{"nodes": [{"key": "redstone_indo", "attributes": {"label": "redstone_indo", "x": 294.2637085361277, "y": 699.6250183042907, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069135564633469003", "id": "redstone_indo", "source": "tweet-000004", "content": "1/ USST adalah stablecoin yang didukung RWA dari , yang dijamin dengan tokenisasi obligasi pemerintah AS. Informasi harga USST kini tersedia di \n\n sebagai bagian dari standar SEP-40.", "post_id": "2069135564633469003"}}, {"key": "StellarOrg", "attributes": {"label": "StellarOrg", "x": 992.7851564925758, "y": 787.3022666019242, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.5305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069135564633469003", "id": "StellarOrg", "source": "tweet-000004", "content": "1/ USST adalah stablecoin yang didukung RWA dari , yang dijamin dengan tokenisasi obligasi pemerintah AS. Informasi harga USST kini tersedia di \n\n sebagai bagian dari standar SEP-40.", "post_id": "2069135564633469003"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 833.669301217592, "y": 257.53987842824944, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 131.6398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3925578185388423927_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\nNamun, saat dimintai konfirmasi mengenai keterkaitan aturan ini dengan para wajib pajak peserta program pengampunan pajak (tax amnesty), Airlangga belum bersedia membeberkan detail mekanisme teknis instrumen finansial tersebut.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/tanggapan-airlangga-soal-patriot-dan-merah-putih-bond-bebas-pidana-pajak\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #SuratUtangDanantara #Danantara #MerahPutihBond", "post_id": "3925578185388423927_3310659452"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 668.8333526350827, "y": 616.4240968160215, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3413, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3925718754735211303_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 DPR Kini Bisa Evaluasi BI, OJK, dan LPS Lewat UU PPSK Baru: Apa Dampaknya ke Pasar Modal?\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\n\nPemerintah dan DPR resmi menetapkan perubahan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) melalui UU Nomor 4 Tahun 2026. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah bertambahnya kewenangan DPR dalam melakukan evaluasi terhadap Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n\n📌 Apa yang Berubah dalam UU PPSK Terbaru?\nMelalui penambahan Pasal 9A, DPR kini memiliki kewenangan untuk:\n✅ Melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja BI, OJK, dan LPS.\n✅ Menyampaikan hasil evaluasi melalui alat kelengkapan DPR yang membidangi sektor keuangan dan moneter.\n✅ Memberikan rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh lembaga terkait.\n\n⚖️ Apakah DPR Kini Bisa Mencopot Pimpinan BI, OJK, dan LPS?\nPemberhentian pimpinan BI, OJK, maupun LPS tetap harus mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan diputuskan melalui mekanisme resmi oleh Presiden.\n\n📋 Beberapa alasan pemberhentian yang diatur antara lain:\n▪️ Mengundurkan diri.\n▪️ Masa jabatan berakhir.\n▪️ Berhalangan tetap.\n▪️ Terbukti melakukan pelanggaran hukum tertentu.\n▪️ Tidak memenuhi syarat jabatan sesuai ketentuan.\n\n📊 Dampaknya bagi Pasar Keuangan dan Investor\nPerubahan regulasi ini berpotensi memberikan dampak yang beragam terhadap persepsi pelaku pasar:\n✅ Meningkatkan pengawasan terhadap lembaga sektor keuangan.\n✅ Mendorong transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.\n\nNamun di sisi lain, sebagian investor juga akan mencermati:\n⚠️ Tingkat independensi BI dalam menetapkan kebijakan moneter.\n⚠️ Pengaruh kebijakan politik terhadap sektor keuangan.\n⚠️ Respons investor asing terhadap perubahan tata kelola kelembagaan.\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PPSK #DPR #OJK #BankIndonesia #LPS", "post_id": "3925718754735211303_52512310886"}}, {"key": "@wstruthbombs", "attributes": {"label": "@wstruthbombs", "x": 713.6024018896352, "y": 517.6023633239857, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "loMAq6VpnMQ", "id": "@wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "PERANG SAUDARA Finansial TELAH TIBA: WARSH VS BESSENT\n\nBagaimana jika Federal Reserve bukan lagi satu-satunya lembaga yang mengendalikan kebijakan moneter?\n\nMeskipun Ketua Fed Kevin Warsh mengisyaratkan kenaikan suku bunga dan upaya yang lebih keras melawan inflasi, Menteri Keuangan Scott Bessent mungkin sedang melakukan operasi likuiditas besar-besaran di balik layar melalui pembelian kembali obligasi pemerintah. Dalam video ini, Mark Malek menguraikan bagaimana pembelian kembali obligasi pemerintah, pembelian obligasi di luar arus utama, dan kebijakan manajemen utang dapat menekan imbal hasil jangka panjang, mendukung pasar keuangan, dan menciptakan apa yang oleh beberapa analis disebut sebagai sistem \"QE bayangan\".\n\nPelajari cara kerja pembelian kembali obligasi pemerintah, mengapa bank-bank ingin menjual obligasi jangka panjang, apa artinya ini bagi kurva imbal hasil, suku bunga hipotek, saham, obligasi, dan masa depan ekonomi AS.\n\nJika Anda menginginkan analisis makroekonomi, wawasan Federal Reserve, analisis pasar obligasi, pembaruan inflasi, peringatan resesi, dan cerita-cerita yang tidak dibicarakan Wall Street, berlanggananlah Wall Street Truthbombs.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nFederal Reserve, Kevin Warsh, Scott Bessent, pembelian kembali obligasi pemerintah, QE bayangan, pelonggaran kuantitatif, pasar obligasi, pasar obligasi pemerintah, suku bunga, inflasi, kebijakan Fed, kurva imbal hasil, imbal hasil jangka panjang, Menteri Keuangan, berita bohong Wall Street, jatuhnya pasar saham, peringatan resesi, suntikan likuiditas, krisis utang, suku bunga hipotek, analisis ekonomi, makroekonomi, obligasi pemerintah, manipulasi pasar, berita Federal Reserve\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #fed #economy", "post_id": "loMAq6VpnMQ"}}, {"key": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "wstruthbombs...", "x": 113.39781847918896, "y": 285.07018684671516, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.1384, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "loMAq6VpnMQ", "id": "wstruthbombs...", "source": "youtube-000001", "content": "PERANG SAUDARA Finansial TELAH TIBA: WARSH VS BESSENT\n\nBagaimana jika Federal Reserve bukan lagi satu-satunya lembaga yang mengendalikan kebijakan moneter?\n\nMeskipun Ketua Fed Kevin Warsh mengisyaratkan kenaikan suku bunga dan upaya yang lebih keras melawan inflasi, Menteri Keuangan Scott Bessent mungkin sedang melakukan operasi likuiditas besar-besaran di balik layar melalui pembelian kembali obligasi pemerintah. Dalam video ini, Mark Malek menguraikan bagaimana pembelian kembali obligasi pemerintah, pembelian obligasi di luar arus utama, dan kebijakan manajemen utang dapat menekan imbal hasil jangka panjang, mendukung pasar keuangan, dan menciptakan apa yang oleh beberapa analis disebut sebagai sistem \"QE bayangan\".\n\nPelajari cara kerja pembelian kembali obligasi pemerintah, mengapa bank-bank ingin menjual obligasi jangka panjang, apa artinya ini bagi kurva imbal hasil, suku bunga hipotek, saham, obligasi, dan masa depan ekonomi AS.\n\nJika Anda menginginkan analisis makroekonomi, wawasan Federal Reserve, analisis pasar obligasi, pembaruan inflasi, peringatan resesi, dan cerita-cerita yang tidak dibicarakan Wall Street, berlanggananlah Wall Street Truthbombs.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nFederal Reserve, Kevin Warsh, Scott Bessent, pembelian kembali obligasi pemerintah, QE bayangan, pelonggaran kuantitatif, pasar obligasi, pasar obligasi pemerintah, suku bunga, inflasi, kebijakan Fed, kurva imbal hasil, imbal hasil jangka panjang, Menteri Keuangan, berita bohong Wall Street, jatuhnya pasar saham, peringatan resesi, suntikan likuiditas, krisis utang, suku bunga hipotek, analisis ekonomi, makroekonomi, obligasi pemerintah, manipulasi pasar, berita Federal Reserve\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #fed #economy", "post_id": "loMAq6VpnMQ"}}, {"key": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "wstruthbombs", "x": 559.4772737763852, "y": 702.7288231610886, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.1384, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "loMAq6VpnMQ", "id": "wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "PERANG SAUDARA Finansial TELAH TIBA: WARSH VS BESSENT\n\nBagaimana jika Federal Reserve bukan lagi satu-satunya lembaga yang mengendalikan kebijakan moneter?\n\nMeskipun Ketua Fed Kevin Warsh mengisyaratkan kenaikan suku bunga dan upaya yang lebih keras melawan inflasi, Menteri Keuangan Scott Bessent mungkin sedang melakukan operasi likuiditas besar-besaran di balik layar melalui pembelian kembali obligasi pemerintah. Dalam video ini, Mark Malek menguraikan bagaimana pembelian kembali obligasi pemerintah, pembelian obligasi di luar arus utama, dan kebijakan manajemen utang dapat menekan imbal hasil jangka panjang, mendukung pasar keuangan, dan menciptakan apa yang oleh beberapa analis disebut sebagai sistem \"QE bayangan\".\n\nPelajari cara kerja pembelian kembali obligasi pemerintah, mengapa bank-bank ingin menjual obligasi jangka panjang, apa artinya ini bagi kurva imbal hasil, suku bunga hipotek, saham, obligasi, dan masa depan ekonomi AS.\n\nJika Anda menginginkan analisis makroekonomi, wawasan Federal Reserve, analisis pasar obligasi, pembaruan inflasi, peringatan resesi, dan cerita-cerita yang tidak dibicarakan Wall Street, berlanggananlah Wall Street Truthbombs.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nFederal Reserve, Kevin Warsh, Scott Bessent, pembelian kembali obligasi pemerintah, QE bayangan, pelonggaran kuantitatif, pasar obligasi, pasar obligasi pemerintah, suku bunga, inflasi, kebijakan Fed, kurva imbal hasil, imbal hasil jangka panjang, Menteri Keuangan, berita bohong Wall Street, jatuhnya pasar saham, peringatan resesi, suntikan likuiditas, krisis utang, suku bunga hipotek, analisis ekonomi, makroekonomi, obligasi pemerintah, manipulasi pasar, berita Federal Reserve\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #fed #economy", "post_id": "loMAq6VpnMQ"}}, {"key": "@markets", "attributes": {"label": "@markets", "x": 163.01620206905244, "y": 543.1958764625525, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "@markets", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "bloombergbusi...", "attributes": {"label": "bloombergbusi...", "x": 449.28257966094276, "y": 499.9193009098165, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "bloombergbusi...", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "bloombergtechnology", "attributes": {"label": "bloombergtechnology", "x": 489.0778652084439, "y": 216.51129923214484, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "bloombergtechnology", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "business", "attributes": {"label": "business", "x": 801.9719939358829, "y": 59.178265583791244, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "business", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 633.5432341760028, "y": 302.7455845516079, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "bloomberg_espanol", "attributes": {"label": "bloomberg_espanol", "x": 303.56846031424, "y": 116.60967177389348, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "bloomberg_espanol", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "bloombergpodcasts", "attributes": {"label": "bloombergpodcasts", "x": 863.0021143017265, "y": 857.6052320633185, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RuQcTDoD_TY", "id": "bloombergpodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi di Bawah Tekanan Meski Harga Minyak Melandai: 3 Menit MLIV\n\nAnna Edwards, Guy Johnson, Tom Mackenzie, dan Mark Cudmore membahas tema-tema utama hari ini untuk analis dan investor di \"Bloomberg: The Opening Trade.\"\n\nBab:\n00:00:00 - MLIV\n00:00:01 - Perkembangan Terbaru AS-Iran\n00:01:15 - Minyak Mentah Brent, Harga Minyak\n00:02:02 - Imbal Hasil Obligasi\n00:02:38 - Keir Starmer, Tekanan pada Obligasi Pemerintah Inggris\n--------\nSelengkapnya di Bloomberg Television and Markets\n\nSuka video ini? Berlangganan dan aktifkan notifikasi agar Anda tidak ketinggalan video apa pun dari Bloomberg Markets & Finance: https://tinyurl.com/ysu5b8a9\nKunjungi http://www.bloomberg.com untuk berita & analisis bisnis, data pasar terkini, fitur, profil, dan lainnya.\n\nTerhubung dengan Bloomberg Television di:\nX:   / bloombergtv  \nFacebook:   / bloombergtelevision  \nInstagram:   / bloombergtv  \n\nTerhubung dengan Bloomberg Business di:\nX:   / business  \nFacebook:   / bloombergbusiness  \nInstagram:   / bloombergbusiness  \nTikTok: https://www.tiktok.com/\nReddit:   / bloomberg  \nLinkedIn:   / bloomberg-news  \n\nLebih lanjut dari Bloomberg:\nBloomberg Radio:   / bloombergradio  \n\nBloomberg Surveillance:   / bsurveillance   \nBloomberg Politics:   / bpolitics   \nBloomberg Originals:   / bbgoriginals   \n\nTonton lebih banyak di YouTube: \nBloomberg Technology:    /    \nBloomberg Originals:    /    \nBloomberg Quicktake:    /    \nBloomberg Espanol:    /    \nBloomberg Podcasts:    /", "post_id": "RuQcTDoD_TY"}}, {"key": "@TheJuliaLaRocheShow", "attributes": {"label": "@TheJuliaLaRocheShow", "x": 464.26055328332126, "y": 775.0582798319984, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "zOJkUGgSOkM", "id": "@TheJuliaLaRocheShow", "source": "youtube-000001", "content": "Peter Schiff: Akhir Permainan Telah Tiba, Gelembung Akan Pecah, Bunga $2 Triliun Tahun Depan\n\nPeter Schiff memperingatkan bahwa gelembung ekonomi akan pecah karena kripto memimpin penurunan, sementara pasar obligasi menghadapi penurunan lebih lanjut dengan imbal hasil obligasi 10 tahun berpotensi menembus angka 5%. Ia menekankan bahwa inflasi adalah pilihan—semua ketua Fed memilihnya, dan Warsh pun akan melakukannya meskipun ada retorika keras, karena alternatifnya secara politis tidak dapat diterima. Ia mengungkapkan defisit Mei melonjak 30% sementara biaya bunga melonjak 44%, dengan pembayaran bunga tahunan sekarang mencapai $1,6 triliun dan akan mencapai $2 triliun pada tahun depan. Schiff mengidentifikasi Jepang sebagai pertanda buruk dengan rasio utang terhadap PDB 250%, imbal hasil naik di atas 4%, dan yen anjlok di bawah 160 dengan potensi penurunan 30-50% lagi. Tesis akhirnya: dolar AS kehilangan status mata uang cadangan, aset AS mengalami penurunan harga, dan ia memposisikan diri untuk \"memiliki semua kendali\" pada garis akhir. Penurunan harga emas dari $5.600 menjadi $4.200 adalah langkah \"beli rumor, jual fakta\", sementara perak di $65 menuju $200 dan Bitcoin di $64.000 sebaiknya dijual. Pertumbuhan PDB adalah ilusi yang diciptakan oleh deflator yang salah yang meremehkan inflasi; ekonomi sebenarnya tidak berkembang, hanya menjadi lebih mahal, dan depresi stagflasi terkunci.\n\nTerima kasih kepada sponsor kami:\nKalshi - unduh aplikasi Kalshi dan gunakan kode JULIA untuk mendapatkan $10 saat Anda melakukan trading $10. kalshi.com/julia\nLogam Moneter - pelajari lebih lanjut di https://www.monetary-metals.com/julia/\n\nTautan:\nhttps://x.com/PeterSchiff\n   /   \n\nCap waktu:\n0:00 Pendahuluan dan selamat datang kembali Peter\n00:50 Gelembung mulai mengempis\n1:16 Pasar terlalu lengah terhadap risiko inflasi\n1:45 Warsh punya masalah - Naik suku bunga atau tidak, keduanya buruk\n3:36 Inflasi adalah pilihan - Semua ketua Fed memilihnya\n5:11 Warsh akan memilih inflasi meskipun ada pernyataan keras\n5:24 Pasar obligasi akan runtuh - 10 tahun menjadi 5%, 30 tahun menjadi 5,5-6%\n7:42 Defisit Mei naik 30%, pengeluaran bunga naik 44%\n8:13 Pembayaran bunga $1,6 triliun/tahun, akan menjadi $2 triliun tahun depan\n9:39 Pengeluaran pemerintah naik 50% sejak COVID, pajak dikurangi\n10:57 Inflasi adalah pajak tersembunyi - Pemerintah lebih menyukainya\n11:52 Biaya perang Iran melalui inflasi, bukan pajak langsung\n13:49 Pajak kekayaan - Lereng licin, pada akhirnya akan menghantam kelas menengah\n19:56 Krisis Jepang - Rasio utang terhadap PDB 250%, yen anjlok di bawah 160\n20:29 Imbal hasil obligasi Jepang di 4% untuk jangka waktu 30 tahun, naik dengan cepat\n21:45 Jepang dapat menjual obligasi pemerintah AS senilai $1 triliun\n24:41 Jepang sebagai pertanda krisis AS\n24:54 Menteri Keuangan Paulson mengatakan krisis tak terhindarkan\n27:18 Tanda peringatan emas - Penurunan ke $4.200 dari harga normal $5.600\n29:24 Perak di $65, menuju $200\n32:39 Pasar saham di titik tertinggi tetapi ekonomi lebih buruk daripada Biden\n36:56 Ilusi PDB - Deflator terlalu rendah, hanya harga bukan pertumbuhan\n39:48 Permainan akhir - Dolar tidak akan menjadi mata uang cadangan\n40:40 Bermain untuk permainan akhir, ingin semua chip di akhir\n43:31 Prediksi kontrarian - Suku bunga lebih tinggi, minyak lebih tinggi, emas lebih tinggi\n44:30 Krisis Jepang domino pertama, lalu dolar berikutnya\n45:01 Ringkasan - Stagflasi dan tesis permainan akhir", "post_id": "zOJkUGgSOkM"}}, {"key": "peterschiff", "attributes": {"label": "peterschiff", "x": 222.35257709531155, "y": 35.01312183227312, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.5305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zOJkUGgSOkM", "id": "peterschiff", "source": "youtube-000001", "content": "Peter Schiff: Akhir Permainan Telah Tiba, Gelembung Akan Pecah, Bunga $2 Triliun Tahun Depan\n\nPeter Schiff memperingatkan bahwa gelembung ekonomi akan pecah karena kripto memimpin penurunan, sementara pasar obligasi menghadapi penurunan lebih lanjut dengan imbal hasil obligasi 10 tahun berpotensi menembus angka 5%. Ia menekankan bahwa inflasi adalah pilihan—semua ketua Fed memilihnya, dan Warsh pun akan melakukannya meskipun ada retorika keras, karena alternatifnya secara politis tidak dapat diterima. Ia mengungkapkan defisit Mei melonjak 30% sementara biaya bunga melonjak 44%, dengan pembayaran bunga tahunan sekarang mencapai $1,6 triliun dan akan mencapai $2 triliun pada tahun depan. Schiff mengidentifikasi Jepang sebagai pertanda buruk dengan rasio utang terhadap PDB 250%, imbal hasil naik di atas 4%, dan yen anjlok di bawah 160 dengan potensi penurunan 30-50% lagi. Tesis akhirnya: dolar AS kehilangan status mata uang cadangan, aset AS mengalami penurunan harga, dan ia memposisikan diri untuk \"memiliki semua kendali\" pada garis akhir. Penurunan harga emas dari $5.600 menjadi $4.200 adalah langkah \"beli rumor, jual fakta\", sementara perak di $65 menuju $200 dan Bitcoin di $64.000 sebaiknya dijual. Pertumbuhan PDB adalah ilusi yang diciptakan oleh deflator yang salah yang meremehkan inflasi; ekonomi sebenarnya tidak berkembang, hanya menjadi lebih mahal, dan depresi stagflasi terkunci.\n\nTerima kasih kepada sponsor kami:\nKalshi - unduh aplikasi Kalshi dan gunakan kode JULIA untuk mendapatkan $10 saat Anda melakukan trading $10. kalshi.com/julia\nLogam Moneter - pelajari lebih lanjut di https://www.monetary-metals.com/julia/\n\nTautan:\nhttps://x.com/PeterSchiff\n   /   \n\nCap waktu:\n0:00 Pendahuluan dan selamat datang kembali Peter\n00:50 Gelembung mulai mengempis\n1:16 Pasar terlalu lengah terhadap risiko inflasi\n1:45 Warsh punya masalah - Naik suku bunga atau tidak, keduanya buruk\n3:36 Inflasi adalah pilihan - Semua ketua Fed memilihnya\n5:11 Warsh akan memilih inflasi meskipun ada pernyataan keras\n5:24 Pasar obligasi akan runtuh - 10 tahun menjadi 5%, 30 tahun menjadi 5,5-6%\n7:42 Defisit Mei naik 30%, pengeluaran bunga naik 44%\n8:13 Pembayaran bunga $1,6 triliun/tahun, akan menjadi $2 triliun tahun depan\n9:39 Pengeluaran pemerintah naik 50% sejak COVID, pajak dikurangi\n10:57 Inflasi adalah pajak tersembunyi - Pemerintah lebih menyukainya\n11:52 Biaya perang Iran melalui inflasi, bukan pajak langsung\n13:49 Pajak kekayaan - Lereng licin, pada akhirnya akan menghantam kelas menengah\n19:56 Krisis Jepang - Rasio utang terhadap PDB 250%, yen anjlok di bawah 160\n20:29 Imbal hasil obligasi Jepang di 4% untuk jangka waktu 30 tahun, naik dengan cepat\n21:45 Jepang dapat menjual obligasi pemerintah AS senilai $1 triliun\n24:41 Jepang sebagai pertanda krisis AS\n24:54 Menteri Keuangan Paulson mengatakan krisis tak terhindarkan\n27:18 Tanda peringatan emas - Penurunan ke $4.200 dari harga normal $5.600\n29:24 Perak di $65, menuju $200\n32:39 Pasar saham di titik tertinggi tetapi ekonomi lebih buruk daripada Biden\n36:56 Ilusi PDB - Deflator terlalu rendah, hanya harga bukan pertumbuhan\n39:48 Permainan akhir - Dolar tidak akan menjadi mata uang cadangan\n40:40 Bermain untuk permainan akhir, ingin semua chip di akhir\n43:31 Prediksi kontrarian - Suku bunga lebih tinggi, minyak lebih tinggi, emas lebih tinggi\n44:30 Krisis Jepang domino pertama, lalu dolar berikutnya\n45:01 Ringkasan - Stagflasi dan tesis permainan akhir", "post_id": "zOJkUGgSOkM"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 327.0379977947626, "y": 248.602105393405, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "UQkAL_hkgaA", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani Beber Pesan Presiden Prabowo ke Komisaris dan Direksi Bank BUMN\n\nPresiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya peran strategis bank-bank Himbara sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional serta pendukung berbagai program pembangunan pemerintah.\n\nUsai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa total kapitalisasi pasar bank-bank Himbara mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Menurut Rosan, angka tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia. Ia mencontohkan kapitalisasi pasar Bank Mandiri yang mencapai sekitar Rp450 triliun, disusul BRI di kisaran yang sama, BNI hampir Rp200 triliun, serta kontribusi dari BSI dan BTN, yang secara keseluruhan menunjukkan besarnya peran sektor perbankan BUMN dalam perekonomian nasional.\n\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "UQkAL_hkgaA"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 902.5140883544235, "y": 345.7261700604807, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UQkAL_hkgaA", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani Beber Pesan Presiden Prabowo ke Komisaris dan Direksi Bank BUMN\n\nPresiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya peran strategis bank-bank Himbara sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional serta pendukung berbagai program pembangunan pemerintah.\n\nUsai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa total kapitalisasi pasar bank-bank Himbara mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Menurut Rosan, angka tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia. Ia mencontohkan kapitalisasi pasar Bank Mandiri yang mencapai sekitar Rp450 triliun, disusul BRI di kisaran yang sama, BNI hampir Rp200 triliun, serta kontribusi dari BSI dan BTN, yang secara keseluruhan menunjukkan besarnya peran sektor perbankan BUMN dalam perekonomian nasional.\n\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "UQkAL_hkgaA"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 582.4750293822242, "y": 691.7151502164106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UQkAL_hkgaA", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani Beber Pesan Presiden Prabowo ke Komisaris dan Direksi Bank BUMN\n\nPresiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya peran strategis bank-bank Himbara sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional serta pendukung berbagai program pembangunan pemerintah.\n\nUsai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa total kapitalisasi pasar bank-bank Himbara mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Menurut Rosan, angka tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia. Ia mencontohkan kapitalisasi pasar Bank Mandiri yang mencapai sekitar Rp450 triliun, disusul BRI di kisaran yang sama, BNI hampir Rp200 triliun, serta kontribusi dari BSI dan BTN, yang secara keseluruhan menunjukkan besarnya peran sektor perbankan BUMN dalam perekonomian nasional.\n\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "UQkAL_hkgaA"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 609.2927802908949, "y": 223.06142506564674, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "UQkAL_hkgaA", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Rosan Roeslani Beber Pesan Presiden Prabowo ke Komisaris dan Direksi Bank BUMN\n\nPresiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya peran strategis bank-bank Himbara sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional serta pendukung berbagai program pembangunan pemerintah.\n\nUsai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa total kapitalisasi pasar bank-bank Himbara mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Menurut Rosan, angka tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia. Ia mencontohkan kapitalisasi pasar Bank Mandiri yang mencapai sekitar Rp450 triliun, disusul BRI di kisaran yang sama, BNI hampir Rp200 triliun, serta kontribusi dari BSI dan BTN, yang secara keseluruhan menunjukkan besarnya peran sektor perbankan BUMN dalam perekonomian nasional.\n\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "UQkAL_hkgaA"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 763.9431196652494, "y": 623.4700259218032, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "pt1cOiWmeQ8", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | MILENOMICS\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pt1cOiWmeQ8"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 863.6719765783441, "y": 379.91096492239404, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9413, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pt1cOiWmeQ8", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | MILENOMICS\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pt1cOiWmeQ8"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 268.83491157930206, "y": 997.2158599872477, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9413, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "pt1cOiWmeQ8", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | MILENOMICS\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pt1cOiWmeQ8"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 429.19082572248016, "y": 642.2646696008429, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9413, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pt1cOiWmeQ8", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | MILENOMICS\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pt1cOiWmeQ8"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 303.886595618843, "y": 170.30678931260857, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9413, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pt1cOiWmeQ8", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | MILENOMICS\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pt1cOiWmeQ8"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 232.60447327018863, "y": 442.59912864924576, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9413, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pt1cOiWmeQ8", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | MILENOMICS\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pt1cOiWmeQ8"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 41.00387573806186, "y": 362.07121625334815, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "7oQ4M-Gxh7I", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | IDXC UPDATE\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "7oQ4M-Gxh7I"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 547.7050849943865, "y": 124.55511263977392, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.144, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7oQ4M-Gxh7I", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Begini Jawaban Airlangga soal Patriot dan Merah Putih Bond Bebas Pidana Pajak | IDXC UPDATE\n\nPemerintah tengah menggodok regulasi spesifik bagi para penanam modal yang berniat menaruh investasi pada Surat Utang Danantara, yaitu Merah Putih Bond dan Patriot Bond.\n\nKebijakan ini merujuk pada ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), sebagaimana diwanti-wanti oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.\n\nFormulasi aturan khusus untuk skema obligasi Patriot Bond serta Merah Putih Bond yang bakal dirilis oleh Danantara tersebut dilaporkan masih dimatangkan oleh pemerintah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "7oQ4M-Gxh7I"}}, {"key": "@SoarFinancially", "attributes": {"label": "@SoarFinancially", "x": 131.88147543091355, "y": 336.40291821751777, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KPnDg0RXt5A", "id": "@SoarFinancially", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Emas Akan Naik Dua Kali Lipat Meski Harga Emas Tidak Bergerak | George Noble\n\nInvestor veteran George Noble bergabung dengan Soar Financially untuk membahas mengapa ia percaya portofolio tradisional 60/40 sudah berakhir, mengapa emas dan perak tetap berada dalam pasar bullish jangka panjang, dan mengapa saham AI bisa menjadi kegagalan investasi terbesar dalam sejarah. George berbagi pandangannya tentang inflasi, utang pemerintah, pasar obligasi, penambang emas, Tesla, dan masa depan dolar AS.\n#pasarperumahan #hipotek #federalreserve\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n👨‍💼 Tamu: George Noble, Pendiri & Manajer Portofolio\n🏢 Perusahaan: Noble Capital Advisors\n🌎 https://noblecapitalmarkets.com/\n🌎 https://georgenoble.substack.com/\n𝕏  \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n\n---------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: /soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Pertemuan Fed & Pasar\n01:25 Ekonomi vs Pasar Saham\n03:45 Era Inflasi Baru\n05:19 Mengapa Aturan 60/40 Sudah Mati\n06:12 Tantangan Kevin Warsh\n08:40 Tanda-Tanda Peringatan Likuiditas\n12:02 Masalah Pasar Obligasi\n15:35 Siapa yang Membeli Utang AS?\n18:56 Apakah Dolar Sudah Habis?\n21:01 Emas vs Mata Uang Fiat\n24:27 Penjelasan Koreksi Emas\n29:01 Mengapa Emas Masih Unggul\n34:17 Emas Menuju $15.000?\n\n34:42 Jual Saham Tesla, Beli Emas\n36:00 Peringatan Gelembung AI\n37:22 Cara Berinvestasi $1 Juta\n38:19 Saham Emas Terbaik Hari Ini\n40:11 Di Mana Mengikuti George\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan-perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau pihak terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika hal ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial melepaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #SahamEmas #Perak #Investasi #PasarSaham #Pasar #Keuangan #Makro #GeorgeNoble #LogamMulia #Inflasi #FederalReserve #Tesla #GelembungAI #Resesi #KrisisUtang #PertambanganEmas #PerlindunganKekayaan #ProspekEkonomi #melonjaksecarafinansial", "post_id": "KPnDg0RXt5A"}}, {"key": "NobleCapMkts", "attributes": {"label": "NobleCapMkts", "x": 702.9785682954359, "y": 626.420007230337, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.1384, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KPnDg0RXt5A", "id": "NobleCapMkts", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Emas Akan Naik Dua Kali Lipat Meski Harga Emas Tidak Bergerak | George Noble\n\nInvestor veteran George Noble bergabung dengan Soar Financially untuk membahas mengapa ia percaya portofolio tradisional 60/40 sudah berakhir, mengapa emas dan perak tetap berada dalam pasar bullish jangka panjang, dan mengapa saham AI bisa menjadi kegagalan investasi terbesar dalam sejarah. George berbagi pandangannya tentang inflasi, utang pemerintah, pasar obligasi, penambang emas, Tesla, dan masa depan dolar AS.\n#pasarperumahan #hipotek #federalreserve\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n👨‍💼 Tamu: George Noble, Pendiri & Manajer Portofolio\n🏢 Perusahaan: Noble Capital Advisors\n🌎 https://noblecapitalmarkets.com/\n🌎 https://georgenoble.substack.com/\n𝕏  \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n\n---------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: /soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Pertemuan Fed & Pasar\n01:25 Ekonomi vs Pasar Saham\n03:45 Era Inflasi Baru\n05:19 Mengapa Aturan 60/40 Sudah Mati\n06:12 Tantangan Kevin Warsh\n08:40 Tanda-Tanda Peringatan Likuiditas\n12:02 Masalah Pasar Obligasi\n15:35 Siapa yang Membeli Utang AS?\n18:56 Apakah Dolar Sudah Habis?\n21:01 Emas vs Mata Uang Fiat\n24:27 Penjelasan Koreksi Emas\n29:01 Mengapa Emas Masih Unggul\n34:17 Emas Menuju $15.000?\n\n34:42 Jual Saham Tesla, Beli Emas\n36:00 Peringatan Gelembung AI\n37:22 Cara Berinvestasi $1 Juta\n38:19 Saham Emas Terbaik Hari Ini\n40:11 Di Mana Mengikuti George\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan-perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau pihak terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika hal ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial melepaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #SahamEmas #Perak #Investasi #PasarSaham #Pasar #Keuangan #Makro #GeorgeNoble #LogamMulia #Inflasi #FederalReserve #Tesla #GelembungAI #Resesi #KrisisUtang #PertambanganEmas #PerlindunganKekayaan #ProspekEkonomi #melonjaksecarafinansial", "post_id": "KPnDg0RXt5A"}}, {"key": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "KaiHoffmannAU", "x": 104.89865394090103, "y": 582.3897788710409, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.1384, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KPnDg0RXt5A", "id": "KaiHoffmannAU", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Emas Akan Naik Dua Kali Lipat Meski Harga Emas Tidak Bergerak | George Noble\n\nInvestor veteran George Noble bergabung dengan Soar Financially untuk membahas mengapa ia percaya portofolio tradisional 60/40 sudah berakhir, mengapa emas dan perak tetap berada dalam pasar bullish jangka panjang, dan mengapa saham AI bisa menjadi kegagalan investasi terbesar dalam sejarah. George berbagi pandangannya tentang inflasi, utang pemerintah, pasar obligasi, penambang emas, Tesla, dan masa depan dolar AS.\n#pasarperumahan #hipotek #federalreserve\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n👨‍💼 Tamu: George Noble, Pendiri & Manajer Portofolio\n🏢 Perusahaan: Noble Capital Advisors\n🌎 https://noblecapitalmarkets.com/\n🌎 https://georgenoble.substack.com/\n𝕏  \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n\n---------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: /soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Pertemuan Fed & Pasar\n01:25 Ekonomi vs Pasar Saham\n03:45 Era Inflasi Baru\n05:19 Mengapa Aturan 60/40 Sudah Mati\n06:12 Tantangan Kevin Warsh\n08:40 Tanda-Tanda Peringatan Likuiditas\n12:02 Masalah Pasar Obligasi\n15:35 Siapa yang Membeli Utang AS?\n18:56 Apakah Dolar Sudah Habis?\n21:01 Emas vs Mata Uang Fiat\n24:27 Penjelasan Koreksi Emas\n29:01 Mengapa Emas Masih Unggul\n34:17 Emas Menuju $15.000?\n\n34:42 Jual Saham Tesla, Beli Emas\n36:00 Peringatan Gelembung AI\n37:22 Cara Berinvestasi $1 Juta\n38:19 Saham Emas Terbaik Hari Ini\n40:11 Di Mana Mengikuti George\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan-perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau pihak terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika hal ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial melepaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #SahamEmas #Perak #Investasi #PasarSaham #Pasar #Keuangan #Makro #GeorgeNoble #LogamMulia #Inflasi #FederalReserve #Tesla #GelembungAI #Resesi #KrisisUtang #PertambanganEmas #PerlindunganKekayaan #ProspekEkonomi #melonjaksecarafinansial", "post_id": "KPnDg0RXt5A"}}, {"key": "@TheMasterInvestorPodcast", "attributes": {"label": "@TheMasterInvestorPodcast", "x": 518.3455526350423, "y": 926.3184316903166, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "8xWhfSGrO50", "id": "@TheMasterInvestorPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "MI 58 Ned Naylor Leyland RFTX v1\n\nWilf ditemani oleh Ned Naylor-Leyland, yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Dana Logam Mulia Terbaik Tahun Ini oleh Investment Week dan manajer dari Jupiter Gold & Silver Fund yang bernilai hampir $3 miliar. Dikenal karena perspektifnya yang khas, kontrarian, dan sangat analitis, Ned menjelaskan mengapa narasi sebenarnya seputar emas dan perak sangat disalahpahami oleh publik investor.\n\nAlih-alih melihat emas dan perak melalui lensa komoditas tradisional, Ned menjelaskan mengapa keduanya pada dasarnya adalah instrumen valuta asing dan mengapa emas adalah aset bebas risiko sejati dari sistem keuangan global.\n\n“Ini tentang mengambil posisi short terhadap perilaku pemerintah Anda.” Ned mengemukakan argumen bahwa emas fisik adalah perlindungan utama terhadap erosi daya beli jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang kertas yang tak terhindarkan. Tetapi ia tidak setuju dengan banyak pendukung emas lainnya ketika menjelaskan lonjakan harga pada tahun 2025, dan berpikir bahwa momentum dan mengikuti tren makro dari investor yang menggunakan leverage, serta perubahan ekspektasi suku bunga riil, memicu reli eksplosif baru-baru ini, daripada pembelian oleh bank sentral atau penerimaan yang lebih luas terhadap argumen penurunan nilai moneter oleh sebagian besar investor.\n\nIa menjelaskan mengapa perak beroperasi sebagai aset \"bersifat ganda\" – bertindak sebagai uang sekaligus sangat langka bagi industri masa depan, mulai dari AI hingga teknologi hijau hingga perangkat keras militer. “Perak seperti emas, Anda memiliki posisi short terhadap politisi, tetapi Anda juga memiliki posisi long terhadap masa depan.” Namun Ned hanya memiliki eksposur terhadap emas dan perak, dan menjelaskan mengapa logam mulia atau logam industri lainnya tidak memiliki tempat dalam dananya.\n\nMeskipun ia sendiri pernah memiliki Bitcoin di masa lalu, ia tidak lagi memilikinya karena ia suka menjadi pelopor dan kontrarian, dan tidak melihat tempat untuk $BTC mengingat hal itu.\n\nIa percaya bahwa produsen emas dan perak lebih murah daripada sebelumnya, dengan margin arus kas bebas yang dua atau tiga kali lipat dari sektor teknologi, sementara diperdagangkan dengan kelipatan yang jauh lebih rendah. Alasannya adalah kurangnya modal institusional jangka panjang di sektor ini, yang menurutnya dapat membanjiri jika saham teknologi mencapai puncaknya.\n\nNed dan Wilf juga membahas faktor tak terduga – ‘Di Mana Emasnya?’ – sebuah pembahasan mendalam yang menarik tentang perbankan emas batangan cadangan fraksional, ekspansi neraca bank sentral, dan risiko sistemik seputar keberadaan emas fisik sebenarnya.\n\nUntuk konten seperti ini, berlanggananlah ke Saluran YouTube The Master Investor Podcast -    /   \n\nDan ikuti  di X - https://x.com/wilfredfrost?lang=en \nDan LinkedIn -   / wilfred-frost-279667374  \n\nDisponsori oleh BNY Investments, World Gold Council, London Stock Exchange Group (LSEG) dan Interactive Brokers - ibkr.com/masterinvestor.\n\nThe Master Investor Podcast diproduksi oleh Paradine Productions dan Master Investor Ltd bekerja sama dengan Bird Lime Media.\n\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan merupakan ajakan atau bujukan untuk terlibat dalam aktivitas investasi apa pun. Ini bukan promosi keuangan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 21 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (FSMA). Pandangan yang diungkapkan oleh pembawa acara podcast ini adalah pandangan pembawa acara dan diberikan dalam rangka jurnalisme. Podcast ini mendapat pengecualian berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (Peraturan Promosi Keuangan) 2005 (FPO), dan tidak memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan FSMA. Informasi umum, yang tidak mengidentifikasi investasi, dana, penyedia, atau layanan tertentu, tentang kelas investasi seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset kripto, mungkin diberikan dan/atau dibahas selama podcast ini. Diskusi tersebut termasuk dalam pengecualian promosi umum (Pasal 17 FPO). Diskusi tersebut bukan promosi keuangan yang memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan pasal 21 FSMA. Investasi melibatkan risiko. Anda harus berkonsultasi dengan penasihat yang berkualifikasi yang dapat menilai keadaan individu Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "8xWhfSGrO50"}}, {"key": "themasterinvestorpodcast", "attributes": {"label": "themasterinvestorpodcast", "x": 920.7762140125888, "y": 263.5328643438537, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.1384, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8xWhfSGrO50", "id": "themasterinvestorpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "MI 58 Ned Naylor Leyland RFTX v1\n\nWilf ditemani oleh Ned Naylor-Leyland, yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Dana Logam Mulia Terbaik Tahun Ini oleh Investment Week dan manajer dari Jupiter Gold & Silver Fund yang bernilai hampir $3 miliar. Dikenal karena perspektifnya yang khas, kontrarian, dan sangat analitis, Ned menjelaskan mengapa narasi sebenarnya seputar emas dan perak sangat disalahpahami oleh publik investor.\n\nAlih-alih melihat emas dan perak melalui lensa komoditas tradisional, Ned menjelaskan mengapa keduanya pada dasarnya adalah instrumen valuta asing dan mengapa emas adalah aset bebas risiko sejati dari sistem keuangan global.\n\n“Ini tentang mengambil posisi short terhadap perilaku pemerintah Anda.” Ned mengemukakan argumen bahwa emas fisik adalah perlindungan utama terhadap erosi daya beli jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang kertas yang tak terhindarkan. Tetapi ia tidak setuju dengan banyak pendukung emas lainnya ketika menjelaskan lonjakan harga pada tahun 2025, dan berpikir bahwa momentum dan mengikuti tren makro dari investor yang menggunakan leverage, serta perubahan ekspektasi suku bunga riil, memicu reli eksplosif baru-baru ini, daripada pembelian oleh bank sentral atau penerimaan yang lebih luas terhadap argumen penurunan nilai moneter oleh sebagian besar investor.\n\nIa menjelaskan mengapa perak beroperasi sebagai aset \"bersifat ganda\" – bertindak sebagai uang sekaligus sangat langka bagi industri masa depan, mulai dari AI hingga teknologi hijau hingga perangkat keras militer. “Perak seperti emas, Anda memiliki posisi short terhadap politisi, tetapi Anda juga memiliki posisi long terhadap masa depan.” Namun Ned hanya memiliki eksposur terhadap emas dan perak, dan menjelaskan mengapa logam mulia atau logam industri lainnya tidak memiliki tempat dalam dananya.\n\nMeskipun ia sendiri pernah memiliki Bitcoin di masa lalu, ia tidak lagi memilikinya karena ia suka menjadi pelopor dan kontrarian, dan tidak melihat tempat untuk $BTC mengingat hal itu.\n\nIa percaya bahwa produsen emas dan perak lebih murah daripada sebelumnya, dengan margin arus kas bebas yang dua atau tiga kali lipat dari sektor teknologi, sementara diperdagangkan dengan kelipatan yang jauh lebih rendah. Alasannya adalah kurangnya modal institusional jangka panjang di sektor ini, yang menurutnya dapat membanjiri jika saham teknologi mencapai puncaknya.\n\nNed dan Wilf juga membahas faktor tak terduga – ‘Di Mana Emasnya?’ – sebuah pembahasan mendalam yang menarik tentang perbankan emas batangan cadangan fraksional, ekspansi neraca bank sentral, dan risiko sistemik seputar keberadaan emas fisik sebenarnya.\n\nUntuk konten seperti ini, berlanggananlah ke Saluran YouTube The Master Investor Podcast -    /   \n\nDan ikuti  di X - https://x.com/wilfredfrost?lang=en \nDan LinkedIn -   / wilfred-frost-279667374  \n\nDisponsori oleh BNY Investments, World Gold Council, London Stock Exchange Group (LSEG) dan Interactive Brokers - ibkr.com/masterinvestor.\n\nThe Master Investor Podcast diproduksi oleh Paradine Productions dan Master Investor Ltd bekerja sama dengan Bird Lime Media.\n\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan merupakan ajakan atau bujukan untuk terlibat dalam aktivitas investasi apa pun. Ini bukan promosi keuangan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 21 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (FSMA). Pandangan yang diungkapkan oleh pembawa acara podcast ini adalah pandangan pembawa acara dan diberikan dalam rangka jurnalisme. Podcast ini mendapat pengecualian berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (Peraturan Promosi Keuangan) 2005 (FPO), dan tidak memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan FSMA. Informasi umum, yang tidak mengidentifikasi investasi, dana, penyedia, atau layanan tertentu, tentang kelas investasi seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset kripto, mungkin diberikan dan/atau dibahas selama podcast ini. Diskusi tersebut termasuk dalam pengecualian promosi umum (Pasal 17 FPO). Diskusi tersebut bukan promosi keuangan yang memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan pasal 21 FSMA. Investasi melibatkan risiko. Anda harus berkonsultasi dengan penasihat yang berkualifikasi yang dapat menilai keadaan individu Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "8xWhfSGrO50"}}, {"key": "WilfredFrost", "attributes": {"label": "WilfredFrost", "x": 872.6139216824719, "y": 705.5704099077944, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.1384, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8xWhfSGrO50", "id": "WilfredFrost", "source": "youtube-000001", "content": "MI 58 Ned Naylor Leyland RFTX v1\n\nWilf ditemani oleh Ned Naylor-Leyland, yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Dana Logam Mulia Terbaik Tahun Ini oleh Investment Week dan manajer dari Jupiter Gold & Silver Fund yang bernilai hampir $3 miliar. Dikenal karena perspektifnya yang khas, kontrarian, dan sangat analitis, Ned menjelaskan mengapa narasi sebenarnya seputar emas dan perak sangat disalahpahami oleh publik investor.\n\nAlih-alih melihat emas dan perak melalui lensa komoditas tradisional, Ned menjelaskan mengapa keduanya pada dasarnya adalah instrumen valuta asing dan mengapa emas adalah aset bebas risiko sejati dari sistem keuangan global.\n\n“Ini tentang mengambil posisi short terhadap perilaku pemerintah Anda.” Ned mengemukakan argumen bahwa emas fisik adalah perlindungan utama terhadap erosi daya beli jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan nilai mata uang kertas yang tak terhindarkan. Tetapi ia tidak setuju dengan banyak pendukung emas lainnya ketika menjelaskan lonjakan harga pada tahun 2025, dan berpikir bahwa momentum dan mengikuti tren makro dari investor yang menggunakan leverage, serta perubahan ekspektasi suku bunga riil, memicu reli eksplosif baru-baru ini, daripada pembelian oleh bank sentral atau penerimaan yang lebih luas terhadap argumen penurunan nilai moneter oleh sebagian besar investor.\n\nIa menjelaskan mengapa perak beroperasi sebagai aset \"bersifat ganda\" – bertindak sebagai uang sekaligus sangat langka bagi industri masa depan, mulai dari AI hingga teknologi hijau hingga perangkat keras militer. “Perak seperti emas, Anda memiliki posisi short terhadap politisi, tetapi Anda juga memiliki posisi long terhadap masa depan.” Namun Ned hanya memiliki eksposur terhadap emas dan perak, dan menjelaskan mengapa logam mulia atau logam industri lainnya tidak memiliki tempat dalam dananya.\n\nMeskipun ia sendiri pernah memiliki Bitcoin di masa lalu, ia tidak lagi memilikinya karena ia suka menjadi pelopor dan kontrarian, dan tidak melihat tempat untuk $BTC mengingat hal itu.\n\nIa percaya bahwa produsen emas dan perak lebih murah daripada sebelumnya, dengan margin arus kas bebas yang dua atau tiga kali lipat dari sektor teknologi, sementara diperdagangkan dengan kelipatan yang jauh lebih rendah. Alasannya adalah kurangnya modal institusional jangka panjang di sektor ini, yang menurutnya dapat membanjiri jika saham teknologi mencapai puncaknya.\n\nNed dan Wilf juga membahas faktor tak terduga – ‘Di Mana Emasnya?’ – sebuah pembahasan mendalam yang menarik tentang perbankan emas batangan cadangan fraksional, ekspansi neraca bank sentral, dan risiko sistemik seputar keberadaan emas fisik sebenarnya.\n\nUntuk konten seperti ini, berlanggananlah ke Saluran YouTube The Master Investor Podcast -    /   \n\nDan ikuti  di X - https://x.com/wilfredfrost?lang=en \nDan LinkedIn -   / wilfred-frost-279667374  \n\nDisponsori oleh BNY Investments, World Gold Council, London Stock Exchange Group (LSEG) dan Interactive Brokers - ibkr.com/masterinvestor.\n\nThe Master Investor Podcast diproduksi oleh Paradine Productions dan Master Investor Ltd bekerja sama dengan Bird Lime Media.\n\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan merupakan ajakan atau bujukan untuk terlibat dalam aktivitas investasi apa pun. Ini bukan promosi keuangan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 21 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (FSMA). Pandangan yang diungkapkan oleh pembawa acara podcast ini adalah pandangan pembawa acara dan diberikan dalam rangka jurnalisme. Podcast ini mendapat pengecualian berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar 2000 (Peraturan Promosi Keuangan) 2005 (FPO), dan tidak memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan FSMA. Informasi umum, yang tidak mengidentifikasi investasi, dana, penyedia, atau layanan tertentu, tentang kelas investasi seperti saham, obligasi, derivatif, dan aset kripto, mungkin diberikan dan/atau dibahas selama podcast ini. Diskusi tersebut termasuk dalam pengecualian promosi umum (Pasal 17 FPO). Diskusi tersebut bukan promosi keuangan yang memerlukan persetujuan dari orang yang berwenang berdasarkan pasal 21 FSMA. Investasi melibatkan risiko. Anda harus berkonsultasi dengan penasihat yang berkualifikasi yang dapat menilai keadaan individu Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "8xWhfSGrO50"}}, {"key": "@Pensioncraft", "attributes": {"label": "@Pensioncraft", "x": 144.2858137889128, "y": 736.6425995568302, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.7462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "T7QLdIPupAg", "id": "@Pensioncraft", "source": "youtube-000001", "content": "Keputusan Suku Bunga Bank of England Juni 2026 - Pendapat Saya\n\nInflasi Inggris turun lebih tajam dari perkiraan menjadi 2,8% pada bulan April, tetapi Bank of England masih memperkirakan guncangan sektor energi akan mendorongnya kembali ke sekitar 3,3% pada musim panas ini. Pada pertemuan April, MPC memberikan suara 8-1 untuk mempertahankan Suku Bunga Bank di 3,75%, dengan Kepala Ekonom Huw Pill mendukung kenaikan segera menjadi 4%. Semua 65 ekonom dalam jajak pendapat Reuters terbaru memperkirakan suku bunga akan tetap stabil pada 18 Juni, meskipun hampir 40% sekarang mengantisipasi setidaknya satu kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Dengan perekonomian menyusut sebesar 0,1% pada bulan April dan pengangguran sudah mencapai 5%, Bank harus menyeimbangkan tekanan inflasi yang kembali meningkat dengan perekonomian yang melemah. Bergabunglah dengan kami secara langsung untuk analisis langsung dan apa arti keputusan ini bagi hipotek, tabungan, dan investasi Anda.\n\n✔️ Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang investasi, mengapa tidak menjadi anggota pensioncraft.com? Untuk mengetahui apa yang kami tawarkan dan bagaimana Anda dapat bergabung dengan komunitas ramah kami, klik di sini https://www.pensioncraft.com/investor...\n\n🎧Dengarkan podcast mingguan gratis kami \"Many Happy Returns\" di penyedia podcast pilihan Anda atau \n\n📰 Daftar untuk rangkuman pasar mingguan gratis kami untuk mendapatkan berita dan pandangan tentang apa yang terjadi di pasar saham dan ekonomi yang lebih luas https://pensioncraft.com/market-roundup/\n\nApa Lagi yang Ditawarkan PensionCraft:\n💡 Pesan sesi pelatihan dengan Ramin agar dia dapat menjawab pertanyaan Anda dalam panggilan video satu lawan satu melalui Zoom: https://pensioncraft.com/power-hour/\n📖 Pahami investasi lebih dalam dengan kursus online saya https://pensioncraft.com/courses-we-o...\n❓ Bergabunglah dengan PensionCraft di YouTube dan Anda akan mendukung saya untuk membuat lebih banyak konten dan saya akan menjawab pertanyaan Anda dan menanggapi komentar Anda di YouTube sebagai prioritas https://www.youtube.com/pensioncraft/...\n\nSumber Data Berikut Membantu Saya Membuat Video Saya\n(Tautan ini memberikan penawaran khusus kepada pengguna baru dan mungkin juga memberi saya komisi kecil)\n✔️ Stockopedia - Pengguna baru mendapatkan diskon khusus 25% untuk paket tahunan apa pun jika mereka menggunakan tautan ini http://stk.pe/pensioncraft atau memasukkan kode promo kami 'PC25' saat pembayaran.\n\n✔️ Sharepad - https://www.sharescope.co.uk/pensionc... Bulan ke-2 gratis untuk pelanggan bulanan & Bulan ke-13 tambahan gratis untuk pelanggan tahunan\n\nDi Mana Lagi Anda Dapat Menemukan Saya\nhttps://pensioncraft.com/\n  / pensioncraft  \n  / pensioncraft  \n  / pensioncraft  \n\nLihat Beberapa Video Saya Lainnya\n📹 Daftar putar Investasi untuk Pemula    • Investing for Beginners  \n📹 Daftar putar Investasi untuk Pensiun    • Investing for Retirement  \n📹 Daftar putar Investasi dengan Vanguard    • Investing with Vanguard  \n📹 Daftar putar Blok Bangunan Portofolio    • Portfolio Building Blocks  \n\n00:00 Pendahuluan dan Format\n00:45 Gambaran Umum Keputusan MPC\n01:55 Pengembalian Guncangan Inflasi\n03:23 Pembagian Suara dan Reaksi Pasar\n06:30 Mengapa Suku Bunga Bank Penting\n07:44 Melihat Lebih Jauh dari Guncangan Energi\n08:50 Jalur Inflasi dan Batas Harga\n10:36 Perang Energi dan Risiko LNG\n13:49 Pertumbuhan Lemah dan Kelonggaran Ekonomi\n19:00 Penjelasan Efek Putaran Kedua\n21:23 Mengapa Kelompok Hawks Menentang\n25:12 Video Viral dan Keseruan Jajak Pendapat\n27:39 Istirahat dan Hasil Ted Treat\n29:51 Jajak Pendapat Kedua tentang Suku Bunga\n31:22 Candaan Nama Pegulat\n32:05 Kembali ke Pertanyaan Investasi\n33:09 Jajak Pendapat BOE dan Debat Suku Bunga\n35:27 Kurva Imbal Hasil dan Risiko Durasi\n39:10 Pasar Uang vs Dana Obligasi Pemerintah\n41:52 Kapan Harus Menambah Durasi\n44:15 Risiko FX di ETF AS\n50:22 Guncangan Energi dan Risalah BOE\n57:40 Kemandirian Energi dan Campuran Inggris\n59:47 Ringkasan dan Langkah Selanjutnya\n\nPERINGATAN\nSemua informasi diberikan untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Ramin tidak memberikan rekomendasi dan tidak bertanggung jawab atas tindakan investasi yang dilakukan oleh pemirsa. Angka yang dikutip merujuk pada masa lalu dan kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang.\n\nJika Anda membutuhkan nasihat keuangan, Unbiased, direktori online penasihat keuangan terkemuka di Inggris, dapat menghubungkan Anda dengan penasihat keuangan independen secara gratis. Selain itu, jika Anda menggunakan tautan kami untuk mendaftar di Unbiased, konsultasi pertama Anda dengan penasihat keuangan gratis. https://imp.i337888.net/c/4012142/193... (Tautan ini memberi Anda penawaran khusus dan kami juga akan mendapatkan kom...", "post_id": "T7QLdIPupAg"}}, {"key": "ManyHappyReturnsPodcast", "attributes": {"label": "ManyHappyReturnsPodcast", "x": 495.73560417411176, "y": 157.1373340303831, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.5305, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "T7QLdIPupAg", "id": "ManyHappyReturnsPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Keputusan Suku Bunga Bank of England Juni 2026 - Pendapat Saya\n\nInflasi Inggris turun lebih tajam dari perkiraan menjadi 2,8% pada bulan April, tetapi Bank of England masih memperkirakan guncangan sektor energi akan mendorongnya kembali ke sekitar 3,3% pada musim panas ini. Pada pertemuan April, MPC memberikan suara 8-1 untuk mempertahankan Suku Bunga Bank di 3,75%, dengan Kepala Ekonom Huw Pill mendukung kenaikan segera menjadi 4%. Semua 65 ekonom dalam jajak pendapat Reuters terbaru memperkirakan suku bunga akan tetap stabil pada 18 Juni, meskipun hampir 40% sekarang mengantisipasi setidaknya satu kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Dengan perekonomian menyusut sebesar 0,1% pada bulan April dan pengangguran sudah mencapai 5%, Bank harus menyeimbangkan tekanan inflasi yang kembali meningkat dengan perekonomian yang melemah. Bergabunglah dengan kami secara langsung untuk analisis langsung dan apa arti keputusan ini bagi hipotek, tabungan, dan investasi Anda.\n\n✔️ Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang investasi, mengapa tidak menjadi anggota pensioncraft.com? Untuk mengetahui apa yang kami tawarkan dan bagaimana Anda dapat bergabung dengan komunitas ramah kami, klik di sini https://www.pensioncraft.com/investor...\n\n🎧Dengarkan podcast mingguan gratis kami \"Many Happy Returns\" di penyedia podcast pilihan Anda atau \n\n📰 Daftar untuk rangkuman pasar mingguan gratis kami untuk mendapatkan berita dan pandangan tentang apa yang terjadi di pasar saham dan ekonomi yang lebih luas https://pensioncraft.com/market-roundup/\n\nApa Lagi yang Ditawarkan PensionCraft:\n💡 Pesan sesi pelatihan dengan Ramin agar dia dapat menjawab pertanyaan Anda dalam panggilan video satu lawan satu melalui Zoom: https://pensioncraft.com/power-hour/\n📖 Pahami investasi lebih dalam dengan kursus online saya https://pensioncraft.com/courses-we-o...\n❓ Bergabunglah dengan PensionCraft di YouTube dan Anda akan mendukung saya untuk membuat lebih banyak konten dan saya akan menjawab pertanyaan Anda dan menanggapi komentar Anda di YouTube sebagai prioritas https://www.youtube.com/pensioncraft/...\n\nSumber Data Berikut Membantu Saya Membuat Video Saya\n(Tautan ini memberikan penawaran khusus kepada pengguna baru dan mungkin juga memberi saya komisi kecil)\n✔️ Stockopedia - Pengguna baru mendapatkan diskon khusus 25% untuk paket tahunan apa pun jika mereka menggunakan tautan ini http://stk.pe/pensioncraft atau memasukkan kode promo kami 'PC25' saat pembayaran.\n\n✔️ Sharepad - https://www.sharescope.co.uk/pensionc... Bulan ke-2 gratis untuk pelanggan bulanan & Bulan ke-13 tambahan gratis untuk pelanggan tahunan\n\nDi Mana Lagi Anda Dapat Menemukan Saya\nhttps://pensioncraft.com/\n  / pensioncraft  \n  / pensioncraft  \n  / pensioncraft  \n\nLihat Beberapa Video Saya Lainnya\n📹 Daftar putar Investasi untuk Pemula    • Investing for Beginners  \n📹 Daftar putar Investasi untuk Pensiun    • Investing for Retirement  \n📹 Daftar putar Investasi dengan Vanguard    • Investing with Vanguard  \n📹 Daftar putar Blok Bangunan Portofolio    • Portfolio Building Blocks  \n\n00:00 Pendahuluan dan Format\n00:45 Gambaran Umum Keputusan MPC\n01:55 Pengembalian Guncangan Inflasi\n03:23 Pembagian Suara dan Reaksi Pasar\n06:30 Mengapa Suku Bunga Bank Penting\n07:44 Melihat Lebih Jauh dari Guncangan Energi\n08:50 Jalur Inflasi dan Batas Harga\n10:36 Perang Energi dan Risiko LNG\n13:49 Pertumbuhan Lemah dan Kelonggaran Ekonomi\n19:00 Penjelasan Efek Putaran Kedua\n21:23 Mengapa Kelompok Hawks Menentang\n25:12 Video Viral dan Keseruan Jajak Pendapat\n27:39 Istirahat dan Hasil Ted Treat\n29:51 Jajak Pendapat Kedua tentang Suku Bunga\n31:22 Candaan Nama Pegulat\n32:05 Kembali ke Pertanyaan Investasi\n33:09 Jajak Pendapat BOE dan Debat Suku Bunga\n35:27 Kurva Imbal Hasil dan Risiko Durasi\n39:10 Pasar Uang vs Dana Obligasi Pemerintah\n41:52 Kapan Harus Menambah Durasi\n44:15 Risiko FX di ETF AS\n50:22 Guncangan Energi dan Risalah BOE\n57:40 Kemandirian Energi dan Campuran Inggris\n59:47 Ringkasan dan Langkah Selanjutnya\n\nPERINGATAN\nSemua informasi diberikan untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Ramin tidak memberikan rekomendasi dan tidak bertanggung jawab atas tindakan investasi yang dilakukan oleh pemirsa. Angka yang dikutip merujuk pada masa lalu dan kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa mendatang.\n\nJika Anda membutuhkan nasihat keuangan, Unbiased, direktori online penasihat keuangan terkemuka di Inggris, dapat menghubungkan Anda dengan penasihat keuangan independen secara gratis. Selain itu, jika Anda menggunakan tautan kami untuk mendaftar di Unbiased, konsultasi pertama Anda dengan penasihat keuangan gratis. https://imp.i337888.net/c/4012142/193... (Tautan ini memberi Anda penawaran khusus dan kami juga akan mendapatkan kom...", "post_id": "T7QLdIPupAg"}}], "edges": [{"key": "redstone_indo", "source": "redstone_indo", "target": "StellarOrg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@markets", "source": "@markets", "target": "bloombergbusi...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@markets", "source": "@markets", "target": "bloombergtechnology", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@markets", "source": "@markets", "target": "business", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@markets", "source": "@markets", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@markets", "source": "@markets", "target": "bloomberg_espanol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@markets", "source": "@markets", "target": "bloombergpodcasts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheJuliaLaRocheShow", "source": "@TheJuliaLaRocheShow", "target": "peterschiff", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "NobleCapMkts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheMasterInvestorPodcast", "source": "@TheMasterInvestorPodcast", "target": "themasterinvestorpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheMasterInvestorPodcast", "source": "@TheMasterInvestorPodcast", "target": "WilfredFrost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Pensioncraft", "source": "@Pensioncraft", "target": "ManyHappyReturnsPodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}