{"nodes": [{"key": "trinugroho162", "attributes": {"label": "trinugroho162", "x": 44.77164965623004, "y": 606.016105350473, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052115539691200916", "id": "trinugroho162", "source": "retweet-000002", "content": "Sampe bank indonesia....\nudah ada buzzer nya??\nrupiah melemah gk sama dolar doang \nhampir semua mata uang abangku https:…", "post_id": "2052115539691200916"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 39.78364624816499, "y": 224.14760301948155, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 66.2021, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052115539691200916", "id": "LambeSahamjja", "source": "retweet-000002", "content": "Sampe bank indonesia....\nudah ada buzzer nya??\nrupiah melemah gk sama dolar doang \nhampir semua mata uang abangku https:…", "post_id": "2052115539691200916"}}, {"key": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "dimarsasongko98", "x": 314.6395584756403, "y": 106.9472767192018, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052220004607942762", "id": "dimarsasongko98", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah jeblok ke Rp17.400+ itu bukan karena Sengkuni , tapi karena defisit Q1 2026 udah Rp240 triliun, cadangan devisa di titik terendah 2 tahun, ekspor mulai turun. \n\nSemua itu terjadi SEBELUM ada \"serangan.\"\n\nMusuhnya bukan dari luar, bro , cermin dulu😁\n\nnegara G20, tapi pas", "post_id": "2052220004607942762"}}, {"key": "99propaganda", "attributes": {"label": "99propaganda", "x": 478.90831941820534, "y": 206.44736366105053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 85.9466, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052220004607942762", "id": "99propaganda", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah jeblok ke Rp17.400+ itu bukan karena Sengkuni , tapi karena defisit Q1 2026 udah Rp240 triliun, cadangan devisa di titik terendah 2 tahun, ekspor mulai turun. \n\nSemua itu terjadi SEBELUM ada \"serangan.\"\n\nMusuhnya bukan dari luar, bro , cermin dulu😁\n\nnegara G20, tapi pas", "post_id": "2052220004607942762"}}, {"key": "mynameisrio26", "attributes": {"label": "mynameisrio26", "x": 685.5724022440133, "y": 811.8433425598807, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636937545560902930", "id": "mynameisrio26", "source": "tiktok-000001", "content": "Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (menyentuh level >Rp17.400 pada Mei 2026) berdampak signifikan, terutama kenaikan harga barang impor/bahan baku (imported inflation), beban biaya produksi industri manufaktur membengkak, penurunan daya beli masyarakat, serta risiko PHK. Kondisi ini juga menekan margin laba emiten di pasar modal dan meningkatkan potensi inflasi.  Dampak Utama Rupiah Melemah: Lonjakan Harga Barang Impor & Bahan Baku: Biaya impor barang konsumsi, elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri menjadi lebih mahal, langsung meningkatkan harga jual di pasar. Inflasi (Cost-Push Inflation): Kenaikan biaya bahan baku impor memicu kenaikan harga produk jadi (konsumen) secara umum, menyebabkan inflasi. Penurunan Daya Beli Masyarakat: Nilai riil pendapatan masyarakat menurun, membuat kemampuan belanja berkurang karena harga barang kebutuhan pokok dan non-pokok naik. Tekanan pada Sektor Industri & Manufaktur: Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor mengalami kenaikan biaya operasional, yang seringkali menyebabkan pengurangan margin laba atau pemotongan produksi. Beban Utang Luar Negeri Membengkak: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam Dolar AS harus membayar lebih banyak dalam Rupiah. Sentimen Negatif di Pasar Modal: Saham emiten berbasis impor cenderung tertekan, memengaruhi aliran modal asing dan kepercayaan investor. Sektor yang Diuntungkan: Eksportir (contoh: komoditas, sawit) berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dolar mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke Rupiah.  Strategi Menghadapi: Masyarakat disarankan menghemat, beralih ke produk lokal, dan mempertimbangkan instrumen investasi aman seperti emas. Bank Indonesia (BI) juga melakukan intervensi melalui bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan kurs.   #rupiahmelemah #usdollar #inflasi #beritaviral #fyp", "post_id": "7636937545560902930"}}, {"key": "bamhardy", "attributes": {"label": "bamhardy", "x": 892.9318141689818, "y": 658.5445694789017, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 85.9466, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636937545560902930", "id": "bamhardy", "source": "tiktok-000001", "content": "Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (menyentuh level >Rp17.400 pada Mei 2026) berdampak signifikan, terutama kenaikan harga barang impor/bahan baku (imported inflation), beban biaya produksi industri manufaktur membengkak, penurunan daya beli masyarakat, serta risiko PHK. Kondisi ini juga menekan margin laba emiten di pasar modal dan meningkatkan potensi inflasi.  Dampak Utama Rupiah Melemah: Lonjakan Harga Barang Impor & Bahan Baku: Biaya impor barang konsumsi, elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri menjadi lebih mahal, langsung meningkatkan harga jual di pasar. Inflasi (Cost-Push Inflation): Kenaikan biaya bahan baku impor memicu kenaikan harga produk jadi (konsumen) secara umum, menyebabkan inflasi. Penurunan Daya Beli Masyarakat: Nilai riil pendapatan masyarakat menurun, membuat kemampuan belanja berkurang karena harga barang kebutuhan pokok dan non-pokok naik. Tekanan pada Sektor Industri & Manufaktur: Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor mengalami kenaikan biaya operasional, yang seringkali menyebabkan pengurangan margin laba atau pemotongan produksi. Beban Utang Luar Negeri Membengkak: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam Dolar AS harus membayar lebih banyak dalam Rupiah. Sentimen Negatif di Pasar Modal: Saham emiten berbasis impor cenderung tertekan, memengaruhi aliran modal asing dan kepercayaan investor. Sektor yang Diuntungkan: Eksportir (contoh: komoditas, sawit) berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dolar mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke Rupiah.  Strategi Menghadapi: Masyarakat disarankan menghemat, beralih ke produk lokal, dan mempertimbangkan instrumen investasi aman seperti emas. Bank Indonesia (BI) juga melakukan intervensi melalui bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan kurs.   #rupiahmelemah #usdollar #inflasi #beritaviral #fyp", "post_id": "7636937545560902930"}}, {"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 434.7689878105474, "y": 932.106400076593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636790552461085970", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal terbitkan Panda Bond (utang dalam yuan di China) buat jaga rupiah dari tekanan dolar. Strategi ini sekaligus diversifikasi pembiayaan dan manfaatin bunga yang lebih rendah. Rupiah sempat tembus Rp17.400/USD, sementara Bank Indonesia sudah siapkan langkah stabilisasi. Sumber: Ig |   #purbaya #rupiah #yuan #china", "post_id": "7636790552461085970"}}, {"key": "detikcom", "attributes": {"label": "detikcom", "x": 305.62508471207093, "y": 942.5283574732408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 85.9466, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636790552461085970", "id": "detikcom", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal terbitkan Panda Bond (utang dalam yuan di China) buat jaga rupiah dari tekanan dolar. Strategi ini sekaligus diversifikasi pembiayaan dan manfaatin bunga yang lebih rendah. Rupiah sempat tembus Rp17.400/USD, sementara Bank Indonesia sudah siapkan langkah stabilisasi. Sumber: Ig |   #purbaya #rupiah #yuan #china", "post_id": "7636790552461085970"}}, {"key": "adainfo.official", "attributes": {"label": "adainfo.official", "x": 836.368441803346, "y": 392.37727169027005, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7477481411390278917", "id": "adainfo.official", "source": "tiktok-000001", "content": "🎉 Siap-siap menyambut Lebaran 2025 dengan uang baru! Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang baru yang bisa kamu pesan secara online melalui situs PINTAR BI. Mulai dari 3 Maret hingga 27 Maret 2025, kamu bisa menukarkan uang Rupiah dengan mudah! 💸 🗓️ Cek jadwal penukaran uang di  - Periode I: 4-9 Maret 2025 - Periode II: 10-16 Maret 2025 - Periode III: 17-23 Maret 2025 - Periode IV: 24-27 Maret 2025 Cara pemesanan mudah banget! Kunjungi https://pintar.bi.go.id, pilih lokasi dan tanggal penukaran, lalu lakukan pemesanan. Jangan lupa bawa bukti pemesanan dan KTP asli saat menukarkan uang di kas keliling BI. Siapkan uang baru untuk Lebaran, yuk!  📢 Baca berita dan informasi lainnya di: 🌐 www.adainfo.id 📢 Info seru generasi baru! #adainfo #adainfoid #infoseru #generasibaru #infoserugenerasibaru #Lebaran2025 #UangBaru #BankIndonesia #PINTARBI #PenukaranUang", "post_id": "7477481411390278917"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 515.6719019604946, "y": 191.9120181842604, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 85.9466, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7477481411390278917", "id": "bank_indonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "🎉 Siap-siap menyambut Lebaran 2025 dengan uang baru! Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang baru yang bisa kamu pesan secara online melalui situs PINTAR BI. Mulai dari 3 Maret hingga 27 Maret 2025, kamu bisa menukarkan uang Rupiah dengan mudah! 💸 🗓️ Cek jadwal penukaran uang di  - Periode I: 4-9 Maret 2025 - Periode II: 10-16 Maret 2025 - Periode III: 17-23 Maret 2025 - Periode IV: 24-27 Maret 2025 Cara pemesanan mudah banget! Kunjungi https://pintar.bi.go.id, pilih lokasi dan tanggal penukaran, lalu lakukan pemesanan. Jangan lupa bawa bukti pemesanan dan KTP asli saat menukarkan uang di kas keliling BI. Siapkan uang baru untuk Lebaran, yuk!  📢 Baca berita dan informasi lainnya di: 🌐 www.adainfo.id 📢 Info seru generasi baru! #adainfo #adainfoid #infoseru #generasibaru #infoserugenerasibaru #Lebaran2025 #UangBaru #BankIndonesia #PINTARBI #PenukaranUang", "post_id": "7477481411390278917"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "attributes": {"label": "@tribuntimurdotcom", "x": 542.1918837143347, "y": 891.6062011711361, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2otOQnvCbro", "id": "@tribuntimurdotcom", "source": "youtube-000001", "content": "HOT NEWS; Rupiah Semakin Anjlok, Menkeu Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026). \n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\nYouTube business inquiries: 081144407111\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video: Abdul Rahman\n\n\n#tribunviral #Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "2otOQnvCbro"}}, {"key": "tribunnews", "attributes": {"label": "tribunnews", "x": 814.7836944845841, "y": 214.05194408156825, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 85.9466, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2otOQnvCbro", "id": "tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "HOT NEWS; Rupiah Semakin Anjlok, Menkeu Purbaya: Enggak Terlalu Sulit Memperbaiki Nilai Tukar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai angka Rp 17.424 pada Mei 2026. \n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa kondisi ini tidak sulit untuk diatasi selama fondasi ekonomi nasional tetap kokoh, meski ia menegaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan otoritas Bank Indonesia. \n\n\"Kalau saya pikir sih gini, dengan fondasi ekonomi yang bagus, enggak terlalu sulit memperbaiki nilai tukar,\" ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026). \n\n\"Tapi itu bukan kerjaan saya, kerjaan bank sentral. Nanti bank sentral akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya,\" imbuh dia.(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\nYouTube business inquiries: 081144407111\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video: Abdul Rahman\n\n\n#tribunviral #Menkeu #purbaya #Rupiah #Semakin #Anjlok #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa \n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "2otOQnvCbro"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 334.6536699115072, "y": 590.6413517884281, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4576, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "VeAa4rOPUXs", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Batasi Pembelian Dolar demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nUntuk memperkuat mata uang Rupiah, Bank Indonesia akan melakukan intervensi dan membatasi pembelian Dolar Amerika. Pembelian Dolar hanya dibatasi USD 50.000 per bulan, per orang.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VeAa4rOPUXs"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 163.71025089516377, "y": 292.54943252803054, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.6206, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VeAa4rOPUXs", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Batasi Pembelian Dolar demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nUntuk memperkuat mata uang Rupiah, Bank Indonesia akan melakukan intervensi dan membatasi pembelian Dolar Amerika. Pembelian Dolar hanya dibatasi USD 50.000 per bulan, per orang.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VeAa4rOPUXs"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 449.6943988865123, "y": 318.5834732797135, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.6206, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VeAa4rOPUXs", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Batasi Pembelian Dolar demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nUntuk memperkuat mata uang Rupiah, Bank Indonesia akan melakukan intervensi dan membatasi pembelian Dolar Amerika. Pembelian Dolar hanya dibatasi USD 50.000 per bulan, per orang.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VeAa4rOPUXs"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 706.7838443313474, "y": 792.7019171082262, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.6206, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VeAa4rOPUXs", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Indonesia Batasi Pembelian Dolar demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah | Liputan 6\n\nUntuk memperkuat mata uang Rupiah, Bank Indonesia akan melakukan intervensi dan membatasi pembelian Dolar Amerika. Pembelian Dolar hanya dibatasi USD 50.000 per bulan, per orang.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VeAa4rOPUXs"}}], "edges": [{"key": "trinugroho162", "source": "trinugroho162", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "trinugroho162", "source": "trinugroho162", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dimarsasongko98", "source": "dimarsasongko98", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mynameisrio26", "source": "mynameisrio26", "target": "bamhardy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "detikcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "adainfo.official", "source": "adainfo.official", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "source": "@tribuntimurdotcom", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}