{"nodes": [{"key": "yogapratama68_", "attributes": {"label": "yogapratama68_", "x": 383.1826534356312, "y": 785.8323892962238, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069404928238571914", "id": "yogapratama68_", "source": "retweet-000002", "content": "Indeks Saham korsel kospi sempat kena halt karena sempat turun hampir 10% asing net sell 2.8 trilyun won sekitar 30 tril…", "post_id": "2069404928238571914"}}, {"key": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "TradingDiary2", "x": 819.795404332274, "y": 769.231634872103, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 41.8248, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069404928238571914", "id": "TradingDiary2", "source": "retweet-000002", "content": "Indeks Saham korsel kospi sempat kena halt karena sempat turun hampir 10% asing net sell 2.8 trilyun won sekitar 30 tril…", "post_id": "2069404928238571914"}}, {"key": "ConservingWLife", "attributes": {"label": "ConservingWLife", "x": 981.8819138172443, "y": 442.04023633812085, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069279895465910572", "id": "ConservingWLife", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah makin loyo, impoten. Saham bank Himbara turun terus akibat netsell asing, investor takut krn kebijakan asalan, asal buat, asal jadi, asal bapak senang. PLN pingsan, UKMN terjepit pajak, semua dipajaki. Masih bilang Indonesia baik2 saja ??", "post_id": "2069279895465910572"}}, {"key": "99propaganda", "attributes": {"label": "99propaganda", "x": 959.577965244185, "y": 408.7534069805081, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 54.2989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069279895465910572", "id": "99propaganda", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah makin loyo, impoten. Saham bank Himbara turun terus akibat netsell asing, investor takut krn kebijakan asalan, asal buat, asal jadi, asal bapak senang. PLN pingsan, UKMN terjepit pajak, semua dipajaki. Masih bilang Indonesia baik2 saja ??", "post_id": "2069279895465910572"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 664.8319772404212, "y": 946.3546987839402, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 94.433, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "3925718754735211303_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 DPR Kini Bisa Evaluasi BI, OJK, dan LPS Lewat UU PPSK Baru: Apa Dampaknya ke Pasar Modal?\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\n\nPemerintah dan DPR resmi menetapkan perubahan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) melalui UU Nomor 4 Tahun 2026. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah bertambahnya kewenangan DPR dalam melakukan evaluasi terhadap Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n\n📌 Apa yang Berubah dalam UU PPSK Terbaru?\nMelalui penambahan Pasal 9A, DPR kini memiliki kewenangan untuk:\n✅ Melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja BI, OJK, dan LPS.\n✅ Menyampaikan hasil evaluasi melalui alat kelengkapan DPR yang membidangi sektor keuangan dan moneter.\n✅ Memberikan rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh lembaga terkait.\n\n⚖️ Apakah DPR Kini Bisa Mencopot Pimpinan BI, OJK, dan LPS?\nPemberhentian pimpinan BI, OJK, maupun LPS tetap harus mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan diputuskan melalui mekanisme resmi oleh Presiden.\n\n📋 Beberapa alasan pemberhentian yang diatur antara lain:\n▪️ Mengundurkan diri.\n▪️ Masa jabatan berakhir.\n▪️ Berhalangan tetap.\n▪️ Terbukti melakukan pelanggaran hukum tertentu.\n▪️ Tidak memenuhi syarat jabatan sesuai ketentuan.\n\n📊 Dampaknya bagi Pasar Keuangan dan Investor\nPerubahan regulasi ini berpotensi memberikan dampak yang beragam terhadap persepsi pelaku pasar:\n✅ Meningkatkan pengawasan terhadap lembaga sektor keuangan.\n✅ Mendorong transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.\n\nNamun di sisi lain, sebagian investor juga akan mencermati:\n⚠️ Tingkat independensi BI dalam menetapkan kebijakan moneter.\n⚠️ Pengaruh kebijakan politik terhadap sektor keuangan.\n⚠️ Respons investor asing terhadap perubahan tata kelola kelembagaan.\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PPSK #DPR #OJK #BankIndonesia #LPS", "post_id": "3925718754735211303_52512310886"}}, {"key": "chenelpasarmodal", "attributes": {"label": "chenelpasarmodal", "x": 103.83030322094966, "y": 785.9539661257718, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653734154332376341", "id": "chenelpasarmodal", "source": "tiktok-000001", "content": "Membalas  by ; #INVESTOR.ID JAKARTA, investor.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih betah di posisi Rp 50 alias gocap sejak perdagangan 5 Mei 2026 sampai dengan 12 Juni 2026 kemarin. Tapi, diam-diam, saham emiten teknologi GOTO diserok investor asing dalam lima pekan terakhir pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pekan ini, 8-12 Juni 2026, saham GOTO membukukan net buy investor asing Rp 60,39 miliar. Di 2-5 Juni, net buy asing di GOTO Rp 22,38 miliar. Pada 25-29 Mei, GOTO mencetak net buy investor asing Rp 103,37 miliar. Tanggal 18-22 Mei, net buy asing di GOTO Rp 48,61 miliar. Dan di 11-13 Mei, investor asing mencetak net buy Rp 14,33 miliar. Secara akumulasi dalam periode 11 Mei sampai dengan 8 Juni, saham GoTo Gojek Tokopedia meraup net buy dari investor asing sebesar Rp 249,08 miliar Sebelumnya, MSCI telah mengumumkan pembekukan perubahan, termasuk number of shares (NOS) dan foreign inclusion factor (FIF), untuk saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) seiring potensi isu dalam index replicability akibat likuiditas saham yang sangat rendah. “MSCI akan kembali me-review likuiditas GOTO pada index review Agustus 2026 dan akan menghapus GOTO apabila likuiditas saham gagal memenuhi persyaratan,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, mengutip MSCI, Jumat (29/5/2026). Selain itu, FTSE Russell mengumumkan amandemen untuk hasil tinjauan indeks FTSE Global Equity periode Juni 2026. Dalam pengumuman itu, FTSE menyatakan bahwa salah satunya GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) akan dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Mid Cap Index efektif 22 Juni 2026. Saham GOTO didepak karena efek tersebut terdaftar di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia, yang merupakan segmen pasar yang tidak memenuhi syarat untuk GEIS, dan sesuai dengan Indonesia – Index Treatment for the June 2026 Index Review.", "post_id": "7653734154332376341"}}, {"key": "akunwakwak", "attributes": {"label": "akunwakwak", "x": 544.0075889325695, "y": 886.648391545418, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.2989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653734154332376341", "id": "akunwakwak", "source": "tiktok-000001", "content": "Membalas  by ; #INVESTOR.ID JAKARTA, investor.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih betah di posisi Rp 50 alias gocap sejak perdagangan 5 Mei 2026 sampai dengan 12 Juni 2026 kemarin. Tapi, diam-diam, saham emiten teknologi GOTO diserok investor asing dalam lima pekan terakhir pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pekan ini, 8-12 Juni 2026, saham GOTO membukukan net buy investor asing Rp 60,39 miliar. Di 2-5 Juni, net buy asing di GOTO Rp 22,38 miliar. Pada 25-29 Mei, GOTO mencetak net buy investor asing Rp 103,37 miliar. Tanggal 18-22 Mei, net buy asing di GOTO Rp 48,61 miliar. Dan di 11-13 Mei, investor asing mencetak net buy Rp 14,33 miliar. Secara akumulasi dalam periode 11 Mei sampai dengan 8 Juni, saham GoTo Gojek Tokopedia meraup net buy dari investor asing sebesar Rp 249,08 miliar Sebelumnya, MSCI telah mengumumkan pembekukan perubahan, termasuk number of shares (NOS) dan foreign inclusion factor (FIF), untuk saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) seiring potensi isu dalam index replicability akibat likuiditas saham yang sangat rendah. “MSCI akan kembali me-review likuiditas GOTO pada index review Agustus 2026 dan akan menghapus GOTO apabila likuiditas saham gagal memenuhi persyaratan,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, mengutip MSCI, Jumat (29/5/2026). Selain itu, FTSE Russell mengumumkan amandemen untuk hasil tinjauan indeks FTSE Global Equity periode Juni 2026. Dalam pengumuman itu, FTSE menyatakan bahwa salah satunya GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) akan dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Mid Cap Index efektif 22 Juni 2026. Saham GOTO didepak karena efek tersebut terdaftar di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia, yang merupakan segmen pasar yang tidak memenuhi syarat untuk GEIS, dan sesuai dengan Indonesia – Index Treatment for the June 2026 Index Review.", "post_id": "7653734154332376341"}}, {"key": "investophoenix", "attributes": {"label": "investophoenix", "x": 228.32579355002346, "y": 654.5529902632858, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7654482664451296532", "id": "investophoenix", "source": "tiktok-000001", "content": "Market saham mendadak sepi akhir-akhir ini. Ternyata bandar lokal dan asing lagi nungguin rebalancing MSCI tanggal 24 nanti! Menurut kalian bakal terbang atau malah amblas? Source: Stock Idea Talks  with  hosted by   #rebalancingmsci #rebalancing #msci #FYP #trending", "post_id": "7654482664451296532"}}, {"key": "sucorsekuritas", "attributes": {"label": "sucorsekuritas", "x": 574.6359175659632, "y": 746.519079902831, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.6668, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654482664451296532", "id": "sucorsekuritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Market saham mendadak sepi akhir-akhir ini. Ternyata bandar lokal dan asing lagi nungguin rebalancing MSCI tanggal 24 nanti! Menurut kalian bakal terbang atau malah amblas? Source: Stock Idea Talks  with  hosted by   #rebalancingmsci #rebalancing #msci #FYP #trending", "post_id": "7654482664451296532"}}, {"key": "belimbingstock", "attributes": {"label": "belimbingstock", "x": 929.2603790251502, "y": 926.9675171855888, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.6668, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654482664451296532", "id": "belimbingstock", "source": "tiktok-000001", "content": "Market saham mendadak sepi akhir-akhir ini. Ternyata bandar lokal dan asing lagi nungguin rebalancing MSCI tanggal 24 nanti! Menurut kalian bakal terbang atau malah amblas? Source: Stock Idea Talks  with  hosted by   #rebalancingmsci #rebalancing #msci #FYP #trending", "post_id": "7654482664451296532"}}, {"key": "bryanharijanto", "attributes": {"label": "bryanharijanto", "x": 19.737060889780665, "y": 279.49061030264187, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.6668, "eigenvector": 249.739, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654482664451296532", "id": "bryanharijanto", "source": "tiktok-000001", "content": "Market saham mendadak sepi akhir-akhir ini. Ternyata bandar lokal dan asing lagi nungguin rebalancing MSCI tanggal 24 nanti! Menurut kalian bakal terbang atau malah amblas? Source: Stock Idea Talks  with  hosted by   #rebalancingmsci #rebalancing #msci #FYP #trending", "post_id": "7654482664451296532"}}, {"key": "mancingsaham.id", "attributes": {"label": "mancingsaham.id", "x": 850.4347812655204, "y": 715.9663358934522, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651629058450672916", "id": "mancingsaham.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia menyebut kenaikan BI Rate menjadi 5,5% mulai mendorong kembalinya aliran modal asing ke pasar keuangan domestik. Pada 10-11 Juni 2026, investor asing mencatatkan pembelian instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp15,11 triliun dan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp3,91 triliun. 💰 BI menilai peningkatan arus modal ini mencerminkan pulihnya kepercayaan investor terhadap aset domestik, didukung penguatan instrumen moneter, insentif hedging, serta kerja sama dengan bank sentral Tiongkok dan Hong Kong untuk memperluas penggunaan mata uang lokal. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas rupiah dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. 💹🌏 Sumber: katadata.co.id, 15 Juni 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7651629058450672916"}}, {"key": "jsxproid", "attributes": {"label": "jsxproid", "x": 434.949481898499, "y": 395.34319399511406, "size": 3.02, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 51.0449, "eigenvector": 0.3226, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "7654488701916990740", "id": "jsxproid", "source": "tiktok-000001", "content": "🌍 PENENTU NASIB IDX - MSCI DITENTUKAN HARI INI  📌 Rabu dini hari nanti MSCI mengumumkan nasib status pasar saham Indonesia. Bukan sekadar berita teknikal, keputusan ini menentukan ke mana arah dana asing dan pemulihan IHSG ke depan. Kami rangkum konteks lengkapnya supaya kamu paham apa yang dipertaruhkan, tanpa panik dan tanpa hype. Geser untuk baca, simpan biar nggak lupa, dan share ke teman yang masih bingung soal MSCI. Disclaimer: ini edukasi, bukan ajakan beli atau jual. Bagi kalian yang mau belajar trading & investasi, bisa join ke grup kita di telegram, ada market outlook, analisa, dan signal GRATIS. Cek link di profile 👉  #SahamIndonesia #MSCI #IHSG #InvestasiSaham #PasarModal", "post_id": "7654488701916990740"}}, {"key": "JSXPROID", "attributes": {"label": "JSXPROID", "x": 144.1139085971913, "y": 111.1413325158136, "size": 3.01, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 51.0449, "eigenvector": 0.1994, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654488701916990740", "id": "JSXPROID", "source": "tiktok-000001", "content": "🌍 PENENTU NASIB IDX - MSCI DITENTUKAN HARI INI  📌 Rabu dini hari nanti MSCI mengumumkan nasib status pasar saham Indonesia. Bukan sekadar berita teknikal, keputusan ini menentukan ke mana arah dana asing dan pemulihan IHSG ke depan. Kami rangkum konteks lengkapnya supaya kamu paham apa yang dipertaruhkan, tanpa panik dan tanpa hype. Geser untuk baca, simpan biar nggak lupa, dan share ke teman yang masih bingung soal MSCI. Disclaimer: ini edukasi, bukan ajakan beli atau jual. Bagi kalian yang mau belajar trading & investasi, bisa join ke grup kita di telegram, ada market outlook, analisa, dan signal GRATIS. Cek link di profile 👉  #SahamIndonesia #MSCI #IHSG #InvestasiSaham #PasarModal", "post_id": "7654488701916990740"}}, {"key": "@hkwowtv", "attributes": {"label": "@hkwowtv", "x": 348.4661006703903, "y": 498.4640121621512, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "LBmQ2qzQfFo", "id": "@hkwowtv", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Poin Terbesar Sepanjang Sejarah KOSPI, Bersiap Bangkit dari Selasa Kelam! Apa yang Haru...\n\n#BGFRetail #DLE&C #SamsungSDI\n\n──────────────────────────\n✅ Informasi Pemeran\n\nLee Seong-woong | Manajer, Departemen Penjualan, Daol Investment & Securities\n\nKang Jun-hyeok | Perwakilan dari Institut Penelitian Ekonomi Korea\n\n──────────────────────────\n\n📌 Sorotan Penutupan Pasar\n\n✓ KOSPI ‘Selasa Kelam’\n\n→ KOSPI anjlok sekitar 10% dalam satu hari, jatuh ke level 8.203\n\n→ KOSDAQ runtuh di bawah angka 900\n\n→ Pemutus sirkuit keempat dalam sejarah dipicu\n\n→ Samsung Electronics dan SK Hynix kehilangan kapitalisasi pasar sebesar 200 triliun won dalam satu hari\n\n→ Aksi ambil untung, kehati-hatian terkait suku bunga, nilai tukar, dan pendapatan Micron, dikombinasikan dengan kebijakan domestik dan faktor penawaran dan permintaan\n\n→ Peningkatan volatilitas pasar, meredam antusiasme investor Sentimen\n\n→ Fokus pada saham yang mengalami oversold; strategi respons diperlukan\n\n✓ Konsentrasi pada Semikonduktor dan Saham Kapitalisasi Besar\n\n→ Tekanan jual untuk mengambil keuntungan muncul, berpusat pada saham semikonduktor kapitalisasi besar\n\n→ Konsentrasi meningkat di sekitar Samsung Electronics dan SK Hynix\n\n→ Investasi terkonsentrasi lebih menguntungkan daripada diversifikasi portofolio\n\n→ 'FOMO' mencapai titik ekstrem\n\n→ Tren pasar saat ini yang berkelanjutan tidak dapat dihindari untuk sementara waktu\n\n→ Penurunan diperkirakan setelah rilis pendapatan Micron dan indeks harga PCE\n\n→ Peralatan listrik, pertahanan, dll. Pendekatan Selektif terhadap Saham yang Mengalami Oversold\n\n✓ Memeriksa Fundamental Pasar\n\n→ Industri sekuritas: “Tidak ada anomali dalam fundamental pasar”\n\n→ Suku bunga dan harga minyak bergerak menguntungkan; Koreksi teknis mungkin terjadi\n\n→ Perlu memverifikasi apakah pasar berada di zona terlalu panas jangka pendek\n\n→ Strategi yang berfokus pada saham-saham unggulan tetap valid\n\n🚨 Sinyal Setelah Pasar Ditutup\n\n1️⃣ BGF Retail\n\n→ Mendapat keuntungan dari peningkatan pengeluaran wisatawan asing\n\n→ Kekhawatiran kelebihan pasokan teratasi lebih awal\n\n→ Prospek positif untuk perbaikan fundamental pada saham-saham terkait toko serba ada\n\n→ Beban biaya depresiasi berkurang karena perluasan toko\n\n→ Pertumbuhan toko yang sama pada kuartal kedua diproyeksikan mendekati 4%\n\n→ Ekspansi pengeluaran asing, fokus pada kategori makanan dengan margin tinggi\n\n2️⃣ DL E&C\n\n→ Penolakan untuk menerima pajak perusahaan sebesar 850 miliar won dari Arab Saudi, mengisyaratkan gugatan yang berkepanjangan\n\n→ Harga saham terpukul dan koreksi jangka pendek\n\n→ Konfirmasi lokasi yang direncanakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir baru\n\n→ Saham-saham konstruksi secara umum, Ekspektasi pasar SMR domestik terwujud\n\n3️⃣ Samsung SDI\n\n→ Peningkatan pendapatan K-Battery, EV, dan ESS semakin cepat\n\n→ Menuju pasar panik Koreksi jangka pendek karena\n\n→ Strategi Ganda EV Eropa, ESS AS\n\n→ Kemungkinan memperkenalkan peralatan baru di Pabrik 1 Hongaria\n\n→ Starplus Energy AS mendorong rencana konversi ESS\n\n#KOSPI #KOSDAQ #InvestmentPoint #MarketAnalysis #SupplyAndDemandAnalysis #AfterHoursRise #AfterHoursTrading #DisclosureAnalysis #TheWarRoom #AfterHoursTrading #AfterSignal #TheWarRoom #KoreaEconomicTV\n\n──────────────────────────\n\n🎯 Keputusan investasi, informasi adalah kuncinya.\n\nDapatkan informasi penting yang cepat dan akurat sekarang di Telegram resmi Korea Economic TV.\n\n🎁 Berlangganan Gratis 👉 https://t.me/wowtv_official\n\n──────────────────────────\n\n△ Saksikan perekonomian Korea!\n\n△ Kami menyajikan berita ekonomi dan sekuritas yang cepat dan akurat 24 jam sehari.\n\n△ Berlangganan + Sukai!\n\n──────────────────────────\n◇ Saluran Resmi & Bisnis Korea Economic TV\n\nBerlangganan YouTube: https://bit.ly/45pz6GK\n\nSiaran Langsung YouTube:    • Video  \n\nKolaborasi & Pertanyaan Bisnis: hkwowtv\n\n──────────────────────────\n◇ Korea Economic TV\n\nSitus web: http://www.wowtv.co.kr\n\nKakao Plus Friend: https://pf.kakao.com/_xbcxlxgd\n\nTwitter:   / hkwowtv  \n\nFacebook:   / hkwowtv  \n\nJadwal Program: https://bit.ly/47q2caY\n\n───────────────────────────\n◆ Berlangganan Saluran Keluarga Korea Economic TV!\n\nBerita: [Hankyung TV News]    / 한국경제tv뉴스  \n\nSaham: [Money Farm Korea Economic TV]    /   \n\nAplikasi Saham: [Korea Economic TV Crypto]    /   \n\nPendidikan: [Wow Academy] https://wowacademy.wownet.co.kr/\n\nGlobal: [Wow Global] https://www.wowglobal.co.kr/\n\nInformasi Investasi Real-time: [Wow Quick] https://www.wowquick.co.kr/\n\n──────────────────────────\n\n※ Jika layar tampak buram atau berpiksel, silakan pilih kualitas 1080p di pengaturan.\n\n⚠️ Peringatan Saat Menonton\n\n※ Konten ini hanya untuk referensi investasi. Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan investasi apa pun. #KoreaEconomicTV #WowNet #StockWindow #Partner #Economy #Securities #Wow #WOWTV", "post_id": "LBmQ2qzQfFo"}}, {"key": "hkmoneyfarm", "attributes": {"label": "hkmoneyfarm", "x": 348.1642775541984, "y": 950.2536777448016, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.8248, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LBmQ2qzQfFo", "id": "hkmoneyfarm", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Poin Terbesar Sepanjang Sejarah KOSPI, Bersiap Bangkit dari Selasa Kelam! Apa yang Haru...\n\n#BGFRetail #DLE&C #SamsungSDI\n\n──────────────────────────\n✅ Informasi Pemeran\n\nLee Seong-woong | Manajer, Departemen Penjualan, Daol Investment & Securities\n\nKang Jun-hyeok | Perwakilan dari Institut Penelitian Ekonomi Korea\n\n──────────────────────────\n\n📌 Sorotan Penutupan Pasar\n\n✓ KOSPI ‘Selasa Kelam’\n\n→ KOSPI anjlok sekitar 10% dalam satu hari, jatuh ke level 8.203\n\n→ KOSDAQ runtuh di bawah angka 900\n\n→ Pemutus sirkuit keempat dalam sejarah dipicu\n\n→ Samsung Electronics dan SK Hynix kehilangan kapitalisasi pasar sebesar 200 triliun won dalam satu hari\n\n→ Aksi ambil untung, kehati-hatian terkait suku bunga, nilai tukar, dan pendapatan Micron, dikombinasikan dengan kebijakan domestik dan faktor penawaran dan permintaan\n\n→ Peningkatan volatilitas pasar, meredam antusiasme investor Sentimen\n\n→ Fokus pada saham yang mengalami oversold; strategi respons diperlukan\n\n✓ Konsentrasi pada Semikonduktor dan Saham Kapitalisasi Besar\n\n→ Tekanan jual untuk mengambil keuntungan muncul, berpusat pada saham semikonduktor kapitalisasi besar\n\n→ Konsentrasi meningkat di sekitar Samsung Electronics dan SK Hynix\n\n→ Investasi terkonsentrasi lebih menguntungkan daripada diversifikasi portofolio\n\n→ 'FOMO' mencapai titik ekstrem\n\n→ Tren pasar saat ini yang berkelanjutan tidak dapat dihindari untuk sementara waktu\n\n→ Penurunan diperkirakan setelah rilis pendapatan Micron dan indeks harga PCE\n\n→ Peralatan listrik, pertahanan, dll. Pendekatan Selektif terhadap Saham yang Mengalami Oversold\n\n✓ Memeriksa Fundamental Pasar\n\n→ Industri sekuritas: “Tidak ada anomali dalam fundamental pasar”\n\n→ Suku bunga dan harga minyak bergerak menguntungkan; Koreksi teknis mungkin terjadi\n\n→ Perlu memverifikasi apakah pasar berada di zona terlalu panas jangka pendek\n\n→ Strategi yang berfokus pada saham-saham unggulan tetap valid\n\n🚨 Sinyal Setelah Pasar Ditutup\n\n1️⃣ BGF Retail\n\n→ Mendapat keuntungan dari peningkatan pengeluaran wisatawan asing\n\n→ Kekhawatiran kelebihan pasokan teratasi lebih awal\n\n→ Prospek positif untuk perbaikan fundamental pada saham-saham terkait toko serba ada\n\n→ Beban biaya depresiasi berkurang karena perluasan toko\n\n→ Pertumbuhan toko yang sama pada kuartal kedua diproyeksikan mendekati 4%\n\n→ Ekspansi pengeluaran asing, fokus pada kategori makanan dengan margin tinggi\n\n2️⃣ DL E&C\n\n→ Penolakan untuk menerima pajak perusahaan sebesar 850 miliar won dari Arab Saudi, mengisyaratkan gugatan yang berkepanjangan\n\n→ Harga saham terpukul dan koreksi jangka pendek\n\n→ Konfirmasi lokasi yang direncanakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir baru\n\n→ Saham-saham konstruksi secara umum, Ekspektasi pasar SMR domestik terwujud\n\n3️⃣ Samsung SDI\n\n→ Peningkatan pendapatan K-Battery, EV, dan ESS semakin cepat\n\n→ Menuju pasar panik Koreksi jangka pendek karena\n\n→ Strategi Ganda EV Eropa, ESS AS\n\n→ Kemungkinan memperkenalkan peralatan baru di Pabrik 1 Hongaria\n\n→ Starplus Energy AS mendorong rencana konversi ESS\n\n#KOSPI #KOSDAQ #InvestmentPoint #MarketAnalysis #SupplyAndDemandAnalysis #AfterHoursRise #AfterHoursTrading #DisclosureAnalysis #TheWarRoom #AfterHoursTrading #AfterSignal #TheWarRoom #KoreaEconomicTV\n\n──────────────────────────\n\n🎯 Keputusan investasi, informasi adalah kuncinya.\n\nDapatkan informasi penting yang cepat dan akurat sekarang di Telegram resmi Korea Economic TV.\n\n🎁 Berlangganan Gratis 👉 https://t.me/wowtv_official\n\n──────────────────────────\n\n△ Saksikan perekonomian Korea!\n\n△ Kami menyajikan berita ekonomi dan sekuritas yang cepat dan akurat 24 jam sehari.\n\n△ Berlangganan + Sukai!\n\n──────────────────────────\n◇ Saluran Resmi & Bisnis Korea Economic TV\n\nBerlangganan YouTube: https://bit.ly/45pz6GK\n\nSiaran Langsung YouTube:    • Video  \n\nKolaborasi & Pertanyaan Bisnis: hkwowtv\n\n──────────────────────────\n◇ Korea Economic TV\n\nSitus web: http://www.wowtv.co.kr\n\nKakao Plus Friend: https://pf.kakao.com/_xbcxlxgd\n\nTwitter:   / hkwowtv  \n\nFacebook:   / hkwowtv  \n\nJadwal Program: https://bit.ly/47q2caY\n\n───────────────────────────\n◆ Berlangganan Saluran Keluarga Korea Economic TV!\n\nBerita: [Hankyung TV News]    / 한국경제tv뉴스  \n\nSaham: [Money Farm Korea Economic TV]    /   \n\nAplikasi Saham: [Korea Economic TV Crypto]    /   \n\nPendidikan: [Wow Academy] https://wowacademy.wownet.co.kr/\n\nGlobal: [Wow Global] https://www.wowglobal.co.kr/\n\nInformasi Investasi Real-time: [Wow Quick] https://www.wowquick.co.kr/\n\n──────────────────────────\n\n※ Jika layar tampak buram atau berpiksel, silakan pilih kualitas 1080p di pengaturan.\n\n⚠️ Peringatan Saat Menonton\n\n※ Konten ini hanya untuk referensi investasi. Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan investasi apa pun. #KoreaEconomicTV #WowNet #StockWindow #Partner #Economy #Securities #Wow #WOWTV", "post_id": "LBmQ2qzQfFo"}}, {"key": "hktv_crypto", "attributes": {"label": "hktv_crypto", "x": 954.1559033270361, "y": 222.7745730689763, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.8248, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LBmQ2qzQfFo", "id": "hktv_crypto", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Poin Terbesar Sepanjang Sejarah KOSPI, Bersiap Bangkit dari Selasa Kelam! Apa yang Haru...\n\n#BGFRetail #DLE&C #SamsungSDI\n\n──────────────────────────\n✅ Informasi Pemeran\n\nLee Seong-woong | Manajer, Departemen Penjualan, Daol Investment & Securities\n\nKang Jun-hyeok | Perwakilan dari Institut Penelitian Ekonomi Korea\n\n──────────────────────────\n\n📌 Sorotan Penutupan Pasar\n\n✓ KOSPI ‘Selasa Kelam’\n\n→ KOSPI anjlok sekitar 10% dalam satu hari, jatuh ke level 8.203\n\n→ KOSDAQ runtuh di bawah angka 900\n\n→ Pemutus sirkuit keempat dalam sejarah dipicu\n\n→ Samsung Electronics dan SK Hynix kehilangan kapitalisasi pasar sebesar 200 triliun won dalam satu hari\n\n→ Aksi ambil untung, kehati-hatian terkait suku bunga, nilai tukar, dan pendapatan Micron, dikombinasikan dengan kebijakan domestik dan faktor penawaran dan permintaan\n\n→ Peningkatan volatilitas pasar, meredam antusiasme investor Sentimen\n\n→ Fokus pada saham yang mengalami oversold; strategi respons diperlukan\n\n✓ Konsentrasi pada Semikonduktor dan Saham Kapitalisasi Besar\n\n→ Tekanan jual untuk mengambil keuntungan muncul, berpusat pada saham semikonduktor kapitalisasi besar\n\n→ Konsentrasi meningkat di sekitar Samsung Electronics dan SK Hynix\n\n→ Investasi terkonsentrasi lebih menguntungkan daripada diversifikasi portofolio\n\n→ 'FOMO' mencapai titik ekstrem\n\n→ Tren pasar saat ini yang berkelanjutan tidak dapat dihindari untuk sementara waktu\n\n→ Penurunan diperkirakan setelah rilis pendapatan Micron dan indeks harga PCE\n\n→ Peralatan listrik, pertahanan, dll. Pendekatan Selektif terhadap Saham yang Mengalami Oversold\n\n✓ Memeriksa Fundamental Pasar\n\n→ Industri sekuritas: “Tidak ada anomali dalam fundamental pasar”\n\n→ Suku bunga dan harga minyak bergerak menguntungkan; Koreksi teknis mungkin terjadi\n\n→ Perlu memverifikasi apakah pasar berada di zona terlalu panas jangka pendek\n\n→ Strategi yang berfokus pada saham-saham unggulan tetap valid\n\n🚨 Sinyal Setelah Pasar Ditutup\n\n1️⃣ BGF Retail\n\n→ Mendapat keuntungan dari peningkatan pengeluaran wisatawan asing\n\n→ Kekhawatiran kelebihan pasokan teratasi lebih awal\n\n→ Prospek positif untuk perbaikan fundamental pada saham-saham terkait toko serba ada\n\n→ Beban biaya depresiasi berkurang karena perluasan toko\n\n→ Pertumbuhan toko yang sama pada kuartal kedua diproyeksikan mendekati 4%\n\n→ Ekspansi pengeluaran asing, fokus pada kategori makanan dengan margin tinggi\n\n2️⃣ DL E&C\n\n→ Penolakan untuk menerima pajak perusahaan sebesar 850 miliar won dari Arab Saudi, mengisyaratkan gugatan yang berkepanjangan\n\n→ Harga saham terpukul dan koreksi jangka pendek\n\n→ Konfirmasi lokasi yang direncanakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir baru\n\n→ Saham-saham konstruksi secara umum, Ekspektasi pasar SMR domestik terwujud\n\n3️⃣ Samsung SDI\n\n→ Peningkatan pendapatan K-Battery, EV, dan ESS semakin cepat\n\n→ Menuju pasar panik Koreksi jangka pendek karena\n\n→ Strategi Ganda EV Eropa, ESS AS\n\n→ Kemungkinan memperkenalkan peralatan baru di Pabrik 1 Hongaria\n\n→ Starplus Energy AS mendorong rencana konversi ESS\n\n#KOSPI #KOSDAQ #InvestmentPoint #MarketAnalysis #SupplyAndDemandAnalysis #AfterHoursRise #AfterHoursTrading #DisclosureAnalysis #TheWarRoom #AfterHoursTrading #AfterSignal #TheWarRoom #KoreaEconomicTV\n\n──────────────────────────\n\n🎯 Keputusan investasi, informasi adalah kuncinya.\n\nDapatkan informasi penting yang cepat dan akurat sekarang di Telegram resmi Korea Economic TV.\n\n🎁 Berlangganan Gratis 👉 https://t.me/wowtv_official\n\n──────────────────────────\n\n△ Saksikan perekonomian Korea!\n\n△ Kami menyajikan berita ekonomi dan sekuritas yang cepat dan akurat 24 jam sehari.\n\n△ Berlangganan + Sukai!\n\n──────────────────────────\n◇ Saluran Resmi & Bisnis Korea Economic TV\n\nBerlangganan YouTube: https://bit.ly/45pz6GK\n\nSiaran Langsung YouTube:    • Video  \n\nKolaborasi & Pertanyaan Bisnis: hkwowtv\n\n──────────────────────────\n◇ Korea Economic TV\n\nSitus web: http://www.wowtv.co.kr\n\nKakao Plus Friend: https://pf.kakao.com/_xbcxlxgd\n\nTwitter:   / hkwowtv  \n\nFacebook:   / hkwowtv  \n\nJadwal Program: https://bit.ly/47q2caY\n\n───────────────────────────\n◆ Berlangganan Saluran Keluarga Korea Economic TV!\n\nBerita: [Hankyung TV News]    / 한국경제tv뉴스  \n\nSaham: [Money Farm Korea Economic TV]    /   \n\nAplikasi Saham: [Korea Economic TV Crypto]    /   \n\nPendidikan: [Wow Academy] https://wowacademy.wownet.co.kr/\n\nGlobal: [Wow Global] https://www.wowglobal.co.kr/\n\nInformasi Investasi Real-time: [Wow Quick] https://www.wowquick.co.kr/\n\n──────────────────────────\n\n※ Jika layar tampak buram atau berpiksel, silakan pilih kualitas 1080p di pengaturan.\n\n⚠️ Peringatan Saat Menonton\n\n※ Konten ini hanya untuk referensi investasi. Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan investasi apa pun. #KoreaEconomicTV #WowNet #StockWindow #Partner #Economy #Securities #Wow #WOWTV", "post_id": "LBmQ2qzQfFo"}}, {"key": "@jtbc_news", "attributes": {"label": "@jtbc_news", "x": 969.0285791373336, "y": 798.1165409991603, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "v596kJeho7U", "id": "@jtbc_news", "source": "youtube-000001", "content": "[Video Langsung] \"Di Luar Dugaan\", Tapi Bagaimana dengan Nilai Tukar?… Inilah Alasan Mengapa Tida...\n\nHari ini (tanggal 23), Presiden Lee Jae-myung memimpin rapat Kabinet, yang juga berfungsi sebagai Rapat Tinjauan Ekonomi Darurat ke-12.\n\nPresiden Lee menyatakan, \"Ekspor saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang masa, dan surplus neraca transaksi berjalan juga berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Ini di luar dugaan,\" menambahkan, \"Maka, nilai tukar seharusnya turun, tetapi tidak.\" Menanggapi hal tersebut, Wakil Perdana Menteri Koo menyatakan, \"Seiring kenaikan harga saham kita, investor asing menghasilkan banyak uang,\" menambahkan, \"Tampaknya mereka menjual sekitar 10% dari kepemilikan mereka, yang berjumlah sekitar 140 triliun won, dan nilai tukar naik karena mereka mengkonversi dana tersebut.\"\n\n📌 Tonton lebih banyak dalam seri ini    • 현장영상  \n\n📢 Saksikan kejadian tersebut secara langsung!\n\n☞ Saksikan JTBC Mobile Live https://www.youtube.com/\n\n☞ Berlangganan JTBC YouTube (   / jtbc10news  )\n\n☞ Komunitas YouTube JTBC (   / jtbc10news  )\n\nHalaman Resmi #JTBC News https://news.jtbc.co.kr\n\nFacebook   / jtbcnews  \n\nX (Twitter)   / jtbc_news  \n\nInstagram   / jtbcnews  \n\n☏ Kirim Tip https://news.jtbc.co.kr/report\n\nPenyiar: JTBC (https://jtbc.co.kr)", "post_id": "v596kJeho7U"}}, {"key": "jtbc_news/st...", "attributes": {"label": "jtbc_news/st...", "x": 867.4374601521632, "y": 122.62985097145618, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.2989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "v596kJeho7U", "id": "jtbc_news/st...", "source": "youtube-000001", "content": "[Video Langsung] \"Di Luar Dugaan\", Tapi Bagaimana dengan Nilai Tukar?… Inilah Alasan Mengapa Tida...\n\nHari ini (tanggal 23), Presiden Lee Jae-myung memimpin rapat Kabinet, yang juga berfungsi sebagai Rapat Tinjauan Ekonomi Darurat ke-12.\n\nPresiden Lee menyatakan, \"Ekspor saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang masa, dan surplus neraca transaksi berjalan juga berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Ini di luar dugaan,\" menambahkan, \"Maka, nilai tukar seharusnya turun, tetapi tidak.\" Menanggapi hal tersebut, Wakil Perdana Menteri Koo menyatakan, \"Seiring kenaikan harga saham kita, investor asing menghasilkan banyak uang,\" menambahkan, \"Tampaknya mereka menjual sekitar 10% dari kepemilikan mereka, yang berjumlah sekitar 140 triliun won, dan nilai tukar naik karena mereka mengkonversi dana tersebut.\"\n\n📌 Tonton lebih banyak dalam seri ini    • 현장영상  \n\n📢 Saksikan kejadian tersebut secara langsung!\n\n☞ Saksikan JTBC Mobile Live https://www.youtube.com/\n\n☞ Berlangganan JTBC YouTube (   / jtbc10news  )\n\n☞ Komunitas YouTube JTBC (   / jtbc10news  )\n\nHalaman Resmi #JTBC News https://news.jtbc.co.kr\n\nFacebook   / jtbcnews  \n\nX (Twitter)   / jtbc_news  \n\nInstagram   / jtbcnews  \n\n☏ Kirim Tip https://news.jtbc.co.kr/report\n\nPenyiar: JTBC (https://jtbc.co.kr)", "post_id": "v596kJeho7U"}}, {"key": "@TheMasterInvestorPodcast", "attributes": {"label": "@TheMasterInvestorPodcast", "x": 424.68345869679337, "y": 944.029005330817, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "8xWhfSGrO50", "id": "@TheMasterInvestorPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "MI 58 Ned Naylor Leyland RFTX v1\n\nWilf ditemani oleh Ned Naylor-Leyland, yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Dana Logam Mulia Terbaik Tahun Ini oleh Investment Week dan manajer dari Jupiter Gold & Silver Fund yang bernilai hampir $3 miliar. Dikenal karena perspektifnya yang khas, kontrarian, dan sangat analitis, Ned menjelaskan mengapa narasi sebenarnya seputar emas dan perak sangat disalahpahami oleh publik investor.\n\nAlih-alih melihat emas dan perak melalui lensa komoditas tradisional, Ned menjelaskan mengapa keduanya pada dasarnya adalah instrumen valuta asing dan mengapa emas adalah aset bebas risiko sejati dari sistem keuangan global.\n\n“Ini tentang mengambil posisi short terhadap perilaku pemerintah Anda.” Ned mengemukakan argumen bahwa emas fisik adalah perlindungan utama terhadap erosi daya beli jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang kertas yang tak terhindarkan. Tetapi ia tidak setuju dengan banyak pendukung emas lainnya ketika menjelaskan lonjakan harga pada tahun 2025, dan berpikir bahwa momentum dan mengikuti tren makro dari investor yang menggunakan leverage, serta perubahan ekspektasi suku bunga riil, memicu reli eksplosif baru-baru ini, daripada pembelian oleh bank sentral atau penerimaan yang lebih luas terhadap argumen penurunan nilai moneter oleh sebagian besar investor.\n\nIa menjelaskan mengapa perak beroperasi sebagai aset \"bersifat ganda\" – bertindak sebagai uang sekaligus sangat langka bagi industri masa depan, mulai dari AI hingga teknologi hijau hingga perangkat keras militer. “Perak seperti emas, Anda memiliki posisi short terhadap politisi, tetapi Anda juga memiliki posisi long terhadap masa depan.” Namun Ned hanya memiliki eksposur terhadap emas dan perak, dan menjelaskan mengapa logam mulia atau logam industri lainnya tidak memiliki tempat dalam dananya.\n\nMeskipun ia sendiri pernah memiliki Bitcoin di masa lalu, ia tidak lagi memilikinya karena ia suka menjadi pelopor dan kontrarian, dan tidak melihat tempat untuk $BTC mengingat hal itu.\n\nIa percaya bahwa produsen emas dan perak lebih murah daripada sebelumnya, dengan margin arus kas bebas yang dua atau tiga kali lipat dari sektor teknologi, sementara diperdagangkan dengan kelipatan yang jauh lebih rendah. Alasannya adalah kurangnya modal institusional jangka panjang di sektor ini, yang menurutnya dapat membanjiri jika saham teknologi mencapai puncaknya.\n\nNed dan Wilf juga membahas faktor tak terduga – ‘Di Mana Emasnya?’ – sebuah pembahasan mendalam yang menarik tentang perbankan emas batangan cadangan fraksional, ekspansi neraca bank sentral, dan risiko sistemik seputar keberadaan emas fisik sebenarnya.\n\nUntuk konten seperti ini, berlanggananlah ke Saluran YouTube The Master Investor Podcast -    /   \n\nDan ikuti  di X - https://x.com/wilfredfrost?lang=en \nDan LinkedIn -   / wilfred-frost-279667374  \n\nDisponsori oleh BNY Investments, World Gold Council, London Stock Exchange Group (LSEG) dan Interactive Brokers - ibkr.com/masterinvestor.\n\nThe Master Investor Podcast diproduksi oleh Paradine Productions dan Master Investor Ltd bekerja sama dengan Bird Lime Media.\n\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan merupakan ajakan atau bujukan untuk terlibat dalam aktivitas investasi apa pun. Ini bukan promosi keuangan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 21 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (FSMA). Pandangan yang diungkapkan oleh pembawa acara podcast ini adalah pandangan pembawa acara dan diberikan dalam rangka jurnalisme. Podcast ini mendapat pengecualian berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (Peraturan Promosi Keuangan) 2005 (FPO), dan tidak memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan FSMA. Informasi umum, yang tidak mengidentifikasi investasi, dana, penyedia, atau layanan tertentu, tentang kelas investasi seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset kripto, mungkin diberikan dan/atau dibahas selama podcast ini. Diskusi tersebut termasuk dalam pengecualian promosi umum (Pasal 17 FPO). Diskusi tersebut bukan promosi keuangan yang memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan pasal 21 FSMA. Investasi melibatkan risiko. Anda harus berkonsultasi dengan penasihat yang berkualifikasi yang dapat menilai keadaan individu Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "8xWhfSGrO50"}}, {"key": "themasterinvestorpodcast", "attributes": {"label": "themasterinvestorpodcast", "x": 553.7639059656431, "y": 213.79406170851124, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.8248, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8xWhfSGrO50", "id": "themasterinvestorpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "MI 58 Ned Naylor Leyland RFTX v1\n\nWilf ditemani oleh Ned Naylor-Leyland, yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Dana Logam Mulia Terbaik Tahun Ini oleh Investment Week dan manajer dari Jupiter Gold & Silver Fund yang bernilai hampir $3 miliar. Dikenal karena perspektifnya yang khas, kontrarian, dan sangat analitis, Ned menjelaskan mengapa narasi sebenarnya seputar emas dan perak sangat disalahpahami oleh publik investor.\n\nAlih-alih melihat emas dan perak melalui lensa komoditas tradisional, Ned menjelaskan mengapa keduanya pada dasarnya adalah instrumen valuta asing dan mengapa emas adalah aset bebas risiko sejati dari sistem keuangan global.\n\n“Ini tentang mengambil posisi short terhadap perilaku pemerintah Anda.” Ned mengemukakan argumen bahwa emas fisik adalah perlindungan utama terhadap erosi daya beli jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang kertas yang tak terhindarkan. Tetapi ia tidak setuju dengan banyak pendukung emas lainnya ketika menjelaskan lonjakan harga pada tahun 2025, dan berpikir bahwa momentum dan mengikuti tren makro dari investor yang menggunakan leverage, serta perubahan ekspektasi suku bunga riil, memicu reli eksplosif baru-baru ini, daripada pembelian oleh bank sentral atau penerimaan yang lebih luas terhadap argumen penurunan nilai moneter oleh sebagian besar investor.\n\nIa menjelaskan mengapa perak beroperasi sebagai aset \"bersifat ganda\" – bertindak sebagai uang sekaligus sangat langka bagi industri masa depan, mulai dari AI hingga teknologi hijau hingga perangkat keras militer. “Perak seperti emas, Anda memiliki posisi short terhadap politisi, tetapi Anda juga memiliki posisi long terhadap masa depan.” Namun Ned hanya memiliki eksposur terhadap emas dan perak, dan menjelaskan mengapa logam mulia atau logam industri lainnya tidak memiliki tempat dalam dananya.\n\nMeskipun ia sendiri pernah memiliki Bitcoin di masa lalu, ia tidak lagi memilikinya karena ia suka menjadi pelopor dan kontrarian, dan tidak melihat tempat untuk $BTC mengingat hal itu.\n\nIa percaya bahwa produsen emas dan perak lebih murah daripada sebelumnya, dengan margin arus kas bebas yang dua atau tiga kali lipat dari sektor teknologi, sementara diperdagangkan dengan kelipatan yang jauh lebih rendah. Alasannya adalah kurangnya modal institusional jangka panjang di sektor ini, yang menurutnya dapat membanjiri jika saham teknologi mencapai puncaknya.\n\nNed dan Wilf juga membahas faktor tak terduga – ‘Di Mana Emasnya?’ – sebuah pembahasan mendalam yang menarik tentang perbankan emas batangan cadangan fraksional, ekspansi neraca bank sentral, dan risiko sistemik seputar keberadaan emas fisik sebenarnya.\n\nUntuk konten seperti ini, berlanggananlah ke Saluran YouTube The Master Investor Podcast -    /   \n\nDan ikuti  di X - https://x.com/wilfredfrost?lang=en \nDan LinkedIn -   / wilfred-frost-279667374  \n\nDisponsori oleh BNY Investments, World Gold Council, London Stock Exchange Group (LSEG) dan Interactive Brokers - ibkr.com/masterinvestor.\n\nThe Master Investor Podcast diproduksi oleh Paradine Productions dan Master Investor Ltd bekerja sama dengan Bird Lime Media.\n\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan merupakan ajakan atau bujukan untuk terlibat dalam aktivitas investasi apa pun. Ini bukan promosi keuangan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 21 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (FSMA). Pandangan yang diungkapkan oleh pembawa acara podcast ini adalah pandangan pembawa acara dan diberikan dalam rangka jurnalisme. Podcast ini mendapat pengecualian berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (Peraturan Promosi Keuangan) 2005 (FPO), dan tidak memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan FSMA. Informasi umum, yang tidak mengidentifikasi investasi, dana, penyedia, atau layanan tertentu, tentang kelas investasi seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset kripto, mungkin diberikan dan/atau dibahas selama podcast ini. Diskusi tersebut termasuk dalam pengecualian promosi umum (Pasal 17 FPO). Diskusi tersebut bukan promosi keuangan yang memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan pasal 21 FSMA. Investasi melibatkan risiko. Anda harus berkonsultasi dengan penasihat yang berkualifikasi yang dapat menilai keadaan individu Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "8xWhfSGrO50"}}, {"key": "WilfredFrost", "attributes": {"label": "WilfredFrost", "x": 209.64605259464764, "y": 323.6337030831291, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.8248, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8xWhfSGrO50", "id": "WilfredFrost", "source": "youtube-000001", "content": "MI 58 Ned Naylor Leyland RFTX v1\n\nWilf ditemani oleh Ned Naylor-Leyland, yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Dana Logam Mulia Terbaik Tahun Ini oleh Investment Week dan manajer dari Jupiter Gold & Silver Fund yang bernilai hampir $3 miliar. Dikenal karena perspektifnya yang khas, kontrarian, dan sangat analitis, Ned menjelaskan mengapa narasi sebenarnya seputar emas dan perak sangat disalahpahami oleh publik investor.\n\nAlih-alih melihat emas dan perak melalui lensa komoditas tradisional, Ned menjelaskan mengapa keduanya pada dasarnya adalah instrumen valuta asing dan mengapa emas adalah aset bebas risiko sejati dari sistem keuangan global.\n\n“Ini tentang mengambil posisi short terhadap perilaku pemerintah Anda.” Ned mengemukakan argumen bahwa emas fisik adalah perlindungan utama terhadap erosi daya beli jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang kertas yang tak terhindarkan. Tetapi ia tidak setuju dengan banyak pendukung emas lainnya ketika menjelaskan lonjakan harga pada tahun 2025, dan berpikir bahwa momentum dan mengikuti tren makro dari investor yang menggunakan leverage, serta perubahan ekspektasi suku bunga riil, memicu reli eksplosif baru-baru ini, daripada pembelian oleh bank sentral atau penerimaan yang lebih luas terhadap argumen penurunan nilai moneter oleh sebagian besar investor.\n\nIa menjelaskan mengapa perak beroperasi sebagai aset \"bersifat ganda\" – bertindak sebagai uang sekaligus sangat langka bagi industri masa depan, mulai dari AI hingga teknologi hijau hingga perangkat keras militer. “Perak seperti emas, Anda memiliki posisi short terhadap politisi, tetapi Anda juga memiliki posisi long terhadap masa depan.” Namun Ned hanya memiliki eksposur terhadap emas dan perak, dan menjelaskan mengapa logam mulia atau logam industri lainnya tidak memiliki tempat dalam dananya.\n\nMeskipun ia sendiri pernah memiliki Bitcoin di masa lalu, ia tidak lagi memilikinya karena ia suka menjadi pelopor dan kontrarian, dan tidak melihat tempat untuk $BTC mengingat hal itu.\n\nIa percaya bahwa produsen emas dan perak lebih murah daripada sebelumnya, dengan margin arus kas bebas yang dua atau tiga kali lipat dari sektor teknologi, sementara diperdagangkan dengan kelipatan yang jauh lebih rendah. Alasannya adalah kurangnya modal institusional jangka panjang di sektor ini, yang menurutnya dapat membanjiri jika saham teknologi mencapai puncaknya.\n\nNed dan Wilf juga membahas faktor tak terduga – ‘Di Mana Emasnya?’ – sebuah pembahasan mendalam yang menarik tentang perbankan emas batangan cadangan fraksional, ekspansi neraca bank sentral, dan risiko sistemik seputar keberadaan emas fisik sebenarnya.\n\nUntuk konten seperti ini, berlanggananlah ke Saluran YouTube The Master Investor Podcast -    /   \n\nDan ikuti  di X - https://x.com/wilfredfrost?lang=en \nDan LinkedIn -   / wilfred-frost-279667374  \n\nDisponsori oleh BNY Investments, World Gold Council, London Stock Exchange Group (LSEG) dan Interactive Brokers - ibkr.com/masterinvestor.\n\nThe Master Investor Podcast diproduksi oleh Paradine Productions dan Master Investor Ltd bekerja sama dengan Bird Lime Media.\n\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan merupakan ajakan atau bujukan untuk terlibat dalam aktivitas investasi apa pun. Ini bukan promosi keuangan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 21 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (FSMA). Pandangan yang diungkapkan oleh pembawa acara podcast ini adalah pandangan pembawa acara dan diberikan dalam rangka jurnalisme. Podcast ini mendapat pengecualian berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (Peraturan Promosi Keuangan) 2005 (FPO), dan tidak memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan FSMA. Informasi umum, yang tidak mengidentifikasi investasi, dana, penyedia, atau layanan tertentu, tentang kelas investasi seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset kripto, mungkin diberikan dan/atau dibahas selama podcast ini. Diskusi tersebut termasuk dalam pengecualian promosi umum (Pasal 17 FPO). Diskusi tersebut bukan promosi keuangan yang memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan pasal 21 FSMA. Investasi melibatkan risiko. Anda harus berkonsultasi dengan penasihat yang berkualifikasi yang dapat menilai keadaan individu Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "8xWhfSGrO50"}}, {"key": "@OpenDialogueByAxis", "attributes": {"label": "@OpenDialogueByAxis", "x": 718.0578977707822, "y": 225.31874146515108, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3508, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Gmj2_GgZkgI", "id": "@OpenDialogueByAxis", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi India: Apa Selanjutnya? | Dialog Terbuka | Episode 47\n\nApakah ekonomi India menghadapi krisis struktural, ataukah kita sedang menyaksikan titik balik pertumbuhan yang penting? Dalam video ini, kami memberikan analisis mendalam tentang penurunan PDB saat ini, depresiasi rupee, dan tantangan yang sedang dihadapi pertumbuhan ekonomi India.\n\nKami menguraikan mengapa perlambatan PDB nominal, yang didorong oleh kombinasi inflasi ultra-rendah dan pengetatan fiskal, telah berdampak pada pendapatan perusahaan dan valuasi pasar, yang pada akhirnya memicu arus keluar FII baru-baru ini.\n\nPelajari bagaimana dampak inflasi, risiko geopolitik, dan siklus belanja modal global membentuk kembali pasar India saat ini. Para pembicara juga membahas indikator ekonomi utama yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan menjelaskan mengapa lingkungan inflasi moderat 4–5% sangat penting untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Dari menganalisis mengapa rupee jatuh hingga mengeksplorasi inisiatif terbaru RBI untuk menarik modal asing, uraian ini sangat penting bagi investor. Berlangganan Open Dialogue untuk percakapan yang lebih mendalam tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan India!\n\n\nPembicara:\nSameer Shetty: Kepala Grup, Perbankan Digital & Program Strategis, Axis Bank\n\nR Sivakumar: Kepala Investasi, Axis Mutual Fund\n\nPenanda Waktu:\n\n00:00 – Pendahuluan - Penurunan Pasar Saham India: Apa yang Sebenarnya Terjadi?\n\n04:00 – Konsolidasi Fiskal & Kenaikan Suku Bunga RBI: Akar Penyebabnya\n09:00 – Krisis Asia Barat, Arus Keluar FII & Masalah Valuasi India\n17:00 – Depresiasi Rupee: Tiga Pukulan Berat & Respons Kebijakan RBI\n23:00 – Siklus Belanja Modal AI Global — Risiko Tersembunyi dalam Pendapatan yang Ditingkatkan\n40:00 – Prospek Ekonomi India — Indikator Utama yang Perlu Diperhatikan\n44:00 – Strategi Portofolio untuk Investor Ritel\n47:50 – Kesimpulan\n\n========================================================\nVideo yang direkomendasikan:\n\n▶️ Ini Bukan Hanya Soal Minyak: Bagaimana Konflik Mempengaruhi Pertumbuhan, Inflasi & Mata Uang | Episode Spesial:    • This Isn’t Just About Oil: How the Conflic...  \n\n▶️ Pertumbuhan Ekonomi India vs. Pendapatan Per Kapita Dijelaskan | Dialog Terbuka | Episode 33:    • India’s Economic Growth vs. Per Capita Inc...  \n\n▶️ Anggota MPC RBI Menjelaskan Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi & Dampak Ekonomi | Dialog Terbuka | Episode 37:    • RBI’s MPC Member Explains Monetary Policy,...  \n\n#krisisekonomiindia #penurunanPDB #dampakinflasi #pertumbuhanekonomiindia #depresiasimatauang #depresiasirupee #risikogeopolitik #mengaparupeejatuh #indikatorekonomi #pemulihanekonomi #perlambatanekonomi #pertumbuhanPDBrilitif #PDBnominal #tigapenyebabpukulan #dinamikainvestasiasing #konflikasiabarat #fcnrswap #sikluscapex #AxisBank #OpenDialogue\n\nBERLANGGANAN KAMI:    /   \n\nUnduh Aplikasi Axis Bank: https://play.google.com/store/apps/de...\n\nUntuk video informatif dan diskusi lebih lanjut tentang topik penting terkait Perbankan, keuangan & ekonomi:\nLinkedIn -   / axis-bank  \nInstagram -   / opendialoguebyaxisbank  \nFacebook -   / axisbank  \nX- https://x.com/AxisBank\n\nHak Cipta:\n©Axis Bank Limited [2026]. Semua hak dilindungi undang-undang. Video ini dan semua video lain di saluran ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan tidak boleh digunakan atau direproduksi tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.\n\nPERNYATAAN PENAFIAN HUKUM:\nDengan mengakses podcast video ini (“Podcast”), saya mengakui bahwa Axis Bank Limited dan anak perusahaannya (“AXIS BANK”) tidak memberikan jaminan, garansi, atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan atau kecukupan informasi yang ditampilkan dalam Podcast ini. Informasi, pendapat, dan rekomendasi yang disajikan dalam Podcast ini hanya untuk informasi umum dan setiap ketergantungan pada informasi yang diberikan dalam Podcast ini dilakukan atas risiko Anda sendiri. Podcast ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional. Kecuali dinyatakan secara khusus sebaliknya, AXIS BANK tidak mendukung, menyetujui, merekomendasikan, atau mensertifikasi informasi, produk, proses, layanan, atau organisasi apa pun yang disajikan atau disebutkan dalam Podcast ini, dan informasi dari Podcast ini tidak boleh dirujuk dengan cara apa pun untuk menyiratkan persetujuan atau dukungan tersebut. Lebih lanjut, AXIS BANK tidak memberikan jaminan bahwa Podcast ini, atau server yang menyediakannya, bebas dari virus, worm, atau elemen atau kode lain yang memiliki sifat merusak atau mencemari.\n\nAXIS BANK SECARA TEGAS MENOLAK SEGALA TANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, INSIDENTAL, KHUSUS, KONSEKUENSIAL, ATAU KERUGIAN LAINNYA YANG TIMBUL AKIBAT PENGGUNAAN, REFERENSI, KEPERCAYAAN, ATAU KETIDAKMAMPUAN INDIVIDU UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI PODCAST YANG DISAJIKAN DALAM PODCAST INI.", "post_id": "Gmj2_GgZkgI"}}, {"key": "opendialoguebyaxis", "attributes": {"label": "opendialoguebyaxis", "x": 529.5380678589296, "y": 195.37674652798054, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.2989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gmj2_GgZkgI", "id": "opendialoguebyaxis", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi India: Apa Selanjutnya? | Dialog Terbuka | Episode 47\n\nApakah ekonomi India menghadapi krisis struktural, ataukah kita sedang menyaksikan titik balik pertumbuhan yang penting? Dalam video ini, kami memberikan analisis mendalam tentang penurunan PDB saat ini, depresiasi rupee, dan tantangan yang sedang dihadapi pertumbuhan ekonomi India.\n\nKami menguraikan mengapa perlambatan PDB nominal, yang didorong oleh kombinasi inflasi ultra-rendah dan pengetatan fiskal, telah berdampak pada pendapatan perusahaan dan valuasi pasar, yang pada akhirnya memicu arus keluar FII baru-baru ini.\n\nPelajari bagaimana dampak inflasi, risiko geopolitik, dan siklus belanja modal global membentuk kembali pasar India saat ini. Para pembicara juga membahas indikator ekonomi utama yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan menjelaskan mengapa lingkungan inflasi moderat 4–5% sangat penting untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Dari menganalisis mengapa rupee jatuh hingga mengeksplorasi inisiatif terbaru RBI untuk menarik modal asing, uraian ini sangat penting bagi investor. Berlangganan Open Dialogue untuk percakapan yang lebih mendalam tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan India!\n\n\nPembicara:\nSameer Shetty: Kepala Grup, Perbankan Digital & Program Strategis, Axis Bank\n\nR Sivakumar: Kepala Investasi, Axis Mutual Fund\n\nPenanda Waktu:\n\n00:00 – Pendahuluan - Penurunan Pasar Saham India: Apa yang Sebenarnya Terjadi?\n\n04:00 – Konsolidasi Fiskal & Kenaikan Suku Bunga RBI: Akar Penyebabnya\n09:00 – Krisis Asia Barat, Arus Keluar FII & Masalah Valuasi India\n17:00 – Depresiasi Rupee: Tiga Pukulan Berat & Respons Kebijakan RBI\n23:00 – Siklus Belanja Modal AI Global — Risiko Tersembunyi dalam Pendapatan yang Ditingkatkan\n40:00 – Prospek Ekonomi India — Indikator Utama yang Perlu Diperhatikan\n44:00 – Strategi Portofolio untuk Investor Ritel\n47:50 – Kesimpulan\n\n========================================================\nVideo yang direkomendasikan:\n\n▶️ Ini Bukan Hanya Soal Minyak: Bagaimana Konflik Mempengaruhi Pertumbuhan, Inflasi & Mata Uang | Episode Spesial:    • This Isn’t Just About Oil: How the Conflic...  \n\n▶️ Pertumbuhan Ekonomi India vs. Pendapatan Per Kapita Dijelaskan | Dialog Terbuka | Episode 33:    • India’s Economic Growth vs. Per Capita Inc...  \n\n▶️ Anggota MPC RBI Menjelaskan Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi & Dampak Ekonomi | Dialog Terbuka | Episode 37:    • RBI’s MPC Member Explains Monetary Policy,...  \n\n#krisisekonomiindia #penurunanPDB #dampakinflasi #pertumbuhanekonomiindia #depresiasimatauang #depresiasirupee #risikogeopolitik #mengaparupeejatuh #indikatorekonomi #pemulihanekonomi #perlambatanekonomi #pertumbuhanPDBrilitif #PDBnominal #tigapenyebabpukulan #dinamikainvestasiasing #konflikasiabarat #fcnrswap #sikluscapex #AxisBank #OpenDialogue\n\nBERLANGGANAN KAMI:    /   \n\nUnduh Aplikasi Axis Bank: https://play.google.com/store/apps/de...\n\nUntuk video informatif dan diskusi lebih lanjut tentang topik penting terkait Perbankan, keuangan & ekonomi:\nLinkedIn -   / axis-bank  \nInstagram -   / opendialoguebyaxisbank  \nFacebook -   / axisbank  \nX- https://x.com/AxisBank\n\nHak Cipta:\n©Axis Bank Limited [2026]. Semua hak dilindungi undang-undang. Video ini dan semua video lain di saluran ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan tidak boleh digunakan atau direproduksi tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.\n\nPERNYATAAN PENAFIAN HUKUM:\nDengan mengakses podcast video ini (“Podcast”), saya mengakui bahwa Axis Bank Limited dan anak perusahaannya (“AXIS BANK”) tidak memberikan jaminan, garansi, atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan atau kecukupan informasi yang ditampilkan dalam Podcast ini. Informasi, pendapat, dan rekomendasi yang disajikan dalam Podcast ini hanya untuk informasi umum dan setiap ketergantungan pada informasi yang diberikan dalam Podcast ini dilakukan atas risiko Anda sendiri. Podcast ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional. Kecuali dinyatakan secara khusus sebaliknya, AXIS BANK tidak mendukung, menyetujui, merekomendasikan, atau mensertifikasi informasi, produk, proses, layanan, atau organisasi apa pun yang disajikan atau disebutkan dalam Podcast ini, dan informasi dari Podcast ini tidak boleh dirujuk dengan cara apa pun untuk menyiratkan persetujuan atau dukungan tersebut. Lebih lanjut, AXIS BANK tidak memberikan jaminan bahwa Podcast ini, atau server yang menyediakannya, bebas dari virus, worm, atau elemen atau kode lain yang memiliki sifat merusak atau mencemari.\n\nAXIS BANK SECARA TEGAS MENOLAK SEGALA TANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, INSIDENTAL, KHUSUS, KONSEKUENSIAL, ATAU KERUGIAN LAINNYA YANG TIMBUL AKIBAT PENGGUNAAN, REFERENSI, KEPERCAYAAN, ATAU KETIDAKMAMPUAN INDIVIDU UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI PODCAST YANG DISAJIKAN DALAM PODCAST INI.", "post_id": "Gmj2_GgZkgI"}}], "edges": [{"key": "yogapratama68_", "source": "yogapratama68_", "target": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "yogapratama68_", "source": "yogapratama68_", "target": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ConservingWLife", "source": "ConservingWLife", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "chenelpasarmodal", "source": "chenelpasarmodal", "target": "akunwakwak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "investophoenix", "source": "investophoenix", "target": "sucorsekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "investophoenix", "source": "investophoenix", "target": "belimbingstock", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "investophoenix", "source": "investophoenix", "target": "bryanharijanto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mancingsaham.id", "source": "mancingsaham.id", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jsxproid", "source": "jsxproid", "target": "JSXPROID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jsxproid", "source": "jsxproid", "target": "jsxproid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@hkwowtv", "source": "@hkwowtv", "target": "hkmoneyfarm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@hkwowtv", "source": "@hkwowtv", "target": "hktv_crypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@jtbc_news", "source": "@jtbc_news", "target": "jtbc_news/st...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheMasterInvestorPodcast", "source": "@TheMasterInvestorPodcast", "target": "themasterinvestorpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheMasterInvestorPodcast", "source": "@TheMasterInvestorPodcast", "target": "WilfredFrost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OpenDialogueByAxis", "source": "@OpenDialogueByAxis", "target": "opendialoguebyaxis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}