{"nodes": [{"key": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bali", "x": 221.1388605866026, "y": 100.13558886521734, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 269.8584, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3888882496876784769_3318831418", "id": "bank_indonesia_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton Rupiah! 👋\n\n menyelenggarakan Kick-Off Baligivation Festival 2026 pada 28 April 2026 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi” sebagai langkah nyata mendorong ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. 🌏\n\nKegiatan ini memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menegaskan komitmen penertiban money changer ilegal melalui seremoni pemindaian QR Logo KUPVA BB berizin oleh Gubernur Bali sebagai edukasi kepada masyarakat. ✨\n\nTak hanya itu, Baligivation 2026 juga menghadirkan seminar, sarasehan, serta berbagai program kolaboratif untuk mempercepat digitalisasi, memperluas literasi digital, dan mendorong peran generasi muda dalam transformasi ekonomi digital Bali. 🚀\n\nYuk, jadi bagian dari perjalanan digital Bali!\nSwipe untuk tahu lebih lanjut! 👉\n\n#diSetiapMaknaIndonesia #BankIndonesia #BIBaliAsikBIBaliTerbaik #Baligivation2026 #RahayuRahayuRahayu", "post_id": "3888882496876784769_3318831418"}}, {"key": "sscbatam", "attributes": {"label": "sscbatam", "x": 952.5065880470213, "y": 267.16058088767494, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 40.4791, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "sscbatam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "kata_batam", "attributes": {"label": "kata_batam", "x": 104.24345052046779, "y": 914.6752791530658, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 74.8863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "kata_batam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 4.207105793566757, "y": 659.1263399568887, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.4791, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 782.3799891274932, "y": 972.307315511094, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 74.8863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 76.36653515094538, "y": 853.9247001864571, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.4791, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 154.23016950004543, "y": 535.7247064913803, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.0809, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 311.8426727786405, "y": 311.95216904597436, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.0809, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 563.5220740398713, "y": 34.410890820639416, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 49.0809, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "@pujatvacehofficial", "x": 625.1008562384089, "y": 547.1127228672925, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.4791, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "@pujatvacehofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "pujatvacehofficial", "x": 980.4994592360976, "y": 283.31070513176513, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9482, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvacehofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvnews4743", "attributes": {"label": "pujatvnews4743", "x": 518.2877620126844, "y": 503.6095540184089, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9482, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvnews4743", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvaceh.", "attributes": {"label": "pujatvaceh.", "x": 646.8070819568876, "y": 228.6631901553766, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9482, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvaceh.", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "@AzzamRppr2", "attributes": {"label": "@AzzamRppr2", "x": 33.484797745789166, "y": 883.9494562184789, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.4791, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KRadDghimxw", "id": "@AzzamRppr2", "source": "youtube-000001", "content": "Dakwah Ekonomi Syariah laSEF 2026[Afham Ariya Wicaksana] Nilai Prinsip Syariah Dalam Ekonomi Digital\n\nAssalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh\n\nVideo ini merupakan penampilan saya dalam ajang Lomba Dakwah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia wilayah Lampung.\n\nPada kesempatan ini saya mengangkat tema “Penerapan dan Nilai Prinsip Syariah Dalam Aktivitas Ekonomi Digital” dengan judul “Menegakkan Prinsip Syariah di Tengah Arus Ekonomi Digital.”\n\nSemoga pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menginspirasi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip ekonomi Syariah.\n\nAamiin Ya Robbal Alamin🤲\n\nJangan lupa:\n👍 Like\n💬 Comment\n🔁 Share\n🔔 Subscribe untuk dukungan dan konten bermanfaat lainnya\n\nTerima kasih atas dukungannya!\n\nWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. \n\n‪‬", "post_id": "KRadDghimxw"}}, {"key": "BankIndonesiaLampung", "attributes": {"label": "BankIndonesiaLampung", "x": 67.59419179609961, "y": 258.6016622756764, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 74.8863, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KRadDghimxw", "id": "BankIndonesiaLampung", "source": "youtube-000001", "content": "Dakwah Ekonomi Syariah laSEF 2026[Afham Ariya Wicaksana] Nilai Prinsip Syariah Dalam Ekonomi Digital\n\nAssalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh\n\nVideo ini merupakan penampilan saya dalam ajang Lomba Dakwah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia wilayah Lampung.\n\nPada kesempatan ini saya mengangkat tema “Penerapan dan Nilai Prinsip Syariah Dalam Aktivitas Ekonomi Digital” dengan judul “Menegakkan Prinsip Syariah di Tengah Arus Ekonomi Digital.”\n\nSemoga pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menginspirasi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip ekonomi Syariah.\n\nAamiin Ya Robbal Alamin🤲\n\nJangan lupa:\n👍 Like\n💬 Comment\n🔁 Share\n🔔 Subscribe untuk dukungan dan konten bermanfaat lainnya\n\nTerima kasih atas dukungannya!\n\nWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. \n\n‪‬", "post_id": "KRadDghimxw"}}], "edges": [{"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sscbatam", "source": "sscbatam", "target": "kata_batam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvnews4743", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvaceh.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AzzamRppr2", "source": "@AzzamRppr2", "target": "BankIndonesiaLampung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}