{"nodes": [{"key": "safira_floran", "attributes": {"label": "safira_floran", "x": 333.25051558179484, "y": 485.07066327183526, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 46.5297, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069826921161204058", "id": "safira_floran", "source": "retweet-000002", "content": "Presiden Prabowo Subianto terlihat heran soal data pertumbuhan ekonomi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.…", "post_id": "2069826921161204058"}}, {"key": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "Ndons_Back", "x": 408.04193595501084, "y": 568.5484319456693, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 86.0801, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2069826921161204058", "id": "Ndons_Back", "source": "retweet-000002", "content": "Presiden Prabowo Subianto terlihat heran soal data pertumbuhan ekonomi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.…", "post_id": "2069826921161204058"}}, {"key": "AhmadUl06581878", "attributes": {"label": "AhmadUl06581878", "x": 854.4246840895984, "y": 874.8668849717569, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 46.5297, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2070125220003021181", "id": "AhmadUl06581878", "source": "retweet-000002", "content": "Presiden Prabowo Subianto terlihat heran soal data pertumbuhan ekonomi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.…", "post_id": "2070125220003021181"}}, {"key": "Asura0599", "attributes": {"label": "Asura0599", "x": 809.6076726757882, "y": 582.6330421085912, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 46.5297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069622426326155574", "id": "Asura0599", "source": "retweet-000002", "content": "Selamat pagi warga negara 5% x 7 = 35%\n\nJadi kata Prabowo, pertumbuhan ekonomi negara Indonesia selama 7 Tahun ini sudah tum…", "post_id": "2069622426326155574"}}, {"key": "heakuaris", "attributes": {"label": "heakuaris", "x": 472.50374173468714, "y": 888.4715424027473, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 66.3049, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069622426326155574", "id": "heakuaris", "source": "retweet-000002", "content": "Selamat pagi warga negara 5% x 7 = 35%\n\nJadi kata Prabowo, pertumbuhan ekonomi negara Indonesia selama 7 Tahun ini sudah tum…", "post_id": "2069622426326155574"}}, {"key": "infobanyumas", "attributes": {"label": "infobanyumas", "x": 755.4837658214946, "y": 146.63779850988055, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 310.1965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3927781814286716002_3164205044", "id": "infobanyumas", "source": "instagram-000001", "content": "Proyek jalan tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci) yang digadang-gadang menjadi tol terpanjang di Indonesia akan kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti. \n\nPemerintah melalui Kementerian Keuangan memberikan dukungan Project Development Facility (PDF) untuk membantu penyusunan ulang berbagai dokumen proyek sebelum kembali memasuki tahap pelelangan.\n\nSaat ini pemerintah tengah memperbarui studi kelayakan, dokumen lingkungan, analisis dampak lalu lintas, hingga perencanaan pengadaan lahan. \n\nJika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Tol Getaci nantinya akan menghubungkan Bandung di Jawa Barat dengan Cilacap di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Pulau Jawa.\n\nImbasnya, akses menuju Kabupaten Banyumas akan semakin cepat. Kalau sebelumnya waktu tempuh Banyumas ke Bandung 6 sampai 7 jam. Kalau jalan tol ini jadi, waktu tempuh bisa dipangkas setengahnya atau cuma 4 sampai 5 jam perjalanan saja.\n\nSemoga cepet direalisasikan ya lur....\n\n ~~~\nTim IB / seputar jawa tengah\n~~~\nUntuk share info di   kirim melalui DM / mention story atau WA, no bisa cek di Bio\n\n#infobanyumas #purwokerto #banyumas #jalantolgetaci #jalantolterpanjang", "post_id": "3927781814286716002_3164205044"}}, {"key": "lampungreels", "attributes": {"label": "lampungreels", "x": 347.33017844195433, "y": 325.0654342438564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 46.5297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3927315264518191391_425661666", "id": "lampungreels", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal  meresmikan Jembatan Garuda di Desa Pangkal Mas, Mesuji Timur, sebagai wujud sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan akses yang lebih baik bagi warga.\n\nJembatan yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto ini dibangun melalui kolaborasi TNI Korem 043/Garuda Hitam, khususnya Kodim 0426/Tulang Bawang, bersama masyarakat untuk menghubungkan wilayah yang selama ini terpisah oleh sungai.\n\nKehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mesuji.\n\nTerima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.\n\n#lampung #lampungreels", "post_id": "3927315264518191391_425661666"}}, {"key": "mirzano", "attributes": {"label": "mirzano", "x": 443.78877736053045, "y": 29.420708283189544, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 86.0801, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3927315264518191391_425661666", "id": "mirzano", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal  meresmikan Jembatan Garuda di Desa Pangkal Mas, Mesuji Timur, sebagai wujud sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan akses yang lebih baik bagi warga.\n\nJembatan yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto ini dibangun melalui kolaborasi TNI Korem 043/Garuda Hitam, khususnya Kodim 0426/Tulang Bawang, bersama masyarakat untuk menghubungkan wilayah yang selama ini terpisah oleh sungai.\n\nKehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mesuji.\n\nTerima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.\n\n#lampung #lampungreels", "post_id": "3927315264518191391_425661666"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 534.0046655336473, "y": 865.8463494443135, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.5297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "hRL2XXqun5I", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "FULL! Prabowo Dorong Ekonomi Tetap Tumbuh & Benahi MBG, Menkeu Ungkap Strategi Panda Bond\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya mengungkapkan sejumlah langkah pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, mulai dari penerbitan Panda Bond di \nChina, penambahan likuiditas perbankan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).\n\nPurbaya mengatakan penerbitan Panda Bond diundur hingga akhir Juli 2026 karena tingginya minat investor di China. \n\nSelain itu, pemerintah juga akan menambah kembali penempatan dana di bank-bank Himbara guna menjaga likuiditas perbankan. \n\n\"Jadi begini, Pak Presiden ingin ekonominya kan tetap jalan, semua gangguan dihilangkan gitu ya ,\" ujar Purbaya.\n\nIa meyakini penambahan likuiditas akan mendorong pertumbuhan kredit kembali ke level dua digit sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nDi sisi lain, Purbaya mengungkapkan pemerintah juga tengah melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis. \n\nMeski belum merinci besarannya, ia menyebut penghematan yang diusulkan Badan Gizi Nasional (BGN) cukup signifikan tanpa mengurangi kualitas program.\n\n“Pak Prabowo serius memperbaiki tata kelola dan efisiensi MBG dan efisiensi penggunaan anggaran. Jadi enggak main-main itu. Jadi Bapak Presiden enggak main-main,” jelasnya. \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana\nThumbnail Editor: Joshua\n#menkeu #purbaya #breakingnews \n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "hRL2XXqun5I"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 247.88817723234513, "y": 84.06588264866089, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 86.0801, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hRL2XXqun5I", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "FULL! Prabowo Dorong Ekonomi Tetap Tumbuh & Benahi MBG, Menkeu Ungkap Strategi Panda Bond\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan Purbaya mengungkapkan sejumlah langkah pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, mulai dari penerbitan Panda Bond di \nChina, penambahan likuiditas perbankan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).\n\nPurbaya mengatakan penerbitan Panda Bond diundur hingga akhir Juli 2026 karena tingginya minat investor di China. \n\nSelain itu, pemerintah juga akan menambah kembali penempatan dana di bank-bank Himbara guna menjaga likuiditas perbankan. \n\n\"Jadi begini, Pak Presiden ingin ekonominya kan tetap jalan, semua gangguan dihilangkan gitu ya ,\" ujar Purbaya.\n\nIa meyakini penambahan likuiditas akan mendorong pertumbuhan kredit kembali ke level dua digit sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nDi sisi lain, Purbaya mengungkapkan pemerintah juga tengah melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis. \n\nMeski belum merinci besarannya, ia menyebut penghematan yang diusulkan Badan Gizi Nasional (BGN) cukup signifikan tanpa mengurangi kualitas program.\n\n“Pak Prabowo serius memperbaiki tata kelola dan efisiensi MBG dan efisiensi penggunaan anggaran. Jadi enggak main-main itu. Jadi Bapak Presiden enggak main-main,” jelasnya. \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana\nThumbnail Editor: Joshua\n#menkeu #purbaya #breakingnews \n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "hRL2XXqun5I"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 873.120722052684, "y": 555.125693663436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.5297, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "SAguw-Q8zP8", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Dorong  Hilirisasi Industri dengan Dukungan SDM Unggul | EKONOMI 8\n\nGaruda Tv - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan program hilirisasi industri nasional yang didukung oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Pemerintah menargetkan lulusan perguruan tinggi mampu memenuhi kebutuhan tenaga ahli di berbagai sektor strategis guna mendukung keberhasilan program hilirisasi.\n\nMenteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengatakan Presiden Prabowo meminta agar percepatan hilirisasi berjalan seiring dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.\n\nMenurut Brian, pemerintah bersama Danantara saat ini tengah mengakselerasi sejumlah program strategis nasional, mulai dari pengembangan industri farmasi, mobil nasional, motor nasional, hingga hilirisasi sektor mineral dan akuakultur.\n\nUntuk mendukung program tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi diminta segera memetakan kebutuhan tenaga ahli di setiap sektor. Langkah itu bertujuan agar perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang relevan, sehingga kebutuhan SDM pada proyek-proyek hilirisasi dapat terpenuhi.\n\nPemerintah juga telah memulai proyek hilirisasi tahap kedua sejak April 2026. Program tersebut mencakup 13 sektor strategis dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.\n\nDari total proyek tersebut, lima berada di sektor energi, lima di sektor mineral, serta tiga proyek lainnya di sektor pertanian. Pemerintah berharap percepatan hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, memperkuat daya saing industri, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui dukungan SDM yang unggul dan adaptif.\n\n#prabowosubianto  #sekretariatpresiden  #hilirisasinasional  #SDMUnggul #investasiindonesia #garudatv  #laporan8  \n\nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "SAguw-Q8zP8"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 336.0381338760343, "y": 566.3272800501309, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 86.0801, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SAguw-Q8zP8", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Dorong  Hilirisasi Industri dengan Dukungan SDM Unggul | EKONOMI 8\n\nGaruda Tv - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan program hilirisasi industri nasional yang didukung oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Pemerintah menargetkan lulusan perguruan tinggi mampu memenuhi kebutuhan tenaga ahli di berbagai sektor strategis guna mendukung keberhasilan program hilirisasi.\n\nMenteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengatakan Presiden Prabowo meminta agar percepatan hilirisasi berjalan seiring dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.\n\nMenurut Brian, pemerintah bersama Danantara saat ini tengah mengakselerasi sejumlah program strategis nasional, mulai dari pengembangan industri farmasi, mobil nasional, motor nasional, hingga hilirisasi sektor mineral dan akuakultur.\n\nUntuk mendukung program tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi diminta segera memetakan kebutuhan tenaga ahli di setiap sektor. Langkah itu bertujuan agar perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang relevan, sehingga kebutuhan SDM pada proyek-proyek hilirisasi dapat terpenuhi.\n\nPemerintah juga telah memulai proyek hilirisasi tahap kedua sejak April 2026. Program tersebut mencakup 13 sektor strategis dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.\n\nDari total proyek tersebut, lima berada di sektor energi, lima di sektor mineral, serta tiga proyek lainnya di sektor pertanian. Pemerintah berharap percepatan hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah komoditas nasional, memperkuat daya saing industri, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui dukungan SDM yang unggul dan adaptif.\n\n#prabowosubianto  #sekretariatpresiden  #hilirisasinasional  #SDMUnggul #investasiindonesia #garudatv  #laporan8  \n\nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "SAguw-Q8zP8"}}], "edges": [{"key": "safira_floran", "source": "safira_floran", "target": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "safira_floran", "source": "safira_floran", "target": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "AhmadUl06581878", "source": "AhmadUl06581878", "target": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "AhmadUl06581878", "source": "AhmadUl06581878", "target": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Asura0599", "source": "Asura0599", "target": "heakuaris", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Asura0599", "source": "Asura0599", "target": "heakuaris", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "infobanyumas", "source": "infobanyumas", "target": "infobanyumas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungreels", "source": "lampungreels", "target": "mirzano", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}