{"nodes": [{"key": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "infotibuahbatu", "x": 856.6682359475092, "y": 711.644574896109, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 13, "degree": 14}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibuahbatu", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimedia", "attributes": {"label": "infotimedia", "x": 838.3801480865128, "y": 575.9813450709855, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimedia", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibandung", "attributes": {"label": "infotibandung", "x": 471.82694174735207, "y": 77.24744631453417, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibandung", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "infotimohtoha", "x": 145.19032848608614, "y": 906.4819863888325, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimohtoha", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "infobandungselatan_", "x": 37.73660768683451, "y": 914.8199204003121, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infobandungselatan_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "infoticibaduyut", "x": 268.24680678327326, "y": 792.2896948026139, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticibaduyut", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 432.0262849243288, "y": 679.6449017245194, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "infotipameungpeukbdg", "x": 860.1325528497383, "y": 187.325045884827, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotipameungpeukbdg", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotikatapang", "attributes": {"label": "infotikatapang", "x": 27.24813802251591, "y": 578.1440850377047, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotikatapang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "infotirancaekek", "x": 185.14902373691234, "y": 262.11366866434673, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotirancaekek", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "infoticimaung.id", "x": 656.3758187354514, "y": 893.8898345432874, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticimaung.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotisoreang", "attributes": {"label": "infotisoreang", "x": 956.8849298062295, "y": 883.8347554069728, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotisoreang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "infoticiparay_", "x": 828.3855639768503, "y": 365.90578503118496, "size": 6.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.8421, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticiparay_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "joe_andaresta", "attributes": {"label": "joe_andaresta", "x": 696.4021307508957, "y": 714.9219678399437, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 59.6678, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654423691337485584", "id": "joe_andaresta", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut  GROUP  Our Business - Glatra Group  Glatra Group adalah perusahaan perdagangan internasional dan ekspor berbasis di Jakarta, dengan fokus utama pada minyak sawit & turunannya, komoditas, general trading, dan konsultasi bisnis, didukung oleh ekosistem ekspor yang lengkap dari hulu hingga hilir. Bisnis Minyak Sawit & TurunanGlatra Group memasok produk minyak sawit berkualitas ekspor dari mitra refinery Sumatra & Kalimantan, dengan kualitas stabil dan harga kompetitif. Produk utama: - RBD Palm Olein - RBD Palm Kernel Olein - RBD Palm Kernel Oil (RBDPKO) - Crude Palm Kernel Oil (CPKO) - PFAD.  Pilihan kemasan ekspor:  - Flexi Tank, ISO Tank, IBC Tank, Jerrycan 20L, Bulk Vessel. 📦 Komoditas . Divisi komoditas kami menyediakan pasokan berbagai produk untuk pasar global, dengan fokus pada: - Kualitas terjaminTraceability - Pengiriman tepat waktu - Produk mencakup komoditas pertanian, bahan baku industri, dan produk food/non‑food grade. 🏗️ General Trading.  Mendukung kebutuhan pengadaan domestik dan internasional:  - Sourcing multi‑sektor - Pengadaan barang industri - Distribusi komersial - Pengadaan berbasis proyek. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan kepatuhan. 🧭 Konsultasi Bisnis Layanan konsultasi untuk perusahaan yang ingin masuk pasar Indonesia atau global: - Strategi market entry.  - Dokumentasi & kepatuhan ekspor.  - Optimasi supply chain. - Buyer–supplier matchmaking - Manajemen risiko perdagangan 🚢 Ekosistem Ekspor Terintegrasi.  Kami mengelola seluruh alur ekspor: - Mitra refinery - Logistik bulk & flexi tank - Operasional pelabuhan (Belawan, Dumai, Kuala Tanjung) - Dokumentasi ekspor (PEB, COO, COA, MSDS, dll.). - Hubungan buyer global (China, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur)", "post_id": "7654423691337485584"}}, {"key": "GLATRA", "attributes": {"label": "GLATRA", "x": 721.0825273734428, "y": 874.50117311112, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 110.3854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654423691337485584", "id": "GLATRA", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut  GROUP  Our Business - Glatra Group  Glatra Group adalah perusahaan perdagangan internasional dan ekspor berbasis di Jakarta, dengan fokus utama pada minyak sawit & turunannya, komoditas, general trading, dan konsultasi bisnis, didukung oleh ekosistem ekspor yang lengkap dari hulu hingga hilir. Bisnis Minyak Sawit & TurunanGlatra Group memasok produk minyak sawit berkualitas ekspor dari mitra refinery Sumatra & Kalimantan, dengan kualitas stabil dan harga kompetitif. Produk utama: - RBD Palm Olein - RBD Palm Kernel Olein - RBD Palm Kernel Oil (RBDPKO) - Crude Palm Kernel Oil (CPKO) - PFAD.  Pilihan kemasan ekspor:  - Flexi Tank, ISO Tank, IBC Tank, Jerrycan 20L, Bulk Vessel. 📦 Komoditas . Divisi komoditas kami menyediakan pasokan berbagai produk untuk pasar global, dengan fokus pada: - Kualitas terjaminTraceability - Pengiriman tepat waktu - Produk mencakup komoditas pertanian, bahan baku industri, dan produk food/non‑food grade. 🏗️ General Trading.  Mendukung kebutuhan pengadaan domestik dan internasional:  - Sourcing multi‑sektor - Pengadaan barang industri - Distribusi komersial - Pengadaan berbasis proyek. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan kepatuhan. 🧭 Konsultasi Bisnis Layanan konsultasi untuk perusahaan yang ingin masuk pasar Indonesia atau global: - Strategi market entry.  - Dokumentasi & kepatuhan ekspor.  - Optimasi supply chain. - Buyer–supplier matchmaking - Manajemen risiko perdagangan 🚢 Ekosistem Ekspor Terintegrasi.  Kami mengelola seluruh alur ekspor: - Mitra refinery - Logistik bulk & flexi tank - Operasional pelabuhan (Belawan, Dumai, Kuala Tanjung) - Dokumentasi ekspor (PEB, COO, COA, MSDS, dll.). - Hubungan buyer global (China, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur)", "post_id": "7654423691337485584"}}], "edges": [{"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "joe_andaresta", "source": "joe_andaresta", "target": "GLATRA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}