{"nodes": [{"key": "banjar_ojan", "attributes": {"label": "banjar_ojan", "x": 479.78377152937657, "y": 711.684349153153, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069383476345020728", "id": "banjar_ojan", "source": "retweet-000002", "content": "Kementerian Keuangan AS Keluarkan Pengecualian Sanksi untuk Ekspor Minyak Iran\n\n#AhlulbaitIndonesia #internasional #amer…", "post_id": "2069383476345020728"}}, {"key": "infoahlulbait", "attributes": {"label": "infoahlulbait", "x": 214.46373622339632, "y": 531.9880022564735, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 28.3954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069383476345020728", "id": "infoahlulbait", "source": "retweet-000002", "content": "Kementerian Keuangan AS Keluarkan Pengecualian Sanksi untuk Ekspor Minyak Iran\n\n#AhlulbaitIndonesia #internasional #amer…", "post_id": "2069383476345020728"}}, {"key": "JaeKodok", "attributes": {"label": "JaeKodok", "x": 635.975891291666, "y": 32.22028483901729, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069381742042194181", "id": "JaeKodok", "source": "retweet-000002", "content": "4 negara Islam yang punya mobnas sendiri:\n\n1. Iran, ekspor ke Rusia, Irak, Azerbaijan. Impor mobil dikenakan pajak 100%…", "post_id": "2069381742042194181"}}, {"key": "dancersejati07", "attributes": {"label": "dancersejati07", "x": 841.3966211507284, "y": 0.837921924139895, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 28.3954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069381742042194181", "id": "dancersejati07", "source": "retweet-000002", "content": "4 negara Islam yang punya mobnas sendiri:\n\n1. Iran, ekspor ke Rusia, Irak, Azerbaijan. Impor mobil dikenakan pajak 100%…", "post_id": "2069381742042194181"}}, {"key": "tsetiady", "attributes": {"label": "tsetiady", "x": 29.89236620411395, "y": 216.2352911826314, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069419633468485740", "id": "tsetiady", "source": "tweet-000004", "content": "kalau supply domestik, harusnya bkn jd masalah harga (dmo atau ekspor ga jd relevan), karna murni bodoh kita aja mengelola SDA energi tapi gak punya prioritas buat memenuhi kebutuhan kita sendiri (pln) padahal pas lagi ada perang ukraina sampe iran gini", "post_id": "2069419633468485740"}}, {"key": "HangJelabat", "attributes": {"label": "HangJelabat", "x": 908.3011419608581, "y": 442.61869934866195, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069419633468485740", "id": "HangJelabat", "source": "tweet-000004", "content": "kalau supply domestik, harusnya bkn jd masalah harga (dmo atau ekspor ga jd relevan), karna murni bodoh kita aja mengelola SDA energi tapi gak punya prioritas buat memenuhi kebutuhan kita sendiri (pln) padahal pas lagi ada perang ukraina sampe iran gini", "post_id": "2069419633468485740"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 806.7726270933607, "y": 363.1789010681334, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3925482920094233191_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Harga minyak dunia ditutup melemah lebih dari 3 persen pada perdagangan Senin (22/6/2026).\n\nKoreksi tajam tersebut terjadi seiring kekhawatiran terhadap gangguan pasokan mereda menyusul pernyataan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance bahwa kemajuan telah dicapai dalam pembicaraan dengan Iran dan Selat Hormuz tetap terbuka.\n\nKontrak berjangka (futures) minyak mentah Brent ditutup merosot 3,31 persen menjadi USD77,90 per barel.\n\nPada awal perdagangan, harga minyak sempat melonjak hingga USD82,30 per barel setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan kembali melanjutkan perang dengan Iran, sementara Teheran menyatakan kembali menutup Selat Hormuz.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-minyak-jatuh-3-persen-optimisme-damai-as-iran-redakan-kekhawatiran-pasokan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Magnific\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #minyak #hargaminyak #selathormuz", "post_id": "3925482920094233191_3310659452"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 611.2269554492477, "y": 438.94357983210307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.655, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3925480431743330810_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bursa saham Asia diperkirakan menguat pada Selasa (23/6/2026) karena optimisme pasar terhadap kemajuan pembicaraan damai antara AS dan Iran yang membuat harga minyak lebih stabil.\n\nSentimen positif juga didorong izin AS yang memungkinkan Iran kembali menjual minyak, sementara Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan negosiasi kedua negara berjalan dengan baik.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#BursaSahamAaia #ASIranDamai #BloombergTechnoz", "post_id": "3925480431743330810_51748745734"}}, {"key": "joe_andaresta", "attributes": {"label": "joe_andaresta", "x": 236.19046626871375, "y": 660.984522724953, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654423691337485584", "id": "joe_andaresta", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut  GROUP  Our Business - Glatra Group  Glatra Group adalah perusahaan perdagangan internasional dan ekspor berbasis di Jakarta, dengan fokus utama pada minyak sawit & turunannya, komoditas, general trading, dan konsultasi bisnis, didukung oleh ekosistem ekspor yang lengkap dari hulu hingga hilir. Bisnis Minyak Sawit & TurunanGlatra Group memasok produk minyak sawit berkualitas ekspor dari mitra refinery Sumatra & Kalimantan, dengan kualitas stabil dan harga kompetitif. Produk utama: - RBD Palm Olein - RBD Palm Kernel Olein - RBD Palm Kernel Oil (RBDPKO) - Crude Palm Kernel Oil (CPKO) - PFAD.  Pilihan kemasan ekspor:  - Flexi Tank, ISO Tank, IBC Tank, Jerrycan 20L, Bulk Vessel. 📦 Komoditas . Divisi komoditas kami menyediakan pasokan berbagai produk untuk pasar global, dengan fokus pada: - Kualitas terjaminTraceability - Pengiriman tepat waktu - Produk mencakup komoditas pertanian, bahan baku industri, dan produk food/non‑food grade. 🏗️ General Trading.  Mendukung kebutuhan pengadaan domestik dan internasional:  - Sourcing multi‑sektor - Pengadaan barang industri - Distribusi komersial - Pengadaan berbasis proyek. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan kepatuhan. 🧭 Konsultasi Bisnis Layanan konsultasi untuk perusahaan yang ingin masuk pasar Indonesia atau global: - Strategi market entry.  - Dokumentasi & kepatuhan ekspor.  - Optimasi supply chain. - Buyer–supplier matchmaking - Manajemen risiko perdagangan 🚢 Ekosistem Ekspor Terintegrasi.  Kami mengelola seluruh alur ekspor: - Mitra refinery - Logistik bulk & flexi tank - Operasional pelabuhan (Belawan, Dumai, Kuala Tanjung) - Dokumentasi ekspor (PEB, COO, COA, MSDS, dll.). - Hubungan buyer global (China, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur)", "post_id": "7654423691337485584"}}, {"key": "GLATRA", "attributes": {"label": "GLATRA", "x": 641.8361622623977, "y": 690.8748280105254, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654423691337485584", "id": "GLATRA", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut  GROUP  Our Business - Glatra Group  Glatra Group adalah perusahaan perdagangan internasional dan ekspor berbasis di Jakarta, dengan fokus utama pada minyak sawit & turunannya, komoditas, general trading, dan konsultasi bisnis, didukung oleh ekosistem ekspor yang lengkap dari hulu hingga hilir. Bisnis Minyak Sawit & TurunanGlatra Group memasok produk minyak sawit berkualitas ekspor dari mitra refinery Sumatra & Kalimantan, dengan kualitas stabil dan harga kompetitif. Produk utama: - RBD Palm Olein - RBD Palm Kernel Olein - RBD Palm Kernel Oil (RBDPKO) - Crude Palm Kernel Oil (CPKO) - PFAD.  Pilihan kemasan ekspor:  - Flexi Tank, ISO Tank, IBC Tank, Jerrycan 20L, Bulk Vessel. 📦 Komoditas . Divisi komoditas kami menyediakan pasokan berbagai produk untuk pasar global, dengan fokus pada: - Kualitas terjaminTraceability - Pengiriman tepat waktu - Produk mencakup komoditas pertanian, bahan baku industri, dan produk food/non‑food grade. 🏗️ General Trading.  Mendukung kebutuhan pengadaan domestik dan internasional:  - Sourcing multi‑sektor - Pengadaan barang industri - Distribusi komersial - Pengadaan berbasis proyek. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan kepatuhan. 🧭 Konsultasi Bisnis Layanan konsultasi untuk perusahaan yang ingin masuk pasar Indonesia atau global: - Strategi market entry.  - Dokumentasi & kepatuhan ekspor.  - Optimasi supply chain. - Buyer–supplier matchmaking - Manajemen risiko perdagangan 🚢 Ekosistem Ekspor Terintegrasi.  Kami mengelola seluruh alur ekspor: - Mitra refinery - Logistik bulk & flexi tank - Operasional pelabuhan (Belawan, Dumai, Kuala Tanjung) - Dokumentasi ekspor (PEB, COO, COA, MSDS, dll.). - Hubungan buyer global (China, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur)", "post_id": "7654423691337485584"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "attributes": {"label": "suaramuslimahjabar", "x": 303.0618297087969, "y": 59.57835832582769, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "100064283155685_1448019254017499", "id": "suaramuslimahjabar", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus \n\nHantaman El Nino dan Pelemahan Rupiah, Beban Petani Makin Berat\n\nMenurut prediks Badan Meteorologi Australia (BoM), kondisi saat ini menunjukkan kemungkinan el nino yang sangat kuat akan berkembang pada akhir tahun. Beberapa data prakiraan bahkan menunjukkan kenaikan suhu dapat melampaui 3°C. Temuan ini melampaui catatan pada 1877 saat kenaikan suhunya mencapai 2,7°C. Pada masa itu, el nino berlangsung sekitar 18 bulan dan memicu kekeringan ekstrem dan kelaparan luas di Asia, Brasil, dan Afrika yang menewaskan jutaan orang, sekaligus menghasilkan banjir parah di wilayah lain seperti Peru. (BBC, 22-5-2026).\n\nEl Nino sangat kuat terakhir terjadi pada 2015—2016, sedangkan el nino pada 2023—2024 disebut sebagai tahun terpanas dalam catatan. Profesor pakar risiko iklim dan ketahanan di University of Reading Liz Stephens berkata bahwa kemungkinan suhu global akan memecahkan rekor tahun depan. Ia juga memprediksi ada kemungkinan terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan di beberapa bagian Australia, Indonesia, dan utara Amerika Selatan yang menyebabkan penurunan produksi pertanian dan stok pangan global.\n\nPertanian merupakan sektor strategis karena menjadi fondasi utama ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional. Peran ini tecermin dalam upaya memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat serta mengurangi ketergantungan pada impor. Lebih dari sekadar penyedia kebutuhan pokok, pertanian juga berfungsi sebagai penopang vital pertumbuhan ekonomi, penyedia lapangan kerja bagi mayoritas penduduk, dan pemasok bahan baku krusial bagi industri.\n\nNamun, sektor pertanian nasional juga bukan tanpa masalah. Kelestarian pertanian saat ini sangat terancam oleh kombinasi perubahan iklim global, alih fungsi lahan secara masif, degradasi kesuburan tanah, hingga masalah sosial-ekonomi seperti rendahnya minat generasi muda untuk bertani. Selain itu, ada pula urbanisasi yang mengancam kelestarian pertanian karena memicu alih fungsi lahan subur menjadi area terbangun, menyebabkan krisis tenaga kerja produktif di pedesaan, dan mengancam regenerasi petani muda. Hal ini secara drastis menurunkan kapasitas produksi pangan nasional dan ketahanan ekonomi perdesaan.\n\nLebih miris lagi, kebijakan pemerintah justru tidak berpihak kepada petani. Logika kapitalistik dalam mengelola sektor pertanian membuat pemerintah kerap melakukan impor komoditas pertanian sehingga membuat produk petani lokal kalah bersaing dengan produk impor. Realisasi impor ini sejatinya demi keuntungan segelintir oknum penguasa dan pengusaha yang mendukungnya. Demikian halnya perihal lahan dan konflik agraria. Banyak lahan yang begitu mudah dikuasai segelintir korporasi, sedangkan lahan pertanian rakyat makin sempit karena alih fungsi.\n\nSemua ini makin menegaskan bahwa kehadiran negara begitu minim secara politik untuk melindungi para petani dan sektor pertanian secara umum, alih-alih melakukan mitigasi serta melindungi mereka dari dampak el nino dan pelemahan rupiah. Sungguh, negara sekuler kapitalis tidak berperan sebagai raa’in (pengurus, pemelihara) dan junnah (perisai, pelindung) untuk rakyatnya.\n\nPolitik Ekonomi Islam Penyangga Pertanian Khilafah\nDi dalam Islam, pertanian adalah salah satu sektor ekonomi strategis yang sangat diperhatikan oleh negara. Khilafah adalah negara berideologi Islam dengan visi strategis sebagai negara mandiri, berdaulat, dan tidak tergantung pada negara lain, termasuk soal impor pangan. Penguasa di dalam sistem Islam berperan penuh sebagai raa’in dan junnah, sehingga pengaturan dan pengelolaan pertanian dilakukan dengan serius mulai dari hulu hingga hilir.\n\nRasulullah saw. bersabda di dalam hadis,\n\nالإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Imam (khalifah) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR Bukhari).\n\nJuga di dalam hadis,\n\nإِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ\n\n“Sungguh imam (khalifah) adalah perisai. Orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung dengan dirinya.” (HR Muslim).\n\nPenguasa Islam (khalifah) akan menerapkan politik ekonomi Islam untuk mengatur pemenuhan seluruh kebutuhan rakyat, terutama kebutuhan primer berupa sandang, pangan, dan papan. Sebagai kunci pemenuhan kebutuhan pangan, pertanian akan dikelola tanpa berbasis impor.\n\nSyekh Abdurrahman al-Maliki menjelaskan di dalam kitab As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla (Politik Ekonomi Islam) bahwa jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu merupakan perkara fundamental dalam sistem politik ekonomi Islam. Kebutuhan-kebutuhan primer ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh negara.\n\nPolitik ekonomi Islam diterapkan oleh Khilafah sebagai mekanisme yang menjamin pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu secara menyeluruh, dan membantu tiap-tiap individu di antara mereka dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai kadar kemampuannya. Politik ekonomi Islam mewujudkan pembangunan yang merata di desa maupun di kota sebagai realisasi jaminan pemenuhan kebutuhan tiap warga. Di mana pun ada orang, akan dilakukan pembangunan ekonomi untuk melayani kebutuhannya. Dengan demikian, jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer merupakan politik ekonomi Islam.\n\nDi dalam kitab yang sama, Syekh Abdurrahman al-Maliki juga menjelaskan seputar ekonomi pertanian, bahwa proyek-proyek pertanian dilaksanakan menurut hukum-hukum syarak yang terkait dengan tanah sehingga proyek-proyek untuk produksi pertanian berstatus sebagai kepemilikan individu, bukan kepemilikan negara. Namun, pada saat yang sama, negara bertanggung jawab untuk memberikan harta kepada orang yang tidak mampu di antara para petani sebagai subsidi bagi mereka.\n\nPada dasarnya, politik pertanian dijalankan untuk meningkatkan produksi pertanian, yakni dengan menempuh dua jalan, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Dengan kedua hal ini, akan tercapai peningkatan produksi pertanian, dan akan terealisasi tujuan pokok dalam politik pertanian.\n\nWujud intensifikasi misalnya dengan melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan produksi tanah. Intensifikasi pertanian dilakukan dengan menggunakan obat-obatan, penyebarluasan teknik-teknik modern di kalangan para petani, dan membantu pengadaan benih serta budidayanya.\n\nNegara memberikan modal yang diperlukan bagi yang tidak mampu sebagai hibah, bukan sebagai utang, supaya mereka dapat membeli segala sesuatu yang mereka butuhkan, seperti peralatan, benih, dan obat-obatan untuk meningkatkan produksi, serta mendorong mereka yang mampu agar membeli semua itu dengan dorongan yang efektif dan efisien.\n\nAdapun ekstensifikasi adalah penambahan luas area yang akan ditanami. Ekstensifikasi pertanian dilakukan dengan mendorong untuk menghidupkan tanah mati dan memagarinya. Juga pemberian tanah secara cuma-cuma oleh negara kepada mereka yang mampu bertani yang tidak memiliki tanah, mereka yang memiliki area tanah sempit, dan termasuk tanah yang berada di bawah kekuasaan negara. Negara akan mengambil tanah dari tiap-tiap warga yang menelantarkan tanahnya selama tiga tahun berturut-turut, untuk selanjutnya memberikannya kepada individu warga yang mampu mengolahnya. Ini sebagaimana hadis Rasulullah saw.,\n\nمَنْ أَحْيَى أَرْضًا مَيْتَةً فَهِيَ لَهُ\n\n“Siapa saja yang menghidupkan tanah mati maka tanah itu menjadi miliknya.” (HR Tirmidzi dan Abu Dawud).\n\nKhilafah akan memfasilitasi beragam riset dan inovasi pertanian demi meningkatkan produktivitas pertanian di dalam negeri. Hal ini termasuk perlunya riset mengenai penemuan pupuk alternatif dengan bahan baku alternatif sehingga tidak harus mengandalkan bahan baku impor untuk memproduksi pupuk dan memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri.\n\nTidak lupa, khalifah selaku pemimpin negara Islam akan melakukan inspeksi secara intensif sampai ke pelosok desa sehingga mengetahui betul kondisi rakyat dan kebutuhan mereka. Khalifah memiliki data lengkap perihal inventarisasi tanah, sumber daya lahan, profil petani, beserta seluruh kebutuhannya agar tepat dalam memberikan penanganan. Khalifah menjamin distribusi pupuk dan mengawasi rantai pasoknya agar pupuk tidak mengalami kelangkaan atau harganya melonjak hingga merugikan petani.\n\nKebijakan Impor Khilafah\nIslam tidak antiimpor, tetapi jika ada kondisi yang mengharuskan Khilafah melakukan impor pangan, impor hanya layak menjadi solusi sementara, bukan permanen. Sebelum melakukan impor, Khilafah akan terlebih dahulu mengupayakan subsidi silang dari sebagian wilayahnya yang makmur untuk menyuplai kebutuhan di wilayah yang kekurangan. Hal ini sebagaimana pernah dilakukan Khalifah Umar bin Khaththab ketika musim paceklik melanda Madinah.\n\nSaat itu Khalifah Umar ra. menulis surat kepada para walinya di sejumlah wilayah untuk meminta pertolongan. Beliau menulis surat kepada ‘Amru bin al-Ash ra., wali beliau di Mesir. Surat serupa juga dikirimkannya kepada Muawiyah bin Abi Sufyan ra. di Damaskus, Abu Ubaidah bin Jarrah ra. di Palestina, juga kepada Saad bin Abi Waqqash ra. di Irak.\n\nKaum muslim di berbagai wilayah pun bergegas mengulurkan bantuan. Abu Ubaidah mengirimkan 4.000 unta bermuatan penuh bahan pangan. Dari Mesir, ‘Amru bin al-Ash mengirimkan makanan lewat jalur darat dan laut, ada tepung dan lemak bersama 1.000 unta. Muawiyah mengirim 3.000 unta, sedangkan Saad mengirim 1.000 unta bermuatan tepung. Mantel, selimut, dan pakaian turut dikirimkan bersama bahan pangan.\n\nSelanjutnya, Khilafah juga menerapkan sistem mata uang emas dan perak di dalam perdagangan, termasuk perdagangan internasional (ekspor-impor), dan tidak menerima pembayaran dengan mata uang selain keduanya. Dengan demikian, jika impor harus terjadi, aktivitas tersebut tidak boleh membebani Khilafah maupun warganya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.\n\nSedangkan terkait ekspor pangan, Khilafah harus memastikan agar kebutuhan dalam negeri terjamin dan tercukupi. Saat terjadi surplus hasil pertanian dan jika diperlukan, ekspor bisa dilakukan. Aktivitas ekspor pangan yang Khilafah lakukan tidak semata-mata demi keuntungan ekonomi, melainkan bagian dari aktivitas riayatusy syuunil ummah (mengurusi urusan umat) baik di dalam negeri maupun di luar negeri.\n\nDengan gambaran ini, petani dalam sistem Islam tidak perlu khawatir terhadap masa depan profesi maupun kesejahteraan mereka. Generasi muda pun tidak lagi memandang profesi petani sebagai jalan suram.\n\nSistem Islam memiliki mekanisme yang menjamin kebutuhan pokok setiap individu, termasuk ketahanan sekaligus kedaulatan pangan. Khilafah berkewajiban memastikan setiap kepala keluarga memiliki pekerjaan atau jalur nafkah yang layak. Khilafah akan mengupayakan berbagai kebijakan sehingga kemaslahatan publik terpelihara dengan baik. Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1448019254017499"}}, {"key": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "zilenialdutaislam", "x": 707.8041697947394, "y": 31.858927817768002, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 25.5724, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "100064283155685_1448019254017499", "id": "zilenialdutaislam", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus \n\nHantaman El Nino dan Pelemahan Rupiah, Beban Petani Makin Berat\n\nMenurut prediks Badan Meteorologi Australia (BoM), kondisi saat ini menunjukkan kemungkinan el nino yang sangat kuat akan berkembang pada akhir tahun. Beberapa data prakiraan bahkan menunjukkan kenaikan suhu dapat melampaui 3°C. Temuan ini melampaui catatan pada 1877 saat kenaikan suhunya mencapai 2,7°C. Pada masa itu, el nino berlangsung sekitar 18 bulan dan memicu kekeringan ekstrem dan kelaparan luas di Asia, Brasil, dan Afrika yang menewaskan jutaan orang, sekaligus menghasilkan banjir parah di wilayah lain seperti Peru. (BBC, 22-5-2026).\n\nEl Nino sangat kuat terakhir terjadi pada 2015—2016, sedangkan el nino pada 2023—2024 disebut sebagai tahun terpanas dalam catatan. Profesor pakar risiko iklim dan ketahanan di University of Reading Liz Stephens berkata bahwa kemungkinan suhu global akan memecahkan rekor tahun depan. Ia juga memprediksi ada kemungkinan terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan di beberapa bagian Australia, Indonesia, dan utara Amerika Selatan yang menyebabkan penurunan produksi pertanian dan stok pangan global.\n\nPertanian merupakan sektor strategis karena menjadi fondasi utama ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional. Peran ini tecermin dalam upaya memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat serta mengurangi ketergantungan pada impor. Lebih dari sekadar penyedia kebutuhan pokok, pertanian juga berfungsi sebagai penopang vital pertumbuhan ekonomi, penyedia lapangan kerja bagi mayoritas penduduk, dan pemasok bahan baku krusial bagi industri.\n\nNamun, sektor pertanian nasional juga bukan tanpa masalah. Kelestarian pertanian saat ini sangat terancam oleh kombinasi perubahan iklim global, alih fungsi lahan secara masif, degradasi kesuburan tanah, hingga masalah sosial-ekonomi seperti rendahnya minat generasi muda untuk bertani. Selain itu, ada pula urbanisasi yang mengancam kelestarian pertanian karena memicu alih fungsi lahan subur menjadi area terbangun, menyebabkan krisis tenaga kerja produktif di pedesaan, dan mengancam regenerasi petani muda. Hal ini secara drastis menurunkan kapasitas produksi pangan nasional dan ketahanan ekonomi perdesaan.\n\nLebih miris lagi, kebijakan pemerintah justru tidak berpihak kepada petani. Logika kapitalistik dalam mengelola sektor pertanian membuat pemerintah kerap melakukan impor komoditas pertanian sehingga membuat produk petani lokal kalah bersaing dengan produk impor. Realisasi impor ini sejatinya demi keuntungan segelintir oknum penguasa dan pengusaha yang mendukungnya. Demikian halnya perihal lahan dan konflik agraria. Banyak lahan yang begitu mudah dikuasai segelintir korporasi, sedangkan lahan pertanian rakyat makin sempit karena alih fungsi.\n\nSemua ini makin menegaskan bahwa kehadiran negara begitu minim secara politik untuk melindungi para petani dan sektor pertanian secara umum, alih-alih melakukan mitigasi serta melindungi mereka dari dampak el nino dan pelemahan rupiah. Sungguh, negara sekuler kapitalis tidak berperan sebagai raa’in (pengurus, pemelihara) dan junnah (perisai, pelindung) untuk rakyatnya.\n\nPolitik Ekonomi Islam Penyangga Pertanian Khilafah\nDi dalam Islam, pertanian adalah salah satu sektor ekonomi strategis yang sangat diperhatikan oleh negara. Khilafah adalah negara berideologi Islam dengan visi strategis sebagai negara mandiri, berdaulat, dan tidak tergantung pada negara lain, termasuk soal impor pangan. Penguasa di dalam sistem Islam berperan penuh sebagai raa’in dan junnah, sehingga pengaturan dan pengelolaan pertanian dilakukan dengan serius mulai dari hulu hingga hilir.\n\nRasulullah saw. bersabda di dalam hadis,\n\nالإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Imam (khalifah) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR Bukhari).\n\nJuga di dalam hadis,\n\nإِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ\n\n“Sungguh imam (khalifah) adalah perisai. Orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung dengan dirinya.” (HR Muslim).\n\nPenguasa Islam (khalifah) akan menerapkan politik ekonomi Islam untuk mengatur pemenuhan seluruh kebutuhan rakyat, terutama kebutuhan primer berupa sandang, pangan, dan papan. Sebagai kunci pemenuhan kebutuhan pangan, pertanian akan dikelola tanpa berbasis impor.\n\nSyekh Abdurrahman al-Maliki menjelaskan di dalam kitab As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla (Politik Ekonomi Islam) bahwa jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu merupakan perkara fundamental dalam sistem politik ekonomi Islam. Kebutuhan-kebutuhan primer ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh negara.\n\nPolitik ekonomi Islam diterapkan oleh Khilafah sebagai mekanisme yang menjamin pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu secara menyeluruh, dan membantu tiap-tiap individu di antara mereka dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai kadar kemampuannya. Politik ekonomi Islam mewujudkan pembangunan yang merata di desa maupun di kota sebagai realisasi jaminan pemenuhan kebutuhan tiap warga. Di mana pun ada orang, akan dilakukan pembangunan ekonomi untuk melayani kebutuhannya. Dengan demikian, jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer merupakan politik ekonomi Islam.\n\nDi dalam kitab yang sama, Syekh Abdurrahman al-Maliki juga menjelaskan seputar ekonomi pertanian, bahwa proyek-proyek pertanian dilaksanakan menurut hukum-hukum syarak yang terkait dengan tanah sehingga proyek-proyek untuk produksi pertanian berstatus sebagai kepemilikan individu, bukan kepemilikan negara. Namun, pada saat yang sama, negara bertanggung jawab untuk memberikan harta kepada orang yang tidak mampu di antara para petani sebagai subsidi bagi mereka.\n\nPada dasarnya, politik pertanian dijalankan untuk meningkatkan produksi pertanian, yakni dengan menempuh dua jalan, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Dengan kedua hal ini, akan tercapai peningkatan produksi pertanian, dan akan terealisasi tujuan pokok dalam politik pertanian.\n\nWujud intensifikasi misalnya dengan melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan produksi tanah. Intensifikasi pertanian dilakukan dengan menggunakan obat-obatan, penyebarluasan teknik-teknik modern di kalangan para petani, dan membantu pengadaan benih serta budidayanya.\n\nNegara memberikan modal yang diperlukan bagi yang tidak mampu sebagai hibah, bukan sebagai utang, supaya mereka dapat membeli segala sesuatu yang mereka butuhkan, seperti peralatan, benih, dan obat-obatan untuk meningkatkan produksi, serta mendorong mereka yang mampu agar membeli semua itu dengan dorongan yang efektif dan efisien.\n\nAdapun ekstensifikasi adalah penambahan luas area yang akan ditanami. Ekstensifikasi pertanian dilakukan dengan mendorong untuk menghidupkan tanah mati dan memagarinya. Juga pemberian tanah secara cuma-cuma oleh negara kepada mereka yang mampu bertani yang tidak memiliki tanah, mereka yang memiliki area tanah sempit, dan termasuk tanah yang berada di bawah kekuasaan negara. Negara akan mengambil tanah dari tiap-tiap warga yang menelantarkan tanahnya selama tiga tahun berturut-turut, untuk selanjutnya memberikannya kepada individu warga yang mampu mengolahnya. Ini sebagaimana hadis Rasulullah saw.,\n\nمَنْ أَحْيَى أَرْضًا مَيْتَةً فَهِيَ لَهُ\n\n“Siapa saja yang menghidupkan tanah mati maka tanah itu menjadi miliknya.” (HR Tirmidzi dan Abu Dawud).\n\nKhilafah akan memfasilitasi beragam riset dan inovasi pertanian demi meningkatkan produktivitas pertanian di dalam negeri. Hal ini termasuk perlunya riset mengenai penemuan pupuk alternatif dengan bahan baku alternatif sehingga tidak harus mengandalkan bahan baku impor untuk memproduksi pupuk dan memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri.\n\nTidak lupa, khalifah selaku pemimpin negara Islam akan melakukan inspeksi secara intensif sampai ke pelosok desa sehingga mengetahui betul kondisi rakyat dan kebutuhan mereka. Khalifah memiliki data lengkap perihal inventarisasi tanah, sumber daya lahan, profil petani, beserta seluruh kebutuhannya agar tepat dalam memberikan penanganan. Khalifah menjamin distribusi pupuk dan mengawasi rantai pasoknya agar pupuk tidak mengalami kelangkaan atau harganya melonjak hingga merugikan petani.\n\nKebijakan Impor Khilafah\nIslam tidak antiimpor, tetapi jika ada kondisi yang mengharuskan Khilafah melakukan impor pangan, impor hanya layak menjadi solusi sementara, bukan permanen. Sebelum melakukan impor, Khilafah akan terlebih dahulu mengupayakan subsidi silang dari sebagian wilayahnya yang makmur untuk menyuplai kebutuhan di wilayah yang kekurangan. Hal ini sebagaimana pernah dilakukan Khalifah Umar bin Khaththab ketika musim paceklik melanda Madinah.\n\nSaat itu Khalifah Umar ra. menulis surat kepada para walinya di sejumlah wilayah untuk meminta pertolongan. Beliau menulis surat kepada ‘Amru bin al-Ash ra., wali beliau di Mesir. Surat serupa juga dikirimkannya kepada Muawiyah bin Abi Sufyan ra. di Damaskus, Abu Ubaidah bin Jarrah ra. di Palestina, juga kepada Saad bin Abi Waqqash ra. di Irak.\n\nKaum muslim di berbagai wilayah pun bergegas mengulurkan bantuan. Abu Ubaidah mengirimkan 4.000 unta bermuatan penuh bahan pangan. Dari Mesir, ‘Amru bin al-Ash mengirimkan makanan lewat jalur darat dan laut, ada tepung dan lemak bersama 1.000 unta. Muawiyah mengirim 3.000 unta, sedangkan Saad mengirim 1.000 unta bermuatan tepung. Mantel, selimut, dan pakaian turut dikirimkan bersama bahan pangan.\n\nSelanjutnya, Khilafah juga menerapkan sistem mata uang emas dan perak di dalam perdagangan, termasuk perdagangan internasional (ekspor-impor), dan tidak menerima pembayaran dengan mata uang selain keduanya. Dengan demikian, jika impor harus terjadi, aktivitas tersebut tidak boleh membebani Khilafah maupun warganya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.\n\nSedangkan terkait ekspor pangan, Khilafah harus memastikan agar kebutuhan dalam negeri terjamin dan tercukupi. Saat terjadi surplus hasil pertanian dan jika diperlukan, ekspor bisa dilakukan. Aktivitas ekspor pangan yang Khilafah lakukan tidak semata-mata demi keuntungan ekonomi, melainkan bagian dari aktivitas riayatusy syuunil ummah (mengurusi urusan umat) baik di dalam negeri maupun di luar negeri.\n\nDengan gambaran ini, petani dalam sistem Islam tidak perlu khawatir terhadap masa depan profesi maupun kesejahteraan mereka. Generasi muda pun tidak lagi memandang profesi petani sebagai jalan suram.\n\nSistem Islam memiliki mekanisme yang menjamin kebutuhan pokok setiap individu, termasuk ketahanan sekaligus kedaulatan pangan. Khilafah berkewajiban memastikan setiap kepala keluarga memiliki pekerjaan atau jalur nafkah yang layak. Khilafah akan mengupayakan berbagai kebijakan sehingga kemaslahatan publik terpelihara dengan baik. Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1448019254017499"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 533.3517694708373, "y": 749.8186450231524, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 157.36892092487474, "y": 263.017423852535, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "attributes": {"label": "@DRMNewsInternational", "x": 655.8774026281014, "y": 756.1544860821277, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6DrFptnaYOg", "id": "@DRMNewsInternational", "source": "youtube-000001", "content": "Trump Peringatkan Iran, Kecam Starmer, Dukung Kolombia, dan Puji Venezuela | Berita DRM | AC19\n\nDalam serangkaian pernyataan yang luas dari Ruang Oval pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump membahas enam berita utama dalam satu hari, yang mencakup kebijakan luar negeri, kontroversi domestik, dan diplomasi internasional. Mengenai Iran, Trump mengeluarkan peringatan keras bahwa ia akan mengambil tindakan tegas jika Teheran gagal menghormati perjanjiannya dengan Washington, sekaligus menegaskan bahwa volume minyak yang mengalir melalui Selat Hormuz kini mencapai rekor tertinggi dan dana Iran yang dicairkan akan diarahkan secara eksklusif untuk membeli produk pertanian Amerika. Trump juga menanggapi pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, menggambarkannya sebagai \"pria yang menyenangkan\" tetapi menyalahkan kebijakan energi dan imigrasinya atas kejatuhan politiknya, dan secara terpisah mengkritiknya karena gagal berpihak pada Amerika Serikat selama konflik Iran — dengan mengatakan Starmer \"bukan Churchill.\" Dalam nada yang lebih menggembirakan, Trump merayakan kemenangan pemilihan calon presiden Kolombia Abelardo De La Espriella, yang secara pribadi telah ia dukung ketika kandidat tersebut berada di peringkat kesepuluh dalam jajak pendapat. Sekembalinya ke tanah air, Trump mengklaim para perusak telah mengiris Kolam Refleksi Monumen Lincoln yang baru saja direnovasi dengan pisau cutter, dan mengatakan lima orang telah ditangkap dan perbaikan akan segera dilakukan — meskipun wartawan di lokasi kejadian mengatakan mereka tidak menemukan bukti kerusakan. Terakhir, Trump memuji keadaan hubungan AS-Venezuela, mengatakan Venezuela menunjukkan kinerja ekonomi yang lebih baik daripada sebelumnya, dengan ekspor minyak besar-besaran mengalir ke Houston, Louisiana, dan kota-kota Amerika lainnya.\n\n#drmnews #Trump #Iran #KesepakatanIran #SelatHormuz #KeirStarmer #Inggris #Kolombia #DelaEspriella #MemorialLincoln #Venezuela #BeritaDunia #diplomasi\n\nPeringatan Trump tentang kesepakatan Iran, rekor minyak Selat Hormuz, peringatan Operasi Midnight Hammer, pengunduran diri Keir Starmer dan reaksi Trump, minyak Laut Utara untuk energi Inggris, Starmer bukan Churchill untuk NATO, pemilihan Kolombia dan De La Espriella, dukungan Trump untuk Kolombia, vandalisme kolam refleksi Memorial Lincoln, ekspor minyak Venezuela, Trump di Kantor Oval 22 Juni, DRM News.\n\nTrump Memperingatkan Iran, Mengecam Starmer, Mendukung Kolombia, dan Memuji Venezuela | DRM News | AC19\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa informasi, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "6DrFptnaYOg"}}, {"key": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "DRMNewsInternati...", "x": 34.10135654183644, "y": 463.32300054562813, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6DrFptnaYOg", "id": "DRMNewsInternati...", "source": "youtube-000001", "content": "Trump Peringatkan Iran, Kecam Starmer, Dukung Kolombia, dan Puji Venezuela | Berita DRM | AC19\n\nDalam serangkaian pernyataan yang luas dari Ruang Oval pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump membahas enam berita utama dalam satu hari, yang mencakup kebijakan luar negeri, kontroversi domestik, dan diplomasi internasional. Mengenai Iran, Trump mengeluarkan peringatan keras bahwa ia akan mengambil tindakan tegas jika Teheran gagal menghormati perjanjiannya dengan Washington, sekaligus menegaskan bahwa volume minyak yang mengalir melalui Selat Hormuz kini mencapai rekor tertinggi dan dana Iran yang dicairkan akan diarahkan secara eksklusif untuk membeli produk pertanian Amerika. Trump juga menanggapi pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, menggambarkannya sebagai \"pria yang menyenangkan\" tetapi menyalahkan kebijakan energi dan imigrasinya atas kejatuhan politiknya, dan secara terpisah mengkritiknya karena gagal berpihak pada Amerika Serikat selama konflik Iran — dengan mengatakan Starmer \"bukan Churchill.\" Dalam nada yang lebih menggembirakan, Trump merayakan kemenangan pemilihan calon presiden Kolombia Abelardo De La Espriella, yang secara pribadi telah ia dukung ketika kandidat tersebut berada di peringkat kesepuluh dalam jajak pendapat. Sekembalinya ke tanah air, Trump mengklaim para perusak telah mengiris Kolam Refleksi Monumen Lincoln yang baru saja direnovasi dengan pisau cutter, dan mengatakan lima orang telah ditangkap dan perbaikan akan segera dilakukan — meskipun wartawan di lokasi kejadian mengatakan mereka tidak menemukan bukti kerusakan. Terakhir, Trump memuji keadaan hubungan AS-Venezuela, mengatakan Venezuela menunjukkan kinerja ekonomi yang lebih baik daripada sebelumnya, dengan ekspor minyak besar-besaran mengalir ke Houston, Louisiana, dan kota-kota Amerika lainnya.\n\n#drmnews #Trump #Iran #KesepakatanIran #SelatHormuz #KeirStarmer #Inggris #Kolombia #DelaEspriella #MemorialLincoln #Venezuela #BeritaDunia #diplomasi\n\nPeringatan Trump tentang kesepakatan Iran, rekor minyak Selat Hormuz, peringatan Operasi Midnight Hammer, pengunduran diri Keir Starmer dan reaksi Trump, minyak Laut Utara untuk energi Inggris, Starmer bukan Churchill untuk NATO, pemilihan Kolombia dan De La Espriella, dukungan Trump untuk Kolombia, vandalisme kolam refleksi Memorial Lincoln, ekspor minyak Venezuela, Trump di Kantor Oval 22 Juni, DRM News.\n\nTrump Memperingatkan Iran, Mengecam Starmer, Mendukung Kolombia, dan Memuji Venezuela | DRM News | AC19\n----------------------------------------------------------\nSelamat datang di DRM News – sumber utama Anda untuk berita terkini dan analisis ahli tentang urusan global, dunia hiburan, olahraga, AI, pasar keuangan, dan banyak lagi. Kami percaya bahwa demokrasi mati dalam kegelapan, dan kami berkomitmen untuk memberi informasi dan mendidik Anda dengan pelaporan yang tidak bias dan berbasis fakta.\n\nDi DRM News, kami beroperasi secara independen, tanpa pengaruh dari perusahaan, pengiklan, atau pemerintah. Kami meliput berita-berita penting – bahkan yang dihindari orang lain – karena Anda berhak mendapatkan kebenaran.\n\nPunya ide cerita atau umpan balik yang berharga? 💡 Kirimkan email kepada kami di info\n\n—baik itu berupa informasi, opini Anda, atau topik yang ingin Anda lihat diliput.\n\n🔔 Berlangganan untuk pembaruan harian\n👍 Sukai, bagikan, dan beri komentar untuk bergabung dalam percakapan\n📢 Suara Anda penting – beri tahu kami pendapat Anda!\n\n#BeritaTerbaru #BeritaInternasional #AI #Olahraga #Hiburan #PasarKeuangan #DRMNews\n\nSaluran YouTube DRM News dikelola oleh Dot Republic Media, Semua Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.\n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan semua pembaruan terbaru: https://youtube.com/\n\nSukai Halaman Facebook kami: https://www.facebook.com/profile.php?...\n\nIkuti kami di Instagram:   / drmnews_", "post_id": "6DrFptnaYOg"}}, {"key": "@bncphl", "attributes": {"label": "@bncphl", "x": 642.1011458230221, "y": 532.6136418209016, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Dbi5hXKeooE", "id": "@bncphl", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya ketidakpastian di Selat Hormuz | Michael Ricafort | Follow The Money\n\nEpisode 23 Juni 2026\n\nBergabunglah bersama kami di “Ikuti Perputaran Uang” bersama Robert Tan.\n\nKami akan membahas bagaimana uang bergerak dalam kehidupan sehari-hari, apa yang mendorong pengeluaran, tabungan, dan keputusan di baliknya. Dari harga hingga pilihan praktis, kami membantu Anda memahami kisah keuangan yang memengaruhi Anda, hanya di Bilyonaryo News Channel.\n\nKetegangan global terus menciptakan ketidakpastian di pasar, dengan konflik AS-Iran yang menimbulkan pertanyaan tentang harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.\n\nBagi negara seperti Filipina, di mana guncangan eksternal dapat dengan cepat memengaruhi rumah tangga dan bisnis, memahami risiko tidak pernah sepenting ini.\n\nBergabung bersama kami adalah Michael Ricafort, Kepala Ekonom Rizal Commercial Banking Corporation (RCBC), yang akan membahas dampak ekonomi dari konflik geopolitik, masa depan pertumbuhan Filipina, dan tantangan yang dihadapi perekonomian.\n\nSaksikan diskusi mendalam tentang bagaimana peristiwa global membentuk uang yang kita belanjakan, tabung, dan investasikan.\n\n🕥 10:00 pagi, Senin - Jumat\n📺 Free TV Ch. 31, Cignal Ch. 24, Samsung TV Plus, TCL Smart TV, Blast TV, AmasianTV\n📱 Cignal Play, BNC YouTube dan Facebook\n\nKunjungi situs web kami: https://bnc.ph\n\nLihat akun media sosial resmi kami:\n  / bncphl  \n  / bncdotph  \n  / bnc.ph  \n  / bnc.ph  \n   /   \n#bilyonaryonewschannel #bnc #followthemoney #latestnews\n\nPeringatan: Penggunaan video BNC tanpa izin akan mengakibatkan tindakan hukum hingga batas maksimal yang diizinkan oleh hukum.", "post_id": "Dbi5hXKeooE"}}, {"key": "bncphl", "attributes": {"label": "bncphl", "x": 872.2212560139205, "y": 631.2078382767061, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Dbi5hXKeooE", "id": "bncphl", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya ketidakpastian di Selat Hormuz | Michael Ricafort | Follow The Money\n\nEpisode 23 Juni 2026\n\nBergabunglah bersama kami di “Ikuti Perputaran Uang” bersama Robert Tan.\n\nKami akan membahas bagaimana uang bergerak dalam kehidupan sehari-hari, apa yang mendorong pengeluaran, tabungan, dan keputusan di baliknya. Dari harga hingga pilihan praktis, kami membantu Anda memahami kisah keuangan yang memengaruhi Anda, hanya di Bilyonaryo News Channel.\n\nKetegangan global terus menciptakan ketidakpastian di pasar, dengan konflik AS-Iran yang menimbulkan pertanyaan tentang harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.\n\nBagi negara seperti Filipina, di mana guncangan eksternal dapat dengan cepat memengaruhi rumah tangga dan bisnis, memahami risiko tidak pernah sepenting ini.\n\nBergabung bersama kami adalah Michael Ricafort, Kepala Ekonom Rizal Commercial Banking Corporation (RCBC), yang akan membahas dampak ekonomi dari konflik geopolitik, masa depan pertumbuhan Filipina, dan tantangan yang dihadapi perekonomian.\n\nSaksikan diskusi mendalam tentang bagaimana peristiwa global membentuk uang yang kita belanjakan, tabung, dan investasikan.\n\n🕥 10:00 pagi, Senin - Jumat\n📺 Free TV Ch. 31, Cignal Ch. 24, Samsung TV Plus, TCL Smart TV, Blast TV, AmasianTV\n📱 Cignal Play, BNC YouTube dan Facebook\n\nKunjungi situs web kami: https://bnc.ph\n\nLihat akun media sosial resmi kami:\n  / bncphl  \n  / bncdotph  \n  / bnc.ph  \n  / bnc.ph  \n   /   \n#bilyonaryonewschannel #bnc #followthemoney #latestnews\n\nPeringatan: Penggunaan video BNC tanpa izin akan mengakibatkan tindakan hukum hingga batas maksimal yang diizinkan oleh hukum.", "post_id": "Dbi5hXKeooE"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 396.3192159741178, "y": 231.93055942997765, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 673.4120187899978, "y": 498.91206513661035, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.1364, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 93.61950449117006, "y": 909.604106177119, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9593, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 879.9960714217556, "y": 852.6072461693558, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9593, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 1.8791078337946354, "y": 89.85091986145089, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9593, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 491.8080817438851, "y": 543.4058803964615, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9593, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 686.7384941144701, "y": 664.8172301641382, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9593, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 806.0990846464495, "y": 245.74897335108903, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 77.39271705268935, "y": 820.888080348237, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 844.0077510899221, "y": 237.66909429543625, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "emSTc48FTmc", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Batu Bara Terpuruk, Minyak dan Emas Berbalik Menguat di Awal Pekan | MILENOMICS\n\nHarga batu bara merosot tajam sepanjang pekan lalu akibat sentimen negatif dari India. Di sisi lain, harga minyak menguat pada Senin pagi setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz di tengah tuduhan Israel dan Amerika Serikat melanggar kesepakatan damai. Sementara itu, harga emas bangkit dari level terendah sepekan seiring meningkatnya permintaan aset aman di awal pekan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "emSTc48FTmc"}}, {"key": "@13WHAMTVNews", "attributes": {"label": "@13WHAMTVNews", "x": 433.4404781905029, "y": 533.9827491720574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DwY8shQ24lI", "id": "@13WHAMTVNews", "source": "youtube-000001", "content": "Harga minyak dan gas turun seiring optimisme pembicaraan AS-Iran terkait pembukaan kembali Selat ...\n\nPasar pada hari Selasa tetap optimistis bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran akan menghasilkan pembukaan kembali permanen Selat Hormuz, jalur perdagangan yang digunakan untuk mengangkut seperlima minyak dunia.\n\nHarga bensin rata-rata nasional adalah $3,92 pada hari Selasa, kurang dari satu sen lebih rendah dari hari Senin, menurut AAA. Minyak mentah Brent, patokan internasional untuk harga minyak, berkisar sekitar $77 per barel, sekitar $2 lebih rendah dari harga pembukaan minggu ini.\n\n“Pasar telah mengantisipasi bahwa kesepakatan akan terjadi. Sekarang setelah kesepakatan sedang dalam proses, pasar fokus pada persediaan yang mungkin mulai meningkat,” kata Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan untuk GasBuddy.\n\nEkspor minyak Iran mendapat dorongan pada hari Senin ketika pemerintahan Trump mengumumkan pengecualian 60 hari untuk sanksi minyak Iran. Media pemerintah Iran mengatakan langkah ini \"memenuhi tuntutan Iran\" dan membuka jalan bagi pembicaraan.\n\nLalu lintas di selat telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, menurut data dari perusahaan analitik Kpler. Antara hari Jumat dan Minggu, terjadi 93 penyeberangan. Kpler menyebutkan pencabutan sanksi sebagai \"faktor penting\" yang memungkinkan peningkatan volume lalu lintas, yang masih hanya sebagian kecil dari norma pra-perang yaitu 120 hingga 130 penyeberangan harian.\n\nPenyedia asuransi untuk perusahaan pelayaran adalah pengambil keputusan utama dalam menentukan apakah selat tersebut cukup aman untuk dilintasi awak kapal. Komentar Menteri Energi Chris Wright selama wawancara pada hari Minggu memberikan gambaran sekilas tentang faktor-faktor yang berperan.\n\n“Ada tiga jalur melalui selat tersebut. Ada jalur navigasi tengah yang, sayangnya, telah dipasangi ranjau oleh Iran, jadi jalur itu perlu dibersihkan dari ranjau. Kemudian ada jalur terpisah di utara melalui pulau-pulau Iran yang telah mereka coba paksa kapal untuk melewatinya. Dan kemudian ada jalur selatan yang telah dikawal oleh militer Amerika Serikat selama beberapa minggu,” kata Wright.\n\nNegosiator utama Iran dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan kepada media pemerintah pada hari Selasa bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Iran.\n\nBACA LEBIH LANJUT: https://13wham.com/news/nation-world/...\n_______________\nIkuti terus perkembangan kami di media sosial:\n\n13 WHAM di Facebook:   / 13wham  \n13 WHAM di Twitter:   / 13wham  \n13WHAM di Instagram: https://www.instagram.com/13whamtv/?h...\n13WHAM di TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en\n\nRingkasan Berita Lokal Harian 13 WHAM:    • 13WHAM Local News Digest  \n\nUntuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://13wham.com/\n\nPunya berita? Punya informasi? Kirim langsung ke kami:\n\nEmail kami: news\nHubungi Ruang Berita: (585) 334-8700\n\nWHAM adalah stasiun yang berbasis di New York dan afiliasi ABC Television yang dimiliki dan dioperasikan oleh Deerfield Media, Inc. dan menerima layanan tertentu dari afiliasi Sinclair Broadcast Group. Sinclair Broadcast Group, Inc. adalah salah satu perusahaan penyiaran televisi terbesar dan paling beragam di negara ini saat ini.\n\n#13WHAM #Berita #Rochester #NewYork", "post_id": "DwY8shQ24lI"}}, {"key": "13wham", "attributes": {"label": "13wham", "x": 650.3960605751599, "y": 290.70649870618024, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DwY8shQ24lI", "id": "13wham", "source": "youtube-000001", "content": "Harga minyak dan gas turun seiring optimisme pembicaraan AS-Iran terkait pembukaan kembali Selat ...\n\nPasar pada hari Selasa tetap optimistis bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran akan menghasilkan pembukaan kembali permanen Selat Hormuz, jalur perdagangan yang digunakan untuk mengangkut seperlima minyak dunia.\n\nHarga bensin rata-rata nasional adalah $3,92 pada hari Selasa, kurang dari satu sen lebih rendah dari hari Senin, menurut AAA. Minyak mentah Brent, patokan internasional untuk harga minyak, berkisar sekitar $77 per barel, sekitar $2 lebih rendah dari harga pembukaan minggu ini.\n\n“Pasar telah mengantisipasi bahwa kesepakatan akan terjadi. Sekarang setelah kesepakatan sedang dalam proses, pasar fokus pada persediaan yang mungkin mulai meningkat,” kata Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan untuk GasBuddy.\n\nEkspor minyak Iran mendapat dorongan pada hari Senin ketika pemerintahan Trump mengumumkan pengecualian 60 hari untuk sanksi minyak Iran. Media pemerintah Iran mengatakan langkah ini \"memenuhi tuntutan Iran\" dan membuka jalan bagi pembicaraan.\n\nLalu lintas di selat telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, menurut data dari perusahaan analitik Kpler. Antara hari Jumat dan Minggu, terjadi 93 penyeberangan. Kpler menyebutkan pencabutan sanksi sebagai \"faktor penting\" yang memungkinkan peningkatan volume lalu lintas, yang masih hanya sebagian kecil dari norma pra-perang yaitu 120 hingga 130 penyeberangan harian.\n\nPenyedia asuransi untuk perusahaan pelayaran adalah pengambil keputusan utama dalam menentukan apakah selat tersebut cukup aman untuk dilintasi awak kapal. Komentar Menteri Energi Chris Wright selama wawancara pada hari Minggu memberikan gambaran sekilas tentang faktor-faktor yang berperan.\n\n“Ada tiga jalur melalui selat tersebut. Ada jalur navigasi tengah yang, sayangnya, telah dipasangi ranjau oleh Iran, jadi jalur itu perlu dibersihkan dari ranjau. Kemudian ada jalur terpisah di utara melalui pulau-pulau Iran yang telah mereka coba paksa kapal untuk melewatinya. Dan kemudian ada jalur selatan yang telah dikawal oleh militer Amerika Serikat selama beberapa minggu,” kata Wright.\n\nNegosiator utama Iran dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan kepada media pemerintah pada hari Selasa bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Iran.\n\nBACA LEBIH LANJUT: https://13wham.com/news/nation-world/...\n_______________\nIkuti terus perkembangan kami di media sosial:\n\n13 WHAM di Facebook:   / 13wham  \n13 WHAM di Twitter:   / 13wham  \n13WHAM di Instagram: https://www.instagram.com/13whamtv/?h...\n13WHAM di TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en\n\nRingkasan Berita Lokal Harian 13 WHAM:    • 13WHAM Local News Digest  \n\nUntuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://13wham.com/\n\nPunya berita? Punya informasi? Kirim langsung ke kami:\n\nEmail kami: news\nHubungi Ruang Berita: (585) 334-8700\n\nWHAM adalah stasiun yang berbasis di New York dan afiliasi ABC Television yang dimiliki dan dioperasikan oleh Deerfield Media, Inc. dan menerima layanan tertentu dari afiliasi Sinclair Broadcast Group. Sinclair Broadcast Group, Inc. adalah salah satu perusahaan penyiaran televisi terbesar dan paling beragam di negara ini saat ini.\n\n#13WHAM #Berita #Rochester #NewYork", "post_id": "DwY8shQ24lI"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "@yonhapnewstv23", "x": 527.9099906630729, "y": 958.9811522067513, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "BAfp-B6Pj0c", "id": "@yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Iran Tetap Terapkan 'Tol Hormuz'... AS: \"Tidak Bisa Diterima\" / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nMeskipun Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang dan sepakat untuk berupaya membuka kembali Selat Hormuz ke kondisi sebelum perang, ketegangan terkait masalah pungutan tol tetap ada.\n\nIran telah mengajukan kebijakan untuk memungut tol bersama dengan Oman, tetapi Amerika Serikat sangat menentang hal ini.\n\nLaporan oleh Kim Ye-rin.\n\n[Reporter]\n\nMenteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang sedang melakukan kunjungan ke negara-negara Teluk, menekankan bahwa Selat Hormuz adalah jalur air internasional.\n\nIa dengan jelas menyatakan penentangannya terhadap upaya Iran untuk memberlakukan pungutan tol.\n\n[Marco Rubio / Menteri Luar Negeri AS (waktu setempat, 23)] \"Selat Hormuz adalah jalur air internasional. Tidak ada negara yang dapat memberlakukan pungutan tol atau biaya. Itu adalah hukum internasional yang berlaku.\"\n\nIa juga menekankan bahwa semua negara Teluk memiliki posisi yang sama dengan Amerika Serikat.\n\nNamun, Iran sudah menunjukkan tanda-tanda akan memberlakukan tarif.\n\nSegera setelah pembicaraan tingkat tinggi, Iran dan Oman mengeluarkan pernyataan bersama yang mengumumkan bahwa mereka akan meninjau biaya layanan transit untuk Selat Hormuz.\n\nHal ini ditafsirkan sebagai langkah untuk memulai diskusi tingkat kerja skala penuh yang bertujuan untuk bersama-sama membangun sistem pengelolaan untuk selat tersebut.\n\nMeskipun ada kesepakatan untuk membuka Hormuz berdasarkan nota kesepahaman sebelumnya, Iran tampaknya tetap mempertahankan kebijakan kontrolnya.\n\nKantor Berita Fars Iran melaporkan bahwa Angkatan Laut Garda Revolusi membatasi jumlah kapal yang melewati selat setiap hari. Ada juga pengamatan bahwa setelah periode 60 hari yang ditentukan dalam nota kesepahaman berakhir, Iran akan mengklaim kendali atas selat tersebut dengan memungut biaya transit dengan berbagai dalih.\n\nDi tengah situasi ini, Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah meluncurkan operasi penyelamatan skala besar untuk memindahkan sekitar 10.000 kapal dan awak kapal yang terdampar di Teluk.\n\n[Stephane Dujarric / Juru Bicara PBB (waktu setempat, tanggal 23)] \"Operasi ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam mengurangi dampak krisis kemanusiaan terhadap ribuan pelaut yang telah mengalami ketidakpastian selama berbulan-bulan.\" Harga minyak internasional terus menurun seiring munculnya tanda-tanda pemulihan lalu lintas di tengah ketegangan di sekitar selat tersebut.\n\nIni adalah Kim Ye-rin dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Ahn Yun-seon]\n\n#AS #Iran #Hormuz #Oman #Tol #Marco_Rubio\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal mula berita Korea, Yonhap News TV / Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "BAfp-B6Pj0c"}}, {"key": "docu", "attributes": {"label": "docu", "x": 841.6470782889471, "y": 429.1977176622711, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.3954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BAfp-B6Pj0c", "id": "docu", "source": "youtube-000001", "content": "Iran Tetap Terapkan 'Tol Hormuz'... AS: \"Tidak Bisa Diterima\" / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nMeskipun Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang dan sepakat untuk berupaya membuka kembali Selat Hormuz ke kondisi sebelum perang, ketegangan terkait masalah pungutan tol tetap ada.\n\nIran telah mengajukan kebijakan untuk memungut tol bersama dengan Oman, tetapi Amerika Serikat sangat menentang hal ini.\n\nLaporan oleh Kim Ye-rin.\n\n[Reporter]\n\nMenteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang sedang melakukan kunjungan ke negara-negara Teluk, menekankan bahwa Selat Hormuz adalah jalur air internasional.\n\nIa dengan jelas menyatakan penentangannya terhadap upaya Iran untuk memberlakukan pungutan tol.\n\n[Marco Rubio / Menteri Luar Negeri AS (waktu setempat, 23)] \"Selat Hormuz adalah jalur air internasional. Tidak ada negara yang dapat memberlakukan pungutan tol atau biaya. Itu adalah hukum internasional yang berlaku.\"\n\nIa juga menekankan bahwa semua negara Teluk memiliki posisi yang sama dengan Amerika Serikat.\n\nNamun, Iran sudah menunjukkan tanda-tanda akan memberlakukan tarif.\n\nSegera setelah pembicaraan tingkat tinggi, Iran dan Oman mengeluarkan pernyataan bersama yang mengumumkan bahwa mereka akan meninjau biaya layanan transit untuk Selat Hormuz.\n\nHal ini ditafsirkan sebagai langkah untuk memulai diskusi tingkat kerja skala penuh yang bertujuan untuk bersama-sama membangun sistem pengelolaan untuk selat tersebut.\n\nMeskipun ada kesepakatan untuk membuka Hormuz berdasarkan nota kesepahaman sebelumnya, Iran tampaknya tetap mempertahankan kebijakan kontrolnya.\n\nKantor Berita Fars Iran melaporkan bahwa Angkatan Laut Garda Revolusi membatasi jumlah kapal yang melewati selat setiap hari. Ada juga pengamatan bahwa setelah periode 60 hari yang ditentukan dalam nota kesepahaman berakhir, Iran akan mengklaim kendali atas selat tersebut dengan memungut biaya transit dengan berbagai dalih.\n\nDi tengah situasi ini, Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah meluncurkan operasi penyelamatan skala besar untuk memindahkan sekitar 10.000 kapal dan awak kapal yang terdampar di Teluk.\n\n[Stephane Dujarric / Juru Bicara PBB (waktu setempat, tanggal 23)] \"Operasi ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam mengurangi dampak krisis kemanusiaan terhadap ribuan pelaut yang telah mengalami ketidakpastian selama berbulan-bulan.\" Harga minyak internasional terus menurun seiring munculnya tanda-tanda pemulihan lalu lintas di tengah ketegangan di sekitar selat tersebut.\n\nIni adalah Kim Ye-rin dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Ahn Yun-seon]\n\n#AS #Iran #Hormuz #Oman #Tol #Marco_Rubio\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal mula berita Korea, Yonhap News TV / Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "BAfp-B6Pj0c"}}, {"key": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "yonhapnewstv23", "x": 992.9422294402341, "y": 490.0530520270244, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.3954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BAfp-B6Pj0c", "id": "yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Iran Tetap Terapkan 'Tol Hormuz'... AS: \"Tidak Bisa Diterima\" / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nMeskipun Amerika Serikat dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang dan sepakat untuk berupaya membuka kembali Selat Hormuz ke kondisi sebelum perang, ketegangan terkait masalah pungutan tol tetap ada.\n\nIran telah mengajukan kebijakan untuk memungut tol bersama dengan Oman, tetapi Amerika Serikat sangat menentang hal ini.\n\nLaporan oleh Kim Ye-rin.\n\n[Reporter]\n\nMenteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang sedang melakukan kunjungan ke negara-negara Teluk, menekankan bahwa Selat Hormuz adalah jalur air internasional.\n\nIa dengan jelas menyatakan penentangannya terhadap upaya Iran untuk memberlakukan pungutan tol.\n\n[Marco Rubio / Menteri Luar Negeri AS (waktu setempat, 23)] \"Selat Hormuz adalah jalur air internasional. Tidak ada negara yang dapat memberlakukan pungutan tol atau biaya. Itu adalah hukum internasional yang berlaku.\"\n\nIa juga menekankan bahwa semua negara Teluk memiliki posisi yang sama dengan Amerika Serikat.\n\nNamun, Iran sudah menunjukkan tanda-tanda akan memberlakukan tarif.\n\nSegera setelah pembicaraan tingkat tinggi, Iran dan Oman mengeluarkan pernyataan bersama yang mengumumkan bahwa mereka akan meninjau biaya layanan transit untuk Selat Hormuz.\n\nHal ini ditafsirkan sebagai langkah untuk memulai diskusi tingkat kerja skala penuh yang bertujuan untuk bersama-sama membangun sistem pengelolaan untuk selat tersebut.\n\nMeskipun ada kesepakatan untuk membuka Hormuz berdasarkan nota kesepahaman sebelumnya, Iran tampaknya tetap mempertahankan kebijakan kontrolnya.\n\nKantor Berita Fars Iran melaporkan bahwa Angkatan Laut Garda Revolusi membatasi jumlah kapal yang melewati selat setiap hari. Ada juga pengamatan bahwa setelah periode 60 hari yang ditentukan dalam nota kesepahaman berakhir, Iran akan mengklaim kendali atas selat tersebut dengan memungut biaya transit dengan berbagai dalih.\n\nDi tengah situasi ini, Organisasi Maritim Internasional (IMO) telah meluncurkan operasi penyelamatan skala besar untuk memindahkan sekitar 10.000 kapal dan awak kapal yang terdampar di Teluk.\n\n[Stephane Dujarric / Juru Bicara PBB (waktu setempat, tanggal 23)] \"Operasi ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam mengurangi dampak krisis kemanusiaan terhadap ribuan pelaut yang telah mengalami ketidakpastian selama berbulan-bulan.\" Harga minyak internasional terus menurun seiring munculnya tanda-tanda pemulihan lalu lintas di tengah ketegangan di sekitar selat tersebut.\n\nIni adalah Kim Ye-rin dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Ahn Yun-seon]\n\n#AS #Iran #Hormuz #Oman #Tol #Marco_Rubio\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal mula berita Korea, Yonhap News TV / Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "BAfp-B6Pj0c"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "attributes": {"label": "@ProfGMarkets", "x": 379.0433913523817, "y": 738.6842573530746, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "@ProfGMarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "profgmarkets", "attributes": {"label": "profgmarkets", "x": 209.4604226495037, "y": 210.79946877609234, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.3954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "profgmarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "edwardelson", "attributes": {"label": "edwardelson", "x": 571.7255141957343, "y": 301.7733784390634, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.3954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "edwardelson", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "@kuneatif_id", "attributes": {"label": "@kuneatif_id", "x": 577.1814201752758, "y": 101.05239112969467, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.9266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CqJHmEbu0PA", "id": "@kuneatif_id", "source": "youtube-000001", "content": "KUNEATIF ID - WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE, WFH WFA ( VERSI ORIGINAL )\n\nKUNEATIF ID – WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE (WFH WFA)\n\nLagu ini menggambarkan perubahan cara kerja di era modern ketika teknologi memungkinkan kita tetap produktif tanpa harus selalu berada di kantor.\n\nDi tengah kondisi global yang tidak selalu stabil—mulai dari naiknya harga energi hingga dinamika geopolitik dunia—bangsa Indonesia terus mencari cara agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan efisiensi energi dan mobilitas.\n\nMelalui konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), pekerjaan tetap berjalan, ide tetap lahir, dan produktivitas tetap terjaga.\nVideo ini mengambil latar visual Kota Bekasi, wilayah yang dikenal dengan suasana hijau, gedung gedung tinggi, whoosh, LRT, udara sejuk, berbagai macam wista kuliner dan destinasi hiburan serta menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota yang dinamis.\n\nPesan utama lagu ini adalah:\n✨ Perubahan bukan hambatan, tetapi kesempatan untuk menemukan cara kerja yang lebih adaptif dan efisien.\nTeknologi memungkinkan kita tetap terhubung dari mana saja — dari rumah, dari desa, dari kota, bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.\nSelama ada semangat berkarya, bangsa ini akan terus melaju.\n\nINFORMASI LAGU\nJudul : Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)\nArtis : Kuneatif ID / Barli P. Irawan\nPencipta : Barli P. Irawan\nGenre : Pop Motivational / Modern Pop\nJenis : Original Song\n ===========================\nLIRIK \n\nYeah…\nDunia berubah cepat, strategi harus tepat\nDari layar laptop kita tetap bergerak\nDari smartphone kita tetap berderak\n\nHarga minyak naik, dunia mulai goyah\nSelat Hormuz panas, pasar mulai resah\nDi timur tengah konflik makin membara\nIran dan Amerika saling jaga di udara\nNamun bangsa ini tetap aman siaga\n\nRapat panjang di meja negara\nMencari cara menjaga bangsa\nMobilitas dikurangi perlahan\nTanpa menghentikan roda pekerjaan\n\n[Instrumental]\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nBukan berhenti, ini cara bertahan\nMengubah langkah di tengah tekanan\nTeknologi jadi jalan baru\nAgar negeri tetap melaju\nMenjadikan bangsa semakin maju\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nMeski kerja lewat layar\nDari ruang kecil ide tetap menggelegar\nInternet jadi jalan penghubung\nDari desa sampai kota terhubung\nDari rumah sampai ke dalam gedung\n\nPemerintah ingin kita harus siap\nZaman berubah harus sigap\nTetap produktif dalam berkarya\nWalau ruang kerja berbeda\nProduktivitas tetap terjaga\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nAdaptif dengan dunia digital\nLangkah baru yang rasional\nEfisien menjaga energi\nAgar masa depan terus berdiri\n\nKebijakan ini terasa tepat\nUntuk negeri yang terus melesat\nDi tengah dunia yang tak menentu\nBangsa ini memilih jalan maju\n\nYa Tuhan lindungi negeri ini\nDalam damai dan berkah abadi\nBerikanlah keselamatan bagi kami\nUntuk bangsa yang indah berseri\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\n[Instrumental]\n[Final Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi mimpi tetap besar\nTak perlu macet di jalan berdebu\nEfisien energi untuk masa depan baru.\n\n===========================\n\nDISCLAIMER\n🎼 Lagu “Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)” adalah karya original dari Kuneatif ID.\nLagu ini boleh digunakan secara bebas untuk:\n• Cover lagu\n• Konten video\n• Background musik\n• Proyek kreatif lainnya\nDengan syarat mencantumkan kredit berikut:\nMusic : Kuneatif ID – Work From Home, Work From Anywhere\nCiptaan : Barli Prima Irawan\nDengan mencantumkan kredit, kamu ikut membantu karya ini dikenal lebih luas. 🙏\n\nDUKUNG KUNEATIF ID / Fast Request Lagu\nJika kamu menyukai karya ini, dukung Kuneatif ID agar terus berkarya.\nSaweria\nhttps://saweria.co/Tuju9⁠\nKo-fi\nhttps://ko-fi.com/kunbar⁠\nPayPal\nhttps://www.paypal.com/paypalme/barli11⁠\nSubscribe Channel\n   / ⁠  \nLike 👍 Comment 💬 Share 🔁 juga sangat membantu perkembangan channel ini.\n\n#kuneatifid\n#wfh\n#wfa\n#workfromhome\n#workfromanywhere\n#lagumotivasi\n#laguoriginal\n#musikindonesia\n#bekasi\n#kotabekasi\n#kota_bekasi\n#bekasiviral\n#bekasikeren \n#explorebekasi\n#bekasiupdate\n#bekasiindonesia", "post_id": "CqJHmEbu0PA"}}, {"key": "kuneatifid", "attributes": {"label": "kuneatifid", "x": 24.939062458885218, "y": 904.6949365898482, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CqJHmEbu0PA", "id": "kuneatifid", "source": "youtube-000001", "content": "KUNEATIF ID - WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE, WFH WFA ( VERSI ORIGINAL )\n\nKUNEATIF ID – WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE (WFH WFA)\n\nLagu ini menggambarkan perubahan cara kerja di era modern ketika teknologi memungkinkan kita tetap produktif tanpa harus selalu berada di kantor.\n\nDi tengah kondisi global yang tidak selalu stabil—mulai dari naiknya harga energi hingga dinamika geopolitik dunia—bangsa Indonesia terus mencari cara agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan efisiensi energi dan mobilitas.\n\nMelalui konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), pekerjaan tetap berjalan, ide tetap lahir, dan produktivitas tetap terjaga.\nVideo ini mengambil latar visual Kota Bekasi, wilayah yang dikenal dengan suasana hijau, gedung gedung tinggi, whoosh, LRT, udara sejuk, berbagai macam wista kuliner dan destinasi hiburan serta menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota yang dinamis.\n\nPesan utama lagu ini adalah:\n✨ Perubahan bukan hambatan, tetapi kesempatan untuk menemukan cara kerja yang lebih adaptif dan efisien.\nTeknologi memungkinkan kita tetap terhubung dari mana saja — dari rumah, dari desa, dari kota, bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.\nSelama ada semangat berkarya, bangsa ini akan terus melaju.\n\nINFORMASI LAGU\nJudul : Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)\nArtis : Kuneatif ID / Barli P. Irawan\nPencipta : Barli P. Irawan\nGenre : Pop Motivational / Modern Pop\nJenis : Original Song\n ===========================\nLIRIK \n\nYeah…\nDunia berubah cepat, strategi harus tepat\nDari layar laptop kita tetap bergerak\nDari smartphone kita tetap berderak\n\nHarga minyak naik, dunia mulai goyah\nSelat Hormuz panas, pasar mulai resah\nDi timur tengah konflik makin membara\nIran dan Amerika saling jaga di udara\nNamun bangsa ini tetap aman siaga\n\nRapat panjang di meja negara\nMencari cara menjaga bangsa\nMobilitas dikurangi perlahan\nTanpa menghentikan roda pekerjaan\n\n[Instrumental]\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nBukan berhenti, ini cara bertahan\nMengubah langkah di tengah tekanan\nTeknologi jadi jalan baru\nAgar negeri tetap melaju\nMenjadikan bangsa semakin maju\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nMeski kerja lewat layar\nDari ruang kecil ide tetap menggelegar\nInternet jadi jalan penghubung\nDari desa sampai kota terhubung\nDari rumah sampai ke dalam gedung\n\nPemerintah ingin kita harus siap\nZaman berubah harus sigap\nTetap produktif dalam berkarya\nWalau ruang kerja berbeda\nProduktivitas tetap terjaga\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nAdaptif dengan dunia digital\nLangkah baru yang rasional\nEfisien menjaga energi\nAgar masa depan terus berdiri\n\nKebijakan ini terasa tepat\nUntuk negeri yang terus melesat\nDi tengah dunia yang tak menentu\nBangsa ini memilih jalan maju\n\nYa Tuhan lindungi negeri ini\nDalam damai dan berkah abadi\nBerikanlah keselamatan bagi kami\nUntuk bangsa yang indah berseri\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\n[Instrumental]\n[Final Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi mimpi tetap besar\nTak perlu macet di jalan berdebu\nEfisien energi untuk masa depan baru.\n\n===========================\n\nDISCLAIMER\n🎼 Lagu “Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)” adalah karya original dari Kuneatif ID.\nLagu ini boleh digunakan secara bebas untuk:\n• Cover lagu\n• Konten video\n• Background musik\n• Proyek kreatif lainnya\nDengan syarat mencantumkan kredit berikut:\nMusic : Kuneatif ID – Work From Home, Work From Anywhere\nCiptaan : Barli Prima Irawan\nDengan mencantumkan kredit, kamu ikut membantu karya ini dikenal lebih luas. 🙏\n\nDUKUNG KUNEATIF ID / Fast Request Lagu\nJika kamu menyukai karya ini, dukung Kuneatif ID agar terus berkarya.\nSaweria\nhttps://saweria.co/Tuju9⁠\nKo-fi\nhttps://ko-fi.com/kunbar⁠\nPayPal\nhttps://www.paypal.com/paypalme/barli11⁠\nSubscribe Channel\n   / ⁠  \nLike 👍 Comment 💬 Share 🔁 juga sangat membantu perkembangan channel ini.\n\n#kuneatifid\n#wfh\n#wfa\n#workfromhome\n#workfromanywhere\n#lagumotivasi\n#laguoriginal\n#musikindonesia\n#bekasi\n#kotabekasi\n#kota_bekasi\n#bekasiviral\n#bekasikeren \n#explorebekasi\n#bekasiupdate\n#bekasiindonesia", "post_id": "CqJHmEbu0PA"}}], "edges": [{"key": "banjar_ojan", "source": "banjar_ojan", "target": "infoahlulbait", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "banjar_ojan", "source": "banjar_ojan", "target": "infoahlulbait", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "JaeKodok", "source": "JaeKodok", "target": "dancersejati07", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "JaeKodok", "source": "JaeKodok", "target": "dancersejati07", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "tsetiady", "source": "tsetiady", "target": "HangJelabat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "joe_andaresta", "source": "joe_andaresta", "target": "GLATRA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DRMNewsInternational", "source": "@DRMNewsInternational", "target": "DRMNewsInternati...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bncphl", "source": "@bncphl", "target": "bncphl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@13WHAMTVNews", "source": "@13WHAMTVNews", "target": "13wham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "docu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "source": "@ProfGMarkets", "target": "profgmarkets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "source": "@ProfGMarkets", "target": "edwardelson", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kuneatif_id", "source": "@kuneatif_id", "target": "kuneatifid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}