{"nodes": [{"key": "siompulandak", "attributes": {"label": "siompulandak", "x": 81.349196976227, "y": 536.0262617379042, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 68.7679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069503465387360359", "id": "siompulandak", "source": "retweet-000002", "content": "Perekonomian Indonesia masih aman.\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa minta publik gak kemakan narasi suram ekonomi di medsos.…", "post_id": "2069503465387360359"}}, {"key": "99propaganda", "attributes": {"label": "99propaganda", "x": 52.58139733507361, "y": 860.2512241399941, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 97.9943, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069503465387360359", "id": "99propaganda", "source": "retweet-000002", "content": "Perekonomian Indonesia masih aman.\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa minta publik gak kemakan narasi suram ekonomi di medsos.…", "post_id": "2069503465387360359"}}, {"key": "yunusbara71", "attributes": {"label": "yunusbara71", "x": 514.2894833979447, "y": 467.20133041141355, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 68.7679, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069608184562782304", "id": "yunusbara71", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kasus pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang ki…", "post_id": "2069608184562782304"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 830.1466702483947, "y": 439.5128322900052, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 127.2207, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2069608184562782304", "id": "kompascom", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kasus pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang ki…", "post_id": "2069608184562782304"}}, {"key": "sonnysetia", "attributes": {"label": "sonnysetia", "x": 15.206505423783545, "y": 780.6684165942582, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 68.7679, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069589205857308672", "id": "sonnysetia", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kasus pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang ki…", "post_id": "2069589205857308672"}}, {"key": "leet.media", "attributes": {"label": "leet.media", "x": 1.4468549033821443, "y": 694.0963930461019, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.7679, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3926254572180493975_45416131788", "id": "leet.media", "source": "instagram-000001", "content": "Bea Cukai mengungkap dugaan peredaran pakaian bekas impor ilegal (balepress) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dalam sidak yang dilakukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama pada Selasa (23/6/2026), ditemukan 43 peti kemas yang diduga berisi balepress. Kasus ini berawal dari informasi terkait pengiriman barang menggunakan KM Eden Mas dari Pontianak menuju Tanjung Priok.\n\nDari total 46 peti kemas bermuatan yang dipindai setelah kapal sandar pada 15 Juni 2026, sebanyak 43 peti kemas menunjukkan citra serupa dengan hasil penindakan balepress sebelumnya. Hingga 22 Juni 2026, Bea Cukai telah memeriksa 19 peti kemas dan menemukan 2.067 bale berisi pakaian, aksesori, dan tas bekas. Secara keseluruhan, 43 peti kemas tersebut diperkirakan memuat 4.687 bale dengan nilai ekonomis mencapai sekitar Rp37,49 miliar. Penindakan ini dilakukan untuk melindungi industri dalam negeri dan menjaga iklim usaha yang sehat.\n\n#purbaya #sidak #menterikeuangan #beacukai \n\n🎥:", "post_id": "3926254572180493975_45416131788"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 945.6770334960166, "y": 647.8893810144615, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 185.6734, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3926254572180493975_45416131788", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Bea Cukai mengungkap dugaan peredaran pakaian bekas impor ilegal (balepress) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dalam sidak yang dilakukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama pada Selasa (23/6/2026), ditemukan 43 peti kemas yang diduga berisi balepress. Kasus ini berawal dari informasi terkait pengiriman barang menggunakan KM Eden Mas dari Pontianak menuju Tanjung Priok.\n\nDari total 46 peti kemas bermuatan yang dipindai setelah kapal sandar pada 15 Juni 2026, sebanyak 43 peti kemas menunjukkan citra serupa dengan hasil penindakan balepress sebelumnya. Hingga 22 Juni 2026, Bea Cukai telah memeriksa 19 peti kemas dan menemukan 2.067 bale berisi pakaian, aksesori, dan tas bekas. Secara keseluruhan, 43 peti kemas tersebut diperkirakan memuat 4.687 bale dengan nilai ekonomis mencapai sekitar Rp37,49 miliar. Penindakan ini dilakukan untuk melindungi industri dalam negeri dan menjaga iklim usaha yang sehat.\n\n#purbaya #sidak #menterikeuangan #beacukai \n\n🎥:", "post_id": "3926254572180493975_45416131788"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 648.6234210121773, "y": 870.1035929198441, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 68.7679, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1486072059983277", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta penambahan personel untuk mengatasi penumpukan 3.100 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Permintaan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan inspeksi ke pelabuhan pada Sabtu (6/6/2026). \"Ada beberapa masalah. Katanya, sebetulnya untuk saya gak masuk akal, peningkatan jumlah barang masuk, sehingga prosesnya lambat di sini. Kalau masalahnya itu, saya minta untuk tambah personel lagi. Jadi mereka harus kerja 24 jam sampai nanti jumlahnya turun ke level yang semula,\" katanya. Selain persoalan kapasitas pelayanan, Purbaya juga menyoroti banyaknya kontainer yang telah menyelesaikan proses administrasi dan kepabeanan namun tidak segera dikeluarkan oleh importir. Baca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/.../3100-kontainer-numpuk-di... Atau klik link di Bio  Foto: IDXChannel/ Tangguh Yuda #idxchannel #idxchannelcommunity #kontainer #purbaya Tampilkan lebih sedikit", "post_id": "1486072059983277"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "attributes": {"label": "@bnisekuritas46", "x": 375.79179720015287, "y": 583.8982796760966, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 68.7679, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "BOTskZNKa-o", "id": "@bnisekuritas46", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM INI TERLALU MURAH UNTUK DILEWATKAN?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "BOTskZNKa-o"}}, {"key": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "bnisekuritas46", "x": 205.21435082158612, "y": 284.8207757771332, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 88.2521, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "BOTskZNKa-o", "id": "bnisekuritas46", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM INI TERLALU MURAH UNTUK DILEWATKAN?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "BOTskZNKa-o"}}, {"key": "bions.official", "attributes": {"label": "bions.official", "x": 532.2302315655645, "y": 881.2629831154101, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 88.2521, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BOTskZNKa-o", "id": "bions.official", "source": "youtube-000001", "content": "SAHAM INI TERLALU MURAH UNTUK DILEWATKAN?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "BOTskZNKa-o"}}], "edges": [{"key": "siompulandak", "source": "siompulandak", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "siompulandak", "source": "siompulandak", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "yunusbara71", "source": "yunusbara71", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "yunusbara71", "source": "yunusbara71", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "sonnysetia", "source": "sonnysetia", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "sonnysetia", "source": "sonnysetia", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "leet.media", "source": "leet.media", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}