{"nodes": [{"key": "19585064872", "attributes": {"label": "19585064872", "x": 830.4438732791174, "y": 293.8521217695068, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "19585064872", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "visualiterasi", "attributes": {"label": "visualiterasi", "x": 116.82359259012986, "y": 466.7427433123317, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 105.5133, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "visualiterasi", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "66320242220", "attributes": {"label": "66320242220", "x": 282.77951274296385, "y": 833.6250650400036, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3925188914029089351_66320242220", "id": "66320242220", "source": "instagram-000001", "content": "Ekonom Steve Hanke mengklaim rupiah bisa memiliki nilai setara dolar Amerika Serikat (AS) jika International Monetary Fund (IMF) dan Presiden ke-42 AS Bill Clinton tidak menghalangi rencana yang ia susun bersama Presiden Soeharto pada masa krisis 1998.\n\n“Jika IMF tidak menyabotase dewan mata uang yang akan saya dan Suharto terapkan pada tahun 1998, rupiah tidak akan bermasalah saat ini. Rupiah akan sama baiknya dengan dolar AS,” tulis Hanke melalui akun X pribadinya, Senin (22/06).\n\nMenurut Hanke, sistem tersebut akan mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga dapat mencegah pelemahan tajam saat Krisis Keuangan Asia. Ia bahkan mengklaim rupiah sempat menguat sekitar 28% setelah wacana kebijakan itu diumumkan, di tengah kejatuhan nilai tukar dari sekitar Rp2.700 ke Rp16.000 per dolar .\n\nNamun, rencana tersebut akhirnya tidak pernah diterapkan. Hanke menuding IMF dan pemerintahan Bill Clinton saat itu menolak kebijakan tersebut serta mengancam penghentian bantuan internasional senilai US$43 miliar apabila Indonesia tetap melanjutkannya.\n\nFollow  untuk dapatkan informasi dan menambahkan wawasan", "post_id": "3925188914029089351_66320242220"}}, {"key": "ruangpikirr.id", "attributes": {"label": "ruangpikirr.id", "x": 538.4647363213605, "y": 97.45596795974676, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 105.5133, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925188914029089351_66320242220", "id": "ruangpikirr.id", "source": "instagram-000001", "content": "Ekonom Steve Hanke mengklaim rupiah bisa memiliki nilai setara dolar Amerika Serikat (AS) jika International Monetary Fund (IMF) dan Presiden ke-42 AS Bill Clinton tidak menghalangi rencana yang ia susun bersama Presiden Soeharto pada masa krisis 1998.\n\n“Jika IMF tidak menyabotase dewan mata uang yang akan saya dan Suharto terapkan pada tahun 1998, rupiah tidak akan bermasalah saat ini. Rupiah akan sama baiknya dengan dolar AS,” tulis Hanke melalui akun X pribadinya, Senin (22/06).\n\nMenurut Hanke, sistem tersebut akan mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga dapat mencegah pelemahan tajam saat Krisis Keuangan Asia. Ia bahkan mengklaim rupiah sempat menguat sekitar 28% setelah wacana kebijakan itu diumumkan, di tengah kejatuhan nilai tukar dari sekitar Rp2.700 ke Rp16.000 per dolar .\n\nNamun, rencana tersebut akhirnya tidak pernah diterapkan. Hanke menuding IMF dan pemerintahan Bill Clinton saat itu menolak kebijakan tersebut serta mengancam penghentian bantuan internasional senilai US$43 miliar apabila Indonesia tetap melanjutkannya.\n\nFollow  untuk dapatkan informasi dan menambahkan wawasan", "post_id": "3925188914029089351_66320242220"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "attributes": {"label": "suaramuslimahjabar", "x": 153.58213114309737, "y": 56.33456812927318, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "100064283155685_1447083657444392", "id": "suaramuslimahjabar", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus\n\nKrisis Kedelai, Tahu dan Tempe Masihkah Murah?\n\nHarga kedelai di Indonesia naik sebagai imbas kenaikan pada tingkat global. Harga kedelai dunia pada 21 Mei 2026 sebesar USD11,94/bushel, naik 18,3% dari awal tahun. Harga ini diprediksi akan naik lagi hingga USD13—14 (Rp230.308—248.024) per bushel setelah adanya kesepakatan pembelian kedelai AS dalam jumlah besar oleh Cina baru-baru ini. (Farm Progress, 18-5-2026). Di Indonesia, Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa harga kedelai impor di tingkat nasional pada 26 Mei 2026 adalah Rp13.679 per kg, naik 1,12% dibandingkan pada awal tahun.\n\nSelain karena kenaikan harga kedelai dunia, kenaikan harga kedelai di Indonesia juga disebabkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terus melemah sejak awal tahun hingga menyentuh angka Rp17.906 per dolar AS pada Kamis (28-5-2026).\n\nKenaikan harga tahu dan tempe merupakan sebuah ironi. Pada saat harga ayam, daging, dan ikan tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat, kini tahu dan tempe pun tidak murah lagi. Alhasil, asupan protein untuk masyarakat makin minim, kualitas gizi masyarakat pun makin menurun.\n\nAlih-alih menyelesaikan masalah produksi dalam negeri, pemerintah justru menggenjot impor kedelai. Pemerintah membuat regulasi yang memasukkan kedelai sebagai komoditas impor non-larangan terbatas (non-lartas) sehingga perusahaan pengimpor bebas memasukkan kedelai ke Indonesia seberapa pun banyaknya. Kebijakan negara untuk melegalkan dominasi impor kedelai merupakan cerminan kuatnya liberalisasi pangan. Indonesia sebagai negara pengikut dalam konstelasi global berada dalam dominasi negara kapitalis (AS) sehingga Indonesia menjadi pasar bagi produk pertanian AS. Dominasi ini tampak dalam keputusan impor pangan yang masif dari negara adikuasa tersebut.\n\nIni adalah konsekuensi adopsi sistem kapitalisme oleh Indonesia dan dunia. Kapitalisme memandang pangan hanya sebagai komoditas yang diperlakukan berbasis prinsip ekonomi, yaitu meraih keuntungan sebesar-besarnya. Impor lebih menguntungkan bagi para pejabat karena berpotensi mendatangkan keuntungan pribadi bagi dirinya dan pengusaha yang mendukungnya dalam kontestasi politik.\n\nNegara akhirnya menjadi seperti pedagang yang membuat keputusan berdasarkan untung rugi personal, bukan demi kemaslahatan rakyat. Sebaliknya, negara lepas tangan dari urusan pangan rakyat dan menyerahkan pada mekanisme pasar.\n\nBerbeda dengan kapitalisme, Islam memandang persoalan pangan bukan sebaga komoditas semata, tetapi kebutuhan dasar rakyat yang harus dipenuhi negara. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).\n\nKetersediaan pangan akan mewujudkan salah satu maqashidu syariah, yaitu hifzhu nafs (penjagaan jiwa). Hal ini menjadi tanggung jawab penguasa yang akan ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Rasulullah saw. bersabda,\n\nأَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpin. Penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR Bukhari).\n\nKhalifah mengurus rakyat dengan prinsip “tasharruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil maslahah” (kebijakan imam untuk mengurusi rakyat bergantung pada kemaslahatan), yaitu bahwa setiap kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat, bukan untuk keuntungan pribadi penguasa dan kroninya.\n\nPolitik ekonomi Islam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan individu per individu. Komoditas pangan strategis (seperti kedelai dan tempe sebagai sumber protein nabati) harus tersedia dalam jumlah cukup, yaitu mampu memenuhi kebutuhan seluruh rakyat, tanpa ada yang kekurangan atau kesulitan mengakses. Negara tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga kedaulatan pangan. Harga komoditas pangan strategis juga harus terjangkau oleh seluruh rakyat.\n\nNegara harus memperhatikan aspek produksi dan distribusi pangan. Pada aspek produksi, negara memastikan ketersediaan lahan cukup sehingga secara kuantitas bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.\n\nIslam memiliki solusi untuk permasalahan lahan, yaitu pertama, dengan pemberian lahan produktif dari negara pada rakyat (iqtha’). Yang kedua adalah kebolehan menghidupkan tanah mati (ihyaul mawat), yaitu tanah yang ditelantarkan selama tiga tahun berturut-turut terkategori tanah mati dan negara boleh mengambilnya untuk diberikan pada orang yang membutuhkan lahan dan bersedia menggarapnya. Dengan dua solusi ini, problem kekurangan lahan bisa teratasi.\n\nNegara Khilafah juga akan meningkatkan produksi pangan dengan penggunaan bibit unggul sehingga hasilnya lebih banyak dan kualitasnya terjamin. Negara juga akan memfasilitasi petani dengan menyediakan bibit dan pupuk, air irigasi, pestisida, penyuluh pertanian, dan semua alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi pertanian (saprotan).\n\nPembangunan infrastruktur dilakukan untuk mendukung logistik dari petani ke pasar maupun konsumen. Teknologi pascapanen akan dikembangkan sehingga hasil panen tidak mudah mengalami susut (penurunan nilai ekonomi). Khilafah juga akan membiayai riset untuk mengembangkan varietas unggul sehingga membantu petani dalam produksi.\n\nNegara memberantas pelaku monopoli dan penimbunan yang bisa merusak harga alami pasar. Infrastruktur antarwilayah dipastikan tersedia dengan baik sehingga distribusi berjalan lancar.\n\nHarga bahan bakar dalam Khilafah akan dijaga agar murah dan stabil sehingga rakyat mudah mengaksesnya. Hal ini bisa terwujud dengan pengelolaan sumber daya alam milik umum (tambang migas) oleh negara, tidak diserahkan pada swasta, apalagi asing.\n\nKesatuan kaum muslim sedunia akan menjamin rantai pasok tetap aman. Jika ada wilayah yang kekurangan pangan strategis tertentu, baik karena paceklik atau hal lainnya, khalifah akan mendatangkan pasokan dari wilayah lain di dalam negara Khilafah. Demikian pula dalam hal penyediaan bahan bakar. Dengan demikian, negara tidak perlu melakukan impor terhadap komoditas strategis. Hal ini akan mencegah negara berada dalam dominasi negara asing.\n\nAllah Taala berfirman,\n\nوَلَنْ يَّجْعَلَ اللّٰهُ لِلْكٰفِرِيْنَ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ سَبِيْلًا\n\n“Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin.” (QS An-Nisa’ [4]: 141).\n\nAdapun perdagangan luar negeri diatur bukan dengan orientasi keuntungan semata, melainkan berdasarkan prinsip kewarganegaraan dan kepentingan dakwah dan jihad. Syekh Taqiyuddin an-Nabhani menjelaskan dalam Kitab Muqaddimah ad-Dustûr Pasal 161, “Perdagangan luar negeri berlaku menurut kewarganegaraan pedagang, bukan berdasarkan tempat asal barang dagangan. Pedagang yang berasal dari negara yang sedang berperang dilarang mengadakan aktivitas perdagangan di negeri kita, kecuali dengan izin khusus untuk pedagangnya ataupun barang dagangannya. Pedagang yang berasal dari negara yang terikat perjanjian diperlakukan sesuai dengan teks perjanjian antara kita dan mereka. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) dilarang mengekspor bahan-bahan yang diperlukan negara (Khilafah), termasuk bahan-bahan yang akan memperkuat militer, industri, dan perekonomian musuh. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) tidak dilarang mengimpor barang yang hendak mereka miliki. Dikecualikan dari hukum-hukum ini, negara yang antara kita dan penduduknya terjadi peperangan secara langsung, seperti entitas Zion*s maka ia diperlakukan sebagai negara kafir harbi fi’lan pada semua hubungan dengan negara tersebut, baik hubungan perdagangan maupun nonperdagangan.”\n\nBerdasarkan pasal tersebut, Khilafah haram melakukan kerja sama dagang dengan negara kafir harbi fi’lan, seperti AS. Hanya ada hubungan perang dengan mereka. Dengan demikian, AS tidak akan bisa mendikte Khilafah, termasuk dalam aspek perdagangan (ekspor impor). Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1447083657444392"}}, {"key": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "zilenialdutaislam", "x": 368.41002375334375, "y": 784.9688157539136, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 73.1939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "100064283155685_1447083657444392", "id": "zilenialdutaislam", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus\n\nKrisis Kedelai, Tahu dan Tempe Masihkah Murah?\n\nHarga kedelai di Indonesia naik sebagai imbas kenaikan pada tingkat global. Harga kedelai dunia pada 21 Mei 2026 sebesar USD11,94/bushel, naik 18,3% dari awal tahun. Harga ini diprediksi akan naik lagi hingga USD13—14 (Rp230.308—248.024) per bushel setelah adanya kesepakatan pembelian kedelai AS dalam jumlah besar oleh Cina baru-baru ini. (Farm Progress, 18-5-2026). Di Indonesia, Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa harga kedelai impor di tingkat nasional pada 26 Mei 2026 adalah Rp13.679 per kg, naik 1,12% dibandingkan pada awal tahun.\n\nSelain karena kenaikan harga kedelai dunia, kenaikan harga kedelai di Indonesia juga disebabkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terus melemah sejak awal tahun hingga menyentuh angka Rp17.906 per dolar AS pada Kamis (28-5-2026).\n\nKenaikan harga tahu dan tempe merupakan sebuah ironi. Pada saat harga ayam, daging, dan ikan tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat, kini tahu dan tempe pun tidak murah lagi. Alhasil, asupan protein untuk masyarakat makin minim, kualitas gizi masyarakat pun makin menurun.\n\nAlih-alih menyelesaikan masalah produksi dalam negeri, pemerintah justru menggenjot impor kedelai. Pemerintah membuat regulasi yang memasukkan kedelai sebagai komoditas impor non-larangan terbatas (non-lartas) sehingga perusahaan pengimpor bebas memasukkan kedelai ke Indonesia seberapa pun banyaknya. Kebijakan negara untuk melegalkan dominasi impor kedelai merupakan cerminan kuatnya liberalisasi pangan. Indonesia sebagai negara pengikut dalam konstelasi global berada dalam dominasi negara kapitalis (AS) sehingga Indonesia menjadi pasar bagi produk pertanian AS. Dominasi ini tampak dalam keputusan impor pangan yang masif dari negara adikuasa tersebut.\n\nIni adalah konsekuensi adopsi sistem kapitalisme oleh Indonesia dan dunia. Kapitalisme memandang pangan hanya sebagai komoditas yang diperlakukan berbasis prinsip ekonomi, yaitu meraih keuntungan sebesar-besarnya. Impor lebih menguntungkan bagi para pejabat karena berpotensi mendatangkan keuntungan pribadi bagi dirinya dan pengusaha yang mendukungnya dalam kontestasi politik.\n\nNegara akhirnya menjadi seperti pedagang yang membuat keputusan berdasarkan untung rugi personal, bukan demi kemaslahatan rakyat. Sebaliknya, negara lepas tangan dari urusan pangan rakyat dan menyerahkan pada mekanisme pasar.\n\nBerbeda dengan kapitalisme, Islam memandang persoalan pangan bukan sebaga komoditas semata, tetapi kebutuhan dasar rakyat yang harus dipenuhi negara. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).\n\nKetersediaan pangan akan mewujudkan salah satu maqashidu syariah, yaitu hifzhu nafs (penjagaan jiwa). Hal ini menjadi tanggung jawab penguasa yang akan ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Rasulullah saw. bersabda,\n\nأَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpin. Penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR Bukhari).\n\nKhalifah mengurus rakyat dengan prinsip “tasharruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil maslahah” (kebijakan imam untuk mengurusi rakyat bergantung pada kemaslahatan), yaitu bahwa setiap kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat, bukan untuk keuntungan pribadi penguasa dan kroninya.\n\nPolitik ekonomi Islam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan individu per individu. Komoditas pangan strategis (seperti kedelai dan tempe sebagai sumber protein nabati) harus tersedia dalam jumlah cukup, yaitu mampu memenuhi kebutuhan seluruh rakyat, tanpa ada yang kekurangan atau kesulitan mengakses. Negara tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga kedaulatan pangan. Harga komoditas pangan strategis juga harus terjangkau oleh seluruh rakyat.\n\nNegara harus memperhatikan aspek produksi dan distribusi pangan. Pada aspek produksi, negara memastikan ketersediaan lahan cukup sehingga secara kuantitas bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.\n\nIslam memiliki solusi untuk permasalahan lahan, yaitu pertama, dengan pemberian lahan produktif dari negara pada rakyat (iqtha’). Yang kedua adalah kebolehan menghidupkan tanah mati (ihyaul mawat), yaitu tanah yang ditelantarkan selama tiga tahun berturut-turut terkategori tanah mati dan negara boleh mengambilnya untuk diberikan pada orang yang membutuhkan lahan dan bersedia menggarapnya. Dengan dua solusi ini, problem kekurangan lahan bisa teratasi.\n\nNegara Khilafah juga akan meningkatkan produksi pangan dengan penggunaan bibit unggul sehingga hasilnya lebih banyak dan kualitasnya terjamin. Negara juga akan memfasilitasi petani dengan menyediakan bibit dan pupuk, air irigasi, pestisida, penyuluh pertanian, dan semua alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi pertanian (saprotan).\n\nPembangunan infrastruktur dilakukan untuk mendukung logistik dari petani ke pasar maupun konsumen. Teknologi pascapanen akan dikembangkan sehingga hasil panen tidak mudah mengalami susut (penurunan nilai ekonomi). Khilafah juga akan membiayai riset untuk mengembangkan varietas unggul sehingga membantu petani dalam produksi.\n\nNegara memberantas pelaku monopoli dan penimbunan yang bisa merusak harga alami pasar. Infrastruktur antarwilayah dipastikan tersedia dengan baik sehingga distribusi berjalan lancar.\n\nHarga bahan bakar dalam Khilafah akan dijaga agar murah dan stabil sehingga rakyat mudah mengaksesnya. Hal ini bisa terwujud dengan pengelolaan sumber daya alam milik umum (tambang migas) oleh negara, tidak diserahkan pada swasta, apalagi asing.\n\nKesatuan kaum muslim sedunia akan menjamin rantai pasok tetap aman. Jika ada wilayah yang kekurangan pangan strategis tertentu, baik karena paceklik atau hal lainnya, khalifah akan mendatangkan pasokan dari wilayah lain di dalam negara Khilafah. Demikian pula dalam hal penyediaan bahan bakar. Dengan demikian, negara tidak perlu melakukan impor terhadap komoditas strategis. Hal ini akan mencegah negara berada dalam dominasi negara asing.\n\nAllah Taala berfirman,\n\nوَلَنْ يَّجْعَلَ اللّٰهُ لِلْكٰفِرِيْنَ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ سَبِيْلًا\n\n“Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin.” (QS An-Nisa’ [4]: 141).\n\nAdapun perdagangan luar negeri diatur bukan dengan orientasi keuntungan semata, melainkan berdasarkan prinsip kewarganegaraan dan kepentingan dakwah dan jihad. Syekh Taqiyuddin an-Nabhani menjelaskan dalam Kitab Muqaddimah ad-Dustûr Pasal 161, “Perdagangan luar negeri berlaku menurut kewarganegaraan pedagang, bukan berdasarkan tempat asal barang dagangan. Pedagang yang berasal dari negara yang sedang berperang dilarang mengadakan aktivitas perdagangan di negeri kita, kecuali dengan izin khusus untuk pedagangnya ataupun barang dagangannya. Pedagang yang berasal dari negara yang terikat perjanjian diperlakukan sesuai dengan teks perjanjian antara kita dan mereka. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) dilarang mengekspor bahan-bahan yang diperlukan negara (Khilafah), termasuk bahan-bahan yang akan memperkuat militer, industri, dan perekonomian musuh. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) tidak dilarang mengimpor barang yang hendak mereka miliki. Dikecualikan dari hukum-hukum ini, negara yang antara kita dan penduduknya terjadi peperangan secara langsung, seperti entitas Zion*s maka ia diperlakukan sebagai negara kafir harbi fi’lan pada semua hubungan dengan negara tersebut, baik hubungan perdagangan maupun nonperdagangan.”\n\nBerdasarkan pasal tersebut, Khilafah haram melakukan kerja sama dagang dengan negara kafir harbi fi’lan, seperti AS. Hanya ada hubungan perang dengan mereka. Dengan demikian, AS tidak akan bisa mendikte Khilafah, termasuk dalam aspek perdagangan (ekspor impor). Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1447083657444392"}}, {"key": "@TheJuliaLaRocheShow", "attributes": {"label": "@TheJuliaLaRocheShow", "x": 484.56676189213863, "y": 820.2876763251344, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "zOJkUGgSOkM", "id": "@TheJuliaLaRocheShow", "source": "youtube-000001", "content": "Peter Schiff: Akhir Permainan Telah Tiba, Gelembung Akan Pecah, Bunga $2 Triliun Tahun Depan\n\nPeter Schiff memperingatkan bahwa gelembung ekonomi akan pecah karena kripto memimpin penurunan, sementara pasar obligasi menghadapi penurunan lebih lanjut dengan imbal hasil obligasi 10 tahun berpotensi menembus angka 5%. Ia menekankan bahwa inflasi adalah pilihan—semua ketua Fed memilihnya, dan Warsh pun akan melakukannya meskipun ada retorika keras, karena alternatifnya secara politis tidak dapat diterima. Ia mengungkapkan defisit Mei melonjak 30% sementara biaya bunga melonjak 44%, dengan pembayaran bunga tahunan sekarang mencapai $1,6 triliun dan akan mencapai $2 triliun pada tahun depan. Schiff mengidentifikasi Jepang sebagai pertanda buruk dengan rasio utang terhadap PDB 250%, imbal hasil naik di atas 4%, dan yen anjlok di bawah 160 dengan potensi penurunan 30-50% lagi. Tesis akhirnya: dolar AS kehilangan status mata uang cadangan, aset AS mengalami penurunan harga, dan ia memposisikan diri untuk \"memiliki semua kendali\" pada garis akhir. Penurunan harga emas dari $5.600 menjadi $4.200 adalah langkah \"beli rumor, jual fakta\", sementara perak di $65 menuju $200 dan Bitcoin di $64.000 sebaiknya dijual. Pertumbuhan PDB adalah ilusi yang diciptakan oleh deflator yang salah yang meremehkan inflasi; ekonomi sebenarnya tidak berkembang, hanya menjadi lebih mahal, dan depresi stagflasi terkunci.\n\nTerima kasih kepada sponsor kami:\nKalshi - unduh aplikasi Kalshi dan gunakan kode JULIA untuk mendapatkan $10 saat Anda melakukan trading $10. kalshi.com/julia\nLogam Moneter - pelajari lebih lanjut di https://www.monetary-metals.com/julia/\n\nTautan:\nhttps://x.com/PeterSchiff\n   /   \n\nCap waktu:\n0:00 Pendahuluan dan selamat datang kembali Peter\n00:50 Gelembung mulai mengempis\n1:16 Pasar terlalu lengah terhadap risiko inflasi\n1:45 Warsh punya masalah - Naik suku bunga atau tidak, keduanya buruk\n3:36 Inflasi adalah pilihan - Semua ketua Fed memilihnya\n5:11 Warsh akan memilih inflasi meskipun ada pernyataan keras\n5:24 Pasar obligasi akan runtuh - 10 tahun menjadi 5%, 30 tahun menjadi 5,5-6%\n7:42 Defisit Mei naik 30%, pengeluaran bunga naik 44%\n8:13 Pembayaran bunga $1,6 triliun/tahun, akan menjadi $2 triliun tahun depan\n9:39 Pengeluaran pemerintah naik 50% sejak COVID, pajak dikurangi\n10:57 Inflasi adalah pajak tersembunyi - Pemerintah lebih menyukainya\n11:52 Biaya perang Iran melalui inflasi, bukan pajak langsung\n13:49 Pajak kekayaan - Lereng licin, pada akhirnya akan menghantam kelas menengah\n19:56 Krisis Jepang - Rasio utang terhadap PDB 250%, yen anjlok di bawah 160\n20:29 Imbal hasil obligasi Jepang di 4% untuk jangka waktu 30 tahun, naik dengan cepat\n21:45 Jepang dapat menjual obligasi pemerintah AS senilai $1 triliun\n24:41 Jepang sebagai pertanda krisis AS\n24:54 Menteri Keuangan Paulson mengatakan krisis tak terhindarkan\n27:18 Tanda peringatan emas - Penurunan ke $4.200 dari harga normal $5.600\n29:24 Perak di $65, menuju $200\n32:39 Pasar saham di titik tertinggi tetapi ekonomi lebih buruk daripada Biden\n36:56 Ilusi PDB - Deflator terlalu rendah, hanya harga bukan pertumbuhan\n39:48 Permainan akhir - Dolar tidak akan menjadi mata uang cadangan\n40:40 Bermain untuk permainan akhir, ingin semua chip di akhir\n43:31 Prediksi kontrarian - Suku bunga lebih tinggi, minyak lebih tinggi, emas lebih tinggi\n44:30 Krisis Jepang domino pertama, lalu dolar berikutnya\n45:01 Ringkasan - Stagflasi dan tesis permainan akhir", "post_id": "zOJkUGgSOkM"}}, {"key": "peterschiff", "attributes": {"label": "peterschiff", "x": 626.6996378601586, "y": 888.1604444695973, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 105.5133, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zOJkUGgSOkM", "id": "peterschiff", "source": "youtube-000001", "content": "Peter Schiff: Akhir Permainan Telah Tiba, Gelembung Akan Pecah, Bunga $2 Triliun Tahun Depan\n\nPeter Schiff memperingatkan bahwa gelembung ekonomi akan pecah karena kripto memimpin penurunan, sementara pasar obligasi menghadapi penurunan lebih lanjut dengan imbal hasil obligasi 10 tahun berpotensi menembus angka 5%. Ia menekankan bahwa inflasi adalah pilihan—semua ketua Fed memilihnya, dan Warsh pun akan melakukannya meskipun ada retorika keras, karena alternatifnya secara politis tidak dapat diterima. Ia mengungkapkan defisit Mei melonjak 30% sementara biaya bunga melonjak 44%, dengan pembayaran bunga tahunan sekarang mencapai $1,6 triliun dan akan mencapai $2 triliun pada tahun depan. Schiff mengidentifikasi Jepang sebagai pertanda buruk dengan rasio utang terhadap PDB 250%, imbal hasil naik di atas 4%, dan yen anjlok di bawah 160 dengan potensi penurunan 30-50% lagi. Tesis akhirnya: dolar AS kehilangan status mata uang cadangan, aset AS mengalami penurunan harga, dan ia memposisikan diri untuk \"memiliki semua kendali\" pada garis akhir. Penurunan harga emas dari $5.600 menjadi $4.200 adalah langkah \"beli rumor, jual fakta\", sementara perak di $65 menuju $200 dan Bitcoin di $64.000 sebaiknya dijual. Pertumbuhan PDB adalah ilusi yang diciptakan oleh deflator yang salah yang meremehkan inflasi; ekonomi sebenarnya tidak berkembang, hanya menjadi lebih mahal, dan depresi stagflasi terkunci.\n\nTerima kasih kepada sponsor kami:\nKalshi - unduh aplikasi Kalshi dan gunakan kode JULIA untuk mendapatkan $10 saat Anda melakukan trading $10. kalshi.com/julia\nLogam Moneter - pelajari lebih lanjut di https://www.monetary-metals.com/julia/\n\nTautan:\nhttps://x.com/PeterSchiff\n   /   \n\nCap waktu:\n0:00 Pendahuluan dan selamat datang kembali Peter\n00:50 Gelembung mulai mengempis\n1:16 Pasar terlalu lengah terhadap risiko inflasi\n1:45 Warsh punya masalah - Naik suku bunga atau tidak, keduanya buruk\n3:36 Inflasi adalah pilihan - Semua ketua Fed memilihnya\n5:11 Warsh akan memilih inflasi meskipun ada pernyataan keras\n5:24 Pasar obligasi akan runtuh - 10 tahun menjadi 5%, 30 tahun menjadi 5,5-6%\n7:42 Defisit Mei naik 30%, pengeluaran bunga naik 44%\n8:13 Pembayaran bunga $1,6 triliun/tahun, akan menjadi $2 triliun tahun depan\n9:39 Pengeluaran pemerintah naik 50% sejak COVID, pajak dikurangi\n10:57 Inflasi adalah pajak tersembunyi - Pemerintah lebih menyukainya\n11:52 Biaya perang Iran melalui inflasi, bukan pajak langsung\n13:49 Pajak kekayaan - Lereng licin, pada akhirnya akan menghantam kelas menengah\n19:56 Krisis Jepang - Rasio utang terhadap PDB 250%, yen anjlok di bawah 160\n20:29 Imbal hasil obligasi Jepang di 4% untuk jangka waktu 30 tahun, naik dengan cepat\n21:45 Jepang dapat menjual obligasi pemerintah AS senilai $1 triliun\n24:41 Jepang sebagai pertanda krisis AS\n24:54 Menteri Keuangan Paulson mengatakan krisis tak terhindarkan\n27:18 Tanda peringatan emas - Penurunan ke $4.200 dari harga normal $5.600\n29:24 Perak di $65, menuju $200\n32:39 Pasar saham di titik tertinggi tetapi ekonomi lebih buruk daripada Biden\n36:56 Ilusi PDB - Deflator terlalu rendah, hanya harga bukan pertumbuhan\n39:48 Permainan akhir - Dolar tidak akan menjadi mata uang cadangan\n40:40 Bermain untuk permainan akhir, ingin semua chip di akhir\n43:31 Prediksi kontrarian - Suku bunga lebih tinggi, minyak lebih tinggi, emas lebih tinggi\n44:30 Krisis Jepang domino pertama, lalu dolar berikutnya\n45:01 Ringkasan - Stagflasi dan tesis permainan akhir", "post_id": "zOJkUGgSOkM"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 208.06673450351997, "y": 20.01982450605766, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 30.226359655323833, "y": 26.563161142395543, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 105.5133, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "@Cahya_sigit1710", "x": 680.5366644871406, "y": 403.87521454438655, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0342, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "@Cahya_sigit1710", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "mekanikpernexx", "attributes": {"label": "mekanikpernexx", "x": 407.46227011485934, "y": 883.5361209957831, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 81.2738, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "mekanikpernexx", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "Cahya_sigit1710", "x": 930.4080603315729, "y": 963.4960719349548, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 81.2738, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "Cahya_sigit1710", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}], "edges": [{"key": "19585064872", "source": "19585064872", "target": "visualiterasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "66320242220", "source": "66320242220", "target": "ruangpikirr.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@TheJuliaLaRocheShow", "source": "@TheJuliaLaRocheShow", "target": "peterschiff", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "source": "@Cahya_sigit1710", "target": "mekanikpernexx", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "source": "@Cahya_sigit1710", "target": "Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}