{"nodes": [{"key": "LebakBulusLRT", "attributes": {"label": "LebakBulusLRT", "x": 359.8328172538302, "y": 667.193949113969, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052279652270358583", "id": "LebakBulusLRT", "source": "tweet-000004", "content": "Di kasus Barcelona, ada keinginan untuk memperkuat dari aspek regulasi seperti mencabut izin hotel/sewa kamar/sejenisnya. Ada juga usulan membatasi kepemilikan unit rumah dan menerapkan pajak yang tinggi bagi properti investasi. Ini bertolak belakang dengan laissez-faire", "post_id": "2052279652270358583"}}, {"key": "ekky1995", "attributes": {"label": "ekky1995", "x": 888.1997321534948, "y": 302.83707314138854, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052279652270358583", "id": "ekky1995", "source": "tweet-000004", "content": "Di kasus Barcelona, ada keinginan untuk memperkuat dari aspek regulasi seperti mencabut izin hotel/sewa kamar/sejenisnya. Ada juga usulan membatasi kepemilikan unit rumah dan menerapkan pajak yang tinggi bagi properti investasi. Ini bertolak belakang dengan laissez-faire", "post_id": "2052279652270358583"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 906.8733275911636, "y": 436.49565175152225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052216743398088895", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, penugasannya biasanya bersifat PSO (public service obligation) atau proyek² strategis mendesak, yg mungkin gak menguntungkan secara komersial bagi BUMN.\n\nItu instrumen pemerintah u/ mencapai tujuan strategis. Dananya diambil dari APBN. Maka risiko kerugian ditanggung oleh", "post_id": "2052216743398088895"}}, {"key": "DudeRafay60339", "attributes": {"label": "DudeRafay60339", "x": 677.4021693434822, "y": 328.64528175610855, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052216743398088895", "id": "DudeRafay60339", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, penugasannya biasanya bersifat PSO (public service obligation) atau proyek² strategis mendesak, yg mungkin gak menguntungkan secara komersial bagi BUMN.\n\nItu instrumen pemerintah u/ mencapai tujuan strategis. Dananya diambil dari APBN. Maka risiko kerugian ditanggung oleh", "post_id": "2052216743398088895"}}, {"key": "cirebonwarta_", "attributes": {"label": "cirebonwarta_", "x": 487.4699032549791, "y": 899.5181460546081, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3891169732094225303_14087608753", "id": "cirebonwarta_", "source": "instagram-000001", "content": "KUNINGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar kegiatan edukasi keuangan bertajuk \"Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas\" di Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/26).\n\nSebanyak 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dibekali pemahaman untuk menghadapi ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online, hingga investasi bodong.\n\nKegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI Dr. Shohibul Imam, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Rektor UNIKU Dr. Anna Fitri Hindriana.\n\nDikatakan Agus bahwa Data SNLIK 2025 menunjukkan literasi keuangan mahasiswa baru mencapai 40,49%, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 66,64%.\n\nMaka dari itu, Mahasiswa diajarkan mengenali ciri-ciri investasi ilegal dan bahaya judi online yang merusak finansial serta mental.\n\nOJK mendorong mahasiswa menjadi agent of change yang kritis terhadap risiko digital dan bijak dalam mengelola keuangan.\n\nKepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa edukasi ini bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak.\n\n \"Mahasiswa jangan sampai menjadi korban\n ataupun pelaku praktik keuangan ilegal. OJK hadir untuk memastikan generasi muda mampu membedakan layanan keuangan legal dan yang merugikan,\" ujarnya.\n\nSementara itu, Dian Rahmat Yanuar, Bupati Kuningan turut mengapresiasi langkah aktif OJK dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital yang kian masif. \n\nMelalui sinergi antara regulator, pemerintah, dan akademisi, diharapkan generasi muda Kuningan siap menjadi penggerak ekonomi yang cerdas dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.\n\n    #ojk#ojkcirebon#uniku #kuningan", "post_id": "3891169732094225303_14087608753"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 549.8049185664422, "y": 501.8061096273116, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.3211, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891169732094225303_14087608753", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "KUNINGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar kegiatan edukasi keuangan bertajuk \"Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas\" di Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/26).\n\nSebanyak 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dibekali pemahaman untuk menghadapi ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online, hingga investasi bodong.\n\nKegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI Dr. Shohibul Imam, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Rektor UNIKU Dr. Anna Fitri Hindriana.\n\nDikatakan Agus bahwa Data SNLIK 2025 menunjukkan literasi keuangan mahasiswa baru mencapai 40,49%, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 66,64%.\n\nMaka dari itu, Mahasiswa diajarkan mengenali ciri-ciri investasi ilegal dan bahaya judi online yang merusak finansial serta mental.\n\nOJK mendorong mahasiswa menjadi agent of change yang kritis terhadap risiko digital dan bijak dalam mengelola keuangan.\n\nKepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa edukasi ini bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak.\n\n \"Mahasiswa jangan sampai menjadi korban\n ataupun pelaku praktik keuangan ilegal. OJK hadir untuk memastikan generasi muda mampu membedakan layanan keuangan legal dan yang merugikan,\" ujarnya.\n\nSementara itu, Dian Rahmat Yanuar, Bupati Kuningan turut mengapresiasi langkah aktif OJK dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital yang kian masif. \n\nMelalui sinergi antara regulator, pemerintah, dan akademisi, diharapkan generasi muda Kuningan siap menjadi penggerak ekonomi yang cerdas dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.\n\n    #ojk#ojkcirebon#uniku #kuningan", "post_id": "3891169732094225303_14087608753"}}, {"key": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "ojk_cirebon", "x": 395.42700249864527, "y": 660.1762355414064, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.3211, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891169732094225303_14087608753", "id": "ojk_cirebon", "source": "instagram-000001", "content": "KUNINGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar kegiatan edukasi keuangan bertajuk \"Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas\" di Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/26).\n\nSebanyak 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dibekali pemahaman untuk menghadapi ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online, hingga investasi bodong.\n\nKegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI Dr. Shohibul Imam, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Rektor UNIKU Dr. Anna Fitri Hindriana.\n\nDikatakan Agus bahwa Data SNLIK 2025 menunjukkan literasi keuangan mahasiswa baru mencapai 40,49%, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 66,64%.\n\nMaka dari itu, Mahasiswa diajarkan mengenali ciri-ciri investasi ilegal dan bahaya judi online yang merusak finansial serta mental.\n\nOJK mendorong mahasiswa menjadi agent of change yang kritis terhadap risiko digital dan bijak dalam mengelola keuangan.\n\nKepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa edukasi ini bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak.\n\n \"Mahasiswa jangan sampai menjadi korban\n ataupun pelaku praktik keuangan ilegal. OJK hadir untuk memastikan generasi muda mampu membedakan layanan keuangan legal dan yang merugikan,\" ujarnya.\n\nSementara itu, Dian Rahmat Yanuar, Bupati Kuningan turut mengapresiasi langkah aktif OJK dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital yang kian masif. \n\nMelalui sinergi antara regulator, pemerintah, dan akademisi, diharapkan generasi muda Kuningan siap menjadi penggerak ekonomi yang cerdas dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.\n\n    #ojk#ojkcirebon#uniku #kuningan", "post_id": "3891169732094225303_14087608753"}}, {"key": "fkip_uniku", "attributes": {"label": "fkip_uniku", "x": 635.726544714629, "y": 523.6929126102391, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.3211, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891169732094225303_14087608753", "id": "fkip_uniku", "source": "instagram-000001", "content": "KUNINGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar kegiatan edukasi keuangan bertajuk \"Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas\" di Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/26).\n\nSebanyak 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dibekali pemahaman untuk menghadapi ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online, hingga investasi bodong.\n\nKegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI Dr. Shohibul Imam, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Rektor UNIKU Dr. Anna Fitri Hindriana.\n\nDikatakan Agus bahwa Data SNLIK 2025 menunjukkan literasi keuangan mahasiswa baru mencapai 40,49%, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 66,64%.\n\nMaka dari itu, Mahasiswa diajarkan mengenali ciri-ciri investasi ilegal dan bahaya judi online yang merusak finansial serta mental.\n\nOJK mendorong mahasiswa menjadi agent of change yang kritis terhadap risiko digital dan bijak dalam mengelola keuangan.\n\nKepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa edukasi ini bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak.\n\n \"Mahasiswa jangan sampai menjadi korban\n ataupun pelaku praktik keuangan ilegal. OJK hadir untuk memastikan generasi muda mampu membedakan layanan keuangan legal dan yang merugikan,\" ujarnya.\n\nSementara itu, Dian Rahmat Yanuar, Bupati Kuningan turut mengapresiasi langkah aktif OJK dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital yang kian masif. \n\nMelalui sinergi antara regulator, pemerintah, dan akademisi, diharapkan generasi muda Kuningan siap menjadi penggerak ekonomi yang cerdas dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.\n\n    #ojk#ojkcirebon#uniku #kuningan", "post_id": "3891169732094225303_14087608753"}}, {"key": "prokompimkabkuningan", "attributes": {"label": "prokompimkabkuningan", "x": 116.44113751872543, "y": 458.6021275423082, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.3211, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891169732094225303_14087608753", "id": "prokompimkabkuningan", "source": "instagram-000001", "content": "KUNINGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar kegiatan edukasi keuangan bertajuk \"Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas\" di Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/26).\n\nSebanyak 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dibekali pemahaman untuk menghadapi ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online, hingga investasi bodong.\n\nKegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI Dr. Shohibul Imam, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Rektor UNIKU Dr. Anna Fitri Hindriana.\n\nDikatakan Agus bahwa Data SNLIK 2025 menunjukkan literasi keuangan mahasiswa baru mencapai 40,49%, masih di bawah rata-rata nasional sebesar 66,64%.\n\nMaka dari itu, Mahasiswa diajarkan mengenali ciri-ciri investasi ilegal dan bahaya judi online yang merusak finansial serta mental.\n\nOJK mendorong mahasiswa menjadi agent of change yang kritis terhadap risiko digital dan bijak dalam mengelola keuangan.\n\nKepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa edukasi ini bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak.\n\n \"Mahasiswa jangan sampai menjadi korban\n ataupun pelaku praktik keuangan ilegal. OJK hadir untuk memastikan generasi muda mampu membedakan layanan keuangan legal dan yang merugikan,\" ujarnya.\n\nSementara itu, Dian Rahmat Yanuar, Bupati Kuningan turut mengapresiasi langkah aktif OJK dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital yang kian masif. \n\nMelalui sinergi antara regulator, pemerintah, dan akademisi, diharapkan generasi muda Kuningan siap menjadi penggerak ekonomi yang cerdas dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.\n\n    #ojk#ojkcirebon#uniku #kuningan", "post_id": "3891169732094225303_14087608753"}}, {"key": "shivadestya", "attributes": {"label": "shivadestya", "x": 826.037272880634, "y": 136.59680516361684, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636837743846329621", "id": "shivadestya", "source": "tiktok-000001", "content": "Update info lowongan kerja dari perusahaan kontruksi milik BUMN yaitu Nindya Karya.  Terbuka untuk berbagai posisi, diantaranya ada administtrasi, manajemen risiko hingga enggenering. Lulusan S1 dan D3 boleh apply!  Untuk buat CV khusus lamar ke website perusahaan kamu bisa buatanya di  Jasa CV #bumnuntukindonesia #nindyakarya #kontruksi #lowongankerja #lokerbumn", "post_id": "7636837743846329621"}}, {"key": "Wova", "attributes": {"label": "Wova", "x": 950.9589181356163, "y": 500.5521995154796, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636837743846329621", "id": "Wova", "source": "tiktok-000001", "content": "Update info lowongan kerja dari perusahaan kontruksi milik BUMN yaitu Nindya Karya.  Terbuka untuk berbagai posisi, diantaranya ada administtrasi, manajemen risiko hingga enggenering. Lulusan S1 dan D3 boleh apply!  Untuk buat CV khusus lamar ke website perusahaan kamu bisa buatanya di  Jasa CV #bumnuntukindonesia #nindyakarya #kontruksi #lowongankerja #lokerbumn", "post_id": "7636837743846329621"}}, {"key": "@privacyprodigy", "attributes": {"label": "@privacyprodigy", "x": 244.6984790195432, "y": 100.0998538099691, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RPQA8r8RqIw", "id": "@privacyprodigy", "source": "youtube-000001", "content": "🚨 Sanksi GDPR Meningkat! Apa yang Dilewatkan Organisasi BFSI?\n\n#privacyprodigy #sparktechx #youtubegrowth #youtubeseo #getmoresubscribers\n#privacycompliance #CyberThreats #ComplianceSoftware #dataprotection #dataprivacy #dpia #dpo #dataprotectionofficer #euaiact #gdpr #dataprivacy #privacyimpactassessment #privacymatters #privacybydesign #datasecurity #datamanagement #datagovernance #privacynewsletter #datasecurityarchitect #datamapping #euaiact #iapp #aiact #ai #PrivacyComplianceSoftware #externaldposervices #privacymatters #dataarchitecture #dataengineering #privacynewsletter #dpo #subscribenow #shiftingleft #dpdpa #onetrust #dataprivacylaw #datacompliance #cybersecurity #attorneys #lawfirm #counsel #riskmanagement #dataretention #onetrust #onetrustplatform #onetrustpartner\n#YouTubeShorts #ViralVideo #digitaltrust\n\n🎯 Deskripsi:\nDi sektor BFSI (Perbankan, Jasa Keuangan & Asuransi), kepercayaan pelanggan bergantung pada perlindungan data yang kuat. Dengan meningkatnya ancaman siber, tekanan regulasi, dan transformasi digital, setiap organisasi BFSI harus melakukan Penilaian Risiko Privasi yang efektif untuk mengidentifikasi kelemahan sebelum insiden terjadi.\n\nDalam video profesional ini, Pakar Privasi Data Anil Patil berbagi kiat praktis untuk membantu organisasi BFSI mengevaluasi risiko privasi, memperkuat kontrol, meningkatkan kesiapan kepatuhan, dan melindungi informasi pelanggan yang sensitif.\nBaik Anda bekerja di bidang perbankan, asuransi, NBFC, fintech, audit, kepatuhan, TI, manajemen risiko, atau kepemimpinan, video ini menawarkan panduan yang berharga.\n\n🏦 Dalam video ini, Anda akan mempelajari:\n✅ Apa arti Penilaian Risiko Privasi\n✅ Mengapa organisasi BFSI sangat membutuhkannya\n✅ Bagaimana mengidentifikasi risiko privasi dalam aliran data perbankan\n✅ Kiat untuk mengurangi paparan data pelanggan\n✅ Bagaimana penilaian mendukung kepatuhan GDPR / DPDPA\n✅ Praktik terbaik untuk tata kelola privasi berkelanjutan\n\n📚 Urutan Bab:\n\nSilakan sukai video kami dan berlangganan saluran kami jika Anda merasa video ini bermanfaat.\n\nPelajari lebih lanjut tentang Pentingnya Penilaian Risiko Privasi Data (DPRA) dalam Mengelola Risiko Data Pribadi dan Kepatuhan terhadap GDPR di sini:\n\n👉Artikelnya ada di sini: \"Bagaimana Anda membandingkan penilaian risiko privasi data Anda dengan praktik terbaik atau standar industri?\"\n\nTautan:   / how-do-you-benchmark-your-data-privacy-ris...  \n\nCara menjadi Pakar Privasi Data, jadwalkan pertemuan dengan Pakar Privasi Data Anil Patil, OneTrust Fellow of Privacy Technology: https://topmate.io/anilpatil ATAU kirim email kepada saya: anilpatil\n\nMEDIA SOSIAL ANIL PATIL:\n➡️Topmate: https://topmate.io/anilpatil\n➡️LinkedIn:   / anilshivajipatil  \n➡️Blog: https://privacywithanil.blogspot.com/\n➡️Twitter: https://x.com/PrivacyProdigyX\n➡️Instagram:   / privacyprodigyx  \n➡️Telegram: https://t.me/PrivacyProdigyX\n➡️Threads: https://www.threads.net/\n➡️Medium:   / privacyessentialinsights  \n➡️Facebook:   / abwayinfosecpvtltd  \n➡️  / privacyessentialinsights  \n➡️Spotify: https://open.spotify.com/show/6G5aHVV...\n➡️Podcast https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\n➡️Gabung VIDIQ: https://vidiq.com/anilpatil\n\n👨💻 Privasi yang kuat dimulai dengan penilaian risiko yang cerdas.\n\n👉 Sukai, Bagikan, Komentari & Berlangganan Privacy Prodigy untuk wawasan tentang Privasi Data, Keamanan BFSI & Kepatuhan.\n\n#privasipenting #privasiberdasarkandesain #privasidata #keamanandata #gdpr #keamanan siber #privasiberdasarkandesain #arsitek keamanandata #arsitekturdata #rekayasadata #buletinprivasi #dpo #berlangganansekarang #bergeserkekiri #privasipenting #iapp #datagrail #hukumprivasidata #kepatuhandata #keamanan siber #pengacara #firmahukum #penasihat #manajemenrisiko #retensidata #FinTech #BFSI #perawatan kesehatan #euaiact #microsoft #apple #AbwayInfosec #OneTrust #PasarKepatuhan #PrivasiData #DPDPA #GDPR #SolusiKeamananSiber #TeknologiPrivasi #PrivasiProdigy #MitraOneTrust #TataKelola #AlatKepatuhan #ManajemenRisiko #CCPA #EtikaDigital #perlindungandata #RUUperlindungandata #pertumbuhanyoutube #youtubeseo #dapatkanlebihbanyakpelanggan", "post_id": "RPQA8r8RqIw"}}, {"key": "privacywithanil", "attributes": {"label": "privacywithanil", "x": 846.4939148366217, "y": 643.8498268988727, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RPQA8r8RqIw", "id": "privacywithanil", "source": "youtube-000001", "content": "🚨 Sanksi GDPR Meningkat! Apa yang Dilewatkan Organisasi BFSI?\n\n#privacyprodigy #sparktechx #youtubegrowth #youtubeseo #getmoresubscribers\n#privacycompliance #CyberThreats #ComplianceSoftware #dataprotection #dataprivacy #dpia #dpo #dataprotectionofficer #euaiact #gdpr #dataprivacy #privacyimpactassessment #privacymatters #privacybydesign #datasecurity #datamanagement #datagovernance #privacynewsletter #datasecurityarchitect #datamapping #euaiact #iapp #aiact #ai #PrivacyComplianceSoftware #externaldposervices #privacymatters #dataarchitecture #dataengineering #privacynewsletter #dpo #subscribenow #shiftingleft #dpdpa #onetrust #dataprivacylaw #datacompliance #cybersecurity #attorneys #lawfirm #counsel #riskmanagement #dataretention #onetrust #onetrustplatform #onetrustpartner\n#YouTubeShorts #ViralVideo #digitaltrust\n\n🎯 Deskripsi:\nDi sektor BFSI (Perbankan, Jasa Keuangan & Asuransi), kepercayaan pelanggan bergantung pada perlindungan data yang kuat. Dengan meningkatnya ancaman siber, tekanan regulasi, dan transformasi digital, setiap organisasi BFSI harus melakukan Penilaian Risiko Privasi yang efektif untuk mengidentifikasi kelemahan sebelum insiden terjadi.\n\nDalam video profesional ini, Pakar Privasi Data Anil Patil berbagi kiat praktis untuk membantu organisasi BFSI mengevaluasi risiko privasi, memperkuat kontrol, meningkatkan kesiapan kepatuhan, dan melindungi informasi pelanggan yang sensitif.\nBaik Anda bekerja di bidang perbankan, asuransi, NBFC, fintech, audit, kepatuhan, TI, manajemen risiko, atau kepemimpinan, video ini menawarkan panduan yang berharga.\n\n🏦 Dalam video ini, Anda akan mempelajari:\n✅ Apa arti Penilaian Risiko Privasi\n✅ Mengapa organisasi BFSI sangat membutuhkannya\n✅ Bagaimana mengidentifikasi risiko privasi dalam aliran data perbankan\n✅ Kiat untuk mengurangi paparan data pelanggan\n✅ Bagaimana penilaian mendukung kepatuhan GDPR / DPDPA\n✅ Praktik terbaik untuk tata kelola privasi berkelanjutan\n\n📚 Urutan Bab:\n\nSilakan sukai video kami dan berlangganan saluran kami jika Anda merasa video ini bermanfaat.\n\nPelajari lebih lanjut tentang Pentingnya Penilaian Risiko Privasi Data (DPRA) dalam Mengelola Risiko Data Pribadi dan Kepatuhan terhadap GDPR di sini:\n\n👉Artikelnya ada di sini: \"Bagaimana Anda membandingkan penilaian risiko privasi data Anda dengan praktik terbaik atau standar industri?\"\n\nTautan:   / how-do-you-benchmark-your-data-privacy-ris...  \n\nCara menjadi Pakar Privasi Data, jadwalkan pertemuan dengan Pakar Privasi Data Anil Patil, OneTrust Fellow of Privacy Technology: https://topmate.io/anilpatil ATAU kirim email kepada saya: anilpatil\n\nMEDIA SOSIAL ANIL PATIL:\n➡️Topmate: https://topmate.io/anilpatil\n➡️LinkedIn:   / anilshivajipatil  \n➡️Blog: https://privacywithanil.blogspot.com/\n➡️Twitter: https://x.com/PrivacyProdigyX\n➡️Instagram:   / privacyprodigyx  \n➡️Telegram: https://t.me/PrivacyProdigyX\n➡️Threads: https://www.threads.net/\n➡️Medium:   / privacyessentialinsights  \n➡️Facebook:   / abwayinfosecpvtltd  \n➡️  / privacyessentialinsights  \n➡️Spotify: https://open.spotify.com/show/6G5aHVV...\n➡️Podcast https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\n➡️Gabung VIDIQ: https://vidiq.com/anilpatil\n\n👨💻 Privasi yang kuat dimulai dengan penilaian risiko yang cerdas.\n\n👉 Sukai, Bagikan, Komentari & Berlangganan Privacy Prodigy untuk wawasan tentang Privasi Data, Keamanan BFSI & Kepatuhan.\n\n#privasipenting #privasiberdasarkandesain #privasidata #keamanandata #gdpr #keamanan siber #privasiberdasarkandesain #arsitek keamanandata #arsitekturdata #rekayasadata #buletinprivasi #dpo #berlangganansekarang #bergeserkekiri #privasipenting #iapp #datagrail #hukumprivasidata #kepatuhandata #keamanan siber #pengacara #firmahukum #penasihat #manajemenrisiko #retensidata #FinTech #BFSI #perawatan kesehatan #euaiact #microsoft #apple #AbwayInfosec #OneTrust #PasarKepatuhan #PrivasiData #DPDPA #GDPR #SolusiKeamananSiber #TeknologiPrivasi #PrivasiProdigy #MitraOneTrust #TataKelola #AlatKepatuhan #ManajemenRisiko #CCPA #EtikaDigital #perlindungandata #RUUperlindungandata #pertumbuhanyoutube #youtubeseo #dapatkanlebihbanyakpelanggan", "post_id": "RPQA8r8RqIw"}}, {"key": "@FINOS", "attributes": {"label": "@FINOS", "x": 72.87140315954632, "y": 50.55482558209301, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RR3Ktg7drwc", "id": "@FINOS", "source": "youtube-000001", "content": "Meningkatkan Skalabilitas AI Industri: Dari Kompetisi ke Kontribusi | Mia Gougisha, DTCC\n\nMia Gougisha (Pemimpin Inovasi Terbuka di DTCC) mengeksplorasi bagaimana hackathon yang dipimpin industri bergerak melampaui sekadar eksperimen untuk menciptakan dampak sumber terbuka yang berkelanjutan. Ia memamerkan solusi AI pemenang dari acara Innovate DTCC dan perjalanan mereka menuju kematangan melalui ekosistem FINOS.\n\n🇬🇧 Bergabunglah bersama kami di London! Saksikan informasi terbaru tentang Inovasi Terbuka di OSFF London pada 25 Juni 2026: https://hubs.ly/Q041YV9Z0 (Gunakan Kode: 26YTOSFFLN20C)\n\n🕒 Cap waktu:\n0:00 Sambutan dan Peran di DTCC\n0:45 Mengapa Hackathon Terbuka Penting untuk Dampak\n1:15 Merancang Hackathon untuk Skala\n2:15 Partisipasi Industri dan Perspektif yang Beragam\n3:30 Evaluasi: Menyeimbangkan Inovasi dengan Kepercayaan\n4:00 Pemenang Perunggu: Calm Guard (Ketahanan Operasional)\n4:45 Pemenang Perak: Nova Mind (Otomasi Pasca-Perdagangan)\n5:55 Pemenang Emas: Needle (Intelijen Risiko Siber)\n7:15 Jalur Bonus: Audit AI (Perencanaan Risiko Proaktif)\n8:15 Penutup: Meningkatkan Skala AI Tepercaya di Seluruh Sektor Keuangan\n\n📊 Masalah: \"Hackathon untuk Jebakan \"Tidak Ada Tempat\" Hackathon korporat tradisional seringkali merupakan acara sekali jalan di mana ide-ide hebat mati setelah kompetisi berakhir. Di industri keuangan, membangun AI secara terpisah mencegah alat-alat ini mencapai skala, kematangan, dan kepercayaan regulasi yang diperlukan untuk adopsi di dunia nyata dalam lingkungan produksi.\n\n🏗️ Solusinya: Mesin Kolaborasi Berkelanjutan FINOS\nMia Gougisha mendemonstrasikan model baru di mana hackathon berfungsi sebagai \"saluran ide\" untuk industri yang lebih luas:\nDesain Berbasis Sumber Terbuka: Setiap solusi yang dikembangkan selama acara Innovate DTCC adalah sumber terbuka sejak hari pertama, memastikan fondasi yang meluas melampaui acara tersebut.\nArsitektur sebagai Kode (Calm Guard): Mentransisikan pemenang hackathon ke repositori inti FINOS untuk mengotomatiskan kepatuhan dan mengurangi gesekan dalam DevSecOps.\nSaluran Multi-Agen (Nova Mind): Mengotomatiskan penanganan pengecualian pasca-perdagangan melalui model AI yang dapat diaudit yang hanya melibatkan manusia untuk kasus-kasus dengan ambiguitas tinggi.\n\n⚙️ Mengapa Ini Penting untuk Rekayasa Keuangan\n\"Tim Super\" Lintas Organisasi: Menyatukan kontributor dari berbagai perusahaan (misalnya, Snowflake dan DTCC) untuk menyatukan data keamanan dan risiko yang terfragmentasi.\n\nInovasi yang Mengutamakan Tata Kelola: Mengevaluasi solusi berdasarkan skalabilitas dan relevansi industrinya memastikan solusi tersebut memenuhi persyaratan \"keamanan dan keandalan\" keuangan yang diatur.\n\nKesimpulan: Inovasi tidak berhenti di garis finish. Mia Gougisha membuktikan bahwa dengan menyelaraskan hackathon dengan ekosistem FINOS, industri dapat mengubah prototipe eksperimental menjadi aset bersama yang siap produksi.\n\n🌐 Lebih lanjut tentang FINOS: https://www.finos.org/\n📧 Bergabunglah dengan buletin kami: https://www.finos.org/sign-up\n🎙️ Dengarkan Podcast Open Source in Finance kami: https://www.youtube.com/\nLinkedIn:   / finosfoundation  \n\n#FINOS #OSFFToronto #DTCC #OpenInnovation #AIHackathon #OpenSource #FinTech #CyberSecurity #AuditAI", "post_id": "RR3Ktg7drwc"}}, {"key": "FINOS/podcasts", "attributes": {"label": "FINOS/podcasts", "x": 433.5078389926808, "y": 278.4965935783943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RR3Ktg7drwc", "id": "FINOS/podcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Meningkatkan Skalabilitas AI Industri: Dari Kompetisi ke Kontribusi | Mia Gougisha, DTCC\n\nMia Gougisha (Pemimpin Inovasi Terbuka di DTCC) mengeksplorasi bagaimana hackathon yang dipimpin industri bergerak melampaui sekadar eksperimen untuk menciptakan dampak sumber terbuka yang berkelanjutan. Ia memamerkan solusi AI pemenang dari acara Innovate DTCC dan perjalanan mereka menuju kematangan melalui ekosistem FINOS.\n\n🇬🇧 Bergabunglah bersama kami di London! Saksikan informasi terbaru tentang Inovasi Terbuka di OSFF London pada 25 Juni 2026: https://hubs.ly/Q041YV9Z0 (Gunakan Kode: 26YTOSFFLN20C)\n\n🕒 Cap waktu:\n0:00 Sambutan dan Peran di DTCC\n0:45 Mengapa Hackathon Terbuka Penting untuk Dampak\n1:15 Merancang Hackathon untuk Skala\n2:15 Partisipasi Industri dan Perspektif yang Beragam\n3:30 Evaluasi: Menyeimbangkan Inovasi dengan Kepercayaan\n4:00 Pemenang Perunggu: Calm Guard (Ketahanan Operasional)\n4:45 Pemenang Perak: Nova Mind (Otomasi Pasca-Perdagangan)\n5:55 Pemenang Emas: Needle (Intelijen Risiko Siber)\n7:15 Jalur Bonus: Audit AI (Perencanaan Risiko Proaktif)\n8:15 Penutup: Meningkatkan Skala AI Tepercaya di Seluruh Sektor Keuangan\n\n📊 Masalah: \"Hackathon untuk Jebakan \"Tidak Ada Tempat\" Hackathon korporat tradisional seringkali merupakan acara sekali jalan di mana ide-ide hebat mati setelah kompetisi berakhir. Di industri keuangan, membangun AI secara terpisah mencegah alat-alat ini mencapai skala, kematangan, dan kepercayaan regulasi yang diperlukan untuk adopsi di dunia nyata dalam lingkungan produksi.\n\n🏗️ Solusinya: Mesin Kolaborasi Berkelanjutan FINOS\nMia Gougisha mendemonstrasikan model baru di mana hackathon berfungsi sebagai \"saluran ide\" untuk industri yang lebih luas:\nDesain Berbasis Sumber Terbuka: Setiap solusi yang dikembangkan selama acara Innovate DTCC adalah sumber terbuka sejak hari pertama, memastikan fondasi yang meluas melampaui acara tersebut.\nArsitektur sebagai Kode (Calm Guard): Mentransisikan pemenang hackathon ke repositori inti FINOS untuk mengotomatiskan kepatuhan dan mengurangi gesekan dalam DevSecOps.\nSaluran Multi-Agen (Nova Mind): Mengotomatiskan penanganan pengecualian pasca-perdagangan melalui model AI yang dapat diaudit yang hanya melibatkan manusia untuk kasus-kasus dengan ambiguitas tinggi.\n\n⚙️ Mengapa Ini Penting untuk Rekayasa Keuangan\n\"Tim Super\" Lintas Organisasi: Menyatukan kontributor dari berbagai perusahaan (misalnya, Snowflake dan DTCC) untuk menyatukan data keamanan dan risiko yang terfragmentasi.\n\nInovasi yang Mengutamakan Tata Kelola: Mengevaluasi solusi berdasarkan skalabilitas dan relevansi industrinya memastikan solusi tersebut memenuhi persyaratan \"keamanan dan keandalan\" keuangan yang diatur.\n\nKesimpulan: Inovasi tidak berhenti di garis finish. Mia Gougisha membuktikan bahwa dengan menyelaraskan hackathon dengan ekosistem FINOS, industri dapat mengubah prototipe eksperimental menjadi aset bersama yang siap produksi.\n\n🌐 Lebih lanjut tentang FINOS: https://www.finos.org/\n📧 Bergabunglah dengan buletin kami: https://www.finos.org/sign-up\n🎙️ Dengarkan Podcast Open Source in Finance kami: https://www.youtube.com/\nLinkedIn:   / finosfoundation  \n\n#FINOS #OSFFToronto #DTCC #OpenInnovation #AIHackathon #OpenSource #FinTech #CyberSecurity #AuditAI", "post_id": "RR3Ktg7drwc"}}, {"key": "@watermagazine", "attributes": {"label": "@watermagazine", "x": 574.6696809146634, "y": 484.3945348705428, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1gGQHBoJrfo", "id": "@watermagazine", "source": "youtube-000001", "content": "Pentingnya investasi bisnis terkoordinasi ke dalam Solusi Berbasis Alam\n\nPhoebe Cox, Senior Nature Associate di Green Finance Institute (GFI), membahas temuan laporan terbaru organisasi tersebut, Developing Regional Economic Resilience through Nature-based Solutions: Norfolk and Suffolk, yang menguraikan bagaimana investasi bersama strategis dalam Solusi Berbasis Alam (NbS) oleh bisnis dan pemerintah daerah dapat mendukung rencana pertumbuhan regional dan mengatasi ancaman air, pangan, dan infrastruktur yang berkontribusi terhadap risiko ekonomi. Phoebe menjelaskan bagaimana, saat ini, hambatan kebijakan nasional, kurangnya koordinasi, dan kesenjangan data yang kritis menghambat tindakan, dan menguraikan apa yang perlu diubah untuk mengoptimalkan potensi NbS.\n\n✅ Poin-poin penting meliputi:\n\n00:00 Pendahuluan\n00:08 Bagaimana risiko yang sudah memengaruhi bisnis\n03:25 Dampak kekurangan air\n05:45 Apa saja solusi berbasis alam yang paling berdampak yang tersedia\n07:44 Intervensi apa saja yang tersedia dan bagaimana intervensi tersebut dapat membantu\n09:58 Potensi solusi berbasis alam untuk menggantikan atau melengkapi infrastruktur air limbah tradisional\n12:17 Mengapa kolaborasi antar sektor sangat penting\n14:09 Peluang untuk investasi bersama dan peran yang dapat dimainkan perusahaan\n16:53 Data spesifik terkait air apa yang hilang dan apa dampaknya\n19:08 Hambatan regulasi dan perubahan untuk memungkinkan perusahaan air dan pihak lain untuk berpartisipasi sepenuhnya\n20:56 Bagaimana pengelolaan air pada skala lanskap ini meningkatkan hasil\n22:24 Pelajaran apa yang dapat diambil oleh wilayah yang kekurangan air lainnya dari model yang sedang dikembangkan ini\n24:22 Perbaikan apa yang dapat kita harapkan\n\n🔔 Berlangganan Majalah Air untuk tetap mendapatkan informasi tentang pengelolaan air kota dan industri di Inggris dan Irlandia Sektor air, air limbah, dan air hujan.\n\n✅ LinkedIn -   / watermagazine  \n✅ X - https://x.com/watermagtweets\n✅ Instagram -   / watermagazineuk  \n✅ Facebook -   / watermagazineuk  \n✅ TikTok -   / water.magazine  \n✅ Bluesky - https://bsky.app/profile/watermagazin...\n✅ Threads - https://www.threads.com/\n\nWater Magazine adalah publikasi cetak dan digital bulanan premium yang didistribusikan secara gratis, serta situs web yang melaporkan sektor air, air limbah, dan air hujan kota dan industri di Inggris dan Irlandia.\n\n#IndustriAir #KinerjaLingkungan #Ofwat #BadanLingkungan #KualitasAir #MajalahAir #SumberDayaAlamWales #SEPA #DWI #EPA #Air #IndustriAirLimbah #BeritaIndustriAir #BeritaIndustriAirLimbah #BeritaAir #VlogAir #SektorAir #SektorAirLimbah #SplashCast #RegulasiAir #PR24 #AMP8 #PemantauanLingkungan #defra #PencemaranAir #PencemaranSungai #KualitasAirSungai #Limbah #PencemaranLimbah #CSOS #PembuanganLimbah #PemantauanKualitasAir #PengolahanLimbah #PengolahanLumpur #PengolahanAir #PengolahanAirLimbah #IndustriPengolahanAir #IndustriPengolahanAirLimbah #PeralatanPengolahanAir #PeralatanPengolahanAirLimbah #KonservasiAir #PasokanAir #InovasiAir #AirMinum #AirSaji", "post_id": "1gGQHBoJrfo"}}, {"key": "watermagazineuk", "attributes": {"label": "watermagazineuk", "x": 234.0629486851391, "y": 815.082380646785, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1gGQHBoJrfo", "id": "watermagazineuk", "source": "youtube-000001", "content": "Pentingnya investasi bisnis terkoordinasi ke dalam Solusi Berbasis Alam\n\nPhoebe Cox, Senior Nature Associate di Green Finance Institute (GFI), membahas temuan laporan terbaru organisasi tersebut, Developing Regional Economic Resilience through Nature-based Solutions: Norfolk and Suffolk, yang menguraikan bagaimana investasi bersama strategis dalam Solusi Berbasis Alam (NbS) oleh bisnis dan pemerintah daerah dapat mendukung rencana pertumbuhan regional dan mengatasi ancaman air, pangan, dan infrastruktur yang berkontribusi terhadap risiko ekonomi. Phoebe menjelaskan bagaimana, saat ini, hambatan kebijakan nasional, kurangnya koordinasi, dan kesenjangan data yang kritis menghambat tindakan, dan menguraikan apa yang perlu diubah untuk mengoptimalkan potensi NbS.\n\n✅ Poin-poin penting meliputi:\n\n00:00 Pendahuluan\n00:08 Bagaimana risiko yang sudah memengaruhi bisnis\n03:25 Dampak kekurangan air\n05:45 Apa saja solusi berbasis alam yang paling berdampak yang tersedia\n07:44 Intervensi apa saja yang tersedia dan bagaimana intervensi tersebut dapat membantu\n09:58 Potensi solusi berbasis alam untuk menggantikan atau melengkapi infrastruktur air limbah tradisional\n12:17 Mengapa kolaborasi antar sektor sangat penting\n14:09 Peluang untuk investasi bersama dan peran yang dapat dimainkan perusahaan\n16:53 Data spesifik terkait air apa yang hilang dan apa dampaknya\n19:08 Hambatan regulasi dan perubahan untuk memungkinkan perusahaan air dan pihak lain untuk berpartisipasi sepenuhnya\n20:56 Bagaimana pengelolaan air pada skala lanskap ini meningkatkan hasil\n22:24 Pelajaran apa yang dapat diambil oleh wilayah yang kekurangan air lainnya dari model yang sedang dikembangkan ini\n24:22 Perbaikan apa yang dapat kita harapkan\n\n🔔 Berlangganan Majalah Air untuk tetap mendapatkan informasi tentang pengelolaan air kota dan industri di Inggris dan Irlandia Sektor air, air limbah, dan air hujan.\n\n✅ LinkedIn -   / watermagazine  \n✅ X - https://x.com/watermagtweets\n✅ Instagram -   / watermagazineuk  \n✅ Facebook -   / watermagazineuk  \n✅ TikTok -   / water.magazine  \n✅ Bluesky - https://bsky.app/profile/watermagazin...\n✅ Threads - https://www.threads.com/\n\nWater Magazine adalah publikasi cetak dan digital bulanan premium yang didistribusikan secara gratis, serta situs web yang melaporkan sektor air, air limbah, dan air hujan kota dan industri di Inggris dan Irlandia.\n\n#IndustriAir #KinerjaLingkungan #Ofwat #BadanLingkungan #KualitasAir #MajalahAir #SumberDayaAlamWales #SEPA #DWI #EPA #Air #IndustriAirLimbah #BeritaIndustriAir #BeritaIndustriAirLimbah #BeritaAir #VlogAir #SektorAir #SektorAirLimbah #SplashCast #RegulasiAir #PR24 #AMP8 #PemantauanLingkungan #defra #PencemaranAir #PencemaranSungai #KualitasAirSungai #Limbah #PencemaranLimbah #CSOS #PembuanganLimbah #PemantauanKualitasAir #PengolahanLimbah #PengolahanLumpur #PengolahanAir #PengolahanAirLimbah #IndustriPengolahanAir #IndustriPengolahanAirLimbah #PeralatanPengolahanAir #PeralatanPengolahanAirLimbah #KonservasiAir #PasokanAir #InovasiAir #AirMinum #AirSaji", "post_id": "1gGQHBoJrfo"}}, {"key": "@familyofficeclub", "attributes": {"label": "@familyofficeclub", "x": 186.41212431366316, "y": 607.5817330626418, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uAxKm1S3p84", "id": "@familyofficeclub", "source": "youtube-000001", "content": "AI & Blockchain: Gelombang Investasi Berikutnya (Wawasan Investor Teratas)\n\nApa yang sebenarnya terjadi di persimpangan AI, blockchain, dan alokasi modal saat ini?\n\nDalam video ini, kami menguraikan wawasan investor yang paling bermanfaat dari diskusi panel tingkat tinggi yang membahas ke mana modal mengalir, tren apa yang benar-benar penting, dan bagaimana memposisikan diri Anda di depan gelombang berikutnya.\n\nPada tahun 2024 saja, lebih dari $100 miliar diinvestasikan secara global ke dalam AI, dengan hampir 50% dana modal ventura mengalir ke sektor ini. Tingkat percepatan tersebut menciptakan peluang—tetapi juga kebisingan, risiko, dan pemenang serta pecundang yang tak terhindarkan.\n\nEpisode ini menembus kebisingan tersebut.\n\n🔑 Wawasan Utama yang Dibahas:\nLedakan Modal AI\nMengapa ledakan AI saat ini bersifat berlebihan dan penuh dengan potensi keuntungan asimetris\nDi mana modal cerdas sebenarnya dikerahkan\nAI Agen: Peluang Nyata\nMengapa agen AI tidak akan tetap menjadi komoditas\nPergeseran menuju ekosistem khusus dan terspesialisasi\nDi mana nilai perusahaan jangka panjang akan diciptakan\nAI + Biologi = Terobosan Baru\nContoh dunia nyata: pengeditan gen menggunakan CRISPR\nMengapa biologi berbasis AI dapat mendefinisikan kembali umur panjang, perawatan kesehatan, dan industri bernilai triliun dolar\nFase Selanjutnya Blockchain (Di Luar Hype)\nTokenisasi vs. permintaan nyata: apa yang sebenarnya diinginkan investor\nMengapa likuiditas tidak selalu menjadi tujuan\nPentingnya regulasi, pencatatan, dan infrastruktur\nAI + Blockchain Bersama (Evolusi Web3)\nBlockchain sebagai lapisan keamanan untuk AI\nArsitektur \"mesh\" terdistribusi vs. sistem terpusat\nMengapa keamanan siber dan kepemilikan data akan menjadi tema investasi besar\nRealitas Berinvestasi di Teknologi Baru\n“Anda Jangan memilih kuda… akan terjadi pertumpahan darah”\nCara berpikir tentang risiko, waktu, dan posisi\nMengapa para pemenang terbesar akan melampaui ekspektasi di luar “proyek ambisius” biasa\nSaran Praktis\nGunakan alat AI setiap hari untuk membangun intuisi dan keunggulan\nBelajar dengan melakukan—bukan berteori\n🎯 Intinya\n\nKita tidak lagi terlalu awal—tetapi kita juga tidak terlambat.\n\nIni adalah fase di mana:\n\nProyek-proyek lemah akan terungkap\nPlatform yang kuat akan berkembang pesat\nInvestor strategis akan terpisah dari investor spekulatif\n\nJika Anda mengalokasikan modal—atau berencana untuk melakukannya—inilah saatnya untuk mendapatkan informasi, memposisikan diri, dan bertindak dengan sengaja.\n\n📌 Ambil Tindakan\n\nJika Anda serius ingin selalu selangkah lebih maju dalam hal aliran modal:\n\nTonton video ini dua kali\nCatat titik temu tren\nFokus pada peluang struktural jangka panjang—bukan tren jangka pendek\n🔗 Bergabunglah dengan Komunitas Investor\n\nBergabunglah dengan Family Office Club:\n👉 https://FamilyOffices.com\n\nHadiri acara langsung dan terhubung dengan investor, pelaku bisnis, dan operator lainnya.\n\n_________________________________________________________________________\n\nSemoga Anda menikmati Saluran YouTube Centimillionaire Strategies yang diproduksi oleh klub investor kami, Family Office Club.\n\nKami menggunakan saluran ini untuk mewawancarai miliarder, centimillionaire, investor, dan family office serta membantu para pendiri, pengusaha, dan investor untuk meningkatkan skala platform mereka dan berinvestasi lebih efektif.\n\nJika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda, meningkatkan kemampuan investasi, dan meningkatkan skala bisnis Anda, Anda berada di tempat yang tepat.\n\nKlub investor kami yang telah berdiri selama 18 tahun, Family Office Club, memiliki 25 anggota tim, dan lebih dari 18 juta pengikut di media sosial, telah menyelesaikan transaksi senilai lebih dari $500 juta, memiliki lebih dari 7.500 investor aktif, dan menyelenggarakan 30 acara langsung setiap tahunnya.\n\nUntuk bergabung dengan klub investor kami sebagai penggalang modal atau CEO perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengakses acara komunitas langsung kami, silakan kunjungi https://FamilyOffices.com\n\nUntuk mendaftar sebagai investor dan mengakses acara komunitas langsung, silakan kunjungi https://InvestorClub.com\n\nKami memiliki kelas web dan buku gratis yang dapat Anda unduh di https://familyoffices.com/book/\n\nhttps://CapitalRaising.com\n\nHingga saat ini, konten podcast dan YouTube kami telah diunduh lebih dari 5 juta kali.\n\nSilakan berlangganan saluran ini serta Podcast Family Office kami agar Anda tidak ketinggalan konten mini-seri terpopuler kami    /   \n\nLangkah Pertama dalam Mendirikan Family Office Anda\n   • The 1st Step in Setting Up Your Family Office  \n\nSelamat Datang di Mini-Seri Cara Memulai Family Office | EP 1\n   • How to Start a Family Office Mini-Series |...  \n\nMemperkenalkan Mini-Seri Miliarder | Strategi dan Rahasia Miliarder Terungkap (Wajib Ditonton)\n   • Billionaire Scaling Strategies Mini-Series  \n\nDengarkan Para Pakar yang Telah Mengumpulkan Dana Antara $100 Juta - $1 Miliar+ di Acara Capital Raising Titans 2023 Kami\n   • Hear from Experts Who Have Raised Between ...  \n\nApa yang Diinginkan Orang Kaya\nhttps...", "post_id": "uAxKm1S3p84"}}, {"key": "familyofficeclub", "attributes": {"label": "familyofficeclub", "x": 671.4747256053578, "y": 35.39878056539247, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uAxKm1S3p84", "id": "familyofficeclub", "source": "youtube-000001", "content": "AI & Blockchain: Gelombang Investasi Berikutnya (Wawasan Investor Teratas)\n\nApa yang sebenarnya terjadi di persimpangan AI, blockchain, dan alokasi modal saat ini?\n\nDalam video ini, kami menguraikan wawasan investor yang paling bermanfaat dari diskusi panel tingkat tinggi yang membahas ke mana modal mengalir, tren apa yang benar-benar penting, dan bagaimana memposisikan diri Anda di depan gelombang berikutnya.\n\nPada tahun 2024 saja, lebih dari $100 miliar diinvestasikan secara global ke dalam AI, dengan hampir 50% dana modal ventura mengalir ke sektor ini. Tingkat percepatan tersebut menciptakan peluang—tetapi juga kebisingan, risiko, dan pemenang serta pecundang yang tak terhindarkan.\n\nEpisode ini menembus kebisingan tersebut.\n\n🔑 Wawasan Utama yang Dibahas:\nLedakan Modal AI\nMengapa ledakan AI saat ini bersifat berlebihan dan penuh dengan potensi keuntungan asimetris\nDi mana modal cerdas sebenarnya dikerahkan\nAI Agen: Peluang Nyata\nMengapa agen AI tidak akan tetap menjadi komoditas\nPergeseran menuju ekosistem khusus dan terspesialisasi\nDi mana nilai perusahaan jangka panjang akan diciptakan\nAI + Biologi = Terobosan Baru\nContoh dunia nyata: pengeditan gen menggunakan CRISPR\nMengapa biologi berbasis AI dapat mendefinisikan kembali umur panjang, perawatan kesehatan, dan industri bernilai triliun dolar\nFase Selanjutnya Blockchain (Di Luar Hype)\nTokenisasi vs. permintaan nyata: apa yang sebenarnya diinginkan investor\nMengapa likuiditas tidak selalu menjadi tujuan\nPentingnya regulasi, pencatatan, dan infrastruktur\nAI + Blockchain Bersama (Evolusi Web3)\nBlockchain sebagai lapisan keamanan untuk AI\nArsitektur \"mesh\" terdistribusi vs. sistem terpusat\nMengapa keamanan siber dan kepemilikan data akan menjadi tema investasi besar\nRealitas Berinvestasi di Teknologi Baru\n“Anda Jangan memilih kuda… akan terjadi pertumpahan darah”\nCara berpikir tentang risiko, waktu, dan posisi\nMengapa para pemenang terbesar akan melampaui ekspektasi di luar “proyek ambisius” biasa\nSaran Praktis\nGunakan alat AI setiap hari untuk membangun intuisi dan keunggulan\nBelajar dengan melakukan—bukan berteori\n🎯 Intinya\n\nKita tidak lagi terlalu awal—tetapi kita juga tidak terlambat.\n\nIni adalah fase di mana:\n\nProyek-proyek lemah akan terungkap\nPlatform yang kuat akan berkembang pesat\nInvestor strategis akan terpisah dari investor spekulatif\n\nJika Anda mengalokasikan modal—atau berencana untuk melakukannya—inilah saatnya untuk mendapatkan informasi, memposisikan diri, dan bertindak dengan sengaja.\n\n📌 Ambil Tindakan\n\nJika Anda serius ingin selalu selangkah lebih maju dalam hal aliran modal:\n\nTonton video ini dua kali\nCatat titik temu tren\nFokus pada peluang struktural jangka panjang—bukan tren jangka pendek\n🔗 Bergabunglah dengan Komunitas Investor\n\nBergabunglah dengan Family Office Club:\n👉 https://FamilyOffices.com\n\nHadiri acara langsung dan terhubung dengan investor, pelaku bisnis, dan operator lainnya.\n\n_________________________________________________________________________\n\nSemoga Anda menikmati Saluran YouTube Centimillionaire Strategies yang diproduksi oleh klub investor kami, Family Office Club.\n\nKami menggunakan saluran ini untuk mewawancarai miliarder, centimillionaire, investor, dan family office serta membantu para pendiri, pengusaha, dan investor untuk meningkatkan skala platform mereka dan berinvestasi lebih efektif.\n\nJika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda, meningkatkan kemampuan investasi, dan meningkatkan skala bisnis Anda, Anda berada di tempat yang tepat.\n\nKlub investor kami yang telah berdiri selama 18 tahun, Family Office Club, memiliki 25 anggota tim, dan lebih dari 18 juta pengikut di media sosial, telah menyelesaikan transaksi senilai lebih dari $500 juta, memiliki lebih dari 7.500 investor aktif, dan menyelenggarakan 30 acara langsung setiap tahunnya.\n\nUntuk bergabung dengan klub investor kami sebagai penggalang modal atau CEO perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengakses acara komunitas langsung kami, silakan kunjungi https://FamilyOffices.com\n\nUntuk mendaftar sebagai investor dan mengakses acara komunitas langsung, silakan kunjungi https://InvestorClub.com\n\nKami memiliki kelas web dan buku gratis yang dapat Anda unduh di https://familyoffices.com/book/\n\nhttps://CapitalRaising.com\n\nHingga saat ini, konten podcast dan YouTube kami telah diunduh lebih dari 5 juta kali.\n\nSilakan berlangganan saluran ini serta Podcast Family Office kami agar Anda tidak ketinggalan konten mini-seri terpopuler kami    /   \n\nLangkah Pertama dalam Mendirikan Family Office Anda\n   • The 1st Step in Setting Up Your Family Office  \n\nSelamat Datang di Mini-Seri Cara Memulai Family Office | EP 1\n   • How to Start a Family Office Mini-Series |...  \n\nMemperkenalkan Mini-Seri Miliarder | Strategi dan Rahasia Miliarder Terungkap (Wajib Ditonton)\n   • Billionaire Scaling Strategies Mini-Series  \n\nDengarkan Para Pakar yang Telah Mengumpulkan Dana Antara $100 Juta - $1 Miliar+ di Acara Capital Raising Titans 2023 Kami\n   • Hear from Experts Who Have Raised Between ...  \n\nApa yang Diinginkan Orang Kaya\nhttps...", "post_id": "uAxKm1S3p84"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 698.580859040305, "y": 265.50062955333476, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.904, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CZxzG_e6IxI", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "OJK Ubah Kebijakan Short Selling Ditunda & Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS!\n\nHalo sobat investor, selamat datang di channel Wawasan Cerdas!\n\n00:06 Rem Darurat OJK\nPernahkah kalian menyadari bahwa bursa saham kita sedang melewati fase yang sangat menantang, di mana IHSG sempat anjlok parah hingga kisaran 17,98% hingga 19% sejak awal tahun menuju awal Mei 2026? Tekanan ini memicu eksodus modal asing (capital outflow) besar-besaran, yang menarik dana hingga Rp48,95 triliun dari pasar saham kita! Di tengah kepanikan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpaksa menekan \"rem darurat\" dengan memperpanjang masa berlaku kebijakan stabilitas pasar hingga 14 September 2026. Langkah krusial ini mencakup penundaan implementasi fasilitas pembiayaan short-selling dan pemberian izin bagi emiten untuk melakukan buyback saham tanpa perlu menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).\n\n06:29 Kupas Regulasi OJK\nVideo kali ini di channel Wawasan Cerdas akan membongkar tuntas rahasia di balik layar kebijakan krisis ini! Keputusan darurat regulator ini ternyata dipicu oleh perfect storm atau badai sempurna yang menghantam bursa: eskalasi geopolitik di Selat Hormuz yang mengancam inflasi global, pelarian modal asing masif yang menekan Rupiah, serta sentimen teknikal dari status penangguhan (freeze) dan rebalancing indeks MSCI yang sangat membebani saham-saham raksasa penggerak indeks.\n\n15:26 Resiko Buyback Tanpa RUPS\nNamun, benarkah kebijakan ini sepenuhnya menguntungkan investor ritel, atau justru menyimpan bahaya terselubung? Kami akan membedah pisau bermata dua di balik pelonggaran bursa ini. Buyback tanpa RUPS memang bisa memberikan fleksibilitas untuk menyelamatkan momentum kejatuhan harga saham secara instan, namun kebijakan ini sangat berisiko memicu penggerusan arus kas bebas internal (cash depletion). Kas yang seharusnya krusial untuk ketahanan operasional, pelunasan utang, dan ekspansi bisnis justru dibakar habis demi menopang harga di bursa. Lebih mengejutkan lagi, kebijakan tanpa RUPS ini secara tidak langsung mem-bypass proses demokrasi korporasi dan mereduksi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) karena menghilangkan hak suara pemegang saham minoritas.\n\n22:32 Pil Pahit Intervensi Reulasi OJK\nAWAS JEBAKAN FOMO SAHAM! Saat emiten menggunakan kas perusahaan untuk memasang antrean beli yang tebal, institusi asing yang panik justru menjadikan buyback ini sebagai exit strategy atau karpet merah likuiditas untuk membuang saham mereka dengan nyaman di harga atas. Uang kas emiten pada akhirnya justru berpindah ke tangan asing, sementara investor ritel yang termakan judul berita FOMO sering kali malah nyangkut dan terjebak. Selain itu, penundaan short-selling secara terus-menerus terbukti dapat memicu bias optimisme semu, merusak kompas pembentukan harga wajar (price discovery), dan mengeringkan likuiditas bursa secara keseluruhan.\n\n30:46 Jebakan Gadai Saham\nDi akhir video, kita juga mengungkap potensi manipulasi moral hazard yang gelap. Uang perusahaan rawan dipakai murni untuk memborong saham guna menjaga nilai jaminan saham (share-pledging atau REPO) milik 'bos besar' demi menghindari paksaan jual (forced sell) akibat ancaman margin call dari perbankan.\n\nPastikan kalian menyimak penjelasan utuh ini agar menjadi investor yang rasional dan tidak mudah terjebak dalam fluktuasi pasar yang sedang terdistorsi. Jangan lupa untuk SUBSCRIBE channel Wawasan Cerdas, tekan tombol like, dan bagikan video edukasi finansial ini agar makin banyak investor ritel yang melek strategi bandar! Tulis pendapat atau curhat kalian di kolom komentar, emiten mana yang sedang kalian incar untuk diserok atau justru dihindari saat ini?\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHashtag: #IHSG #WawasanCerdas #InvestasiSaham #OJK #KrisisEkonomi #BuybackSaham #TradingSaham #PasarModal #SahamPemula #SahamARB #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #ShortSelling #AnalisaSaham #BelajarSaham #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "CZxzG_e6IxI"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 139.43550782747306, "y": 81.46269139933393, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CZxzG_e6IxI", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "OJK Ubah Kebijakan Short Selling Ditunda & Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS!\n\nHalo sobat investor, selamat datang di channel Wawasan Cerdas!\n\n00:06 Rem Darurat OJK\nPernahkah kalian menyadari bahwa bursa saham kita sedang melewati fase yang sangat menantang, di mana IHSG sempat anjlok parah hingga kisaran 17,98% hingga 19% sejak awal tahun menuju awal Mei 2026? Tekanan ini memicu eksodus modal asing (capital outflow) besar-besaran, yang menarik dana hingga Rp48,95 triliun dari pasar saham kita! Di tengah kepanikan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpaksa menekan \"rem darurat\" dengan memperpanjang masa berlaku kebijakan stabilitas pasar hingga 14 September 2026. Langkah krusial ini mencakup penundaan implementasi fasilitas pembiayaan short-selling dan pemberian izin bagi emiten untuk melakukan buyback saham tanpa perlu menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).\n\n06:29 Kupas Regulasi OJK\nVideo kali ini di channel Wawasan Cerdas akan membongkar tuntas rahasia di balik layar kebijakan krisis ini! Keputusan darurat regulator ini ternyata dipicu oleh perfect storm atau badai sempurna yang menghantam bursa: eskalasi geopolitik di Selat Hormuz yang mengancam inflasi global, pelarian modal asing masif yang menekan Rupiah, serta sentimen teknikal dari status penangguhan (freeze) dan rebalancing indeks MSCI yang sangat membebani saham-saham raksasa penggerak indeks.\n\n15:26 Resiko Buyback Tanpa RUPS\nNamun, benarkah kebijakan ini sepenuhnya menguntungkan investor ritel, atau justru menyimpan bahaya terselubung? Kami akan membedah pisau bermata dua di balik pelonggaran bursa ini. Buyback tanpa RUPS memang bisa memberikan fleksibilitas untuk menyelamatkan momentum kejatuhan harga saham secara instan, namun kebijakan ini sangat berisiko memicu penggerusan arus kas bebas internal (cash depletion). Kas yang seharusnya krusial untuk ketahanan operasional, pelunasan utang, dan ekspansi bisnis justru dibakar habis demi menopang harga di bursa. Lebih mengejutkan lagi, kebijakan tanpa RUPS ini secara tidak langsung mem-bypass proses demokrasi korporasi dan mereduksi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) karena menghilangkan hak suara pemegang saham minoritas.\n\n22:32 Pil Pahit Intervensi Reulasi OJK\nAWAS JEBAKAN FOMO SAHAM! Saat emiten menggunakan kas perusahaan untuk memasang antrean beli yang tebal, institusi asing yang panik justru menjadikan buyback ini sebagai exit strategy atau karpet merah likuiditas untuk membuang saham mereka dengan nyaman di harga atas. Uang kas emiten pada akhirnya justru berpindah ke tangan asing, sementara investor ritel yang termakan judul berita FOMO sering kali malah nyangkut dan terjebak. Selain itu, penundaan short-selling secara terus-menerus terbukti dapat memicu bias optimisme semu, merusak kompas pembentukan harga wajar (price discovery), dan mengeringkan likuiditas bursa secara keseluruhan.\n\n30:46 Jebakan Gadai Saham\nDi akhir video, kita juga mengungkap potensi manipulasi moral hazard yang gelap. Uang perusahaan rawan dipakai murni untuk memborong saham guna menjaga nilai jaminan saham (share-pledging atau REPO) milik 'bos besar' demi menghindari paksaan jual (forced sell) akibat ancaman margin call dari perbankan.\n\nPastikan kalian menyimak penjelasan utuh ini agar menjadi investor yang rasional dan tidak mudah terjebak dalam fluktuasi pasar yang sedang terdistorsi. Jangan lupa untuk SUBSCRIBE channel Wawasan Cerdas, tekan tombol like, dan bagikan video edukasi finansial ini agar makin banyak investor ritel yang melek strategi bandar! Tulis pendapat atau curhat kalian di kolom komentar, emiten mana yang sedang kalian incar untuk diserok atau justru dihindari saat ini?\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHashtag: #IHSG #WawasanCerdas #InvestasiSaham #OJK #KrisisEkonomi #BuybackSaham #TradingSaham #PasarModal #SahamPemula #SahamARB #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #ShortSelling #AnalisaSaham #BelajarSaham #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "CZxzG_e6IxI"}}], "edges": [{"key": "LebakBulusLRT", "source": "LebakBulusLRT", "target": "ekky1995", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "DudeRafay60339", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "fkip_uniku", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cirebonwarta_", "source": "cirebonwarta_", "target": "prokompimkabkuningan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "shivadestya", "source": "shivadestya", "target": "Wova", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@privacyprodigy", "source": "@privacyprodigy", "target": "privacywithanil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@FINOS", "source": "@FINOS", "target": "FINOS/podcasts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@watermagazine", "source": "@watermagazine", "target": "watermagazineuk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@familyofficeclub", "source": "@familyofficeclub", "target": "familyofficeclub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}