{"nodes": [{"key": "ddddenyzulhammm", "attributes": {"label": "ddddenyzulhammm", "x": 85.00258824571372, "y": 555.5527985986622, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050798054333374592", "id": "ddddenyzulhammm", "source": "retweet-000002", "content": "JUST IN: Bank Indonesia nilai pelemahan rupiah dipicu ketidakpastian global", "post_id": "2050798054333374592"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 141.68576613084383, "y": 922.7184296082122, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 34.4451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050798054333374592", "id": "tempodotco", "source": "retweet-000002", "content": "JUST IN: Bank Indonesia nilai pelemahan rupiah dipicu ketidakpastian global", "post_id": "2050798054333374592"}}, {"key": "pingudalmatien", "attributes": {"label": "pingudalmatien", "x": 399.5492091842758, "y": 86.74909120741536, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050467302492319864", "id": "pingudalmatien", "source": "retweet-000002", "content": "Seseorang :\n\"KENAPA RUPIAH SEKARANG MAKIN MELEMAH? KARENA, BANK INDONESIA SEKARANG TERLALU INDEPENDEN....\" (gak sempet di-ss…", "post_id": "2050467302492319864"}}, {"key": "ekky1995", "attributes": {"label": "ekky1995", "x": 489.2518505083866, "y": 97.91137461022569, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 34.4451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050467302492319864", "id": "ekky1995", "source": "retweet-000002", "content": "Seseorang :\n\"KENAPA RUPIAH SEKARANG MAKIN MELEMAH? KARENA, BANK INDONESIA SEKARANG TERLALU INDEPENDEN....\" (gak sempet di-ss…", "post_id": "2050467302492319864"}}, {"key": "goodes_s", "attributes": {"label": "goodes_s", "x": 738.1052224801709, "y": 998.6574398012966, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048456138149298393", "id": "goodes_s", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah tembus 17.312 per dolar AS, terpuruk di Asia.\n\nBBM langka, barang-barang semua naik, banyak pengangguran dan PHK,…", "post_id": "2048456138149298393"}}, {"key": "Opposite6888", "attributes": {"label": "Opposite6888", "x": 559.6875313079403, "y": 57.57918040138898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 54.9912, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2048456138149298393", "id": "Opposite6888", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah tembus 17.312 per dolar AS, terpuruk di Asia.\n\nBBM langka, barang-barang semua naik, banyak pengangguran dan PHK,…", "post_id": "2048456138149298393"}}, {"key": "Mukaertopo", "attributes": {"label": "Mukaertopo", "x": 562.8035189463607, "y": 719.7409733056243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048181257042092348", "id": "Mukaertopo", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah tembus 17.312 per dolar AS, terpuruk di Asia.\n\nBBM langka, barang-barang semua naik, banyak pengangguran dan PHK,…", "post_id": "2048181257042092348"}}, {"key": "BentoSir777", "attributes": {"label": "BentoSir777", "x": 792.8073989278071, "y": 881.2724899512403, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048170559910072757", "id": "BentoSir777", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah tembus 17.312 per dolar AS, terpuruk di Asia.\n\nBBM langka, barang-barang semua naik, banyak pengangguran dan PHK,…", "post_id": "2048170559910072757"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "attributes": {"label": "san_suka_mbak.k", "x": 295.4106242920587, "y": 810.3267324343619, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "san_suka_mbak.k", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 278.1850329293718, "y": 319.6136097011915, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 519.9294612573824, "y": 333.9393388217602, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 560.8482112155197, "y": 157.33425967228877, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "gunawanalfaruq", "attributes": {"label": "gunawanalfaruq", "x": 818.2770017534632, "y": 523.1660773126799, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635083523338128658", "id": "gunawanalfaruq", "source": "tiktok-000001", "content": "Tata Cara Penukaran Uang Rusak/Cacat: Pemesanan Online: Buka laman https://pintar.bi.go.id, pilih lokasi kantor BI, tanggal, dan waktu penukaran. Siapkan Uang Rusak: Pisahkan uang rusak berdasarkan pecahan. Jika robek parah, tempelkan pada kertas putih tanpa selotip yang menutupi keaslian. Datang ke Bank: Bawa bukti pemesanan, uang rusak, dan e-KTP ke kantor perwakilan Bank Indonesia atau bank umum yang melayani penukaran. Verifikasi & Penukaran: Petugas akan melakukan scanning untuk menentukan kelayakan. Jika memenuhi syarat, uang baru akan diberikan dengan nominal yang sama.  Syarat Fisik Uang Kertas: Penggantian uang rusak/cacat diberikan dengan nilai yang sama dengan nilai nominalnya apabila memenuhi seluruh persyaratan berikut: 1. Fisik uang Rupiah kertas lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya 2. Ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya 3. Uang Rupiah kertas rusak/cacat masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap 4. Uang Rupiah Kertas rusak/cacat tidak merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada uang Rupiah kertas rusak tersebut lengkap dan sama; Apabila fisik uang Rupiah kertas sama dengan atau kurang dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian. #penukaranuang #penukaranuangbaru #uangrupiah #uangrakyat #sobatdigitalbi", "post_id": "7635083523338128658"}}, {"key": "CBP.Rupiah", "attributes": {"label": "CBP.Rupiah", "x": 301.97060778055106, "y": 149.8419051687897, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635083523338128658", "id": "CBP.Rupiah", "source": "tiktok-000001", "content": "Tata Cara Penukaran Uang Rusak/Cacat: Pemesanan Online: Buka laman https://pintar.bi.go.id, pilih lokasi kantor BI, tanggal, dan waktu penukaran. Siapkan Uang Rusak: Pisahkan uang rusak berdasarkan pecahan. Jika robek parah, tempelkan pada kertas putih tanpa selotip yang menutupi keaslian. Datang ke Bank: Bawa bukti pemesanan, uang rusak, dan e-KTP ke kantor perwakilan Bank Indonesia atau bank umum yang melayani penukaran. Verifikasi & Penukaran: Petugas akan melakukan scanning untuk menentukan kelayakan. Jika memenuhi syarat, uang baru akan diberikan dengan nominal yang sama.  Syarat Fisik Uang Kertas: Penggantian uang rusak/cacat diberikan dengan nilai yang sama dengan nilai nominalnya apabila memenuhi seluruh persyaratan berikut: 1. Fisik uang Rupiah kertas lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya 2. Ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya 3. Uang Rupiah kertas rusak/cacat masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap 4. Uang Rupiah Kertas rusak/cacat tidak merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada uang Rupiah kertas rusak tersebut lengkap dan sama; Apabila fisik uang Rupiah kertas sama dengan atau kurang dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian. #penukaranuang #penukaranuangbaru #uangrupiah #uangrakyat #sobatdigitalbi", "post_id": "7635083523338128658"}}, {"key": "rayvenkael.real", "attributes": {"label": "rayvenkael.real", "x": 473.12086391424424, "y": 450.13779391914164, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634762679994912021", "id": "rayvenkael.real", "source": "tiktok-000001", "content": "menurut kalian semua gimana🤨? penjelasan👇 Pasar keuangan Indonesia terpuruk pada Kamis (30/4/2026). IHSG anjlok lebih dari 3% ke level 6.887, titik terendah tahun ini. Rupiah melemah ke Rp17.390 per dolar AS dipicu ketidakpastian geopolitik global dan sikap agresif bank sentral AS. Saham besar seperti DSSA dan BREN turut menyeret indeks lebih dalam. (Source :  [IG]) #ihsg #purbaya #rupiah #rupiahmelemah #rayvenkael", "post_id": "7634762679994912021"}}, {"key": "bantenglarimedia", "attributes": {"label": "bantenglarimedia", "x": 461.04459063506, "y": 191.9332465390292, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634762679994912021", "id": "bantenglarimedia", "source": "tiktok-000001", "content": "menurut kalian semua gimana🤨? penjelasan👇 Pasar keuangan Indonesia terpuruk pada Kamis (30/4/2026). IHSG anjlok lebih dari 3% ke level 6.887, titik terendah tahun ini. Rupiah melemah ke Rp17.390 per dolar AS dipicu ketidakpastian geopolitik global dan sikap agresif bank sentral AS. Saham besar seperti DSSA dan BREN turut menyeret indeks lebih dalam. (Source :  [IG]) #ihsg #purbaya #rupiah #rupiahmelemah #rayvenkael", "post_id": "7634762679994912021"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 970.8386877391727, "y": 51.42680823638701, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456715869585563", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksi melemah ke level Rp17.550 per USD pada perdagangan pekan depan. \n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menilai, pergerakan mata uang Garuda masih dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta penguatan dolar AS.\n\n\"Kemudian kalau rupiah sendiri, kemungkinan besar dalam perdagangan di minggu depan itu di 17.550,\" ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (3/5/2026). \n\nIbrahim menjelaskan, penguatan dolar AS didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah memanasnya konflik geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong investor global keluar dari aset berisiko di negara berkembang dan beralih ke dolar AS.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/tekanan-geopolitik-berlanjut-rupiah-berpotensi-tembus-rp17550-pekan-depan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456715869585563"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 153.9817762748107, "y": 279.6854767251309, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456715869585563", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksi melemah ke level Rp17.550 per USD pada perdagangan pekan depan. \n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menilai, pergerakan mata uang Garuda masih dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta penguatan dolar AS.\n\n\"Kemudian kalau rupiah sendiri, kemungkinan besar dalam perdagangan di minggu depan itu di 17.550,\" ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (3/5/2026). \n\nIbrahim menjelaskan, penguatan dolar AS didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah memanasnya konflik geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong investor global keluar dari aset berisiko di negara berkembang dan beralih ke dolar AS.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/tekanan-geopolitik-berlanjut-rupiah-berpotensi-tembus-rp17550-pekan-depan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456715869585563"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 714.9093189126127, "y": 642.3384648832633, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 778.8422133714624, "y": 770.1324788273221, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1071, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 543.482994857056, "y": 356.38690497704886, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1071, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 663.2665920795652, "y": 278.7958973007817, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1071, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 619.5690422475889, "y": 622.9046569092039, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1071, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 476.63491659607615, "y": 633.9972945284502, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1071, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 515.860930896416, "y": 63.81759273997112, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.1071, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "@MoneyMarketsMayhem", "attributes": {"label": "@MoneyMarketsMayhem", "x": 961.3076283569519, "y": 783.7138692770465, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1eG1pryrg_I", "id": "@MoneyMarketsMayhem", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membeli Bitcoin atau Saham Pertama Anda (Plus Penjelasan Breakout AUD)\n\nDiskon 33% untuk biaya broker + pendaftaran VIP prioritas (hari yang sama selama jam kerja): https://www.stormrake.com/MDP\n\nDAN Mulai Berinvestasi di Interactive Brokers di sini: https://ibkr.com/referral/mark2027\n\nDolar Australia baru saja keluar dari tren penurunan selama 12 tahun terhadap USD. Untuk pertama kalinya sejak 2012, warga Australia memiliki daya beli internasional yang lebih besar. Tetapi inilah yang tidak dipahami kebanyakan orang: jika Anda tidak memiliki aset atau pendapatan yang dapat dibelanjakan, Anda akan segera hancur.\n\nUpah tertinggal dari penurunan nilai tukar sebesar 7-8%. Inflasi selalu menjadi pembunuh orang miskin. Tetapi jika Anda memiliki uang dan tahu cara mengelolanya, terobosan AUD ini adalah kesempatan Anda untuk melakukan diversifikasi internasional sementara dolar Anda membeli lebih banyak aset di luar negeri.\n\nSaya akan menjelaskan secara detail apa artinya ini: suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, kenaikan harga sewa, perjalanan ke luar negeri yang lebih murah, dan yang terpenting — sekarang lebih murah untuk membeli aset dalam denominasi USD seperti emas, Bitcoin, dan saham AS. Semakin tinggi nilai dolar Australia, semakin murah aset-aset ini.\n\nKemudian saya akan menunjukkan perhitungan Bitcoin yang tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 30%. Jika Anda menginvestasikan $100.000 dan tumbuh 30% per tahun, Anda akan menggandakannya setiap 2,6 tahun: $100.000 → $200.000 → $400.000 → $800.000 → $1,6 juta → $3,2 juta. Anda tidak akan melihat kekuatannya dalam beberapa tahun pertama, tetapi setelah 10 tahun pertumbuhan majemuk, itu tidak dapat disangkal.\n\nNamun di sinilah saya bertaruh paling besar: AI dan robotika. Saya telah menghabiskan minggu lalu bekerja dengan setiap model AI — Grok, Perplexity, Gemini, ChatGPT, Claude — menggabungkan semuanya untuk menciptakan riset epik di bidang ini. Saya telah membuat dua daftar komprehensif: satu untuk otak (chip, silikon, komputasi) dan satu untuk mekanik (robotika, humanoid, semua jenis robot).\n\nSaya telah mulai berinvestasi pada saham-saham ini dan beberapa di antaranya sudah naik 10%, 20%, 18%, 11% dalam satu hari. Ini bukan perdagangan jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang. Saya sedang menyiapkan portofolio saya, mengisinya dengan modal, dan berencana untuk membiarkannya selama satu dekade dan menyaksikan perkembangannya. Saya mungkin akan menginvestasikan dua kali lipat dari apa yang saya miliki dalam Bitcoin ke bidang AI dan robotika ini.\n\n\nEpisode ini membahas tiga hal penting: 11 tindakan yang harus diambil warga Australia seiring menguatnya dolar, cara membeli saham atau Satoshi pertama Anda (saya sering ditanya tentang ini), dan kerangka kerja penelitian AI/robotika yang saya gunakan untuk membangun portofolio yang saya yakini akan mengungguli Bitcoin dalam dekade berikutnya.\n\nBAB\n[00:00] Selamat Datang: Terobosan AUD, Cara Membeli Saham, Riset AI/Robotika\n[02:29] Dolar Australia Mematahkan Tren Penurunan 12 Tahun Terhadap USD\n[12:42] 11 Hal yang Harus Difokuskan Warga Australia dengan Dolar yang Lebih Kuat\n[20:00] Cara Membeli Saham atau Satoshi Pertama Anda\n[30:12] Mengapa Saya Menginvestasikan Dua Kali Lipat Tumpukan Bitcoin Saya di AI & Robotika\n[35:00] Visi 10 Tahun Saya: Tetapkan, Lupakan, Saksikan Perkembangannya\n\nIKUTI MONEY MARKETS & MAYHEM\nInstagram: \nNewsletter: [tautan]\nEpisode Sebelumnya:\n\n#DolarAustralia #AUD #Bitcoin #AI ​​#Robotika #Investasi #EkonomiMakro #Inflasi #PenurunanNilaiUtang #KeamananKomunikasi #BrokerInteraktif #Penggabungan #RencanaSepuluhTahun", "post_id": "1eG1pryrg_I"}}, {"key": "moneymarketsmayhem", "attributes": {"label": "moneymarketsmayhem", "x": 678.9855587033427, "y": 267.3036938541318, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1eG1pryrg_I", "id": "moneymarketsmayhem", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membeli Bitcoin atau Saham Pertama Anda (Plus Penjelasan Breakout AUD)\n\nDiskon 33% untuk biaya broker + pendaftaran VIP prioritas (hari yang sama selama jam kerja): https://www.stormrake.com/MDP\n\nDAN Mulai Berinvestasi di Interactive Brokers di sini: https://ibkr.com/referral/mark2027\n\nDolar Australia baru saja keluar dari tren penurunan selama 12 tahun terhadap USD. Untuk pertama kalinya sejak 2012, warga Australia memiliki daya beli internasional yang lebih besar. Tetapi inilah yang tidak dipahami kebanyakan orang: jika Anda tidak memiliki aset atau pendapatan yang dapat dibelanjakan, Anda akan segera hancur.\n\nUpah tertinggal dari penurunan nilai tukar sebesar 7-8%. Inflasi selalu menjadi pembunuh orang miskin. Tetapi jika Anda memiliki uang dan tahu cara mengelolanya, terobosan AUD ini adalah kesempatan Anda untuk melakukan diversifikasi internasional sementara dolar Anda membeli lebih banyak aset di luar negeri.\n\nSaya akan menjelaskan secara detail apa artinya ini: suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, kenaikan harga sewa, perjalanan ke luar negeri yang lebih murah, dan yang terpenting — sekarang lebih murah untuk membeli aset dalam denominasi USD seperti emas, Bitcoin, dan saham AS. Semakin tinggi nilai dolar Australia, semakin murah aset-aset ini.\n\nKemudian saya akan menunjukkan perhitungan Bitcoin yang tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 30%. Jika Anda menginvestasikan $100.000 dan tumbuh 30% per tahun, Anda akan menggandakannya setiap 2,6 tahun: $100.000 → $200.000 → $400.000 → $800.000 → $1,6 juta → $3,2 juta. Anda tidak akan melihat kekuatannya dalam beberapa tahun pertama, tetapi setelah 10 tahun pertumbuhan majemuk, itu tidak dapat disangkal.\n\nNamun di sinilah saya bertaruh paling besar: AI dan robotika. Saya telah menghabiskan minggu lalu bekerja dengan setiap model AI — Grok, Perplexity, Gemini, ChatGPT, Claude — menggabungkan semuanya untuk menciptakan riset epik di bidang ini. Saya telah membuat dua daftar komprehensif: satu untuk otak (chip, silikon, komputasi) dan satu untuk mekanik (robotika, humanoid, semua jenis robot).\n\nSaya telah mulai berinvestasi pada saham-saham ini dan beberapa di antaranya sudah naik 10%, 20%, 18%, 11% dalam satu hari. Ini bukan perdagangan jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang. Saya sedang menyiapkan portofolio saya, mengisinya dengan modal, dan berencana untuk membiarkannya selama satu dekade dan menyaksikan perkembangannya. Saya mungkin akan menginvestasikan dua kali lipat dari apa yang saya miliki dalam Bitcoin ke bidang AI dan robotika ini.\n\n\nEpisode ini membahas tiga hal penting: 11 tindakan yang harus diambil warga Australia seiring menguatnya dolar, cara membeli saham atau Satoshi pertama Anda (saya sering ditanya tentang ini), dan kerangka kerja penelitian AI/robotika yang saya gunakan untuk membangun portofolio yang saya yakini akan mengungguli Bitcoin dalam dekade berikutnya.\n\nBAB\n[00:00] Selamat Datang: Terobosan AUD, Cara Membeli Saham, Riset AI/Robotika\n[02:29] Dolar Australia Mematahkan Tren Penurunan 12 Tahun Terhadap USD\n[12:42] 11 Hal yang Harus Difokuskan Warga Australia dengan Dolar yang Lebih Kuat\n[20:00] Cara Membeli Saham atau Satoshi Pertama Anda\n[30:12] Mengapa Saya Menginvestasikan Dua Kali Lipat Tumpukan Bitcoin Saya di AI & Robotika\n[35:00] Visi 10 Tahun Saya: Tetapkan, Lupakan, Saksikan Perkembangannya\n\nIKUTI MONEY MARKETS & MAYHEM\nInstagram: \nNewsletter: [tautan]\nEpisode Sebelumnya:\n\n#DolarAustralia #AUD #Bitcoin #AI ​​#Robotika #Investasi #EkonomiMakro #Inflasi #PenurunanNilaiUtang #KeamananKomunikasi #BrokerInteraktif #Penggabungan #RencanaSepuluhTahun", "post_id": "1eG1pryrg_I"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 726.507454262683, "y": 800.6123729925597, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "f3wswZKYCr0", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "AWAS KIAMAT IHSG JUNI 2026?! 3 Skenario Sidang MSCI & Rahasia Durian Runtuh Saham Bank Raksasa!\n\nHalo Sobat Cerdas! Selamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas, tempatnya kita mengupas tuntas rahasia di balik pergerakan pasar modal. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa arus dana asing (foreign inflow) bernilai triliunan Rupiah seolah tertahan dan enggan masuk ke bursa saham kita belakangan ini? Jawabannya ada pada status pembekuan sementara atau interim freeze dari MSCI!\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan membongkar habis-habisan akar masalah di balik ancaman MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Ternyata, investor institusional global sangat resah dengan masalah transparansi, kualitas free float (saham beredar riil), hingga tingginya angka High Shareholding Concentration (HSC) pada beberapa emiten raksasa seperti saham BREN. Ditambah lagi, kebijakan Papan Pemantauan Khusus dengan sistem Full Call Auction (FCA) membuat investor asing ketakutan karena hilangnya visibilitas antrean harga (blind order book).\n\nNamun, di balik ancaman downgrade indeks kita dari Emerging Market kembali menjadi Frontier Market pada evaluasi hidup-mati di Juni 2026 nanti, justru tersimpan peluang emas langka seumur hidup bagi Anda!\nApa saja yang akan kita bedah di video ini? \n🔥 3 Skenario Krusial Keputusan MSCI di Juni 2026: Mulai dari skenario pemulihan status (peluang 55%-65%), perpanjangan Status Quo, hingga skenario paling mengerikan yaitu Eksklusi Selektif yang bisa memicu badai margin call pada akun ritel lokal! \n🔥 Fenomena \"Diskon Paksa\" Raksasa Perbankan: Mengapa saham super sehat dan fundamental kuat seperti The Big 4 Banks (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) justru harganya tertekan? Kenali apa itu Index-Induced Valuation Gap dan bagaimana memanfaatkannya!\n🔥 Katalis \"Durian Runtuh\" Perbankan: Membongkar rahasia zero-sum game dari indeks MSCI. Jika saham anomali ditendang, maka saham fundamental bersih seperti kuartet bank raksasa kitalah yang wajib menampung miliaran Dolar limpahan dana asing!\n🔥 Strategi Portofolio \"Barbel\" Taktik Smart Money: Jangan asal beli! Pelajari taktik jitu meracik porsi defensif di saham perbankan berkapitalisasi besar, dipadukan dengan sisi agresif di sektor komoditas energi (batu bara kalori tinggi & amonia) yang memiliki pendapatan Dolar AS sebagai natural hedge (pelindung nilai alami) dari fluktuasi kurs Rupiah dan guncangan geopolitik dunia.\n\nEra saham yang hanya digerakkan oleh \"narasi manis\" sudah berakhir. Saatnya mengikuti aliran smart money yang memburu emiten pencetak kas riil dan pembagi dividen jumbo!\n\nJangan biarkan portofolio Anda hancur karena salah langkah menjelang Juni 2026! Siapkan amunisi uang tunai Anda, jauhi saham bervaluasi semu, dan jadilah investor yang rasional.\n\nDukung terus channel Wawasan Cerdas! Jika informasi ini bermanfaat, pastikan Anda menekan tombol LIKE, tuliskan opini atau saham incaran Anda di kolom COMMENT, dan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan insight investasi level institusi lainnya. Bagikan video ini ke grup saham Anda agar semakin banyak ritel yang terselamatkan!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #SahamBCA #SahamBRI #InvestasiSaham #MSCIIndonesia #StrategiBarbel #SahamBank #CuanSaham #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #SmartMoney #ValueInvesting #SahamBMRI #SahamBBNI #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "f3wswZKYCr0"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 804.6538646353397, "y": 677.7784567200584, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.7181, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "f3wswZKYCr0", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "AWAS KIAMAT IHSG JUNI 2026?! 3 Skenario Sidang MSCI & Rahasia Durian Runtuh Saham Bank Raksasa!\n\nHalo Sobat Cerdas! Selamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas, tempatnya kita mengupas tuntas rahasia di balik pergerakan pasar modal. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa arus dana asing (foreign inflow) bernilai triliunan Rupiah seolah tertahan dan enggan masuk ke bursa saham kita belakangan ini? Jawabannya ada pada status pembekuan sementara atau interim freeze dari MSCI!\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan membongkar habis-habisan akar masalah di balik ancaman MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Ternyata, investor institusional global sangat resah dengan masalah transparansi, kualitas free float (saham beredar riil), hingga tingginya angka High Shareholding Concentration (HSC) pada beberapa emiten raksasa seperti saham BREN. Ditambah lagi, kebijakan Papan Pemantauan Khusus dengan sistem Full Call Auction (FCA) membuat investor asing ketakutan karena hilangnya visibilitas antrean harga (blind order book).\n\nNamun, di balik ancaman downgrade indeks kita dari Emerging Market kembali menjadi Frontier Market pada evaluasi hidup-mati di Juni 2026 nanti, justru tersimpan peluang emas langka seumur hidup bagi Anda!\nApa saja yang akan kita bedah di video ini? \n🔥 3 Skenario Krusial Keputusan MSCI di Juni 2026: Mulai dari skenario pemulihan status (peluang 55%-65%), perpanjangan Status Quo, hingga skenario paling mengerikan yaitu Eksklusi Selektif yang bisa memicu badai margin call pada akun ritel lokal! \n🔥 Fenomena \"Diskon Paksa\" Raksasa Perbankan: Mengapa saham super sehat dan fundamental kuat seperti The Big 4 Banks (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) justru harganya tertekan? Kenali apa itu Index-Induced Valuation Gap dan bagaimana memanfaatkannya!\n🔥 Katalis \"Durian Runtuh\" Perbankan: Membongkar rahasia zero-sum game dari indeks MSCI. Jika saham anomali ditendang, maka saham fundamental bersih seperti kuartet bank raksasa kitalah yang wajib menampung miliaran Dolar limpahan dana asing!\n🔥 Strategi Portofolio \"Barbel\" Taktik Smart Money: Jangan asal beli! Pelajari taktik jitu meracik porsi defensif di saham perbankan berkapitalisasi besar, dipadukan dengan sisi agresif di sektor komoditas energi (batu bara kalori tinggi & amonia) yang memiliki pendapatan Dolar AS sebagai natural hedge (pelindung nilai alami) dari fluktuasi kurs Rupiah dan guncangan geopolitik dunia.\n\nEra saham yang hanya digerakkan oleh \"narasi manis\" sudah berakhir. Saatnya mengikuti aliran smart money yang memburu emiten pencetak kas riil dan pembagi dividen jumbo!\n\nJangan biarkan portofolio Anda hancur karena salah langkah menjelang Juni 2026! Siapkan amunisi uang tunai Anda, jauhi saham bervaluasi semu, dan jadilah investor yang rasional.\n\nDukung terus channel Wawasan Cerdas! Jika informasi ini bermanfaat, pastikan Anda menekan tombol LIKE, tuliskan opini atau saham incaran Anda di kolom COMMENT, dan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan insight investasi level institusi lainnya. Bagikan video ini ke grup saham Anda agar semakin banyak ritel yang terselamatkan!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #SahamBCA #SahamBRI #InvestasiSaham #MSCIIndonesia #StrategiBarbel #SahamBank #CuanSaham #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #SmartMoney #ValueInvesting #SahamBMRI #SahamBBNI #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "f3wswZKYCr0"}}, {"key": "@BDTChannel", "attributes": {"label": "@BDTChannel", "x": 503.5890018184671, "y": 515.5756584354369, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.172, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "k-yizTIagcY", "id": "@BDTChannel", "source": "youtube-000001", "content": "DUNIA MULAI PANIK?! Rupiah Turun Drastis, Ini Dampaknya! 🇲🇾REACTION🇮🇩\n\n#rupiah #indonesia #ekonomiindonesia #beritaterkini #bdtchannel #reaction #viralindonesia #dollar #usd #krisisonomi #faktamenarik #indonesiatoday #kontenviral \nRupiah melemah terhadap dolar AS kembali menjadi perhatian publik di Indonesia. Dalam video ini, kita akan membahas secara santai namun informatif tentang apa sebenarnya yang terjadi, apa penyebabnya, dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat sehari-hari.\n\nApakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia, atau justru ada peluang yang bisa dimanfaatkan? Kita juga akan melihat dari berbagai sudut pandang, mulai dari faktor global hingga kondisi dalam negeri.\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk membantu kita semua memahami situasi dengan lebih jelas dan objektif. Karena di balik setiap tantangan, biasanya selalu ada peluang yang jarang disadari.\n\nTonton sampai habis dan bagikan pendapat kalian di kolom komentar!\n\n♥ Assalamualaikum !! Bismilaahirahmaanirrahim !! Saya Berharap sangat pada Admin yang konten mereka pernah saya reaction, jika ada yg membuat kurang senang dihati Admin, dan meminta saya membuang atau memberhentikan video tersebut, Admin konten tersebut boleh terus email: demen666 \n♥ dengan rasa kecil dan rendahnya diri saya sebagai seorang youtuber reaction, Mohon maaf pada semua Admin🙏segala cadagan atau bantahan boleh hubungi saya ke:~  demen666    \n\ngood people jangan lupa follow sosmed saya yang lain ya kita bersilatuhrahmi,DIBANTU YA GAIS\n\nGAIS KALAU SUDI KITA BERGABUNG DI SOSMED YA \n________________________SOSMED__________________________ \nTIKTOK\n  / brian.d.tan  \nFACEBOOK\n  / brian.tan.589  \nPAGE FACEBOOK;\n  / briandtan  \nMendVlogs\n   /   \nMALAM SANGGAR OFFICIAL\n   /   \nINSTAGRAM;\n  / briantan7572  \n________________-___________________________________________________\nSalam sayang,Salam silatuhrahmi..\nSaya hargai setiap konten yang saya react dan mohon ijin dari anda untuk membenarkan saya berkonten dan memberikan pendapat saya di dalam video reaction saya...terima kasih atas ijin yang diberikan dan saya doakan anda murah rezeki dan selalu dilindungi aminnn \nVideo Asli Yang Saya React\n\n\nDISCLAIMER COPYRIGHT\nCopyright Disclaimer under Section 107 of the copyright act 1976, allowance is made for fair use for purposes such as criticism, comment, news reporting, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing,i give my own opinion about this.\nplease keep your comment respectfull toward each other in youtube community \nany comment that insulting a country,government,person or peoples right,i will not take responsibilty for those action.\nfor i have state clearly that please be respectfull toward each other.please be cautious of your action for i will not held responsible for anything that causes provocation or insulting or anything that will causes law action thank you.\n\n\ni used music from here\n––––––––––––––––––––––––––––––\nBDT original music\n   /", "post_id": "k-yizTIagcY"}}, {"key": "bdtcreations1213", "attributes": {"label": "bdtcreations1213", "x": 212.911079881548, "y": 966.8437847206891, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0207, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "k-yizTIagcY", "id": "bdtcreations1213", "source": "youtube-000001", "content": "DUNIA MULAI PANIK?! Rupiah Turun Drastis, Ini Dampaknya! 🇲🇾REACTION🇮🇩\n\n#rupiah #indonesia #ekonomiindonesia #beritaterkini #bdtchannel #reaction #viralindonesia #dollar #usd #krisisonomi #faktamenarik #indonesiatoday #kontenviral \nRupiah melemah terhadap dolar AS kembali menjadi perhatian publik di Indonesia. Dalam video ini, kita akan membahas secara santai namun informatif tentang apa sebenarnya yang terjadi, apa penyebabnya, dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat sehari-hari.\n\nApakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia, atau justru ada peluang yang bisa dimanfaatkan? Kita juga akan melihat dari berbagai sudut pandang, mulai dari faktor global hingga kondisi dalam negeri.\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk membantu kita semua memahami situasi dengan lebih jelas dan objektif. Karena di balik setiap tantangan, biasanya selalu ada peluang yang jarang disadari.\n\nTonton sampai habis dan bagikan pendapat kalian di kolom komentar!\n\n♥ Assalamualaikum !! Bismilaahirahmaanirrahim !! Saya Berharap sangat pada Admin yang konten mereka pernah saya reaction, jika ada yg membuat kurang senang dihati Admin, dan meminta saya membuang atau memberhentikan video tersebut, Admin konten tersebut boleh terus email: demen666 \n♥ dengan rasa kecil dan rendahnya diri saya sebagai seorang youtuber reaction, Mohon maaf pada semua Admin🙏segala cadagan atau bantahan boleh hubungi saya ke:~  demen666    \n\ngood people jangan lupa follow sosmed saya yang lain ya kita bersilatuhrahmi,DIBANTU YA GAIS\n\nGAIS KALAU SUDI KITA BERGABUNG DI SOSMED YA \n________________________SOSMED__________________________ \nTIKTOK\n  / brian.d.tan  \nFACEBOOK\n  / brian.tan.589  \nPAGE FACEBOOK;\n  / briandtan  \nMendVlogs\n   /   \nMALAM SANGGAR OFFICIAL\n   /   \nINSTAGRAM;\n  / briantan7572  \n________________-___________________________________________________\nSalam sayang,Salam silatuhrahmi..\nSaya hargai setiap konten yang saya react dan mohon ijin dari anda untuk membenarkan saya berkonten dan memberikan pendapat saya di dalam video reaction saya...terima kasih atas ijin yang diberikan dan saya doakan anda murah rezeki dan selalu dilindungi aminnn \nVideo Asli Yang Saya React\n\n\nDISCLAIMER COPYRIGHT\nCopyright Disclaimer under Section 107 of the copyright act 1976, allowance is made for fair use for purposes such as criticism, comment, news reporting, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing,i give my own opinion about this.\nplease keep your comment respectfull toward each other in youtube community \nany comment that insulting a country,government,person or peoples right,i will not take responsibilty for those action.\nfor i have state clearly that please be respectfull toward each other.please be cautious of your action for i will not held responsible for anything that causes provocation or insulting or anything that will causes law action thank you.\n\n\ni used music from here\n––––––––––––––––––––––––––––––\nBDT original music\n   /", "post_id": "k-yizTIagcY"}}, {"key": "malamsangarofficial236", "attributes": {"label": "malamsangarofficial236", "x": 268.9945457285644, "y": 747.3657760969645, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0207, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "k-yizTIagcY", "id": "malamsangarofficial236", "source": "youtube-000001", "content": "DUNIA MULAI PANIK?! Rupiah Turun Drastis, Ini Dampaknya! 🇲🇾REACTION🇮🇩\n\n#rupiah #indonesia #ekonomiindonesia #beritaterkini #bdtchannel #reaction #viralindonesia #dollar #usd #krisisonomi #faktamenarik #indonesiatoday #kontenviral \nRupiah melemah terhadap dolar AS kembali menjadi perhatian publik di Indonesia. Dalam video ini, kita akan membahas secara santai namun informatif tentang apa sebenarnya yang terjadi, apa penyebabnya, dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat sehari-hari.\n\nApakah ini tanda bahaya bagi ekonomi Indonesia, atau justru ada peluang yang bisa dimanfaatkan? Kita juga akan melihat dari berbagai sudut pandang, mulai dari faktor global hingga kondisi dalam negeri.\n\nVideo ini tidak bertujuan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk membantu kita semua memahami situasi dengan lebih jelas dan objektif. Karena di balik setiap tantangan, biasanya selalu ada peluang yang jarang disadari.\n\nTonton sampai habis dan bagikan pendapat kalian di kolom komentar!\n\n♥ Assalamualaikum !! Bismilaahirahmaanirrahim !! Saya Berharap sangat pada Admin yang konten mereka pernah saya reaction, jika ada yg membuat kurang senang dihati Admin, dan meminta saya membuang atau memberhentikan video tersebut, Admin konten tersebut boleh terus email: demen666 \n♥ dengan rasa kecil dan rendahnya diri saya sebagai seorang youtuber reaction, Mohon maaf pada semua Admin🙏segala cadagan atau bantahan boleh hubungi saya ke:~  demen666    \n\ngood people jangan lupa follow sosmed saya yang lain ya kita bersilatuhrahmi,DIBANTU YA GAIS\n\nGAIS KALAU SUDI KITA BERGABUNG DI SOSMED YA \n________________________SOSMED__________________________ \nTIKTOK\n  / brian.d.tan  \nFACEBOOK\n  / brian.tan.589  \nPAGE FACEBOOK;\n  / briandtan  \nMendVlogs\n   /   \nMALAM SANGGAR OFFICIAL\n   /   \nINSTAGRAM;\n  / briantan7572  \n________________-___________________________________________________\nSalam sayang,Salam silatuhrahmi..\nSaya hargai setiap konten yang saya react dan mohon ijin dari anda untuk membenarkan saya berkonten dan memberikan pendapat saya di dalam video reaction saya...terima kasih atas ijin yang diberikan dan saya doakan anda murah rezeki dan selalu dilindungi aminnn \nVideo Asli Yang Saya React\n\n\nDISCLAIMER COPYRIGHT\nCopyright Disclaimer under Section 107 of the copyright act 1976, allowance is made for fair use for purposes such as criticism, comment, news reporting, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing,i give my own opinion about this.\nplease keep your comment respectfull toward each other in youtube community \nany comment that insulting a country,government,person or peoples right,i will not take responsibilty for those action.\nfor i have state clearly that please be respectfull toward each other.please be cautious of your action for i will not held responsible for anything that causes provocation or insulting or anything that will causes law action thank you.\n\n\ni used music from here\n––––––––––––––––––––––––––––––\nBDT original music\n   /", "post_id": "k-yizTIagcY"}}], "edges": [{"key": "ddddenyzulhammm", "source": "ddddenyzulhammm", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddddenyzulhammm", "source": "ddddenyzulhammm", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pingudalmatien", "source": "pingudalmatien", "target": "ekky1995", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pingudalmatien", "source": "pingudalmatien", "target": "ekky1995", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "goodes_s", "source": "goodes_s", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "goodes_s", "source": "goodes_s", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mukaertopo", "source": "Mukaertopo", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Mukaertopo", "source": "Mukaertopo", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BentoSir777", "source": "BentoSir777", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BentoSir777", "source": "BentoSir777", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "source": "san_suka_mbak.k", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gunawanalfaruq", "source": "gunawanalfaruq", "target": "CBP.Rupiah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rayvenkael.real", "source": "rayvenkael.real", "target": "bantenglarimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MoneyMarketsMayhem", "source": "@MoneyMarketsMayhem", "target": "moneymarketsmayhem", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BDTChannel", "source": "@BDTChannel", "target": "bdtcreations1213", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BDTChannel", "source": "@BDTChannel", "target": "malamsangarofficial236", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BDTChannel", "source": "@BDTChannel", "target": "bdtcreations1213", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}