{"nodes": [{"key": "GolkarToday", "attributes": {"label": "GolkarToday", "x": 117.68303244287281, "y": 483.83104204561624, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 65.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050878832421593110", "id": "GolkarToday", "source": "retweet-000002", "content": "RI Juara G20, Airlangga Hartarto Bongkar Kekuatan Ekonomi RI: Tumbuh 5% Saat Dunia Melambat\n#bahlillahadalia #kuningkeren…", "post_id": "2050878832421593110"}}, {"key": "golkarpedia", "attributes": {"label": "golkarpedia", "x": 481.58784797801235, "y": 350.2079275735577, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 93.8272, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050878832421593110", "id": "golkarpedia", "source": "retweet-000002", "content": "RI Juara G20, Airlangga Hartarto Bongkar Kekuatan Ekonomi RI: Tumbuh 5% Saat Dunia Melambat\n#bahlillahadalia #kuningkeren…", "post_id": "2050878832421593110"}}, {"key": "Golkar_News", "attributes": {"label": "Golkar_News", "x": 205.59746821203694, "y": 571.0985607788921, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 65.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050879784398590055", "id": "Golkar_News", "source": "retweet-000002", "content": "Dalam upaya mempercepat pelaksanaan program Pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi, Presiden Prabowo Subianto tel…", "post_id": "2050879784398590055"}}, {"key": "airlangga_hrt", "attributes": {"label": "airlangga_hrt", "x": 957.6142647500254, "y": 989.6339109781735, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 93.8272, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050879784398590055", "id": "airlangga_hrt", "source": "retweet-000002", "content": "Dalam upaya mempercepat pelaksanaan program Pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi, Presiden Prabowo Subianto tel…", "post_id": "2050879784398590055"}}, {"key": "budisantosofficial", "attributes": {"label": "budisantosofficial", "x": 585.9083281683855, "y": 880.310657958462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3887100582837394781_69754172993", "id": "budisantosofficial", "source": "instagram-000001", "content": "BERSAMA KADIN MAJUKAN PERDAGANGAN\n\nMemenuhi undangan Ketua Kadin, Bapak  dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KADIN Bidang Perdagangan 2026. \n\nKADIN merupakan mitra strategis Kementerian Perdagangan dalam mendorong perkembangan perdagangan, oleh karenanya saya mengapresiasi inisiatif KADIN Indonesia yang mengangkat tema strategis: “Optimasi Perdagangan Domestik dan Internasional Serta Akselerasi Investasi Strategis Menuju Target Pertumbuhan 8%”. Tema ini sangat selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 dan agenda pembangunan pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.", "post_id": "3887100582837394781_69754172993"}}, {"key": "anindyabakrie", "attributes": {"label": "anindyabakrie", "x": 684.4052459573238, "y": 646.8138195650629, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 121.8107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887100582837394781_69754172993", "id": "anindyabakrie", "source": "instagram-000001", "content": "BERSAMA KADIN MAJUKAN PERDAGANGAN\n\nMemenuhi undangan Ketua Kadin, Bapak  dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KADIN Bidang Perdagangan 2026. \n\nKADIN merupakan mitra strategis Kementerian Perdagangan dalam mendorong perkembangan perdagangan, oleh karenanya saya mengapresiasi inisiatif KADIN Indonesia yang mengangkat tema strategis: “Optimasi Perdagangan Domestik dan Internasional Serta Akselerasi Investasi Strategis Menuju Target Pertumbuhan 8%”. Tema ini sangat selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 dan agenda pembangunan pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.", "post_id": "3887100582837394781_69754172993"}}, {"key": "kejaricilacap", "attributes": {"label": "kejaricilacap", "x": 430.30767447619223, "y": 386.53219553191155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 65.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885937648909677018_5561409697", "id": "kejaricilacap", "source": "instagram-000001", "content": "▪️▪️▪️\n\nKepala Kejaksaan Negeri Cilacap Dr. Muhammad Irfan Jaya, S.H., M.H. mengikuti kegiatan Peresmian Groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Fase II Pertamina. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.\n\nGroundbreaking tersebut menandai dimulainya secara serentak Pembangunan 13 proyek strategis nasional yang tersebar dari ujung Sumatera hingga Papua. Proyek-proyek tersebut mencakup pengolahan komoditas unggulan di sektor eefi, mineral logam, hingga Perkebunan yang diproyeksikan menjadi pendorong baru pertumbuhan ekonomi nasional\n\n🗓️ : Rabu, 29 April 2026\n⏱️ : 07.00 WIB s.d. selesai\n📍 : Gedung Patra Graha PT Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap\n\n\n#kejaksaanRI\n#kejatijateng\n#kejaricilacap\n#beritacilacap\n#reformasibirokrasi", "post_id": "3885937648909677018_5561409697"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 901.0806827519515, "y": 147.0876746121289, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 121.8107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885937648909677018_5561409697", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": "▪️▪️▪️\n\nKepala Kejaksaan Negeri Cilacap Dr. Muhammad Irfan Jaya, S.H., M.H. mengikuti kegiatan Peresmian Groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Fase II Pertamina. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.\n\nGroundbreaking tersebut menandai dimulainya secara serentak Pembangunan 13 proyek strategis nasional yang tersebar dari ujung Sumatera hingga Papua. Proyek-proyek tersebut mencakup pengolahan komoditas unggulan di sektor eefi, mineral logam, hingga Perkebunan yang diproyeksikan menjadi pendorong baru pertumbuhan ekonomi nasional\n\n🗓️ : Rabu, 29 April 2026\n⏱️ : 07.00 WIB s.d. selesai\n📍 : Gedung Patra Graha PT Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap\n\n\n#kejaksaanRI\n#kejatijateng\n#kejaricilacap\n#beritacilacap\n#reformasibirokrasi", "post_id": "3885937648909677018_5561409697"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 601.7499186657815, "y": 516.7192935077629, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.8436, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 858.2792794908736, "y": 318.7956031786254, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8354, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 718.9082605776774, "y": 292.3696032392314, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8354, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 113.4814151347553, "y": 679.2532620852807, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 79.8354, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}], "edges": [{"key": "GolkarToday", "source": "GolkarToday", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "GolkarToday", "source": "GolkarToday", "target": "golkarpedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Golkar_News", "source": "Golkar_News", "target": "airlangga_hrt", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Golkar_News", "source": "Golkar_News", "target": "airlangga_hrt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "budisantosofficial", "source": "budisantosofficial", "target": "anindyabakrie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kejaricilacap", "source": "kejaricilacap", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}