{"nodes": [{"key": "globalterkini.com", "attributes": {"label": "globalterkini.com", "x": 111.75630504018397, "y": 738.5593232878942, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 129.8701, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7621384892890336519", "id": "globalterkini.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Bone, Global Terkini- Kasus dugaan pemalsuan dokumen nasabah di lingkungan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar terus bergulir. Setelah kasus yang menimpa Ramlah Hamja disebut telah selesai melalui penerbitan surat keterangan dan permintaan maaf secara lisan, kini muncul laporan baru dengan modus serupa. Laporan tersebut telah diterima di Polres Bone dengan nomor: /119/II/2026/SPKT/POLRES BONE/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 27 Februari 2026. Pelapor diketahui bernama Andi Asti. Berdasarkan keterangan sepupu korban yang mengaku bernama Amrullah, identitas korban diduga digunakan pihak lain untuk mengajukan pinjaman di PNM Mekaar Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Padahal, korban merupakan warga Kabupaten Soppeng. Amrullah mengaku heran, sebab KTP korban baru terbit dan belum genap setahun. Namun, datanya justru bisa digunakan untuk pengajuan pinjaman di wilayah lain. Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa melunasi pinjaman lebih dari Rp3 juta demi menghindari masalah pada skor kredit. \"Itu pinjaman PNM masuk di BI cheking, tetapi kenapa KTP palsu bisa lolos, atau diloloskan,\" kata Amrullah. Ia menambahkan, meski pihak PNM telah menyampaikan permintaan maaf, hal itu dinilai belum cukup. \"Tetap kita menunggu etikad baiknya yang sudah memakai data. Kalau cuma minta maaf dan pulihkan nama, munkin PNM bisa, tetapi penyalahgunaan KTP dan ATM yang sudah terbit bisa saja masih dipakai di tempat lain. makanya si pelaku mau di berikan efek jera,\" tambahnya. Sementara itu, penyidik Polres Bone membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan proses hukum masih berjalan. \"Kasusnya sementara masih proses,\" ujarnya.  Di sisi lain, Kepala PNM Mekaar Unit Kecamatan Tanete Riattang Timur yang telah dikonfirmasi sejak Senin, 23 Maret 2026, terkait kasus ini memilih bungkam.  Tak hanya itu, selain laporan Andi Asti, diketahui terdapat dua laporan lain dengan kasus serupa di PNM berbeda. Bahkan, salah satu pelapor disebut merupakan seorang pegawai bank. #beritaviral #fyp #fyppppppppppppppppppppppp #sorotan #globalterkini  BONE   MEKAR ONLINE", "post_id": "7621384892890336519"}}, {"key": "POLRES", "attributes": {"label": "POLRES", "x": 65.14632013401244, "y": 263.8204794624466, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 166.6667, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7621384892890336519", "id": "POLRES", "source": "tiktok-000001", "content": "Bone, Global Terkini- Kasus dugaan pemalsuan dokumen nasabah di lingkungan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar terus bergulir. Setelah kasus yang menimpa Ramlah Hamja disebut telah selesai melalui penerbitan surat keterangan dan permintaan maaf secara lisan, kini muncul laporan baru dengan modus serupa. Laporan tersebut telah diterima di Polres Bone dengan nomor: /119/II/2026/SPKT/POLRES BONE/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 27 Februari 2026. Pelapor diketahui bernama Andi Asti. Berdasarkan keterangan sepupu korban yang mengaku bernama Amrullah, identitas korban diduga digunakan pihak lain untuk mengajukan pinjaman di PNM Mekaar Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Padahal, korban merupakan warga Kabupaten Soppeng. Amrullah mengaku heran, sebab KTP korban baru terbit dan belum genap setahun. Namun, datanya justru bisa digunakan untuk pengajuan pinjaman di wilayah lain. Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa melunasi pinjaman lebih dari Rp3 juta demi menghindari masalah pada skor kredit. \"Itu pinjaman PNM masuk di BI cheking, tetapi kenapa KTP palsu bisa lolos, atau diloloskan,\" kata Amrullah. Ia menambahkan, meski pihak PNM telah menyampaikan permintaan maaf, hal itu dinilai belum cukup. \"Tetap kita menunggu etikad baiknya yang sudah memakai data. Kalau cuma minta maaf dan pulihkan nama, munkin PNM bisa, tetapi penyalahgunaan KTP dan ATM yang sudah terbit bisa saja masih dipakai di tempat lain. makanya si pelaku mau di berikan efek jera,\" tambahnya. Sementara itu, penyidik Polres Bone membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan proses hukum masih berjalan. \"Kasusnya sementara masih proses,\" ujarnya.  Di sisi lain, Kepala PNM Mekaar Unit Kecamatan Tanete Riattang Timur yang telah dikonfirmasi sejak Senin, 23 Maret 2026, terkait kasus ini memilih bungkam.  Tak hanya itu, selain laporan Andi Asti, diketahui terdapat dua laporan lain dengan kasus serupa di PNM berbeda. Bahkan, salah satu pelapor disebut merupakan seorang pegawai bank. #beritaviral #fyp #fyppppppppppppppppppppppp #sorotan #globalterkini  BONE   MEKAR ONLINE", "post_id": "7621384892890336519"}}, {"key": "pnm.mekar.indones", "attributes": {"label": "pnm.mekar.indones", "x": 785.4932523000696, "y": 579.8801376210723, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 166.6667, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7621384892890336519", "id": "pnm.mekar.indones", "source": "tiktok-000001", "content": "Bone, Global Terkini- Kasus dugaan pemalsuan dokumen nasabah di lingkungan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar terus bergulir. Setelah kasus yang menimpa Ramlah Hamja disebut telah selesai melalui penerbitan surat keterangan dan permintaan maaf secara lisan, kini muncul laporan baru dengan modus serupa. Laporan tersebut telah diterima di Polres Bone dengan nomor: /119/II/2026/SPKT/POLRES BONE/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 27 Februari 2026. Pelapor diketahui bernama Andi Asti. Berdasarkan keterangan sepupu korban yang mengaku bernama Amrullah, identitas korban diduga digunakan pihak lain untuk mengajukan pinjaman di PNM Mekaar Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Padahal, korban merupakan warga Kabupaten Soppeng. Amrullah mengaku heran, sebab KTP korban baru terbit dan belum genap setahun. Namun, datanya justru bisa digunakan untuk pengajuan pinjaman di wilayah lain. Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa melunasi pinjaman lebih dari Rp3 juta demi menghindari masalah pada skor kredit. \"Itu pinjaman PNM masuk di BI cheking, tetapi kenapa KTP palsu bisa lolos, atau diloloskan,\" kata Amrullah. Ia menambahkan, meski pihak PNM telah menyampaikan permintaan maaf, hal itu dinilai belum cukup. \"Tetap kita menunggu etikad baiknya yang sudah memakai data. Kalau cuma minta maaf dan pulihkan nama, munkin PNM bisa, tetapi penyalahgunaan KTP dan ATM yang sudah terbit bisa saja masih dipakai di tempat lain. makanya si pelaku mau di berikan efek jera,\" tambahnya. Sementara itu, penyidik Polres Bone membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan proses hukum masih berjalan. \"Kasusnya sementara masih proses,\" ujarnya.  Di sisi lain, Kepala PNM Mekaar Unit Kecamatan Tanete Riattang Timur yang telah dikonfirmasi sejak Senin, 23 Maret 2026, terkait kasus ini memilih bungkam.  Tak hanya itu, selain laporan Andi Asti, diketahui terdapat dua laporan lain dengan kasus serupa di PNM berbeda. Bahkan, salah satu pelapor disebut merupakan seorang pegawai bank. #beritaviral #fyp #fyppppppppppppppppppppppp #sorotan #globalterkini  BONE   MEKAR ONLINE", "post_id": "7621384892890336519"}}, {"key": "PNM", "attributes": {"label": "PNM", "x": 565.6193683230844, "y": 568.0319010448318, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 166.6667, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7621384892890336519", "id": "PNM", "source": "tiktok-000001", "content": "Bone, Global Terkini- Kasus dugaan pemalsuan dokumen nasabah di lingkungan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar terus bergulir. Setelah kasus yang menimpa Ramlah Hamja disebut telah selesai melalui penerbitan surat keterangan dan permintaan maaf secara lisan, kini muncul laporan baru dengan modus serupa. Laporan tersebut telah diterima di Polres Bone dengan nomor: /119/II/2026/SPKT/POLRES BONE/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 27 Februari 2026. Pelapor diketahui bernama Andi Asti. Berdasarkan keterangan sepupu korban yang mengaku bernama Amrullah, identitas korban diduga digunakan pihak lain untuk mengajukan pinjaman di PNM Mekaar Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Padahal, korban merupakan warga Kabupaten Soppeng. Amrullah mengaku heran, sebab KTP korban baru terbit dan belum genap setahun. Namun, datanya justru bisa digunakan untuk pengajuan pinjaman di wilayah lain. Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa melunasi pinjaman lebih dari Rp3 juta demi menghindari masalah pada skor kredit. \"Itu pinjaman PNM masuk di BI cheking, tetapi kenapa KTP palsu bisa lolos, atau diloloskan,\" kata Amrullah. Ia menambahkan, meski pihak PNM telah menyampaikan permintaan maaf, hal itu dinilai belum cukup. \"Tetap kita menunggu etikad baiknya yang sudah memakai data. Kalau cuma minta maaf dan pulihkan nama, munkin PNM bisa, tetapi penyalahgunaan KTP dan ATM yang sudah terbit bisa saja masih dipakai di tempat lain. makanya si pelaku mau di berikan efek jera,\" tambahnya. Sementara itu, penyidik Polres Bone membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan proses hukum masih berjalan. \"Kasusnya sementara masih proses,\" ujarnya.  Di sisi lain, Kepala PNM Mekaar Unit Kecamatan Tanete Riattang Timur yang telah dikonfirmasi sejak Senin, 23 Maret 2026, terkait kasus ini memilih bungkam.  Tak hanya itu, selain laporan Andi Asti, diketahui terdapat dua laporan lain dengan kasus serupa di PNM berbeda. Bahkan, salah satu pelapor disebut merupakan seorang pegawai bank. #beritaviral #fyp #fyppppppppppppppppppppppp #sorotan #globalterkini  BONE   MEKAR ONLINE", "post_id": "7621384892890336519"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 725.6859143020606, "y": 263.4879071771834, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 129.8701, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 190.48001734779228, "y": 764.3053173435508, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 240.2598, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}], "edges": [{"key": "globalterkini.com", "source": "globalterkini.com", "target": "POLRES", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "globalterkini.com", "source": "globalterkini.com", "target": "pnm.mekar.indones", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "globalterkini.com", "source": "globalterkini.com", "target": "PNM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}