{"nodes": [{"key": "Mrfarhat_Id", "attributes": {"label": "Mrfarhat_Id", "x": 541.168837311673, "y": 39.973717130314725, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2052021659926950320", "id": "Mrfarhat_Id", "source": "tweet-000004", "content": "Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan, atau lembaga lainnya untuk meminjam uang dari investor.\nDengan kata lain, ketika kamu membeli obligasi, kamu sedang meminjamkan uang kepada penerbit obligasi tersebut.", "post_id": "2052021659926950320"}}, {"key": "dk_itu_dokyeom", "attributes": {"label": "dk_itu_dokyeom", "x": 332.0821771440874, "y": 376.51895410429046, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052021659926950320", "id": "dk_itu_dokyeom", "source": "tweet-000004", "content": "Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan, atau lembaga lainnya untuk meminjam uang dari investor.\nDengan kata lain, ketika kamu membeli obligasi, kamu sedang meminjamkan uang kepada penerbit obligasi tersebut.", "post_id": "2052021659926950320"}}, {"key": "christianvctrs", "attributes": {"label": "christianvctrs", "x": 206.7383043037193, "y": 262.00369196164587, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052021659926950320", "id": "christianvctrs", "source": "tweet-000004", "content": "Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan, atau lembaga lainnya untuk meminjam uang dari investor.\nDengan kata lain, ketika kamu membeli obligasi, kamu sedang meminjamkan uang kepada penerbit obligasi tersebut.", "post_id": "2052021659926950320"}}, {"key": "prokopim.blitar", "attributes": {"label": "prokopim.blitar", "x": 197.57698864557116, "y": 329.6823949312789, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3891447325525219486_12366854770", "id": "prokopim.blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk yang diselenggarakan di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim Surabaya, pada Rabu (6/5/2026).\n\nRUPS Tahunan ini membahas sejumlah agenda penting terkait kinerja dan tata kelola perseroan selama Tahun Buku 2025. Di antaranya adalah persetujuan Laporan Tahunan Perseroan mengenai kondisi dan jalannya perusahaan, termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris serta pengesahan laporan keuangan Tahun Buku 2025.\n\nSelain itu, rapat juga menetapkan penggunaan laba bersih perseroan Tahun Buku 2025, termasuk pemberian bonus bagi pegawai serta tantiem bagi Direksi dan Dewan Komisaris. Agenda lainnya meliputi pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik dalam mengaudit laporan keuangan Tahun Buku 2026.\n\nRUPS juga menerima pelaporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, persetujuan pengkinian recovery plan, serta perubahan nomenklatur struktur organisasi dan susunan pengurus perseroan.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pemegang saham pengendali. Turut hadir pula seluruh Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi Bank Jatim, serta para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur.\n\nKehadiran Bupati Blitar dalam forum ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mendukung penguatan kinerja Bank Jatim sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya\n#bankjatim", "post_id": "3891447325525219486_12366854770"}}, {"key": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "rijanto_blitar", "x": 904.1678187258193, "y": 872.9591593221727, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891447325525219486_12366854770", "id": "rijanto_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk yang diselenggarakan di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim Surabaya, pada Rabu (6/5/2026).\n\nRUPS Tahunan ini membahas sejumlah agenda penting terkait kinerja dan tata kelola perseroan selama Tahun Buku 2025. Di antaranya adalah persetujuan Laporan Tahunan Perseroan mengenai kondisi dan jalannya perusahaan, termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris serta pengesahan laporan keuangan Tahun Buku 2025.\n\nSelain itu, rapat juga menetapkan penggunaan laba bersih perseroan Tahun Buku 2025, termasuk pemberian bonus bagi pegawai serta tantiem bagi Direksi dan Dewan Komisaris. Agenda lainnya meliputi pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik dalam mengaudit laporan keuangan Tahun Buku 2026.\n\nRUPS juga menerima pelaporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, persetujuan pengkinian recovery plan, serta perubahan nomenklatur struktur organisasi dan susunan pengurus perseroan.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pemegang saham pengendali. Turut hadir pula seluruh Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi Bank Jatim, serta para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur.\n\nKehadiran Bupati Blitar dalam forum ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mendukung penguatan kinerja Bank Jatim sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya\n#bankjatim", "post_id": "3891447325525219486_12366854770"}}, {"key": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "pemkab_blitar", "x": 213.56690392344944, "y": 444.72673745587485, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891447325525219486_12366854770", "id": "pemkab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk yang diselenggarakan di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim Surabaya, pada Rabu (6/5/2026).\n\nRUPS Tahunan ini membahas sejumlah agenda penting terkait kinerja dan tata kelola perseroan selama Tahun Buku 2025. Di antaranya adalah persetujuan Laporan Tahunan Perseroan mengenai kondisi dan jalannya perusahaan, termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris serta pengesahan laporan keuangan Tahun Buku 2025.\n\nSelain itu, rapat juga menetapkan penggunaan laba bersih perseroan Tahun Buku 2025, termasuk pemberian bonus bagi pegawai serta tantiem bagi Direksi dan Dewan Komisaris. Agenda lainnya meliputi pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik dalam mengaudit laporan keuangan Tahun Buku 2026.\n\nRUPS juga menerima pelaporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, persetujuan pengkinian recovery plan, serta perubahan nomenklatur struktur organisasi dan susunan pengurus perseroan.\n\nKegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pemegang saham pengendali. Turut hadir pula seluruh Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi Bank Jatim, serta para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur.\n\nKehadiran Bupati Blitar dalam forum ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mendukung penguatan kinerja Bank Jatim sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.\n\n \n \n\n#pemkabblitar \n#blitarberdaya \n#blitarberjaya\n#bankjatim", "post_id": "3891447325525219486_12366854770"}}, {"key": "harianclip.id", "attributes": {"label": "harianclip.id", "x": 794.0852832486097, "y": 124.71264439577456, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636711871378214161", "id": "harianclip.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak yang khawatir soal kondisi pasar modal belakangan ini, tapi ada kabar segar nih dari Pak Purbaya Yudhi Sadewa  ​Dalam video ini, dibahas poin-poin krusial yang bisa bikin IHSG kembali bullish mulai bulan Mei: ​Defisit Fiskal Aman: Diprediksi tetap terjaga di bawah 3%. ​Kenaikan Pajak Komoditas: Menjadi langkah konkret pemerintah untuk memperkuat pondasi ekonomi. ​Sinyal Positif: Mengatasi hambatan (overhang) IHSG yang selama ini membayangi pasar. ​Optimisme mulai tumbuh! Apakah ini saat yang tepat untuk mulai re-entry atau menambah muatan di portofolio kamu? 🤔 ​Tulis pendapatmu di kolom komentar! 👇  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7636711871378214161"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 241.42131755125507, "y": 453.7773374293615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636711871378214161", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak yang khawatir soal kondisi pasar modal belakangan ini, tapi ada kabar segar nih dari Pak Purbaya Yudhi Sadewa  ​Dalam video ini, dibahas poin-poin krusial yang bisa bikin IHSG kembali bullish mulai bulan Mei: ​Defisit Fiskal Aman: Diprediksi tetap terjaga di bawah 3%. ​Kenaikan Pajak Komoditas: Menjadi langkah konkret pemerintah untuk memperkuat pondasi ekonomi. ​Sinyal Positif: Mengatasi hambatan (overhang) IHSG yang selama ini membayangi pasar. ​Optimisme mulai tumbuh! Apakah ini saat yang tepat untuk mulai re-entry atau menambah muatan di portofolio kamu? 🤔 ​Tulis pendapatmu di kolom komentar! 👇  Sekuritas #sucorsekuritas #sahamindonesia #bexpertwithsucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7636711871378214161"}}, {"key": "mynameisrio26", "attributes": {"label": "mynameisrio26", "x": 391.875617060673, "y": 286.3053913814948, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636937545560902930", "id": "mynameisrio26", "source": "tiktok-000001", "content": "Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (menyentuh level >Rp17.400 pada Mei 2026) berdampak signifikan, terutama kenaikan harga barang impor/bahan baku (imported inflation), beban biaya produksi industri manufaktur membengkak, penurunan daya beli masyarakat, serta risiko PHK. Kondisi ini juga menekan margin laba emiten di pasar modal dan meningkatkan potensi inflasi.  Dampak Utama Rupiah Melemah: Lonjakan Harga Barang Impor & Bahan Baku: Biaya impor barang konsumsi, elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri menjadi lebih mahal, langsung meningkatkan harga jual di pasar. Inflasi (Cost-Push Inflation): Kenaikan biaya bahan baku impor memicu kenaikan harga produk jadi (konsumen) secara umum, menyebabkan inflasi. Penurunan Daya Beli Masyarakat: Nilai riil pendapatan masyarakat menurun, membuat kemampuan belanja berkurang karena harga barang kebutuhan pokok dan non-pokok naik. Tekanan pada Sektor Industri & Manufaktur: Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor mengalami kenaikan biaya operasional, yang seringkali menyebabkan pengurangan margin laba atau pemotongan produksi. Beban Utang Luar Negeri Membengkak: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam Dolar AS harus membayar lebih banyak dalam Rupiah. Sentimen Negatif di Pasar Modal: Saham emiten berbasis impor cenderung tertekan, memengaruhi aliran modal asing dan kepercayaan investor. Sektor yang Diuntungkan: Eksportir (contoh: komoditas, sawit) berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dolar mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke Rupiah.  Strategi Menghadapi: Masyarakat disarankan menghemat, beralih ke produk lokal, dan mempertimbangkan instrumen investasi aman seperti emas. Bank Indonesia (BI) juga melakukan intervensi melalui bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan kurs.   #rupiahmelemah #usdollar #inflasi #beritaviral #fyp", "post_id": "7636937545560902930"}}, {"key": "bamhardy", "attributes": {"label": "bamhardy", "x": 901.1436162904711, "y": 238.57973942898124, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636937545560902930", "id": "bamhardy", "source": "tiktok-000001", "content": "Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (menyentuh level >Rp17.400 pada Mei 2026) berdampak signifikan, terutama kenaikan harga barang impor/bahan baku (imported inflation), beban biaya produksi industri manufaktur membengkak, penurunan daya beli masyarakat, serta risiko PHK. Kondisi ini juga menekan margin laba emiten di pasar modal dan meningkatkan potensi inflasi.  Dampak Utama Rupiah Melemah: Lonjakan Harga Barang Impor & Bahan Baku: Biaya impor barang konsumsi, elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri menjadi lebih mahal, langsung meningkatkan harga jual di pasar. Inflasi (Cost-Push Inflation): Kenaikan biaya bahan baku impor memicu kenaikan harga produk jadi (konsumen) secara umum, menyebabkan inflasi. Penurunan Daya Beli Masyarakat: Nilai riil pendapatan masyarakat menurun, membuat kemampuan belanja berkurang karena harga barang kebutuhan pokok dan non-pokok naik. Tekanan pada Sektor Industri & Manufaktur: Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor mengalami kenaikan biaya operasional, yang seringkali menyebabkan pengurangan margin laba atau pemotongan produksi. Beban Utang Luar Negeri Membengkak: Perusahaan atau pemerintah yang memiliki utang dalam Dolar AS harus membayar lebih banyak dalam Rupiah. Sentimen Negatif di Pasar Modal: Saham emiten berbasis impor cenderung tertekan, memengaruhi aliran modal asing dan kepercayaan investor. Sektor yang Diuntungkan: Eksportir (contoh: komoditas, sawit) berpotensi mendapatkan keuntungan karena pendapatan dolar mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke Rupiah.  Strategi Menghadapi: Masyarakat disarankan menghemat, beralih ke produk lokal, dan mempertimbangkan instrumen investasi aman seperti emas. Bank Indonesia (BI) juga melakukan intervensi melalui bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan kurs.   #rupiahmelemah #usdollar #inflasi #beritaviral #fyp", "post_id": "7636937545560902930"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "attributes": {"label": "@Bloomberg-News", "x": 777.0275880301269, "y": 170.34051029222675, "size": 14.56, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 132.6512, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "@Bloomberg-News", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "cmegroup", "attributes": {"label": "cmegroup", "x": 316.9942048759903, "y": 938.2362525215293, "size": 12.71, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4213, "eigenvector": 111.3796, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "cmegroup", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "bloomberg", "attributes": {"label": "bloomberg", "x": 594.8260289016533, "y": 530.8375776833092, "size": 12.71, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4213, "eigenvector": 111.3796, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "bloomberg", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "business", "attributes": {"label": "business", "x": 750.5443071696784, "y": 970.9918581719054, "size": 12.71, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4213, "eigenvector": 111.3796, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "business", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "markets", "attributes": {"label": "markets", "x": 745.3518713119903, "y": 50.60646205906638, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.746, "eigenvector": 137.6728, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "markets", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "bloombergtechnology", "attributes": {"label": "bloombergtechnology", "x": 835.2357582925237, "y": 799.1390196526543, "size": 12.71, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4213, "eigenvector": 111.3796, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "bloombergtechnology", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "bloombergpodcasts", "attributes": {"label": "bloombergpodcasts", "x": 489.8164887704133, "y": 394.543894215025, "size": 12.71, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4213, "eigenvector": 111.3796, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V-me9wDT094", "id": "bloombergpodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jangka Panjang Dapat Menandakan Risiko Besar | Disajikan...\n\nDidorong oleh ekspektasi inflasi dan pasokan obligasi pemerintah yang tak henti-hentinya, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30 tahun diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2009. Sinyal apa yang dikirimkan oleh obligasi jangka panjang tentang inflasi, defisit, dan risiko pasar? Disajikan oleh \n\nhttps://www.cmegroup.com/openmarkets/...\n\n----------\nSuka video ini? Berlangganan    / -news  \n\nBloomberg News adalah sumber berita bisnis terkemuka. Kunjungi bloomberg.com untuk berita terbaru tentang bisnis global, pasar, dan lainnya.\n\nDapatkan akses tak terbatas ke Bloomberg.com seharga $1,99/bulan untuk 3 bulan pertama: https://www.bloomberg.com/subscriptio...\n\nBloomberg di YouTube:\n   /   \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTerhubung dengan kami di media sosial:\n  / bloombergbusiness  \n  / bloomberg-news  \n  / bloombergbusiness  \n  / bloombergbusiness", "post_id": "V-me9wDT094"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 12.796712781473762, "y": 195.09911834714, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "H_U0eY1X_Ys", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] OCBC Akuisisi Aset HSBC Indonesia, Saham NISP Tertekan\n\nKABARBURSA.COM — OCBC resmi mengakuisisi aset dan liabilitas layanan wealth management serta premier banking milik HSBC Indonesia, sementara PT Timah membukukan lonjakan laba bersih Rp1,5 triliun pada kuartal I 2026. Di sisi lain, ICW mempertanyakan transparansi anggaran belanja sembako pemerintah, rupiah masih berada di bawah tekanan, dan wacana pemotongan komisi aplikator ojol ke 8 persen ikut memicu perdebatan publik. Rangkaian isu ini penting karena menyentuh sektor perbankan, pertambangan, tata kelola anggaran, hingga kesejahteraan pekerja digital yang berdampak luas ke masyarakat. Jangan lupa subscribe dan tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi #ocbc #timah #icw #rupiah #ojol #bankindonesia #dprri #ekonomiindonesia #sahamnisp #kabarbursa #beritaterkini #wealthmanagement #tatakelola #investasi", "post_id": "H_U0eY1X_Ys"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 633.7095215719725, "y": 278.81016507658575, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "H_U0eY1X_Ys", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] OCBC Akuisisi Aset HSBC Indonesia, Saham NISP Tertekan\n\nKABARBURSA.COM — OCBC resmi mengakuisisi aset dan liabilitas layanan wealth management serta premier banking milik HSBC Indonesia, sementara PT Timah membukukan lonjakan laba bersih Rp1,5 triliun pada kuartal I 2026. Di sisi lain, ICW mempertanyakan transparansi anggaran belanja sembako pemerintah, rupiah masih berada di bawah tekanan, dan wacana pemotongan komisi aplikator ojol ke 8 persen ikut memicu perdebatan publik. Rangkaian isu ini penting karena menyentuh sektor perbankan, pertambangan, tata kelola anggaran, hingga kesejahteraan pekerja digital yang berdampak luas ke masyarakat. Jangan lupa subscribe dan tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi #ocbc #timah #icw #rupiah #ojol #bankindonesia #dprri #ekonomiindonesia #sahamnisp #kabarbursa #beritaterkini #wealthmanagement #tatakelola #investasi", "post_id": "H_U0eY1X_Ys"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "attributes": {"label": "@BloombergPodcasts", "x": 119.14135463636322, "y": 669.8471346426845, "size": 5.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 31.3147, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2iAu2Ts8CGM", "id": "@BloombergPodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Ketua ESMA Membahas Risiko Keamanan Siber AI | Bloomberg Talks\n\nKetua Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa, Verena Ross, membahas risiko keamanan siber bagi perusahaan keuangan Eropa dari alat kecerdasan buatan yang berkembang pesat, dan upaya untuk meningkatkan pasar modal Uni Eropa. Ia berbicara kepada Stephen Carroll dari Bloomberg Daybreak Europe di Brussels.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nBloomberg Talks menyajikan wawancara-wawancara terbaik dari seluruh Bloomberg News. Dengarkan percakapan dengan nama-nama besar di bidang keuangan, politik, dan hiburan. Di Bloomberg Talks, kami mengumpulkan wawancara dengan CEO Fortune 500, pejabat pemerintah, investor terkenal, dan pemimpin bisnis.\n\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Talks:    • Bloomberg Talks (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\n#Bloomberg #Podcast\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "2iAu2Ts8CGM"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 540.4836476139595, "y": 533.0247778549377, "size": 5.29, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 26.2932, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2iAu2Ts8CGM", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "Ketua ESMA Membahas Risiko Keamanan Siber AI | Bloomberg Talks\n\nKetua Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa, Verena Ross, membahas risiko keamanan siber bagi perusahaan keuangan Eropa dari alat kecerdasan buatan yang berkembang pesat, dan upaya untuk meningkatkan pasar modal Uni Eropa. Ia berbicara kepada Stephen Carroll dari Bloomberg Daybreak Europe di Brussels.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nBloomberg Talks menyajikan wawancara-wawancara terbaik dari seluruh Bloomberg News. Dengarkan percakapan dengan nama-nama besar di bidang keuangan, politik, dan hiburan. Di Bloomberg Talks, kami mengumpulkan wawancara dengan CEO Fortune 500, pejabat pemerintah, investor terkenal, dan pemimpin bisnis.\n\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Talks:    • Bloomberg Talks (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\n#Bloomberg #Podcast\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "2iAu2Ts8CGM"}}, {"key": "@CryptoSenseii", "attributes": {"label": "@CryptoSenseii", "x": 557.1880832954614, "y": 401.5611255253298, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Y-1X9B_zK8w", "id": "@CryptoSenseii", "source": "youtube-000001", "content": "JP MORGAN DAN MASTERCARD BARU SAJA MELAKUKANNYA!!!! (TERDAFTAR DI XRP!!!??!)\n\nhttps://drive.google.com/file/d/1CpxL...\n📝 Deskripsi SEO (~300 kata)\n🚨 Pasukan XRP — duduklah. JPMorgan, Mastercard, Ondo Finance, dan Ripple baru saja menyelesaikan penyelesaian tokenisasi Obligasi Pemerintah AS lintas batas PERTAMA KALI — dan itu berjalan melalui XRP Ledger (Ondo Finance).\n\nIni bukan siaran pers. Ini bukan pengumuman kemitraan. Ini adalah transaksi percontohan LANGSUNG, PRODUKSI di mana Obligasi Pemerintah AS yang ditokenisasi diselesaikan lintas batas, lintas bank, dalam WAKTU HAMPIR NYATA, DI LUAR jendela perbankan tradisional — untuk pertama kalinya dalam sejarah.\n\nAlur transaksi yang tepat:\nOndo memproses penebusan OUSG Ripple di XRP Ledger (dana Treasury yang ditokenisasi)\nJaringan Multi-Token Mastercard meneruskan instruksi ke Kinexys oleh J.P. Morgan\nJ.P. Morgan mengirimkan USD ke rekening bank Ripple di Singapura\nXRP Ledger → Mastercard MTN → Kinexys → JPMorgan → bank Singapura. Lintas batas. Waktu nyata. Pasar global 24/7 yang tidak pernah tutup.\n\nMengapa ini mengubah segalanya:\nUntuk pertama kalinya blockchain publik + infrastruktur perbankan global menyelesaikan dana tokenisasi lintas batas secara real-time\nAset tokenisasi tidak lagi terpisah dari sistem keuangan global — aset tersebut TERINTEGRASI\nRipple berada di pusat gelombang tokenisasi institusional\nTerhubung dengan Kelompok Kerja Industri DTCC dengan Ripple Prime + gelombang tokenisasi global senilai $600 triliun + tesis Matt Hougan dari Bitwise tentang \"garis datar dalam 3 tahun\"\nIni ADALAH momen adopsi institusional yang telah ditunggu-tunggu oleh pemegang XRP\nKetika Ondo Finance, JPMorgan, Mastercard, dan Ripple semuanya berkoordinasi pada proyek percontohan YANG SAMA — tokenisasi Obligasi Pemerintah AS yang melintasi perbatasan di Ledger XRP — tesis institusional tersebut baru saja DIVALIDASI. NFA — DYOR 👇\n\n🔵 Uphold | Perdagangkan, Belanjakan & Dapatkan XRP\n➖ Situs Web AS: https://uphold.sjv.io/US_CryptoSensei\n➡️Kartu Debit AS: https://uphold.sjv.io/CryptoSensei-De...\n➡️Hadiah XRP: Kartu Elite 4% / Kartu Virtual 2%\n➖ Situs Web Global: https://uphold.sjv.io/Global_CryptoSe...\n➖ Staking Fleksibel & Ditingkatkan:    • 🚨UPHOLD JUST DID A GAME CHANGER FOR XRP HO...  \n\n✨Lihat Nexo: Platform Kekayaan Anda untuk Aset Digital\n↪️https://nexo.sjv.io/CryptoSensei\n\n⚡UpTrade | Broker Kripto Profesional dengan layanan premium.\n\nDaftar: https://uptrade.co/ref/crypto-sensei\nDiskon seumur hidup 45% untuk biaya perdagangan dengan prioritas pendaftaran di hari yang sama\nPenilaian Portofolio Gratis (senilai $2.500 USD)\n\n⭐Gabung Komunitas Saya\n➖   / discord  \n\n🛡️Dompet Perangkat Keras yang Saya Gunakan untuk XRP\nDompet Biometrik D'CENT\nSatu Perangkat - Hemat $40 ($159 → $119),\nhttps://store.dcentwallet.com/product...\n\nPaket Dua - Hemat $129 ($318 → $189),\nhttps://store.dcentwallet.com/product...\n\n🔗Kontak & Kolaborasi\n▸ Kolaborasi & Kemitraan: partnerships\n▸ Kolaborasi: Manajer BD |  (Telegram)\n▸ Formulir Kolaborasi: https://forms.gle/E6fskio5BBvd4zVn9\n▸ Tautan Media Sosial: https://linktr.ee/Crypt0Sensei\n(Hanya Kemitraan & Kesepakatan Merek | Tidak Ada Agensi)\n\n⚪Newsletter XRP GRATIS | https://joincryptonairz.com/Newsletter\n\n💜 Terima kasih telah mendukung saluran ini! Sukai, bagikan, dan beri komentar jika ini membantu memperjelas apa yang sebenarnya terjadi.\n\n🔴Penafian Hukum & Regulasi Lengkap\nhttps://docs.google.com/document/d/1T...\n\n#XRP #Ripple #Crypto #Blockchain #CryptoNews #xrpledger #xrpnews #cryptocurrency #altcoins #blockchaintechnology #cryptotrading #ripplexrp #xrpholders #xrparmy #xrptoday #xrpupdate #cryptosensei", "post_id": "Y-1X9B_zK8w"}}, {"key": "Jaalyn_T", "attributes": {"label": "Jaalyn_T", "x": 589.9122192987121, "y": 250.5188889742226, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y-1X9B_zK8w", "id": "Jaalyn_T", "source": "youtube-000001", "content": "JP MORGAN DAN MASTERCARD BARU SAJA MELAKUKANNYA!!!! (TERDAFTAR DI XRP!!!??!)\n\nhttps://drive.google.com/file/d/1CpxL...\n📝 Deskripsi SEO (~300 kata)\n🚨 Pasukan XRP — duduklah. JPMorgan, Mastercard, Ondo Finance, dan Ripple baru saja menyelesaikan penyelesaian tokenisasi Obligasi Pemerintah AS lintas batas PERTAMA KALI — dan itu berjalan melalui XRP Ledger (Ondo Finance).\n\nIni bukan siaran pers. Ini bukan pengumuman kemitraan. Ini adalah transaksi percontohan LANGSUNG, PRODUKSI di mana Obligasi Pemerintah AS yang ditokenisasi diselesaikan lintas batas, lintas bank, dalam WAKTU HAMPIR NYATA, DI LUAR jendela perbankan tradisional — untuk pertama kalinya dalam sejarah.\n\nAlur transaksi yang tepat:\nOndo memproses penebusan OUSG Ripple di XRP Ledger (dana Treasury yang ditokenisasi)\nJaringan Multi-Token Mastercard meneruskan instruksi ke Kinexys oleh J.P. Morgan\nJ.P. Morgan mengirimkan USD ke rekening bank Ripple di Singapura\nXRP Ledger → Mastercard MTN → Kinexys → JPMorgan → bank Singapura. Lintas batas. Waktu nyata. Pasar global 24/7 yang tidak pernah tutup.\n\nMengapa ini mengubah segalanya:\nUntuk pertama kalinya blockchain publik + infrastruktur perbankan global menyelesaikan dana tokenisasi lintas batas secara real-time\nAset tokenisasi tidak lagi terpisah dari sistem keuangan global — aset tersebut TERINTEGRASI\nRipple berada di pusat gelombang tokenisasi institusional\nTerhubung dengan Kelompok Kerja Industri DTCC dengan Ripple Prime + gelombang tokenisasi global senilai $600 triliun + tesis Matt Hougan dari Bitwise tentang \"garis datar dalam 3 tahun\"\nIni ADALAH momen adopsi institusional yang telah ditunggu-tunggu oleh pemegang XRP\nKetika Ondo Finance, JPMorgan, Mastercard, dan Ripple semuanya berkoordinasi pada proyek percontohan YANG SAMA — tokenisasi Obligasi Pemerintah AS yang melintasi perbatasan di Ledger XRP — tesis institusional tersebut baru saja DIVALIDASI. NFA — DYOR 👇\n\n🔵 Uphold | Perdagangkan, Belanjakan & Dapatkan XRP\n➖ Situs Web AS: https://uphold.sjv.io/US_CryptoSensei\n➡️Kartu Debit AS: https://uphold.sjv.io/CryptoSensei-De...\n➡️Hadiah XRP: Kartu Elite 4% / Kartu Virtual 2%\n➖ Situs Web Global: https://uphold.sjv.io/Global_CryptoSe...\n➖ Staking Fleksibel & Ditingkatkan:    • 🚨UPHOLD JUST DID A GAME CHANGER FOR XRP HO...  \n\n✨Lihat Nexo: Platform Kekayaan Anda untuk Aset Digital\n↪️https://nexo.sjv.io/CryptoSensei\n\n⚡UpTrade | Broker Kripto Profesional dengan layanan premium.\n\nDaftar: https://uptrade.co/ref/crypto-sensei\nDiskon seumur hidup 45% untuk biaya perdagangan dengan prioritas pendaftaran di hari yang sama\nPenilaian Portofolio Gratis (senilai $2.500 USD)\n\n⭐Gabung Komunitas Saya\n➖   / discord  \n\n🛡️Dompet Perangkat Keras yang Saya Gunakan untuk XRP\nDompet Biometrik D'CENT\nSatu Perangkat - Hemat $40 ($159 → $119),\nhttps://store.dcentwallet.com/product...\n\nPaket Dua - Hemat $129 ($318 → $189),\nhttps://store.dcentwallet.com/product...\n\n🔗Kontak & Kolaborasi\n▸ Kolaborasi & Kemitraan: partnerships\n▸ Kolaborasi: Manajer BD |  (Telegram)\n▸ Formulir Kolaborasi: https://forms.gle/E6fskio5BBvd4zVn9\n▸ Tautan Media Sosial: https://linktr.ee/Crypt0Sensei\n(Hanya Kemitraan & Kesepakatan Merek | Tidak Ada Agensi)\n\n⚪Newsletter XRP GRATIS | https://joincryptonairz.com/Newsletter\n\n💜 Terima kasih telah mendukung saluran ini! Sukai, bagikan, dan beri komentar jika ini membantu memperjelas apa yang sebenarnya terjadi.\n\n🔴Penafian Hukum & Regulasi Lengkap\nhttps://docs.google.com/document/d/1T...\n\n#XRP #Ripple #Crypto #Blockchain #CryptoNews #xrpledger #xrpnews #cryptocurrency #altcoins #blockchaintechnology #cryptotrading #ripplexrp #xrpholders #xrparmy #xrptoday #xrpupdate #cryptosensei", "post_id": "Y-1X9B_zK8w"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 83.34443907525768, "y": 689.6813257569257, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 751.0722317761251, "y": 446.3287267083116, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 237.5410719070129, "y": 986.9191207432464, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 879.373658718006, "y": 807.7476511593618, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 292.60955171226766, "y": 710.5367104204666, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 610.3080063728173, "y": 948.2959063818388, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 691.3585225303559, "y": 284.9519087162952, "size": 4.43, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 16.4529, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YIB-ZQsg6jQ", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Panda Bond, Kurangi Ketergantungan Dolar AS | MARKET HIGHLIGHTS\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menerbitkan obligasi dalam mata uang selain dolar AS melalui skema panda bond di pasar China. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah, menekan biaya bunga, serta mengurangi ketergantungan terhadap dolar. Pemerintah juga menilai prospek ekonomi nasional terus membaik dan meminta masyarakat tetap tenang di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YIB-ZQsg6jQ"}}], "edges": [{"key": "Mrfarhat_Id", "source": "Mrfarhat_Id", "target": "dk_itu_dokyeom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Mrfarhat_Id", "source": "Mrfarhat_Id", "target": "christianvctrs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "pemkab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "harianclip.id", "source": "harianclip.id", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mynameisrio26", "source": "mynameisrio26", "target": "bamhardy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "source": "@Bloomberg-News", "target": "cmegroup", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "source": "@Bloomberg-News", "target": "bloomberg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "source": "@Bloomberg-News", "target": "business", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "source": "@Bloomberg-News", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "source": "@Bloomberg-News", "target": "bloombergtechnology", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bloomberg-News", "source": "@Bloomberg-News", "target": "bloombergpodcasts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CryptoSenseii", "source": "@CryptoSenseii", "target": "Jaalyn_T", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}