{"nodes": [{"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 667.7427604426397, "y": 281.2639546405211, "size": 5.83, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 57.971, "eigenvector": 43.14, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3927418667368347692_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Perkuat Pariwisata dan Transformasi Digital\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi.\n\nSeiring pesatnya transformasi digital, perluasan penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS menjadi langkah strategis untuk mendukung kemudahan bertransaksi bagi wisatawan, masyarakat, dan pelaku UMKM. Sebagai wujud komitmen tersebut, untuk pertama kalinya kegiatan Gemilang Palembang Raya berkolaborasi dengan Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang resmi dibuka pada Kamis, 25 Juni 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 yang berfokus pada penguatan kualitas akseptasi digital melalui QRIS, percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), serta edukasi digital yang lebih terarah.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Bidang E.Keu dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir Basyaruddin Akhmad, M.Sc; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; dan Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim S.Sos., M.M; unsur FORKOPIMDA, pimpinan instansi vertikal; perbankan; media serta dihadiri oleh ribuan masyarakat yang memadati kasawan Benteng Kuto Besak.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Mei 2026, nominal transaksi QRIS telah mencapai hampir Rp14 triliun dengan lebih dari 1,23 juta merchant, dan per April 2026 pengguna QRIS mencapai 1,57 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#digitalkitogalo \n#pemkotpalembang \n#bankindonesiasumsel \n#infokito", "post_id": "3927418667368347692_6614111699"}}, {"key": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "digitalkitogalo", "x": 538.0029447807028, "y": 207.2485773647793, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 117.1015, "eigenvector": 182.744, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3927418667368347692_6614111699", "id": "digitalkitogalo", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Perkuat Pariwisata dan Transformasi Digital\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi.\n\nSeiring pesatnya transformasi digital, perluasan penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS menjadi langkah strategis untuk mendukung kemudahan bertransaksi bagi wisatawan, masyarakat, dan pelaku UMKM. Sebagai wujud komitmen tersebut, untuk pertama kalinya kegiatan Gemilang Palembang Raya berkolaborasi dengan Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang resmi dibuka pada Kamis, 25 Juni 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 yang berfokus pada penguatan kualitas akseptasi digital melalui QRIS, percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), serta edukasi digital yang lebih terarah.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Bidang E.Keu dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir Basyaruddin Akhmad, M.Sc; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; dan Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim S.Sos., M.M; unsur FORKOPIMDA, pimpinan instansi vertikal; perbankan; media serta dihadiri oleh ribuan masyarakat yang memadati kasawan Benteng Kuto Besak.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Mei 2026, nominal transaksi QRIS telah mencapai hampir Rp14 triliun dengan lebih dari 1,23 juta merchant, dan per April 2026 pengguna QRIS mencapai 1,57 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#digitalkitogalo \n#pemkotpalembang \n#bankindonesiasumsel \n#infokito", "post_id": "3927418667368347692_6614111699"}}, {"key": "protokol.palembang", "attributes": {"label": "protokol.palembang", "x": 951.2692481989566, "y": 723.8705192579969, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 57.971, "eigenvector": 182.744, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3927349373898550681_1485517428", "id": "protokol.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO  KE-7 RESMI DIMULAI\n\nKemeriahan luar biasa mewarnai pembukaan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 di kawasan ikonik Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc.  didampingi Sekda Kota Palembang  Turut hadir istri Wali Kota Palembang, Ibu Dewi Ratu Dewa, didampingi Ibu Sekretaris Daerah Kota Palembang Ibu , serta jajaran TP PKK dan DWP se-Kota Palembang.\n\nUsai seremoni pembukaan, rombongan meninjau berbagai stand pameran UMKM, perbankan, instansi, dan ekonomi kreatif yang turut meramaikan perhelatan akbar ini. Kegiatan in sendiri adalah wadah kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong transformasi digital serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nAntusiasme masyarakat yang tinggi, penampilan seni budaya yang memukau, serta beragam hiburan menarik menjadikan suasana pembukaan berlangsung meriah, semarak, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam mendorong kemajuan pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM Kota Palembang.\n\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang 📅 25–28 Juni 2026\n\nMasih banyak keseruan yang menanti!\n\n🎤 Konser Armada \n🍜 Festival Kuliner Nusantara\n 🏪 Pameran UMKM & Perbankan \n🛶 Lomba Ketek Hias \n👗 Palembang Fashion Carnival \n🎭 Pertunjukan Seni dan Budaya\n 🎨 Berbagai lomba dan kompetisi menarik\n\nMari ajak keluarga, sahabat, dan seluruh wong Palembang untuk datang dan meramaikan perhelatan terbesar dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343.\n\nJangan lewatkan kemeriahan, hiburan, dan pengalaman seru yang hanya hadir di Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 2026.\n\nSumber teks:", "post_id": "3927349373898550681_1485517428"}}, {"key": "basyaruddin.akhmad", "attributes": {"label": "basyaruddin.akhmad", "x": 954.7587232411701, "y": 855.4006525526064, "size": 12.71, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 67.8261, "eigenvector": 147.843, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927349373898550681_1485517428", "id": "basyaruddin.akhmad", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO  KE-7 RESMI DIMULAI\n\nKemeriahan luar biasa mewarnai pembukaan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 di kawasan ikonik Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc.  didampingi Sekda Kota Palembang  Turut hadir istri Wali Kota Palembang, Ibu Dewi Ratu Dewa, didampingi Ibu Sekretaris Daerah Kota Palembang Ibu , serta jajaran TP PKK dan DWP se-Kota Palembang.\n\nUsai seremoni pembukaan, rombongan meninjau berbagai stand pameran UMKM, perbankan, instansi, dan ekonomi kreatif yang turut meramaikan perhelatan akbar ini. Kegiatan in sendiri adalah wadah kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong transformasi digital serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nAntusiasme masyarakat yang tinggi, penampilan seni budaya yang memukau, serta beragam hiburan menarik menjadikan suasana pembukaan berlangsung meriah, semarak, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam mendorong kemajuan pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM Kota Palembang.\n\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang 📅 25–28 Juni 2026\n\nMasih banyak keseruan yang menanti!\n\n🎤 Konser Armada \n🍜 Festival Kuliner Nusantara\n 🏪 Pameran UMKM & Perbankan \n🛶 Lomba Ketek Hias \n👗 Palembang Fashion Carnival \n🎭 Pertunjukan Seni dan Budaya\n 🎨 Berbagai lomba dan kompetisi menarik\n\nMari ajak keluarga, sahabat, dan seluruh wong Palembang untuk datang dan meramaikan perhelatan terbesar dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343.\n\nJangan lewatkan kemeriahan, hiburan, dan pengalaman seru yang hanya hadir di Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 2026.\n\nSumber teks:", "post_id": "3927349373898550681_1485517428"}}, {"key": "aprizal1645.", "attributes": {"label": "aprizal1645.", "x": 65.68392199763318, "y": 533.8906774442838, "size": 12.71, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 67.8261, "eigenvector": 147.843, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927349373898550681_1485517428", "id": "aprizal1645.", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO  KE-7 RESMI DIMULAI\n\nKemeriahan luar biasa mewarnai pembukaan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 di kawasan ikonik Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc.  didampingi Sekda Kota Palembang  Turut hadir istri Wali Kota Palembang, Ibu Dewi Ratu Dewa, didampingi Ibu Sekretaris Daerah Kota Palembang Ibu , serta jajaran TP PKK dan DWP se-Kota Palembang.\n\nUsai seremoni pembukaan, rombongan meninjau berbagai stand pameran UMKM, perbankan, instansi, dan ekonomi kreatif yang turut meramaikan perhelatan akbar ini. Kegiatan in sendiri adalah wadah kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong transformasi digital serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nAntusiasme masyarakat yang tinggi, penampilan seni budaya yang memukau, serta beragam hiburan menarik menjadikan suasana pembukaan berlangsung meriah, semarak, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam mendorong kemajuan pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM Kota Palembang.\n\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang 📅 25–28 Juni 2026\n\nMasih banyak keseruan yang menanti!\n\n🎤 Konser Armada \n🍜 Festival Kuliner Nusantara\n 🏪 Pameran UMKM & Perbankan \n🛶 Lomba Ketek Hias \n👗 Palembang Fashion Carnival \n🎭 Pertunjukan Seni dan Budaya\n 🎨 Berbagai lomba dan kompetisi menarik\n\nMari ajak keluarga, sahabat, dan seluruh wong Palembang untuk datang dan meramaikan perhelatan terbesar dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343.\n\nJangan lewatkan kemeriahan, hiburan, dan pengalaman seru yang hanya hadir di Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 2026.\n\nSumber teks:", "post_id": "3927349373898550681_1485517428"}}, {"key": "ida_rizalll", "attributes": {"label": "ida_rizalll", "x": 288.251011530529, "y": 907.0744207977476, "size": 12.71, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 67.8261, "eigenvector": 147.843, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927349373898550681_1485517428", "id": "ida_rizalll", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO  KE-7 RESMI DIMULAI\n\nKemeriahan luar biasa mewarnai pembukaan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 di kawasan ikonik Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc.  didampingi Sekda Kota Palembang  Turut hadir istri Wali Kota Palembang, Ibu Dewi Ratu Dewa, didampingi Ibu Sekretaris Daerah Kota Palembang Ibu , serta jajaran TP PKK dan DWP se-Kota Palembang.\n\nUsai seremoni pembukaan, rombongan meninjau berbagai stand pameran UMKM, perbankan, instansi, dan ekonomi kreatif yang turut meramaikan perhelatan akbar ini. Kegiatan in sendiri adalah wadah kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong transformasi digital serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nAntusiasme masyarakat yang tinggi, penampilan seni budaya yang memukau, serta beragam hiburan menarik menjadikan suasana pembukaan berlangsung meriah, semarak, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam mendorong kemajuan pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM Kota Palembang.\n\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang 📅 25–28 Juni 2026\n\nMasih banyak keseruan yang menanti!\n\n🎤 Konser Armada \n🍜 Festival Kuliner Nusantara\n 🏪 Pameran UMKM & Perbankan \n🛶 Lomba Ketek Hias \n👗 Palembang Fashion Carnival \n🎭 Pertunjukan Seni dan Budaya\n 🎨 Berbagai lomba dan kompetisi menarik\n\nMari ajak keluarga, sahabat, dan seluruh wong Palembang untuk datang dan meramaikan perhelatan terbesar dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343.\n\nJangan lewatkan kemeriahan, hiburan, dan pengalaman seru yang hanya hadir di Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 2026.\n\nSumber teks:", "post_id": "3927349373898550681_1485517428"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "attributes": {"label": "pariwisata.palembang", "x": 774.9484064936445, "y": 17.44988101647793, "size": 12.71, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 67.8261, "eigenvector": 147.843, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927349373898550681_1485517428", "id": "pariwisata.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO  KE-7 RESMI DIMULAI\n\nKemeriahan luar biasa mewarnai pembukaan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 di kawasan ikonik Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.\n\nKegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc.  didampingi Sekda Kota Palembang  Turut hadir istri Wali Kota Palembang, Ibu Dewi Ratu Dewa, didampingi Ibu Sekretaris Daerah Kota Palembang Ibu , serta jajaran TP PKK dan DWP se-Kota Palembang.\n\nUsai seremoni pembukaan, rombongan meninjau berbagai stand pameran UMKM, perbankan, instansi, dan ekonomi kreatif yang turut meramaikan perhelatan akbar ini. Kegiatan in sendiri adalah wadah kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong transformasi digital serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nAntusiasme masyarakat yang tinggi, penampilan seni budaya yang memukau, serta beragam hiburan menarik menjadikan suasana pembukaan berlangsung meriah, semarak, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam mendorong kemajuan pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM Kota Palembang.\n\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang 📅 25–28 Juni 2026\n\nMasih banyak keseruan yang menanti!\n\n🎤 Konser Armada \n🍜 Festival Kuliner Nusantara\n 🏪 Pameran UMKM & Perbankan \n🛶 Lomba Ketek Hias \n👗 Palembang Fashion Carnival \n🎭 Pertunjukan Seni dan Budaya\n 🎨 Berbagai lomba dan kompetisi menarik\n\nMari ajak keluarga, sahabat, dan seluruh wong Palembang untuk datang dan meramaikan perhelatan terbesar dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343.\n\nJangan lewatkan kemeriahan, hiburan, dan pengalaman seru yang hanya hadir di Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 2026.\n\nSumber teks:", "post_id": "3927349373898550681_1485517428"}}, {"key": "infowargarepublik", "attributes": {"label": "infowargarepublik", "x": 603.475185096881, "y": 113.644406901382, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 57.971, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7596959639162424594", "id": "infowargarepublik", "source": "tiktok-000001", "content": "DPRD Provinsi Bali menggelar Sidang Paripurna ke-23 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 pada Senin (19/1/2026) dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Raperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Sidang di Gedung Wiswa Sabha Utama tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, pimpinan dan anggota DPRD. Empat fraksi menyampaikan sikapnya, yakni PDIP, Gerindra-PSI, Golkar, dan Demokrat-NasDem. Secara umum seluruh fraksi mendukung penguatan permodalan BPD Bali, namun disertai sejumlah catatan terkait transparansi, dasar hukum, hingga manfaat ekonomi bagi masyarakat. Fraksi PDIP menilai penyertaan modal merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dan memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM. PDIP menegaskan kebijakan ini harus berorientasi hasil, dilakukan secara terbuka, serta diawasi ketat agar benar-benar menjadi investasi publik yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali. Sementara itu Fraksi Gerindra-PSI lebih banyak menyoroti aspek teknis hukum. Mereka menilai penggunaan frasa “penambahan penyertaan modal” kurang tepat secara normatif dan mempertanyakan relevansi sejumlah dasar hukum yang digunakan. Fraksi ini juga mengingatkan pentingnya perlindungan pemegang saham minoritas, pemenuhan asas publisitas pada inbreng aset tanah, serta kejelasan mekanisme pengawasan oleh gubernur.  Fraksi Gerindra-PSI mengapresiasi kinerja BPD Bali, namun mengingatkan risiko fraud internal dan perlunya sistem promosi berbasis merit. Fraksi Golkar menekankan bahwa penyertaan modal tidak sekadar mempertahankan komposisi saham Pemprov Bali di tengah penambahan modal kabupaten/kota, tetapi harus memberi nilai tambah terukur. Golkar meminta indikator kinerja yang jelas, evaluasi berkala, dan pengelolaan risiko—terutama bila penyertaan berasal dari pemindahtanganan aset strategis. Fraksi ini juga mengusulkan keringanan cost of money bagi sektor usaha yang memiliki multiplier effect tinggi. Adapun Fraksi Demokrat-NasDem mengapresiasi kebijakan Gubernur terkait skema pembayaran sewa aset tanah Nusa Dua oleh PT Bali Destinasi Lestari senilai Rp850 miliar dengan metode pembayaran di muka. Dana tersebut dinilai tepat digunakan untuk penyertaan modal BPD Bali karena diproyeksikan menghasilkan dividen sekitar Rp75 miliar per tahun. Demokrat-NasDem memberi catatan agar pasal raperda dipertegas mengenai sumber dana penyertaan sebesar Rp300 miliar agar tidak menimbulkan kerancuan. Di luar isu perbankan, Demokrat-NasDem juga meminta Pemprov meningkatkan koordinasi penanganan sampah dan dampak cuaca ekstrem guna mencegah banjir. Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Koster menjelaskan penyertaan modal bertujuan memperkuat daya saing BPD Bali di tengah konsolidasi industri perbankan nasional. Bank daerah diharapkan tetap menjadi motor pembiayaan pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Sidang paripurna akan dilanjutkan dengan tanggapan pemerintah serta pembahasan lebih mendalam sebelum raperda ini ditetapkan menjadi Perda. DPRD menegaskan bahwa setiap rupiah dana daerah yang disertakan harus dikelola profesional, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bali.  Butuh layanan Cargo, Logistik, Ekspor & Impor yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #semetonbali #bali #fypシ", "post_id": "7596959639162424594"}}, {"key": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "andalandayaabadi_", "x": 420.94844657853315, "y": 69.63823063042152, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 107.2464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7596959639162424594", "id": "andalandayaabadi_", "source": "tiktok-000001", "content": "DPRD Provinsi Bali menggelar Sidang Paripurna ke-23 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 pada Senin (19/1/2026) dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Raperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Sidang di Gedung Wiswa Sabha Utama tersebut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, pimpinan dan anggota DPRD. Empat fraksi menyampaikan sikapnya, yakni PDIP, Gerindra-PSI, Golkar, dan Demokrat-NasDem. Secara umum seluruh fraksi mendukung penguatan permodalan BPD Bali, namun disertai sejumlah catatan terkait transparansi, dasar hukum, hingga manfaat ekonomi bagi masyarakat. Fraksi PDIP menilai penyertaan modal merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah dan memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM. PDIP menegaskan kebijakan ini harus berorientasi hasil, dilakukan secara terbuka, serta diawasi ketat agar benar-benar menjadi investasi publik yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali. Sementara itu Fraksi Gerindra-PSI lebih banyak menyoroti aspek teknis hukum. Mereka menilai penggunaan frasa “penambahan penyertaan modal” kurang tepat secara normatif dan mempertanyakan relevansi sejumlah dasar hukum yang digunakan. Fraksi ini juga mengingatkan pentingnya perlindungan pemegang saham minoritas, pemenuhan asas publisitas pada inbreng aset tanah, serta kejelasan mekanisme pengawasan oleh gubernur.  Fraksi Gerindra-PSI mengapresiasi kinerja BPD Bali, namun mengingatkan risiko fraud internal dan perlunya sistem promosi berbasis merit. Fraksi Golkar menekankan bahwa penyertaan modal tidak sekadar mempertahankan komposisi saham Pemprov Bali di tengah penambahan modal kabupaten/kota, tetapi harus memberi nilai tambah terukur. Golkar meminta indikator kinerja yang jelas, evaluasi berkala, dan pengelolaan risiko—terutama bila penyertaan berasal dari pemindahtanganan aset strategis. Fraksi ini juga mengusulkan keringanan cost of money bagi sektor usaha yang memiliki multiplier effect tinggi. Adapun Fraksi Demokrat-NasDem mengapresiasi kebijakan Gubernur terkait skema pembayaran sewa aset tanah Nusa Dua oleh PT Bali Destinasi Lestari senilai Rp850 miliar dengan metode pembayaran di muka. Dana tersebut dinilai tepat digunakan untuk penyertaan modal BPD Bali karena diproyeksikan menghasilkan dividen sekitar Rp75 miliar per tahun. Demokrat-NasDem memberi catatan agar pasal raperda dipertegas mengenai sumber dana penyertaan sebesar Rp300 miliar agar tidak menimbulkan kerancuan. Di luar isu perbankan, Demokrat-NasDem juga meminta Pemprov meningkatkan koordinasi penanganan sampah dan dampak cuaca ekstrem guna mencegah banjir. Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Koster menjelaskan penyertaan modal bertujuan memperkuat daya saing BPD Bali di tengah konsolidasi industri perbankan nasional. Bank daerah diharapkan tetap menjadi motor pembiayaan pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Sidang paripurna akan dilanjutkan dengan tanggapan pemerintah serta pembahasan lebih mendalam sebelum raperda ini ditetapkan menjadi Perda. DPRD menegaskan bahwa setiap rupiah dana daerah yang disertakan harus dikelola profesional, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bali.  Butuh layanan Cargo, Logistik, Ekspor & Impor yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #semetonbali #bali #fypシ", "post_id": "7596959639162424594"}}, {"key": "@V-Today", "attributes": {"label": "@V-Today", "x": 560.7596726937135, "y": 434.77409220504495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.971, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mKfr_-u-ftQ", "id": "@V-Today", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Tegas ke Bank Himbara: Jangan Cuma Kejar Untung, UMKM Harus Dibantu!\n\nJAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada jajaran perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.\n\nArahan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama pimpinan direksi dan komisaris lima bank anggota Himbara, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, dan BTN. Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pengelola investasi Danantara.\n\nMenurut keterangan yang disampaikan usai pertemuan, Presiden menegaskan bahwa perbankan Himbara memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia karena tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan nasional.\n==============================================================\nRead More:\n\nhttps://v-today.com/\n\nFollow Us:\n\n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \nhttps://www.threads.com/", "post_id": "mKfr_-u-ftQ"}}, {"key": "vtodaydotcom", "attributes": {"label": "vtodaydotcom", "x": 496.91303310601586, "y": 176.89150545469823, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 107.2464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mKfr_-u-ftQ", "id": "vtodaydotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Tegas ke Bank Himbara: Jangan Cuma Kejar Untung, UMKM Harus Dibantu!\n\nJAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada jajaran perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.\n\nArahan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama pimpinan direksi dan komisaris lima bank anggota Himbara, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, dan BTN. Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pengelola investasi Danantara.\n\nMenurut keterangan yang disampaikan usai pertemuan, Presiden menegaskan bahwa perbankan Himbara memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia karena tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan nasional.\n==============================================================\nRead More:\n\nhttps://v-today.com/\n\nFollow Us:\n\n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \n  / vtodaydotcom  \nhttps://www.threads.com/", "post_id": "mKfr_-u-ftQ"}}, {"key": "@sbs_explained", "attributes": {"label": "@sbs_explained", "x": 495.77290695886546, "y": 942.5117591764568, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.971, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MpYGENghGGw", "id": "@sbs_explained", "source": "youtube-000001", "content": "[Berita Pengetahuan] \"Sudah cetak uang, bagaimana mau kendalikan 'lonjakan harga rumah'\"... Alasa...\n\n00:00 Mengapa harga rumah melonjak di daerah-daerah yang dilalui bus antar-jemput Samsung dan Hynix?\n00:41 Mengapa dunia menggelontorkan uang untuk mencegah Depresi Besar selama COVID-19?\n01:39 20 kuadriliun won yang dirilis secara global mendorong kenaikan harga saham, mata uang, dan perumahan secara bersamaan\n02:38 Mengapa biaya makanan dan konstruksi naik lebih lambat meskipun terjadi kenaikan suku bunga yang cepat?\n03:55 Dari Chapagetti hingga apartemen Seoul... pada akhirnya, semuanya dipengaruhi oleh uang yang sama\n05:51 Ekspor dan pertumbuhan itu sendiri adalah likuiditas... Alasan harga perumahan melonjak selama Pemerintahan Partisipatif\n08:04 Hampir tidak ada negara di mana pendapatan meningkat tetapi harga perumahan tidak naik\n09:09 Mengapa harga perumahan di Seoul dan provinsi-provinsi mulai berbeda sejak tahun 2018?\n11:08 Mengapa konsentrasi kepemilikan satu properti \"pintar\" memburuk meskipun ada langkah-langkah untuk mengekang kepemilikan banyak rumah?\n\n13:31 Saat Gangnam ditekan, hal itu menyebar ke Mapo, Yongsan, dan Seongdong, dan Gyeonggi... Permainan Whack-a-Mole Kebijakan Perumahan\n\n*Kontributor: Choi Byung-cheon, Peneliti Senior di Pusat Kebijakan Perdagangan dan Industri, Firma Hukum Sejong\n\nBuku ini secara langsung membantah anggapan umum yang mengaitkan kenaikan harga perumahan di Seoul dengan Gangnam, pemilik rumah multi-unit, dan pajak properti. Diagnosisnya adalah bahwa penyebab sebenarnya adalah likuiditas sekitar 20 kuadriliun won yang dilepaskan oleh AS dan Uni Eropa selama pandemi COVID-19. Uang yang dilepaskan tersebut pertama-tama mendorong kenaikan aset (KOSPI, Bitcoin, dan real estat) dan kemudian menyebar ke inflasi beberapa saat kemudian; grafik perbandingan disajikan sebagai bukti yang menunjukkan bahwa antara tahun 2020 dan 2025, harga Chapagetti, mie dingin Jeongin Myeonok, Bravo Cone, dan emas naik lebih tinggi daripada apartemen di Seoul. Argumennya adalah bahwa secara ekonomi tidak mungkin mengharapkan harga properti tidak naik setelah melepaskan dana sebesar 20 kuadriliun won.\n\nAlasan mengapa harga naik di beberapa daerah di negara yang sama sementara tetap stagnan pada akhirnya terletak pada 'pendapatan'. Sama seperti 'Zona Penyimpanan'—area yang dilayani oleh bus antar-jemput Samsung Electronics dan SK Hynix—yang tampaknya mengalami lonjakan, harga perumahan bergerak seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan ekspor. Sebaliknya, analisis menunjukkan bahwa skenario \"whack-a-mole\" terulang kembali, di mana regulasi pemerintah di satu area menyebabkan efek balon yang mendorong area tetangga naik, dan bahwa lebih dari 40 langkah sebenarnya telah memicu polarisasi dan permintaan akan \"properti tunggal bernilai tinggi.\" Pesan yang disampaikan adalah bahwa properti tidak boleh dilihat secara terpisah, tetapi penyebabnya harus dievaluasi kembali dalam konteks tren makroekonomi. #PleaseTakeCareOfKyoyang #RealEstate #HargaRumahSeoul #Likuiditas #Dongtan #Pangyo #Polarisasi #SamsungElectronics #SKHynix\n\n[Tim Produksi Kyoyang]\n\nDirektur Merek & IP: Han Dong-hoon / Penulis: Son Ye-won, Yoo Jin-kyung / Penyunting: Kim Cho-a, Hyun Seung-ho, Song Kyu-bum / Desain Konten: Ok Ji-soo, Choi Heung-rak / Sinematografi: Park Woo-jin / Magang: Baek Ga-eun, Lee Da-jin\n\n[Pertanyaan Bisnis]\n\nPlease Take Care of Kyoyang, Pertanyaan mengenai penampilan, sponsor, dan konten: sbs_explained\n\nBerita pengetahuan yang membuat Anda lebih pintar semakin banyak Anda mendengarkan, Please Take Care of Kyoyang \n\nHak Cipta Ⓒ SBS. Semua hak dilindungi undang-undang. Reproduksi, redistribusi, dan penggunaan tanpa izin untuk pembelajaran AI dilarang.", "post_id": "MpYGENghGGw"}}, {"key": "sbs_explained", "attributes": {"label": "sbs_explained", "x": 688.3109420991319, "y": 141.5582899490395, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 107.2464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MpYGENghGGw", "id": "sbs_explained", "source": "youtube-000001", "content": "[Berita Pengetahuan] \"Sudah cetak uang, bagaimana mau kendalikan 'lonjakan harga rumah'\"... Alasa...\n\n00:00 Mengapa harga rumah melonjak di daerah-daerah yang dilalui bus antar-jemput Samsung dan Hynix?\n00:41 Mengapa dunia menggelontorkan uang untuk mencegah Depresi Besar selama COVID-19?\n01:39 20 kuadriliun won yang dirilis secara global mendorong kenaikan harga saham, mata uang, dan perumahan secara bersamaan\n02:38 Mengapa biaya makanan dan konstruksi naik lebih lambat meskipun terjadi kenaikan suku bunga yang cepat?\n03:55 Dari Chapagetti hingga apartemen Seoul... pada akhirnya, semuanya dipengaruhi oleh uang yang sama\n05:51 Ekspor dan pertumbuhan itu sendiri adalah likuiditas... Alasan harga perumahan melonjak selama Pemerintahan Partisipatif\n08:04 Hampir tidak ada negara di mana pendapatan meningkat tetapi harga perumahan tidak naik\n09:09 Mengapa harga perumahan di Seoul dan provinsi-provinsi mulai berbeda sejak tahun 2018?\n11:08 Mengapa konsentrasi kepemilikan satu properti \"pintar\" memburuk meskipun ada langkah-langkah untuk mengekang kepemilikan banyak rumah?\n\n13:31 Saat Gangnam ditekan, hal itu menyebar ke Mapo, Yongsan, dan Seongdong, dan Gyeonggi... Permainan Whack-a-Mole Kebijakan Perumahan\n\n*Kontributor: Choi Byung-cheon, Peneliti Senior di Pusat Kebijakan Perdagangan dan Industri, Firma Hukum Sejong\n\nBuku ini secara langsung membantah anggapan umum yang mengaitkan kenaikan harga perumahan di Seoul dengan Gangnam, pemilik rumah multi-unit, dan pajak properti. Diagnosisnya adalah bahwa penyebab sebenarnya adalah likuiditas sekitar 20 kuadriliun won yang dilepaskan oleh AS dan Uni Eropa selama pandemi COVID-19. Uang yang dilepaskan tersebut pertama-tama mendorong kenaikan aset (KOSPI, Bitcoin, dan real estat) dan kemudian menyebar ke inflasi beberapa saat kemudian; grafik perbandingan disajikan sebagai bukti yang menunjukkan bahwa antara tahun 2020 dan 2025, harga Chapagetti, mie dingin Jeongin Myeonok, Bravo Cone, dan emas naik lebih tinggi daripada apartemen di Seoul. Argumennya adalah bahwa secara ekonomi tidak mungkin mengharapkan harga properti tidak naik setelah melepaskan dana sebesar 20 kuadriliun won.\n\nAlasan mengapa harga naik di beberapa daerah di negara yang sama sementara tetap stagnan pada akhirnya terletak pada 'pendapatan'. Sama seperti 'Zona Penyimpanan'—area yang dilayani oleh bus antar-jemput Samsung Electronics dan SK Hynix—yang tampaknya mengalami lonjakan, harga perumahan bergerak seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan ekspor. Sebaliknya, analisis menunjukkan bahwa skenario \"whack-a-mole\" terulang kembali, di mana regulasi pemerintah di satu area menyebabkan efek balon yang mendorong area tetangga naik, dan bahwa lebih dari 40 langkah sebenarnya telah memicu polarisasi dan permintaan akan \"properti tunggal bernilai tinggi.\" Pesan yang disampaikan adalah bahwa properti tidak boleh dilihat secara terpisah, tetapi penyebabnya harus dievaluasi kembali dalam konteks tren makroekonomi. #PleaseTakeCareOfKyoyang #RealEstate #HargaRumahSeoul #Likuiditas #Dongtan #Pangyo #Polarisasi #SamsungElectronics #SKHynix\n\n[Tim Produksi Kyoyang]\n\nDirektur Merek & IP: Han Dong-hoon / Penulis: Son Ye-won, Yoo Jin-kyung / Penyunting: Kim Cho-a, Hyun Seung-ho, Song Kyu-bum / Desain Konten: Ok Ji-soo, Choi Heung-rak / Sinematografi: Park Woo-jin / Magang: Baek Ga-eun, Lee Da-jin\n\n[Pertanyaan Bisnis]\n\nPlease Take Care of Kyoyang, Pertanyaan mengenai penampilan, sponsor, dan konten: sbs_explained\n\nBerita pengetahuan yang membuat Anda lebih pintar semakin banyak Anda mendengarkan, Please Take Care of Kyoyang \n\nHak Cipta Ⓒ SBS. Semua hak dilindungi undang-undang. Reproduksi, redistribusi, dan penggunaan tanpa izin untuk pembelajaran AI dilarang.", "post_id": "MpYGENghGGw"}}], "edges": [{"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "basyaruddin.akhmad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "aprizal1645.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "ida_rizalll", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "pariwisata.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infowargarepublik", "source": "infowargarepublik", "target": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@V-Today", "source": "@V-Today", "target": "vtodaydotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sbs_explained", "source": "@sbs_explained", "target": "sbs_explained", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}