{"nodes": [{"key": "andi_achilles", "attributes": {"label": "andi_achilles", "x": 406.6741054289503, "y": 535.1415961031447, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 333.3321, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2069688178077020310", "id": "andi_achilles", "source": "retweet-000002", "content": "Suku bunga BI rate naik tapi IHSG dan rupiah tetap ambruk dan melemah. Bukan malah menjaga stabilitas rupiah mala…", "post_id": "2069688178077020310"}}, {"key": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "Maikel_USMC", "x": 132.10099714812495, "y": 940.8900131450426, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.709, "eigenvector": 333.3321, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "2069688178077020310", "id": "Maikel_USMC", "source": "retweet-000002", "content": "Suku bunga BI rate naik tapi IHSG dan rupiah tetap ambruk dan melemah. Bukan malah menjaga stabilitas rupiah mala…", "post_id": "2069688178077020310"}}, {"key": "TirtoID", "attributes": {"label": "TirtoID", "x": 8.87656339268117, "y": 893.1061880785091, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 88.2618, "eigenvector": 333.3321, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069688178077020310", "id": "TirtoID", "source": "retweet-000002", "content": "Suku bunga BI rate naik tapi IHSG dan rupiah tetap ambruk dan melemah. Bukan malah menjaga stabilitas rupiah mala…", "post_id": "2069688178077020310"}}, {"key": "ddddenyzulhammm", "attributes": {"label": "ddddenyzulhammm", "x": 188.29643907089843, "y": 356.40844406785334, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069665651611062759", "id": "ddddenyzulhammm", "source": "retweet-000002", "content": "💚 Guys2 ini rupiah menguat gara2 BI naikin suku bunga atau gara2 Indonesia lagi dijadiin jokes diluar negeri? 😅 https://t.c…", "post_id": "2069665651611062759"}}, {"key": "tanyarlfes", "attributes": {"label": "tanyarlfes", "x": 936.8760953750517, "y": 586.5010471152667, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 52.9756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069665651611062759", "id": "tanyarlfes", "source": "retweet-000002", "content": "💚 Guys2 ini rupiah menguat gara2 BI naikin suku bunga atau gara2 Indonesia lagi dijadiin jokes diluar negeri? 😅 https://t.c…", "post_id": "2069665651611062759"}}, {"key": "dewita83063101", "attributes": {"label": "dewita83063101", "x": 26.960482417016983, "y": 386.693784671405, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069691062185267695", "id": "dewita83063101", "source": "tweet-000004", "content": "BI udh berusaha naikin suku bunga biar Rupiah ngak tambah lemah, eh si presidennya dgn mudah melemahkan rupiah dgn yapping sebentar. Kyknya bakalan naik lgi ini suku bunga klu presiden dikasih mic lgi.", "post_id": "2069691062185267695"}}, {"key": "TheKerupuk", "attributes": {"label": "TheKerupuk", "x": 633.314848941601, "y": 612.3080075409142, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 68.7754, "eigenvector": 0.0011, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069691062185267695", "id": "TheKerupuk", "source": "tweet-000004", "content": "BI udh berusaha naikin suku bunga biar Rupiah ngak tambah lemah, eh si presidennya dgn mudah melemahkan rupiah dgn yapping sebentar. Kyknya bakalan naik lgi ini suku bunga klu presiden dikasih mic lgi.", "post_id": "2069691062185267695"}}, {"key": "sultonafkhar", "attributes": {"label": "sultonafkhar", "x": 989.1562257423512, "y": 473.6368761334112, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069712493673689327", "id": "sultonafkhar", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah anjlok lagi\nBI mau naikkan suku bunga lagi \nPanda bond negatif\nSurat utang kupon diatas 6%\ndan misal MBG masih lanjut tanpa moratorium\n\nwallahi finished ini https://t.co/sFASaGfF6J", "post_id": "2069712493673689327"}}, {"key": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "BudiBukanIntel", "x": 513.7167229535032, "y": 500.8132607697927, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 52.9756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069712493673689327", "id": "BudiBukanIntel", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah anjlok lagi\nBI mau naikkan suku bunga lagi \nPanda bond negatif\nSurat utang kupon diatas 6%\ndan misal MBG masih lanjut tanpa moratorium\n\nwallahi finished ini https://t.co/sFASaGfF6J", "post_id": "2069712493673689327"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 867.305366302747, "y": 158.65183050908604, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 52.9756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069712931869392925", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah anjlok lagi \nBI mau naikkan suku bunga lagi  \nPanda bond negatif \nSurat utang kupon diatas 6% \ndan misal MBG masih lanjut tanpa moratorium \n\nwallahi finished ini https://t.co/wau3ayAU7i", "post_id": "2069712931869392925"}}, {"key": "Stakof", "attributes": {"label": "Stakof", "x": 596.723854347796, "y": 403.46687216304565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 52.9756, "eigenvector": 0.0005, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069648849552171460", "id": "Stakof", "source": "tweet-000004", "content": "Udh susah payah BI naikin suku bunga ke 5,75% untk jaga nilai Rupiah biar ngak lebih rendah, eh presidennya dgn mudah menghacurkan dlm sekejap dgn lisannya. Good Job Mr. President! Kapan lgi Indonesia pnya presiden yg tiap berpidato turun mata uang negaranya.", "post_id": "2069648849552171460"}}, {"key": "RimaPetrikor", "attributes": {"label": "RimaPetrikor", "x": 79.24261712410829, "y": 422.6963839182534, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069760168515252283", "id": "RimaPetrikor", "source": "tweet-000004", "content": "Haaa ?? Rupiah naik ?? Trafficnya loh ke atas terus bang. Sempat ada penurunan 9 Juni karena suku bunga BI dinaikin, jadi 5,50%. Banyak yang aji mumpung nyimpen uang ke indo karena bunga tinggi. Tapi masyarakat yang ngajuin pinjaman yang tertekan karena bunga pinjaman juga naik https://t.co/CjFE0igYAg", "post_id": "2069760168515252283"}}, {"key": "si4riNew", "attributes": {"label": "si4riNew", "x": 487.08193639648687, "y": 826.3565920859241, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 52.9756, "eigenvector": 0.0005, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069760168515252283", "id": "si4riNew", "source": "tweet-000004", "content": "Haaa ?? Rupiah naik ?? Trafficnya loh ke atas terus bang. Sempat ada penurunan 9 Juni karena suku bunga BI dinaikin, jadi 5,50%. Banyak yang aji mumpung nyimpen uang ke indo karena bunga tinggi. Tapi masyarakat yang ngajuin pinjaman yang tertekan karena bunga pinjaman juga naik https://t.co/CjFE0igYAg", "post_id": "2069760168515252283"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "attributes": {"label": "cryptowavem2nd", "x": 346.39112001829176, "y": 39.20595455927256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654363926934736136", "id": "cryptowavem2nd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 237.83770149137894, "y": 712.272793734618, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 68.7754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654363926934736136", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "attributes": {"label": "erinasyafiaalmahyra", "x": 905.3631259474765, "y": 0.7838598193805613, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "erinasyafiaalmahyra", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "Ternak", "attributes": {"label": "Ternak", "x": 627.0598566384065, "y": 931.1398364205435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 68.7754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "Ternak", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 117.5339233707684, "y": 987.3871451242593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.1759, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 957.2587109709156, "y": 661.0054534936816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.709, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 96.02580874691647, "y": 269.3261007595649, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.709, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}], "edges": [{"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "TirtoID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddddenyzulhammm", "source": "ddddenyzulhammm", "target": "tanyarlfes", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddddenyzulhammm", "source": "ddddenyzulhammm", "target": "tanyarlfes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "TirtoID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dewita83063101", "source": "dewita83063101", "target": "TheKerupuk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sultonafkhar", "source": "sultonafkhar", "target": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sultonafkhar", "source": "sultonafkhar", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dewita83063101", "source": "dewita83063101", "target": "Stakof", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RimaPetrikor", "source": "RimaPetrikor", "target": "si4riNew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RimaPetrikor", "source": "RimaPetrikor", "target": "TheKerupuk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "source": "cryptowavem2nd", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "source": "erinasyafiaalmahyra", "target": "Ternak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}