{"nodes": [{"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 913.7351106324654, "y": 555.5942374677302, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 121.7101, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3927147960325158452_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚨 MSCI Tahan Status Indonesia di Emerging Market Hingga November 2026, OJK Kebut Reformasi Pasar Modal\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\n\nKabar penting datang dari MSCI. Dalam hasil Market Classification Review terbaru, MSCI memutuskan untuk mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market untuk sementara waktu hingga November 2026.\n\nNamun keputusan ini juga disertai catatan penting. MSCI masih terus memantau implementasi berbagai reformasi pasar modal Indonesia dan membuka kemungkinan evaluasi lanjutan pada November 2026 mendatang.\n\n📌 Apa yang Diputuskan MSCI?\nBerdasarkan hasil tinjauan terbaru:\n✅ Indonesia tetap berada dalam kategori Emerging Market\n✅ MSCI akan terus memonitor perkembangan reformasi pasar modal Indonesia\n✅ Evaluasi lanjutan akan dilakukan pada November 2026\n✅ Sejumlah aspek aksesibilitas pasar masih menjadi perhatian MSCI\n\n📊 Mengapa MSCI Masih Memberikan Catatan?\nBeberapa aspek yang masih menjadi perhatian dalam evaluasi MSCI antara lain:\n▪️ Keterbukaan informasi perusahaan dalam Bahasa Inggris\n▪️ Mekanisme pasar valuta asing\n▪️ Efisiensi proses kliring dan penyelesaian transaksi\n▪️ Fleksibilitas transfer saham\n▪️ Fasilitas peminjaman saham (stock lending)\n▪️ Regulasi terkait transaksi short selling\n\n🏛️ Respons OJK: Percepat Reformasi Pasar Modal\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan akan terus mempercepat berbagai agenda reformasi yang telah berjalan sejak awal tahun.\n\nFokus utama reformasi meliputi:\n✅ Peningkatan transparansi pasar\n✅ Penguatan pengawasan perdagangan saham\n✅ Peningkatan perlindungan investor\n✅ Penyempurnaan infrastruktur pasar modal\n✅ Peningkatan kualitas tata kelola emiten\n\n🌏 Dampaknya bagi Pasar Modal Indonesia\nKeputusan MSCI mempertahankan status Emerging Market memberikan kepastian sementara bagi investor global.\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#MSCI #EmergingMarket #IHSG #OJK #PasarModal", "post_id": "3927147960325158452_52512310886"}}, {"key": "prokopim.blitar", "attributes": {"label": "prokopim.blitar", "x": 940.2707398396004, "y": 521.2437399133055, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 69.9832, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3926730902978388892_12366854770", "id": "prokopim.blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, pada Rabu (24/6/2026).\n\nAudiensi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah, khususnya dalam pengendalian inflasi.\n\nDalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pengendalian inflasi dibahas bersama. Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan efektivitas program-program pengendalian inflasi di daerah.\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3926730902978388892_12366854770"}}, {"key": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "rijanto_blitar", "x": 814.4399477793099, "y": 611.8619548304224, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.8118, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926730902978388892_12366854770", "id": "rijanto_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, pada Rabu (24/6/2026).\n\nAudiensi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah, khususnya dalam pengendalian inflasi.\n\nDalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pengendalian inflasi dibahas bersama. Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan efektivitas program-program pengendalian inflasi di daerah.\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3926730902978388892_12366854770"}}, {"key": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "pemkab_blitar", "x": 199.66917276413187, "y": 756.9875815672978, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.8118, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926730902978388892_12366854770", "id": "pemkab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, pada Rabu (24/6/2026).\n\nAudiensi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah, khususnya dalam pengendalian inflasi.\n\nDalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pengendalian inflasi dibahas bersama. Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan efektivitas program-program pengendalian inflasi di daerah.\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3926730902978388892_12366854770"}}, {"key": "setda_kab_blitar", "attributes": {"label": "setda_kab_blitar", "x": 452.65247964453073, "y": 43.575818916467554, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.8118, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926730902978388892_12366854770", "id": "setda_kab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, pada Rabu (24/6/2026).\n\nAudiensi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah, khususnya dalam pengendalian inflasi.\n\nDalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pengendalian inflasi dibahas bersama. Pemerintah Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan efektivitas program-program pengendalian inflasi di daerah.\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3926730902978388892_12366854770"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 196.40766094099592, "y": 224.41110576412092, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 69.9832, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3926971517888099136_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.com, Semarang-\n\nBank Indonesia terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di Sumatera Selatan melalui penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Salah satu langkah konkret yang kini mulai direalisasikan adalah pengiriman bibit bawang merah dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk mendukung pengembangan budidaya bawang merah di Sumatera Selatan.\n\nInisiatif tersebut menjadi bagian dari kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Sulawesi Selatan yang disinergikan dengan penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah bersama Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Magelang di Semarang, Senin (22/6/2026).\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan Bank Indonesia di tiga provinsi.\n\nSelain kerja sama antarpemerintah G2G (government-to-government) kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan business-to-business (B2B) antara pelaku usaha dari berbagai daerah. Pengiriman bibit bawang merah dari Demak menjadi implementasi awal kerja sama yang diharapkan mampu memperkuat pasokan komoditas strategis di Sumatera Selatan dalam jangka menengah dan panjang.\n\nSelengkapnya di https://www.sumselmedia.com/bank-indonesia-perkuat-ketahanan-pangan-sumsel-bibit-bawang-merah-dari-demak-mulai-dikirim-ke-pagar-alam/\n\n \n \n\n#bankindonesia #tpid #sumselmedia #bankindonesiasumsel #sinergi", "post_id": "3926971517888099136_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 917.249509518193, "y": 304.57109654756556, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.8118, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926971517888099136_56622120775", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.com, Semarang-\n\nBank Indonesia terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di Sumatera Selatan melalui penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Salah satu langkah konkret yang kini mulai direalisasikan adalah pengiriman bibit bawang merah dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk mendukung pengembangan budidaya bawang merah di Sumatera Selatan.\n\nInisiatif tersebut menjadi bagian dari kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Sulawesi Selatan yang disinergikan dengan penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah bersama Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Magelang di Semarang, Senin (22/6/2026).\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan Bank Indonesia di tiga provinsi.\n\nSelain kerja sama antarpemerintah G2G (government-to-government) kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan business-to-business (B2B) antara pelaku usaha dari berbagai daerah. Pengiriman bibit bawang merah dari Demak menjadi implementasi awal kerja sama yang diharapkan mampu memperkuat pasokan komoditas strategis di Sumatera Selatan dalam jangka menengah dan panjang.\n\nSelengkapnya di https://www.sumselmedia.com/bank-indonesia-perkuat-ketahanan-pangan-sumsel-bibit-bawang-merah-dari-demak-mulai-dikirim-ke-pagar-alam/\n\n \n \n\n#bankindonesia #tpid #sumselmedia #bankindonesiasumsel #sinergi", "post_id": "3926971517888099136_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 700.2659768169847, "y": 669.9306379360108, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.8118, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926971517888099136_56622120775", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.com, Semarang-\n\nBank Indonesia terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di Sumatera Selatan melalui penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Salah satu langkah konkret yang kini mulai direalisasikan adalah pengiriman bibit bawang merah dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk mendukung pengembangan budidaya bawang merah di Sumatera Selatan.\n\nInisiatif tersebut menjadi bagian dari kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Sulawesi Selatan yang disinergikan dengan penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah bersama Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Magelang di Semarang, Senin (22/6/2026).\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan Bank Indonesia di tiga provinsi.\n\nSelain kerja sama antarpemerintah G2G (government-to-government) kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan business-to-business (B2B) antara pelaku usaha dari berbagai daerah. Pengiriman bibit bawang merah dari Demak menjadi implementasi awal kerja sama yang diharapkan mampu memperkuat pasokan komoditas strategis di Sumatera Selatan dalam jangka menengah dan panjang.\n\nSelengkapnya di https://www.sumselmedia.com/bank-indonesia-perkuat-ketahanan-pangan-sumsel-bibit-bawang-merah-dari-demak-mulai-dikirim-ke-pagar-alam/\n\n \n \n\n#bankindonesia #tpid #sumselmedia #bankindonesiasumsel #sinergi", "post_id": "3926971517888099136_56622120775"}}, {"key": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "pemprov_sumateraselatan", "x": 805.5384934940081, "y": 796.9994371437699, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.8118, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926971517888099136_56622120775", "id": "pemprov_sumateraselatan", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.com, Semarang-\n\nBank Indonesia terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di Sumatera Selatan melalui penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Salah satu langkah konkret yang kini mulai direalisasikan adalah pengiriman bibit bawang merah dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk mendukung pengembangan budidaya bawang merah di Sumatera Selatan.\n\nInisiatif tersebut menjadi bagian dari kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Sulawesi Selatan yang disinergikan dengan penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah bersama Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Magelang di Semarang, Senin (22/6/2026).\n\nKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan Bank Indonesia di tiga provinsi.\n\nSelain kerja sama antarpemerintah G2G (government-to-government) kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan business-to-business (B2B) antara pelaku usaha dari berbagai daerah. Pengiriman bibit bawang merah dari Demak menjadi implementasi awal kerja sama yang diharapkan mampu memperkuat pasokan komoditas strategis di Sumatera Selatan dalam jangka menengah dan panjang.\n\nSelengkapnya di https://www.sumselmedia.com/bank-indonesia-perkuat-ketahanan-pangan-sumsel-bibit-bawang-merah-dari-demak-mulai-dikirim-ke-pagar-alam/\n\n \n \n\n#bankindonesia #tpid #sumselmedia #bankindonesiasumsel #sinergi", "post_id": "3926971517888099136_56622120775"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 212.84464906518429, "y": 411.0877953468255, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 69.9832, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Q3uRJhRnUXc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Rupiah dan Inflasi, Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen\n\nBANDUNG, KOMPAS.TV - Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Juni 2026 menjadi 5,75 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah.\n\nDalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 1718 Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Pada saat yang sama, suku bunga Deposit Facility juga naik 25 basis poin menjadi 4,75 persen, sementara suku bunga Lending Facility meningkat menjadi 6,50 persen.\n\nBank Indonesia menjelaskan, langkah tersebut merupakan kebijakan lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah serta sebagai langkah pre-emptive guna menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,51 persen.\n\nDi sisi lain, nilai tukar rupiah tercatat mengalami penguatan. Per 17 Juni 2026, rupiah berada di level Rp17.730 per dolar Amerika Serikat atau menguat 0,76 persen dibandingkan posisi akhir Mei 2026.\n\nPenguatan rupiah didukung berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia, termasuk peningkatan intensitas intervensi di pasar valuta asing melalui pasar NDF luar negeri (offshore), transaksi spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.\n\nSelain itu, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal guna memitigasi dampak ketidakpastian global, termasuk pengaruh konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian nasional.\n\nSinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pembiayaan yang mendukung program prioritas pemerintah.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "Q3uRJhRnUXc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 107.15695467279428, "y": 571.8274399162187, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 129.4691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Q3uRJhRnUXc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Rupiah dan Inflasi, Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,75 Persen\n\nBANDUNG, KOMPAS.TV - Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Juni 2026 menjadi 5,75 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah.\n\nDalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 1718 Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Pada saat yang sama, suku bunga Deposit Facility juga naik 25 basis poin menjadi 4,75 persen, sementara suku bunga Lending Facility meningkat menjadi 6,50 persen.\n\nBank Indonesia menjelaskan, langkah tersebut merupakan kebijakan lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah serta sebagai langkah pre-emptive guna menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,51 persen.\n\nDi sisi lain, nilai tukar rupiah tercatat mengalami penguatan. Per 17 Juni 2026, rupiah berada di level Rp17.730 per dolar Amerika Serikat atau menguat 0,76 persen dibandingkan posisi akhir Mei 2026.\n\nPenguatan rupiah didukung berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia, termasuk peningkatan intensitas intervensi di pasar valuta asing melalui pasar NDF luar negeri (offshore), transaksi spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.\n\nSelain itu, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal guna memitigasi dampak ketidakpastian global, termasuk pengaruh konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian nasional.\n\nSinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pembiayaan yang mendukung program prioritas pemerintah.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "Q3uRJhRnUXc"}}], "edges": [{"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "setda_kab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "pemprov_sumateraselatan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}