{"nodes": [{"key": "trinugroho162", "attributes": {"label": "trinugroho162", "x": 718.0333737250475, "y": 70.58660914006786, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052115539691200916", "id": "trinugroho162", "source": "retweet-000002", "content": "Sampe bank indonesia....\nudah ada buzzer nya??\nrupiah melemah gk sama dolar doang \nhampir semua mata uang abangku https:…", "post_id": "2052115539691200916"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 177.29964207400207, "y": 236.77473519518966, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 42.7286, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052115539691200916", "id": "LambeSahamjja", "source": "retweet-000002", "content": "Sampe bank indonesia....\nudah ada buzzer nya??\nrupiah melemah gk sama dolar doang \nhampir semua mata uang abangku https:…", "post_id": "2052115539691200916"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 131.04827075012182, "y": 674.1100270252776, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052237652573741343", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah (USD naik ke Rp17.366) punya dampak ganda:\n\nPositif: Ekspor jadi lebih murah & kompetitif, sektor pariwisata & komoditas untung, pendapatan perusahaan dolar naik.\n\nNegatif: Impor (minyak, bahan baku, elektronik) mahal → inflasi naik, cicilan utang luar negeri", "post_id": "2052237652573741343"}}, {"key": "ingpolur", "attributes": {"label": "ingpolur", "x": 954.5892222003753, "y": 837.1520957980691, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052237652573741343", "id": "ingpolur", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah (USD naik ke Rp17.366) punya dampak ganda:\n\nPositif: Ekspor jadi lebih murah & kompetitif, sektor pariwisata & komoditas untung, pendapatan perusahaan dolar naik.\n\nNegatif: Impor (minyak, bahan baku, elektronik) mahal → inflasi naik, cicilan utang luar negeri", "post_id": "2052237652573741343"}}, {"key": "sugandhibakrie", "attributes": {"label": "sugandhibakrie", "x": 242.57183952851423, "y": 653.7681777682205, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052199368707694946", "id": "sugandhibakrie", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo utk yg blass aku tdk setuju, sejak kapan  menangani nilai mudah, kalo mudah mengapa rupiah spt kerupuk basah, sdh lah selagi kalian tdk mempu menghasilkan devisa dan neraca perdagangan kita minus , jgn harap rupiah menguat ,\nKalo pun menguat BI intervensi berdarah2", "post_id": "2052199368707694946"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 627.0823754271983, "y": 501.72618897139785, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052199368707694946", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo utk yg blass aku tdk setuju, sejak kapan  menangani nilai mudah, kalo mudah mengapa rupiah spt kerupuk basah, sdh lah selagi kalian tdk mempu menghasilkan devisa dan neraca perdagangan kita minus , jgn harap rupiah menguat ,\nKalo pun menguat BI intervensi berdarah2", "post_id": "2052199368707694946"}}, {"key": "jerkdumbass", "attributes": {"label": "jerkdumbass", "x": 535.0450609833011, "y": 962.8924390305381, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052189891963011186", "id": "jerkdumbass", "source": "tweet-000004", "content": "setuju bang, justru menurut gue dengan kritik yang kritislah bentuk kontribusi kecil untuk perubahan. kalau cuma jadi silent major gak ada kritik apapun? yaudah aja ppn naik, kurs dolar naik, rupiah melemah, leluasa banget tuh pemerintah buat kebijakan seenaknya.", "post_id": "2052189891963011186"}}, {"key": "pandji", "attributes": {"label": "pandji", "x": 939.5683315725142, "y": 988.0653553749069, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052189891963011186", "id": "pandji", "source": "tweet-000004", "content": "setuju bang, justru menurut gue dengan kritik yang kritislah bentuk kontribusi kecil untuk perubahan. kalau cuma jadi silent major gak ada kritik apapun? yaudah aja ppn naik, kurs dolar naik, rupiah melemah, leluasa banget tuh pemerintah buat kebijakan seenaknya.", "post_id": "2052189891963011186"}}, {"key": "J0YCELLINE", "attributes": {"label": "J0YCELLINE", "x": 678.5829308358583, "y": 901.5395654692096, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052064574640423184", "id": "J0YCELLINE", "source": "tweet-000004", "content": "Pengen Indonesia segera pulih kembali, semua2nya murah tanpa ada inflasi, rupiah menguat, kita bisa punya pemimpin yang benar2 memihak rakya kecil.", "post_id": "2052064574640423184"}}, {"key": "rasabersalahhh", "attributes": {"label": "rasabersalahhh", "x": 150.19163299540395, "y": 921.0820653107005, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052064574640423184", "id": "rasabersalahhh", "source": "tweet-000004", "content": "Pengen Indonesia segera pulih kembali, semua2nya murah tanpa ada inflasi, rupiah menguat, kita bisa punya pemimpin yang benar2 memihak rakya kecil.", "post_id": "2052064574640423184"}}, {"key": "aenuddintan", "attributes": {"label": "aenuddintan", "x": 656.6155521874421, "y": 131.29505648059325, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052208981570093268", "id": "aenuddintan", "source": "tweet-000004", "content": "Tertinggi nyungsepny lol \nRupiah anjlok 17450/USD kalah sama zimbwawe\nIHSG <7000 jatuh ke titik nadir\nHarga bahan pokok merangkak naik \nKorupsi Makanan Beracun tidak gratis terus berjalan \nEwkwkwkwkwk babi", "post_id": "2052208981570093268"}}, {"key": "kangdede78", "attributes": {"label": "kangdede78", "x": 220.3903255646027, "y": 671.8468457118898, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052208981570093268", "id": "kangdede78", "source": "tweet-000004", "content": "Tertinggi nyungsepny lol \nRupiah anjlok 17450/USD kalah sama zimbwawe\nIHSG <7000 jatuh ke titik nadir\nHarga bahan pokok merangkak naik \nKorupsi Makanan Beracun tidak gratis terus berjalan \nEwkwkwkwkwk babi", "post_id": "2052208981570093268"}}, {"key": "patrickharimo", "attributes": {"label": "patrickharimo", "x": 800.1038173810655, "y": 582.5422688590654, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052271708376358972", "id": "patrickharimo", "source": "tweet-000004", "content": "Ngomong aja terus, auto beres semua. APBN minus ratusan T. IHSG terjun bebas, Ratio Hutang thdp PDB sdh jauh melampaui ambang batas, Rupiah anjlok thdp USD, padahal USD lagi rusak, Investor ora teko2, Seng teko ora invest. Lengkap sudah modal kehancuran ekonomi RI.", "post_id": "2052271708376358972"}}, {"key": "mulanbilqis", "attributes": {"label": "mulanbilqis", "x": 988.9866375140415, "y": 564.5683133696785, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052271708376358972", "id": "mulanbilqis", "source": "tweet-000004", "content": "Ngomong aja terus, auto beres semua. APBN minus ratusan T. IHSG terjun bebas, Ratio Hutang thdp PDB sdh jauh melampaui ambang batas, Rupiah anjlok thdp USD, padahal USD lagi rusak, Investor ora teko2, Seng teko ora invest. Lengkap sudah modal kehancuran ekonomi RI.", "post_id": "2052271708376358972"}}, {"key": "lensa_negeri", "attributes": {"label": "lensa_negeri", "x": 559.3428609558734, "y": 96.65576868350378, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052236360531255693", "id": "lensa_negeri", "source": "tweet-000004", "content": "Bandingkan era Habibie dan sekarang harus pakai konteks. Dulu rupiah rebound pasca krisis 98, sekarang semua negara kena tekanan dolar AS dan ekonomi global. Kurs bukan ditentukan jumlah menteri saja, tapi faktor ekonomi dunia, investasi, ekspor, dan kebijakan moneter.", "post_id": "2052236360531255693"}}, {"key": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "MurtadhaOne1", "x": 174.85196303417138, "y": 919.7649279453227, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052236360531255693", "id": "MurtadhaOne1", "source": "tweet-000004", "content": "Bandingkan era Habibie dan sekarang harus pakai konteks. Dulu rupiah rebound pasca krisis 98, sekarang semua negara kena tekanan dolar AS dan ekonomi global. Kurs bukan ditentukan jumlah menteri saja, tapi faktor ekonomi dunia, investasi, ekspor, dan kebijakan moneter.", "post_id": "2052236360531255693"}}, {"key": "mynameisrio26", "attributes": {"label": "mynameisrio26", "x": 323.1882493500673, "y": 299.22073401643536, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636937545560902930", "id": "mynameisrio26", "source": "tiktok-000001", "content": "Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (menyentuh level >Rp17.400 pada Mei 2026) berdampak signifikan, terutama kenaikan harga barang impor/bahan baku (imported inflation), beban biaya produksi industri manufaktur membengkak, penurunan daya beli masyarakat, serta risiko PHK. Kondisi ini juga menekan margin laba emiten di pasar modal dan meningkatkan potensi inflasi.  Dampak Utama Rupiah Melemah: Lonjakan Harga Barang Impor & Bahan Baku: Biaya impor barang konsumsi, elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri menjadi lebih mahal, langsung meningkatkan harga jual di pasar. Inflasi (Cost-Push Inflation): Kenaikan biaya bahan baku impor memicu kenaikan harga produk jadi (konsumen) secara umum, menyebabkan inflasi. Penurunan Daya Beli Masyarakat: Nilai riil pendapatan masyarakat menurun, membuat kemampuan belanja berkurang karena harga barang kebutuhan pokok dan non-pokok naik. Tekanan pada Sektor Industri & Manufaktur: Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor mengalami kenaikan biaya operasional, yang seringkali menyebabkan pengurangan margin laba atau pemotongan produksi. Beban Utang Luar Negeri Membengkak: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam Dolar AS harus membayar lebih banyak dalam Rupiah. Sentimen Negatif di Pasar Modal: Saham emiten berbasis impor cenderung tertekan, memengaruhi aliran modal asing dan kepercayaan investor. Sektor yang Diuntungkan: Eksportir (contoh: komoditas, sawit) berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dolar mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke Rupiah.  Strategi Menghadapi: Masyarakat disarankan menghemat, beralih ke produk lokal, dan mempertimbangkan instrumen investasi aman seperti emas. Bank Indonesia (BI) juga melakukan intervensi melalui bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan kurs.   #rupiahmelemah #usdollar #inflasi #beritaviral #fyp", "post_id": "7636937545560902930"}}, {"key": "bamhardy", "attributes": {"label": "bamhardy", "x": 322.79944846580065, "y": 108.33058867593581, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636937545560902930", "id": "bamhardy", "source": "tiktok-000001", "content": "Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (menyentuh level >Rp17.400 pada Mei 2026) berdampak signifikan, terutama kenaikan harga barang impor/bahan baku (imported inflation), beban biaya produksi industri manufaktur membengkak, penurunan daya beli masyarakat, serta risiko PHK. Kondisi ini juga menekan margin laba emiten di pasar modal dan meningkatkan potensi inflasi.  Dampak Utama Rupiah Melemah: Lonjakan Harga Barang Impor & Bahan Baku: Biaya impor barang konsumsi, elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri menjadi lebih mahal, langsung meningkatkan harga jual di pasar. Inflasi (Cost-Push Inflation): Kenaikan biaya bahan baku impor memicu kenaikan harga produk jadi (konsumen) secara umum, menyebabkan inflasi. Penurunan Daya Beli Masyarakat: Nilai riil pendapatan masyarakat menurun, membuat kemampuan belanja berkurang karena harga barang kebutuhan pokok dan non-pokok naik. Tekanan pada Sektor Industri & Manufaktur: Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor mengalami kenaikan biaya operasional, yang seringkali menyebabkan pengurangan margin laba atau pemotongan produksi. Beban Utang Luar Negeri Membengkak: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam Dolar AS harus membayar lebih banyak dalam Rupiah. Sentimen Negatif di Pasar Modal: Saham emiten berbasis impor cenderung tertekan, memengaruhi aliran modal asing dan kepercayaan investor. Sektor yang Diuntungkan: Eksportir (contoh: komoditas, sawit) berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dolar mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke Rupiah.  Strategi Menghadapi: Masyarakat disarankan menghemat, beralih ke produk lokal, dan mempertimbangkan instrumen investasi aman seperti emas. Bank Indonesia (BI) juga melakukan intervensi melalui bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan kurs.   #rupiahmelemah #usdollar #inflasi #beritaviral #fyp", "post_id": "7636937545560902930"}}, {"key": "@justclippers1", "attributes": {"label": "@justclippers1", "x": 602.9096092816377, "y": 969.3663399097663, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "rlw-c9MGJBc", "id": "@justclippers1", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah anjlok parah! 📉Setengah pendapatan negara buat bayar utang, kok bisa?\n\nRupiah terdepresiasi tajam menembus batas psikologis Rp17.200 per dolar, menjadikannya mata uang terburuk di Asia. Hampir setengah pendapatan negara habis untuk bayar utang.\nSC: YT  ⁨‪‬ \n\n#rupiah  #utangnegara  #ekonomi  #short", "post_id": "rlw-c9MGJBc"}}, {"key": "RaymondChins", "attributes": {"label": "RaymondChins", "x": 535.8368804812274, "y": 151.19682193581463, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rlw-c9MGJBc", "id": "RaymondChins", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah anjlok parah! 📉Setengah pendapatan negara buat bayar utang, kok bisa?\n\nRupiah terdepresiasi tajam menembus batas psikologis Rp17.200 per dolar, menjadikannya mata uang terburuk di Asia. Hampir setengah pendapatan negara habis untuk bayar utang.\nSC: YT  ⁨‪‬ \n\n#rupiah  #utangnegara  #ekonomi  #short", "post_id": "rlw-c9MGJBc"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 502.8141030037164, "y": 508.79905789023627, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2zI7Q7NxaXI", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Sopir Ditikam Akibat Knalpot Bising, Program CKG Capai 100 Juta Penduduk | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi, 7 Mei 2026\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, Seorang Pria Tertimbun\n2. Roboh! Rumah Dua Lantai, Timpa Dua Rumah Dan Mobil\n3. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api\n4. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk\n5. Viral! Sopir Pick Up Ditikam, Akibat Knalpot Bising\n6. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan\n7. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang\n8. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng\n9. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba\n10. Juri Bebaskan Eks Bintang NFL\n11. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka\n12. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat\n13. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko\n14. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar\n15. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus\n16. Serangan Rusia Tewaskan Belasan Warga Sipil Di Ukraina\n17. Seorang Turis Tewas Akibat Jatuh Dari Tebing Di Tiongkok\n18. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah\n19. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City\n20. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan\n21. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden\n22. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri\n23. Presiden Tidak Merubah Metode Pengangkatan Kapolri\n24. Menteri PKP Naikkan Kuota BSPS Untuk Warga Teritip\n25. Pemerintah Percepat Penanganan TBC\n26. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini\n27. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk\n28. Koops TNI Habema Berikan Layanan Kesehatan Di Pelosok Papua\n29. Pembangunan Jembatan Armco Suak Lele\n30. Tembok SDN 08 Tebet Barat Roboh\n31. Progres Huntara Di Sumatra Mencapai 93%\n32. Kemenhut-Barantin Teken MoU Sinergi Di Bidang Kehutanan\n33. Wujudkan Tata Kelola Akuntabel Dan SDM Unggul, Kemenpora Gelar Penguatan Kompetensi ASN\n34. Kemenhaj RI Rujuk 208 Jemaah Haji Ke RS Arab Saudi\n35. Suhu Arab Saudi Capai 40°C, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan\n36. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia\n37. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal\n38. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia\n39. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati\n40. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati\n41. Gubernur BI Respon Soal Nilai Tukar Rupiah\n42. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah\n43. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik\n44. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina\n45. Pemerintah Bakal Revisi Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA\n46. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik\n47. Menteri Pertanian Komitmen Berantas Mafia Di Sektor Pertanian\n48. Dirut Bulog Ajak BEM Se-Indonesia Cek Langsung Stok Beras Nasional\n49. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026\n50. Program MBG Murni Untuk Tingkatkan Kualitas Gizi Anak\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #Haji2026 #EkonomiIndonesia #Polri #Internasional #Kesehatan\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "2zI7Q7NxaXI"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 713.7056953867892, "y": 32.011310113481905, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.7286, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2zI7Q7NxaXI", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Sopir Ditikam Akibat Knalpot Bising, Program CKG Capai 100 Juta Penduduk | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi, 7 Mei 2026\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, Seorang Pria Tertimbun\n2. Roboh! Rumah Dua Lantai, Timpa Dua Rumah Dan Mobil\n3. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api\n4. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk\n5. Viral! Sopir Pick Up Ditikam, Akibat Knalpot Bising\n6. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan\n7. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang\n8. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng\n9. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba\n10. Juri Bebaskan Eks Bintang NFL\n11. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka\n12. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat\n13. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko\n14. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar\n15. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus\n16. Serangan Rusia Tewaskan Belasan Warga Sipil Di Ukraina\n17. Seorang Turis Tewas Akibat Jatuh Dari Tebing Di Tiongkok\n18. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah\n19. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City\n20. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan\n21. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden\n22. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri\n23. Presiden Tidak Merubah Metode Pengangkatan Kapolri\n24. Menteri PKP Naikkan Kuota BSPS Untuk Warga Teritip\n25. Pemerintah Percepat Penanganan TBC\n26. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini\n27. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk\n28. Koops TNI Habema Berikan Layanan Kesehatan Di Pelosok Papua\n29. Pembangunan Jembatan Armco Suak Lele\n30. Tembok SDN 08 Tebet Barat Roboh\n31. Progres Huntara Di Sumatra Mencapai 93%\n32. Kemenhut-Barantin Teken MoU Sinergi Di Bidang Kehutanan\n33. Wujudkan Tata Kelola Akuntabel Dan SDM Unggul, Kemenpora Gelar Penguatan Kompetensi ASN\n34. Kemenhaj RI Rujuk 208 Jemaah Haji Ke RS Arab Saudi\n35. Suhu Arab Saudi Capai 40°C, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan\n36. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia\n37. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal\n38. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia\n39. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati\n40. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati\n41. Gubernur BI Respon Soal Nilai Tukar Rupiah\n42. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah\n43. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik\n44. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina\n45. Pemerintah Bakal Revisi Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA\n46. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik\n47. Menteri Pertanian Komitmen Berantas Mafia Di Sektor Pertanian\n48. Dirut Bulog Ajak BEM Se-Indonesia Cek Langsung Stok Beras Nasional\n49. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026\n50. Program MBG Murni Untuk Tingkatkan Kualitas Gizi Anak\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #Haji2026 #EkonomiIndonesia #Polri #Internasional #Kesehatan\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "2zI7Q7NxaXI"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 350.41702992434176, "y": 280.6873288204601, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.985, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CZxzG_e6IxI", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "OJK Ubah Kebijakan Short Selling Ditunda & Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS!\n\nHalo sobat investor, selamat datang di channel Wawasan Cerdas!\n\n00:06 Rem Darurat OJK\nPernahkah kalian menyadari bahwa bursa saham kita sedang melewati fase yang sangat menantang, di mana IHSG sempat anjlok parah hingga kisaran 17,98% hingga 19% sejak awal tahun menuju awal Mei 2026? Tekanan ini memicu eksodus modal asing (capital outflow) besar-besaran, yang menarik dana hingga Rp48,95 triliun dari pasar saham kita! Di tengah kepanikan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpaksa menekan \"rem darurat\" dengan memperpanjang masa berlaku kebijakan stabilitas pasar hingga 14 September 2026. Langkah krusial ini mencakup penundaan implementasi fasilitas pembiayaan short-selling dan pemberian izin bagi emiten untuk melakukan buyback saham tanpa perlu menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).\n\n06:29 Kupas Regulasi OJK\nVideo kali ini di channel Wawasan Cerdas akan membongkar tuntas rahasia di balik layar kebijakan krisis ini! Keputusan darurat regulator ini ternyata dipicu oleh perfect storm atau badai sempurna yang menghantam bursa: eskalasi geopolitik di Selat Hormuz yang mengancam inflasi global, pelarian modal asing masif yang menekan Rupiah, serta sentimen teknikal dari status penangguhan (freeze) dan rebalancing indeks MSCI yang sangat membebani saham-saham raksasa penggerak indeks.\n\n15:26 Resiko Buyback Tanpa RUPS\nNamun, benarkah kebijakan ini sepenuhnya menguntungkan investor ritel, atau justru menyimpan bahaya terselubung? Kami akan membedah pisau bermata dua di balik pelonggaran bursa ini. Buyback tanpa RUPS memang bisa memberikan fleksibilitas untuk menyelamatkan momentum kejatuhan harga saham secara instan, namun kebijakan ini sangat berisiko memicu penggerusan arus kas bebas internal (cash depletion). Kas yang seharusnya krusial untuk ketahanan operasional, pelunasan utang, dan ekspansi bisnis justru dibakar habis demi menopang harga di bursa. Lebih mengejutkan lagi, kebijakan tanpa RUPS ini secara tidak langsung mem-bypass proses demokrasi korporasi dan mereduksi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) karena menghilangkan hak suara pemegang saham minoritas.\n\n22:32 Pil Pahit Intervensi Reulasi OJK\nAWAS JEBAKAN FOMO SAHAM! Saat emiten menggunakan kas perusahaan untuk memasang antrean beli yang tebal, institusi asing yang panik justru menjadikan buyback ini sebagai exit strategy atau karpet merah likuiditas untuk membuang saham mereka dengan nyaman di harga atas. Uang kas emiten pada akhirnya justru berpindah ke tangan asing, sementara investor ritel yang termakan judul berita FOMO sering kali malah nyangkut dan terjebak. Selain itu, penundaan short-selling secara terus-menerus terbukti dapat memicu bias optimisme semu, merusak kompas pembentukan harga wajar (price discovery), dan mengeringkan likuiditas bursa secara keseluruhan.\n\n30:46 Jebakan Gadai Saham\nDi akhir video, kita juga mengungkap potensi manipulasi moral hazard yang gelap. Uang perusahaan rawan dipakai murni untuk memborong saham guna menjaga nilai jaminan saham (share-pledging atau REPO) milik 'bos besar' demi menghindari paksaan jual (forced sell) akibat ancaman margin call dari perbankan.\n\nPastikan kalian menyimak penjelasan utuh ini agar menjadi investor yang rasional dan tidak mudah terjebak dalam fluktuasi pasar yang sedang terdistorsi. Jangan lupa untuk SUBSCRIBE channel Wawasan Cerdas, tekan tombol like, dan bagikan video edukasi finansial ini agar makin banyak investor ritel yang melek strategi bandar! Tulis pendapat atau curhat kalian di kolom komentar, emiten mana yang sedang kalian incar untuk diserok atau justru dihindari saat ini?\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHashtag: #IHSG #WawasanCerdas #InvestasiSaham #OJK #KrisisEkonomi #BuybackSaham #TradingSaham #PasarModal #SahamPemula #SahamARB #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #ShortSelling #AnalisaSaham #BelajarSaham #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "CZxzG_e6IxI"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 801.390821321165, "y": 315.3679313804194, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 55.4723, "eigenvector": 41.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CZxzG_e6IxI", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "OJK Ubah Kebijakan Short Selling Ditunda & Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS!\n\nHalo sobat investor, selamat datang di channel Wawasan Cerdas!\n\n00:06 Rem Darurat OJK\nPernahkah kalian menyadari bahwa bursa saham kita sedang melewati fase yang sangat menantang, di mana IHSG sempat anjlok parah hingga kisaran 17,98% hingga 19% sejak awal tahun menuju awal Mei 2026? Tekanan ini memicu eksodus modal asing (capital outflow) besar-besaran, yang menarik dana hingga Rp48,95 triliun dari pasar saham kita! Di tengah kepanikan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpaksa menekan \"rem darurat\" dengan memperpanjang masa berlaku kebijakan stabilitas pasar hingga 14 September 2026. Langkah krusial ini mencakup penundaan implementasi fasilitas pembiayaan short-selling dan pemberian izin bagi emiten untuk melakukan buyback saham tanpa perlu menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).\n\n06:29 Kupas Regulasi OJK\nVideo kali ini di channel Wawasan Cerdas akan membongkar tuntas rahasia di balik layar kebijakan krisis ini! Keputusan darurat regulator ini ternyata dipicu oleh perfect storm atau badai sempurna yang menghantam bursa: eskalasi geopolitik di Selat Hormuz yang mengancam inflasi global, pelarian modal asing masif yang menekan Rupiah, serta sentimen teknikal dari status penangguhan (freeze) dan rebalancing indeks MSCI yang sangat membebani saham-saham raksasa penggerak indeks.\n\n15:26 Resiko Buyback Tanpa RUPS\nNamun, benarkah kebijakan ini sepenuhnya menguntungkan investor ritel, atau justru menyimpan bahaya terselubung? Kami akan membedah pisau bermata dua di balik pelonggaran bursa ini. Buyback tanpa RUPS memang bisa memberikan fleksibilitas untuk menyelamatkan momentum kejatuhan harga saham secara instan, namun kebijakan ini sangat berisiko memicu penggerusan arus kas bebas internal (cash depletion). Kas yang seharusnya krusial untuk ketahanan operasional, pelunasan utang, dan ekspansi bisnis justru dibakar habis demi menopang harga di bursa. Lebih mengejutkan lagi, kebijakan tanpa RUPS ini secara tidak langsung mem-bypass proses demokrasi korporasi dan mereduksi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) karena menghilangkan hak suara pemegang saham minoritas.\n\n22:32 Pil Pahit Intervensi Reulasi OJK\nAWAS JEBAKAN FOMO SAHAM! Saat emiten menggunakan kas perusahaan untuk memasang antrean beli yang tebal, institusi asing yang panik justru menjadikan buyback ini sebagai exit strategy atau karpet merah likuiditas untuk membuang saham mereka dengan nyaman di harga atas. Uang kas emiten pada akhirnya justru berpindah ke tangan asing, sementara investor ritel yang termakan judul berita FOMO sering kali malah nyangkut dan terjebak. Selain itu, penundaan short-selling secara terus-menerus terbukti dapat memicu bias optimisme semu, merusak kompas pembentukan harga wajar (price discovery), dan mengeringkan likuiditas bursa secara keseluruhan.\n\n30:46 Jebakan Gadai Saham\nDi akhir video, kita juga mengungkap potensi manipulasi moral hazard yang gelap. Uang perusahaan rawan dipakai murni untuk memborong saham guna menjaga nilai jaminan saham (share-pledging atau REPO) milik 'bos besar' demi menghindari paksaan jual (forced sell) akibat ancaman margin call dari perbankan.\n\nPastikan kalian menyimak penjelasan utuh ini agar menjadi investor yang rasional dan tidak mudah terjebak dalam fluktuasi pasar yang sedang terdistorsi. Jangan lupa untuk SUBSCRIBE channel Wawasan Cerdas, tekan tombol like, dan bagikan video edukasi finansial ini agar makin banyak investor ritel yang melek strategi bandar! Tulis pendapat atau curhat kalian di kolom komentar, emiten mana yang sedang kalian incar untuk diserok atau justru dihindari saat ini?\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHashtag: #IHSG #WawasanCerdas #InvestasiSaham #OJK #KrisisEkonomi #BuybackSaham #TradingSaham #PasarModal #SahamPemula #SahamARB #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #ShortSelling #AnalisaSaham #BelajarSaham #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "CZxzG_e6IxI"}}], "edges": [{"key": "trinugroho162", "source": "trinugroho162", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "trinugroho162", "source": "trinugroho162", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ingpolur", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sugandhibakrie", "source": "sugandhibakrie", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jerkdumbass", "source": "jerkdumbass", "target": "pandji", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "J0YCELLINE", "source": "J0YCELLINE", "target": "rasabersalahhh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "aenuddintan", "source": "aenuddintan", "target": "kangdede78", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "patrickharimo", "source": "patrickharimo", "target": "mulanbilqis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "lensa_negeri", "source": "lensa_negeri", "target": "MurtadhaOne1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mynameisrio26", "source": "mynameisrio26", "target": "bamhardy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@justclippers1", "source": "@justclippers1", "target": "RaymondChins", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}