{"nodes": [{"key": "BANKBRI_ID", "attributes": {"label": "BANKBRI_ID", "x": 944.0507859115701, "y": 583.8065854766247, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 104.7121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070095699266396251", "id": "BANKBRI_ID", "source": "tweet-000004", "content": "Hai Sobat BRI. BRI Siap Melayani Sepenuh Hati. Tentu bisa ya. Tidak perlu khawatir. Kami sampaikan bahwa iuran tahunan merupakan biaya atas fasilitas kredit yang disediakan dan wajib dibayarkan setiap tahunnya. Namun, iuran tahunan dapat diajukan penghapusan dengan syarat tetap", "post_id": "2070095699266396251"}}, {"key": "kikiantifany", "attributes": {"label": "kikiantifany", "x": 80.97664295015417, "y": 317.66237456497225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 193.7172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070095699266396251", "id": "kikiantifany", "source": "tweet-000004", "content": "Hai Sobat BRI. BRI Siap Melayani Sepenuh Hati. Tentu bisa ya. Tidak perlu khawatir. Kami sampaikan bahwa iuran tahunan merupakan biaya atas fasilitas kredit yang disediakan dan wajib dibayarkan setiap tahunnya. Namun, iuran tahunan dapat diajukan penghapusan dengan syarat tetap", "post_id": "2070095699266396251"}}, {"key": "samarindasosmed", "attributes": {"label": "samarindasosmed", "x": 421.03193452133615, "y": 708.1596500714602, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 104.7121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3927122321005960447_49800427471", "id": "samarindasosmed", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Rakyat Indonesia menanggapi pemberitaan yang berkembang terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit kepada PT SSP.\n\nMelalui klarifikasi resmi, BRI menegaskan bahwa fasilitas kredit yang menjadi objek pemberitaan tersebut tidak berasal dari Bank BRI. Perseroan juga menekankan komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance, menjaga kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta mengedepankan pengelolaan risiko yang sehat dan prudent.\n\nSebagai perusahaan terbuka, BRI akan terus mendukung transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.\n\n \n\n#kalimantantimur\n#viralreels \n#sorotan\n#samarindasosmed", "post_id": "3927122321005960447_49800427471"}}, {"key": "bankbri_id", "attributes": {"label": "bankbri_id", "x": 863.1166152257235, "y": 568.7208475509782, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 193.7172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927122321005960447_49800427471", "id": "bankbri_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Rakyat Indonesia menanggapi pemberitaan yang berkembang terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit kepada PT SSP.\n\nMelalui klarifikasi resmi, BRI menegaskan bahwa fasilitas kredit yang menjadi objek pemberitaan tersebut tidak berasal dari Bank BRI. Perseroan juga menekankan komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance, menjaga kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta mengedepankan pengelolaan risiko yang sehat dan prudent.\n\nSebagai perusahaan terbuka, BRI akan terus mendukung transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.\n\n \n\n#kalimantantimur\n#viralreels \n#sorotan\n#samarindasosmed", "post_id": "3927122321005960447_49800427471"}}, {"key": "wberita.com", "attributes": {"label": "wberita.com", "x": 973.9407546463406, "y": 56.582627997905256, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 104.7121, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7528271186929765637", "id": "wberita.com", "source": "tiktok-000001", "content": "JEMBRANA, wberita.com ! Sejumlah anggota Koperasi KPN Barindo, mengeluhkan kondisi koperasi yang kolep sejak lama. Akibatnya, banyak anggota tidak bisa menarik tabungannya.  Sejumlah anggota Koperasi KPN Barindo mengungkapkan, sejak lama anggota koperasi yang seluruhnya karyawan Bank BRI masih aktif dan yang sudah pensiun tidak bisa menarik tabungannya karena keuangan koperasi tidak jelas. Bahkan karena permasalahan ini, pihak koperasi Kamis, 17 Juli 2025 Sore sempat menggelar rapat anggota di gedung Bank BRI Cabang Negara lantai dua. Rapat tersebut berlangsung hingga petang diduga membahas terkait permasalahan koperasi tersebut. \"Tabungan saya sampai lima ratus juta rupiah di koperasi tidak bisa ditarik. Alasannya tidak jelas, kami menduga uang para anggota itu digelapkan,\" ujar salah satu nasabah koperasi, Kamis (17/7/2025). Selain dirinya, banyak anggota koperasi lainnya juga tidak bisa menarik kembali tabungannya. Jika dirinci jumlah tabungan dari anggota koperasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh koperasi berkisar Rp 2,8 Milyar.  Selain dana tabungan para anggota, pinjaman atau kredit jumlahnya mencapai Rp 1 milyar lebih juga tidak jelas. Dari data terdapat kredit macet sebesar Rp 450 juta. Diduga ada oknum pengurus koperasi yang menggelapkan dana para anggota tersebut. Parahnya lagi, koperasi tersebut tidak terdaftar di Dinas Koperasi dan tidak pernah melakukan RAT sejak 10 tahun belakangan ini. Para anggota juga sudah berulang kali meminta pertanggung jawaban pengurus koperasi, namun hingga saat ini tidak ada penyelesaian. Terkait hal tersebut, Ketua Koperasi KPN Barindo I Wayan Daken dikonfirmasi melalui pesan WhatSApp mengatakan,  Pihaknya (koperasi) telah melaksanakan rapat dengan anggota terkait penyelesaian masalah dana. \"Dalam rapat anggota tersebut sudah ada kesepakatan bersama bahwa masalah dana tersebut diselesaikan secara musyawarah bersama,\" ujar Daken melalui WhatsApp, Kamis (17/7/2025) malam. Titiang rapat tentang kesepakatan penyelesaian dana dan sudah ada kesepakatan bersama diselesaaikan secara musyawarah bersama. Namun demikian Daken membantah terkait adanya informasi uang tabungan nasabah dan uang kredit yang raib. Menurutnya informasi tersebut sama sekali tidak benar.(dar) Ket foto : Kantor BRI Cabang Negara tempat berlangsungnya rapat anggota Koperasi KPN Barindo, Kamis (17/7/2025) sore Tag : #koperasi #kpnbarindo #anggota #pengelapan #bankbri #jembrana  #beritajembrana #beritabali #pyf", "post_id": "7528271186929765637"}}, {"key": "sorotan", "attributes": {"label": "sorotan", "x": 122.51061599011415, "y": 681.6691240404821, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 149.2147, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7528271186929765637", "id": "sorotan", "source": "tiktok-000001", "content": "JEMBRANA, wberita.com ! Sejumlah anggota Koperasi KPN Barindo, mengeluhkan kondisi koperasi yang kolep sejak lama. Akibatnya, banyak anggota tidak bisa menarik tabungannya.  Sejumlah anggota Koperasi KPN Barindo mengungkapkan, sejak lama anggota koperasi yang seluruhnya karyawan Bank BRI masih aktif dan yang sudah pensiun tidak bisa menarik tabungannya karena keuangan koperasi tidak jelas. Bahkan karena permasalahan ini, pihak koperasi Kamis, 17 Juli 2025 Sore sempat menggelar rapat anggota di gedung Bank BRI Cabang Negara lantai dua. Rapat tersebut berlangsung hingga petang diduga membahas terkait permasalahan koperasi tersebut. \"Tabungan saya sampai lima ratus juta rupiah di koperasi tidak bisa ditarik. Alasannya tidak jelas, kami menduga uang para anggota itu digelapkan,\" ujar salah satu nasabah koperasi, Kamis (17/7/2025). Selain dirinya, banyak anggota koperasi lainnya juga tidak bisa menarik kembali tabungannya. Jika dirinci jumlah tabungan dari anggota koperasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh koperasi berkisar Rp 2,8 Milyar.  Selain dana tabungan para anggota, pinjaman atau kredit jumlahnya mencapai Rp 1 milyar lebih juga tidak jelas. Dari data terdapat kredit macet sebesar Rp 450 juta. Diduga ada oknum pengurus koperasi yang menggelapkan dana para anggota tersebut. Parahnya lagi, koperasi tersebut tidak terdaftar di Dinas Koperasi dan tidak pernah melakukan RAT sejak 10 tahun belakangan ini. Para anggota juga sudah berulang kali meminta pertanggung jawaban pengurus koperasi, namun hingga saat ini tidak ada penyelesaian. Terkait hal tersebut, Ketua Koperasi KPN Barindo I Wayan Daken dikonfirmasi melalui pesan WhatSApp mengatakan,  Pihaknya (koperasi) telah melaksanakan rapat dengan anggota terkait penyelesaian masalah dana. \"Dalam rapat anggota tersebut sudah ada kesepakatan bersama bahwa masalah dana tersebut diselesaikan secara musyawarah bersama,\" ujar Daken melalui WhatsApp, Kamis (17/7/2025) malam. Titiang rapat tentang kesepakatan penyelesaian dana dan sudah ada kesepakatan bersama diselesaaikan secara musyawarah bersama. Namun demikian Daken membantah terkait adanya informasi uang tabungan nasabah dan uang kredit yang raib. Menurutnya informasi tersebut sama sekali tidak benar.(dar) Ket foto : Kantor BRI Cabang Negara tempat berlangsungnya rapat anggota Koperasi KPN Barindo, Kamis (17/7/2025) sore Tag : #koperasi #kpnbarindo #anggota #pengelapan #bankbri #jembrana  #beritajembrana #beritabali #pyf", "post_id": "7528271186929765637"}}, {"key": "jangluas", "attributes": {"label": "jangluas", "x": 733.2028886604835, "y": 49.77415076478897, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 149.2147, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7528271186929765637", "id": "jangluas", "source": "tiktok-000001", "content": "JEMBRANA, wberita.com ! Sejumlah anggota Koperasi KPN Barindo, mengeluhkan kondisi koperasi yang kolep sejak lama. Akibatnya, banyak anggota tidak bisa menarik tabungannya.  Sejumlah anggota Koperasi KPN Barindo mengungkapkan, sejak lama anggota koperasi yang seluruhnya karyawan Bank BRI masih aktif dan yang sudah pensiun tidak bisa menarik tabungannya karena keuangan koperasi tidak jelas. Bahkan karena permasalahan ini, pihak koperasi Kamis, 17 Juli 2025 Sore sempat menggelar rapat anggota di gedung Bank BRI Cabang Negara lantai dua. Rapat tersebut berlangsung hingga petang diduga membahas terkait permasalahan koperasi tersebut. \"Tabungan saya sampai lima ratus juta rupiah di koperasi tidak bisa ditarik. Alasannya tidak jelas, kami menduga uang para anggota itu digelapkan,\" ujar salah satu nasabah koperasi, Kamis (17/7/2025). Selain dirinya, banyak anggota koperasi lainnya juga tidak bisa menarik kembali tabungannya. Jika dirinci jumlah tabungan dari anggota koperasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh koperasi berkisar Rp 2,8 Milyar.  Selain dana tabungan para anggota, pinjaman atau kredit jumlahnya mencapai Rp 1 milyar lebih juga tidak jelas. Dari data terdapat kredit macet sebesar Rp 450 juta. Diduga ada oknum pengurus koperasi yang menggelapkan dana para anggota tersebut. Parahnya lagi, koperasi tersebut tidak terdaftar di Dinas Koperasi dan tidak pernah melakukan RAT sejak 10 tahun belakangan ini. Para anggota juga sudah berulang kali meminta pertanggung jawaban pengurus koperasi, namun hingga saat ini tidak ada penyelesaian. Terkait hal tersebut, Ketua Koperasi KPN Barindo I Wayan Daken dikonfirmasi melalui pesan WhatSApp mengatakan,  Pihaknya (koperasi) telah melaksanakan rapat dengan anggota terkait penyelesaian masalah dana. \"Dalam rapat anggota tersebut sudah ada kesepakatan bersama bahwa masalah dana tersebut diselesaikan secara musyawarah bersama,\" ujar Daken melalui WhatsApp, Kamis (17/7/2025) malam. Titiang rapat tentang kesepakatan penyelesaian dana dan sudah ada kesepakatan bersama diselesaaikan secara musyawarah bersama. Namun demikian Daken membantah terkait adanya informasi uang tabungan nasabah dan uang kredit yang raib. Menurutnya informasi tersebut sama sekali tidak benar.(dar) Ket foto : Kantor BRI Cabang Negara tempat berlangsungnya rapat anggota Koperasi KPN Barindo, Kamis (17/7/2025) sore Tag : #koperasi #kpnbarindo #anggota #pengelapan #bankbri #jembrana  #beritajembrana #beritabali #pyf", "post_id": "7528271186929765637"}}], "edges": [{"key": "BANKBRI_ID", "source": "BANKBRI_ID", "target": "kikiantifany", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "samarindasosmed", "source": "samarindasosmed", "target": "bankbri_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wberita.com", "source": "wberita.com", "target": "sorotan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "wberita.com", "source": "wberita.com", "target": "jangluas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}