{"nodes": [{"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 585.5054026388387, "y": 719.1685954736333, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 93.0388, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3875070615083074566_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan pekan ini. \n\nPada Senin (13/4) pagi, rupiah tercatat turun 17 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.121 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.104 per dolar AS.\n\nPelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.\n\nAnalis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari meningkatnya ketidakpastian setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang akan menutup Selat Hormuz usai gagalnya negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad.\n\n“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng (Timur Tengah) menyusul ancaman Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ucapnya, dikutip dari Antara.\n\nMengutip laporan Sputnik, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera melakukan blokade angkatan laut di Selat Hormuz.\n\nReuters juga melaporkan Trump dala  pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan sikap keras terhadap aktivitas maritim yang terkait Iran.\n\n\"Tidak seorang pun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas. Setiap warga Iran yang menembak kita, atau kapal-kapal damai, akan DIHANCURKAN!\" tulis Trump.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3875070615083074566_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 364.8325248699513, "y": 464.32281547736756, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 93.0388, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875070615083074566_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan pekan ini. \n\nPada Senin (13/4) pagi, rupiah tercatat turun 17 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.121 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.104 per dolar AS.\n\nPelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.\n\nAnalis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari meningkatnya ketidakpastian setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang akan menutup Selat Hormuz usai gagalnya negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad.\n\n“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng (Timur Tengah) menyusul ancaman Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ucapnya, dikutip dari Antara.\n\nMengutip laporan Sputnik, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera melakukan blokade angkatan laut di Selat Hormuz.\n\nReuters juga melaporkan Trump dala  pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan sikap keras terhadap aktivitas maritim yang terkait Iran.\n\n\"Tidak seorang pun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas. Setiap warga Iran yang menembak kita, atau kapal-kapal damai, akan DIHANCURKAN!\" tulis Trump.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3875070615083074566_10864878485"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 193.75875827353138, "y": 912.3202043336689, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 53.4972, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 912.0910040499797, "y": 15.499942643710906, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.7453, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 221.25108543159456, "y": 461.7889597950856, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.7453, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 387.700193356815, "y": 709.4037562993312, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.7453, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 859.439826475518, "y": 399.2149539823289, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.7453, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 103.85259513671363, "y": 84.34929679347825, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.7453, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 119.26708362624228, "y": 126.78552714647395, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.7453, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "qAkuivVwHzY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Berbalik Melemah ke Rp17.129 per Dolar AS Meski Dolar Global Melemah | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah berbalik melemah pada perdagangan Rabu, meski sempat dibuka menguat dan di tengah pelemahan indeks dolar Amerika Serikat. Hingga siang hari, rupiah tercatat melemah tipis ke level Rp17.129 per dolar AS setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang relatif positif, seiring harapan dibukanya kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Namun, tekanan domestik yang lebih dominan membuat rupiah tetap tertekan meskipun dolar AS sedang melemah.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "qAkuivVwHzY"}}, {"key": "@Bennix", "attributes": {"label": "@Bennix", "x": 260.49634709205014, "y": 202.5776665673702, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 53.4972, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "arTQHPsLCPY", "id": "@Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "2 JUTA TON PUPUK RI JADI REBUTAN?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\n2 JUTA TON PUPUK RI DISERBU?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\nDunia kembali diguncang oleh dampak konflik geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada sektor militer dan energi, tetapi juga merembet ke sektor pangan global yang jauh lebih krusial. Salah satu dampak paling terasa adalah terganggunya distribusi bahan baku pupuk dunia, yang membuat banyak negara mulai mengalami krisis serius. Negara-negara besar seperti India dan Australia yang selama ini bergantung pada impor pupuk kini mulai merasakan tekanan yang tidak biasa, bahkan harus mencari alternatif pasokan dalam waktu cepat untuk menyelamatkan sektor pertanian mereka.\n\nDi tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia justru berada di posisi yang sangat strategis. Dengan ketersediaan pupuk urea yang mencapai sekitar 2 juta ton, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan berlebih di saat banyak negara lain justru kekurangan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pangan global sekaligus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan keuntungan ekonomi. Potensi cuan yang bisa diraih bahkan disebut-sebut mencapai angka fantastis hingga 25 triliun rupiah, sebuah angka yang tidak bisa dianggap remeh dalam kondisi ekonomi global yang sedang bergejolak.\n\nFenomena ini tentu menjadi perhatian dunia. Bagaimana bisa di saat negara lain kesulitan, Indonesia justru berada dalam posisi unggul? Apakah ini murni strategi yang matang, atau hanya kebetulan dari dinamika pasar global? Dan yang lebih penting, apakah Indonesia benar-benar siap memanfaatkan peluang besar ini tanpa mengorbankan kebutuhan dalam negeri?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara lengkap bagaimana konflik Iran dan Amerika Serikat bisa berdampak hingga ke sektor pupuk dunia, mengapa India dan Australia bisa mengalami tekanan besar, serta bagaimana posisi Indonesia saat ini bisa menjadi kunci dalam peta ketahanan pangan global. Kita juga akan mengulas apakah benar Indonesia bisa meraup keuntungan hingga puluhan triliun rupiah dari situasi ini, atau justru ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai.\n\nTonton sampai habis, karena fenomena ini bukan hanya soal pupuk, tetapi tentang bagaimana sebuah negara bisa berubah posisi menjadi pemain penting di tengah krisis global yang tidak terduga.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "arTQHPsLCPY"}}, {"key": "Bennix", "attributes": {"label": "Bennix", "x": 656.4990178190493, "y": 408.48822382523906, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.1813, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "arTQHPsLCPY", "id": "Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "2 JUTA TON PUPUK RI JADI REBUTAN?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\n2 JUTA TON PUPUK RI DISERBU?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\nDunia kembali diguncang oleh dampak konflik geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada sektor militer dan energi, tetapi juga merembet ke sektor pangan global yang jauh lebih krusial. Salah satu dampak paling terasa adalah terganggunya distribusi bahan baku pupuk dunia, yang membuat banyak negara mulai mengalami krisis serius. Negara-negara besar seperti India dan Australia yang selama ini bergantung pada impor pupuk kini mulai merasakan tekanan yang tidak biasa, bahkan harus mencari alternatif pasokan dalam waktu cepat untuk menyelamatkan sektor pertanian mereka.\n\nDi tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia justru berada di posisi yang sangat strategis. Dengan ketersediaan pupuk urea yang mencapai sekitar 2 juta ton, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan berlebih di saat banyak negara lain justru kekurangan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pangan global sekaligus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan keuntungan ekonomi. Potensi cuan yang bisa diraih bahkan disebut-sebut mencapai angka fantastis hingga 25 triliun rupiah, sebuah angka yang tidak bisa dianggap remeh dalam kondisi ekonomi global yang sedang bergejolak.\n\nFenomena ini tentu menjadi perhatian dunia. Bagaimana bisa di saat negara lain kesulitan, Indonesia justru berada dalam posisi unggul? Apakah ini murni strategi yang matang, atau hanya kebetulan dari dinamika pasar global? Dan yang lebih penting, apakah Indonesia benar-benar siap memanfaatkan peluang besar ini tanpa mengorbankan kebutuhan dalam negeri?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara lengkap bagaimana konflik Iran dan Amerika Serikat bisa berdampak hingga ke sektor pupuk dunia, mengapa India dan Australia bisa mengalami tekanan besar, serta bagaimana posisi Indonesia saat ini bisa menjadi kunci dalam peta ketahanan pangan global. Kita juga akan mengulas apakah benar Indonesia bisa meraup keuntungan hingga puluhan triliun rupiah dari situasi ini, atau justru ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai.\n\nTonton sampai habis, karena fenomena ini bukan hanya soal pupuk, tetapi tentang bagaimana sebuah negara bisa berubah posisi menjadi pemain penting di tengah krisis global yang tidak terduga.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "arTQHPsLCPY"}}, {"key": "bennix.official", "attributes": {"label": "bennix.official", "x": 793.6853659240012, "y": 672.2716603551172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.1813, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "arTQHPsLCPY", "id": "bennix.official", "source": "youtube-000001", "content": "2 JUTA TON PUPUK RI JADI REBUTAN?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\n2 JUTA TON PUPUK RI DISERBU?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\nDunia kembali diguncang oleh dampak konflik geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada sektor militer dan energi, tetapi juga merembet ke sektor pangan global yang jauh lebih krusial. Salah satu dampak paling terasa adalah terganggunya distribusi bahan baku pupuk dunia, yang membuat banyak negara mulai mengalami krisis serius. Negara-negara besar seperti India dan Australia yang selama ini bergantung pada impor pupuk kini mulai merasakan tekanan yang tidak biasa, bahkan harus mencari alternatif pasokan dalam waktu cepat untuk menyelamatkan sektor pertanian mereka.\n\nDi tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia justru berada di posisi yang sangat strategis. Dengan ketersediaan pupuk urea yang mencapai sekitar 2 juta ton, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan berlebih di saat banyak negara lain justru kekurangan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pangan global sekaligus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan keuntungan ekonomi. Potensi cuan yang bisa diraih bahkan disebut-sebut mencapai angka fantastis hingga 25 triliun rupiah, sebuah angka yang tidak bisa dianggap remeh dalam kondisi ekonomi global yang sedang bergejolak.\n\nFenomena ini tentu menjadi perhatian dunia. Bagaimana bisa di saat negara lain kesulitan, Indonesia justru berada dalam posisi unggul? Apakah ini murni strategi yang matang, atau hanya kebetulan dari dinamika pasar global? Dan yang lebih penting, apakah Indonesia benar-benar siap memanfaatkan peluang besar ini tanpa mengorbankan kebutuhan dalam negeri?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara lengkap bagaimana konflik Iran dan Amerika Serikat bisa berdampak hingga ke sektor pupuk dunia, mengapa India dan Australia bisa mengalami tekanan besar, serta bagaimana posisi Indonesia saat ini bisa menjadi kunci dalam peta ketahanan pangan global. Kita juga akan mengulas apakah benar Indonesia bisa meraup keuntungan hingga puluhan triliun rupiah dari situasi ini, atau justru ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai.\n\nTonton sampai habis, karena fenomena ini bukan hanya soal pupuk, tetapi tentang bagaimana sebuah negara bisa berubah posisi menjadi pemain penting di tengah krisis global yang tidak terduga.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "arTQHPsLCPY"}}, {"key": "bennix.real", "attributes": {"label": "bennix.real", "x": 335.5314601351277, "y": 723.4932039303686, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.1813, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "arTQHPsLCPY", "id": "bennix.real", "source": "youtube-000001", "content": "2 JUTA TON PUPUK RI JADI REBUTAN?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\n2 JUTA TON PUPUK RI DISERBU?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\nDunia kembali diguncang oleh dampak konflik geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada sektor militer dan energi, tetapi juga merembet ke sektor pangan global yang jauh lebih krusial. Salah satu dampak paling terasa adalah terganggunya distribusi bahan baku pupuk dunia, yang membuat banyak negara mulai mengalami krisis serius. Negara-negara besar seperti India dan Australia yang selama ini bergantung pada impor pupuk kini mulai merasakan tekanan yang tidak biasa, bahkan harus mencari alternatif pasokan dalam waktu cepat untuk menyelamatkan sektor pertanian mereka.\n\nDi tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia justru berada di posisi yang sangat strategis. Dengan ketersediaan pupuk urea yang mencapai sekitar 2 juta ton, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan berlebih di saat banyak negara lain justru kekurangan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pangan global sekaligus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan keuntungan ekonomi. Potensi cuan yang bisa diraih bahkan disebut-sebut mencapai angka fantastis hingga 25 triliun rupiah, sebuah angka yang tidak bisa dianggap remeh dalam kondisi ekonomi global yang sedang bergejolak.\n\nFenomena ini tentu menjadi perhatian dunia. Bagaimana bisa di saat negara lain kesulitan, Indonesia justru berada dalam posisi unggul? Apakah ini murni strategi yang matang, atau hanya kebetulan dari dinamika pasar global? Dan yang lebih penting, apakah Indonesia benar-benar siap memanfaatkan peluang besar ini tanpa mengorbankan kebutuhan dalam negeri?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara lengkap bagaimana konflik Iran dan Amerika Serikat bisa berdampak hingga ke sektor pupuk dunia, mengapa India dan Australia bisa mengalami tekanan besar, serta bagaimana posisi Indonesia saat ini bisa menjadi kunci dalam peta ketahanan pangan global. Kita juga akan mengulas apakah benar Indonesia bisa meraup keuntungan hingga puluhan triliun rupiah dari situasi ini, atau justru ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai.\n\nTonton sampai habis, karena fenomena ini bukan hanya soal pupuk, tetapi tentang bagaimana sebuah negara bisa berubah posisi menjadi pemain penting di tengah krisis global yang tidak terduga.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "arTQHPsLCPY"}}, {"key": "bennix", "attributes": {"label": "bennix", "x": 968.6399114524838, "y": 794.1359230211272, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.1813, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "arTQHPsLCPY", "id": "bennix", "source": "youtube-000001", "content": "2 JUTA TON PUPUK RI JADI REBUTAN?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\n2 JUTA TON PUPUK RI DISERBU?! INDIA & AUSTRALIA NGEMIS-NGEMIS, RI CUAN 25 TRILIUN?!\n\nDunia kembali diguncang oleh dampak konflik geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada sektor militer dan energi, tetapi juga merembet ke sektor pangan global yang jauh lebih krusial. Salah satu dampak paling terasa adalah terganggunya distribusi bahan baku pupuk dunia, yang membuat banyak negara mulai mengalami krisis serius. Negara-negara besar seperti India dan Australia yang selama ini bergantung pada impor pupuk kini mulai merasakan tekanan yang tidak biasa, bahkan harus mencari alternatif pasokan dalam waktu cepat untuk menyelamatkan sektor pertanian mereka.\n\nDi tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia justru berada di posisi yang sangat strategis. Dengan ketersediaan pupuk urea yang mencapai sekitar 2 juta ton, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan berlebih di saat banyak negara lain justru kekurangan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pangan global sekaligus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan keuntungan ekonomi. Potensi cuan yang bisa diraih bahkan disebut-sebut mencapai angka fantastis hingga 25 triliun rupiah, sebuah angka yang tidak bisa dianggap remeh dalam kondisi ekonomi global yang sedang bergejolak.\n\nFenomena ini tentu menjadi perhatian dunia. Bagaimana bisa di saat negara lain kesulitan, Indonesia justru berada dalam posisi unggul? Apakah ini murni strategi yang matang, atau hanya kebetulan dari dinamika pasar global? Dan yang lebih penting, apakah Indonesia benar-benar siap memanfaatkan peluang besar ini tanpa mengorbankan kebutuhan dalam negeri?\n\nDi video ini, kita akan membahas secara lengkap bagaimana konflik Iran dan Amerika Serikat bisa berdampak hingga ke sektor pupuk dunia, mengapa India dan Australia bisa mengalami tekanan besar, serta bagaimana posisi Indonesia saat ini bisa menjadi kunci dalam peta ketahanan pangan global. Kita juga akan mengulas apakah benar Indonesia bisa meraup keuntungan hingga puluhan triliun rupiah dari situasi ini, atau justru ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai.\n\nTonton sampai habis, karena fenomena ini bukan hanya soal pupuk, tetapi tentang bagaimana sebuah negara bisa berubah posisi menjadi pemain penting di tengah krisis global yang tidak terduga.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "arTQHPsLCPY"}}, {"key": "@tvOneNews", "attributes": {"label": "@tvOneNews", "x": 815.8647822156423, "y": 612.365375877159, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 53.4972, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "gsZH3y601Eg", "id": "@tvOneNews", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Timur Tengah Membara, Ekonomi Indonesia Siaga? | Indonesia Business Forum tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - [LIVE] Timur Tengah Membara, Ekonomi Indonesia Siaga? | Indonesia Business Forum tvOne\n\nKetegangan geopolitik di kawasan timur tengah masih terus berlangsung, khususnya antara iran, amerika serikat, dan israel. konflik yang berpotensi berlarut-larut ini tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga memicu kekhawatiran global, terutama terkait ancaman gangguan distribusi energi dunia.\n\nPerundingan terbaru antara Iran dan AS memang masih alot bahkan sempat mandek tanpa kesepakatan setelah pembahasan panjang, meski peluang dialog negosiasi lanjutan masih terbuka dalam waktu dekat untuk dilanjutkan oleh kedua pihak. Namun kita juga harus bersiap dengan segala kemungkinan yang terjadi untuk segala resikonya.\n\nsalah satu titik krusial yang menjadi sorotan adalah selat hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 30% pasokan minyak dunia. ancaman blokade di wilayah ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan.\ndampaknya tentu tidak berhenti di negara-negara yang terlibat konflik. negara berkembang seperti indonesia juga menghadapi risiko ekonomi yang serius mulai dari tekanan inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya beban subsidi energi.\n\nlalu, bagaimana sebenarnya dampak ekonomi dari konflik ini terhadap masyarakat luas? Seberapa besar risiko yang harus diantisipasi oleh indonesia? Dan strategi apa yang perlu disiapkan untuk menghadapi ketidakpastian global ini?\n\nIBF01\nFN01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "gsZH3y601Eg"}}, {"key": "declandpmusic", "attributes": {"label": "declandpmusic", "x": 575.042618192879, "y": 406.51496435423053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 76.2336, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gsZH3y601Eg", "id": "declandpmusic", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Timur Tengah Membara, Ekonomi Indonesia Siaga? | Indonesia Business Forum tvOne\n\nJakarta, https://www.tvOnenews.com - [LIVE] Timur Tengah Membara, Ekonomi Indonesia Siaga? | Indonesia Business Forum tvOne\n\nKetegangan geopolitik di kawasan timur tengah masih terus berlangsung, khususnya antara iran, amerika serikat, dan israel. konflik yang berpotensi berlarut-larut ini tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga memicu kekhawatiran global, terutama terkait ancaman gangguan distribusi energi dunia.\n\nPerundingan terbaru antara Iran dan AS memang masih alot bahkan sempat mandek tanpa kesepakatan setelah pembahasan panjang, meski peluang dialog negosiasi lanjutan masih terbuka dalam waktu dekat untuk dilanjutkan oleh kedua pihak. Namun kita juga harus bersiap dengan segala kemungkinan yang terjadi untuk segala resikonya.\n\nsalah satu titik krusial yang menjadi sorotan adalah selat hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 30% pasokan minyak dunia. ancaman blokade di wilayah ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan.\ndampaknya tentu tidak berhenti di negara-negara yang terlibat konflik. negara berkembang seperti indonesia juga menghadapi risiko ekonomi yang serius mulai dari tekanan inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya beban subsidi energi.\n\nlalu, bagaimana sebenarnya dampak ekonomi dari konflik ini terhadap masyarakat luas? Seberapa besar risiko yang harus diantisipasi oleh indonesia? Dan strategi apa yang perlu disiapkan untuk menghadapi ketidakpastian global ini?\n\nIBF01\nFN01\n\nSaksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live\nDan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:\n\nFacebook -   / tvonenews  \nInstagram -   / tvonenews  \nTwitter -   / tvonenews  \nTikTok -   / tvonenews  \nWebsite - https://tvOnenews.com\nMusic by Declan DP\n   /", "post_id": "gsZH3y601Eg"}}], "edges": [{"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "Bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.real", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "declandpmusic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvOneNews", "source": "@tvOneNews", "target": "declandpmusic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "Bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.real", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}