{"nodes": [{"key": "DIDESIGNR2D2", "attributes": {"label": "DIDESIGNR2D2", "x": 633.2218337439828, "y": 316.74470039834523, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 72.3327, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069465254627819837", "id": "DIDESIGNR2D2", "source": "tweet-000004", "content": "Efek inflasi dan perang kak, rupiah melemah", "post_id": "2069465254627819837"}}, {"key": "cayasphere", "attributes": {"label": "cayasphere", "x": 529.9607519546321, "y": 541.3325768951569, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 133.8156, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069465254627819837", "id": "cayasphere", "source": "tweet-000004", "content": "Efek inflasi dan perang kak, rupiah melemah", "post_id": "2069465254627819837"}}, {"key": "mintandmorrow", "attributes": {"label": "mintandmorrow", "x": 3.0526945946387496, "y": 749.5925276667325, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 72.3327, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069410450278846707", "id": "mintandmorrow", "source": "tweet-000004", "content": "Enak banget ya, kalau ada masalah ekonomi makro kayak rupiah melemah, tinggal tunjuk faktor eksternal pakai narasi 'bocor ke luar negeri'. Beres perkara, gak perlu repot-repot evaluasi kebijakan yang bikin investor pada kabur kemarin", "post_id": "2069410450278846707"}}, {"key": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "ARSIPAJA", "x": 425.34813372852295, "y": 949.7694142192365, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 133.8156, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069410450278846707", "id": "ARSIPAJA", "source": "tweet-000004", "content": "Enak banget ya, kalau ada masalah ekonomi makro kayak rupiah melemah, tinggal tunjuk faktor eksternal pakai narasi 'bocor ke luar negeri'. Beres perkara, gak perlu repot-repot evaluasi kebijakan yang bikin investor pada kabur kemarin", "post_id": "2069410450278846707"}}, {"key": "19585064872", "attributes": {"label": "19585064872", "x": 936.8035425932762, "y": 6.057890989715209, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 72.3327, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "19585064872", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "visualiterasi", "attributes": {"label": "visualiterasi", "x": 393.0560530867899, "y": 877.6131505456616, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 133.8156, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "visualiterasi", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "trenasiaid", "attributes": {"label": "trenasiaid", "x": 666.2586090591535, "y": 727.9444841828888, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 72.3327, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "trenasiaid", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "yzfrider.id", "x": 350.22825154194413, "y": 908.3304772666269, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 133.8156, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "yzfrider.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 425.56772676474066, "y": 758.7443912274571, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 72.3327, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "H7C5a0wVTXA", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Sentil Penyebab Rupiah Melemah: Kekayaan Indonesia Mengalir ke Luar Negeri! | iNews Terkini\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "H7C5a0wVTXA"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 24.750565100550958, "y": 804.2442165864195, "size": 9.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 103.0741, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "H7C5a0wVTXA", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Sentil Penyebab Rupiah Melemah: Kekayaan Indonesia Mengalir ke Luar Negeri! | iNews Terkini\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "H7C5a0wVTXA"}}], "edges": [{"key": "DIDESIGNR2D2", "source": "DIDESIGNR2D2", "target": "cayasphere", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mintandmorrow", "source": "mintandmorrow", "target": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "19585064872", "source": "19585064872", "target": "visualiterasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "trenasiaid", "source": "trenasiaid", "target": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}