{"nodes": [{"key": "Kimberley_PS08", "attributes": {"label": "Kimberley_PS08", "x": 678.3284705202688, "y": 835.0027304157542, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051812188508307598", "id": "Kimberley_PS08", "source": "retweet-000002", "content": "kenapa ya para buzzer anies bin yaman dan buzzer SOROS ngamuk krn data pertumbuhan ekonomi RI Q-1 2026  sangat baik 5.61%\n\nap…", "post_id": "2051812188508307598"}}, {"key": "ongen_id", "attributes": {"label": "ongen_id", "x": 155.66342022761415, "y": 610.184495411778, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 49.445, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051812188508307598", "id": "ongen_id", "source": "retweet-000002", "content": "kenapa ya para buzzer anies bin yaman dan buzzer SOROS ngamuk krn data pertumbuhan ekonomi RI Q-1 2026  sangat baik 5.61%\n\nap…", "post_id": "2051812188508307598"}}, {"key": "BambangSetyadix", "attributes": {"label": "BambangSetyadix", "x": 167.72096937497417, "y": 52.96659376492829, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051809297504628988", "id": "BambangSetyadix", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya Teori pertumbuhan ekonomi itu hanya kamuflase secara makro.\n\nSementara ekonomi mikro babak belur\n1. Daya beli turun\n2. Pendapatan Perkapita rendah\n3.  Usaha lesu\n4. Lapangan Kerja sempit\nSemua itu mempengaruhi penerimaan negara, ujung ujung cetak uang baru untuk defisit", "post_id": "2051809297504628988"}}, {"key": "yesmar_banu", "attributes": {"label": "yesmar_banu", "x": 512.9194748402648, "y": 990.49510853898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 49.445, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051809297504628988", "id": "yesmar_banu", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya Teori pertumbuhan ekonomi itu hanya kamuflase secara makro.\n\nSementara ekonomi mikro babak belur\n1. Daya beli turun\n2. Pendapatan Perkapita rendah\n3.  Usaha lesu\n4. Lapangan Kerja sempit\nSemua itu mempengaruhi penerimaan negara, ujung ujung cetak uang baru untuk defisit", "post_id": "2051809297504628988"}}, {"key": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "txtdaritaxpayer", "x": 470.08553910995767, "y": 712.0539237788399, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 49.445, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051809297504628988", "id": "txtdaritaxpayer", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya Teori pertumbuhan ekonomi itu hanya kamuflase secara makro.\n\nSementara ekonomi mikro babak belur\n1. Daya beli turun\n2. Pendapatan Perkapita rendah\n3.  Usaha lesu\n4. Lapangan Kerja sempit\nSemua itu mempengaruhi penerimaan negara, ujung ujung cetak uang baru untuk defisit", "post_id": "2051809297504628988"}}, {"key": "KPembuang25484", "attributes": {"label": "KPembuang25484", "x": 643.0722407610237, "y": 315.0920506228725, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051849638156931086", "id": "KPembuang25484", "source": "tweet-000004", "content": "Di tengah dinamika geopolitik saat ini, kondisi perekonomian Indonesia masih terjaga sangat baik. Berdasarkan pengumuman , kuartal I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat, mencapai 5,61% yoy, mencetak rekor pertumbuhan tertinggi pasca COVID-19. https://t.co/bsQ7ldSWiE", "post_id": "2051849638156931086"}}, {"key": "bps_statistics", "attributes": {"label": "bps_statistics", "x": 837.7699036846201, "y": 913.4808079957263, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 64.1918, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051849638156931086", "id": "bps_statistics", "source": "tweet-000004", "content": "Di tengah dinamika geopolitik saat ini, kondisi perekonomian Indonesia masih terjaga sangat baik. Berdasarkan pengumuman , kuartal I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat, mencapai 5,61% yoy, mencetak rekor pertumbuhan tertinggi pasca COVID-19. https://t.co/bsQ7ldSWiE", "post_id": "2051849638156931086"}}, {"key": "Aminuddin001", "attributes": {"label": "Aminuddin001", "x": 219.86347661960116, "y": 628.3951963137445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051809410725679289", "id": "Aminuddin001", "source": "tweet-000004", "content": "Pak Fahri, pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 ini perlu diapresiasi, namun kita perlu banyak belajar dari Vietnam yang tumbuh 7,83% di Q1 2026 dimana industri dan konstruksi bertumbuh 8,92%. Menurut Bapak, apa yang perlu dilakukan utk mengakselerasi pertumbuhan spt Vietnam?", "post_id": "2051809410725679289"}}, {"key": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "Fahrihamzah", "x": 216.50339550340337, "y": 359.9888589548097, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 64.1918, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051809410725679289", "id": "Fahrihamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Pak Fahri, pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 ini perlu diapresiasi, namun kita perlu banyak belajar dari Vietnam yang tumbuh 7,83% di Q1 2026 dimana industri dan konstruksi bertumbuh 8,92%. Menurut Bapak, apa yang perlu dilakukan utk mengakselerasi pertumbuhan spt Vietnam?", "post_id": "2051809410725679289"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 259.6784191650463, "y": 880.3527046428377, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 231.3202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890140359829862647_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 di kisaran 4,9–5,7% meski menghadapi pelemahan ekonomi global. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan didorong oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga saat Idulfitri, peningkatan belanja pemerintah, serta investasi yang tetap kuat.\n\nKe depan, BI dan Pemerintah akan memperkuat kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan, termasuk melalui stimulus domestik, penciptaan lapangan kerja, dan sinergi kebijakan moneter, fiskal, serta sistem pembayaran.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bankindonesia\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nUntuk Berita dan informasi ekonomi bisnis terkini, silakan kunjungi www.swa.co.id\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankIndonesia\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3890140359829862647_282076797"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 629.3851953778588, "y": 930.9503203775835, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 85.9915, "eigenvector": 618.0312, "in_degree": 4, "out_degree": 2, "degree": 6}, "_id": "3890309397855942166_4012256370", "id": "pemko.medan", "source": "instagram-000001", "content": "Pemko Medan menegaskan komitmen membangun kota berbasis data. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).\n\nRico menekankan pentingnya data sebagai alat strategis, bukan sekadar angka, untuk menjaga stabilitas dan arah pertumbuhan ekonomi. Ia mendorong BPS berperan sebagai sistem peringatan dini (warning system), khususnya dalam memprediksi kenaikan harga komoditas yang berpotensi memicu inflasi.\n\nSelain itu, Rico juga meminta sinergi antara BPS dan DPMPTSP untuk memetakan perkembangan investasi secara real-time guna mengidentifikasi sektor unggulan di Medan.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "3890309397855942166_4012256370"}}, {"key": "kabupaten.bogor", "attributes": {"label": "kabupaten.bogor", "x": 280.42065263632986, "y": 819.1747704614775, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636338818341195026", "id": "kabupaten.bogor", "source": "tiktok-000001", "content": "Peresmian Warisan Kopi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang jadi langkah nyata dorong investasi ramah lingkungan di Kabupaten Bogor ☕ Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kemudahan perizinan yang cepat, transparan, dan gratis bagi para pelaku usaha. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus berkelanjutan. Dengan konsep pembangunan yang menjaga lebih dari 90% ruang terbuka hijau dan sistem resapan air yang terkelola baik, Warisan Kopi menjadi contoh investasi yang berpihak pada lingkungan. Tak hanya itu, kehadirannya juga membuka peluang ekonomi baru, mulai dari peningkatan UMKM lokal hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Kabupaten Bogor terus berbenah, menghadirkan destinasi wisata baru, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.  Susmanto,S.Si   Ade Ruhandi Official  #KabupatenBogor #bogoristimewa #rudysusmanto #bupatibogor #umkmbogor", "post_id": "7636338818341195026"}}, {"key": "Rudy", "attributes": {"label": "Rudy", "x": 841.7813692599981, "y": 638.2969864151131, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.445, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636338818341195026", "id": "Rudy", "source": "tiktok-000001", "content": "Peresmian Warisan Kopi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang jadi langkah nyata dorong investasi ramah lingkungan di Kabupaten Bogor ☕ Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kemudahan perizinan yang cepat, transparan, dan gratis bagi para pelaku usaha. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus berkelanjutan. Dengan konsep pembangunan yang menjaga lebih dari 90% ruang terbuka hijau dan sistem resapan air yang terkelola baik, Warisan Kopi menjadi contoh investasi yang berpihak pada lingkungan. Tak hanya itu, kehadirannya juga membuka peluang ekonomi baru, mulai dari peningkatan UMKM lokal hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Kabupaten Bogor terus berbenah, menghadirkan destinasi wisata baru, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.  Susmanto,S.Si   Ade Ruhandi Official  #KabupatenBogor #bogoristimewa #rudysusmanto #bupatibogor #umkmbogor", "post_id": "7636338818341195026"}}, {"key": "H.", "attributes": {"label": "H.", "x": 371.51956354047286, "y": 829.7798437263508, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.445, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636338818341195026", "id": "H.", "source": "tiktok-000001", "content": "Peresmian Warisan Kopi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang jadi langkah nyata dorong investasi ramah lingkungan di Kabupaten Bogor ☕ Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kemudahan perizinan yang cepat, transparan, dan gratis bagi para pelaku usaha. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus berkelanjutan. Dengan konsep pembangunan yang menjaga lebih dari 90% ruang terbuka hijau dan sistem resapan air yang terkelola baik, Warisan Kopi menjadi contoh investasi yang berpihak pada lingkungan. Tak hanya itu, kehadirannya juga membuka peluang ekonomi baru, mulai dari peningkatan UMKM lokal hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Kabupaten Bogor terus berbenah, menghadirkan destinasi wisata baru, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.  Susmanto,S.Si   Ade Ruhandi Official  #KabupatenBogor #bogoristimewa #rudysusmanto #bupatibogor #umkmbogor", "post_id": "7636338818341195026"}}, {"key": "PemkoMedan", "attributes": {"label": "PemkoMedan", "x": 73.19586953651192, "y": 744.5906159046344, "size": 10.42, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 381.9643, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1373666511452414", "id": "PemkoMedan", "source": "facebook-000001", "content": "Pemko Medan menegaskan komitmen membangun kota berbasis data. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).\n\nRico menekankan pentingnya data sebagai alat strategis, bukan sekadar angka, untuk menjaga stabilitas dan arah pertumbuhan ekonomi. Ia mendorong BPS berperan sebagai sistem peringatan dini (warning system), khususnya dalam memprediksi kenaikan harga komoditas yang berpotensi memicu inflasi.\n\nSelain itu, Rico juga meminta sinergi antara BPS dan DPMPTSP untuk memetakan perkembangan investasi secara real-time guna mengidentifikasi sektor unggulan di Medan.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1373666511452414"}}, {"key": "@WealthEmpir", "attributes": {"label": "@WealthEmpir", "x": 38.30269760050176, "y": 375.8153499326335, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.6983, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6AblD46ak5E", "id": "@WealthEmpir", "source": "youtube-000001", "content": "Penemuan Minyak di Guyana Merupakan yang Terbesar yang Pernah Ada di Karibia!\n\nGuyana telah menemukan cadangan minyak terbesar dalam sejarah Karibia—dan hal ini mengubah industri energi global lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun.\n\nDengan lebih dari 11 miliar barel minyak yang ditemukan di Blok Stabroek, lepas pantai Guyana, negara kecil ini telah menjadi salah satu produsen minyak dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dipimpin oleh ExxonMobil, bersama dengan mitra Hess dan CNOOC, produksi meningkat pesat menuju lebih dari 1 juta barel per hari.\n\nNamun di balik berita utama terdapat kisah yang lebih dalam.\n\nSiapa sebenarnya yang diuntungkan dari ledakan minyak ini? Bagaimana Perjanjian Bagi Hasil Produksi 2016 memengaruhi kekayaan jangka panjang Guyana? Dan peran apa yang dimainkan Amerika Serikat seiring meningkatnya ketegangan dengan Venezuela terkait wilayah Essequibo?\n\nDalam video ini, kami akan membahas:\n\n• Penemuan yang mengubah Karibia selamanya\n• Angka sebenarnya di balik kekayaan minyak Guyana\n\n• Kebenaran tentang kontrak minyak dan pembagian pendapatan\n• Pengaruh AS vs kedaulatan Guyana\n\n• Risiko, peluang, dan masa depan ledakan minyak ini\n\nTidak ada sensasi. Tidak ada konspirasi. Hanya fakta terverifikasi dari laporan resmi, lembaga global, dan data energi.\n\nJika Anda peduli tentang energi global, geopolitik, dan transformasi ekonomi, ini adalah kisah yang perlu Anda pahami.\n\n👉 Berlangganan untuk lebih banyak pembahasan mendalam tentang ekonomi global dan kisah sumber daya tersembunyi.\n\nhttps://youtube.com/?si=p...\n\nPenemuan minyak Guyana, minyak Guyana 2026, blok Stabroek Guyana, ExxonMobil Guyana, ledakan minyak Guyana, penemuan minyak Karibia, penemuan minyak terbesar Karibia, ekonomi minyak Guyana, produksi minyak Guyana, sengketa Venezuela-Guyana, konflik minyak Essequibo, geopolitik minyak Karibia, sumber daya alam Guyana, pengeboran lepas pantai Guyana, pasar minyak global\n\nGuyana, minyak Guyana, penemuan minyak, ExxonMobil, blok Stabroek, minyak Karibia, ledakan minyak, ekonomi Guyana, sengketa Venezuela, Essequibo, pengeboran lepas pantai, energi global, geopolitik minyak, sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi\n\n#GuyanaOil #OilDiscovery #ExxonMobil #StabroekBlock #CaribbeanOil #OilBoom #EnergyGeopolitics #VenezuelaGuyana #Essequibo #OffshoreDrilling #EnergiGlobal #NegaraPetro #SumberDayaAlam #TransformasiEkonomi #EkonomiMinyak\n\nPenafian\n\nVideo ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Semua informasi didasarkan pada laporan yang tersedia untuk umum, publikasi pemerintah, dan sumber internasional terpercaya pada tahun 2026. Angka dan proyeksi dapat berubah dari waktu ke waktu karena faktor pasar, politik, atau operasional. Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan, hukum, atau investasi.", "post_id": "6AblD46ak5E"}}, {"key": "wealthempir", "attributes": {"label": "wealthempir", "x": 930.8765136955091, "y": 433.4766681025205, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.1918, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6AblD46ak5E", "id": "wealthempir", "source": "youtube-000001", "content": "Penemuan Minyak di Guyana Merupakan yang Terbesar yang Pernah Ada di Karibia!\n\nGuyana telah menemukan cadangan minyak terbesar dalam sejarah Karibia—dan hal ini mengubah industri energi global lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun.\n\nDengan lebih dari 11 miliar barel minyak yang ditemukan di Blok Stabroek, lepas pantai Guyana, negara kecil ini telah menjadi salah satu produsen minyak dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dipimpin oleh ExxonMobil, bersama dengan mitra Hess dan CNOOC, produksi meningkat pesat menuju lebih dari 1 juta barel per hari.\n\nNamun di balik berita utama terdapat kisah yang lebih dalam.\n\nSiapa sebenarnya yang diuntungkan dari ledakan minyak ini? Bagaimana Perjanjian Bagi Hasil Produksi 2016 memengaruhi kekayaan jangka panjang Guyana? Dan peran apa yang dimainkan Amerika Serikat seiring meningkatnya ketegangan dengan Venezuela terkait wilayah Essequibo?\n\nDalam video ini, kami akan membahas:\n\n• Penemuan yang mengubah Karibia selamanya\n• Angka sebenarnya di balik kekayaan minyak Guyana\n\n• Kebenaran tentang kontrak minyak dan pembagian pendapatan\n• Pengaruh AS vs kedaulatan Guyana\n\n• Risiko, peluang, dan masa depan ledakan minyak ini\n\nTidak ada sensasi. Tidak ada konspirasi. Hanya fakta terverifikasi dari laporan resmi, lembaga global, dan data energi.\n\nJika Anda peduli tentang energi global, geopolitik, dan transformasi ekonomi, ini adalah kisah yang perlu Anda pahami.\n\n👉 Berlangganan untuk lebih banyak pembahasan mendalam tentang ekonomi global dan kisah sumber daya tersembunyi.\n\nhttps://youtube.com/?si=p...\n\nPenemuan minyak Guyana, minyak Guyana 2026, blok Stabroek Guyana, ExxonMobil Guyana, ledakan minyak Guyana, penemuan minyak Karibia, penemuan minyak terbesar Karibia, ekonomi minyak Guyana, produksi minyak Guyana, sengketa Venezuela-Guyana, konflik minyak Essequibo, geopolitik minyak Karibia, sumber daya alam Guyana, pengeboran lepas pantai Guyana, pasar minyak global\n\nGuyana, minyak Guyana, penemuan minyak, ExxonMobil, blok Stabroek, minyak Karibia, ledakan minyak, ekonomi Guyana, sengketa Venezuela, Essequibo, pengeboran lepas pantai, energi global, geopolitik minyak, sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi\n\n#GuyanaOil #OilDiscovery #ExxonMobil #StabroekBlock #CaribbeanOil #OilBoom #EnergyGeopolitics #VenezuelaGuyana #Essequibo #OffshoreDrilling #EnergiGlobal #NegaraPetro #SumberDayaAlam #TransformasiEkonomi #EkonomiMinyak\n\nPenafian\n\nVideo ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Semua informasi didasarkan pada laporan yang tersedia untuk umum, publikasi pemerintah, dan sumber internasional terpercaya pada tahun 2026. Angka dan proyeksi dapat berubah dari waktu ke waktu karena faktor pasar, politik, atau operasional. Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan, hukum, atau investasi.", "post_id": "6AblD46ak5E"}}], "edges": [{"key": "Kimberley_PS08", "source": "Kimberley_PS08", "target": "ongen_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kimberley_PS08", "source": "Kimberley_PS08", "target": "ongen_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BambangSetyadix", "source": "BambangSetyadix", "target": "yesmar_banu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BambangSetyadix", "source": "BambangSetyadix", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "KPembuang25484", "source": "KPembuang25484", "target": "bps_statistics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Aminuddin001", "source": "Aminuddin001", "target": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabupaten.bogor", "source": "kabupaten.bogor", "target": "Rudy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kabupaten.bogor", "source": "kabupaten.bogor", "target": "H.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@WealthEmpir", "source": "@WealthEmpir", "target": "wealthempir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}