{"nodes": [{"key": "newsabangsa", "attributes": {"label": "newsabangsa", "x": 972.962216042004, "y": 412.0159277087216, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 23.8465, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2069268430897959218", "id": "newsabangsa", "source": "retweet-000002", "content": "Tekanan terhadap rupiah dipicu sejumlah sentimen eksternal, mulai dari penguatan dolar AS, dinamika geopolitik global, hin…", "post_id": "2069268430897959218"}}, {"key": "satunusa185593", "attributes": {"label": "satunusa185593", "x": 625.272128658539, "y": 548.4081789228399, "size": 3.02, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.1894, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2069307484343521643", "id": "satunusa185593", "source": "retweet-000002", "content": "- Harga Minyak Global: Brent turun ke USD 77–80/barel, WTI USD 73–77/barel → inflasi energi global mereda, pasar saham risk…", "post_id": "2069307484343521643"}}, {"key": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "Rahadi0816", "x": 23.414291499315397, "y": 491.98358635004513, "size": 3.04, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 28.5117, "eigenvector": 0.4361, "in_degree": 16, "out_degree": 4, "degree": 20}, "_id": "2069307484343521643", "id": "Rahadi0816", "source": "retweet-000002", "content": "- Harga Minyak Global: Brent turun ke USD 77–80/barel, WTI USD 73–77/barel → inflasi energi global mereda, pasar saham risk…", "post_id": "2069307484343521643"}}, {"key": "strike653811", "attributes": {"label": "strike653811", "x": 425.7605807399173, "y": 935.9713576866483, "size": 3.02, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.1894, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2069303417617719600", "id": "strike653811", "source": "retweet-000002", "content": "- Harga Minyak Global: Brent turun ke USD 77–80/barel, WTI USD 73–77/barel → inflasi energi global mereda, pasar saham risk…", "post_id": "2069303417617719600"}}, {"key": "Rahadi240987455", "attributes": {"label": "Rahadi240987455", "x": 867.7115972461836, "y": 635.396543376131, "size": 3.02, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.1894, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2069305400831496648", "id": "Rahadi240987455", "source": "retweet-000002", "content": "- Harga Minyak Global: Brent turun ke USD 77–80/barel, WTI USD 73–77/barel → inflasi energi global mereda, pasar saham risk…", "post_id": "2069305400831496648"}}, {"key": "buzuzima0", "attributes": {"label": "buzuzima0", "x": 52.263258252813195, "y": 704.9693805230437, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069337342335443381", "id": "buzuzima0", "source": "tweet-000004", "content": "Gue ngerti banget kenapa lo kesel. Negara punya SDA melimpah tapi APBN 82% ditopang pajak rakyat, uang hasil tambang minyak kemana sih?", "post_id": "2069337342335443381"}}, {"key": "_riverheaven", "attributes": {"label": "_riverheaven", "x": 45.67596018635855, "y": 146.5367097703839, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069337342335443381", "id": "_riverheaven", "source": "tweet-000004", "content": "Gue ngerti banget kenapa lo kesel. Negara punya SDA melimpah tapi APBN 82% ditopang pajak rakyat, uang hasil tambang minyak kemana sih?", "post_id": "2069337342335443381"}}, {"key": "SabaruddinSel", "attributes": {"label": "SabaruddinSel", "x": 406.76185961012624, "y": 932.0602192451756, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069262385282707633", "id": "SabaruddinSel", "source": "tweet-000004", "content": "Maksudnya kenaikan harga minyak diseluruh dunia adalah disebabkan oleh Madani? Mendunia betul.\n\nHarga barang naik era kera 33 bulan, pandai pula kata \"Jangan salahkan kerajaan...inflasi dunia naik", "post_id": "2069262385282707633"}}, {"key": "Mxllan", "attributes": {"label": "Mxllan", "x": 612.881430574896, "y": 18.103740123263545, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069262385282707633", "id": "Mxllan", "source": "tweet-000004", "content": "Maksudnya kenaikan harga minyak diseluruh dunia adalah disebabkan oleh Madani? Mendunia betul.\n\nHarga barang naik era kera 33 bulan, pandai pula kata \"Jangan salahkan kerajaan...inflasi dunia naik", "post_id": "2069262385282707633"}}, {"key": "ahmadfaisal86", "attributes": {"label": "ahmadfaisal86", "x": 840.1295447428323, "y": 245.89720174555828, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2069369702363906346", "id": "ahmadfaisal86", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoh. Emang rupiah melemah disengaja pemerintah utk menindas rakyat? 🤣\n\nKalau pajak naik dianggap menisdas iya. Tp mana buktinya pemerintah Prabowo menaikan pajak? 🤣\n\nSembako naik krn hrg dr petani yg naik, Petani senang \n\npertamax naik utk org kaya krn Minyak dunia yg naik", "post_id": "2069369702363906346"}}, {"key": "8_FERRY_8", "attributes": {"label": "8_FERRY_8", "x": 459.95522838861825, "y": 359.8238026158351, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.6255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069369702363906346", "id": "8_FERRY_8", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoh. Emang rupiah melemah disengaja pemerintah utk menindas rakyat? 🤣\n\nKalau pajak naik dianggap menisdas iya. Tp mana buktinya pemerintah Prabowo menaikan pajak? 🤣\n\nSembako naik krn hrg dr petani yg naik, Petani senang \n\npertamax naik utk org kaya krn Minyak dunia yg naik", "post_id": "2069369702363906346"}}, {"key": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "BANGSAygSUJUD", "x": 161.31834851289582, "y": 806.5203911580498, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.6255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069369702363906346", "id": "BANGSAygSUJUD", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoh. Emang rupiah melemah disengaja pemerintah utk menindas rakyat? 🤣\n\nKalau pajak naik dianggap menisdas iya. Tp mana buktinya pemerintah Prabowo menaikan pajak? 🤣\n\nSembako naik krn hrg dr petani yg naik, Petani senang \n\npertamax naik utk org kaya krn Minyak dunia yg naik", "post_id": "2069369702363906346"}}, {"key": "Kaum__Jelata", "attributes": {"label": "Kaum__Jelata", "x": 829.5709662948997, "y": 428.2868085616248, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.6255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069369702363906346", "id": "Kaum__Jelata", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoh. Emang rupiah melemah disengaja pemerintah utk menindas rakyat? 🤣\n\nKalau pajak naik dianggap menisdas iya. Tp mana buktinya pemerintah Prabowo menaikan pajak? 🤣\n\nSembako naik krn hrg dr petani yg naik, Petani senang \n\npertamax naik utk org kaya krn Minyak dunia yg naik", "post_id": "2069369702363906346"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 256.7357373478203, "y": 10.48378357874391, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.6255, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069369702363906346", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoh. Emang rupiah melemah disengaja pemerintah utk menindas rakyat? 🤣\n\nKalau pajak naik dianggap menisdas iya. Tp mana buktinya pemerintah Prabowo menaikan pajak? 🤣\n\nSembako naik krn hrg dr petani yg naik, Petani senang \n\npertamax naik utk org kaya krn Minyak dunia yg naik", "post_id": "2069369702363906346"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 40.86865917018145, "y": 105.26499910938148, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 91.4108, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3925518440455198556_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin (22/6/2026), setelah sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari sepekan pada sesi sebelumnya.\n\nKenaikan ini terjadi ketika kemajuan dalam perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menekan harga minyak serta meredakan sebagian kekhawatiran terhadap inflasi.\n\nHarga emas spot naik 0,87 persen menjadi USD4.191,69 per troy ons. Pada Jumat lalu, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 11 Juni.\n\n\"Pergerakan harga energi akan tetap menjadi faktor utama pendorong logam mulia dalam jangka pendek,\" ujar Analis Saxo Bank Ole Hansen, dikutip Reuters.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-emas-menguat-harapan-damai-as-iran-tekan-harga-minyak\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emas #hargaemas", "post_id": "3925518440455198556_3310659452"}}, {"key": "19585064872", "attributes": {"label": "19585064872", "x": 694.8919876881997, "y": 959.5464983931653, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "19585064872", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "visualiterasi", "attributes": {"label": "visualiterasi", "x": 806.5113592101785, "y": 625.5770109190412, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "visualiterasi", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "trenasiaid", "attributes": {"label": "trenasiaid", "x": 518.4198247836443, "y": 753.8404481179402, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "trenasiaid", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "yzfrider.id", "x": 148.45816947063418, "y": 260.7930298076104, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "yzfrider.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "bangsaonline", "attributes": {"label": "bangsaonline", "x": 878.7270434409409, "y": 494.7608357238852, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 91.4108, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "1012469132100822_1611372257660176", "id": "bangsaonline", "source": "facebook-000001", "content": "Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Melihat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Jombang, Jumat (19/6/2026), untuk mendesak pemerintah daerah dan DPRD memitigasi dampak pelemahan rupiah serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap masyarakat.\n\nAksi tersebut merupakan respons atas kekhawatiran mahasiswa terhadap kondisi ekonomi yang dinilai semakin menekan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nMassa aksi yang memadati halaman gedung dewan berasal dari gabungan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jombang dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Darul Ulum (Undar).\n\nKetua DPC GMNI Jombang, Daffa Raihananta, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai semakin berat akibat berbagai tekanan ekonomi.\n\nIa meminta DPRD Jombang segera melakukan pemetaan dan audit terhadap tingkat kerentanan ekonomi masyarakat sebagai langkah awal untuk merumuskan kebijakan yang tepat.\n\n\"Kami menuntut DPRD Kabupaten Jombang segera mengaudit kerentanan ekonomi di masyarakat. Efek isu global seperti pelemahan rupiah dan kenaikan harga BBM harus dipetakan dampaknya secara nyata pada kehidupan warga Jombang,\" tutur Daffa di sela-sela aksi.\n\nDaffa juga menyoroti peran DPRD Jombang yang dinilai belum maksimal dalam mengawal berbagai persoalan nasional agar memperoleh tindak lanjut yang jelas hingga ke tingkat pusat.\n\n\"Kami meminta perwakilan dari seluruh fraksi hadir menemui kami. Jika tuntutan dialog ini diabaikan, kami akan mengerahkan massa dalam jumlah yang lebih besar,\" tegasnya.\n\nKekecewaan terhadap respons legislatif juga disampaikan pengurus DPC GMNI Jombang, Ahmad Nuha. Menurutnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret yang ditawarkan wakil rakyat untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.\n\nS...\n\nSupport kami dengan cara Like, Share dan Follow \n\n#bangsaonline #reels #viral", "post_id": "1012469132100822_1611372257660176"}}, {"key": "TribunStyle", "attributes": {"label": "TribunStyle", "x": 502.7373759370145, "y": 107.54569166146943, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "TribunStyle", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "arisaaori.", "attributes": {"label": "arisaaori.", "x": 921.1133475441868, "y": 356.2352059487901, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.5392, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "arisaaori.", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "bemfhubk", "attributes": {"label": "bemfhubk", "x": 473.99324687921927, "y": 512.8754274191006, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.5392, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "bemfhubk", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 104.65488964029046, "y": 1.1991887144967572, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 839.4651042494462, "y": 779.0345468973333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 572.0413279686511, "y": 771.356708832008, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 911.144692215044, "y": 201.66590069308933, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5967, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 936.1064360172411, "y": 665.5826487331007, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5967, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 704.8545398731508, "y": 295.8068946973705, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5967, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "@bncphl", "attributes": {"label": "@bncphl", "x": 716.5872502809061, "y": 798.8027629757855, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Dbi5hXKeooE", "id": "@bncphl", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya ketidakpastian di Selat Hormuz | Michael Ricafort | Follow The Money\n\nEpisode 23 Juni 2026\n\nBergabunglah bersama kami di “Ikuti Perputaran Uang” bersama Robert Tan.\n\nKami akan membahas bagaimana uang bergerak dalam kehidupan sehari-hari, apa yang mendorong pengeluaran, tabungan, dan keputusan di baliknya. Dari harga hingga pilihan praktis, kami membantu Anda memahami kisah keuangan yang memengaruhi Anda, hanya di Bilyonaryo News Channel.\n\nKetegangan global terus menciptakan ketidakpastian di pasar, dengan konflik AS-Iran yang menimbulkan pertanyaan tentang harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.\n\nBagi negara seperti Filipina, di mana guncangan eksternal dapat dengan cepat memengaruhi rumah tangga dan bisnis, memahami risiko tidak pernah sepenting ini.\n\nBergabung bersama kami adalah Michael Ricafort, Kepala Ekonom Rizal Commercial Banking Corporation (RCBC), yang akan membahas dampak ekonomi dari konflik geopolitik, masa depan pertumbuhan Filipina, dan tantangan yang dihadapi perekonomian.\n\nSaksikan diskusi mendalam tentang bagaimana peristiwa global membentuk uang yang kita belanjakan, tabung, dan investasikan.\n\n🕥 10:00 pagi, Senin - Jumat\n📺 Free TV Ch. 31, Cignal Ch. 24, Samsung TV Plus, TCL Smart TV, Blast TV, AmasianTV\n📱 Cignal Play, BNC YouTube dan Facebook\n\nKunjungi situs web kami: https://bnc.ph\n\nLihat akun media sosial resmi kami:\n  / bncphl  \n  / bncdotph  \n  / bnc.ph  \n  / bnc.ph  \n   /   \n#bilyonaryonewschannel #bnc #followthemoney #latestnews\n\nPeringatan: Penggunaan video BNC tanpa izin akan mengakibatkan tindakan hukum hingga batas maksimal yang diizinkan oleh hukum.", "post_id": "Dbi5hXKeooE"}}, {"key": "bncphl", "attributes": {"label": "bncphl", "x": 454.31605788963117, "y": 51.919527978170564, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Dbi5hXKeooE", "id": "bncphl", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya ketidakpastian di Selat Hormuz | Michael Ricafort | Follow The Money\n\nEpisode 23 Juni 2026\n\nBergabunglah bersama kami di “Ikuti Perputaran Uang” bersama Robert Tan.\n\nKami akan membahas bagaimana uang bergerak dalam kehidupan sehari-hari, apa yang mendorong pengeluaran, tabungan, dan keputusan di baliknya. Dari harga hingga pilihan praktis, kami membantu Anda memahami kisah keuangan yang memengaruhi Anda, hanya di Bilyonaryo News Channel.\n\nKetegangan global terus menciptakan ketidakpastian di pasar, dengan konflik AS-Iran yang menimbulkan pertanyaan tentang harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.\n\nBagi negara seperti Filipina, di mana guncangan eksternal dapat dengan cepat memengaruhi rumah tangga dan bisnis, memahami risiko tidak pernah sepenting ini.\n\nBergabung bersama kami adalah Michael Ricafort, Kepala Ekonom Rizal Commercial Banking Corporation (RCBC), yang akan membahas dampak ekonomi dari konflik geopolitik, masa depan pertumbuhan Filipina, dan tantangan yang dihadapi perekonomian.\n\nSaksikan diskusi mendalam tentang bagaimana peristiwa global membentuk uang yang kita belanjakan, tabung, dan investasikan.\n\n🕥 10:00 pagi, Senin - Jumat\n📺 Free TV Ch. 31, Cignal Ch. 24, Samsung TV Plus, TCL Smart TV, Blast TV, AmasianTV\n📱 Cignal Play, BNC YouTube dan Facebook\n\nKunjungi situs web kami: https://bnc.ph\n\nLihat akun media sosial resmi kami:\n  / bncphl  \n  / bncdotph  \n  / bnc.ph  \n  / bnc.ph  \n   /   \n#bilyonaryonewschannel #bnc #followthemoney #latestnews\n\nPeringatan: Penggunaan video BNC tanpa izin akan mengakibatkan tindakan hukum hingga batas maksimal yang diizinkan oleh hukum.", "post_id": "Dbi5hXKeooE"}}, {"key": "@TheJuliaLaRocheShow", "attributes": {"label": "@TheJuliaLaRocheShow", "x": 741.0387405052834, "y": 749.5670537677161, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "zOJkUGgSOkM", "id": "@TheJuliaLaRocheShow", "source": "youtube-000001", "content": "Peter Schiff: Akhir Permainan Telah Tiba, Gelembung Akan Pecah, Bunga $2 Triliun Tahun Depan\n\nPeter Schiff memperingatkan bahwa gelembung ekonomi akan pecah karena kripto memimpin penurunan, sementara pasar obligasi menghadapi penurunan lebih lanjut dengan imbal hasil obligasi 10 tahun berpotensi menembus angka 5%. Ia menekankan bahwa inflasi adalah pilihan—semua ketua Fed memilihnya, dan Warsh pun akan melakukannya meskipun ada retorika keras, karena alternatifnya secara politis tidak dapat diterima. Ia mengungkapkan defisit Mei melonjak 30% sementara biaya bunga melonjak 44%, dengan pembayaran bunga tahunan sekarang mencapai $1,6 triliun dan akan mencapai $2 triliun pada tahun depan. Schiff mengidentifikasi Jepang sebagai pertanda buruk dengan rasio utang terhadap PDB 250%, imbal hasil naik di atas 4%, dan yen anjlok di bawah 160 dengan potensi penurunan 30-50% lagi. Tesis akhirnya: dolar AS kehilangan status mata uang cadangan, aset AS mengalami penurunan harga, dan ia memposisikan diri untuk \"memiliki semua kendali\" pada garis akhir. Penurunan harga emas dari $5.600 menjadi $4.200 adalah langkah \"beli rumor, jual fakta\", sementara perak di $65 menuju $200 dan Bitcoin di $64.000 sebaiknya dijual. Pertumbuhan PDB adalah ilusi yang diciptakan oleh deflator yang salah yang meremehkan inflasi; ekonomi sebenarnya tidak berkembang, hanya menjadi lebih mahal, dan depresi stagflasi terkunci.\n\nTerima kasih kepada sponsor kami:\nKalshi - unduh aplikasi Kalshi dan gunakan kode JULIA untuk mendapatkan $10 saat Anda melakukan trading $10. kalshi.com/julia\nLogam Moneter - pelajari lebih lanjut di https://www.monetary-metals.com/julia/\n\nTautan:\nhttps://x.com/PeterSchiff\n   /   \n\nCap waktu:\n0:00 Pendahuluan dan selamat datang kembali Peter\n00:50 Gelembung mulai mengempis\n1:16 Pasar terlalu lengah terhadap risiko inflasi\n1:45 Warsh punya masalah - Naik suku bunga atau tidak, keduanya buruk\n3:36 Inflasi adalah pilihan - Semua ketua Fed memilihnya\n5:11 Warsh akan memilih inflasi meskipun ada pernyataan keras\n5:24 Pasar obligasi akan runtuh - 10 tahun menjadi 5%, 30 tahun menjadi 5,5-6%\n7:42 Defisit Mei naik 30%, pengeluaran bunga naik 44%\n8:13 Pembayaran bunga $1,6 triliun/tahun, akan menjadi $2 triliun tahun depan\n9:39 Pengeluaran pemerintah naik 50% sejak COVID, pajak dikurangi\n10:57 Inflasi adalah pajak tersembunyi - Pemerintah lebih menyukainya\n11:52 Biaya perang Iran melalui inflasi, bukan pajak langsung\n13:49 Pajak kekayaan - Lereng licin, pada akhirnya akan menghantam kelas menengah\n19:56 Krisis Jepang - Rasio utang terhadap PDB 250%, yen anjlok di bawah 160\n20:29 Imbal hasil obligasi Jepang di 4% untuk jangka waktu 30 tahun, naik dengan cepat\n21:45 Jepang dapat menjual obligasi pemerintah AS senilai $1 triliun\n24:41 Jepang sebagai pertanda krisis AS\n24:54 Menteri Keuangan Paulson mengatakan krisis tak terhindarkan\n27:18 Tanda peringatan emas - Penurunan ke $4.200 dari harga normal $5.600\n29:24 Perak di $65, menuju $200\n32:39 Pasar saham di titik tertinggi tetapi ekonomi lebih buruk daripada Biden\n36:56 Ilusi PDB - Deflator terlalu rendah, hanya harga bukan pertumbuhan\n39:48 Permainan akhir - Dolar tidak akan menjadi mata uang cadangan\n40:40 Bermain untuk permainan akhir, ingin semua chip di akhir\n43:31 Prediksi kontrarian - Suku bunga lebih tinggi, minyak lebih tinggi, emas lebih tinggi\n44:30 Krisis Jepang domino pertama, lalu dolar berikutnya\n45:01 Ringkasan - Stagflasi dan tesis permainan akhir", "post_id": "zOJkUGgSOkM"}}, {"key": "peterschiff", "attributes": {"label": "peterschiff", "x": 305.61525463351836, "y": 880.883337038182, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zOJkUGgSOkM", "id": "peterschiff", "source": "youtube-000001", "content": "Peter Schiff: Akhir Permainan Telah Tiba, Gelembung Akan Pecah, Bunga $2 Triliun Tahun Depan\n\nPeter Schiff memperingatkan bahwa gelembung ekonomi akan pecah karena kripto memimpin penurunan, sementara pasar obligasi menghadapi penurunan lebih lanjut dengan imbal hasil obligasi 10 tahun berpotensi menembus angka 5%. Ia menekankan bahwa inflasi adalah pilihan—semua ketua Fed memilihnya, dan Warsh pun akan melakukannya meskipun ada retorika keras, karena alternatifnya secara politis tidak dapat diterima. Ia mengungkapkan defisit Mei melonjak 30% sementara biaya bunga melonjak 44%, dengan pembayaran bunga tahunan sekarang mencapai $1,6 triliun dan akan mencapai $2 triliun pada tahun depan. Schiff mengidentifikasi Jepang sebagai pertanda buruk dengan rasio utang terhadap PDB 250%, imbal hasil naik di atas 4%, dan yen anjlok di bawah 160 dengan potensi penurunan 30-50% lagi. Tesis akhirnya: dolar AS kehilangan status mata uang cadangan, aset AS mengalami penurunan harga, dan ia memposisikan diri untuk \"memiliki semua kendali\" pada garis akhir. Penurunan harga emas dari $5.600 menjadi $4.200 adalah langkah \"beli rumor, jual fakta\", sementara perak di $65 menuju $200 dan Bitcoin di $64.000 sebaiknya dijual. Pertumbuhan PDB adalah ilusi yang diciptakan oleh deflator yang salah yang meremehkan inflasi; ekonomi sebenarnya tidak berkembang, hanya menjadi lebih mahal, dan depresi stagflasi terkunci.\n\nTerima kasih kepada sponsor kami:\nKalshi - unduh aplikasi Kalshi dan gunakan kode JULIA untuk mendapatkan $10 saat Anda melakukan trading $10. kalshi.com/julia\nLogam Moneter - pelajari lebih lanjut di https://www.monetary-metals.com/julia/\n\nTautan:\nhttps://x.com/PeterSchiff\n   /   \n\nCap waktu:\n0:00 Pendahuluan dan selamat datang kembali Peter\n00:50 Gelembung mulai mengempis\n1:16 Pasar terlalu lengah terhadap risiko inflasi\n1:45 Warsh punya masalah - Naik suku bunga atau tidak, keduanya buruk\n3:36 Inflasi adalah pilihan - Semua ketua Fed memilihnya\n5:11 Warsh akan memilih inflasi meskipun ada pernyataan keras\n5:24 Pasar obligasi akan runtuh - 10 tahun menjadi 5%, 30 tahun menjadi 5,5-6%\n7:42 Defisit Mei naik 30%, pengeluaran bunga naik 44%\n8:13 Pembayaran bunga $1,6 triliun/tahun, akan menjadi $2 triliun tahun depan\n9:39 Pengeluaran pemerintah naik 50% sejak COVID, pajak dikurangi\n10:57 Inflasi adalah pajak tersembunyi - Pemerintah lebih menyukainya\n11:52 Biaya perang Iran melalui inflasi, bukan pajak langsung\n13:49 Pajak kekayaan - Lereng licin, pada akhirnya akan menghantam kelas menengah\n19:56 Krisis Jepang - Rasio utang terhadap PDB 250%, yen anjlok di bawah 160\n20:29 Imbal hasil obligasi Jepang di 4% untuk jangka waktu 30 tahun, naik dengan cepat\n21:45 Jepang dapat menjual obligasi pemerintah AS senilai $1 triliun\n24:41 Jepang sebagai pertanda krisis AS\n24:54 Menteri Keuangan Paulson mengatakan krisis tak terhindarkan\n27:18 Tanda peringatan emas - Penurunan ke $4.200 dari harga normal $5.600\n29:24 Perak di $65, menuju $200\n32:39 Pasar saham di titik tertinggi tetapi ekonomi lebih buruk daripada Biden\n36:56 Ilusi PDB - Deflator terlalu rendah, hanya harga bukan pertumbuhan\n39:48 Permainan akhir - Dolar tidak akan menjadi mata uang cadangan\n40:40 Bermain untuk permainan akhir, ingin semua chip di akhir\n43:31 Prediksi kontrarian - Suku bunga lebih tinggi, minyak lebih tinggi, emas lebih tinggi\n44:30 Krisis Jepang domino pertama, lalu dolar berikutnya\n45:01 Ringkasan - Stagflasi dan tesis permainan akhir", "post_id": "zOJkUGgSOkM"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 127.94119272210114, "y": 724.138488667893, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "40Cq0gXc2gc", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Wells Fargo Ramal Harga Emas Tembus US$6.000! Apakah Dunia Menuju Krisis Ekonomi Baru?\n\n🔥 WELLS FARGO RAMAL HARGA EMAS TEMBUS US$6.000! APAKAH DUNIA MENUJU KRISIS EKONOMI BARU? 🔥\n\n💰 Harga emas diprediksi masih akan terus naik dalam beberapa tahun ke depan! Bahkan salah satu institusi keuangan terbesar dunia, Wells Fargo, memperkirakan harga emas dapat mencapai US$6.000 per ons troi pada tahun 2027.\n\n📈 Apa yang sebenarnya dilihat oleh Wells Fargo?\n\nMengapa mereka begitu optimis terhadap emas ketika banyak investor masih mempertanyakan apakah harga emas sudah terlalu mahal?\n\nDalam video Inner Boost kali ini, kita akan membahas secara mendalam laporan terbaru Wells Fargo yang mengungkap berbagai faktor besar yang diyakini akan mendorong harga emas terus naik dalam beberapa tahun mendatang.\n\n✅ Prediksi harga emas tahun 2026 dan 2027 menurut Wells Fargo\n✅ Alasan harga emas diperkirakan tembus US$6.000 per ons troi\n✅ Dampak inflasi yang masih tinggi terhadap harga emas\n✅ Ancaman defisit fiskal dan utang pemerintah dunia\n✅ Mengapa bank sentral dunia terus memborong emas\n✅ Hubungan geopolitik global dengan kenaikan harga emas\n✅ Peran dolar AS dan tren diversifikasi cadangan devisa\n✅ Potensi de-dollarisasi dan pengaruhnya terhadap pasar emas\n✅ Mengapa Wells Fargo menyebut emas sebagai salah satu investasi dengan keyakinan tertinggi\n✅ Prospek logam industri seperti tembaga di era Artificial Intelligence (AI)\n✅ Dampak revolusi AI terhadap kebutuhan energi dan komoditas dunia\n✅ Analisis ekonomi global yang wajib diketahui investor dan masyarakat umum\n\n🌍 Dunia sedang mengalami perubahan besar.\n\nKetidakpastian geopolitik meningkat.\nInflasi belum benar-benar hilang.\nDefisit anggaran terus membengkak.\nUtang pemerintah semakin besar.\nBank sentral terus menambah cadangan emas.\nSementara investasi AI dan kebutuhan energi global terus melonjak.\n\nApakah semua ini menjadi sinyal bahwa harga emas masih memiliki ruang kenaikan yang besar?\n\nAtaukah justru menjadi tanda bahwa sistem ekonomi global sedang menghadapi tantangan yang jauh lebih serius daripada yang diperkirakan banyak orang?\n\n🎯 Video ini cocok untuk:\n\n✔ Investor emas\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Investor saham\n✔ Investor reksa dana\n✔ Investor kripto\n✔ Pelaku bisnis\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pencinta berita ekonomi dan keuangan\n✔ Siapa saja yang ingin memahami arah ekonomi dunia\n\n📊 Topik yang dibahas dalam video:\n\n🔹 Harga Emas Hari Ini\n🔹 Prediksi Harga Emas 2026\n🔹 Prediksi Harga Emas 2027\n🔹 Wells Fargo Forecast Gold Price\n🔹 Investasi Emas\n🔹 Bank Sentral Borong Emas\n🔹 Inflasi Global\n🔹 Defisit Fiskal\n🔹 Utang Pemerintah\n🔹 Geopolitik Dunia\n🔹 Cadangan Devisa\n🔹 Dolar AS\n🔹 De-Dollarisasi\n🔹 Artificial Intelligence\n🔹 Tembaga dan Komoditas Industri\n🔹 Ekonomi Amerika Serikat\n🔹 Ekonomi Global\n🔹 Safe Haven Asset\n🔹 Strategi Investasi Jangka Panjang\n\n💬 Menurut kalian, apakah harga emas benar-benar bisa mencapai US$6.000 per ons troi pada tahun 2027?\n\nTuliskan pendapat kalian di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE Inner Boost untuk mendapatkan analisis ekonomi, investasi, keuangan global, emas, geopolitik, dan peluang finansial terbaru.\n📢 SHARE video ini agar semakin banyak orang memahami perubahan besar yang sedang terjadi di ekonomi dunia.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #prediksiemas #hargaemasdunia #hargaemasturun #nabungemas #hargaemasantam #hargaemaspegadaian\n#HargaEmas #Emas #InvestasiEmas #PrediksiHargaEmas #WellsFargo #HargaEmasHariIni #HargaEmasNaik #HargaEmas2027 #GoldPrice #Gold #Investasi #EkonomiGlobal #Inflasi #UtangPemerintah #DefisitFiskal #BankSentral #ekonomidunia #prediksiekonomidunia #CadanganDevisa #DolarAS #Geopolitik #SafeHaven #ArtificialIntelligence #AI #Tembaga #Komoditas #Keuangan #FinancialFreedom #InnerBoost #BeritaEkonomi #AnalisisEkonomi\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "40Cq0gXc2gc"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 862.2415749968824, "y": 599.3200898983541, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "40Cq0gXc2gc", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Wells Fargo Ramal Harga Emas Tembus US$6.000! Apakah Dunia Menuju Krisis Ekonomi Baru?\n\n🔥 WELLS FARGO RAMAL HARGA EMAS TEMBUS US$6.000! APAKAH DUNIA MENUJU KRISIS EKONOMI BARU? 🔥\n\n💰 Harga emas diprediksi masih akan terus naik dalam beberapa tahun ke depan! Bahkan salah satu institusi keuangan terbesar dunia, Wells Fargo, memperkirakan harga emas dapat mencapai US$6.000 per ons troi pada tahun 2027.\n\n📈 Apa yang sebenarnya dilihat oleh Wells Fargo?\n\nMengapa mereka begitu optimis terhadap emas ketika banyak investor masih mempertanyakan apakah harga emas sudah terlalu mahal?\n\nDalam video Inner Boost kali ini, kita akan membahas secara mendalam laporan terbaru Wells Fargo yang mengungkap berbagai faktor besar yang diyakini akan mendorong harga emas terus naik dalam beberapa tahun mendatang.\n\n✅ Prediksi harga emas tahun 2026 dan 2027 menurut Wells Fargo\n✅ Alasan harga emas diperkirakan tembus US$6.000 per ons troi\n✅ Dampak inflasi yang masih tinggi terhadap harga emas\n✅ Ancaman defisit fiskal dan utang pemerintah dunia\n✅ Mengapa bank sentral dunia terus memborong emas\n✅ Hubungan geopolitik global dengan kenaikan harga emas\n✅ Peran dolar AS dan tren diversifikasi cadangan devisa\n✅ Potensi de-dollarisasi dan pengaruhnya terhadap pasar emas\n✅ Mengapa Wells Fargo menyebut emas sebagai salah satu investasi dengan keyakinan tertinggi\n✅ Prospek logam industri seperti tembaga di era Artificial Intelligence (AI)\n✅ Dampak revolusi AI terhadap kebutuhan energi dan komoditas dunia\n✅ Analisis ekonomi global yang wajib diketahui investor dan masyarakat umum\n\n🌍 Dunia sedang mengalami perubahan besar.\n\nKetidakpastian geopolitik meningkat.\nInflasi belum benar-benar hilang.\nDefisit anggaran terus membengkak.\nUtang pemerintah semakin besar.\nBank sentral terus menambah cadangan emas.\nSementara investasi AI dan kebutuhan energi global terus melonjak.\n\nApakah semua ini menjadi sinyal bahwa harga emas masih memiliki ruang kenaikan yang besar?\n\nAtaukah justru menjadi tanda bahwa sistem ekonomi global sedang menghadapi tantangan yang jauh lebih serius daripada yang diperkirakan banyak orang?\n\n🎯 Video ini cocok untuk:\n\n✔ Investor emas\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Investor saham\n✔ Investor reksa dana\n✔ Investor kripto\n✔ Pelaku bisnis\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pencinta berita ekonomi dan keuangan\n✔ Siapa saja yang ingin memahami arah ekonomi dunia\n\n📊 Topik yang dibahas dalam video:\n\n🔹 Harga Emas Hari Ini\n🔹 Prediksi Harga Emas 2026\n🔹 Prediksi Harga Emas 2027\n🔹 Wells Fargo Forecast Gold Price\n🔹 Investasi Emas\n🔹 Bank Sentral Borong Emas\n🔹 Inflasi Global\n🔹 Defisit Fiskal\n🔹 Utang Pemerintah\n🔹 Geopolitik Dunia\n🔹 Cadangan Devisa\n🔹 Dolar AS\n🔹 De-Dollarisasi\n🔹 Artificial Intelligence\n🔹 Tembaga dan Komoditas Industri\n🔹 Ekonomi Amerika Serikat\n🔹 Ekonomi Global\n🔹 Safe Haven Asset\n🔹 Strategi Investasi Jangka Panjang\n\n💬 Menurut kalian, apakah harga emas benar-benar bisa mencapai US$6.000 per ons troi pada tahun 2027?\n\nTuliskan pendapat kalian di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE Inner Boost untuk mendapatkan analisis ekonomi, investasi, keuangan global, emas, geopolitik, dan peluang finansial terbaru.\n📢 SHARE video ini agar semakin banyak orang memahami perubahan besar yang sedang terjadi di ekonomi dunia.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #prediksiemas #hargaemasdunia #hargaemasturun #nabungemas #hargaemasantam #hargaemaspegadaian\n#HargaEmas #Emas #InvestasiEmas #PrediksiHargaEmas #WellsFargo #HargaEmasHariIni #HargaEmasNaik #HargaEmas2027 #GoldPrice #Gold #Investasi #EkonomiGlobal #Inflasi #UtangPemerintah #DefisitFiskal #BankSentral #ekonomidunia #prediksiekonomidunia #CadanganDevisa #DolarAS #Geopolitik #SafeHaven #ArtificialIntelligence #AI #Tembaga #Komoditas #Keuangan #FinancialFreedom #InnerBoost #BeritaEkonomi #AnalisisEkonomi\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "40Cq0gXc2gc"}}, {"key": "@OpenDialogueByAxis", "attributes": {"label": "@OpenDialogueByAxis", "x": 683.6613140585524, "y": 923.6101788617541, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Gmj2_GgZkgI", "id": "@OpenDialogueByAxis", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi India: Apa Selanjutnya? | Dialog Terbuka | Episode 47\n\nApakah ekonomi India menghadapi krisis struktural, ataukah kita sedang menyaksikan titik balik pertumbuhan yang penting? Dalam video ini, kami memberikan analisis mendalam tentang penurunan PDB saat ini, depresiasi rupee, dan tantangan yang sedang dihadapi pertumbuhan ekonomi India.\n\nKami menguraikan mengapa perlambatan PDB nominal, yang didorong oleh kombinasi inflasi ultra-rendah dan pengetatan fiskal, telah berdampak pada pendapatan perusahaan dan valuasi pasar, yang pada akhirnya memicu arus keluar FII baru-baru ini.\n\nPelajari bagaimana dampak inflasi, risiko geopolitik, dan siklus belanja modal global membentuk kembali pasar India saat ini. Para pembicara juga membahas indikator ekonomi utama yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan menjelaskan mengapa lingkungan inflasi moderat 4–5% sangat penting untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Dari menganalisis mengapa rupee jatuh hingga mengeksplorasi inisiatif terbaru RBI untuk menarik modal asing, uraian ini sangat penting bagi investor. Berlangganan Open Dialogue untuk percakapan yang lebih mendalam tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan India!\n\n\nPembicara:\nSameer Shetty: Kepala Grup, Perbankan Digital & Program Strategis, Axis Bank\n\nR Sivakumar: Kepala Investasi, Axis Mutual Fund\n\nPenanda Waktu:\n\n00:00 – Pendahuluan - Penurunan Pasar Saham India: Apa yang Sebenarnya Terjadi?\n\n04:00 – Konsolidasi Fiskal & Kenaikan Suku Bunga RBI: Akar Penyebabnya\n09:00 – Krisis Asia Barat, Arus Keluar FII & Masalah Valuasi India\n17:00 – Depresiasi Rupee: Tiga Pukulan Berat & Respons Kebijakan RBI\n23:00 – Siklus Belanja Modal AI Global — Risiko Tersembunyi dalam Pendapatan yang Ditingkatkan\n40:00 – Prospek Ekonomi India — Indikator Utama yang Perlu Diperhatikan\n44:00 – Strategi Portofolio untuk Investor Ritel\n47:50 – Kesimpulan\n\n========================================================\nVideo yang direkomendasikan:\n\n▶️ Ini Bukan Hanya Soal Minyak: Bagaimana Konflik Mempengaruhi Pertumbuhan, Inflasi & Mata Uang | Episode Spesial:    • This Isn’t Just About Oil: How the Conflic...  \n\n▶️ Pertumbuhan Ekonomi India vs. Pendapatan Per Kapita Dijelaskan | Dialog Terbuka | Episode 33:    • India’s Economic Growth vs. Per Capita Inc...  \n\n▶️ Anggota MPC RBI Menjelaskan Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi & Dampak Ekonomi | Dialog Terbuka | Episode 37:    • RBI’s MPC Member Explains Monetary Policy,...  \n\n#krisisekonomiindia #penurunanPDB #dampakinflasi #pertumbuhanekonomiindia #depresiasimatauang #depresiasirupee #risikogeopolitik #mengaparupeejatuh #indikatorekonomi #pemulihanekonomi #perlambatanekonomi #pertumbuhanPDBrilitif #PDBnominal #tigapenyebabpukulan #dinamikainvestasiasing #konflikasiabarat #fcnrswap #sikluscapex #AxisBank #OpenDialogue\n\nBERLANGGANAN KAMI:    /   \n\nUnduh Aplikasi Axis Bank: https://play.google.com/store/apps/de...\n\nUntuk video informatif dan diskusi lebih lanjut tentang topik penting terkait Perbankan, keuangan & ekonomi:\nLinkedIn -   / axis-bank  \nInstagram -   / opendialoguebyaxisbank  \nFacebook -   / axisbank  \nX- https://x.com/AxisBank\n\nHak Cipta:\n©Axis Bank Limited [2026]. Semua hak dilindungi undang-undang. Video ini dan semua video lain di saluran ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan tidak boleh digunakan atau direproduksi tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.\n\nPERNYATAAN PENAFIAN HUKUM:\nDengan mengakses podcast video ini (“Podcast”), saya mengakui bahwa Axis Bank Limited dan anak perusahaannya (“AXIS BANK”) tidak memberikan jaminan, garansi, atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan atau kecukupan informasi yang ditampilkan dalam Podcast ini. Informasi, pendapat, dan rekomendasi yang disajikan dalam Podcast ini hanya untuk informasi umum dan setiap ketergantungan pada informasi yang diberikan dalam Podcast ini dilakukan atas risiko Anda sendiri. Podcast ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional. Kecuali dinyatakan secara khusus sebaliknya, AXIS BANK tidak mendukung, menyetujui, merekomendasikan, atau mensertifikasi informasi, produk, proses, layanan, atau organisasi apa pun yang disajikan atau disebutkan dalam Podcast ini, dan informasi dari Podcast ini tidak boleh dirujuk dengan cara apa pun untuk menyiratkan persetujuan atau dukungan tersebut. Lebih lanjut, AXIS BANK tidak memberikan jaminan bahwa Podcast ini, atau server yang menyediakannya, bebas dari virus, worm, atau elemen atau kode lain yang memiliki sifat merusak atau mencemari.\n\nAXIS BANK SECARA TEGAS MENOLAK SEGALA TANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, INSIDENTAL, KHUSUS, KONSEKUENSIAL, ATAU KERUGIAN LAINNYA YANG TIMBUL AKIBAT PENGGUNAAN, REFERENSI, KEPERCAYAAN, ATAU KETIDAKMAMPUAN INDIVIDU UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI PODCAST YANG DISAJIKAN DALAM PODCAST INI.", "post_id": "Gmj2_GgZkgI"}}, {"key": "opendialoguebyaxis", "attributes": {"label": "opendialoguebyaxis", "x": 665.5122856329477, "y": 749.2467200288747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gmj2_GgZkgI", "id": "opendialoguebyaxis", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi India: Apa Selanjutnya? | Dialog Terbuka | Episode 47\n\nApakah ekonomi India menghadapi krisis struktural, ataukah kita sedang menyaksikan titik balik pertumbuhan yang penting? Dalam video ini, kami memberikan analisis mendalam tentang penurunan PDB saat ini, depresiasi rupee, dan tantangan yang sedang dihadapi pertumbuhan ekonomi India.\n\nKami menguraikan mengapa perlambatan PDB nominal, yang didorong oleh kombinasi inflasi ultra-rendah dan pengetatan fiskal, telah berdampak pada pendapatan perusahaan dan valuasi pasar, yang pada akhirnya memicu arus keluar FII baru-baru ini.\n\nPelajari bagaimana dampak inflasi, risiko geopolitik, dan siklus belanja modal global membentuk kembali pasar India saat ini. Para pembicara juga membahas indikator ekonomi utama yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan menjelaskan mengapa lingkungan inflasi moderat 4–5% sangat penting untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Dari menganalisis mengapa rupee jatuh hingga mengeksplorasi inisiatif terbaru RBI untuk menarik modal asing, uraian ini sangat penting bagi investor. Berlangganan Open Dialogue untuk percakapan yang lebih mendalam tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan India!\n\n\nPembicara:\nSameer Shetty: Kepala Grup, Perbankan Digital & Program Strategis, Axis Bank\n\nR Sivakumar: Kepala Investasi, Axis Mutual Fund\n\nPenanda Waktu:\n\n00:00 – Pendahuluan - Penurunan Pasar Saham India: Apa yang Sebenarnya Terjadi?\n\n04:00 – Konsolidasi Fiskal & Kenaikan Suku Bunga RBI: Akar Penyebabnya\n09:00 – Krisis Asia Barat, Arus Keluar FII & Masalah Valuasi India\n17:00 – Depresiasi Rupee: Tiga Pukulan Berat & Respons Kebijakan RBI\n23:00 – Siklus Belanja Modal AI Global — Risiko Tersembunyi dalam Pendapatan yang Ditingkatkan\n40:00 – Prospek Ekonomi India — Indikator Utama yang Perlu Diperhatikan\n44:00 – Strategi Portofolio untuk Investor Ritel\n47:50 – Kesimpulan\n\n========================================================\nVideo yang direkomendasikan:\n\n▶️ Ini Bukan Hanya Soal Minyak: Bagaimana Konflik Mempengaruhi Pertumbuhan, Inflasi & Mata Uang | Episode Spesial:    • This Isn’t Just About Oil: How the Conflic...  \n\n▶️ Pertumbuhan Ekonomi India vs. Pendapatan Per Kapita Dijelaskan | Dialog Terbuka | Episode 33:    • India’s Economic Growth vs. Per Capita Inc...  \n\n▶️ Anggota MPC RBI Menjelaskan Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi & Dampak Ekonomi | Dialog Terbuka | Episode 37:    • RBI’s MPC Member Explains Monetary Policy,...  \n\n#krisisekonomiindia #penurunanPDB #dampakinflasi #pertumbuhanekonomiindia #depresiasimatauang #depresiasirupee #risikogeopolitik #mengaparupeejatuh #indikatorekonomi #pemulihanekonomi #perlambatanekonomi #pertumbuhanPDBrilitif #PDBnominal #tigapenyebabpukulan #dinamikainvestasiasing #konflikasiabarat #fcnrswap #sikluscapex #AxisBank #OpenDialogue\n\nBERLANGGANAN KAMI:    /   \n\nUnduh Aplikasi Axis Bank: https://play.google.com/store/apps/de...\n\nUntuk video informatif dan diskusi lebih lanjut tentang topik penting terkait Perbankan, keuangan & ekonomi:\nLinkedIn -   / axis-bank  \nInstagram -   / opendialoguebyaxisbank  \nFacebook -   / axisbank  \nX- https://x.com/AxisBank\n\nHak Cipta:\n©Axis Bank Limited [2026]. Semua hak dilindungi undang-undang. Video ini dan semua video lain di saluran ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan tidak boleh digunakan atau direproduksi tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.\n\nPERNYATAAN PENAFIAN HUKUM:\nDengan mengakses podcast video ini (“Podcast”), saya mengakui bahwa Axis Bank Limited dan anak perusahaannya (“AXIS BANK”) tidak memberikan jaminan, garansi, atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan atau kecukupan informasi yang ditampilkan dalam Podcast ini. Informasi, pendapat, dan rekomendasi yang disajikan dalam Podcast ini hanya untuk informasi umum dan setiap ketergantungan pada informasi yang diberikan dalam Podcast ini dilakukan atas risiko Anda sendiri. Podcast ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional. Kecuali dinyatakan secara khusus sebaliknya, AXIS BANK tidak mendukung, menyetujui, merekomendasikan, atau mensertifikasi informasi, produk, proses, layanan, atau organisasi apa pun yang disajikan atau disebutkan dalam Podcast ini, dan informasi dari Podcast ini tidak boleh dirujuk dengan cara apa pun untuk menyiratkan persetujuan atau dukungan tersebut. Lebih lanjut, AXIS BANK tidak memberikan jaminan bahwa Podcast ini, atau server yang menyediakannya, bebas dari virus, worm, atau elemen atau kode lain yang memiliki sifat merusak atau mencemari.\n\nAXIS BANK SECARA TEGAS MENOLAK SEGALA TANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, INSIDENTAL, KHUSUS, KONSEKUENSIAL, ATAU KERUGIAN LAINNYA YANG TIMBUL AKIBAT PENGGUNAAN, REFERENSI, KEPERCAYAAN, ATAU KETIDAKMAMPUAN INDIVIDU UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI PODCAST YANG DISAJIKAN DALAM PODCAST INI.", "post_id": "Gmj2_GgZkgI"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 505.36856498732044, "y": 575.6929615813577, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 985.2133044614346, "y": 800.6716515326785, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3767, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 513.750442392346, "y": 687.6900251570208, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3767, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 680.3915588822176, "y": 599.2203641589142, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3767, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 28.29659247875338, "y": 914.4534505063762, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3767, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 831.477447056373, "y": 326.48588952674476, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3767, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 457.962207421696, "y": 682.1348604142125, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3767, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "M1-6-TfDB9w", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi Berpotensi Bertambah 0,25 Persen, BI Soroti Dampak BBM dan El Nino | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia memperkirakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan menambah inflasi sekitar 0,25 persen. Selain dampak penyesuaian harga BBM, BI juga mewaspadai tekanan dari kelompok harga pangan bergejolak seiring potensi fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan pasokan pangan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "M1-6-TfDB9w"}}, {"key": "@Professor-Gerdes", "attributes": {"label": "@Professor-Gerdes", "x": 997.0340622689115, "y": 632.0858772220308, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.7117, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "I-4PbLWDpc8", "id": "@Professor-Gerdes", "source": "youtube-000001", "content": "Putin Menggadaikan Masa Depan Rusia demi Membiayai Perang-Nya\n\nRusia menggadaikan masa depan ekonominya untuk membiayai perang Putin karena pendapatan minyak melemah, dua pertiga wilayahnya menghadapi defisit anggaran, subsidi hipotek menghilang, pertanian terancam oleh biaya solar, dan kekurangan bahan bakar menyebar di Moskow, St. Petersburg, dan puluhan wilayah lainnya. Serangan Ukraina telah merusak kilang minyak utama dan jalur logistik, memaksa Rusia untuk mengekspor minyak mentah mentah untuk mendapatkan uang tunai, mengizinkan bensin berkualitas rendah, mempertimbangkan impor bahan bakar langka, dan memperkuat pertahanan udara di sekitar Moskow sementara Kremlin melonggarkan kontrol anggaran dan mempertimbangkan suku bunga yang lebih rendah yang dapat memperdalam inflasi. Bukti ini tidak berarti Rusia akan runtuh besok, tetapi menunjukkan prognosis jangka panjang yang memburuk karena negara mengorbankan infrastruktur, keuangan publik, sumber daya strategis, dan standar hidup sipil untuk mempertahankan perang.\n\nBab\n00:00 Rusia Menggadaikan Masa Depannya\n01:29 Keuntungan Minyak Rusia Mulai Menghilang\n03:35 Putin Mengekspor Minyak Mentah Sementara Defisit Regional Melonjak\n04:07 Hipotek dan Pertanian Menghadapi Titik Kritis\n05:38 Penjatahan Bahan Bakar Mencapai Moskow dan St. Petersburg\n06:53 Rusia Menawarkan Sumber Daya Strategis kepada India\n08:01 Bahan Bakar Buruk dan Tekanan Bank Sentral\n09:50 Rusia Menghapus Batasan Pengeluaran Perang\n11:03 Ukraina Mengubah Logistik Menjadi Senjata Ekonomi\n12:34 Kilang Minyak Moskow Menjadi Target Sistemik\n14:28 Penurunan Produksi Menciptakan Risiko Keselamatan\n15:55 Rusia Mungkin Harus Mengimpor Bensin\n16:41 Moskow Bersiap untuk Serangan Ukraina Lebih Lanjut\n17:39 Citra Satelit Menunjukkan Kerusakan Kilang Minyak\n18:12 Mengapa Ini Adalah Penurunan Kondisi, Bukan Keruntuhan Instan\n#ProfessorGerdes #Russia #Ukraina #EkonomiRusia #Putin\nFakta lebih penting daripada kebisingan. Konteks lebih penting daripada judul berita. Kebenaran lebih penting daripada poin pembicaraan.\n\n**** Untuk mendukung saya dalam memberikan konteks perang Ukraina: ****\n\nPatreon:   / professorgerdesexplains  \n\nBelikan Saya Kopi: https://buymeacoffee.com/professorgerdes\n\nPaypal: https://www.paypal.com/paypalme/profe...\n\nKeanggotaan Saluran YouTube: https://www.youtube.com/-Ge...\n\n🇺🇸 Hubungi Gedung Putih untuk menyatakan dukungan Anda untuk Ukraina\nhttps://www.whitehouse.gov/contact/\n\n****JIKA ANDA INGIN MEMBERIKAN BANTUAN LANGSUNG KE UKRAINA: ****\n\n🇺🇦 Saya telah bermitra dengan Greg Terry untuk semua donasi ke Ukraina. Hingga saat ini, ia telah mengumpulkan dan menyalurkan bantuan senilai lebih dari seperempat juta dolar. Untuk mendukung langsung upaya pengiriman perbekalan yang dibutuhkan ke garis depan, klik tautan ini (dan kemudian saksikan dia memberikan donasi Anda kepada tentara di garis depan di salurannya):    /   \n\nDaftar Belanja Amazon AS/Amerika Utara (Belanja dan kirim ke UKRAINE AID melalui Alamat Registri Hadiah Bethel Life)\nhttps://a.co/iodWsUK\n\nDaftar Belanja Amazon untuk Uni Eropa/Inggris\nhttps://www.amazon.de/hz/wishlist/ls/...\n\nTautan Langsung untuk Pemberian Keuangan melalui 501(c)(3) yang Dapat Dikurangi Pajak di AS\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\nTautan untuk Informasi EIN 501(c)(3) Greg\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\n🇺🇸 Atau, Anda dapat memilih untuk berdonasi ke Samaritan’s Dompet:\nhttps://www.samaritanspurse.org/our-m...\n\n🇺🇦 Jika Anda ingin mendukung Tentara Ukraina, berikan donasi langsung ke United 24. Ikuti tautan ini: https://u24.gov.ua/\n\n**BELI SESUATU UNTUK MENUNJUKKAN DUKUNGAN ANDA UNTUK UKRAINA**\n\n🇺🇦 Jika Anda membeli dari Saint Javelin melalui tautan saya di bawah ini, sebagian dari hasil penjualan akan langsung disalurkan untuk bantuan kemanusiaan bagi tentara (perban, tourniquet, dll.). Saya tidak mendapatkan pendapatan tersebut. Pendapatan tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan medis dari UnitewithUkraine.com. Gunakan tautan ini: https://www.saintjavelin.com/en-us?ut...\n\n🇺🇸 Ini adalah hal TERMURAH yang dapat Anda lakukan untuk mendukung Ukraina (Ini BUKAN SITUS SAYA) https://amzn.to/4aPtwQr - Dukung saja upaya perang dengan cara apa pun.\n\n🇺🇦 Saya menulis buku tentang presiden Ukraina Zelenskyy yang telah saya perbarui untuk 4-5 bulan pertama perang di Ukraina: Gratis jika Anda memiliki Amazon Kindle Unlimited atau $9,99 jika tidak: https://amzn.to/3Q2wnyE\n\n🇺🇦 Jika Anda tidak dapat memberi atau membeli, Anda dapat menyukai, membagikan, dan mendoakan rakyat Ukraina.\n\n🇺🇸 Silakan tinggalkan komentar dan beri tahu saya bagaimana saya dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak perspektif. Anda dapat menghubungi saya melalui Twitter  atau email professorgerdesyt\n\n#UKRAINE #UKRAINERUSSIAWAR #UKRAI...", "post_id": "I-4PbLWDpc8"}}, {"key": "Professor", "attributes": {"label": "Professor", "x": 463.3211758549118, "y": 413.3540154219805, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5967, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I-4PbLWDpc8", "id": "Professor", "source": "youtube-000001", "content": "Putin Menggadaikan Masa Depan Rusia demi Membiayai Perang-Nya\n\nRusia menggadaikan masa depan ekonominya untuk membiayai perang Putin karena pendapatan minyak melemah, dua pertiga wilayahnya menghadapi defisit anggaran, subsidi hipotek menghilang, pertanian terancam oleh biaya solar, dan kekurangan bahan bakar menyebar di Moskow, St. Petersburg, dan puluhan wilayah lainnya. Serangan Ukraina telah merusak kilang minyak utama dan jalur logistik, memaksa Rusia untuk mengekspor minyak mentah mentah untuk mendapatkan uang tunai, mengizinkan bensin berkualitas rendah, mempertimbangkan impor bahan bakar langka, dan memperkuat pertahanan udara di sekitar Moskow sementara Kremlin melonggarkan kontrol anggaran dan mempertimbangkan suku bunga yang lebih rendah yang dapat memperdalam inflasi. Bukti ini tidak berarti Rusia akan runtuh besok, tetapi menunjukkan prognosis jangka panjang yang memburuk karena negara mengorbankan infrastruktur, keuangan publik, sumber daya strategis, dan standar hidup sipil untuk mempertahankan perang.\n\nBab\n00:00 Rusia Menggadaikan Masa Depannya\n01:29 Keuntungan Minyak Rusia Mulai Menghilang\n03:35 Putin Mengekspor Minyak Mentah Sementara Defisit Regional Melonjak\n04:07 Hipotek dan Pertanian Menghadapi Titik Kritis\n05:38 Penjatahan Bahan Bakar Mencapai Moskow dan St. Petersburg\n06:53 Rusia Menawarkan Sumber Daya Strategis kepada India\n08:01 Bahan Bakar Buruk dan Tekanan Bank Sentral\n09:50 Rusia Menghapus Batasan Pengeluaran Perang\n11:03 Ukraina Mengubah Logistik Menjadi Senjata Ekonomi\n12:34 Kilang Minyak Moskow Menjadi Target Sistemik\n14:28 Penurunan Produksi Menciptakan Risiko Keselamatan\n15:55 Rusia Mungkin Harus Mengimpor Bensin\n16:41 Moskow Bersiap untuk Serangan Ukraina Lebih Lanjut\n17:39 Citra Satelit Menunjukkan Kerusakan Kilang Minyak\n18:12 Mengapa Ini Adalah Penurunan Kondisi, Bukan Keruntuhan Instan\n#ProfessorGerdes #Russia #Ukraina #EkonomiRusia #Putin\nFakta lebih penting daripada kebisingan. Konteks lebih penting daripada judul berita. Kebenaran lebih penting daripada poin pembicaraan.\n\n**** Untuk mendukung saya dalam memberikan konteks perang Ukraina: ****\n\nPatreon:   / professorgerdesexplains  \n\nBelikan Saya Kopi: https://buymeacoffee.com/professorgerdes\n\nPaypal: https://www.paypal.com/paypalme/profe...\n\nKeanggotaan Saluran YouTube: https://www.youtube.com/-Ge...\n\n🇺🇸 Hubungi Gedung Putih untuk menyatakan dukungan Anda untuk Ukraina\nhttps://www.whitehouse.gov/contact/\n\n****JIKA ANDA INGIN MEMBERIKAN BANTUAN LANGSUNG KE UKRAINA: ****\n\n🇺🇦 Saya telah bermitra dengan Greg Terry untuk semua donasi ke Ukraina. Hingga saat ini, ia telah mengumpulkan dan menyalurkan bantuan senilai lebih dari seperempat juta dolar. Untuk mendukung langsung upaya pengiriman perbekalan yang dibutuhkan ke garis depan, klik tautan ini (dan kemudian saksikan dia memberikan donasi Anda kepada tentara di garis depan di salurannya):    /   \n\nDaftar Belanja Amazon AS/Amerika Utara (Belanja dan kirim ke UKRAINE AID melalui Alamat Registri Hadiah Bethel Life)\nhttps://a.co/iodWsUK\n\nDaftar Belanja Amazon untuk Uni Eropa/Inggris\nhttps://www.amazon.de/hz/wishlist/ls/...\n\nTautan Langsung untuk Pemberian Keuangan melalui 501(c)(3) yang Dapat Dikurangi Pajak di AS\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\nTautan untuk Informasi EIN 501(c)(3) Greg\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\n🇺🇸 Atau, Anda dapat memilih untuk berdonasi ke Samaritan’s Dompet:\nhttps://www.samaritanspurse.org/our-m...\n\n🇺🇦 Jika Anda ingin mendukung Tentara Ukraina, berikan donasi langsung ke United 24. Ikuti tautan ini: https://u24.gov.ua/\n\n**BELI SESUATU UNTUK MENUNJUKKAN DUKUNGAN ANDA UNTUK UKRAINA**\n\n🇺🇦 Jika Anda membeli dari Saint Javelin melalui tautan saya di bawah ini, sebagian dari hasil penjualan akan langsung disalurkan untuk bantuan kemanusiaan bagi tentara (perban, tourniquet, dll.). Saya tidak mendapatkan pendapatan tersebut. Pendapatan tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan medis dari UnitewithUkraine.com. Gunakan tautan ini: https://www.saintjavelin.com/en-us?ut...\n\n🇺🇸 Ini adalah hal TERMURAH yang dapat Anda lakukan untuk mendukung Ukraina (Ini BUKAN SITUS SAYA) https://amzn.to/4aPtwQr - Dukung saja upaya perang dengan cara apa pun.\n\n🇺🇦 Saya menulis buku tentang presiden Ukraina Zelenskyy yang telah saya perbarui untuk 4-5 bulan pertama perang di Ukraina: Gratis jika Anda memiliki Amazon Kindle Unlimited atau $9,99 jika tidak: https://amzn.to/3Q2wnyE\n\n🇺🇦 Jika Anda tidak dapat memberi atau membeli, Anda dapat menyukai, membagikan, dan mendoakan rakyat Ukraina.\n\n🇺🇸 Silakan tinggalkan komentar dan beri tahu saya bagaimana saya dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak perspektif. Anda dapat menghubungi saya melalui Twitter  atau email professorgerdesyt\n\n#UKRAINE #UKRAINERUSSIAWAR #UKRAI...", "post_id": "I-4PbLWDpc8"}}, {"key": "gregterryexperience", "attributes": {"label": "gregterryexperience", "x": 682.2094875470991, "y": 992.5782349746887, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5967, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I-4PbLWDpc8", "id": "gregterryexperience", "source": "youtube-000001", "content": "Putin Menggadaikan Masa Depan Rusia demi Membiayai Perang-Nya\n\nRusia menggadaikan masa depan ekonominya untuk membiayai perang Putin karena pendapatan minyak melemah, dua pertiga wilayahnya menghadapi defisit anggaran, subsidi hipotek menghilang, pertanian terancam oleh biaya solar, dan kekurangan bahan bakar menyebar di Moskow, St. Petersburg, dan puluhan wilayah lainnya. Serangan Ukraina telah merusak kilang minyak utama dan jalur logistik, memaksa Rusia untuk mengekspor minyak mentah mentah untuk mendapatkan uang tunai, mengizinkan bensin berkualitas rendah, mempertimbangkan impor bahan bakar langka, dan memperkuat pertahanan udara di sekitar Moskow sementara Kremlin melonggarkan kontrol anggaran dan mempertimbangkan suku bunga yang lebih rendah yang dapat memperdalam inflasi. Bukti ini tidak berarti Rusia akan runtuh besok, tetapi menunjukkan prognosis jangka panjang yang memburuk karena negara mengorbankan infrastruktur, keuangan publik, sumber daya strategis, dan standar hidup sipil untuk mempertahankan perang.\n\nBab\n00:00 Rusia Menggadaikan Masa Depannya\n01:29 Keuntungan Minyak Rusia Mulai Menghilang\n03:35 Putin Mengekspor Minyak Mentah Sementara Defisit Regional Melonjak\n04:07 Hipotek dan Pertanian Menghadapi Titik Kritis\n05:38 Penjatahan Bahan Bakar Mencapai Moskow dan St. Petersburg\n06:53 Rusia Menawarkan Sumber Daya Strategis kepada India\n08:01 Bahan Bakar Buruk dan Tekanan Bank Sentral\n09:50 Rusia Menghapus Batasan Pengeluaran Perang\n11:03 Ukraina Mengubah Logistik Menjadi Senjata Ekonomi\n12:34 Kilang Minyak Moskow Menjadi Target Sistemik\n14:28 Penurunan Produksi Menciptakan Risiko Keselamatan\n15:55 Rusia Mungkin Harus Mengimpor Bensin\n16:41 Moskow Bersiap untuk Serangan Ukraina Lebih Lanjut\n17:39 Citra Satelit Menunjukkan Kerusakan Kilang Minyak\n18:12 Mengapa Ini Adalah Penurunan Kondisi, Bukan Keruntuhan Instan\n#ProfessorGerdes #Russia #Ukraina #EkonomiRusia #Putin\nFakta lebih penting daripada kebisingan. Konteks lebih penting daripada judul berita. Kebenaran lebih penting daripada poin pembicaraan.\n\n**** Untuk mendukung saya dalam memberikan konteks perang Ukraina: ****\n\nPatreon:   / professorgerdesexplains  \n\nBelikan Saya Kopi: https://buymeacoffee.com/professorgerdes\n\nPaypal: https://www.paypal.com/paypalme/profe...\n\nKeanggotaan Saluran YouTube: https://www.youtube.com/-Ge...\n\n🇺🇸 Hubungi Gedung Putih untuk menyatakan dukungan Anda untuk Ukraina\nhttps://www.whitehouse.gov/contact/\n\n****JIKA ANDA INGIN MEMBERIKAN BANTUAN LANGSUNG KE UKRAINA: ****\n\n🇺🇦 Saya telah bermitra dengan Greg Terry untuk semua donasi ke Ukraina. Hingga saat ini, ia telah mengumpulkan dan menyalurkan bantuan senilai lebih dari seperempat juta dolar. Untuk mendukung langsung upaya pengiriman perbekalan yang dibutuhkan ke garis depan, klik tautan ini (dan kemudian saksikan dia memberikan donasi Anda kepada tentara di garis depan di salurannya):    /   \n\nDaftar Belanja Amazon AS/Amerika Utara (Belanja dan kirim ke UKRAINE AID melalui Alamat Registri Hadiah Bethel Life)\nhttps://a.co/iodWsUK\n\nDaftar Belanja Amazon untuk Uni Eropa/Inggris\nhttps://www.amazon.de/hz/wishlist/ls/...\n\nTautan Langsung untuk Pemberian Keuangan melalui 501(c)(3) yang Dapat Dikurangi Pajak di AS\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\nTautan untuk Informasi EIN 501(c)(3) Greg\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\n🇺🇸 Atau, Anda dapat memilih untuk berdonasi ke Samaritan’s Dompet:\nhttps://www.samaritanspurse.org/our-m...\n\n🇺🇦 Jika Anda ingin mendukung Tentara Ukraina, berikan donasi langsung ke United 24. Ikuti tautan ini: https://u24.gov.ua/\n\n**BELI SESUATU UNTUK MENUNJUKKAN DUKUNGAN ANDA UNTUK UKRAINA**\n\n🇺🇦 Jika Anda membeli dari Saint Javelin melalui tautan saya di bawah ini, sebagian dari hasil penjualan akan langsung disalurkan untuk bantuan kemanusiaan bagi tentara (perban, tourniquet, dll.). Saya tidak mendapatkan pendapatan tersebut. Pendapatan tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan medis dari UnitewithUkraine.com. Gunakan tautan ini: https://www.saintjavelin.com/en-us?ut...\n\n🇺🇸 Ini adalah hal TERMURAH yang dapat Anda lakukan untuk mendukung Ukraina (Ini BUKAN SITUS SAYA) https://amzn.to/4aPtwQr - Dukung saja upaya perang dengan cara apa pun.\n\n🇺🇦 Saya menulis buku tentang presiden Ukraina Zelenskyy yang telah saya perbarui untuk 4-5 bulan pertama perang di Ukraina: Gratis jika Anda memiliki Amazon Kindle Unlimited atau $9,99 jika tidak: https://amzn.to/3Q2wnyE\n\n🇺🇦 Jika Anda tidak dapat memberi atau membeli, Anda dapat menyukai, membagikan, dan mendoakan rakyat Ukraina.\n\n🇺🇸 Silakan tinggalkan komentar dan beri tahu saya bagaimana saya dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak perspektif. Anda dapat menghubungi saya melalui Twitter  atau email professorgerdesyt\n\n#UKRAINE #UKRAINERUSSIAWAR #UKRAI...", "post_id": "I-4PbLWDpc8"}}, {"key": "Dr_Gerdes", "attributes": {"label": "Dr_Gerdes", "x": 86.03495460574884, "y": 113.54355958037377, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5967, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I-4PbLWDpc8", "id": "Dr_Gerdes", "source": "youtube-000001", "content": "Putin Menggadaikan Masa Depan Rusia demi Membiayai Perang-Nya\n\nRusia menggadaikan masa depan ekonominya untuk membiayai perang Putin karena pendapatan minyak melemah, dua pertiga wilayahnya menghadapi defisit anggaran, subsidi hipotek menghilang, pertanian terancam oleh biaya solar, dan kekurangan bahan bakar menyebar di Moskow, St. Petersburg, dan puluhan wilayah lainnya. Serangan Ukraina telah merusak kilang minyak utama dan jalur logistik, memaksa Rusia untuk mengekspor minyak mentah mentah untuk mendapatkan uang tunai, mengizinkan bensin berkualitas rendah, mempertimbangkan impor bahan bakar langka, dan memperkuat pertahanan udara di sekitar Moskow sementara Kremlin melonggarkan kontrol anggaran dan mempertimbangkan suku bunga yang lebih rendah yang dapat memperdalam inflasi. Bukti ini tidak berarti Rusia akan runtuh besok, tetapi menunjukkan prognosis jangka panjang yang memburuk karena negara mengorbankan infrastruktur, keuangan publik, sumber daya strategis, dan standar hidup sipil untuk mempertahankan perang.\n\nBab\n00:00 Rusia Menggadaikan Masa Depannya\n01:29 Keuntungan Minyak Rusia Mulai Menghilang\n03:35 Putin Mengekspor Minyak Mentah Sementara Defisit Regional Melonjak\n04:07 Hipotek dan Pertanian Menghadapi Titik Kritis\n05:38 Penjatahan Bahan Bakar Mencapai Moskow dan St. Petersburg\n06:53 Rusia Menawarkan Sumber Daya Strategis kepada India\n08:01 Bahan Bakar Buruk dan Tekanan Bank Sentral\n09:50 Rusia Menghapus Batasan Pengeluaran Perang\n11:03 Ukraina Mengubah Logistik Menjadi Senjata Ekonomi\n12:34 Kilang Minyak Moskow Menjadi Target Sistemik\n14:28 Penurunan Produksi Menciptakan Risiko Keselamatan\n15:55 Rusia Mungkin Harus Mengimpor Bensin\n16:41 Moskow Bersiap untuk Serangan Ukraina Lebih Lanjut\n17:39 Citra Satelit Menunjukkan Kerusakan Kilang Minyak\n18:12 Mengapa Ini Adalah Penurunan Kondisi, Bukan Keruntuhan Instan\n#ProfessorGerdes #Russia #Ukraina #EkonomiRusia #Putin\nFakta lebih penting daripada kebisingan. Konteks lebih penting daripada judul berita. Kebenaran lebih penting daripada poin pembicaraan.\n\n**** Untuk mendukung saya dalam memberikan konteks perang Ukraina: ****\n\nPatreon:   / professorgerdesexplains  \n\nBelikan Saya Kopi: https://buymeacoffee.com/professorgerdes\n\nPaypal: https://www.paypal.com/paypalme/profe...\n\nKeanggotaan Saluran YouTube: https://www.youtube.com/-Ge...\n\n🇺🇸 Hubungi Gedung Putih untuk menyatakan dukungan Anda untuk Ukraina\nhttps://www.whitehouse.gov/contact/\n\n****JIKA ANDA INGIN MEMBERIKAN BANTUAN LANGSUNG KE UKRAINA: ****\n\n🇺🇦 Saya telah bermitra dengan Greg Terry untuk semua donasi ke Ukraina. Hingga saat ini, ia telah mengumpulkan dan menyalurkan bantuan senilai lebih dari seperempat juta dolar. Untuk mendukung langsung upaya pengiriman perbekalan yang dibutuhkan ke garis depan, klik tautan ini (dan kemudian saksikan dia memberikan donasi Anda kepada tentara di garis depan di salurannya):    /   \n\nDaftar Belanja Amazon AS/Amerika Utara (Belanja dan kirim ke UKRAINE AID melalui Alamat Registri Hadiah Bethel Life)\nhttps://a.co/iodWsUK\n\nDaftar Belanja Amazon untuk Uni Eropa/Inggris\nhttps://www.amazon.de/hz/wishlist/ls/...\n\nTautan Langsung untuk Pemberian Keuangan melalui 501(c)(3) yang Dapat Dikurangi Pajak di AS\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\nTautan untuk Informasi EIN 501(c)(3) Greg\nhttps://www.gregterry.org/donate.html\n\n🇺🇸 Atau, Anda dapat memilih untuk berdonasi ke Samaritan’s Dompet:\nhttps://www.samaritanspurse.org/our-m...\n\n🇺🇦 Jika Anda ingin mendukung Tentara Ukraina, berikan donasi langsung ke United 24. Ikuti tautan ini: https://u24.gov.ua/\n\n**BELI SESUATU UNTUK MENUNJUKKAN DUKUNGAN ANDA UNTUK UKRAINA**\n\n🇺🇦 Jika Anda membeli dari Saint Javelin melalui tautan saya di bawah ini, sebagian dari hasil penjualan akan langsung disalurkan untuk bantuan kemanusiaan bagi tentara (perban, tourniquet, dll.). Saya tidak mendapatkan pendapatan tersebut. Pendapatan tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan medis dari UnitewithUkraine.com. Gunakan tautan ini: https://www.saintjavelin.com/en-us?ut...\n\n🇺🇸 Ini adalah hal TERMURAH yang dapat Anda lakukan untuk mendukung Ukraina (Ini BUKAN SITUS SAYA) https://amzn.to/4aPtwQr - Dukung saja upaya perang dengan cara apa pun.\n\n🇺🇦 Saya menulis buku tentang presiden Ukraina Zelenskyy yang telah saya perbarui untuk 4-5 bulan pertama perang di Ukraina: Gratis jika Anda memiliki Amazon Kindle Unlimited atau $9,99 jika tidak: https://amzn.to/3Q2wnyE\n\n🇺🇦 Jika Anda tidak dapat memberi atau membeli, Anda dapat menyukai, membagikan, dan mendoakan rakyat Ukraina.\n\n🇺🇸 Silakan tinggalkan komentar dan beri tahu saya bagaimana saya dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak perspektif. Anda dapat menghubungi saya melalui Twitter  atau email professorgerdesyt\n\n#UKRAINE #UKRAINERUSSIAWAR #UKRAI...", "post_id": "I-4PbLWDpc8"}}], "edges": [{"key": "newsabangsa", "source": "newsabangsa", "target": "newsabangsa", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "newsabangsa", "source": "newsabangsa", "target": "newsabangsa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "satunusa185593", "source": "satunusa185593", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "satunusa185593", "source": "satunusa185593", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "strike653811", "source": "strike653811", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "strike653811", "source": "strike653811", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi240987455", "source": "Rahadi240987455", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi240987455", "source": "Rahadi240987455", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi240987455", "source": "Rahadi240987455", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi240987455", "source": "Rahadi240987455", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "strike653811", "source": "strike653811", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "strike653811", "source": "strike653811", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "satunusa185593", "source": "satunusa185593", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "satunusa185593", "source": "satunusa185593", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "buzuzima0", "source": "buzuzima0", "target": "_riverheaven", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SabaruddinSel", "source": "SabaruddinSel", "target": "Mxllan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ahmadfaisal86", "source": "ahmadfaisal86", "target": "8_FERRY_8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ahmadfaisal86", "source": "ahmadfaisal86", "target": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ahmadfaisal86", "source": "ahmadfaisal86", "target": "Kaum__Jelata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ahmadfaisal86", "source": "ahmadfaisal86", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "19585064872", "source": "19585064872", "target": "visualiterasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "trenasiaid", "source": "trenasiaid", "target": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangsaonline", "source": "bangsaonline", "target": "bangsaonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "arisaaori.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "bemfhubk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bncphl", "source": "@bncphl", "target": "bncphl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheJuliaLaRocheShow", "source": "@TheJuliaLaRocheShow", "target": "peterschiff", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OpenDialogueByAxis", "source": "@OpenDialogueByAxis", "target": "opendialoguebyaxis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Professor-Gerdes", "source": "@Professor-Gerdes", "target": "Professor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Professor-Gerdes", "source": "@Professor-Gerdes", "target": "gregterryexperience", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Professor-Gerdes", "source": "@Professor-Gerdes", "target": "Dr_Gerdes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}