{"nodes": [{"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 476.8424967651901, "y": 261.9396047664807, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 69.3069, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 309.9096732036356, "y": 987.9679829754598, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.7228, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 710.8706662531367, "y": 467.0822054821904, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.7228, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 319.4895883254201, "y": 501.42941787805626, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.7228, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 886.6935043263875, "y": 409.75590484164684, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.7228, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 871.6528440041391, "y": 430.4814285539502, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.7228, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 117.35351116449044, "y": 661.4487078949368, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.7228, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FmwKHN5XP8w", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Guyur Insentif Likuiditas Rp427,9 Triliun per April 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia melaporkan telah menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp427,9 triliun hingga pekan pertama April 2026 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas dan mempercepat penurunan suku bunga pinjaman. Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini diperkuat melalui program PINISI 2026 yang fokus mendukung pembiayaan UMKM serta sektor strategis seperti pertanian dan perumahan. BI menilai kondisi likuiditas perbankan masih sangat kuat, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang meningkat 13,55 persen secara tahunan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "FmwKHN5XP8w"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 412.3447559608182, "y": 48.24603900931634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 69.3069, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2QlkFqmf7XQ", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "7 Langkah Penting BI Perkuat Rupiah\n\nDi tengah dinamika global yang masih memengaruhi pergerakan nilai tukar, Rupiah menghadapi berbagai tekanan dalam jangka pendek.\n\nNamun #SobatRupiah, penting untuk dipahami bahwa kondisi ini tak terlepas dari faktor global dan musiman. mulai dari kenaikan suku bunga global, penguatan dolar AS, hingga peningkatan kebutuhan valas pada periode tertentu.\n\nDi balik itu, fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi yang terkendali, serta cadangan devisa yang memadai menjadi penopang penting bagi stabilitas Rupiah.\n\nSebagai respons terhadap dinamika tersebut, Gubernur Bank Indonesia memaparkan 7 langkah strategis yang ditempuh untuk #BeriMakna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, baik melalui intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga koordinasi erat dengan Pemerintah.\n\nYuk, Simak penjelasan lengkapnya di video ini!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "2QlkFqmf7XQ"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 359.95990163495793, "y": 647.1846912700435, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 98.7624, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2QlkFqmf7XQ", "id": "bank_indonesia", "source": "youtube-000001", "content": "7 Langkah Penting BI Perkuat Rupiah\n\nDi tengah dinamika global yang masih memengaruhi pergerakan nilai tukar, Rupiah menghadapi berbagai tekanan dalam jangka pendek.\n\nNamun #SobatRupiah, penting untuk dipahami bahwa kondisi ini tak terlepas dari faktor global dan musiman. mulai dari kenaikan suku bunga global, penguatan dolar AS, hingga peningkatan kebutuhan valas pada periode tertentu.\n\nDi balik itu, fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi yang terkendali, serta cadangan devisa yang memadai menjadi penopang penting bagi stabilitas Rupiah.\n\nSebagai respons terhadap dinamika tersebut, Gubernur Bank Indonesia memaparkan 7 langkah strategis yang ditempuh untuk #BeriMakna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, baik melalui intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga koordinasi erat dengan Pemerintah.\n\nYuk, Simak penjelasan lengkapnya di video ini!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "2QlkFqmf7XQ"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 962.5615026329796, "y": 740.0322244338557, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 98.7624, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2QlkFqmf7XQ", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "7 Langkah Penting BI Perkuat Rupiah\n\nDi tengah dinamika global yang masih memengaruhi pergerakan nilai tukar, Rupiah menghadapi berbagai tekanan dalam jangka pendek.\n\nNamun #SobatRupiah, penting untuk dipahami bahwa kondisi ini tak terlepas dari faktor global dan musiman. mulai dari kenaikan suku bunga global, penguatan dolar AS, hingga peningkatan kebutuhan valas pada periode tertentu.\n\nDi balik itu, fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi yang terkendali, serta cadangan devisa yang memadai menjadi penopang penting bagi stabilitas Rupiah.\n\nSebagai respons terhadap dinamika tersebut, Gubernur Bank Indonesia memaparkan 7 langkah strategis yang ditempuh untuk #BeriMakna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, baik melalui intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga koordinasi erat dengan Pemerintah.\n\nYuk, Simak penjelasan lengkapnya di video ini!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "2QlkFqmf7XQ"}}, {"key": "@MarketInsiderShow", "attributes": {"label": "@MarketInsiderShow", "x": 310.1105050113203, "y": 615.5314605470468, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 69.3069, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "lV-EPXO49Ig", "id": "@MarketInsiderShow", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Penyebab Menurunnya Daya Beli? | Daniel Lacalle\n\nPasokan uang global tumbuh dengan laju tercepat sejak tahun 2021, dan pendorong di baliknya lebih dalam daripada sekadar suku bunga. Perbedaan ini penting karena mengubah siapa yang memegang kendali sebenarnya atas inflasi, daya beli, dan harga aset. Siapa yang sebenarnya memutuskan berapa banyak uang yang ada, dan apa artinya bagi nilai tabungan Anda? Dalam episode ini, ekonom Daniel Lacalle bergabung dengan kami untuk meneliti apa yang sebenarnya mendorong percepatan likuiditas global dan apa artinya bagi siapa pun yang mencoba mempertahankan nilai penghasilan mereka.\n\n-----\n01:51 Siapa yang Mencetak Uang Paling Banyak?\n\n02:58 Inflasi dan Risiko Meningkatnya Utang\n04:57 Mengapa Pertumbuhan AS Terlihat Berbeda\n07:30 Masalah Utang China Semakin Memburuk\n09:59 Mengapa Eropa Terus Berbelanja\n11:40 Perpecahan Ekonomi AS-China\n13:26 Gangguan Selat Hormuz Melanda Asia\n16:24 Mengapa Aset Terus Meningkat\n19:10 Mengapa Dolar Masih Memimpin\n21:25 Arah Baru Fed\n23:01 Bagaimana Pasokan Uang Sebenarnya Bekerja\n26:42 Krisis Kota Hantu China\n28:32 Bisakah China Menghindari Kehancuran?\n\n----- Mari Tetap Terhubung:\n• Substack - https://substack.com/\n• X (Twitter) -   / mktinsidershow  \n• Linkedin -   / market-insider-show  \n-----\nVideo yang ditampilkan dalam video ini adalah ini dari yang terbaik dan tidak secara tidak langsung mengembalikan suara Market Penyidik. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘪𝘥𝘦𝘳𝘦𝘥 𝘧𝘪𝘯𝘢𝘯𝘤𝘪𝘢𝘭, 𝘪𝘯𝘷𝘦𝘴𝘵𝘮𝘦𝘯𝘵, 𝘰𝘳 𝘭𝘦𝘨𝘢𝘭 𝘢𝘥𝘷𝘪𝘤𝘦. 𝘈𝘭𝘸𝘢𝘺𝘴 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘶𝘭𝘵 𝘢 𝘲𝘶𝘢𝘭𝘪𝘧𝘪𝘦𝘥 𝘱𝘳𝘰𝘧𝘦𝘴𝘴𝘪𝘰𝘯𝘢𝘭 𝘣𝘦𝘧𝘰𝘳𝘦 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘧𝘪𝘯𝘢𝘯𝘤𝘪𝘢𝘭 Dekisi. Beberapa tautan dalam dekritifisi mungkin merupakan tautan yang bermanfaat.\n\n#ekonomi #analisispasar #pendidikankeuangan", "post_id": "lV-EPXO49Ig"}}, {"key": "themarketinside...", "attributes": {"label": "themarketinside...", "x": 15.654340460455662, "y": 216.62219349281654, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 128.2179, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "lV-EPXO49Ig", "id": "themarketinside...", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Penyebab Menurunnya Daya Beli? | Daniel Lacalle\n\nPasokan uang global tumbuh dengan laju tercepat sejak tahun 2021, dan pendorong di baliknya lebih dalam daripada sekadar suku bunga. Perbedaan ini penting karena mengubah siapa yang memegang kendali sebenarnya atas inflasi, daya beli, dan harga aset. Siapa yang sebenarnya memutuskan berapa banyak uang yang ada, dan apa artinya bagi nilai tabungan Anda? Dalam episode ini, ekonom Daniel Lacalle bergabung dengan kami untuk meneliti apa yang sebenarnya mendorong percepatan likuiditas global dan apa artinya bagi siapa pun yang mencoba mempertahankan nilai penghasilan mereka.\n\n-----\n01:51 Siapa yang Mencetak Uang Paling Banyak?\n\n02:58 Inflasi dan Risiko Meningkatnya Utang\n04:57 Mengapa Pertumbuhan AS Terlihat Berbeda\n07:30 Masalah Utang China Semakin Memburuk\n09:59 Mengapa Eropa Terus Berbelanja\n11:40 Perpecahan Ekonomi AS-China\n13:26 Gangguan Selat Hormuz Melanda Asia\n16:24 Mengapa Aset Terus Meningkat\n19:10 Mengapa Dolar Masih Memimpin\n21:25 Arah Baru Fed\n23:01 Bagaimana Pasokan Uang Sebenarnya Bekerja\n26:42 Krisis Kota Hantu China\n28:32 Bisakah China Menghindari Kehancuran?\n\n----- Mari Tetap Terhubung:\n• Substack - https://substack.com/\n• X (Twitter) -   / mktinsidershow  \n• Linkedin -   / market-insider-show  \n-----\nVideo yang ditampilkan dalam video ini adalah ini dari yang terbaik dan tidak secara tidak langsung mengembalikan suara Market Penyidik. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘪𝘥𝘦𝘳𝘦𝘥 𝘧𝘪𝘯𝘢𝘯𝘤𝘪𝘢𝘭, 𝘪𝘯𝘷𝘦𝘴𝘵𝘮𝘦𝘯𝘵, 𝘰𝘳 𝘭𝘦𝘨𝘢𝘭 𝘢𝘥𝘷𝘪𝘤𝘦. 𝘈𝘭𝘸𝘢𝘺𝘴 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘶𝘭𝘵 𝘢 𝘲𝘶𝘢𝘭𝘪𝘧𝘪𝘦𝘥 𝘱𝘳𝘰𝘧𝘦𝘴𝘴𝘪𝘰𝘯𝘢𝘭 𝘣𝘦𝘧𝘰𝘳𝘦 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘧𝘪𝘯𝘢𝘯𝘤𝘪𝘢𝘭 Dekisi. Beberapa tautan dalam dekritifisi mungkin merupakan tautan yang bermanfaat.\n\n#ekonomi #analisispasar #pendidikankeuangan", "post_id": "lV-EPXO49Ig"}}], "edges": [{"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MarketInsiderShow", "source": "@MarketInsiderShow", "target": "themarketinside...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}