{"nodes": [{"key": "Ikhwanazis89", "attributes": {"label": "Ikhwanazis89", "x": 98.317994563901, "y": 291.3163131357942, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052155788085629422", "id": "Ikhwanazis89", "source": "tweet-000004", "content": "Betul kak.\nCek deh twit dia saat APBN defisit dan Rupiah melemah.\nBlaming ke subsidi BBM terus tapi tone deaf soal MBG-KDMP.\n\nFixed buzzerp berkedok media independen.", "post_id": "2052155788085629422"}}, {"key": "nakalbynight", "attributes": {"label": "nakalbynight", "x": 882.8676591395982, "y": 52.91756758444299, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.534, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052155788085629422", "id": "nakalbynight", "source": "tweet-000004", "content": "Betul kak.\nCek deh twit dia saat APBN defisit dan Rupiah melemah.\nBlaming ke subsidi BBM terus tapi tone deaf soal MBG-KDMP.\n\nFixed buzzerp berkedok media independen.", "post_id": "2052155788085629422"}}, {"key": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "BigAlphaID", "x": 813.7248190645367, "y": 165.40806861651757, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 47.534, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052155788085629422", "id": "BigAlphaID", "source": "tweet-000004", "content": "Betul kak.\nCek deh twit dia saat APBN defisit dan Rupiah melemah.\nBlaming ke subsidi BBM terus tapi tone deaf soal MBG-KDMP.\n\nFixed buzzerp berkedok media independen.", "post_id": "2052155788085629422"}}, {"key": "kominfopalembang", "attributes": {"label": "kominfopalembang", "x": 597.9412837308922, "y": 14.119420756543821, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 33.3572, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "kominfopalembang", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "aldyaiko", "attributes": {"label": "aldyaiko", "x": 297.9934835284458, "y": 10.370494242566753, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "aldyaiko", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "ratudewa", "attributes": {"label": "ratudewa", "x": 807.1330342801976, "y": 216.61654538293763, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "primasalam", "attributes": {"label": "primasalam", "x": 845.1416403081317, "y": 936.6358161771185, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "primasalam", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "aprizal1645", "attributes": {"label": "aprizal1645", "x": 604.426955696045, "y": 383.4357342760384, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "aprizal1645", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "adhy8328", "attributes": {"label": "adhy8328", "x": 911.8142740365703, "y": 886.741654146654, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "adhy8328", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "rheeta71", "attributes": {"label": "rheeta71", "x": 626.4175131802783, "y": 253.1967313622059, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "rheeta71", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "haryadialfat", "attributes": {"label": "haryadialfat", "x": 962.9721043136602, "y": 114.26020154861105, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "haryadialfat", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "fahmypay", "attributes": {"label": "fahmypay", "x": 374.55516897500553, "y": 561.1768657043389, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.9014, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891083240671572111_3954472584", "id": "fahmypay", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri LHK: Pengelolaan sampah di Palembang jadi contoh Nasional\n\nWali Kota Palembang Tuntaskan Masalah Sampah Lewat Proyek PSEL\n\nPALEMBANG, — Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan sampah melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Kecamatan Kertapati. \n\nProyek strategis nasional ini ditargetkan rampung pada Oktober mendatang dan diyakini menjadi solusi permanen bagi masalah sampah di Palembang serta wilayah sekitarnya. \n\nDalam kunjungan lapangan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Mohammad Jumhur Hidayat, Rabu (6/5/2026) menekankan pentingnya efisiensi operasional dengan menjaga kapasitas minimal 1.000 ton sampah per hari.\n\n Ia mendorong kerja sama aglomerasi dengan kabupaten tetangga agar fasilitas ini berfungsi optimal. \n\n“Jangan di bawah seribu ton. Jika kurang, kita dorong kerja sama dengan kabupaten sekitar,” tegasnya. \n\nMenteri juga memastikan dukungan tambahan armada angkut sampah. Rencananya, sekitar 50 unit mobil compactor akan direalisasikan melalui kombinasi pendanaan APBN, APBD, dan CSR. \n\nSelanjutnya dikolom komentar>>>\n\nVideo : Sella &  \n\nCc.", "post_id": "3891083240671572111_3954472584"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 382.2645002747793, "y": 317.76924200073955, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NSS_YHUv_Bw", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "UPDATE❗ ISRAEL NGEBET GEMPUR IRAN USAI SELAT HORMUZ KEMBALI MEMANAS\n\nPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkoordinasi dengan Amerika Serikat (AS) mengenai potensi serangan baru terhadap Iran menyusul ketegangan yang terjadi di Selat Hormuz yang mengancam gencatan senjata Selasa, mengutip sebuah sumber Israel.\n\nKoordinasi tersebut mencakup persiapan untuk kemungkinan serangan singkat yang menargetkan infrastruktur energi dan pejabat senior Iran, kata sumber tersebut.\n\nLaporan tersebut mengatakan bahwa banyak rencana telah disiapkan sebelum gencatan senjata pada awal April, tetapi keputusan untuk melanjutkan permusuhan bergantung pada Presiden Donald Trump.\n\nPada Minggu malam, Netanyahu memberikan pengarahan kepada para komandan militer senior bahwa Israel untuk bersiap konfrontasi dengan Iran dan akan melanjutkan upaya untuk membubarkan Hamas, menurut Channel 14.\n\n#viral #beritaterkini #beritaterbaru #beritahariini #iran #israel #netanyahu #rudalbalistik #selathormuz #perangiran\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Uray Rizki Hidayat\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "NSS_YHUv_Bw"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 548.7623245652604, "y": 12.358301542922167, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.7108, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NSS_YHUv_Bw", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "UPDATE❗ ISRAEL NGEBET GEMPUR IRAN USAI SELAT HORMUZ KEMBALI MEMANAS\n\nPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkoordinasi dengan Amerika Serikat (AS) mengenai potensi serangan baru terhadap Iran menyusul ketegangan yang terjadi di Selat Hormuz yang mengancam gencatan senjata Selasa, mengutip sebuah sumber Israel.\n\nKoordinasi tersebut mencakup persiapan untuk kemungkinan serangan singkat yang menargetkan infrastruktur energi dan pejabat senior Iran, kata sumber tersebut.\n\nLaporan tersebut mengatakan bahwa banyak rencana telah disiapkan sebelum gencatan senjata pada awal April, tetapi keputusan untuk melanjutkan permusuhan bergantung pada Presiden Donald Trump.\n\nPada Minggu malam, Netanyahu memberikan pengarahan kepada para komandan militer senior bahwa Israel untuk bersiap konfrontasi dengan Iran dan akan melanjutkan upaya untuk membubarkan Hamas, menurut Channel 14.\n\n#viral #beritaterkini #beritaterbaru #beritahariini #iran #israel #netanyahu #rudalbalistik #selathormuz #perangiran\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Uray Rizki Hidayat\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "NSS_YHUv_Bw"}}, {"key": "@ChaseCain", "attributes": {"label": "@ChaseCain", "x": 414.36019774372255, "y": 392.4530470074395, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZNuZVTU-tE4", "id": "@ChaseCain", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Trump secara tidak sengaja menciptakan Kesepakatan Baru Hijau (Green New Deal)?\n\nPerang Iran tahun 2026 telah mengungkap titik lemah Amerika: kerentanan kita terhadap harga minyak dan pasar global untuk bahan bakar fosil. Tetapi bagaimana jika kita tidak perlu lagi khawatir tentang harga bensin? Pelajaran bagi AS adalah bahwa kemerdekaan energi sejati tidak berasal dari pompa bensin—melainkan dari terhubung langsung ke matahari dan angin. Dalam pembahasan mendalam ini, saya mengeksplorasi jalan sebenarnya menuju kemerdekaan energi, mengapa kendaraan listrik lebih murah dan lebih efisien, dan apakah Presiden Trump secara tidak sengaja mempercepat transisi ke energi bersih.\n\nVideo ini menampilkan wawancara eksklusif satu lawan satu dengan Anggota Kongres Adam Smith, Anggota Peringkat Komite Angkatan Bersenjata DPR, untuk membahas konflik militer yang sedang berlangsung di Iran, apa arti perang tersebut bagi masa depan keamanan energi Amerika, dan apakah masih ada konsensus bipartisan untuk tenaga angin dan surya.\n\nPakar energi Universitas Stanford, Mark Jacobson, juga menjelaskan bagaimana transisi jaringan listrik kita dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan sepenuhnya akan menurunkan tagihan energi warga Amerika hingga 63%!\n\nBill McKibben, pendiri Third Act dan Sun Day, mengatakan bahwa melonjaknya biaya minyak dan gas mempercepat transisi ke energi bersih. Dan saat ini, Tiongkok paling diuntungkan dari keputusan Partai Republik untuk membatalkan insentif pajak bagi manufaktur energi hijau di AS dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.\n\n🌎 Terhubung dengan saya di: https://chasecain.com\n\n🇺🇸 Daftarkan diri Anda untuk memilih — atau periksa pendaftaran Anda di: https://vote.gov/\n\n📚 BAB:\n0:00 Kesepakatan Hijau Baru Trump\n0:44 Apa yang Diketahui Para Penyintas yang Hidup Mandiri\n1:25 Harga Bensin Melonjak\n1:56 China Meraup Keuntungan\n2:38 Kelemahan Perusahaan Minyak\n3:24 Energi Angin + Surya 63% Lebih Murah\n4:50 Anggota Kongres Adam Smith\n5:38 Kesepakatan Bipartisan di Kongres\n6:28 Dampak Lingkungan dari Perang Iran\n7:07 Kemandirian Energi Mandiri\n8:04 Ketergantungan pada Minyak Timur Tengah\n8:42 Apakah Orang Amerika Tidak Memilih untuk Lingkungan?\n\n10:08 Berhenti Mengatakan Perubahan Iklim\n12:25 Melibatkan Pemilih Amerika\n13:10 Frustrasi dengan Politik\n15:40 Statistik Mengejutkan dari Pemilu 2024\n\nPelacak Biaya Energi Perang Iran Universitas Brown: https://iranwarcost.watson.brown.edu/\n\nPenelitian  tentang kesenjangan antara perubahan iklim dan bagaimana orang Amerika memilih: https://www.environmentalvoter.org/up...", "post_id": "ZNuZVTU-tE4"}}, {"key": "EnvironmentalVoterProject", "attributes": {"label": "EnvironmentalVoterProject", "x": 340.7181739672503, "y": 81.92994543439181, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.7108, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZNuZVTU-tE4", "id": "EnvironmentalVoterProject", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Trump secara tidak sengaja menciptakan Kesepakatan Baru Hijau (Green New Deal)?\n\nPerang Iran tahun 2026 telah mengungkap titik lemah Amerika: kerentanan kita terhadap harga minyak dan pasar global untuk bahan bakar fosil. Tetapi bagaimana jika kita tidak perlu lagi khawatir tentang harga bensin? Pelajaran bagi AS adalah bahwa kemerdekaan energi sejati tidak berasal dari pompa bensin—melainkan dari terhubung langsung ke matahari dan angin. Dalam pembahasan mendalam ini, saya mengeksplorasi jalan sebenarnya menuju kemerdekaan energi, mengapa kendaraan listrik lebih murah dan lebih efisien, dan apakah Presiden Trump secara tidak sengaja mempercepat transisi ke energi bersih.\n\nVideo ini menampilkan wawancara eksklusif satu lawan satu dengan Anggota Kongres Adam Smith, Anggota Peringkat Komite Angkatan Bersenjata DPR, untuk membahas konflik militer yang sedang berlangsung di Iran, apa arti perang tersebut bagi masa depan keamanan energi Amerika, dan apakah masih ada konsensus bipartisan untuk tenaga angin dan surya.\n\nPakar energi Universitas Stanford, Mark Jacobson, juga menjelaskan bagaimana transisi jaringan listrik kita dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan sepenuhnya akan menurunkan tagihan energi warga Amerika hingga 63%!\n\nBill McKibben, pendiri Third Act dan Sun Day, mengatakan bahwa melonjaknya biaya minyak dan gas mempercepat transisi ke energi bersih. Dan saat ini, Tiongkok paling diuntungkan dari keputusan Partai Republik untuk membatalkan insentif pajak bagi manufaktur energi hijau di AS dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.\n\n🌎 Terhubung dengan saya di: https://chasecain.com\n\n🇺🇸 Daftarkan diri Anda untuk memilih — atau periksa pendaftaran Anda di: https://vote.gov/\n\n📚 BAB:\n0:00 Kesepakatan Hijau Baru Trump\n0:44 Apa yang Diketahui Para Penyintas yang Hidup Mandiri\n1:25 Harga Bensin Melonjak\n1:56 China Meraup Keuntungan\n2:38 Kelemahan Perusahaan Minyak\n3:24 Energi Angin + Surya 63% Lebih Murah\n4:50 Anggota Kongres Adam Smith\n5:38 Kesepakatan Bipartisan di Kongres\n6:28 Dampak Lingkungan dari Perang Iran\n7:07 Kemandirian Energi Mandiri\n8:04 Ketergantungan pada Minyak Timur Tengah\n8:42 Apakah Orang Amerika Tidak Memilih untuk Lingkungan?\n\n10:08 Berhenti Mengatakan Perubahan Iklim\n12:25 Melibatkan Pemilih Amerika\n13:10 Frustrasi dengan Politik\n15:40 Statistik Mengejutkan dari Pemilu 2024\n\nPelacak Biaya Energi Perang Iran Universitas Brown: https://iranwarcost.watson.brown.edu/\n\nPenelitian  tentang kesenjangan antara perubahan iklim dan bagaimana orang Amerika memilih: https://www.environmentalvoter.org/up...", "post_id": "ZNuZVTU-tE4"}}, {"key": "@GEP-GeoEkonomiPolitik", "attributes": {"label": "@GEP-GeoEkonomiPolitik", "x": 977.1217214400183, "y": 37.26844756008185, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Qhy_W7hN58c", "id": "@GEP-GeoEkonomiPolitik", "source": "youtube-000001", "content": "Taruhan Rp116T! 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II: Lompatan Besar atau Taruhan Berisiko?\n\nRp116 triliun digelontorkan.\n13 proyek hilirisasi nasional langsung dijalankan.\n\nPertanyaannya… ini langkah strategis menuju kedaulatan ekonomi… atau justru taruhan besar yang penuh risiko?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara tajam program Hilirisasi Nasional Tahap II—mulai dari sektor energi, mineral, hingga pertanian. Pemerintah mendorong Indonesia untuk tidak lagi sekadar menjual bahan mentah, tapi naik kelas menjadi negara industri berbasis nilai tambah.\n\nNamun di balik ambisi besar ini, ada banyak pertanyaan penting:\nApakah Indonesia benar-benar siap dari sisi teknologi dan SDM?\nSeberapa besar risiko ketergantungan terhadap asing?\nDan apakah manfaatnya benar-benar akan dirasakan oleh rakyat?\n\nDi tengah dunia yang sedang berubah—dengan konflik global, krisis energi, dan perebutan sumber daya—Indonesia mencoba mengambil posisi baru dalam peta ekonomi global.\n\nIni bukan sekadar proyek ekonomi.\nIni adalah pertarungan arah masa depan Indonesia.\n\n📊 Apakah ini lompatan besar… atau langkah yang terlalu berani?\n\nTonton sampai akhir, karena kita akan bongkar sisi yang jarang dibahas.\n\n📌 Jangan lupa:\n👍 Like jika kamu suka analisis seperti ini\n💬 Tulis pendapat kamu di komentar\n🔔 Subscribe untuk konten geo-ekonomi & geopolitik terbaru\nsource:    /    \n#Hilirisasi\n#EkonomiIndonesia\n#Geopolitik\n#Investasi\n#Prabowo\n#IndustriNasional\n#EkonomiGlobal\n#NikelIndonesia\n#Energi\n#AnalisisEkonomi", "post_id": "Qhy_W7hN58c"}}, {"key": "sekretariatpresiden", "attributes": {"label": "sekretariatpresiden", "x": 606.653590599927, "y": 630.7298688584499, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.7108, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Qhy_W7hN58c", "id": "sekretariatpresiden", "source": "youtube-000001", "content": "Taruhan Rp116T! 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II: Lompatan Besar atau Taruhan Berisiko?\n\nRp116 triliun digelontorkan.\n13 proyek hilirisasi nasional langsung dijalankan.\n\nPertanyaannya… ini langkah strategis menuju kedaulatan ekonomi… atau justru taruhan besar yang penuh risiko?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara tajam program Hilirisasi Nasional Tahap II—mulai dari sektor energi, mineral, hingga pertanian. Pemerintah mendorong Indonesia untuk tidak lagi sekadar menjual bahan mentah, tapi naik kelas menjadi negara industri berbasis nilai tambah.\n\nNamun di balik ambisi besar ini, ada banyak pertanyaan penting:\nApakah Indonesia benar-benar siap dari sisi teknologi dan SDM?\nSeberapa besar risiko ketergantungan terhadap asing?\nDan apakah manfaatnya benar-benar akan dirasakan oleh rakyat?\n\nDi tengah dunia yang sedang berubah—dengan konflik global, krisis energi, dan perebutan sumber daya—Indonesia mencoba mengambil posisi baru dalam peta ekonomi global.\n\nIni bukan sekadar proyek ekonomi.\nIni adalah pertarungan arah masa depan Indonesia.\n\n📊 Apakah ini lompatan besar… atau langkah yang terlalu berani?\n\nTonton sampai akhir, karena kita akan bongkar sisi yang jarang dibahas.\n\n📌 Jangan lupa:\n👍 Like jika kamu suka analisis seperti ini\n💬 Tulis pendapat kamu di komentar\n🔔 Subscribe untuk konten geo-ekonomi & geopolitik terbaru\nsource:    /    \n#Hilirisasi\n#EkonomiIndonesia\n#Geopolitik\n#Investasi\n#Prabowo\n#IndustriNasional\n#EkonomiGlobal\n#NikelIndonesia\n#Energi\n#AnalisisEkonomi", "post_id": "Qhy_W7hN58c"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 890.0750869022465, "y": 432.7602846546382, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.3572, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 218.2762020271224, "y": 492.2057231528959, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.4077, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 676.1362907397927, "y": 603.4603483015343, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.4077, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 243.56825896584633, "y": 558.5290989848579, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.4077, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 565.4239234273755, "y": 242.88297613325693, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.4077, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 219.5778421188188, "y": 824.8632214916028, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.4077, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 740.2745844755904, "y": 784.8680220164172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.4077, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2Kz57CM5Ybo", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "China–Iran Bertemu di Beijing, Ketegangan Selat Hormuz Makin Memanas | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Beijing di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya terkait konflik di Selat Hormuz. Pertemuan ini berlangsung hanya sepekan sebelum rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping.\n\nDi tengah situasi yang memanas, China tetap mengambil posisi relatif netral dengan menentang serangan terhadap kedaulatan Iran serta mendorong upaya diplomasi. Beijing juga menyerukan pentingnya gencatan senjata dan pembukaan akses di Selat Hormuz guna menjaga stabilitas perdagangan global dan pasokan energi dunia.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2Kz57CM5Ybo"}}], "edges": [{"key": "Ikhwanazis89", "source": "Ikhwanazis89", "target": "nakalbynight", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Ikhwanazis89", "source": "Ikhwanazis89", "target": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aldyaiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "adhy8328", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "rheeta71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "haryadialfat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kominfopalembang", "source": "kominfopalembang", "target": "fahmypay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ChaseCain", "source": "@ChaseCain", "target": "EnvironmentalVoterProject", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@GEP-GeoEkonomiPolitik", "source": "@GEP-GeoEkonomiPolitik", "target": "sekretariatpresiden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}