata.\n\n“Sudahlah, sekaligus pemerintah biayai saja semuanya. Iuran kepesertaan BPJS Kesehatan dibiayai pemerintah” ujar Charles dalam rapat kerja dengan Kementrian Kesehatan, Rabu, 15 April 2026 di Gedung Parlemen, Jakarta. \n\nIa juga menegaskan bahwa secara fiskal, pemerintah dinilai mampu menanggung beban iuran tersebut. Charles membandingkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebutnya menyedot anggaran hingga ratusan triliun rupiah. Hingga dibelanjakan untuk anggaran yang menurutnya belum penting. \n\n“Mampu pak, program lain (MBG) mala dipakai untuk motor trail. Ini untuk kesehatan rakyat” kata Charles kepada Menkes, Budi Gunawan. \n\n“Jadi saya sarankan sekali lagi , daripada kita berdebat soal ini terus-menerus ini nggak selesai. Lebih baik pemerintah merencanakan kedepan, bagaimana kalau 100 persen kepesertaan BPJS Kesehatan dibiayai oleh negara” tegas dia. \n\nSumber:inews.co/suaramerdeka\nSc  \n\n#faktabandungnews #reels #mbg #viral", "post_id": "3876671734926084436_65573074990"}}, {"key": "jakut.info", "attributes": {"label": "jakut.info", "x": 895.880223333577, "y": 716.7721688282885, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876533417256518158_23707678855", "id": "jakut.info", "source": "instagram-000001", "content": "Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, mengusulkan agar pemerintah menanggung seluruh iuran BPJS Kesehatan. Ia menilai kebijakan ini dapat menyederhanakan persoalan pendataan peserta yang selama ini dianggap rumit.\n\nMenurut Charles, sistem pengelompokan peserta berdasarkan kondisi ekonomi kerap memicu berbagai masalah di lapangan, mulai dari data yang tidak akurat hingga warga yang seharusnya menerima bantuan justru tidak terakomodasi.\n\nIa berpendapat bahwa pembebasan iuran secara menyeluruh dapat mengurangi kerumitan birokrasi sekaligus memastikan akses layanan kesehatan lebih merata bagi masyarakat.\n\nDalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (15 April 2026), Charles menyarankan agar pemerintah langsung menanggung seluruh biaya kepesertaan BPJS Kesehatan.\n\nSelain itu, ia menilai dari sisi fiskal negara memiliki kemampuan untuk membiayai kebijakan tersebut. Ia membandingkannya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut menyerap anggaran hingga ratusan triliun rupiah, termasuk untuk pos pengeluaran yang dianggap belum prioritas.\n\nDalam pernyataannya kepada Menteri Kesehatan Budi Gunawan, Charles menegaskan bahwa anggaran negara seharusnya bisa dialihkan untuk menjamin kesehatan masyarakat secara menyeluruh.\n\nIa pun kembali menekankan agar pemerintah mulai merencanakan skema ke depan, dengan mempertimbangkan pembiayaan 100 persen kepesertaan BPJS Kesehatan oleh negara sebagai solusi jangka panjang.\n\nVideo:  \n#jakutinfo\n#jakartautara", "post_id": "3876533417256518158_23707678855"}}, {"key": "bengkuluinteraktifcom", "attributes": {"label": "bengkuluinteraktifcom", "x": 923.7491730023983, "y": 1.1224115876860008, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 37.0778, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876533417256518158_23707678855", "id": "bengkuluinteraktifcom", "source": "instagram-000001", "content": "Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, mengusulkan agar pemerintah menanggung seluruh iuran BPJS Kesehatan. Ia menilai kebijakan ini dapat menyederhanakan persoalan pendataan peserta yang selama ini dianggap rumit.\n\nMenurut Charles, sistem pengelompokan peserta berdasarkan kondisi ekonomi kerap memicu berbagai masalah di lapangan, mulai dari data yang tidak akurat hingga warga yang seharusnya menerima bantuan justru tidak terakomodasi.\n\nIa berpendapat bahwa pembebasan iuran secara menyeluruh dapat mengurangi kerumitan birokrasi sekaligus memastikan akses layanan kesehatan lebih merata bagi masyarakat.\n\nDalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (15 April 2026), Charles menyarankan agar pemerintah langsung menanggung seluruh biaya kepesertaan BPJS Kesehatan.\n\nSelain itu, ia menilai dari sisi fiskal negara memiliki kemampuan untuk membiayai kebijakan tersebut. Ia membandingkannya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut menyerap anggaran hingga ratusan triliun rupiah, termasuk untuk pos pengeluaran yang dianggap belum prioritas.\n\nDalam pernyataannya kepada Menteri Kesehatan Budi Gunawan, Charles menegaskan bahwa anggaran negara seharusnya bisa dialihkan untuk menjamin kesehatan masyarakat secara menyeluruh.\n\nIa pun kembali menekankan agar pemerintah mulai merencanakan skema ke depan, dengan mempertimbangkan pembiayaan 100 persen kepesertaan BPJS Kesehatan oleh negara sebagai solusi jangka panjang.\n\nVideo:  \n#jakutinfo\n#jakartautara", "post_id": "3876533417256518158_23707678855"}}, {"key": "pemkabjember", "attributes": {"label": "pemkabjember", "x": 82.66865651570821, "y": 520.6920930406254, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876415615381148724_1987758582", "id": "pemkabjember", "source": "instagram-000001", "content": "Langkah nyata peningkatan gizi masyarakat sekaligus penguatan ekonomi daerah mulai terlihat di Kabupaten Jember. Ketua Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Wringin Agung. Peresmian ini menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi solusi nyata di lapangan.\n\nBupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program MBG sangat tinggi. Berbeda dengan anggapan yang beredar di media sosial, masyarakat justru menunggu kehadiran program ini, mulai dari pelajar hingga orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG dinilai benar-benar dibutuhkan dan diharapkan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga.\n\nTak hanya berdampak pada kesehatan, program ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi daerah. Dengan potensi perputaran anggaran hingga triliunan rupiah per tahun, MBG akan melibatkan petani dan pelaku UMKM lokal sebagai pemasok bahan pangan. Pemerintah daerah pun berkomitmen agar manfaat program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember secara berkelanjutan.\n\n\n#pemkabjember #bupatijember #gusfawait #jemberbarujembermaju #muhammadfawait\n\nWebsite Pemkab Jember: https://www.jemberkab.go.id", "post_id": "3876415615381148724_1987758582"}}, {"key": "gus.fawait", "attributes": {"label": "gus.fawait", "x": 871.444295465944, "y": 324.9001674054155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 37.0778, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876415615381148724_1987758582", "id": "gus.fawait", "source": "instagram-000001", "content": "Langkah nyata peningkatan gizi masyarakat sekaligus penguatan ekonomi daerah mulai terlihat di Kabupaten Jember. Ketua Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Wringin Agung. Peresmian ini menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi solusi nyata di lapangan.\n\nBupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program MBG sangat tinggi. Berbeda dengan anggapan yang beredar di media sosial, masyarakat justru menunggu kehadiran program ini, mulai dari pelajar hingga orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG dinilai benar-benar dibutuhkan dan diharapkan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga.\n\nTak hanya berdampak pada kesehatan, program ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi daerah. Dengan potensi perputaran anggaran hingga triliunan rupiah per tahun, MBG akan melibatkan petani dan pelaku UMKM lokal sebagai pemasok bahan pangan. Pemerintah daerah pun berkomitmen agar manfaat program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember secara berkelanjutan.\n\n\n#pemkabjember #bupatijember #gusfawait #jemberbarujembermaju #muhammadfawait\n\nWebsite Pemkab Jember: https://www.jemberkab.go.id", "post_id": "3876415615381148724_1987758582"}}, {"key": "duniangka", "attributes": {"label": "duniangka", "x": 165.95022831422324, "y": 348.12832604393463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628565692886928660", "id": "duniangka", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga emas kembali menunjukkan tren kenaikan hari ini dan menarik perhatian investor global. Dalam beberapa bulan terakhir, emas semakin menguat sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan tensi geopolitik dunia. Kondisi konflik yang belum mereda membuat banyak pelaku pasar beralih dari aset berisiko ke instrumen yang lebih stabil seperti emas. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi salah satu momentum penting, di mana harga emas berpotensi menembus level 5 juta rupiah per gram jika tekanan global terus berlanjut.  #emircs #emirparengkuan #emirclipcs #hargaemas #gold", "post_id": "7628565692886928660"}}, {"key": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "emirparengkuan", "x": 591.0479025955909, "y": 854.3889278453942, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.0778, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628565692886928660", "id": "emirparengkuan", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga emas kembali menunjukkan tren kenaikan hari ini dan menarik perhatian investor global. Dalam beberapa bulan terakhir, emas semakin menguat sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan tensi geopolitik dunia. Kondisi konflik yang belum mereda membuat banyak pelaku pasar beralih dari aset berisiko ke instrumen yang lebih stabil seperti emas. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi salah satu momentum penting, di mana harga emas berpotensi menembus level 5 juta rupiah per gram jika tekanan global terus berlanjut.  #emircs #emirparengkuan #emirclipcs #hargaemas #gold", "post_id": "7628565692886928660"}}, {"key": "dinaspmdbuol", "attributes": {"label": "dinaspmdbuol", "x": 245.43644954734668, "y": 441.0815704046468, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7628951516887387410", "id": "dinaspmdbuol", "source": "tiktok-000001", "content": "Habar Dinas PMD 🚀🔥 KOORDINASIKAN PENYALURAN DANA DESA (DD) TAHAP II: KADIS PMD  BERTANDANG KE-KANTOR WILAYAH DITJEND PERBENDAHARAAN PROVINSI SULAWESI TENGAH DI PALU Tabe’ tilo duduyaka utat tandanio,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi A. Wehantow, S.IP.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan pada Rabu,15/4) guna membahas percepatan penyaluran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2026 untuk Kabupaten Buol sebesar Rp.17.468.553.400.- (tujuh belas milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu empat ratus rupiah).  Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan proses pencairan dana desa dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan, Kadis PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbendaharaan dalam mendukung pembangunan desa. “Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/2016 dan  sesuai dengan fungsi Ditjend Perbendahraan yang bertanggung jawab memastikan belanja pemerintah pusat dan daerah (seperti transfer ke daerah) terlaksana secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu. kedatangan saya disini ingin memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran dana desa (DD) tahap II untuk kabupaten Buol, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabuaten Buol berjalan baik,karena sampai dengan hari ini menu penyaluran dana desa (DD) tahap II belum terbuka di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (Omspan), selain itu juga saya ingin berkoordinasi  hasil penyaluran dana desa (DD) tahap I dan pelaporan capaian output ” ujar Kadis PMD. Sementara itu, pihak Kanwil Perbendaharaan menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penyaluran dana desa, selama seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah telah terpenuhi. kami juga menyarankan agar segera membangun komunikasi dengan teman-teman di  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli untuk penyaluran dana desa (DD) tahap II.  Dalam kesempatan itu juga dibahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga proses pelaporan dari desa. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar penyaluran dana desa tahap II dan tahap berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. #fokusurusdesa #buolhebat", "post_id": "7628951516887387410"}}, {"key": "pengikut", "attributes": {"label": "pengikut", "x": 611.2334220730247, "y": 532.6123452890624, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628951516887387410", "id": "pengikut", "source": "tiktok-000001", "content": "Habar Dinas PMD 🚀🔥 KOORDINASIKAN PENYALURAN DANA DESA (DD) TAHAP II: KADIS PMD  BERTANDANG KE-KANTOR WILAYAH DITJEND PERBENDAHARAAN PROVINSI SULAWESI TENGAH DI PALU Tabe’ tilo duduyaka utat tandanio,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi A. Wehantow, S.IP.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan pada Rabu,15/4) guna membahas percepatan penyaluran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2026 untuk Kabupaten Buol sebesar Rp.17.468.553.400.- (tujuh belas milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu empat ratus rupiah).  Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan proses pencairan dana desa dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan, Kadis PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbendaharaan dalam mendukung pembangunan desa. “Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/2016 dan  sesuai dengan fungsi Ditjend Perbendahraan yang bertanggung jawab memastikan belanja pemerintah pusat dan daerah (seperti transfer ke daerah) terlaksana secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu. kedatangan saya disini ingin memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran dana desa (DD) tahap II untuk kabupaten Buol, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabuaten Buol berjalan baik,karena sampai dengan hari ini menu penyaluran dana desa (DD) tahap II belum terbuka di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (Omspan), selain itu juga saya ingin berkoordinasi  hasil penyaluran dana desa (DD) tahap I dan pelaporan capaian output ” ujar Kadis PMD. Sementara itu, pihak Kanwil Perbendaharaan menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penyaluran dana desa, selama seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah telah terpenuhi. kami juga menyarankan agar segera membangun komunikasi dengan teman-teman di  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli untuk penyaluran dana desa (DD) tahap II.  Dalam kesempatan itu juga dibahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga proses pelaporan dari desa. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar penyaluran dana desa tahap II dan tahap berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. #fokusurusdesa #buolhebat", "post_id": "7628951516887387410"}}, {"key": "sorotan", "attributes": {"label": "sorotan", "x": 537.3957311162616, "y": 821.9774589262798, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628951516887387410", "id": "sorotan", "source": "tiktok-000001", "content": "Habar Dinas PMD 🚀🔥 KOORDINASIKAN PENYALURAN DANA DESA (DD) TAHAP II: KADIS PMD  BERTANDANG KE-KANTOR WILAYAH DITJEND PERBENDAHARAAN PROVINSI SULAWESI TENGAH DI PALU Tabe’ tilo duduyaka utat tandanio,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi A. Wehantow, S.IP.,M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan pada Rabu,15/4) guna membahas percepatan penyaluran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2026 untuk Kabupaten Buol sebesar Rp.17.468.553.400.- (tujuh belas milyar empat ratus enam puluh delapan juta lima ratus lima puluh tiga ribu empat ratus rupiah).  Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan proses pencairan dana desa dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan, Kadis PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbendaharaan dalam mendukung pembangunan desa. “Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/2016 dan  sesuai dengan fungsi Ditjend Perbendahraan yang bertanggung jawab memastikan belanja pemerintah pusat dan daerah (seperti transfer ke daerah) terlaksana secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu. kedatangan saya disini ingin memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran dana desa (DD) tahap II untuk kabupaten Buol, sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabuaten Buol berjalan baik,karena sampai dengan hari ini menu penyaluran dana desa (DD) tahap II belum terbuka di aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (Omspan), selain itu juga saya ingin berkoordinasi  hasil penyaluran dana desa (DD) tahap I dan pelaporan capaian output ” ujar Kadis PMD. Sementara itu, pihak Kanwil Perbendaharaan menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penyaluran dana desa, selama seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah telah terpenuhi. kami juga menyarankan agar segera membangun komunikasi dengan teman-teman di  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli untuk penyaluran dana desa (DD) tahap II.  Dalam kesempatan itu juga dibahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga proses pelaporan dari desa. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi agar penyaluran dana desa tahap II dan tahap berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan. #fokusurusdesa #buolhebat", "post_id": "7628951516887387410"}}, {"key": "@garismodal", "attributes": {"label": "@garismodal", "x": 586.85225263775, "y": 725.4140488995528, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "CyuhttqfDjU", "id": "@garismodal", "source": "youtube-000001", "content": "Dampak Trump Ancam Iran bagi Ekonomi Indonesia: Rupiah dalam Bahaya?\n\nRupiah resmi tembus angka psikologis Rp17.025 per Dolar AS! Apakah ini tanda-tanda \"Deja Vu\" krisis 98 akan terulang kembali? Atau ini hanya anomali sementara di tengah memanasnya tensi geopolitik global antara Donald Trump dan Iran?\n\nDi video kali ini, Garis Modal akan membedah secara dingin dan objektif apa yang sebenarnya terjadi di balik melemahnya Rupiah sendirian di tengah penguatan mata uang Asia lainnya. Kita juga akan membahas dampak lonjakan harga minyak WTI yang menembus $112 per barel terhadap dompet kita dan potensi stagflasi di Indonesia.\n\nApa yang akan kita bahas di video ini?\n\nAnalisis Rupiah 17.000: Kenapa terjadi anomali dan apakah fundamental kita masih kuat?\n\nDampak Harga Minyak Dunia: Krisis energi, beban APBN, dan nasib harga BBM.\n\nGeopolitik Global: Ultimatum Donald Trump ke Iran dan ancaman di Selat Hormuz.\n\nWaspada Keamanan: Isu peredaran uang palsu di tengah ketidakpastian ekonomi.\n\nUpdate Pasar Modal: Nasib saham perbankan (BBRI), tambang (AMMN, BUMI), dan koreksi harga Emas Antam.\n\nJangan sampai lu salah langkah dan terjebak \"FOMO\" atau panik yang nggak perlu. Simak datanya, susun strateginya.\n\nTonton video ini sampai habis untuk dapet update saham top pick di tengah market yang lagi merah!\n\nTimestamp:\n0:00 - Rupiah Tembus 17.000: Trauma 98? \n01:58 - Jebakan Maut Harga Minyak WTI $112 \n04:05 - Catur Politik: Trump vs Iran & Selat Hormuz \n05:35 - Waspada Peredaran Uang Palsu \n06:52 - Update IHSG & Rekomendasi Saham \n07:49 - Nasib Emas Antam & Kesimpulan \n\nDukung channel ini dengan cara:\n✅ LIKE jika video ini bermanfaat\n✅ SHARE ke grup investor lu\n✅ SUBSCRIBE & Nyalain Lonceng biar nggak ketinggalan info cuan!\n\nDiskusi di kolom komentar:\nMenurut lu, kalau Dolar tembus ke 18.000, aset apa yang paling aman buat disimpen? Yuk, kita obrolin di bawah!\n\n#Rupiah #Dolar #EkonomiIndonesia #IHSG #SahamHariIni #KrisisEkonomi #GarisModal #DonaldTrump #HargaMinyak #InvestasiSaham #EmasAntam #beritaekonomi \n\nihsg: koreksi ke 6.989... asing \"exit\" 623 miliar... perbankan kena hantam (sumber: indopremier).\nrupiah: nyentuh 17.025... jadi mata uang paling lemes di asia hari ini (sumber: kompas).\nenergi: minyak wti terbang ke 112 dolar... pasokan global terancam gara-gara trump vs iran (sumber: reuters).\nemas: antam turun ke 2,83 juta per gram... koreksi sehat setelah reli panjang (sumber: logam mulia).\nkorporasi: wton dapet kontrak subway manila 110 juta dolar... ammn & bumi jadi top gainers.\ngeopolitik: trump ancam bom infrastruktur energi iran lewat truth social (sumber: metrotv news).\n\n   /   \nharian suara pembaruan\nharian media indonesia\nharian merdeka\nkompas.com\nhttps://www.google.com/finance\nhttps://www.bloomberg.com/\n   /   \nhttps://www.metrotvnews.com/\nhttps://www.indopremier.com/ipotnews/\nhttps://stockbit.com/\nhttps://www.kontan.co.id/\nhttps://www.idnfinancials.com/\n\nlampiran backsound\n\nMusic Cradit to : \n\nMusik oleh Karl Casey @ White Bat Audio \nRetro Horror Synth Theme - Sanity Unravels \n   • Retro Horror Synth Theme - Sanity Unravels...  \n   • 80s Retro Horror Synth  - The Witch // Roy...  \n   • Creepy 80's Horror Theme - Bad Omen // Roy...", "post_id": "CyuhttqfDjU"}}, {"key": "cnbc_id", "attributes": {"label": "cnbc_id", "x": 684.1702542025665, "y": 620.126301293246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CyuhttqfDjU", "id": "cnbc_id", "source": "youtube-000001", "content": "Dampak Trump Ancam Iran bagi Ekonomi Indonesia: Rupiah dalam Bahaya?\n\nRupiah resmi tembus angka psikologis Rp17.025 per Dolar AS! Apakah ini tanda-tanda \"Deja Vu\" krisis 98 akan terulang kembali? Atau ini hanya anomali sementara di tengah memanasnya tensi geopolitik global antara Donald Trump dan Iran?\n\nDi video kali ini, Garis Modal akan membedah secara dingin dan objektif apa yang sebenarnya terjadi di balik melemahnya Rupiah sendirian di tengah penguatan mata uang Asia lainnya. Kita juga akan membahas dampak lonjakan harga minyak WTI yang menembus $112 per barel terhadap dompet kita dan potensi stagflasi di Indonesia.\n\nApa yang akan kita bahas di video ini?\n\nAnalisis Rupiah 17.000: Kenapa terjadi anomali dan apakah fundamental kita masih kuat?\n\nDampak Harga Minyak Dunia: Krisis energi, beban APBN, dan nasib harga BBM.\n\nGeopolitik Global: Ultimatum Donald Trump ke Iran dan ancaman di Selat Hormuz.\n\nWaspada Keamanan: Isu peredaran uang palsu di tengah ketidakpastian ekonomi.\n\nUpdate Pasar Modal: Nasib saham perbankan (BBRI), tambang (AMMN, BUMI), dan koreksi harga Emas Antam.\n\nJangan sampai lu salah langkah dan terjebak \"FOMO\" atau panik yang nggak perlu. Simak datanya, susun strateginya.\n\nTonton video ini sampai habis untuk dapet update saham top pick di tengah market yang lagi merah!\n\nTimestamp:\n0:00 - Rupiah Tembus 17.000: Trauma 98? \n01:58 - Jebakan Maut Harga Minyak WTI $112 \n04:05 - Catur Politik: Trump vs Iran & Selat Hormuz \n05:35 - Waspada Peredaran Uang Palsu \n06:52 - Update IHSG & Rekomendasi Saham \n07:49 - Nasib Emas Antam & Kesimpulan \n\nDukung channel ini dengan cara:\n✅ LIKE jika video ini bermanfaat\n✅ SHARE ke grup investor lu\n✅ SUBSCRIBE & Nyalain Lonceng biar nggak ketinggalan info cuan!\n\nDiskusi di kolom komentar:\nMenurut lu, kalau Dolar tembus ke 18.000, aset apa yang paling aman buat disimpen? Yuk, kita obrolin di bawah!\n\n#Rupiah #Dolar #EkonomiIndonesia #IHSG #SahamHariIni #KrisisEkonomi #GarisModal #DonaldTrump #HargaMinyak #InvestasiSaham #EmasAntam #beritaekonomi \n\nihsg: koreksi ke 6.989... asing \"exit\" 623 miliar... perbankan kena hantam (sumber: indopremier).\nrupiah: nyentuh 17.025... jadi mata uang paling lemes di asia hari ini (sumber: kompas).\nenergi: minyak wti terbang ke 112 dolar... pasokan global terancam gara-gara trump vs iran (sumber: reuters).\nemas: antam turun ke 2,83 juta per gram... koreksi sehat setelah reli panjang (sumber: logam mulia).\nkorporasi: wton dapet kontrak subway manila 110 juta dolar... ammn & bumi jadi top gainers.\ngeopolitik: trump ancam bom infrastruktur energi iran lewat truth social (sumber: metrotv news).\n\n   /   \nharian suara pembaruan\nharian media indonesia\nharian merdeka\nkompas.com\nhttps://www.google.com/finance\nhttps://www.bloomberg.com/\n   /   \nhttps://www.metrotvnews.com/\nhttps://www.indopremier.com/ipotnews/\nhttps://stockbit.com/\nhttps://www.kontan.co.id/\nhttps://www.idnfinancials.com/\n\nlampiran backsound\n\nMusic Cradit to : \n\nMusik oleh Karl Casey @ White Bat Audio \nRetro Horror Synth Theme - Sanity Unravels \n   • Retro Horror Synth Theme - Sanity Unravels...  \n   • 80s Retro Horror Synth  - The Witch // Roy...  \n   • Creepy 80's Horror Theme - Bad Omen // Roy...", "post_id": "CyuhttqfDjU"}}, {"key": "tvrparlemen", "attributes": {"label": "tvrparlemen", "x": 295.62968418581494, "y": 254.83123302608834, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5599, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CyuhttqfDjU", "id": "tvrparlemen", "source": "youtube-000001", "content": "Dampak Trump Ancam Iran bagi Ekonomi Indonesia: Rupiah dalam Bahaya?\n\nRupiah resmi tembus angka psikologis Rp17.025 per Dolar AS! Apakah ini tanda-tanda \"Deja Vu\" krisis 98 akan terulang kembali? Atau ini hanya anomali sementara di tengah memanasnya tensi geopolitik global antara Donald Trump dan Iran?\n\nDi video kali ini, Garis Modal akan membedah secara dingin dan objektif apa yang sebenarnya terjadi di balik melemahnya Rupiah sendirian di tengah penguatan mata uang Asia lainnya. Kita juga akan membahas dampak lonjakan harga minyak WTI yang menembus $112 per barel terhadap dompet kita dan potensi stagflasi di Indonesia.\n\nApa yang akan kita bahas di video ini?\n\nAnalisis Rupiah 17.000: Kenapa terjadi anomali dan apakah fundamental kita masih kuat?\n\nDampak Harga Minyak Dunia: Krisis energi, beban APBN, dan nasib harga BBM.\n\nGeopolitik Global: Ultimatum Donald Trump ke Iran dan ancaman di Selat Hormuz.\n\nWaspada Keamanan: Isu peredaran uang palsu di tengah ketidakpastian ekonomi.\n\nUpdate Pasar Modal: Nasib saham perbankan (BBRI), tambang (AMMN, BUMI), dan koreksi harga Emas Antam.\n\nJangan sampai lu salah langkah dan terjebak \"FOMO\" atau panik yang nggak perlu. Simak datanya, susun strateginya.\n\nTonton video ini sampai habis untuk dapet update saham top pick di tengah market yang lagi merah!\n\nTimestamp:\n0:00 - Rupiah Tembus 17.000: Trauma 98? \n01:58 - Jebakan Maut Harga Minyak WTI $112 \n04:05 - Catur Politik: Trump vs Iran & Selat Hormuz \n05:35 - Waspada Peredaran Uang Palsu \n06:52 - Update IHSG & Rekomendasi Saham \n07:49 - Nasib Emas Antam & Kesimpulan \n\nDukung channel ini dengan cara:\n✅ LIKE jika video ini bermanfaat\n✅ SHARE ke grup investor lu\n✅ SUBSCRIBE & Nyalain Lonceng biar nggak ketinggalan info cuan!\n\nDiskusi di kolom komentar:\nMenurut lu, kalau Dolar tembus ke 18.000, aset apa yang paling aman buat disimpen? Yuk, kita obrolin di bawah!\n\n#Rupiah #Dolar #EkonomiIndonesia #IHSG #SahamHariIni #KrisisEkonomi #GarisModal #DonaldTrump #HargaMinyak #InvestasiSaham #EmasAntam #beritaekonomi \n\nihsg: koreksi ke 6.989... asing \"exit\" 623 miliar... perbankan kena hantam (sumber: indopremier).\nrupiah: nyentuh 17.025... jadi mata uang paling lemes di asia hari ini (sumber: kompas).\nenergi: minyak wti terbang ke 112 dolar... pasokan global terancam gara-gara trump vs iran (sumber: reuters).\nemas: antam turun ke 2,83 juta per gram... koreksi sehat setelah reli panjang (sumber: logam mulia).\nkorporasi: wton dapet kontrak subway manila 110 juta dolar... ammn & bumi jadi top gainers.\ngeopolitik: trump ancam bom infrastruktur energi iran lewat truth social (sumber: metrotv news).\n\n   /   \nharian suara pembaruan\nharian media indonesia\nharian merdeka\nkompas.com\nhttps://www.google.com/finance\nhttps://www.bloomberg.com/\n   /   \nhttps://www.metrotvnews.com/\nhttps://www.indopremier.com/ipotnews/\nhttps://stockbit.com/\nhttps://www.kontan.co.id/\nhttps://www.idnfinancials.com/\n\nlampiran backsound\n\nMusic Cradit to : \n\nMusik oleh Karl Casey @ White Bat Audio \nRetro Horror Synth Theme - Sanity Unravels \n   • Retro Horror Synth Theme - Sanity Unravels...  \n   • 80s Retro Horror Synth  - The Witch // Roy...  \n   • Creepy 80's Horror Theme - Bad Omen // Roy...", "post_id": "CyuhttqfDjU"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 173.9274010581795, "y": 996.3729704331839, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pIuMRl3iu7Y", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rugikan Negara Rp54 Miliar, Kejati Papua Barat Tahan Tiga ASN Setda Kabupaten Sorong\n\nGaruda Tv - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat resmi menetapkan dan menahan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Ketiganya terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2023 dengan nilai kerugian negara yang fantastis.\n\nTiga tersangka yang berinisial DYO, TS, dan MS diduga melakukan manipulasi dalam proses pelaksanaan anggaran. Modus operandi yang digunakan para pelaku adalah dengan memanfaatkan empat rekening berbeda dalam DPA Sekretariat Daerah.\n\nSelain itu, penyidik menemukan adanya pelaksanaan anggaran yang tidak sesuai prosedur, baik yang dilakukan melalui perintah tertulis maupun lisan, guna memuluskan aliran dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.\n\nBerdasarkan hasil penyidikan, total kerugian negara akibat perbuatan para tersangka ditaksir mencapai 54 miliar rupiah. Angka ini menjadikannya salah satu kasus korupsi APBD yang mendapat atensi besar di wilayah Papua Barat Daya.\n\nKepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Papua Barat, Joshua Wanma, menjelaskan bahwa para tersangka menjabat sebagai bendahara pengeluaran di Setda Kabupaten Sorong untuk periode berbeda sepanjang tahun 2023.\n\n\"Tadi sudah ditetapkan tiga orang masing-masing sebagai bendahara pengeluaran di Sekda Kabupaten Sorong tahun 2023. Dalam proses pemeriksaan, kami telah melakukan penahanan selama 20 hari,\" ujar Joshua Wanma di Sorong, Kamis (16/4/2026).\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KorupsiSorong #KejatiPapuaBarat #asn #hukum   #kabupatensorong  #papuabaratdaya  #KorupsiAPBD #hukumindonesia  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "pIuMRl3iu7Y"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 357.71085737456633, "y": 638.1299112782303, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.0778, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pIuMRl3iu7Y", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rugikan Negara Rp54 Miliar, Kejati Papua Barat Tahan Tiga ASN Setda Kabupaten Sorong\n\nGaruda Tv - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat resmi menetapkan dan menahan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Ketiganya terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2023 dengan nilai kerugian negara yang fantastis.\n\nTiga tersangka yang berinisial DYO, TS, dan MS diduga melakukan manipulasi dalam proses pelaksanaan anggaran. Modus operandi yang digunakan para pelaku adalah dengan memanfaatkan empat rekening berbeda dalam DPA Sekretariat Daerah.\n\nSelain itu, penyidik menemukan adanya pelaksanaan anggaran yang tidak sesuai prosedur, baik yang dilakukan melalui perintah tertulis maupun lisan, guna memuluskan aliran dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.\n\nBerdasarkan hasil penyidikan, total kerugian negara akibat perbuatan para tersangka ditaksir mencapai 54 miliar rupiah. Angka ini menjadikannya salah satu kasus korupsi APBD yang mendapat atensi besar di wilayah Papua Barat Daya.\n\nKepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Papua Barat, Joshua Wanma, menjelaskan bahwa para tersangka menjabat sebagai bendahara pengeluaran di Setda Kabupaten Sorong untuk periode berbeda sepanjang tahun 2023.\n\n\"Tadi sudah ditetapkan tiga orang masing-masing sebagai bendahara pengeluaran di Sekda Kabupaten Sorong tahun 2023. Dalam proses pemeriksaan, kami telah melakukan penahanan selama 20 hari,\" ujar Joshua Wanma di Sorong, Kamis (16/4/2026).\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KorupsiSorong #KejatiPapuaBarat #asn #hukum   #kabupatensorong  #papuabaratdaya  #KorupsiAPBD #hukumindonesia  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "pIuMRl3iu7Y"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 945.3724834887845, "y": 1.1920289199283118, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.042, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 90.13779038379388, "y": 156.70682048235562, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4757, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 605.4962145250623, "y": 312.25226562037466, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4757, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 679.0452540221329, "y": 177.03124886386556, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4757, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 865.4597988529594, "y": 453.5346164062879, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4757, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 252.28447354535234, "y": 875.8577283285008, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4757, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 764.1227596838452, "y": 172.49268361792224, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4757, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BRfGckOGlYA", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Minyak ke Rupiah: Efek Panas Selat Hormuz ke Ekonomi RI | SPECIAL TALK\n\nKetegangan di Selat Hormuz bukan sekadar isu geopolitik regional, ini adalah titik rawan yang bisa mengguncang denyut ekonomi global. Jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu kini kembali memanas, memunculkan kekhawatiran berantai: lonjakan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia.\n\nDalam konteks domestik, Indonesia berada di persimpangan yang sensitif. Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dalam waktu relatif singkat, sementara rupiah menghadapi ujian dari kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan dolar AS dan ketidakpastian global, serta kerentanan internal yang belum sepenuhnya pulih. Risiko terhadap defisit transaksi berjalan pun ikut membayangi jika impor energi melonjak.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "BRfGckOGlYA"}}], "edges": [{"key": "andidimas472", "source": "andidimas472", "target": "LeonardusLitik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "andidimas472", "source": "andidimas472", "target": "txtdrimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kamehadian", "source": "kamehadian", "target": "fahrisalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kamehadian", "source": "kamehadian", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pokopawr", "source": "pokopawr", "target": "GodikaGo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pokopawr", "source": "pokopawr", "target": "cimonjek_phd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pokopawr", "source": "pokopawr", "target": "tanyapajak5000", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pokopawr", "source": "pokopawr", "target": "PNS_Ababil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kemenkopmri", "source": "kemenkopmri", "target": "cakiminow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "faktabdgnews.id", "source": "faktabdgnews.id", "target": "faktabdgnews.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jakut.info", "source": "jakut.info", "target": "bengkuluinteraktifcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabjember", "source": "pemkabjember", "target": "gus.fawait", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "duniangka", "source": "duniangka", "target": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinaspmdbuol", "source": "dinaspmdbuol", "target": "pengikut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinaspmdbuol", "source": "dinaspmdbuol", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garismodal", "source": "@garismodal", "target": "cnbc_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garismodal", "source": "@garismodal", "target": "tvrparlemen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}