{"nodes": [{"key": "trenasiaid", "attributes": {"label": "trenasiaid", "x": 646.0014455115356, "y": 963.5994264395566, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "trenasiaid", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "yzfrider.id", "x": 844.4399660950743, "y": 670.4358172653725, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 77.2443, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "yzfrider.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "TribunStyle", "attributes": {"label": "TribunStyle", "x": 524.1361823946676, "y": 923.6734180955144, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "TribunStyle", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "arisaaori.", "attributes": {"label": "arisaaori.", "x": 427.15400825218563, "y": 805.9739919401909, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 59.499, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "arisaaori.", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "bemfhubk", "attributes": {"label": "bemfhubk", "x": 285.38746119448786, "y": 675.7469672663786, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 59.499, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "bemfhubk", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 706.0227323741639, "y": 763.9200773305612, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 303.5339600980086, "y": 160.20411792811328, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 53.5839, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 203.8146554566045, "y": 701.2302163649504, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 53.5839, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 699.0300731646678, "y": 997.3654365540855, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 53.5839, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 95.63591522899306, "y": 242.39347600925777, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 539.1236145366421, "y": 798.5083978433677, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.2443, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "@Cahya_sigit1710", "x": 925.9219442615746, "y": 994.9272113514498, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "@Cahya_sigit1710", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "mekanikpernexx", "attributes": {"label": "mekanikpernexx", "x": 303.6264198417835, "y": 571.0530443097466, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.499, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "mekanikpernexx", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "Cahya_sigit1710", "x": 489.76780840735057, "y": 501.5123101187461, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 59.499, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "Cahya_sigit1710", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 143.18098606348795, "y": 767.5219889587817, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 240.83401090128353, "y": 365.48330881825154, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.2443, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "@behindthemarkets", "attributes": {"label": "@behindthemarkets", "x": 730.5246335224533, "y": 535.8713068173586, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 41.7536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "QTHfcRiVKLQ", "id": "@behindthemarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Bain Capital Menggunakan AI untuk Mengkloning Model Bisnis Perusahaan Publik\n\n✅ DAFTAR UNTUK DIARI DYLAN DAN DAPATKAN 40 SAHAM YANG AKAN JATUH SECARA GRATIS DI SINI 👇🏼👇🏼\nhttps://stockreports.behindthemarkets...\n\n✅ BERLANGGANAN KE SALURAN INI 👇🏼👇🏼\n   /   \n\nSaya menemukan sebuah artikel di Financial Times minggu ini yang benar-benar membuat saya terhenti, dan saya ingin menjelaskan kepada Anda apa artinya bagi portofolio Anda. Bain Capital — salah satu penasihat transaksi terkemuka di dunia — telah membentuk kelompok programmer untuk melakukan apa yang mereka sebut pengkodean getaran (vibe coding), pada dasarnya menggunakan AI untuk menciptakan kembali model bisnis perusahaan yang terdaftar di bursa saham. Mereka telah membangun ratusan prototipe ini, dan kesimpulan yang mereka capai sama dengan kesimpulan yang saya dapatkan sendiri: ada banyak perusahaan di luar sana yang seluruh bisnisnya dapat hancur oleh AI lebih cepat daripada yang ingin diakui siapa pun.\n\nPikirkan apa arti sebenarnya dari hal itu. Bain memberi nasihat kepada klien tentang apa yang harus dibeli dan apa yang harus dihindari, dan sekarang mereka menggunakan AI untuk memberi tahu perusahaan akuisisi mana yang mengurangi ancaman kompetitif mereka dan target mana yang harus dihindari sepenuhnya. Dalam video ini, saya menguraikan bagaimana hal ini sesuai dengan gambaran yang lebih besar — ​​termasuk berita terbaru bahwa Google dan Microsoft bekerja sama untuk melawan dominasi AI. Satya Nadella sendiri mengatakan bahwa Anda tidak mungkin memiliki dunia di mana dua atau tiga perusahaan mengambil semua nilai ekonomi dari semua orang lain di Bumi. Persaingan seperti ini menciptakan persekutuan yang aneh, dan saya akan menunjukkan kepada Anda mengapa hal itu penting untuk ke mana uang akan mengalir selanjutnya.\n\nSaya melakukan riset sendiri tentang ini. Saya duduk dan bertanya pada diri sendiri, dengan sungguh-sungguh, perusahaan mana yang paling berisiko terkena disrupsi AI — dan saya membuat daftar. Beberapa nama yang tercantum di dalamnya adalah Accenture, Adobe, Invesco, dan Franklin Resources. Saya telah memasukkan semuanya ke dalam laporan bonus di Behind the Markets, di mana saya juga memberi peringkat pada perusahaan-perusahaan dengan keunggulan kompetitif terkuat dan paling tahan lama di S&P 500 — tinggi, menengah, dan rendah — sehingga Anda dapat melihat bisnis mana yang tidak mudah tersentuh oleh AI. Saya benar-benar berpikir Anda harus memiliki ini di hadapan Anda sebelum Anda mengambil langkah selanjutnya, karena kesenjangan antara perusahaan yang terganggu dan perusahaan yang tahan lama semakin melebar setiap hari.\n\nSebelum saya mengakhiri, saya juga ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengenang Alan Greenspan, yang meninggal kemarin pada usia 100 tahun. Beliau adalah ketua Fed pertama yang benar-benar saya pahami, dan saya tidak akan pernah lupa mendengar beliau menepis runtuhnya Uni Soviet hanya sebagai masalah harga minyak — seolah-olah semua orang mengetahuinya kecuali saya. Momen itu, ketika saya berusia dua puluhan, membuka cara pandang baru tentang bagaimana geopolitik, energi, dan kekuatan ekonomi saling terkait. Saya membagikan kisah itu di sini karena berhubungan langsung dengan apa yang saya lihat Trump terapkan dari strategi Reagan saat ini terkait dominasi energi, dan mengapa dolar tetap menjadi mata uang hegemon lebih penting daripada yang disadari sebagian besar investor.", "post_id": "QTHfcRiVKLQ"}}, {"key": "behindthemarkets", "attributes": {"label": "behindthemarkets", "x": 420.8730089950371, "y": 182.83352507152028, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.2443, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "QTHfcRiVKLQ", "id": "behindthemarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Bain Capital Menggunakan AI untuk Mengkloning Model Bisnis Perusahaan Publik\n\n✅ DAFTAR UNTUK DIARI DYLAN DAN DAPATKAN 40 SAHAM YANG AKAN JATUH SECARA GRATIS DI SINI 👇🏼👇🏼\nhttps://stockreports.behindthemarkets...\n\n✅ BERLANGGANAN KE SALURAN INI 👇🏼👇🏼\n   /   \n\nSaya menemukan sebuah artikel di Financial Times minggu ini yang benar-benar membuat saya terhenti, dan saya ingin menjelaskan kepada Anda apa artinya bagi portofolio Anda. Bain Capital — salah satu penasihat transaksi terkemuka di dunia — telah membentuk kelompok programmer untuk melakukan apa yang mereka sebut pengkodean getaran (vibe coding), pada dasarnya menggunakan AI untuk menciptakan kembali model bisnis perusahaan yang terdaftar di bursa saham. Mereka telah membangun ratusan prototipe ini, dan kesimpulan yang mereka capai sama dengan kesimpulan yang saya dapatkan sendiri: ada banyak perusahaan di luar sana yang seluruh bisnisnya dapat hancur oleh AI lebih cepat daripada yang ingin diakui siapa pun.\n\nPikirkan apa arti sebenarnya dari hal itu. Bain memberi nasihat kepada klien tentang apa yang harus dibeli dan apa yang harus dihindari, dan sekarang mereka menggunakan AI untuk memberi tahu perusahaan akuisisi mana yang mengurangi ancaman kompetitif mereka dan target mana yang harus dihindari sepenuhnya. Dalam video ini, saya menguraikan bagaimana hal ini sesuai dengan gambaran yang lebih besar — ​​termasuk berita terbaru bahwa Google dan Microsoft bekerja sama untuk melawan dominasi AI. Satya Nadella sendiri mengatakan bahwa Anda tidak mungkin memiliki dunia di mana dua atau tiga perusahaan mengambil semua nilai ekonomi dari semua orang lain di Bumi. Persaingan seperti ini menciptakan persekutuan yang aneh, dan saya akan menunjukkan kepada Anda mengapa hal itu penting untuk ke mana uang akan mengalir selanjutnya.\n\nSaya melakukan riset sendiri tentang ini. Saya duduk dan bertanya pada diri sendiri, dengan sungguh-sungguh, perusahaan mana yang paling berisiko terkena disrupsi AI — dan saya membuat daftar. Beberapa nama yang tercantum di dalamnya adalah Accenture, Adobe, Invesco, dan Franklin Resources. Saya telah memasukkan semuanya ke dalam laporan bonus di Behind the Markets, di mana saya juga memberi peringkat pada perusahaan-perusahaan dengan keunggulan kompetitif terkuat dan paling tahan lama di S&P 500 — tinggi, menengah, dan rendah — sehingga Anda dapat melihat bisnis mana yang tidak mudah tersentuh oleh AI. Saya benar-benar berpikir Anda harus memiliki ini di hadapan Anda sebelum Anda mengambil langkah selanjutnya, karena kesenjangan antara perusahaan yang terganggu dan perusahaan yang tahan lama semakin melebar setiap hari.\n\nSebelum saya mengakhiri, saya juga ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengenang Alan Greenspan, yang meninggal kemarin pada usia 100 tahun. Beliau adalah ketua Fed pertama yang benar-benar saya pahami, dan saya tidak akan pernah lupa mendengar beliau menepis runtuhnya Uni Soviet hanya sebagai masalah harga minyak — seolah-olah semua orang mengetahuinya kecuali saya. Momen itu, ketika saya berusia dua puluhan, membuka cara pandang baru tentang bagaimana geopolitik, energi, dan kekuatan ekonomi saling terkait. Saya membagikan kisah itu di sini karena berhubungan langsung dengan apa yang saya lihat Trump terapkan dari strategi Reagan saat ini terkait dominasi energi, dan mengapa dolar tetap menjadi mata uang hegemon lebih penting daripada yang disadari sebagian besar investor.", "post_id": "QTHfcRiVKLQ"}}], "edges": [{"key": "trenasiaid", "source": "trenasiaid", "target": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "arisaaori.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "bemfhubk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "source": "@Cahya_sigit1710", "target": "mekanikpernexx", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "source": "@Cahya_sigit1710", "target": "Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@behindthemarkets", "source": "@behindthemarkets", "target": "behindthemarkets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}