{"nodes": [{"key": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "TradingDiary2", "x": 2.965576461307462, "y": 879.1482457229481, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069608918687551558", "id": "TradingDiary2", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah sebenarnya tidak melemah sejak penguatan dari suku bunga terhadap mata uang lain masih baik cuma usd memang naik terhadap semua mata uang dunia", "post_id": "2069608918687551558"}}, {"key": "chezmanie", "attributes": {"label": "chezmanie", "x": 329.0628669599951, "y": 169.6222463146847, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069608918687551558", "id": "chezmanie", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah sebenarnya tidak melemah sejak penguatan dari suku bunga terhadap mata uang lain masih baik cuma usd memang naik terhadap semua mata uang dunia", "post_id": "2069608918687551558"}}, {"key": "maudlinamida", "attributes": {"label": "maudlinamida", "x": 666.9250566975152, "y": 441.64019169852406, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069665643725750445", "id": "maudlinamida", "source": "tweet-000004", "content": "yokk para mahasiswa yg mau skripsian, aku ada judul skripsi yg bisa kalian teliti.\n\npengaruh pidato prabowo subianto terhadap melemahnya mata uang rupiah", "post_id": "2069665643725750445"}}, {"key": "PramestiHilya", "attributes": {"label": "PramestiHilya", "x": 377.8282015560138, "y": 506.8257729731305, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069665643725750445", "id": "PramestiHilya", "source": "tweet-000004", "content": "yokk para mahasiswa yg mau skripsian, aku ada judul skripsi yg bisa kalian teliti.\n\npengaruh pidato prabowo subianto terhadap melemahnya mata uang rupiah", "post_id": "2069665643725750445"}}, {"key": "dewita83063101", "attributes": {"label": "dewita83063101", "x": 573.8413905326095, "y": 890.2768018663804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069648849552171460", "id": "dewita83063101", "source": "tweet-000004", "content": "Udh susah payah BI naikin suku bunga ke 5,75% untk jaga nilai Rupiah biar ngak lebih rendah, eh presidennya dgn mudah menghacurkan dlm sekejap dgn lisannya. Good Job Mr. President! Kapan lgi Indonesia pnya presiden yg tiap berpidato turun mata uang negaranya.", "post_id": "2069648849552171460"}}, {"key": "Stakof", "attributes": {"label": "Stakof", "x": 713.6218977880898, "y": 420.1276679683018, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069648849552171460", "id": "Stakof", "source": "tweet-000004", "content": "Udh susah payah BI naikin suku bunga ke 5,75% untk jaga nilai Rupiah biar ngak lebih rendah, eh presidennya dgn mudah menghacurkan dlm sekejap dgn lisannya. Good Job Mr. President! Kapan lgi Indonesia pnya presiden yg tiap berpidato turun mata uang negaranya.", "post_id": "2069648849552171460"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 578.4077823647883, "y": 171.5761253752982, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3926463187386226956_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Kabar terbaru dari lembaga penyedia indeks saham global MSCI dan pelemahan nilai tukar rupiah dinilai meningkatkan kekhawatiran investor pada pasar saham RI.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka di level 6.128, terus tertekan sepanjang hari perdagangan. Setelah ditutup melemah signifikan sebesar -99 poin atau -1,62 persen ke level 6.002 di penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terus merosot hingga menyentuh level 5.900 jelang penutupan pasar. Nilai kapitalisasi pasar pun menyusut hingga Rp 10.400 triliun dari nilai di pembukaan pasar sebesar Rp 10.600 triliun.\n\nSeluruh sektor saham mengalami pelemahan dengan sektor bahan baku dan energi paling dalam turun sekitar 5 persen sampai sekitar pukul 15.00 WIB.\n\nPengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, kepada Kompas, menilai, pelemahan ini dipicu oleh faktor psikologis pasar terhadap stabilitas mata uang dan minimnya daya tarik baru investor asing untuk masuk ke pasar modal.\n\n“Kondisi ini ada hubungannya dengan respons pasar terhadap kembali melemahnya rupiah yang mendekati level 18.000, yang dinilai sebagai indikator kegagalan menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam “IHSG Anjlok 3 Persen, Tekanan Rupiah dan MSCI Diduga Jadi Penyebab” oleh Erika Kurnia () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Kompas61 #IHSG\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3926463187386226956_1537212147"}}, {"key": "erikaparamisora", "attributes": {"label": "erikaparamisora", "x": 591.3942164124909, "y": 182.36467474854356, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.8687, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926463187386226956_1537212147", "id": "erikaparamisora", "source": "instagram-000001", "content": "Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Kabar terbaru dari lembaga penyedia indeks saham global MSCI dan pelemahan nilai tukar rupiah dinilai meningkatkan kekhawatiran investor pada pasar saham RI.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka di level 6.128, terus tertekan sepanjang hari perdagangan. Setelah ditutup melemah signifikan sebesar -99 poin atau -1,62 persen ke level 6.002 di penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terus merosot hingga menyentuh level 5.900 jelang penutupan pasar. Nilai kapitalisasi pasar pun menyusut hingga Rp 10.400 triliun dari nilai di pembukaan pasar sebesar Rp 10.600 triliun.\n\nSeluruh sektor saham mengalami pelemahan dengan sektor bahan baku dan energi paling dalam turun sekitar 5 persen sampai sekitar pukul 15.00 WIB.\n\nPengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, kepada Kompas, menilai, pelemahan ini dipicu oleh faktor psikologis pasar terhadap stabilitas mata uang dan minimnya daya tarik baru investor asing untuk masuk ke pasar modal.\n\n“Kondisi ini ada hubungannya dengan respons pasar terhadap kembali melemahnya rupiah yang mendekati level 18.000, yang dinilai sebagai indikator kegagalan menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam “IHSG Anjlok 3 Persen, Tekanan Rupiah dan MSCI Diduga Jadi Penyebab” oleh Erika Kurnia () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Kompas61 #IHSG\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3926463187386226956_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 887.9581620597644, "y": 908.847179271958, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.8687, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926463187386226956_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Kabar terbaru dari lembaga penyedia indeks saham global MSCI dan pelemahan nilai tukar rupiah dinilai meningkatkan kekhawatiran investor pada pasar saham RI.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka di level 6.128, terus tertekan sepanjang hari perdagangan. Setelah ditutup melemah signifikan sebesar -99 poin atau -1,62 persen ke level 6.002 di penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terus merosot hingga menyentuh level 5.900 jelang penutupan pasar. Nilai kapitalisasi pasar pun menyusut hingga Rp 10.400 triliun dari nilai di pembukaan pasar sebesar Rp 10.600 triliun.\n\nSeluruh sektor saham mengalami pelemahan dengan sektor bahan baku dan energi paling dalam turun sekitar 5 persen sampai sekitar pukul 15.00 WIB.\n\nPengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, kepada Kompas, menilai, pelemahan ini dipicu oleh faktor psikologis pasar terhadap stabilitas mata uang dan minimnya daya tarik baru investor asing untuk masuk ke pasar modal.\n\n“Kondisi ini ada hubungannya dengan respons pasar terhadap kembali melemahnya rupiah yang mendekati level 18.000, yang dinilai sebagai indikator kegagalan menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam “IHSG Anjlok 3 Persen, Tekanan Rupiah dan MSCI Diduga Jadi Penyebab” oleh Erika Kurnia () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Kompas61 #IHSG\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3926463187386226956_1537212147"}}, {"key": "umamkiospulsa", "attributes": {"label": "umamkiospulsa", "x": 48.56965533333258, "y": 132.5359680579822, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7605472171904814356", "id": "umamkiospulsa", "source": "tiktok-000001", "content": "Kenapa Nama Mata Uang Indonesia, Rupiah? 🤔🤔🤔👉👉👉👉 Promosi Indonesia", "post_id": "7605472171904814356"}}, {"key": "TikTok", "attributes": {"label": "TikTok", "x": 697.4935160872706, "y": 720.792565065089, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605472171904814356", "id": "TikTok", "source": "tiktok-000001", "content": "Kenapa Nama Mata Uang Indonesia, Rupiah? 🤔🤔🤔👉👉👉👉 Promosi Indonesia", "post_id": "7605472171904814356"}}, {"key": "emakcrypto", "attributes": {"label": "emakcrypto", "x": 793.0325965574436, "y": 980.9705591621758, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7196267042264206618", "id": "emakcrypto", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI), bank sentral Indonesia, terus menggenjot untuk menghadirkan mata uang digital bank sentral (CBDC) Rupiah Digital. Instrumen yang dianggap mampu menjadi solusi dalam sistem pembayaran digital ini telah menemui babak baru dalam perjalanannya. Setelah merilis whitepaper Proyek Garuda pada 30 November 2022, BI selaku otoritas utama dalam penerbitan CBDC di Tanah Air melanjutkan dengan merilis consultative paper. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendapatkan pandangan menyeluruh dari masyarakat mengenai konsep Rupiah Digital itu sendiri. Bagaimana tanggapan kalian terhadap rencana pengenalan prototipe Rupiah Digital di bulan Juni 2023 oleh Bank Indonesia ini? Follow untuk update informasi dan berita terbaru tentang dunia crypto lainnya 👇🏻  👵🏻  👵🏻  👵🏻 Gabung ke Telegram Channel kita buat update signal setiap hari untuk referensi kalian 😉 (Link di bio) #EmakCrypto #BitcoinIndonesia #CryptoIndonesia #BeritaCrypto #CryptoNews #NFTIndonesia #investasi #investasiindonesia #investasisaham #belajarsaham #belajarcrypto #belajartrading #sahamindonesia #tradingsaham #tradingcrypto #investormuda #analisateknikal #analisasaham #ilmusaham", "post_id": "7196267042264206618"}}, {"key": "EmakCrypto", "attributes": {"label": "EmakCrypto", "x": 912.1163372135526, "y": 375.2563953859623, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.0045, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7196267042264206618", "id": "EmakCrypto", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI), bank sentral Indonesia, terus menggenjot untuk menghadirkan mata uang digital bank sentral (CBDC) Rupiah Digital. Instrumen yang dianggap mampu menjadi solusi dalam sistem pembayaran digital ini telah menemui babak baru dalam perjalanannya. Setelah merilis whitepaper Proyek Garuda pada 30 November 2022, BI selaku otoritas utama dalam penerbitan CBDC di Tanah Air melanjutkan dengan merilis consultative paper. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendapatkan pandangan menyeluruh dari masyarakat mengenai konsep Rupiah Digital itu sendiri. Bagaimana tanggapan kalian terhadap rencana pengenalan prototipe Rupiah Digital di bulan Juni 2023 oleh Bank Indonesia ini? Follow untuk update informasi dan berita terbaru tentang dunia crypto lainnya 👇🏻  👵🏻  👵🏻  👵🏻 Gabung ke Telegram Channel kita buat update signal setiap hari untuk referensi kalian 😉 (Link di bio) #EmakCrypto #BitcoinIndonesia #CryptoIndonesia #BeritaCrypto #CryptoNews #NFTIndonesia #investasi #investasiindonesia #investasisaham #belajarsaham #belajarcrypto #belajartrading #sahamindonesia #tradingsaham #tradingcrypto #investormuda #analisateknikal #analisasaham #ilmusaham", "post_id": "7196267042264206618"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "attributes": {"label": "erinasyafiaalmahyra", "x": 934.7549310862457, "y": 349.77502184940215, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "erinasyafiaalmahyra", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "Ternak", "attributes": {"label": "Ternak", "x": 7.646491952281509, "y": 134.9667189737941, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "Ternak", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "obrolanfiinance", "attributes": {"label": "obrolanfiinance", "x": 504.6681774140026, "y": 919.2123087222951, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654913448366689543", "id": "obrolanfiinance", "source": "tiktok-000001", "content": "Teman-teman, rupiah kembali tertekan dan hari ini menyentuh level Rp17.949 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pasar. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melakukan kunjungan ke China untuk menarik minat investor dan memperluas sumber pembiayaan Indonesia melalui skema Panda Bond. Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menyiapkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond sebagai salah satu upaya menarik dana masuk ke dalam negeri. Namun Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan Tax Amnesty jilid baru. Perlindungan hukum dan perpajakan hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan ke dalam Patriot Bond dan Merah Putih Bond, bukan seluruh aset milik investor. Artinya, perusahaan maupun aset lain yang dimiliki investor tetap dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Kini perhatian pasar tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah mampu membalikkan arah rupiah, atau justru tekanan terhadap mata uang Indonesia masih akan berlanjut? Sumber:  📲 Instal aplikasi CryptoWave Media untuk mendapatkan update ekonomi, rupiah, crypto, dan market global terbaru setiap harinya. #cryptowave #rupiah #purbaya #prabowo #buyindonesia", "post_id": "7654913448366689543"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 628.5598567251195, "y": 169.91906106254484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654913448366689543", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Teman-teman, rupiah kembali tertekan dan hari ini menyentuh level Rp17.949 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pasar. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melakukan kunjungan ke China untuk menarik minat investor dan memperluas sumber pembiayaan Indonesia melalui skema Panda Bond. Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menyiapkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond sebagai salah satu upaya menarik dana masuk ke dalam negeri. Namun Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan Tax Amnesty jilid baru. Perlindungan hukum dan perpajakan hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan ke dalam Patriot Bond dan Merah Putih Bond, bukan seluruh aset milik investor. Artinya, perusahaan maupun aset lain yang dimiliki investor tetap dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Kini perhatian pasar tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah mampu membalikkan arah rupiah, atau justru tekanan terhadap mata uang Indonesia masih akan berlanjut? Sumber:  📲 Instal aplikasi CryptoWave Media untuk mendapatkan update ekonomi, rupiah, crypto, dan market global terbaru setiap harinya. #cryptowave #rupiah #purbaya #prabowo #buyindonesia", "post_id": "7654913448366689543"}}, {"key": "kyroclp", "attributes": {"label": "kyroclp", "x": 555.6991090482526, "y": 111.96633867989381, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654453841185754389", "id": "kyroclp", "source": "tiktok-000001", "content": "KAMU MASIH BANGGA JADI NASABAH PRIORITAS? INI KESALAHAN FATAL! ​Banyak orang pamer kartu prioritas, padahal saldo Rp1 Miliar mereka pelan-pelan digerus inflasi. ​Ini yang banyak orang tidak sadar: fasilitas mewah di bank itu cuma umpan agar uangmu tetap mengendap dan mati. ​Berikut 3 realita pahit yang sengaja disembunyikan: 1. ​Magnet Pajak: Begitu saldo menyentuh Rp1 Miliar, rekeningmu otomatis masuk radar pantauan pemerintah. 2. ​Rupiah Melemah: Menyimpan uang tunai dalam Rupiah membuat daya belimu anjlok akibat pelemahan nilai mata uang. 3. ​Ilusi Kaya: Fasilitas lounge gratis tidak sebanding dengan potensi cuan yang hilang jika uang itu diputar di instrumen lain. ​Jangan mau ditukar kenyamanan semu, sementara asetmu terus menyusut setiap detiknya. ​Menurutmu, mending simpan Rp1 Miliar di bank atau putar di tempat lain? Tulis di kolom komentar! 👇 speak of: A | Cryptopreneur 🚀💰  #stevenanderson #andersonnsteven #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7654453841185754389"}}, {"key": "Steven", "attributes": {"label": "Steven", "x": 557.2726004801322, "y": 234.59934648816972, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654453841185754389", "id": "Steven", "source": "tiktok-000001", "content": "KAMU MASIH BANGGA JADI NASABAH PRIORITAS? INI KESALAHAN FATAL! ​Banyak orang pamer kartu prioritas, padahal saldo Rp1 Miliar mereka pelan-pelan digerus inflasi. ​Ini yang banyak orang tidak sadar: fasilitas mewah di bank itu cuma umpan agar uangmu tetap mengendap dan mati. ​Berikut 3 realita pahit yang sengaja disembunyikan: 1. ​Magnet Pajak: Begitu saldo menyentuh Rp1 Miliar, rekeningmu otomatis masuk radar pantauan pemerintah. 2. ​Rupiah Melemah: Menyimpan uang tunai dalam Rupiah membuat daya belimu anjlok akibat pelemahan nilai mata uang. 3. ​Ilusi Kaya: Fasilitas lounge gratis tidak sebanding dengan potensi cuan yang hilang jika uang itu diputar di instrumen lain. ​Jangan mau ditukar kenyamanan semu, sementara asetmu terus menyusut setiap detiknya. ​Menurutmu, mending simpan Rp1 Miliar di bank atau putar di tempat lain? Tulis di kolom komentar! 👇 speak of: A | Cryptopreneur 🚀💰  #stevenanderson #andersonnsteven #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7654453841185754389"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 413.1666842298475, "y": 54.488929107868515, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 121.00075996729198, "y": 661.5758132837393, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5884, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 189.83574950000715, "y": 100.95789500797258, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5884, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 689.2196727856707, "y": 88.25553744597659, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5884, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 996.2054710731202, "y": 504.7339130882993, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5884, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 926.5751400178968, "y": 47.782506053583916, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5884, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 407.58244148489433, "y": 41.646868288228944, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5884, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 753.0477006903435, "y": 532.0487189488747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "tJjUbZEXZOU", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Digital India Capai 180 Juta Transaksi: RBI Ungkap Langkah Besar Berikutnya | Sanjay Malhotra\n\nGubernur RBI membagikan perkembangan terbaru proyek Rupee Digital India dan mengungkapkan bagaimana inisiatif Mata Uang Digital Bank Sentral negara tersebut berkembang.\n\nDengan lebih dari satu crore pengguna, hampir 18 crore transaksi, dan nilai transaksi lebih dari ₹38.000 crore yang telah diproses, eksperimen CBDC India memasuki fase baru yang berfokus pada interoperabilitas, pembayaran pemerintah, dan transaksi lintas batas.\n\nBisakah Rupee Digital menjadi evolusi selanjutnya dari UPI dan mengubah pembayaran global? Saksikan percakapan lengkapnya untuk memahami masa depan uang di India.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #businessnews #digitalrupee #cbdc #rbi #upi #fintech #digitalpayments #indianeconomy #centralbank\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk Pembaruan Terbaru tentang Berita Pasar Saham, Berita Bisnis, Berita Perusahaan, IPO & Lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "tJjUbZEXZOU"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 241.9418354545465, "y": 919.0266050791444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 50.4611, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tJjUbZEXZOU", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Digital India Capai 180 Juta Transaksi: RBI Ungkap Langkah Besar Berikutnya | Sanjay Malhotra\n\nGubernur RBI membagikan perkembangan terbaru proyek Rupee Digital India dan mengungkapkan bagaimana inisiatif Mata Uang Digital Bank Sentral negara tersebut berkembang.\n\nDengan lebih dari satu crore pengguna, hampir 18 crore transaksi, dan nilai transaksi lebih dari ₹38.000 crore yang telah diproses, eksperimen CBDC India memasuki fase baru yang berfokus pada interoperabilitas, pembayaran pemerintah, dan transaksi lintas batas.\n\nBisakah Rupee Digital menjadi evolusi selanjutnya dari UPI dan mengubah pembayaran global? Saksikan percakapan lengkapnya untuk memahami masa depan uang di India.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #businessnews #digitalrupee #cbdc #rbi #upi #fintech #digitalpayments #indianeconomy #centralbank\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk Pembaruan Terbaru tentang Berita Pasar Saham, Berita Bisnis, Berita Perusahaan, IPO & Lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "tJjUbZEXZOU"}}], "edges": [{"key": "TradingDiary2", "source": "TradingDiary2", "target": "chezmanie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "maudlinamida", "source": "maudlinamida", "target": "PramestiHilya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dewita83063101", "source": "dewita83063101", "target": "Stakof", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "erikaparamisora", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "umamkiospulsa", "source": "umamkiospulsa", "target": "TikTok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "emakcrypto", "source": "emakcrypto", "target": "EmakCrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "emakcrypto", "source": "emakcrypto", "target": "EmakCrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "emakcrypto", "source": "emakcrypto", "target": "EmakCrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "source": "erinasyafiaalmahyra", "target": "Ternak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "obrolanfiinance", "source": "obrolanfiinance", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kyroclp", "source": "kyroclp", "target": "Steven", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}