{"nodes": [{"key": "huuuuumanOid", "attributes": {"label": "huuuuumanOid", "x": 623.451695458262, "y": 357.0406357543131, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0024, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069457647343223007", "id": "huuuuumanOid", "source": "retweet-000002", "content": "Pak Purbaya jangan lupa bahwa dibalik indikator yg arah menguat ada biaya dan trade off yg mahal.\n\nKurs dolar yg skr di…", "post_id": "2069457647343223007"}}, {"key": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "bmartawardaya", "x": 308.60512454610875, "y": 254.2307049151824, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 85.7825, "eigenvector": 0.0024, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "2069457647343223007", "id": "bmartawardaya", "source": "retweet-000002", "content": "Pak Purbaya jangan lupa bahwa dibalik indikator yg arah menguat ada biaya dan trade off yg mahal.\n\nKurs dolar yg skr di…", "post_id": "2069457647343223007"}}, {"key": "randomman193539", "attributes": {"label": "randomman193539", "x": 807.4281457921209, "y": 386.0389358940064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0024, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069428986908922006", "id": "randomman193539", "source": "retweet-000002", "content": "Pak Purbaya jangan lupa bahwa dibalik indikator yg arah menguat ada biaya dan trade off yg mahal.\n\nKurs dolar yg skr di…", "post_id": "2069428986908922006"}}, {"key": "dyasdarcy", "attributes": {"label": "dyasdarcy", "x": 290.46610997335875, "y": 663.8225131465873, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0024, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069368734490468476", "id": "dyasdarcy", "source": "retweet-000002", "content": "Pak Purbaya jangan lupa bahwa dibalik indikator yg arah menguat ada biaya dan trade off yg mahal.\n\nKurs dolar yg skr di…", "post_id": "2069368734490468476"}}, {"key": "adhiprtm", "attributes": {"label": "adhiprtm", "x": 30.48396078438198, "y": 581.3574281007249, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0024, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069295025847218234", "id": "adhiprtm", "source": "retweet-000002", "content": "Pak Purbaya jangan lupa bahwa dibalik indikator yg arah menguat ada biaya dan trade off yg mahal.\n\nKurs dolar yg skr di…", "post_id": "2069295025847218234"}}, {"key": "66320242220", "attributes": {"label": "66320242220", "x": 583.0925539529886, "y": 798.0625459766839, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3925188914029089351_66320242220", "id": "66320242220", "source": "instagram-000001", "content": "Ekonom Steve Hanke mengklaim rupiah bisa memiliki nilai setara dolar Amerika Serikat (AS) jika International Monetary Fund (IMF) dan Presiden ke-42 AS Bill Clinton tidak menghalangi rencana yang ia susun bersama Presiden Soeharto pada masa krisis 1998.\n\n“Jika IMF tidak menyabotase dewan mata uang yang akan saya dan Suharto terapkan pada tahun 1998, rupiah tidak akan bermasalah saat ini. Rupiah akan sama baiknya dengan dolar AS,” tulis Hanke melalui akun X pribadinya, Senin (22/06).\n\nMenurut Hanke, sistem tersebut akan mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga dapat mencegah pelemahan tajam saat Krisis Keuangan Asia. Ia bahkan mengklaim rupiah sempat menguat sekitar 28% setelah wacana kebijakan itu diumumkan, di tengah kejatuhan nilai tukar dari sekitar Rp2.700 ke Rp16.000 per dolar .\n\nNamun, rencana tersebut akhirnya tidak pernah diterapkan. Hanke menuding IMF dan pemerintahan Bill Clinton saat itu menolak kebijakan tersebut serta mengancam penghentian bantuan internasional senilai US$43 miliar apabila Indonesia tetap melanjutkannya.\n\nFollow  untuk dapatkan informasi dan menambahkan wawasan", "post_id": "3925188914029089351_66320242220"}}, {"key": "ruangpikirr.id", "attributes": {"label": "ruangpikirr.id", "x": 46.32945170477232, "y": 290.4795662754549, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925188914029089351_66320242220", "id": "ruangpikirr.id", "source": "instagram-000001", "content": "Ekonom Steve Hanke mengklaim rupiah bisa memiliki nilai setara dolar Amerika Serikat (AS) jika International Monetary Fund (IMF) dan Presiden ke-42 AS Bill Clinton tidak menghalangi rencana yang ia susun bersama Presiden Soeharto pada masa krisis 1998.\n\n“Jika IMF tidak menyabotase dewan mata uang yang akan saya dan Suharto terapkan pada tahun 1998, rupiah tidak akan bermasalah saat ini. Rupiah akan sama baiknya dengan dolar AS,” tulis Hanke melalui akun X pribadinya, Senin (22/06).\n\nMenurut Hanke, sistem tersebut akan mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga dapat mencegah pelemahan tajam saat Krisis Keuangan Asia. Ia bahkan mengklaim rupiah sempat menguat sekitar 28% setelah wacana kebijakan itu diumumkan, di tengah kejatuhan nilai tukar dari sekitar Rp2.700 ke Rp16.000 per dolar .\n\nNamun, rencana tersebut akhirnya tidak pernah diterapkan. Hanke menuding IMF dan pemerintahan Bill Clinton saat itu menolak kebijakan tersebut serta mengancam penghentian bantuan internasional senilai US$43 miliar apabila Indonesia tetap melanjutkannya.\n\nFollow  untuk dapatkan informasi dan menambahkan wawasan", "post_id": "3925188914029089351_66320242220"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 940.765934890987, "y": 237.87413763297138, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 211.8072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926282804846444092_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah bergerak turun pada perdagangan Rabu pagi (24/6/2026), melorot 0,61% ke Rp17.953 per dolar AS pada pukul 09:32 WIB di tengah penguatan dolar AS dan sentimen negatif dari evaluasi MSCI.\n\nDalam review tahunannya, MSCI kembali menunda keputusan atas status Indonesia, yang berarti bursa saham RI masih masuk kelompok emerging market hingga keputusan diambil November mendatang. IHSG sendiri menguat 0,57% pada Rabu pagi, sementara pasar obligasi diwarnai aksi jual.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #matauang #bloombergtechnoz", "post_id": "3926282804846444092_51748745734"}}, {"key": "jatimtimescom", "attributes": {"label": "jatimtimescom", "x": 217.12823841632456, "y": 930.6391289500625, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3925804920494833889_1564869394", "id": "jatimtimescom", "source": "instagram-000001", "content": "Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di berbagai wilayah Pulau Jawa masih menjadi sorotan. Di tengah polemik tersebut, mantan Direktur Utama PLN sekaligus mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai persoalan utama yang memicu gangguan pasokan listrik kemungkinan berasal dari tersendatnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.\n\nDahlan mengaku mendapat banyak masukan dari pelaku sektor ketenagalistrikan. Dari informasi yang diterimanya, sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) disebut mengalami penurunan stok batu bara sehingga terpaksa mengurangi kapasitas produksi listrik.\n\n\"Sebetulnya, ini (masalah) lama soal pasokan batu bara ke pembangkit-pembangkit listrik. Kalau harga batu bara naik, dolar AS tinggi, seperti sekarang, para pengusaha batu bara kan semangatnya kirim ke luar negeri. Padahal, batu bara kan produk milik bangsa Indonesia,\" kata Dahlan Iskan, dikutip dari Instagram , Senin (22/6/2026). SingkongIndonesia\n\nMenurut Dahlan Iskan, persoalan pasokan batu bara sebenarnya bukan isu baru. Saat harga komoditas batu bara dunia meningkat dan nilai tukar dolar AS menguat, perusahaan tambang cenderung lebih tertarik menjual ke pasar ekspor karena dinilai lebih menguntungkan.\n\nAkibatnya, pasokan untuk kebutuhan domestik, termasuk pembangkit listrik, disebut ikut terdampak.\n\nDahlan menjelaskan, ketika stok batu bara di pembangkit menipis sementara pasokan baru masih dalam perjalanan, operator pembangkit biasanya melakukan penghematan penggunaan bahan bakar.\n\nLangkah itu dilakukan agar stok yang tersisa dapat bertahan hingga kapal pengangkut batu bara tiba di lokasi pembangkit.\n\n\"Tentu saya tidak ikut-ikut lagi (tidak menjabat sebagai pemangku kepentingan) ya, tetapi saya kan mendapat curhat dari banyak juga para pelaku kelistrikan. Terutama sudah lama sebetulnya bahwa masalah pasok batubara ke pembangkit-pembangkit listrik itu kan agak seret begitu,\" ujarnya.\n\nBerita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com\n\n#kotamalang #infomalang #berita #jawatimur #beritajawatimur #jawatimur #kabupatenmalang #beritamalang #beritajatim #jatimtimes", "post_id": "3925804920494833889_1564869394"}}, {"key": "suarasurabaya", "attributes": {"label": "suarasurabaya", "x": 238.49838621389173, "y": 593.5369053248261, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925804920494833889_1564869394", "id": "suarasurabaya", "source": "instagram-000001", "content": "Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di berbagai wilayah Pulau Jawa masih menjadi sorotan. Di tengah polemik tersebut, mantan Direktur Utama PLN sekaligus mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai persoalan utama yang memicu gangguan pasokan listrik kemungkinan berasal dari tersendatnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.\n\nDahlan mengaku mendapat banyak masukan dari pelaku sektor ketenagalistrikan. Dari informasi yang diterimanya, sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) disebut mengalami penurunan stok batu bara sehingga terpaksa mengurangi kapasitas produksi listrik.\n\n\"Sebetulnya, ini (masalah) lama soal pasokan batu bara ke pembangkit-pembangkit listrik. Kalau harga batu bara naik, dolar AS tinggi, seperti sekarang, para pengusaha batu bara kan semangatnya kirim ke luar negeri. Padahal, batu bara kan produk milik bangsa Indonesia,\" kata Dahlan Iskan, dikutip dari Instagram , Senin (22/6/2026). SingkongIndonesia\n\nMenurut Dahlan Iskan, persoalan pasokan batu bara sebenarnya bukan isu baru. Saat harga komoditas batu bara dunia meningkat dan nilai tukar dolar AS menguat, perusahaan tambang cenderung lebih tertarik menjual ke pasar ekspor karena dinilai lebih menguntungkan.\n\nAkibatnya, pasokan untuk kebutuhan domestik, termasuk pembangkit listrik, disebut ikut terdampak.\n\nDahlan menjelaskan, ketika stok batu bara di pembangkit menipis sementara pasokan baru masih dalam perjalanan, operator pembangkit biasanya melakukan penghematan penggunaan bahan bakar.\n\nLangkah itu dilakukan agar stok yang tersisa dapat bertahan hingga kapal pengangkut batu bara tiba di lokasi pembangkit.\n\n\"Tentu saya tidak ikut-ikut lagi (tidak menjabat sebagai pemangku kepentingan) ya, tetapi saya kan mendapat curhat dari banyak juga para pelaku kelistrikan. Terutama sudah lama sebetulnya bahwa masalah pasok batubara ke pembangkit-pembangkit listrik itu kan agak seret begitu,\" ujarnya.\n\nBerita selengkapnya swipe up story atau kunjungi website www.jatimtimes.com\n\n#kotamalang #infomalang #berita #jawatimur #beritajawatimur #jawatimur #kabupatenmalang #beritamalang #beritajatim #jatimtimes", "post_id": "3925804920494833889_1564869394"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "attributes": {"label": "erinasyafiaalmahyra", "x": 456.06716795790294, "y": 939.116666686037, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "erinasyafiaalmahyra", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "Ternak", "attributes": {"label": "Ternak", "x": 899.0260338051521, "y": 874.3907149646762, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "Ternak", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 26.00968162082595, "y": 486.1569037189809, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 166.6647, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "ivyl8RN79a0", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Menguat di saat Ketidakpastian Timur Tengah | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menilai kebijakan pengetatan pembelian valuta asing secara tunai tanpa underlying berjalan efektif menekan transaksi harian valas dan membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mulai 1 Juli 2026, BI kembali memangkas batas pembelian menjadi maksimal USD10 ribu per pelaku per bulan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ivyl8RN79a0"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 20.502004024557486, "y": 994.329804420457, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.2722, "eigenvector": 166.6647, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ivyl8RN79a0", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Menguat di saat Ketidakpastian Timur Tengah | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menilai kebijakan pengetatan pembelian valuta asing secara tunai tanpa underlying berjalan efektif menekan transaksi harian valas dan membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mulai 1 Juli 2026, BI kembali memangkas batas pembelian menjadi maksimal USD10 ribu per pelaku per bulan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ivyl8RN79a0"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 330.24379444229135, "y": 379.53853220646437, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.2722, "eigenvector": 166.6647, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ivyl8RN79a0", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Menguat di saat Ketidakpastian Timur Tengah | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menilai kebijakan pengetatan pembelian valuta asing secara tunai tanpa underlying berjalan efektif menekan transaksi harian valas dan membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mulai 1 Juli 2026, BI kembali memangkas batas pembelian menjadi maksimal USD10 ribu per pelaku per bulan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ivyl8RN79a0"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 957.3273262131892, "y": 185.82212361714656, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.2722, "eigenvector": 166.6647, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ivyl8RN79a0", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Menguat di saat Ketidakpastian Timur Tengah | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menilai kebijakan pengetatan pembelian valuta asing secara tunai tanpa underlying berjalan efektif menekan transaksi harian valas dan membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mulai 1 Juli 2026, BI kembali memangkas batas pembelian menjadi maksimal USD10 ribu per pelaku per bulan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ivyl8RN79a0"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 741.4675350672494, "y": 893.0329083369406, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.2722, "eigenvector": 166.6647, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ivyl8RN79a0", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Menguat di saat Ketidakpastian Timur Tengah | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menilai kebijakan pengetatan pembelian valuta asing secara tunai tanpa underlying berjalan efektif menekan transaksi harian valas dan membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mulai 1 Juli 2026, BI kembali memangkas batas pembelian menjadi maksimal USD10 ribu per pelaku per bulan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ivyl8RN79a0"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 183.2186779897611, "y": 104.52480913468698, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.2722, "eigenvector": 166.6647, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ivyl8RN79a0", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Menguat di saat Ketidakpastian Timur Tengah | MILENOMICS\n\nBank Indonesia menilai kebijakan pengetatan pembelian valuta asing secara tunai tanpa underlying berjalan efektif menekan transaksi harian valas dan membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mulai 1 Juli 2026, BI kembali memangkas batas pembelian menjadi maksimal USD10 ribu per pelaku per bulan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ivyl8RN79a0"}}, {"key": "@adeyulinaaa11", "attributes": {"label": "@adeyulinaaa11", "x": 71.88245685918237, "y": 948.4554529528456, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "g2cK_bE_u6s", "id": "@adeyulinaaa11", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar Menguat, Rupiah Melemah: \"Perspektif Uang Dalam Islam\n\nVideo dibuat untuk Memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Moneter Keuangan Islam\n\nNama: Ade Yulina Duani\nNim: 0503241062\nKelas: Perbankan Syariah 4 B\nDosen Pengampu: Khaidar Rahmaini Jamila. M.Sc, IBF\n\nSelamat Menonton teman-teman semoga bermanfaat☺️🙌🏻\n\nVideo cinematic by:", "post_id": "g2cK_bE_u6s"}}, {"key": "keliling_cinematic", "attributes": {"label": "keliling_cinematic", "x": 102.66868097298033, "y": 831.2890292518704, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g2cK_bE_u6s", "id": "keliling_cinematic", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar Menguat, Rupiah Melemah: \"Perspektif Uang Dalam Islam\n\nVideo dibuat untuk Memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Moneter Keuangan Islam\n\nNama: Ade Yulina Duani\nNim: 0503241062\nKelas: Perbankan Syariah 4 B\nDosen Pengampu: Khaidar Rahmaini Jamila. M.Sc, IBF\n\nSelamat Menonton teman-teman semoga bermanfaat☺️🙌🏻\n\nVideo cinematic by:", "post_id": "g2cK_bE_u6s"}}], "edges": [{"key": "huuuuumanOid", "source": "huuuuumanOid", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "huuuuumanOid", "source": "huuuuumanOid", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "randomman193539", "source": "randomman193539", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "randomman193539", "source": "randomman193539", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dyasdarcy", "source": "dyasdarcy", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dyasdarcy", "source": "dyasdarcy", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "adhiprtm", "source": "adhiprtm", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "adhiprtm", "source": "adhiprtm", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "66320242220", "source": "66320242220", "target": "ruangpikirr.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jatimtimescom", "source": "jatimtimescom", "target": "suarasurabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "source": "erinasyafiaalmahyra", "target": "Ternak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@adeyulinaaa11", "source": "@adeyulinaaa11", "target": "keliling_cinematic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}