{"nodes": [{"key": "@inilah_com", "attributes": {"label": "@inilah_com", "x": 124.88133484657659, "y": 90.19210211514151, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 350.8771, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "PfdhHP8Z5ks", "id": "@inilah_com", "source": "youtube-000001", "content": "DOLAR NAIK, RUPIAH MELEMAH—EKONOMI INDONESIA MALAH TUMBUH 5,61%? PURBAYA: PARA PERAMAL RESESI KECELE\n\nDolar Amerika terus menguat, rupiah melemah, dan harga-harga mulai terasa naik di masyarakat. Tapi di sisi lain, BPS justru mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 mencapai 5,61%.\nLalu publik mulai bertanya:\n\nkalau ekonomi benar-benar tumbuh, kenapa banyak masyarakat masih merasa berat?\n\nGubernur BI menyebut pelemahan rupiah dipengaruhi faktor global dan musiman. Sementara pemerintah dan pengusaha menilai program seperti MBG, koperasi desa, hingga proyek 3 juta rumah mulai menggerakkan ekonomi nasional.\n\nBahkan Purbaya juga menyindir para peramal resesi yang dinilai “kecele” melihat hasil ekonomi Indonesia saat ini.\n\nTapi pertanyaannya:\napakah pertumbuhan ekonomi ini sudah benar-benar dirasakan masyarakat bawah dan kelas menengah?\n\nSimak selengkapnya di program Jurnalisik di youtube inilah.com.\n=====\nWebsite       : https://www.inilah.com/ \nInstagram   :   / inilah_com  \nX                  :   / inilahdotcom   \nFacebook   :   / inilahmedia   \nYouTube     :    /   \nTiktok         :   / inilahcom   \n\n#Dolar #RupiahLemah #Purbaya #BI #MBG #PertumbuhanEkonomi #TitikTengah #TitikCerah #Jurnalisik", "post_id": "PfdhHP8Z5ks"}}, {"key": "inilah_com", "attributes": {"label": "inilah_com", "x": 417.45552073306015, "y": 296.1808018906996, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 649.1229, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PfdhHP8Z5ks", "id": "inilah_com", "source": "youtube-000001", "content": "DOLAR NAIK, RUPIAH MELEMAH—EKONOMI INDONESIA MALAH TUMBUH 5,61%? PURBAYA: PARA PERAMAL RESESI KECELE\n\nDolar Amerika terus menguat, rupiah melemah, dan harga-harga mulai terasa naik di masyarakat. Tapi di sisi lain, BPS justru mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 mencapai 5,61%.\nLalu publik mulai bertanya:\n\nkalau ekonomi benar-benar tumbuh, kenapa banyak masyarakat masih merasa berat?\n\nGubernur BI menyebut pelemahan rupiah dipengaruhi faktor global dan musiman. Sementara pemerintah dan pengusaha menilai program seperti MBG, koperasi desa, hingga proyek 3 juta rumah mulai menggerakkan ekonomi nasional.\n\nBahkan Purbaya juga menyindir para peramal resesi yang dinilai “kecele” melihat hasil ekonomi Indonesia saat ini.\n\nTapi pertanyaannya:\napakah pertumbuhan ekonomi ini sudah benar-benar dirasakan masyarakat bawah dan kelas menengah?\n\nSimak selengkapnya di program Jurnalisik di youtube inilah.com.\n=====\nWebsite       : https://www.inilah.com/ \nInstagram   :   / inilah_com  \nX                  :   / inilahdotcom   \nFacebook   :   / inilahmedia   \nYouTube     :    /   \nTiktok         :   / inilahcom   \n\n#Dolar #RupiahLemah #Purbaya #BI #MBG #PertumbuhanEkonomi #TitikTengah #TitikCerah #Jurnalisik", "post_id": "PfdhHP8Z5ks"}}], "edges": [{"key": "@inilah_com", "source": "@inilah_com", "target": "inilah_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}