{"nodes": [{"key": "andi_achilles", "attributes": {"label": "andi_achilles", "x": 149.39512906464813, "y": 359.61760433802846, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069970421940994052", "id": "andi_achilles", "source": "retweet-000002", "content": "Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah dan mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Tekanan t…", "post_id": "2069970421940994052"}}, {"key": "RadioElshinta", "attributes": {"label": "RadioElshinta", "x": 305.9478281421565, "y": 191.30616907937835, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 39.7934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069970421940994052", "id": "RadioElshinta", "source": "retweet-000002", "content": "Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah dan mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Tekanan t…", "post_id": "2069970421940994052"}}, {"key": "Mosthafavi", "attributes": {"label": "Mosthafavi", "x": 147.67015700664575, "y": 640.2194661586094, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2070480914719899745", "id": "Mosthafavi", "source": "retweet-000002", "content": "Naiknya dikit banget, apalagi dengan nilai tukar dolar sekarang. Beneran ga ada inovasinya kemenpar", "post_id": "2070480914719899745"}}, {"key": "ProdArchitech", "attributes": {"label": "ProdArchitech", "x": 813.0972364980373, "y": 652.6540798516852, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 39.7934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2070480914719899745", "id": "ProdArchitech", "source": "retweet-000002", "content": "Naiknya dikit banget, apalagi dengan nilai tukar dolar sekarang. Beneran ga ada inovasinya kemenpar", "post_id": "2070480914719899745"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 71.27700303769335, "y": 812.4132118371302, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 35.4606, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 4, "degree": 8}, "_id": "2070382134179832285", "id": "RagilSemar", "source": "retweet-000002", "content": "Pemerintah: \"Rupiah melemah karena faktor eksternal. Dolar menguat global.\"\n\nBenar. SEPARUH benar.\n\nThailand, Vietnam, Fili…", "post_id": "2070382134179832285"}}, {"key": "InfoSerbaFilm", "attributes": {"label": "InfoSerbaFilm", "x": 669.848650328557, "y": 533.8394012969691, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 38.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "2070578350121427174", "id": "InfoSerbaFilm", "source": "retweet-000002", "content": "harusnya minta rupiah menguat aja gak sih, disamain kek dolar. bukan malah minta dicintai dengan brutal 😭", "post_id": "2070578350121427174"}}, {"key": "mawlll", "attributes": {"label": "mawlll", "x": 101.28754777620664, "y": 149.37761345422928, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 38.9654, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2070578350121427174", "id": "mawlll", "source": "retweet-000002", "content": "harusnya minta rupiah menguat aja gak sih, disamain kek dolar. bukan malah minta dicintai dengan brutal 😭", "post_id": "2070578350121427174"}}, {"key": "metamineee", "attributes": {"label": "metamineee", "x": 858.7765428972482, "y": 446.4702409142666, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070493760178536649", "id": "metamineee", "source": "tweet-000004", "content": "ibarat dolar di tuker ke rupiah, ANJLOK", "post_id": "2070493760178536649"}}, {"key": "veuzyouvoyez", "attributes": {"label": "veuzyouvoyez", "x": 41.546954310352824, "y": 970.3276955956002, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070493760178536649", "id": "veuzyouvoyez", "source": "tweet-000004", "content": "ibarat dolar di tuker ke rupiah, ANJLOK", "post_id": "2070493760178536649"}}, {"key": "_haye_", "attributes": {"label": "_haye_", "x": 547.5768826071619, "y": 843.8426341426374, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2070531872900501820", "id": "_haye_", "source": "tweet-000004", "content": "Neraca dagang sudah mulai jebol. Siap siap rontok, lalu kekurangan dolar utk service utang, lalu Rupiah melangkah menuju 20 ribu. \n\nSkenario ini jadi riil banget sekarang.", "post_id": "2070531872900501820"}}, {"key": "KKusumawardani", "attributes": {"label": "KKusumawardani", "x": 88.0781010056354, "y": 56.16520547483073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 51.6616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2070531872900501820", "id": "KKusumawardani", "source": "tweet-000004", "content": "Neraca dagang sudah mulai jebol. Siap siap rontok, lalu kekurangan dolar utk service utang, lalu Rupiah melangkah menuju 20 ribu. \n\nSkenario ini jadi riil banget sekarang.", "post_id": "2070531872900501820"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 208.51017642396462, "y": 339.7071386301403, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "NEgGkrmbwu8", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish.\n\nBerdasarkan data RTI, rupiah ditutup melemah 0,10 persen ke level Rp17.932 per dolar Amerika Serikat. Secara intraday, pelemahan sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya memangkas kerugian. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,20 persen di level Rp17.950 per dolar AS.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "NEgGkrmbwu8"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 951.1180840721637, "y": 486.31440121583523, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.2722, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "NEgGkrmbwu8", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish.\n\nBerdasarkan data RTI, rupiah ditutup melemah 0,10 persen ke level Rp17.932 per dolar Amerika Serikat. Secara intraday, pelemahan sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya memangkas kerugian. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,20 persen di level Rp17.950 per dolar AS.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "NEgGkrmbwu8"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 218.01038186049126, "y": 319.41427229388376, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.2722, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "NEgGkrmbwu8", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish.\n\nBerdasarkan data RTI, rupiah ditutup melemah 0,10 persen ke level Rp17.932 per dolar Amerika Serikat. Secara intraday, pelemahan sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya memangkas kerugian. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,20 persen di level Rp17.950 per dolar AS.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "NEgGkrmbwu8"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 689.6728477573342, "y": 208.14451140903122, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.2722, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "NEgGkrmbwu8", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish.\n\nBerdasarkan data RTI, rupiah ditutup melemah 0,10 persen ke level Rp17.932 per dolar Amerika Serikat. Secara intraday, pelemahan sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya memangkas kerugian. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,20 persen di level Rp17.950 per dolar AS.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "NEgGkrmbwu8"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 555.591063285189, "y": 333.9522008303335, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.2722, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "NEgGkrmbwu8", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish.\n\nBerdasarkan data RTI, rupiah ditutup melemah 0,10 persen ke level Rp17.932 per dolar Amerika Serikat. Secara intraday, pelemahan sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya memangkas kerugian. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,20 persen di level Rp17.950 per dolar AS.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "NEgGkrmbwu8"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 638.5025280130869, "y": 736.8438910747543, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.2722, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "NEgGkrmbwu8", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish.\n\nBerdasarkan data RTI, rupiah ditutup melemah 0,10 persen ke level Rp17.932 per dolar Amerika Serikat. Secara intraday, pelemahan sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya memangkas kerugian. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,20 persen di level Rp17.950 per dolar AS.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "NEgGkrmbwu8"}}, {"key": "@Money_Mechanics_MP", "attributes": {"label": "@Money_Mechanics_MP", "x": 346.90149805063555, "y": 0.4938426664954365, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RdvJqZ-J_6g", "id": "@Money_Mechanics_MP", "source": "youtube-000001", "content": "Singapura, Pulau Kecil yang Menghasilkan Pendapatan Lebih Besar dari Seluruh Asia\n\nDokumenter keuangan ini mengeksplorasi bagaimana Singapura, meskipun kekurangan sumber daya alam, menjadi salah satu negara terkaya di Asia, secara signifikan melampaui nilai rupee. Kami meneliti prinsip-prinsip ekonomi yang dijelaskan oleh kesuksesan Singapura dan mempertimbangkan bagaimana manajemen kekayaan yang efektif dapat menghasilkan pertumbuhan seperti itu. Memahami elemen-elemen ini sangat penting bagi siapa pun yang tertarik pada keuangan global dan strategi keuangan pribadi.\n\nPada awal tahun 2000-an, satu dolar Singapura bernilai sekitar 26 rupee. Saat ini nilainya sekitar 70 — yang berarti hanya dengan MEMEGANG dolar Singapura, uang Anda akan hampir tiga kali lipat dalam nilai rupee, tanpa investasi sama sekali.\nDalam uraian ini, kami menelusuri kebangkitan Singapura dari sekitar $500 per orang pada tahun 1965 menjadi lebih dari $80.000 saat ini, menguraikan mengapa mata uangnya terus menguat, dan — yang terpenting — mengungkap penanda yang dapat dipelajari siapa pun untuk mengenali kisah sukses berkelanjutan BERIKUTNYA. Bukan nasihat investasi. Sebuah cara berpikir.\n\n\n▶ Berlangganan untuk penjelasan yang jelas dan tanpa basa-basi tentang kekuatan yang menggerakkan uang Anda: https://www.youtube.com/\n————————————————————————————\n⏱️ BAB\n0:00 Rupee yang Hampir Tiga Kali Lipat\n0:50 Dari $500 Menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia\n1:55 Kisah Mata Uang: Rupee, Lalu Dolar\n3:25 Bagaimana Mata Uang Naik — Rahasia MAS\n4:30 Empat Penanda Kekuatan\n5:55 Apa Artinya Ini Sebenarnya bagi ANDA\n7:40 Sisi Lain yang Jujur\n8:35 Dua Kesimpulan\n9:35 Ringkasan\nCap waktu adalah perkiraan untuk potongan ~10 menit. Periksa kembali dengan hasil render Anda; pertahankan bab pertama pada 0:00.\n\n————————————————————————————\n📊 STATISTIK UTAMA\n1 SGD: ~₹26 → ~₹70 — satu dolar Singapura naik dari sekitar 26 rupee pada awal tahun 2000-an menjadi sekitar 70 rupee saat ini (menyentuh ₹73) — hampir 3 kali lipat, hanya dengan memegang mata uang yang lebih kuat.\nSGD +~33% terhadap dolar AS — satu dolar AS berharga sekitar 1,78 dolar Singapura pada awal tahun 2000-an dan hanya ~1,28 dolar Singapura saat ini — SGD menguat bahkan terhadap mata uang cadangan dunia.\n~$500 → lebih dari $80.000 — pendapatan per orang naik dari sekitar $500 per tahun pada tahun 1965 menjadi lebih dari $80.000 saat ini — lebih tinggi dari Jepang atau Jerman, setara dengan AS.\n\nDari ⅓ menjadi 2 kali lipat pendapatan Eropa Barat — pada tahun 1960, rata-rata warga Singapura memperoleh sekitar sepertiga pendapatan warga Eropa Barat; saat ini, kira-kira dua kali lipat.\nDikendalikan, bukan dibiarkan mengambang — Otoritas Moneter Singapura menjalankan kebijakan melalui NILAI TUKAR — mendorong mata uang secara bertahap ke atas — alih-alih suku bunga.\nEmpat penanda — korupsi rendah, investasi besar dalam pendidikan, ekonomi terbuka yang pro-bisnis, dan disiplin fiskal — merupakan ciri kekuatan yang berkelanjutan.\n\n————————————————————————————\n📖 SUMBER\n● Bank Dunia & IMF — PDB per kapita, 1965–2026\n● Our World in Data — Pendapatan Singapura vs Eropa Barat\n● Otoritas Moneter Singapura — kebijakan nilai tukar\n● UBC Sauder / FX historis — Kurs USD/SGD dan SGD/INR\n● Transparency International — Indeks Persepsi Korupsi\nSertakan tautan halaman persis yang Anda gunakan saat mengunggah — URL dihilangkan karena saya tidak dapat memverifikasi tautan langsung dari sini.\n\n————————————————————————————\n📩 HUBUNGI KAMI\n🇨🇦 Pertanyaan pajak & akuntansi Kanada? Hubungi mitra berlisensi CPA kami: mighty.bhi1d\n💬 Jika Anda dapat menyimpan tabungan Anda di ekonomi NEGARA MANAPUN selama 20 tahun ke depan, mana yang akan Anda pilih — dan mengapa? Beri tahu kami di kolom komentar.\n\n————————————————————————————\n#Singapura #Ekonomi #SGD #Uang #MekanismeUang\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Angka-angka diambil dari data publik Bank Dunia, IMF, MAS, dan data FX historis dan dapat direvisi. Kinerja mata uang di masa lalu tidak memprediksi hasil di masa depan. Harap lakukan riset Anda sendiri.\n\n————————————————————————————\n\n#KeuanganSingapura #PenjelasanEkonomi #ManajemenKekayaan\n#Singapura #Ekonomi #SGD", "post_id": "RdvJqZ-J_6g"}}, {"key": "Money_Mechan...", "attributes": {"label": "Money_Mechan...", "x": 91.14727027855318, "y": 534.5103731189394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RdvJqZ-J_6g", "id": "Money_Mechan...", "source": "youtube-000001", "content": "Singapura, Pulau Kecil yang Menghasilkan Pendapatan Lebih Besar dari Seluruh Asia\n\nDokumenter keuangan ini mengeksplorasi bagaimana Singapura, meskipun kekurangan sumber daya alam, menjadi salah satu negara terkaya di Asia, secara signifikan melampaui nilai rupee. Kami meneliti prinsip-prinsip ekonomi yang dijelaskan oleh kesuksesan Singapura dan mempertimbangkan bagaimana manajemen kekayaan yang efektif dapat menghasilkan pertumbuhan seperti itu. Memahami elemen-elemen ini sangat penting bagi siapa pun yang tertarik pada keuangan global dan strategi keuangan pribadi.\n\nPada awal tahun 2000-an, satu dolar Singapura bernilai sekitar 26 rupee. Saat ini nilainya sekitar 70 — yang berarti hanya dengan MEMEGANG dolar Singapura, uang Anda akan hampir tiga kali lipat dalam nilai rupee, tanpa investasi sama sekali.\nDalam uraian ini, kami menelusuri kebangkitan Singapura dari sekitar $500 per orang pada tahun 1965 menjadi lebih dari $80.000 saat ini, menguraikan mengapa mata uangnya terus menguat, dan — yang terpenting — mengungkap penanda yang dapat dipelajari siapa pun untuk mengenali kisah sukses berkelanjutan BERIKUTNYA. Bukan nasihat investasi. Sebuah cara berpikir.\n\n\n▶ Berlangganan untuk penjelasan yang jelas dan tanpa basa-basi tentang kekuatan yang menggerakkan uang Anda: https://www.youtube.com/\n————————————————————————————\n⏱️ BAB\n0:00 Rupee yang Hampir Tiga Kali Lipat\n0:50 Dari $500 Menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia\n1:55 Kisah Mata Uang: Rupee, Lalu Dolar\n3:25 Bagaimana Mata Uang Naik — Rahasia MAS\n4:30 Empat Penanda Kekuatan\n5:55 Apa Artinya Ini Sebenarnya bagi ANDA\n7:40 Sisi Lain yang Jujur\n8:35 Dua Kesimpulan\n9:35 Ringkasan\nCap waktu adalah perkiraan untuk potongan ~10 menit. Periksa kembali dengan hasil render Anda; pertahankan bab pertama pada 0:00.\n\n————————————————————————————\n📊 STATISTIK UTAMA\n1 SGD: ~₹26 → ~₹70 — satu dolar Singapura naik dari sekitar 26 rupee pada awal tahun 2000-an menjadi sekitar 70 rupee saat ini (menyentuh ₹73) — hampir 3 kali lipat, hanya dengan memegang mata uang yang lebih kuat.\nSGD +~33% terhadap dolar AS — satu dolar AS berharga sekitar 1,78 dolar Singapura pada awal tahun 2000-an dan hanya ~1,28 dolar Singapura saat ini — SGD menguat bahkan terhadap mata uang cadangan dunia.\n~$500 → lebih dari $80.000 — pendapatan per orang naik dari sekitar $500 per tahun pada tahun 1965 menjadi lebih dari $80.000 saat ini — lebih tinggi dari Jepang atau Jerman, setara dengan AS.\n\nDari ⅓ menjadi 2 kali lipat pendapatan Eropa Barat — pada tahun 1960, rata-rata warga Singapura memperoleh sekitar sepertiga pendapatan warga Eropa Barat; saat ini, kira-kira dua kali lipat.\nDikendalikan, bukan dibiarkan mengambang — Otoritas Moneter Singapura menjalankan kebijakan melalui NILAI TUKAR — mendorong mata uang secara bertahap ke atas — alih-alih suku bunga.\nEmpat penanda — korupsi rendah, investasi besar dalam pendidikan, ekonomi terbuka yang pro-bisnis, dan disiplin fiskal — merupakan ciri kekuatan yang berkelanjutan.\n\n————————————————————————————\n📖 SUMBER\n● Bank Dunia & IMF — PDB per kapita, 1965–2026\n● Our World in Data — Pendapatan Singapura vs Eropa Barat\n● Otoritas Moneter Singapura — kebijakan nilai tukar\n● UBC Sauder / FX historis — Kurs USD/SGD dan SGD/INR\n● Transparency International — Indeks Persepsi Korupsi\nSertakan tautan halaman persis yang Anda gunakan saat mengunggah — URL dihilangkan karena saya tidak dapat memverifikasi tautan langsung dari sini.\n\n————————————————————————————\n📩 HUBUNGI KAMI\n🇨🇦 Pertanyaan pajak & akuntansi Kanada? Hubungi mitra berlisensi CPA kami: mighty.bhi1d\n💬 Jika Anda dapat menyimpan tabungan Anda di ekonomi NEGARA MANAPUN selama 20 tahun ke depan, mana yang akan Anda pilih — dan mengapa? Beri tahu kami di kolom komentar.\n\n————————————————————————————\n#Singapura #Ekonomi #SGD #Uang #MekanismeUang\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Angka-angka diambil dari data publik Bank Dunia, IMF, MAS, dan data FX historis dan dapat direvisi. Kinerja mata uang di masa lalu tidak memprediksi hasil di masa depan. Harap lakukan riset Anda sendiri.\n\n————————————————————————————\n\n#KeuanganSingapura #PenjelasanEkonomi #ManajemenKekayaan\n#Singapura #Ekonomi #SGD", "post_id": "RdvJqZ-J_6g"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 889.7823141188159, "y": 37.999886821768804, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "GdfyDUZfUrc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish. #idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "GdfyDUZfUrc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 318.7433219223288, "y": 199.55730367616476, "size": 9.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.3161, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GdfyDUZfUrc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah ke Rp17.932 per USD Tertekan Sikap Hawkish The Fed | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah menjelang libur akhir pekan di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat yang masih bertahan di level tinggi. Tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish. #idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "GdfyDUZfUrc"}}, {"key": "@HeniVebrianti-x2f", "attributes": {"label": "@HeniVebrianti-x2f", "x": 40.08981804464773, "y": 31.640753364714836, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "K1dPYvDeUY0", "id": "@HeniVebrianti-x2f", "source": "youtube-000001", "content": "Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan dampaknya bagi perekonomian di Indonesia\n\nAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh \nNama: Heni vebrianti \nNim: 25041370083\nKelas: Ekonomi Syariah 2\nMata kuliah: Mikroekonomi Islam \nDosen Pengampu: Dr. Melis S.E.I M.E.Sy ‪‬​ \n\nFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam \nUIN Raden Fatah Palembang \nTahun ajaran 2026\n\nVideo ini saya buat untuk menyelesaikan UAS dengan Mata kuliah Mikroekonomi Islam", "post_id": "K1dPYvDeUY0"}}, {"key": "melisummu2s", "attributes": {"label": "melisummu2s", "x": 564.1132475724146, "y": 252.82005451345447, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.6616, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K1dPYvDeUY0", "id": "melisummu2s", "source": "youtube-000001", "content": "Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan dampaknya bagi perekonomian di Indonesia\n\nAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh \nNama: Heni vebrianti \nNim: 25041370083\nKelas: Ekonomi Syariah 2\nMata kuliah: Mikroekonomi Islam \nDosen Pengampu: Dr. Melis S.E.I M.E.Sy ‪‬​ \n\nFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam \nUIN Raden Fatah Palembang \nTahun ajaran 2026\n\nVideo ini saya buat untuk menyelesaikan UAS dengan Mata kuliah Mikroekonomi Islam", "post_id": "K1dPYvDeUY0"}}, {"key": "@BahanaSekuritasDX", "attributes": {"label": "@BahanaSekuritasDX", "x": 101.47760139222606, "y": 220.49813590439138, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "hcmU8frcrg8", "id": "@BahanaSekuritasDX", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Rupiah Tertekan, Ke mana Uangmu Harus Pergi? | Krizia Maulana\n\nSaat Rupiah melemah, IHSG bergejolak, dan suku bunga bergerak naik, wajar kalau investor mulai bertanya: ke mana uang harus ditempatkan agar tetap terlindungi, tetapi masih berpotensi bertumbuh?\n\nDi episode DXtrashot kali ini, host Handi Andhika berbincang bersama Krizia Maulana, Head of Investment Specialist Eastspring Investments Indonesia, membahas strategi menjaga dan menata ulang portofolio di tengah volatilitas pasar 2026.\n\nMulai dari membangun mindset agar tidak mudah panik saat portofolio memerah, peran obligasi dan reksa dana pendapatan tetap sebagai penyeimbang portofolio, hingga cara melihat koreksi pasar sebagai momentum untuk mengevaluasi strategi investasi.\n\nTemanDX juga akan mengenal lebih jauh dua produk Eastspring Investments, yaitu Eastspring IDR High Grade Kelas A sebagai pilihan investasi berbasis Rupiah dan Eastspring Syariah Fixed Income USD Kelas A untuk diversifikasi dalam Dolar AS.\n\nKarena di tengah kondisi pasar yang tidak pasti, keputusan terbaik bukan selalu keluar dari market, tetapi memahami risiko, menentukan tujuan, dan memilih strategi yang sesuai dengan kebutuhan finansial.\n\nKalau harus memilih untuk tiga tahun ke depan, TemanDX lebih nyaman mempertahankan aset dalam Rupiah atau melakukan diversifikasi ke Dolar AS?  Yuk Tulis pendapatmu di kolom komentar! 👇\n\nMulai perjalanan investasimu bersama Bahana DXtrade, platform resmi investasi dari Bahana Sekuritas yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.\n\n📲 Download Bahana DXtrade di App Store dan Google Play Store.\n\nFollow media sosial Bahana Sekuritas untuk mendapatkan insight pasar modal terkini:\n\nInstagram: \nTikTok: \nWebsite: bahanasekuritas.id\nCustomer Service: (021) 39528800\n\nPT Bahana Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.\n\n#DXtraShot #BahanaSekuritas #BahanaDXtrade #EastspringInvestments #KriziaMaulana #Investasi #ReksaDana #Obligasi #FixedIncome #DiversifikasiPortofolio #LiterasiKeuangan #Rupiah #DolarAS\n\nDengarkan insight luar biasa lainnya dan mulai perjalanan investasimu bersama Bahana DXtrade, platform resmi investasi dari Bahana Sekuritas yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.\n📲 Download Bahana DXtrade di App Store & Google Play Store sekarang!\n\nFollow media sosial Bahana Sekuritas untuk insight pasar modal terkini:\nInstagram: \nTiktok: \nWebsite: bahanasekuritas.id\nCustomer Service: (021) 39528800\n\nPT Bahana Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan", "post_id": "hcmU8frcrg8"}}, {"key": "bahana_sekuritas", "attributes": {"label": "bahana_sekuritas", "x": 982.4133801921795, "y": 264.9017753782172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "hcmU8frcrg8", "id": "bahana_sekuritas", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Rupiah Tertekan, Ke mana Uangmu Harus Pergi? | Krizia Maulana\n\nSaat Rupiah melemah, IHSG bergejolak, dan suku bunga bergerak naik, wajar kalau investor mulai bertanya: ke mana uang harus ditempatkan agar tetap terlindungi, tetapi masih berpotensi bertumbuh?\n\nDi episode DXtrashot kali ini, host Handi Andhika berbincang bersama Krizia Maulana, Head of Investment Specialist Eastspring Investments Indonesia, membahas strategi menjaga dan menata ulang portofolio di tengah volatilitas pasar 2026.\n\nMulai dari membangun mindset agar tidak mudah panik saat portofolio memerah, peran obligasi dan reksa dana pendapatan tetap sebagai penyeimbang portofolio, hingga cara melihat koreksi pasar sebagai momentum untuk mengevaluasi strategi investasi.\n\nTemanDX juga akan mengenal lebih jauh dua produk Eastspring Investments, yaitu Eastspring IDR High Grade Kelas A sebagai pilihan investasi berbasis Rupiah dan Eastspring Syariah Fixed Income USD Kelas A untuk diversifikasi dalam Dolar AS.\n\nKarena di tengah kondisi pasar yang tidak pasti, keputusan terbaik bukan selalu keluar dari market, tetapi memahami risiko, menentukan tujuan, dan memilih strategi yang sesuai dengan kebutuhan finansial.\n\nKalau harus memilih untuk tiga tahun ke depan, TemanDX lebih nyaman mempertahankan aset dalam Rupiah atau melakukan diversifikasi ke Dolar AS?  Yuk Tulis pendapatmu di kolom komentar! 👇\n\nMulai perjalanan investasimu bersama Bahana DXtrade, platform resmi investasi dari Bahana Sekuritas yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.\n\n📲 Download Bahana DXtrade di App Store dan Google Play Store.\n\nFollow media sosial Bahana Sekuritas untuk mendapatkan insight pasar modal terkini:\n\nInstagram: \nTikTok: \nWebsite: bahanasekuritas.id\nCustomer Service: (021) 39528800\n\nPT Bahana Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.\n\n#DXtraShot #BahanaSekuritas #BahanaDXtrade #EastspringInvestments #KriziaMaulana #Investasi #ReksaDana #Obligasi #FixedIncome #DiversifikasiPortofolio #LiterasiKeuangan #Rupiah #DolarAS\n\nDengarkan insight luar biasa lainnya dan mulai perjalanan investasimu bersama Bahana DXtrade, platform resmi investasi dari Bahana Sekuritas yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.\n📲 Download Bahana DXtrade di App Store & Google Play Store sekarang!\n\nFollow media sosial Bahana Sekuritas untuk insight pasar modal terkini:\nInstagram: \nTiktok: \nWebsite: bahanasekuritas.id\nCustomer Service: (021) 39528800\n\nPT Bahana Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan", "post_id": "hcmU8frcrg8"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "attributes": {"label": "@MetrotvjatengDiy", "x": 571.2232937134528, "y": 10.090068128113971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "kD3hDQuVaY0", "id": "@MetrotvjatengDiy", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "kD3hDQuVaY0"}}, {"key": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "metrotv_jateng_diy", "x": 90.47297501282937, "y": 131.80353905082288, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.7934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kD3hDQuVaY0", "id": "metrotv_jateng_diy", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "kD3hDQuVaY0"}}, {"key": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "metrotvjateng", "x": 401.778707576222, "y": 155.57202587356178, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.7934, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kD3hDQuVaY0", "id": "metrotvjateng", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATENG & DIY,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \n\nTikTok:   / metro_tv  \nInstagram: \nTwitter: \n\n#jawatengah #yogyakarta #MetrotvJatengDIY", "post_id": "kD3hDQuVaY0"}}], "edges": [{"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "RadioElshinta", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "RadioElshinta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mosthafavi", "source": "Mosthafavi", "target": "ProdArchitech", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mosthafavi", "source": "Mosthafavi", "target": "ProdArchitech", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RagilSemar", "source": "RagilSemar", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RagilSemar", "source": "RagilSemar", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RagilSemar", "source": "RagilSemar", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RagilSemar", "source": "RagilSemar", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "InfoSerbaFilm", "source": "InfoSerbaFilm", "target": "mawlll", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "InfoSerbaFilm", "source": "InfoSerbaFilm", "target": "mawlll", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "InfoSerbaFilm", "source": "InfoSerbaFilm", "target": "InfoSerbaFilm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "metamineee", "source": "metamineee", "target": "veuzyouvoyez", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_haye_", "source": "_haye_", "target": "KKusumawardani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Money_Mechanics_MP", "source": "@Money_Mechanics_MP", "target": "Money_Mechan...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@HeniVebrianti-x2f", "source": "@HeniVebrianti-x2f", "target": "melisummu2s", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BahanaSekuritasDX", "source": "@BahanaSekuritasDX", "target": "bahana_sekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BahanaSekuritasDX", "source": "@BahanaSekuritasDX", "target": "bahana_sekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BahanaSekuritasDX", "source": "@BahanaSekuritasDX", "target": "bahana_sekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BahanaSekuritasDX", "source": "@BahanaSekuritasDX", "target": "bahana_sekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotv_jateng_diy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MetrotvjatengDiy", "source": "@MetrotvjatengDiy", "target": "metrotvjateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}