{"nodes": [{"key": "Basuki80844076", "attributes": {"label": "Basuki80844076", "x": 395.33234917410454, "y": 211.44731515024827, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 43.0464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069742969528398142", "id": "Basuki80844076", "source": "retweet-000002", "content": "Pemerintah resmi membuka babak baru dalam perkembangan pasar modal Indonesia melalui pengesahan perubahan Undang-Undang ten…", "post_id": "2069742969528398142"}}, {"key": "Beritasatu", "attributes": {"label": "Beritasatu", "x": 996.9300821226586, "y": 372.3013536935491, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 61.3411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069742969528398142", "id": "Beritasatu", "source": "retweet-000002", "content": "Pemerintah resmi membuka babak baru dalam perkembangan pasar modal Indonesia melalui pengesahan perubahan Undang-Undang ten…", "post_id": "2069742969528398142"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 794.3594182440386, "y": 695.2347205060686, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 286.9741, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926381730895277557_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah meraup Rp30 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 23 Juni 2026, naik 13,85% dari lelang sebelumnya, namun masih di bawah target indikatif Rp36 triliun.\n\nTurunnya yield obligasi dan meredanya ketegangan Timur Tengah berhasil menarik kembali minat investor ke surat utang negara berkembang, termasuk Indonesia.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#LelangSuratUtang #SuratUtangNegara #BloombergTechnoz", "post_id": "3926381730895277557_51748745734"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 365.19049860484563, "y": 521.4432099998892, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 74.8633, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3926363795354840605_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 Pemerintah Guyur Stimulus Jumbo Rp26,34 Triliun: Sektor Konsumer, Pangan & Transportasi Berpotensi Panen Cuan!\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\n\nPemerintah Indonesia resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua 2026. Program ini difokuskan pada bantuan pangan, subsidi transportasi, hingga dukungan ketenagakerjaan.\n\n📌 Rincian Paket Stimulus Rp26,34 Triliun\nBerdasarkan keterangan pemerintah:\n✅ Total stimulus mencapai Rp26,34 triliun\n✅ Bertujuan menjaga target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,4%\n✅ Fokus utama diberikan pada penguatan konsumsi masyarakat dan peningkatan mobilitas domestik\n\n📊 Porsi Terbesar untuk Bantuan Pangan\nPemerintah mengalokasikan:\n▪️ Rp18,04 triliun untuk program bantuan pangan\n▪️ Rp17,54 triliun digunakan untuk distribusi beras gratis\n▪️ Sebanyak 33 juta penerima manfaat akan mendapatkan bantuan beras 10 kg mulai bulan depan\n\n✈️ Transportasi Juga Dapat Insentif\nSelain bantuan pangan, pemerintah juga memberikan berbagai stimulus transportasi berupa:\n✅ Diskon tiket pesawat\n✅ Diskon tiket kereta api\n✅ Diskon transportasi laut\n✅ PPN tiket pesawat ditanggung pemerintah\n\n👨‍💼 Program Magang Berbayar\nPemerintah juga menyiapkan dukungan untuk:\n▪️ Program magang berbayar\n▪️ Peningkatan penyerapan tenaga kerja muda\n▪️ Dukungan terhadap transisi tenaga kerja di tengah perlambatan ekonomi global\n\n🌏 Dampaknya bagi Pasar Modal Indonesia\nBeberapa potensi dampaknya antara lain:\n▪️ Meningkatkan perputaran uang di masyarakat\n▪️ Mendukung pertumbuhan penjualan sektor konsumer\n▪️ Mendorong aktivitas distribusi dan logistik\n▪️ Menjadi penopang pertumbuhan ekonomi domestik\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#StimulusEkonomi #IHSG #SahamIndonesia #Investasi #EkonomiIndonesia", "post_id": "3926363795354840605_52512310886"}}, {"key": "hybest.info", "attributes": {"label": "hybest.info", "x": 604.1576046867178, "y": 791.497015716129, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 43.0464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7597703825239198996", "id": "hybest.info", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut izin usaha PT Agincourt Resources, anak usaha yang mengelola Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Keputusan itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah digelar rapat terbatas yang dipimpin Presiden dan berdasarkan hasil audit oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pencabutan izin PT Agincourt Resources termasuk dalam rangkaian 28 perusahaan yang izinnya dibatalkan karena terindikasi melakukan pelanggaran dalam pemanfaatan kawasan hutan dan kegiatan usahanya. Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya penegakan hukum dan pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Keputusan tersebut memicu dampak di sektor industri, termasuk tekanan pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) sebagai induk usaha yang sahamnya turun signifikan di pasar modal setelah berita pencabutan izin tersebar. source: duniaenergi Follow  untuk info menarik lainnya! #hybes", "post_id": "7597703825239198996"}}, {"key": "hybestinfo", "attributes": {"label": "hybestinfo", "x": 463.03952023202055, "y": 502.30275303166616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 79.6358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7597703825239198996", "id": "hybestinfo", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut izin usaha PT Agincourt Resources, anak usaha yang mengelola Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Keputusan itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah digelar rapat terbatas yang dipimpin Presiden dan berdasarkan hasil audit oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pencabutan izin PT Agincourt Resources termasuk dalam rangkaian 28 perusahaan yang izinnya dibatalkan karena terindikasi melakukan pelanggaran dalam pemanfaatan kawasan hutan dan kegiatan usahanya. Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya penegakan hukum dan pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Keputusan tersebut memicu dampak di sektor industri, termasuk tekanan pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) sebagai induk usaha yang sahamnya turun signifikan di pasar modal setelah berita pencabutan izin tersebar. source: duniaenergi Follow  untuk info menarik lainnya! #hybes", "post_id": "7597703825239198996"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 421.08214327238045, "y": 204.18773244722922, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 43.0464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501466428443840", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai, soal keputusan MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia dan meredakan tekanan jual yang selama ini membayangi pergerakan IHSG.\n\nMeski demikian, Hendra menitiberatkan dampak positif tersebut masih bersifat terbatas karena belum mampu menjawab berbagai tantangan fundamental yang menjadi perhatian investor global. \n\n\"Status Emerging Market memang berhasil dipertahankan, tetapi arah pasar selanjutnya akan lebih ditentukan oleh kondisi fiskal nasional, stabilitas nilai tukar rupiah, prospek suku bunga global, serta kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas kebijakan ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan berbagai program strategis nasional,\" urai Hendra kepada iNews Media Group, Rabu (24/6/2026).\n\nMenurut Hendra, tantangan terbesar Indonesia saat ini bukan lagi sekadar mempertahankan status Emerging Market, melainkan mengembalikan kepercayaan investor asing yang hingga kini masih cenderung berhati-hati.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/status-emerging-market-indonesia-berpeluang-redakan-pelemahan-ihsg\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: :iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emergingmarket #ihsg #pasarmodalindonesia", "post_id": "432781620563594_1501466428443840"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 892.7625973491367, "y": 85.02132254885176, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 79.6358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501466428443840", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai, soal keputusan MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia dan meredakan tekanan jual yang selama ini membayangi pergerakan IHSG.\n\nMeski demikian, Hendra menitiberatkan dampak positif tersebut masih bersifat terbatas karena belum mampu menjawab berbagai tantangan fundamental yang menjadi perhatian investor global. \n\n\"Status Emerging Market memang berhasil dipertahankan, tetapi arah pasar selanjutnya akan lebih ditentukan oleh kondisi fiskal nasional, stabilitas nilai tukar rupiah, prospek suku bunga global, serta kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas kebijakan ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan berbagai program strategis nasional,\" urai Hendra kepada iNews Media Group, Rabu (24/6/2026).\n\nMenurut Hendra, tantangan terbesar Indonesia saat ini bukan lagi sekadar mempertahankan status Emerging Market, melainkan mengembalikan kepercayaan investor asing yang hingga kini masih cenderung berhati-hati.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/status-emerging-market-indonesia-berpeluang-redakan-pelemahan-ihsg\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: :iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emergingmarket #ihsg #pasarmodalindonesia", "post_id": "432781620563594_1501466428443840"}}, {"key": "@kaltimpostnews", "attributes": {"label": "@kaltimpostnews", "x": 489.12234996035806, "y": 917.1235992355075, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.0464, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "sR7cxsotiss", "id": "@kaltimpostnews", "source": "youtube-000001", "content": "Dirut Damri Disemprot Soal Laba Kecil, Dibanding-bandingkan dengan Pengusaha Bus Swasta\n\nRuang Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Rabu (24/6/2026), mendadak bergolak. Anggota Komisi VI, Mufti Anam, melayangkan cercaan bertubi-tubi kepada Dirut PT Perum Damri, Setia N Milatia Moemin. Mufti blak-blakan mengaku \"bersyukur\" pemerintah menolak mencairkan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk Damri karena dinilai tidak meyakinkan dalam mengelola uang rakyat.\n\nMufti Anam menyentil performa Dirut Damri yang sudah menjabat lama namun hanya menyajikan draf paparan 13 halaman yang dinilai minim substansi. \"Angka-angka itu harusnya di luar kepala, Bu! Satu rupiah saja uang rakyat kita tidak yakin ada manfaatnya melihat paparan tadi,\" semprot Mufti.\n\nIa menegaskan, transformasi transportasi sangat krusial bagi masyarakat daerah di tengah ugal-ugalan harga tiket pesawat yang membuat rakyat beralih memburu bus AKAP sebagai alternatif utama.\n\nPolitikus asal Jawa Timur ini lantas membandingkan Damri dengan kesuksesan PO bus swasta, mulai dari rekannya hingga PO Juragan 99 milik Gilang yang merintis dari nol hingga memiliki ratusan armada bus mewah. Sementara Damri, sebagai raksasa pelat merah di rute strategis, hanya mampu mengantongi laba bersih mini sebesar Rp9,8 miliar.\n\n #MuftiAnam #Damri #Juragan99 #KomisiVIDPR #BUMN #PerumDamri #BusMania #BreakingNews #SenayanHariIni #UangRakyat\n\nDapatkan konten-konten Kaltim Post di berbagai platform media: \n\nhttps://www.kaltimpost.id\n  / kaltimpost   \n  / kaltimpostonline  \n  / kaltim_post  \n   /   \n  / kaltimpostnews  \nhttps://www.threads.net/ \n\nDapatkan juga berita-berita terbaru Kaltim Post dengan mengikuti Channel Whatsapp di https://whatsapp.com/channel/0029Vajs...\n\nInfo bisnis Kaltim Post https://wa.me/kaltimpostnews", "post_id": "sR7cxsotiss"}}, {"key": "kaltimpostnews", "attributes": {"label": "kaltimpostnews", "x": 891.0760812268531, "y": 671.1619449380438, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.3411, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sR7cxsotiss", "id": "kaltimpostnews", "source": "youtube-000001", "content": "Dirut Damri Disemprot Soal Laba Kecil, Dibanding-bandingkan dengan Pengusaha Bus Swasta\n\nRuang Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Rabu (24/6/2026), mendadak bergolak. Anggota Komisi VI, Mufti Anam, melayangkan cercaan bertubi-tubi kepada Dirut PT Perum Damri, Setia N Milatia Moemin. Mufti blak-blakan mengaku \"bersyukur\" pemerintah menolak mencairkan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk Damri karena dinilai tidak meyakinkan dalam mengelola uang rakyat.\n\nMufti Anam menyentil performa Dirut Damri yang sudah menjabat lama namun hanya menyajikan draf paparan 13 halaman yang dinilai minim substansi. \"Angka-angka itu harusnya di luar kepala, Bu! Satu rupiah saja uang rakyat kita tidak yakin ada manfaatnya melihat paparan tadi,\" semprot Mufti.\n\nIa menegaskan, transformasi transportasi sangat krusial bagi masyarakat daerah di tengah ugal-ugalan harga tiket pesawat yang membuat rakyat beralih memburu bus AKAP sebagai alternatif utama.\n\nPolitikus asal Jawa Timur ini lantas membandingkan Damri dengan kesuksesan PO bus swasta, mulai dari rekannya hingga PO Juragan 99 milik Gilang yang merintis dari nol hingga memiliki ratusan armada bus mewah. Sementara Damri, sebagai raksasa pelat merah di rute strategis, hanya mampu mengantongi laba bersih mini sebesar Rp9,8 miliar.\n\n #MuftiAnam #Damri #Juragan99 #KomisiVIDPR #BUMN #PerumDamri #BusMania #BreakingNews #SenayanHariIni #UangRakyat\n\nDapatkan konten-konten Kaltim Post di berbagai platform media: \n\nhttps://www.kaltimpost.id\n  / kaltimpost   \n  / kaltimpostonline  \n  / kaltim_post  \n   /   \n  / kaltimpostnews  \nhttps://www.threads.net/ \n\nDapatkan juga berita-berita terbaru Kaltim Post dengan mengikuti Channel Whatsapp di https://whatsapp.com/channel/0029Vajs...\n\nInfo bisnis Kaltim Post https://wa.me/kaltimpostnews", "post_id": "sR7cxsotiss"}}, {"key": "kaltimpost", "attributes": {"label": "kaltimpost", "x": 865.144705964968, "y": 286.8899990307448, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.3411, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sR7cxsotiss", "id": "kaltimpost", "source": "youtube-000001", "content": "Dirut Damri Disemprot Soal Laba Kecil, Dibanding-bandingkan dengan Pengusaha Bus Swasta\n\nRuang Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Rabu (24/6/2026), mendadak bergolak. Anggota Komisi VI, Mufti Anam, melayangkan cercaan bertubi-tubi kepada Dirut PT Perum Damri, Setia N Milatia Moemin. Mufti blak-blakan mengaku \"bersyukur\" pemerintah menolak mencairkan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk Damri karena dinilai tidak meyakinkan dalam mengelola uang rakyat.\n\nMufti Anam menyentil performa Dirut Damri yang sudah menjabat lama namun hanya menyajikan draf paparan 13 halaman yang dinilai minim substansi. \"Angka-angka itu harusnya di luar kepala, Bu! Satu rupiah saja uang rakyat kita tidak yakin ada manfaatnya melihat paparan tadi,\" semprot Mufti.\n\nIa menegaskan, transformasi transportasi sangat krusial bagi masyarakat daerah di tengah ugal-ugalan harga tiket pesawat yang membuat rakyat beralih memburu bus AKAP sebagai alternatif utama.\n\nPolitikus asal Jawa Timur ini lantas membandingkan Damri dengan kesuksesan PO bus swasta, mulai dari rekannya hingga PO Juragan 99 milik Gilang yang merintis dari nol hingga memiliki ratusan armada bus mewah. Sementara Damri, sebagai raksasa pelat merah di rute strategis, hanya mampu mengantongi laba bersih mini sebesar Rp9,8 miliar.\n\n #MuftiAnam #Damri #Juragan99 #KomisiVIDPR #BUMN #PerumDamri #BusMania #BreakingNews #SenayanHariIni #UangRakyat\n\nDapatkan konten-konten Kaltim Post di berbagai platform media: \n\nhttps://www.kaltimpost.id\n  / kaltimpost   \n  / kaltimpostonline  \n  / kaltim_post  \n   /   \n  / kaltimpostnews  \nhttps://www.threads.net/ \n\nDapatkan juga berita-berita terbaru Kaltim Post dengan mengikuti Channel Whatsapp di https://whatsapp.com/channel/0029Vajs...\n\nInfo bisnis Kaltim Post https://wa.me/kaltimpostnews", "post_id": "sR7cxsotiss"}}, {"key": "@Firstpost", "attributes": {"label": "@Firstpost", "x": 798.5100171362292, "y": 667.0535700437441, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.0464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0OHdJpqwxUU", "id": "@Firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Jatuh di Bawah $4.000 per Ons untuk Pertama Kalinya Sejak November | Vantage on Firstp...\n\nHarga emas turun di bawah 4.000 dolar per ons untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu. Emas merosot 3,4 persen menjadi $3.978,67 per ons. Suku bunga yang lebih tinggi telah membuat dolar dan obligasi pemerintah AS lebih menarik sebagai aset safe-haven daripada logam mulia. Hem Kaur Soraya akan memberikan detailnya.\n\n---\n\nHarga Emas | Pasar Emas Anjlok | Emas Turun di Bawah 4000 | Aset Safe Haven | Kekuatan Dolar AS | Investasi Emas | Pasar Global | Berita Keuangan | Logam Mulia | Firstpost | Berita Dunia | Berita Langsung | Vantage | Hem Saroya | Berita\n\n#emas #hargaemas #anjlokemas #pasaremas #investasi #ekonomi #dolar #inflasi #firstpost #vantageonfirstpost\n\nVantage adalah acara berita, opini, dan urusan terkini yang inovatif dari Firstpost. Ditujukan untuk audiens global, Vantage meliput berita-berita terbesar dari perspektif 360 derajat, memberi pemirsa kesempatan untuk menilai dampak peristiwa dunia melalui lensa India yang unik.\n\nDengan mematahkan stereotip, Vantage bertujuan untuk menantang kebijaksanaan konvensional dan menyajikan pandangan alternatif tentang urusan global, menentang norma dan membuka pintu bagi perspektif baru. Acara ini melampaui berita utama untuk mengungkap kisah-kisah tersembunyi – menjadikan Vantage sebagai tujuan untuk ide-ide yang menggugah pikiran.\n\nVantage tayang Senin hingga Jumat pukul 21.00 IST di Firstpost di semua platform terkemuka.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan saat kami siaran langsung.\n\n   /   \n\nIkuti Firstpost di Instagram:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di Facebook:\n  / firstpostin  \n\nIkuti Firstpost di Twitter:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "0OHdJpqwxUU"}}, {"key": "firstpost", "attributes": {"label": "firstpost", "x": 609.6410297520993, "y": 957.896584161818, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 79.6358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0OHdJpqwxUU", "id": "firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Jatuh di Bawah $4.000 per Ons untuk Pertama Kalinya Sejak November | Vantage on Firstp...\n\nHarga emas turun di bawah 4.000 dolar per ons untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu. Emas merosot 3,4 persen menjadi $3.978,67 per ons. Suku bunga yang lebih tinggi telah membuat dolar dan obligasi pemerintah AS lebih menarik sebagai aset safe-haven daripada logam mulia. Hem Kaur Soraya akan memberikan detailnya.\n\n---\n\nHarga Emas | Pasar Emas Anjlok | Emas Turun di Bawah 4000 | Aset Safe Haven | Kekuatan Dolar AS | Investasi Emas | Pasar Global | Berita Keuangan | Logam Mulia | Firstpost | Berita Dunia | Berita Langsung | Vantage | Hem Saroya | Berita\n\n#emas #hargaemas #anjlokemas #pasaremas #investasi #ekonomi #dolar #inflasi #firstpost #vantageonfirstpost\n\nVantage adalah acara berita, opini, dan urusan terkini yang inovatif dari Firstpost. Ditujukan untuk audiens global, Vantage meliput berita-berita terbesar dari perspektif 360 derajat, memberi pemirsa kesempatan untuk menilai dampak peristiwa dunia melalui lensa India yang unik.\n\nDengan mematahkan stereotip, Vantage bertujuan untuk menantang kebijaksanaan konvensional dan menyajikan pandangan alternatif tentang urusan global, menentang norma dan membuka pintu bagi perspektif baru. Acara ini melampaui berita utama untuk mengungkap kisah-kisah tersembunyi – menjadikan Vantage sebagai tujuan untuk ide-ide yang menggugah pikiran.\n\nVantage tayang Senin hingga Jumat pukul 21.00 IST di Firstpost di semua platform terkemuka.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan saat kami siaran langsung.\n\n   /   \n\nIkuti Firstpost di Instagram:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di Facebook:\n  / firstpostin  \n\nIkuti Firstpost di Twitter:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "0OHdJpqwxUU"}}], "edges": [{"key": "Basuki80844076", "source": "Basuki80844076", "target": "Beritasatu", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Basuki80844076", "source": "Basuki80844076", "target": "Beritasatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hybest.info", "source": "hybest.info", "target": "hybestinfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@kaltimpostnews", "source": "@kaltimpostnews", "target": "kaltimpostnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kaltimpostnews", "source": "@kaltimpostnews", "target": "kaltimpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}