{"nodes": [{"key": "ManasJiwa", "attributes": {"label": "ManasJiwa", "x": 187.8457298137136, "y": 897.2911524548593, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069613686533321097", "id": "ManasJiwa", "source": "retweet-000002", "content": "Logam Mulia buatan Antam turun mengikuti harga emas dunia yang turun akibat kekhawatiran suku bunga Amerika Serikat akan t…", "post_id": "2069613686533321097"}}, {"key": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "BloombergTZ", "x": 279.747966354847, "y": 571.9328268144684, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 87.0589, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2069613686533321097", "id": "BloombergTZ", "source": "retweet-000002", "content": "Logam Mulia buatan Antam turun mengikuti harga emas dunia yang turun akibat kekhawatiran suku bunga Amerika Serikat akan t…", "post_id": "2069613686533321097"}}, {"key": "KejuBiskuit", "attributes": {"label": "KejuBiskuit", "x": 553.6988810327422, "y": 585.0160541817497, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069635036828340665", "id": "KejuBiskuit", "source": "retweet-000002", "content": "Logam Mulia buatan Antam turun mengikuti harga emas dunia yang turun akibat kekhawatiran suku bunga Amerika Serikat akan t…", "post_id": "2069635036828340665"}}, {"key": "ConfessionLocal", "attributes": {"label": "ConfessionLocal", "x": 246.6903687232197, "y": 27.59520610443511, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069653459360718904", "id": "ConfessionLocal", "source": "retweet-000002", "content": "Ramai panik bila harga emas turun.\n\nPenyimpan emas pula mula kira berapa gram boleh tambah. 👀\n\nSebab bila harga turun:…", "post_id": "2069653459360718904"}}, {"key": "g_riesboohimis", "attributes": {"label": "g_riesboohimis", "x": 0.6690501614392552, "y": 650.7262021485284, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 67.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069653459360718904", "id": "g_riesboohimis", "source": "retweet-000002", "content": "Ramai panik bila harga emas turun.\n\nPenyimpan emas pula mula kira berapa gram boleh tambah. 👀\n\nSebab bila harga turun:…", "post_id": "2069653459360718904"}}, {"key": "EDDY172095", "attributes": {"label": "EDDY172095", "x": 782.797902458799, "y": 291.2516976354457, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069583569698410918", "id": "EDDY172095", "source": "retweet-000002", "content": "$Btc moved 0.7R twice & is really struggling at support,\n I am not bearish but i am not convinced to hold aswell because PA…", "post_id": "2069583569698410918"}}, {"key": "taqwaayub", "attributes": {"label": "taqwaayub", "x": 909.6175226048782, "y": 125.60777997201433, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 67.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069583569698410918", "id": "taqwaayub", "source": "retweet-000002", "content": "$Btc moved 0.7R twice & is really struggling at support,\n I am not bearish but i am not convinced to hold aswell because PA…", "post_id": "2069583569698410918"}}, {"key": "dilskut", "attributes": {"label": "dilskut", "x": 537.476878092401, "y": 229.16709886438258, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069608282168361296", "id": "dilskut", "source": "retweet-000002", "content": "$BTC update:\n\nHigh held, low broken\nPrice back inside 7D value\n\nKalau 63,613 gagal di-reclaim →\npotensi lanjut turun ke 61,…", "post_id": "2069608282168361296"}}, {"key": "atrades06s", "attributes": {"label": "atrades06s", "x": 307.5304399665405, "y": 98.65425078134848, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 67.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069608282168361296", "id": "atrades06s", "source": "retweet-000002", "content": "$BTC update:\n\nHigh held, low broken\nPrice back inside 7D value\n\nKalau 63,613 gagal di-reclaim →\npotensi lanjut turun ke 61,…", "post_id": "2069608282168361296"}}, {"key": "hidatulfikri", "attributes": {"label": "hidatulfikri", "x": 558.5140782080797, "y": 546.538753615306, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069488705828724759", "id": "hidatulfikri", "source": "retweet-000002", "content": "Lo tau ga kenapa Bitcoin turun?\n\nLiat gambar di bawah.\n\nPara smart money, melalui ETF mereka, melakukan aksi penjualan y…", "post_id": "2069488705828724759"}}, {"key": "Cryptocium_id", "attributes": {"label": "Cryptocium_id", "x": 57.7983204366731, "y": 84.7062741900545, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 67.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069488705828724759", "id": "Cryptocium_id", "source": "retweet-000002", "content": "Lo tau ga kenapa Bitcoin turun?\n\nLiat gambar di bawah.\n\nPara smart money, melalui ETF mereka, melakukan aksi penjualan y…", "post_id": "2069488705828724759"}}, {"key": "@tribunpalu", "attributes": {"label": "@tribunpalu", "x": 252.12441095479332, "y": 836.3239297983516, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "w1TXprgf1h0", "id": "@tribunpalu", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Hari Ini Rabu 24 Juni 2026, Emas Antam Turun, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp 2,655,000\n\nHarga Emas Hari Ini Rabu 24 Juni 2026, Emas Antam Turun, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp 2,655,000\n\nTRIBUNPALU.COM - Harga emas hari ini Rabu (24/6/2026) mengalami penurunan harga menjadi Rp 2.655.000 Per gram.\n\nHarga emas itu turun sebesar Rp18 Ribu dibandingkan harga sebelumnya yaitu Rp 2.673.000 Per Gram.\n\nBerbeda dengan biasanya, harga emas Antam selalu mengalami kenaikan. \n\nAdapun satuan harga emas hari ini yang terkecil tersedia dalam ukuran 0,5 gram dapat dibeli dengan harga Rp 1.377.500.\n\nHarga emas hari ini yang mengalami penurunan harga juga diikuti dengan harga jual kembali (buyback), diangka Rp 2.372.000.\n\nMenurun dari hari sebelumnya yaitu sebesar Rp36 Ribu.\n\nHarga buyback emas Antam merupakan harga yang didapatkan ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.\n\nSebagai informasi, harga emas hari ini bisa berubah sewaktu-waktu.\n\nArtikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Harga Emas Hari Ini Rabu 24 Juni 2026, Emas Antam Turun, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp 2,655,000, \n\nhttps://palu.tribunnews.com/bisnis/18....\n\nEditor Video : Hidayat\nSumber : Tribunpalu.com\nEditor : Lisna Ali\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\n\nUpdate juga berita TribunPalu.com:\n\nWebsite: https://palu.tribunnews.com\nInstagram : \nTiktok : tribunpalu.com\nFacebook :   / tribunpalunews  \n\n#tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #emasantam #emasasli #hargaemasantam #hargaemas2026 #gold", "post_id": "w1TXprgf1h0"}}, {"key": "tribun_palu", "attributes": {"label": "tribun_palu", "x": 311.9020359547204, "y": 2.995009422860684, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 87.0589, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "w1TXprgf1h0", "id": "tribun_palu", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Hari Ini Rabu 24 Juni 2026, Emas Antam Turun, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp 2,655,000\n\nHarga Emas Hari Ini Rabu 24 Juni 2026, Emas Antam Turun, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp 2,655,000\n\nTRIBUNPALU.COM - Harga emas hari ini Rabu (24/6/2026) mengalami penurunan harga menjadi Rp 2.655.000 Per gram.\n\nHarga emas itu turun sebesar Rp18 Ribu dibandingkan harga sebelumnya yaitu Rp 2.673.000 Per Gram.\n\nBerbeda dengan biasanya, harga emas Antam selalu mengalami kenaikan. \n\nAdapun satuan harga emas hari ini yang terkecil tersedia dalam ukuran 0,5 gram dapat dibeli dengan harga Rp 1.377.500.\n\nHarga emas hari ini yang mengalami penurunan harga juga diikuti dengan harga jual kembali (buyback), diangka Rp 2.372.000.\n\nMenurun dari hari sebelumnya yaitu sebesar Rp36 Ribu.\n\nHarga buyback emas Antam merupakan harga yang didapatkan ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.\n\nSebagai informasi, harga emas hari ini bisa berubah sewaktu-waktu.\n\nArtikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Harga Emas Hari Ini Rabu 24 Juni 2026, Emas Antam Turun, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp 2,655,000, \n\nhttps://palu.tribunnews.com/bisnis/18....\n\nEditor Video : Hidayat\nSumber : Tribunpalu.com\nEditor : Lisna Ali\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\n\nUpdate juga berita TribunPalu.com:\n\nWebsite: https://palu.tribunnews.com\nInstagram : \nTiktok : tribunpalu.com\nFacebook :   / tribunpalunews  \n\n#tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #emasantam #emasasli #hargaemasantam #hargaemas2026 #gold", "post_id": "w1TXprgf1h0"}}, {"key": "@kitco", "attributes": {"label": "@kitco", "x": 672.7216337141484, "y": 810.7122007100386, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.0588, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "@kitco", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "JeremySzafron", "x": 810.4053700836055, "y": 450.55643303103164, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.3922, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "JeremySzafron", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "KitcoNewsNOW", "x": 705.3708774793662, "y": 977.2483111347628, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.3922, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "KitcoNewsNOW", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "EconguyRosie", "x": 407.71255982770396, "y": 184.85970419580843, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.3922, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "EconguyRosie", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}], "edges": [{"key": "ManasJiwa", "source": "ManasJiwa", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ManasJiwa", "source": "ManasJiwa", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "KejuBiskuit", "source": "KejuBiskuit", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "KejuBiskuit", "source": "KejuBiskuit", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ConfessionLocal", "source": "ConfessionLocal", "target": "g_riesboohimis", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ConfessionLocal", "source": "ConfessionLocal", "target": "g_riesboohimis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "EDDY172095", "source": "EDDY172095", "target": "taqwaayub", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "EDDY172095", "source": "EDDY172095", "target": "taqwaayub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dilskut", "source": "dilskut", "target": "atrades06s", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dilskut", "source": "dilskut", "target": "atrades06s", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hidatulfikri", "source": "hidatulfikri", "target": "Cryptocium_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hidatulfikri", "source": "hidatulfikri", "target": "Cryptocium_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "@tribunpalu", "source": "@tribunpalu", "target": "tribun_palu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}