{"nodes": [{"key": "cemong_news", "attributes": {"label": "cemong_news", "x": 277.7223827607881, "y": 149.15871217590083, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 175.4386, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7486476857127324933", "id": "cemong_news", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memanggil aplikator penyelenggara angkutan online terkait pencairan Bonus Hari Raya (BHR) sejumlah driver Rp 50.000. Pemanggilan pihak aplikator untuk memberikan sudut pandang dan klarifikasi. Sehingga informasi yang diterima Kementerian lengkap dan berimbang. \"Biar imbang kita akan coba cek juga ke para aplikator atau platform digital ini. Nah kita minta klarifikasi dari platform digital ini kenapa ini bisa terjadi,\" kata ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, dikutip Instagram resmi Kemnaker (), Kamis (27/3/2025). Sumber : DetikFinace #fyp #informasitiktok #throjol #kemenaker #ojol #cemongnews", "post_id": "7486476857127324933"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 761.7133508400643, "y": 89.12798731409465, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 324.5614, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7486476857127324933", "id": "kemnaker", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memanggil aplikator penyelenggara angkutan online terkait pencairan Bonus Hari Raya (BHR) sejumlah driver Rp 50.000. Pemanggilan pihak aplikator untuk memberikan sudut pandang dan klarifikasi. Sehingga informasi yang diterima Kementerian lengkap dan berimbang. \"Biar imbang kita akan coba cek juga ke para aplikator atau platform digital ini. Nah kita minta klarifikasi dari platform digital ini kenapa ini bisa terjadi,\" kata ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, dikutip Instagram resmi Kemnaker (), Kamis (27/3/2025). Sumber : DetikFinace #fyp #informasitiktok #throjol #kemenaker #ojol #cemongnews", "post_id": "7486476857127324933"}}, {"key": "wartawanmedan3", "attributes": {"label": "wartawanmedan3", "x": 191.73640690952675, "y": 326.1165144717553, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 175.4386, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7655354266843893013", "id": "wartawanmedan3", "source": "tiktok-000001", "content": "Ketua DPN Mengamuk di Kantor Gubernur Sumut, Desak Disnaker Jangan Tutup Mata terhadap Nasib Ojol; Kadishub Janjikan Rest Area dan Parkir Gratis Pekan Depan Medan, 24 Juni 2025 — Suasana diskusi terkait persoalan ojek online (ojol) di Kantor Gubernur Sumatera Utara memanas. Ketua DPN, T. M. Yusuf, meluapkan kemarahannya dan menyoroti sikap Dinas Tenaga Kerja yang dinilai belum serius menangani persoalan ribuan pengemudi ojol di Sumatera Utara. Dengan nada tegas, T. M. Yusuf menyatakan bahwa persoalan ojol bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan, melainkan juga Dinas Tenaga Kerja karena menyangkut hak, kesejahteraan, dan perlindungan para pekerja. \"Jangan seolah-olah persoalan ojol hanya urusan Dishub. Disnaker juga harus bertanggung jawab. Mereka adalah pekerja yang setiap hari mencari nafkah di jalan. Negara tidak boleh abai terhadap nasib mereka,\" tegasnya. T. M. Yusuf menilai selama ini Disnaker terkesan kurang hadir dalam memperjuangkan hak-hak pengemudi ojol yang terus mengeluhkan tingginya potongan aplikasi, minimnya perlindungan kerja, hingga persoalan kesejahteraan yang belum mendapatkan solusi konkret. Di tengah perdebatan yang berlangsung, Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda, menyampaikan kabar yang disambut positif oleh para pengemudi. Ia menyatakan bahwa dalam waktu satu minggu ke depan akan dilaksanakan pilot project rest area khusus ojol yang selama ini menjadi salah satu tuntutan utama para pengemudi. Tidak hanya itu, Yuda juga menyebutkan bahwa program tersebut akan mengakomodasi fasilitas parkir gratis guna mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung para pengemudi saat beroperasi. Meski mengapresiasi langkah tersebut, T. M. Yusuf menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal realisasi janji tersebut agar tidak berhenti sebagai wacana. \"Kami tidak butuh janji manis. Kami butuh tindakan nyata. Rest area dan parkir gratis harus segera diwujudkan, sementara Disnaker harus turun tangan menyelesaikan persoalan kesejahteraan dan perlindungan para ojol,\" tegasnya. Diskusi tersebut menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya tuntutan mengenai perlindungan ketenagakerjaan ojol disampaikan secara terbuka dan keras di hadapan jajaran pemerintah daerah, sekaligus menghasilkan komitmen awal dari Dinas Perhubungan terkait penyediaan fasilitas bagi para pengemudi ojol di Sumatera Utara.", "post_id": "7655354266843893013"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 267.91537579635747, "y": 749.7157103192912, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 324.5614, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7655354266843893013", "id": "bobbynst", "source": "tiktok-000001", "content": "Ketua DPN Mengamuk di Kantor Gubernur Sumut, Desak Disnaker Jangan Tutup Mata terhadap Nasib Ojol; Kadishub Janjikan Rest Area dan Parkir Gratis Pekan Depan Medan, 24 Juni 2025 — Suasana diskusi terkait persoalan ojek online (ojol) di Kantor Gubernur Sumatera Utara memanas. Ketua DPN, T. M. Yusuf, meluapkan kemarahannya dan menyoroti sikap Dinas Tenaga Kerja yang dinilai belum serius menangani persoalan ribuan pengemudi ojol di Sumatera Utara. Dengan nada tegas, T. M. Yusuf menyatakan bahwa persoalan ojol bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan, melainkan juga Dinas Tenaga Kerja karena menyangkut hak, kesejahteraan, dan perlindungan para pekerja. \"Jangan seolah-olah persoalan ojol hanya urusan Dishub. Disnaker juga harus bertanggung jawab. Mereka adalah pekerja yang setiap hari mencari nafkah di jalan. Negara tidak boleh abai terhadap nasib mereka,\" tegasnya. T. M. Yusuf menilai selama ini Disnaker terkesan kurang hadir dalam memperjuangkan hak-hak pengemudi ojol yang terus mengeluhkan tingginya potongan aplikasi, minimnya perlindungan kerja, hingga persoalan kesejahteraan yang belum mendapatkan solusi konkret. Di tengah perdebatan yang berlangsung, Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda, menyampaikan kabar yang disambut positif oleh para pengemudi. Ia menyatakan bahwa dalam waktu satu minggu ke depan akan dilaksanakan pilot project rest area khusus ojol yang selama ini menjadi salah satu tuntutan utama para pengemudi. Tidak hanya itu, Yuda juga menyebutkan bahwa program tersebut akan mengakomodasi fasilitas parkir gratis guna mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung para pengemudi saat beroperasi. Meski mengapresiasi langkah tersebut, T. M. Yusuf menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal realisasi janji tersebut agar tidak berhenti sebagai wacana. \"Kami tidak butuh janji manis. Kami butuh tindakan nyata. Rest area dan parkir gratis harus segera diwujudkan, sementara Disnaker harus turun tangan menyelesaikan persoalan kesejahteraan dan perlindungan para ojol,\" tegasnya. Diskusi tersebut menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya tuntutan mengenai perlindungan ketenagakerjaan ojol disampaikan secara terbuka dan keras di hadapan jajaran pemerintah daerah, sekaligus menghasilkan komitmen awal dari Dinas Perhubungan terkait penyediaan fasilitas bagi para pengemudi ojol di Sumatera Utara.", "post_id": "7655354266843893013"}}], "edges": [{"key": "cemong_news", "source": "cemong_news", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "wartawanmedan3", "source": "wartawanmedan3", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}