{"nodes": [{"key": "samar_wulu", "attributes": {"label": "samar_wulu", "x": 186.39034395469488, "y": 105.39549018234106, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 80.6451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069213599365787842", "id": "samar_wulu", "source": "tweet-000004", "content": "Yang menyusun APBN siapa?\nDi APBN TKD dan DBH berapa nominalnya?\nPak purbaya jadi menkeu kapan?\nApa ada APBNP 2026?\nDi APBNP TKD dan DBH berapa?", "post_id": "2069213599365787842"}}, {"key": "kumparan", "attributes": {"label": "kumparan", "x": 523.3573971266113, "y": 214.95365597932692, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 149.1936, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069213599365787842", "id": "kumparan", "source": "tweet-000004", "content": "Yang menyusun APBN siapa?\nDi APBN TKD dan DBH berapa nominalnya?\nPak purbaya jadi menkeu kapan?\nApa ada APBNP 2026?\nDi APBNP TKD dan DBH berapa?", "post_id": "2069213599365787842"}}, {"key": "vinelsapri_", "attributes": {"label": "vinelsapri_", "x": 457.8678286432243, "y": 553.8621500358781, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 80.6451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654399835172343058", "id": "vinelsapri_", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski rupiah sempat melemah. APBN disebut terus mendukung program prioritas dan stabilitas ekonomi nasional. Sumber:  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7654399835172343058"}}, {"key": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "cnbcindonesia", "x": 123.4929019001908, "y": 947.3222556445561, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 149.1936, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654399835172343058", "id": "cnbcindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski rupiah sempat melemah. APBN disebut terus mendukung program prioritas dan stabilitas ekonomi nasional. Sumber:  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7654399835172343058"}}, {"key": "z.clip45", "attributes": {"label": "z.clip45", "x": 521.0736694004289, "y": 321.7584411662207, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 80.6451, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7561827591976471825", "id": "z.clip45", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang memintanya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya menegaskan dirinya tidak asal berbicara, melainkan hanya ingin mendorong percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga. “Saya nggak komentari kementerian lain, saya bodoh amat. Tapi saya berkepentingan anggaran saya terserap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (15/10). Ia menambahkan, fokusnya hanyalah memastikan penggunaan APBN berjalan efisien, bukan mengomentari cara kerja instansi lain. Sebelumnya, Misbakhun menilai komunikasi politik Purbaya perlu diperbaiki agar kebijakan ekonomi pemerintah berjalan selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan defisit anggaran dari 2,48 persen menjadi 2,68 persen tanpa koordinasi dengan DPR. Menurutnya, langkah-langkah tersebut seharusnya dibahas bersama agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak. Misbakhun menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas serta transparansi kebijakan fiskal nasional. #viral #viral #indonesia🇮🇩 #purbaya #kemenkeu", "post_id": "7561827591976471825"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 192.7655756341594, "y": 666.1330409697022, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 114.9194, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7561827591976471825", "id": "kemenkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang memintanya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya menegaskan dirinya tidak asal berbicara, melainkan hanya ingin mendorong percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga. “Saya nggak komentari kementerian lain, saya bodoh amat. Tapi saya berkepentingan anggaran saya terserap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (15/10). Ia menambahkan, fokusnya hanyalah memastikan penggunaan APBN berjalan efisien, bukan mengomentari cara kerja instansi lain. Sebelumnya, Misbakhun menilai komunikasi politik Purbaya perlu diperbaiki agar kebijakan ekonomi pemerintah berjalan selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan defisit anggaran dari 2,48 persen menjadi 2,68 persen tanpa koordinasi dengan DPR. Menurutnya, langkah-langkah tersebut seharusnya dibahas bersama agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak. Misbakhun menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas serta transparansi kebijakan fiskal nasional. #viral #viral #indonesia🇮🇩 #purbaya #kemenkeu", "post_id": "7561827591976471825"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 590.4160708247067, "y": 898.2979276428981, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 114.9194, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7561827591976471825", "id": "purbayayudhis", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang memintanya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya menegaskan dirinya tidak asal berbicara, melainkan hanya ingin mendorong percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga. “Saya nggak komentari kementerian lain, saya bodoh amat. Tapi saya berkepentingan anggaran saya terserap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (15/10). Ia menambahkan, fokusnya hanyalah memastikan penggunaan APBN berjalan efisien, bukan mengomentari cara kerja instansi lain. Sebelumnya, Misbakhun menilai komunikasi politik Purbaya perlu diperbaiki agar kebijakan ekonomi pemerintah berjalan selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan defisit anggaran dari 2,48 persen menjadi 2,68 persen tanpa koordinasi dengan DPR. Menurutnya, langkah-langkah tersebut seharusnya dibahas bersama agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak. Misbakhun menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas serta transparansi kebijakan fiskal nasional. #viral #viral #indonesia🇮🇩 #purbaya #kemenkeu", "post_id": "7561827591976471825"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 804.5781874557325, "y": 397.7135023490285, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 80.6451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "FqJjYp8vbLI", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA Sebut Nama Sri Mulyani, Merasa Berdosa Soal Aturan ‘Warisan’ Menkeu : Jangan Salahkan Saya\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung nama Sri Mulyani terkait pemotongan dana bagi hasil ke daerah.\n\nPurbaya mengatakan bahwa aturan tersebut merupakan warisan dari Menteri Keuangan sebelumnya Sri Mulyani.\n\nPurbaya menegaskan bahwa memang ada aturan yang memperbolehkan kebijakan ini dalam UU APBN.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "FqJjYp8vbLI"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 658.5210841346562, "y": 40.55666361506527, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 149.1936, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FqJjYp8vbLI", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA Sebut Nama Sri Mulyani, Merasa Berdosa Soal Aturan ‘Warisan’ Menkeu : Jangan Salahkan Saya\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung nama Sri Mulyani terkait pemotongan dana bagi hasil ke daerah.\n\nPurbaya mengatakan bahwa aturan tersebut merupakan warisan dari Menteri Keuangan sebelumnya Sri Mulyani.\n\nPurbaya menegaskan bahwa memang ada aturan yang memperbolehkan kebijakan ini dalam UU APBN.\n\nEditor Video : Fanry Maulana\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "FqJjYp8vbLI"}}], "edges": [{"key": "samar_wulu", "source": "samar_wulu", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "vinelsapri_", "source": "vinelsapri_", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "z.clip45", "source": "z.clip45", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "z.clip45", "source": "z.clip45", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}