{"nodes": [{"key": "KiEdySularno", "attributes": {"label": "KiEdySularno", "x": 390.48770646580886, "y": 685.4873164650628, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050919758921621657", "id": "KiEdySularno", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050919758921621657"}}, {"key": "tham878", "attributes": {"label": "tham878", "x": 511.8123656285034, "y": 186.09147321197418, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 102.624, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 14, "out_degree": 0, "degree": 14}, "_id": "2050919758921621657", "id": "tham878", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050919758921621657"}}, {"key": "HaubAkalam", "attributes": {"label": "HaubAkalam", "x": 70.40708257728868, "y": 868.4310964916909, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050922374921626024", "id": "HaubAkalam", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050922374921626024"}}, {"key": "snjayajonggrang", "attributes": {"label": "snjayajonggrang", "x": 494.33073976815035, "y": 835.9861954844907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050971118174188009", "id": "snjayajonggrang", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050971118174188009"}}, {"key": "ImaginarySteady", "attributes": {"label": "ImaginarySteady", "x": 507.74096233829835, "y": 537.17261592345, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050975851223920744", "id": "ImaginarySteady", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050975851223920744"}}, {"key": "budisiswa01", "attributes": {"label": "budisiswa01", "x": 940.2009654540858, "y": 477.4613322248158, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051000877532754087", "id": "budisiswa01", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2051000877532754087"}}, {"key": "Seto_Nugroho30", "attributes": {"label": "Seto_Nugroho30", "x": 281.5988048535306, "y": 588.3355812390608, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050937801441776010", "id": "Seto_Nugroho30", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050937801441776010"}}, {"key": "reza_63", "attributes": {"label": "reza_63", "x": 458.3731724544745, "y": 242.72446817881067, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050924450749792621", "id": "reza_63", "source": "retweet-000002", "content": "Setahu saya MBG dibiayai APBN, Pemerintah & OJK memang mendorong perbankan ikut mendukung program prioritas spt MBG, namun tdk…", "post_id": "2050924450749792621"}}, {"key": "cecilionss", "attributes": {"label": "cecilionss", "x": 3.910972396695356, "y": 898.562905476564, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 30.0785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 6, "degree": 12}, "_id": "2050941469024977144", "id": "cecilionss", "source": "retweet-000002", "content": "✅️ shopee qr big avail\n\ngopaylater akulaku spaylater kartu kredit hci honest allo dana jenius yup bca paylater, tokopedia c…", "post_id": "2050941469024977144"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 866.6299912012738, "y": 172.36072496834598, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 46.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 3, "degree": 9}, "_id": "3888690470215181270_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), atau Mitratel, baru saja merilis hasil kinerjanya di tiga bulan pertama 2026 dengan perolehan pendapatan sebesar Rp2,29 triliun.\n\nCapaian tersebut terhitung tumbuh tipis sebesar 1,4 persen dibanding realisasi pendapatan Perseroan pada periode sama tahun lalu, yang tercatat sebesar RP2,26 triliun.\n\nDari positifnya capaian pendapatan tersebut, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) itu berhasil menyisihkan laba bersih sebesar RP545 miliar, tumbuh sebesar 3,6 persen dibanding torehan laba pada triwulan I-2025 yang masih sebesar Rp526 miliar.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/bukukan-pendapatan-rp229-triliun-mitratel-mtel-kantongi-laba-rp545-miliar\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3888690470215181270_3310659452"}}, {"key": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "f2c.furniture", "x": 458.94261818829096, "y": 468.1809733917345, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.5099, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 9, "out_degree": 9, "degree": 18}, "_id": "3888116708948795927_3116495564", "id": "f2c.furniture", "source": "instagram-000001", "content": "yang lagi cari furniture berkualitas dengan proses pembuatan yang detail? bisa banget langsung datang ke\n\nF2C FURNITURE 🏠\nBUKA SETIAP HARI (09.00 - 21.00)\n\nDENPASAR\nCabang 1\n📍Jl.Raya Sesetan 220XX Denpasar Selatan (Seberang Burger King)\nCabang 2\n📍Jl. Gatot Subroto Barat No. 35 Padangsambian Kaja (Seberang Gosha Kitchen & Patisserie)\nCabang 3 (Superstore)\n📍Jl. Imam Bonjol No.465 Denpasar Barat (Sebrang Bank Panin)\n\nSINGARAJA\n📍Jl. Diponegoro No. 98A Buleleng Bali (100m Setelah Pasar Anyar)\n\nPALANGKARAYA\n📍Jl. Tjilik Riwut KM 2 No.1 Palangka Raya (Perempatan Antang)\n\nSAMARINDA\n📍Jl. Diponegoro No. 20-22 Samarinda Kota (Seberang Hotel Bumi Senyiur, Disamping Bank Mega)\n\nBALIKPAPAN\n📍Jl. A. Yani No. 7 Balikpapan Tengah (Lampu merah PUSKIB)\n\nBANJARMASIN\n📍Jl. A.Yani, Pal 8 Banjarmasin (Dekat Richeese Factory, Seberang Eiger)\n\nBANJARBARU\n📍Jl A.Yani KM 36 No.22 Banjarbaru (Samping Bank Bukopin)\n\nMANADO\n📍Jl. R E Martadinata No.45 Manado (Seberang Bank Mandiri)\n\nBITUNG\n📍Jl Wolter Monginsidi Bitung (Seberang Rindam XIII/Gereja Charisma)\n\nKOTAMOBAGU - Superstore\n📍Jl Ahmad Yani Nomor 38, Kotamobagu (Sebelah BRI Pusat)\n\nMAKASSAR\nCabang 1\n📍Jl. Gunung Latimojong No.76 Makassar (Seberang Bank BCA)\nCabang 2\n📍Ruko de Plaza Blok A1-A3, Jl. Perintis Kemerdekaan No.KM.13, Makassar (Samping Domino Pizza)\nCabang 3 (Superstore)\n📍Jl. Gunung Bawakaraeng No. 91E, Makassar (Samping Klinik Athena)\n\nGOWA\n📍Jl. Tun Abdul Razak, Ruko No 8E-8F, Kabupaten Gowa (Samping Showroom Honda)\n\nPembayaran CASH dan KREDIT ✔️\n\n📱online ORDER - WA 082180868388 /DM instagram \n#f2cfurniture #lemarihias #furniturminimalis", "post_id": "3888116708948795927_3116495564"}}, {"key": "infowargarepublik", "attributes": {"label": "infowargarepublik", "x": 948.8687956112491, "y": 233.3978954086423, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7597403741100215560", "id": "infowargarepublik", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bali Wayan Koster menyoroti kondisi fisik gedung Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali yang dinilai sudah tidak layak pakai. Gubernur Koster menyebut gedung bank pelat merah daerah tersebut sudah tertinggal jauh dibandingkan bank-bank kompetitor lainnya. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Bali di Kantor Gubernur Bali, Selasa (20/1). \"BPD itu saya dorong membangun kantor baru karena kantor sekarang sudah kedaluwarsa, lapuk, jamuran. Ketinggalan jauh dibanding BNI, Mandiri, BCA,\" ujar Gubernur Koster di hadapan anggota dewan. Demi merealisasikan pembaruan wajah perbankan daerah tersebut, Gubernur Koster menyatakan gedung baru BPD Bali akan dibangun di kawasan strategis Renon, Denpasar. Pembangunan akan dilakukan di atas lahan seluas 50 are milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, yang terletak persis di sebelah gedung lama. Gubernur Koster menjelaskan bahwa pemanfaatan aset tanah tersebut bertujuan untuk mendongkrak nilai ekonomi daerah. Ia menyinggung bahwa sebelumnya lahan strategis tersebut digunakan oleh Bali Tourism Board tanpa memberikan pemasukan bagi daerah alias gratis. Lebih lanjut, Gubernur Koster merinci bahwa lahan pemprov yang diserahkan untuk pembangunan gedung baru tersebut akan dikonversi menjadi penyertaan modal daerah ke BPD Bali. \"Lahan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan gedung BPD lantas di-appraisal nilainya Rp 145 miliar. Itu kami jadikan [modal] penyertaan,\" pungkas Gubernur Koster.  Butuh layanan Cargo, Logistik, Ekspor & Impor yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #semetonbali #bali #fypシ", "post_id": "7597403741100215560"}}, {"key": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "andalandayaabadi_", "x": 125.34082924049494, "y": 881.6806559606922, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 47.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7597403741100215560", "id": "andalandayaabadi_", "source": "tiktok-000001", "content": "Gubernur Bali Wayan Koster menyoroti kondisi fisik gedung Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali yang dinilai sudah tidak layak pakai. Gubernur Koster menyebut gedung bank pelat merah daerah tersebut sudah tertinggal jauh dibandingkan bank-bank kompetitor lainnya. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Bali di Kantor Gubernur Bali, Selasa (20/1). \"BPD itu saya dorong membangun kantor baru karena kantor sekarang sudah kedaluwarsa, lapuk, jamuran. Ketinggalan jauh dibanding BNI, Mandiri, BCA,\" ujar Gubernur Koster di hadapan anggota dewan. Demi merealisasikan pembaruan wajah perbankan daerah tersebut, Gubernur Koster menyatakan gedung baru BPD Bali akan dibangun di kawasan strategis Renon, Denpasar. Pembangunan akan dilakukan di atas lahan seluas 50 are milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, yang terletak persis di sebelah gedung lama. Gubernur Koster menjelaskan bahwa pemanfaatan aset tanah tersebut bertujuan untuk mendongkrak nilai ekonomi daerah. Ia menyinggung bahwa sebelumnya lahan strategis tersebut digunakan oleh Bali Tourism Board tanpa memberikan pemasukan bagi daerah alias gratis. Lebih lanjut, Gubernur Koster merinci bahwa lahan pemprov yang diserahkan untuk pembangunan gedung baru tersebut akan dikonversi menjadi penyertaan modal daerah ke BPD Bali. \"Lahan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan gedung BPD lantas di-appraisal nilainya Rp 145 miliar. Itu kami jadikan [modal] penyertaan,\" pungkas Gubernur Koster.  Butuh layanan Cargo, Logistik, Ekspor & Impor yang dapat diandalkan?  Hanya di   Andalan untuk semua layanan Cargo & Logistik anda  #infowarga #beritahariini #semetonbali #bali #fypシ", "post_id": "7597403741100215560"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 697.0955412160549, "y": 505.5947804176828, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 257.24041964663667, "y": 819.1462869105668, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 47.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 538.590158979229, "y": 98.33831724886777, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "432781620563594_1456726356251181", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), atau Mitratel, baru saja merilis hasil kinerjanya di tiga bulan pertama 2026 dengan perolehan pendapatan sebesar Rp2,29 triliun.\n\nCapaian tersebut terhitung tumbuh tipis sebesar 1,4 persen dibanding realisasi pendapatan Perseroan pada periode sama tahun lalu, yang tercatat sebesar RP2,26 triliun.\n\nDari positifnya capaian pendapatan tersebut, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) itu berhasil menyisihkan laba bersih sebesar RP545 miliar, tumbuh sebesar 3,6 persen dibanding torehan laba pada triwulan I-2025 yang masih sebesar Rp526 miliar.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/bukukan-pendapatan-rp229-triliun-mitratel-mtel-kantongi-laba-rp545-miliar\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456726356251181"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "attributes": {"label": "@Joker-i6m7e", "x": 891.1082472072399, "y": 905.6538529299801, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "@Joker-i6m7e", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "GoodLifeBCA", "x": 206.8401446865207, "y": 931.6351639255445, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9987, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "GoodLifeBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "XpresiBCA", "x": 840.6941435635363, "y": 248.35661963817913, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9987, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "XpresiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "BankBCA", "attributes": {"label": "BankBCA", "x": 653.4109047239892, "y": 912.464678056871, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9987, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "BankBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "KartuKreditBCA", "x": 802.643593971087, "y": 392.0231486744058, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9987, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "KartuKreditBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "HaloBCA", "attributes": {"label": "HaloBCA", "x": 144.36653747082119, "y": 88.86189296114632, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9987, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "HaloBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "LifeAtBCA", "x": 828.5654573223632, "y": 579.4526354040881, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9987, "eigenvector": 118.4704, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "LifeAtBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "bankbca", "attributes": {"label": "bankbca", "x": 577.8622984153798, "y": 100.33547915501995, "size": 9.25, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2556, "eigenvector": 61.699, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZyCA9kqu4Og", "id": "bankbca", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah BCA terblokir bisa diaktifkan kembali?\n\nLayanan Halo BCA siap siaga bantuin kamu 24 jam, dan pastinya bebas biaya~ Nomor Resmi Bank BCA WhatsApp 0819825222\n\nCek info selengkapnya: https://bca.id/mybca\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "ZyCA9kqu4Og"}}, {"key": "@SolusiBCA", "attributes": {"label": "@SolusiBCA", "x": 213.16585400869727, "y": 94.18805954315856, "size": 14.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 109.0085, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "2N7j0evh-IA", "id": "@SolusiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Macan Tutul Internasional\n\nMemperingati Hari Macan Tutul Internasional, Bakti BCA bersama Kementerian Kehutanan RI, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Yayasan SINTAS Indonesia mendukung pelestarian macan tutul Jawa melalui Java-Wide Leopard Survey (JWLS), riset berbasis data di TNBTS 🐆\n\nHingga Juli 2025, sedikitnya 8 macan tutul Jawa berhasil teridentifikasi, menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan manusia dan alam dapat terus hidup berdampingan.\n\n#BaktiBCA\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nInstagram:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "2N7j0evh-IA"}}, {"key": "@DesiSutriani", "attributes": {"label": "@DesiSutriani", "x": 742.7393729929478, "y": 442.85602793658705, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "tkYrTjMKzwc", "id": "@DesiSutriani", "source": "youtube-000001", "content": "CEK,, PER 28 APRIL OJK SUDAH HAPUS DATA HUTANG GALBAY ??\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026\nTanya", "post_id": "tkYrTjMKzwc"}}, {"key": "desisutriani", "attributes": {"label": "desisutriani", "x": 20.57491965739766, "y": 819.286919062931, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.7897, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tkYrTjMKzwc", "id": "desisutriani", "source": "youtube-000001", "content": "CEK,, PER 28 APRIL OJK SUDAH HAPUS DATA HUTANG GALBAY ??\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026\nTanya", "post_id": "tkYrTjMKzwc"}}, {"key": "desisutri...", "attributes": {"label": "desisutri...", "x": 669.1889448851117, "y": 22.603551170269686, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.7897, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tkYrTjMKzwc", "id": "desisutri...", "source": "youtube-000001", "content": "CEK,, PER 28 APRIL OJK SUDAH HAPUS DATA HUTANG GALBAY ??\n\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026\nTanya", "post_id": "tkYrTjMKzwc"}}, {"key": "@MoneyMarketsMayhem", "attributes": {"label": "@MoneyMarketsMayhem", "x": 626.4339676373914, "y": 534.4396281650569, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.8173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1eG1pryrg_I", "id": "@MoneyMarketsMayhem", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membeli Bitcoin atau Saham Pertama Anda (Plus Penjelasan Breakout AUD)\n\nDiskon 33% untuk biaya broker + pendaftaran VIP prioritas (hari yang sama selama jam kerja): https://www.stormrake.com/MDP\n\nDAN Mulai Berinvestasi di Interactive Brokers di sini: https://ibkr.com/referral/mark2027\n\nDolar Australia baru saja keluar dari tren penurunan selama 12 tahun terhadap USD. Untuk pertama kalinya sejak 2012, warga Australia memiliki daya beli internasional yang lebih besar. Tetapi inilah yang tidak dipahami kebanyakan orang: jika Anda tidak memiliki aset atau pendapatan yang dapat dibelanjakan, Anda akan segera hancur.\n\nUpah tertinggal dari penurunan nilai tukar sebesar 7-8%. Inflasi selalu menjadi pembunuh orang miskin. Tetapi jika Anda memiliki uang dan tahu cara mengelolanya, terobosan AUD ini adalah kesempatan Anda untuk melakukan diversifikasi internasional sementara dolar Anda membeli lebih banyak aset di luar negeri.\n\nSaya akan menjelaskan secara detail apa artinya ini: suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, kenaikan harga sewa, perjalanan ke luar negeri yang lebih murah, dan yang terpenting — sekarang lebih murah untuk membeli aset dalam denominasi USD seperti emas, Bitcoin, dan saham AS. Semakin tinggi nilai dolar Australia, semakin murah aset-aset ini.\n\nKemudian saya akan menunjukkan perhitungan Bitcoin yang tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 30%. Jika Anda menginvestasikan $100.000 dan tumbuh 30% per tahun, Anda akan menggandakannya setiap 2,6 tahun: $100.000 → $200.000 → $400.000 → $800.000 → $1,6 juta → $3,2 juta. Anda tidak akan melihat kekuatannya dalam beberapa tahun pertama, tetapi setelah 10 tahun pertumbuhan majemuk, itu tidak dapat disangkal.\n\nNamun di sinilah saya bertaruh paling besar: AI dan robotika. Saya telah menghabiskan minggu lalu bekerja dengan setiap model AI — Grok, Perplexity, Gemini, ChatGPT, Claude — menggabungkan semuanya untuk menciptakan riset epik di bidang ini. Saya telah membuat dua daftar komprehensif: satu untuk otak (chip, silikon, komputasi) dan satu untuk mekanik (robotika, humanoid, semua jenis robot).\n\nSaya telah mulai berinvestasi pada saham-saham ini dan beberapa di antaranya sudah naik 10%, 20%, 18%, 11% dalam satu hari. Ini bukan perdagangan jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang. Saya sedang menyiapkan portofolio saya, mengisinya dengan modal, dan berencana untuk membiarkannya selama satu dekade dan menyaksikan perkembangannya. Saya mungkin akan menginvestasikan dua kali lipat dari apa yang saya miliki dalam Bitcoin ke bidang AI dan robotika ini.\n\n\nEpisode ini membahas tiga hal penting: 11 tindakan yang harus diambil warga Australia seiring menguatnya dolar, cara membeli saham atau Satoshi pertama Anda (saya sering ditanya tentang ini), dan kerangka kerja penelitian AI/robotika yang saya gunakan untuk membangun portofolio yang saya yakini akan mengungguli Bitcoin dalam dekade berikutnya.\n\nBAB\n[00:00] Selamat Datang: Terobosan AUD, Cara Membeli Saham, Riset AI/Robotika\n[02:29] Dolar Australia Mematahkan Tren Penurunan 12 Tahun Terhadap USD\n[12:42] 11 Hal yang Harus Difokuskan Warga Australia dengan Dolar yang Lebih Kuat\n[20:00] Cara Membeli Saham atau Satoshi Pertama Anda\n[30:12] Mengapa Saya Menginvestasikan Dua Kali Lipat Tumpukan Bitcoin Saya di AI & Robotika\n[35:00] Visi 10 Tahun Saya: Tetapkan, Lupakan, Saksikan Perkembangannya\n\nIKUTI MONEY MARKETS & MAYHEM\nInstagram: \nNewsletter: [tautan]\nEpisode Sebelumnya:\n\n#DolarAustralia #AUD #Bitcoin #AI ​​#Robotika #Investasi #EkonomiMakro #Inflasi #PenurunanNilaiUtang #KeamananKomunikasi #BrokerInteraktif #Penggabungan #RencanaSepuluhTahun", "post_id": "1eG1pryrg_I"}}, {"key": "moneymarketsmayhem", "attributes": {"label": "moneymarketsmayhem", "x": 978.6080906345272, "y": 993.6653447181013, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.7621, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1eG1pryrg_I", "id": "moneymarketsmayhem", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membeli Bitcoin atau Saham Pertama Anda (Plus Penjelasan Breakout AUD)\n\nDiskon 33% untuk biaya broker + pendaftaran VIP prioritas (hari yang sama selama jam kerja): https://www.stormrake.com/MDP\n\nDAN Mulai Berinvestasi di Interactive Brokers di sini: https://ibkr.com/referral/mark2027\n\nDolar Australia baru saja keluar dari tren penurunan selama 12 tahun terhadap USD. Untuk pertama kalinya sejak 2012, warga Australia memiliki daya beli internasional yang lebih besar. Tetapi inilah yang tidak dipahami kebanyakan orang: jika Anda tidak memiliki aset atau pendapatan yang dapat dibelanjakan, Anda akan segera hancur.\n\nUpah tertinggal dari penurunan nilai tukar sebesar 7-8%. Inflasi selalu menjadi pembunuh orang miskin. Tetapi jika Anda memiliki uang dan tahu cara mengelolanya, terobosan AUD ini adalah kesempatan Anda untuk melakukan diversifikasi internasional sementara dolar Anda membeli lebih banyak aset di luar negeri.\n\nSaya akan menjelaskan secara detail apa artinya ini: suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, kenaikan harga sewa, perjalanan ke luar negeri yang lebih murah, dan yang terpenting — sekarang lebih murah untuk membeli aset dalam denominasi USD seperti emas, Bitcoin, dan saham AS. Semakin tinggi nilai dolar Australia, semakin murah aset-aset ini.\n\nKemudian saya akan menunjukkan perhitungan Bitcoin yang tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 30%. Jika Anda menginvestasikan $100.000 dan tumbuh 30% per tahun, Anda akan menggandakannya setiap 2,6 tahun: $100.000 → $200.000 → $400.000 → $800.000 → $1,6 juta → $3,2 juta. Anda tidak akan melihat kekuatannya dalam beberapa tahun pertama, tetapi setelah 10 tahun pertumbuhan majemuk, itu tidak dapat disangkal.\n\nNamun di sinilah saya bertaruh paling besar: AI dan robotika. Saya telah menghabiskan minggu lalu bekerja dengan setiap model AI — Grok, Perplexity, Gemini, ChatGPT, Claude — menggabungkan semuanya untuk menciptakan riset epik di bidang ini. Saya telah membuat dua daftar komprehensif: satu untuk otak (chip, silikon, komputasi) dan satu untuk mekanik (robotika, humanoid, semua jenis robot).\n\nSaya telah mulai berinvestasi pada saham-saham ini dan beberapa di antaranya sudah naik 10%, 20%, 18%, 11% dalam satu hari. Ini bukan perdagangan jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang. Saya sedang menyiapkan portofolio saya, mengisinya dengan modal, dan berencana untuk membiarkannya selama satu dekade dan menyaksikan perkembangannya. Saya mungkin akan menginvestasikan dua kali lipat dari apa yang saya miliki dalam Bitcoin ke bidang AI dan robotika ini.\n\n\nEpisode ini membahas tiga hal penting: 11 tindakan yang harus diambil warga Australia seiring menguatnya dolar, cara membeli saham atau Satoshi pertama Anda (saya sering ditanya tentang ini), dan kerangka kerja penelitian AI/robotika yang saya gunakan untuk membangun portofolio yang saya yakini akan mengungguli Bitcoin dalam dekade berikutnya.\n\nBAB\n[00:00] Selamat Datang: Terobosan AUD, Cara Membeli Saham, Riset AI/Robotika\n[02:29] Dolar Australia Mematahkan Tren Penurunan 12 Tahun Terhadap USD\n[12:42] 11 Hal yang Harus Difokuskan Warga Australia dengan Dolar yang Lebih Kuat\n[20:00] Cara Membeli Saham atau Satoshi Pertama Anda\n[30:12] Mengapa Saya Menginvestasikan Dua Kali Lipat Tumpukan Bitcoin Saya di AI & Robotika\n[35:00] Visi 10 Tahun Saya: Tetapkan, Lupakan, Saksikan Perkembangannya\n\nIKUTI MONEY MARKETS & MAYHEM\nInstagram: \nNewsletter: [tautan]\nEpisode Sebelumnya:\n\n#DolarAustralia #AUD #Bitcoin #AI ​​#Robotika #Investasi #EkonomiMakro #Inflasi #PenurunanNilaiUtang #KeamananKomunikasi #BrokerInteraktif #Penggabungan #RencanaSepuluhTahun", "post_id": "1eG1pryrg_I"}}], "edges": [{"key": "KiEdySularno", "source": "KiEdySularno", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "KiEdySularno", "source": "KiEdySularno", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "HaubAkalam", "source": "HaubAkalam", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "HaubAkalam", "source": "HaubAkalam", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "snjayajonggrang", "source": "snjayajonggrang", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "snjayajonggrang", "source": "snjayajonggrang", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ImaginarySteady", "source": "ImaginarySteady", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ImaginarySteady", "source": "ImaginarySteady", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "budisiswa01", "source": "budisiswa01", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "budisiswa01", "source": "budisiswa01", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Seto_Nugroho30", "source": "Seto_Nugroho30", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Seto_Nugroho30", "source": "Seto_Nugroho30", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "reza_63", "source": "reza_63", "target": "tham878", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "reza_63", "source": "reza_63", "target": "tham878", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "cecilionss", "source": "cecilionss", "target": "cecilionss", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "cecilionss", "source": "cecilionss", "target": "cecilionss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "cecilionss", "source": "cecilionss", "target": "cecilionss", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "cecilionss", "source": "cecilionss", "target": "cecilionss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "cecilionss", "source": "cecilionss", "target": "cecilionss", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "cecilionss", "source": "cecilionss", "target": "cecilionss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "f2c.furniture", "source": "f2c.furniture", "target": "f2c.furniture", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infowargarepublik", "source": "infowargarepublik", "target": "andalandayaabadi_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Joker-i6m7e", "source": "@Joker-i6m7e", "target": "bankbca", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@MoneyMarketsMayhem", "source": "@MoneyMarketsMayhem", "target": "moneymarketsmayhem", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}