{"nodes": [{"key": "pagidanhujan", "attributes": {"label": "pagidanhujan", "x": 738.3886706941535, "y": 625.8800765832392, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.6652, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044419736453419412", "id": "pagidanhujan", "source": "retweet-000002", "content": "Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Mata uang Garuda turun 16 poin atau 0,09…", "post_id": "2044419736453419412"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 769.8790817604396, "y": 969.7189869508142, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 51.5633, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2044419736453419412", "id": "kompascom", "source": "retweet-000002", "content": "Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Mata uang Garuda turun 16 poin atau 0,09…", "post_id": "2044419736453419412"}}, {"key": "miripkale", "attributes": {"label": "miripkale", "x": 850.8315675292367, "y": 214.8961701363502, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.6652, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044476290456236136", "id": "miripkale", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan mata uang lain yg menguat, tapi rupiah yg melemah. Kerja yg. Bener wok", "post_id": "2044476290456236136"}}, {"key": "TxtdariHI", "attributes": {"label": "TxtdariHI", "x": 630.2535684607901, "y": 319.0626256832376, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.2979, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044476290456236136", "id": "TxtdariHI", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan mata uang lain yg menguat, tapi rupiah yg melemah. Kerja yg. Bener wok", "post_id": "2044476290456236136"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 263.1261157274669, "y": 419.75278501990255, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.2979, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044476290456236136", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan mata uang lain yg menguat, tapi rupiah yg melemah. Kerja yg. Bener wok", "post_id": "2044476290456236136"}}, {"key": "RyanTama1421160", "attributes": {"label": "RyanTama1421160", "x": 250.85625832559856, "y": 320.1267580673176, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.6652, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2044411159747731860", "id": "RyanTama1421160", "source": "tweet-000004", "content": "Walaupun berdampak positif jangka pendek terhadap naker bergaji valas,eksportir produk berkomponen bsr bhn/brg lokal,pelaku2 usaha bid pariwisata domestik,tp dlm jgka pjg scr umum/makro ekonomi  & daya beli ya bakal surem,apalagi Rp juga melemah terhdp Ringgit,$Singapura,Yen Jpn.", "post_id": "2044411159747731860"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 28.714947247468924, "y": 339.64116845564007, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 39.4177, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3875070615083074566_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan pekan ini. \n\nPada Senin (13/4) pagi, rupiah tercatat turun 17 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.121 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.104 per dolar AS.\n\nPelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.\n\nAnalis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari meningkatnya ketidakpastian setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang akan menutup Selat Hormuz usai gagalnya negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad.\n\n“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng (Timur Tengah) menyusul ancaman Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ucapnya, dikutip dari Antara.\n\nMengutip laporan Sputnik, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera melakukan blokade angkatan laut di Selat Hormuz.\n\nReuters juga melaporkan Trump dala  pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan sikap keras terhadap aktivitas maritim yang terkait Iran.\n\n\"Tidak seorang pun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas. Setiap warga Iran yang menembak kita, atau kapal-kapal damai, akan DIHANCURKAN!\" tulis Trump.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3875070615083074566_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 593.7053816707893, "y": 368.9107630206252, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 39.4177, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875070615083074566_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan pekan ini. \n\nPada Senin (13/4) pagi, rupiah tercatat turun 17 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.121 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.104 per dolar AS.\n\nPelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.\n\nAnalis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari meningkatnya ketidakpastian setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang akan menutup Selat Hormuz usai gagalnya negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad.\n\n“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng (Timur Tengah) menyusul ancaman Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ucapnya, dikutip dari Antara.\n\nMengutip laporan Sputnik, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera melakukan blokade angkatan laut di Selat Hormuz.\n\nReuters juga melaporkan Trump dala  pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan sikap keras terhadap aktivitas maritim yang terkait Iran.\n\n\"Tidak seorang pun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas. Setiap warga Iran yang menembak kita, atau kapal-kapal damai, akan DIHANCURKAN!\" tulis Trump.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3875070615083074566_10864878485"}}, {"key": "indonesia.bernarasi", "attributes": {"label": "indonesia.bernarasi", "x": 882.6728699713935, "y": 752.3487346425273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.6652, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628921058095058197", "id": "indonesia.bernarasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini, seiring DXY turun 0,18% ke 99,253. Dari 11 mata uang, 7 menguat dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke Rp16.895/US$. Penguatan juga terjadi pada dolar Taiwan, rupee India, won Korea, dong Vietnam, ringgit Malaysia, dan yuan China. Sementara itu, 4 mata uang melemah: baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, dan dolar Singapura. Sentimen positif dipicu harapan negosiasi AS–Iran yang menekan dolar dan harga minyak, meski pasar tetap waspada terhadap potensi suku bunga tinggi lebih lama dari The Fed. Cr:   #rupiah #matauang #indonesia #keuangan #ekonomiindonesia", "post_id": "7628921058095058197"}}, {"key": "CryptoCentric", "attributes": {"label": "CryptoCentric", "x": 639.9785247382974, "y": 81.50550812997682, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 41.9306, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628921058095058197", "id": "CryptoCentric", "source": "tiktok-000001", "content": "Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini, seiring DXY turun 0,18% ke 99,253. Dari 11 mata uang, 7 menguat dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke Rp16.895/US$. Penguatan juga terjadi pada dolar Taiwan, rupee India, won Korea, dong Vietnam, ringgit Malaysia, dan yuan China. Sementara itu, 4 mata uang melemah: baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, dan dolar Singapura. Sentimen positif dipicu harapan negosiasi AS–Iran yang menekan dolar dan harga minyak, meski pasar tetap waspada terhadap potensi suku bunga tinggi lebih lama dari The Fed. Cr:   #rupiah #matauang #indonesia #keuangan #ekonomiindonesia", "post_id": "7628921058095058197"}}, {"key": "jtv_malang", "attributes": {"label": "jtv_malang", "x": 87.23646561654941, "y": 41.0428690316903, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.6652, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628509659803979028", "id": "jtv_malang", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah video yang diunggah warganet memperlihatkan koleksi uang rupiah Indonesia, mulai dari edisi terbaru hingga yang terlama. Dalam tayangan tersebut, terlihat perubahan desain, warna, hingga tokoh yang menghiasi setiap pecahan uang dari masa ke masa. Konten ini pun menarik perhatian karena menggambarkan perjalanan sejarah mata uang Indonesia secara visual. Source : Instagram  #jtvmalangofficial", "post_id": "7628509659803979028"}}, {"key": "vedawsm", "attributes": {"label": "vedawsm", "x": 99.20516795448553, "y": 462.02049276388647, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 41.9306, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628509659803979028", "id": "vedawsm", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah video yang diunggah warganet memperlihatkan koleksi uang rupiah Indonesia, mulai dari edisi terbaru hingga yang terlama. Dalam tayangan tersebut, terlihat perubahan desain, warna, hingga tokoh yang menghiasi setiap pecahan uang dari masa ke masa. Konten ini pun menarik perhatian karena menggambarkan perjalanan sejarah mata uang Indonesia secara visual. Source : Instagram  #jtvmalangofficial", "post_id": "7628509659803979028"}}, {"key": "harrymedina.7273", "attributes": {"label": "harrymedina.7273", "x": 932.7354677275001, "y": 937.5375516589569, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.6652, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 0, "out_degree": 26, "degree": 26}, "_id": "7628910453107723528", "id": "harrymedina.7273", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Ahadsan", "attributes": {"label": "Ahadsan", "x": 284.3922062862825, "y": 566.475851271462, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Ahadsan", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Datoobama", "attributes": {"label": "Datoobama", "x": 345.40112867408214, "y": 612.7586327044842, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Datoobama", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Hidden", "attributes": {"label": "Hidden", "x": 225.31790602255307, "y": 586.4088826882581, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Hidden", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Malaydesh", "attributes": {"label": "Malaydesh", "x": 773.8427351263839, "y": 807.6290115687898, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Malaydesh", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "andiaskarbotak76", "x": 895.4712547264671, "y": 107.32609823424532, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "andiaskarbotak76", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "yudie", "attributes": {"label": "yudie", "x": 944.1636316949983, "y": 273.68305715203667, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "yudie", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "maha", "attributes": {"label": "maha", "x": 379.46219496862733, "y": 418.9694523782187, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "maha", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "KAKEK", "attributes": {"label": "KAKEK", "x": 535.8008278225559, "y": 907.2604464884481, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "KAKEK", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "OFFICIAL", "x": 910.1885863566553, "y": 467.1223771465838, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "OFFICIAL", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "SUHARNO", "attributes": {"label": "SUHARNO", "x": 969.0803675954375, "y": 481.2550937673592, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "SUHARNO", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "muhyidinsoleh14", "attributes": {"label": "muhyidinsoleh14", "x": 139.35899649750382, "y": 669.4343840606656, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "muhyidinsoleh14", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "pembasmi", "attributes": {"label": "pembasmi", "x": 126.50478575898549, "y": 445.79989928610576, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "pembasmi", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Malayu", "attributes": {"label": "Malayu", "x": 386.9072461740827, "y": 5.1320049511829335, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Malayu", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "datuk", "attributes": {"label": "datuk", "x": 775.8291984146966, "y": 312.01817273640887, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "datuk", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "aktivisham98", "attributes": {"label": "aktivisham98", "x": 992.2801439677143, "y": 295.8852039666897, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "aktivisham98", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "TikTok", "attributes": {"label": "TikTok", "x": 806.9260310632588, "y": 930.1205951633522, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "TikTok", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "RYAN", "attributes": {"label": "RYAN", "x": 326.7858338456472, "y": 836.0493830437133, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "RYAN", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "LAMMY", "attributes": {"label": "LAMMY", "x": 520.456296947143, "y": 81.009667725497, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "LAMMY", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Nurdin", "attributes": {"label": "Nurdin", "x": 999.881544852459, "y": 463.8735430670238, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Nurdin", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Anik", "attributes": {"label": "Anik", "x": 15.739786316411152, "y": 531.6603135021068, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Anik", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "aly", "attributes": {"label": "aly", "x": 396.5135659606446, "y": 964.0282139797295, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "aly", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "Man", "attributes": {"label": "Man", "x": 758.2101217023736, "y": 618.3742188310976, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "Man", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "jancokkeren232", "attributes": {"label": "jancokkeren232", "x": 100.1914690454797, "y": 830.0253921535257, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "jancokkeren232", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "alfighoni781", "attributes": {"label": "alfighoni781", "x": 918.7219971061505, "y": 137.45131889994133, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "alfighoni781", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}, {"key": "keylie", "attributes": {"label": "keylie", "x": 855.3819035541218, "y": 994.7460376319362, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4061, "eigenvector": 38.4615, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628910453107723528", "id": "keylie", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2089 - Dalam CT Corp Leadership Forum, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa saat ini belum waktunya untuk menyatukan mata uang ringgit dan rupiah.  Fokus utama kerja sama adalah memperkuat stabilitas kedua mata uang dan kolaborasi ekonomi, bukan penyatuan moneter. \t•\tKonteks Diskusi: Diskusi ini berlangsung dalam dialog khusus antara Anwar Ibrahim dan Chairul Tanjung. \t•\tFokus Kerjasama: Anwar menekankan pentingnya kolaborasi, terutama dalam industri seperti kelapa sawit di mana Indonesia dan Malaysia menguasai pangsa pasar yang besar. \t•\tTujuan utama: Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, termasuk mengatasi isu pekerja migran dan meningkatkan kerjasama ekonomi. POV #POV  𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan   Aditya putra  dewa  BIRU  KARIPAP🇲🇾🇧🇩   💥💥  wabah  Kumuha  paπtat 🇮🇳❤🇲🇾❤🇧🇩  Troll🇲🇾🇮🇳🇧🇩   News    ahmad EPHOY @☬ ARIE [LBK] ☬  Matun  Sumantri  Mandalika    🇲🇾", "post_id": "7628910453107723528"}}], "edges": [{"key": "pagidanhujan", "source": "pagidanhujan", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pagidanhujan", "source": "pagidanhujan", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "miripkale", "source": "miripkale", "target": "TxtdariHI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "miripkale", "source": "miripkale", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RyanTama1421160", "source": "RyanTama1421160", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesia.bernarasi", "source": "indonesia.bernarasi", "target": "CryptoCentric", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jtv_malang", "source": "jtv_malang", "target": "vedawsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Ahadsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Datoobama", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Hidden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Malaydesh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "yudie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "maha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "KAKEK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "SUHARNO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "muhyidinsoleh14", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "pembasmi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Malayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "datuk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Malaydesh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "aktivisham98", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "TikTok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "RYAN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "LAMMY", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Nurdin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Anik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "aly", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Man", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "jancokkeren232", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "alfighoni781", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "keylie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}