{"nodes": [{"key": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "Rahadi0816", "x": 198.85170810001773, "y": 807.7366305230438, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 18.9704, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2068823920720142727", "id": "Rahadi0816", "source": "retweet-000002", "content": "menentukan:\n- Pelemahan rupiah.\n- Penurunan pasar saham.\n- Capital flight.\n- Perlambatan pertumbuhan ekonomi.\nJika terjadi,…", "post_id": "2068823920720142727"}}, {"key": "Maikel_USMC", "attributes": {"label": "Maikel_USMC", "x": 997.3813928945395, "y": 643.8373266389377, "size": 3.1, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 1.2036, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2069368261448552718", "id": "Maikel_USMC", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan karena MBG permasalahan disini. 😁 Seharusnya pemerintah meningkatkan produksi ekspor komoditi sumber daya alam unggulan penghasil devisa terbesar negara dan transaksi penjualan komoditi ekspor tersebut dilakukan dengan mata uang USD. Jika ini dilakukan rupiah pasti menguat", "post_id": "2069368261448552718"}}, {"key": "beyouthe", "attributes": {"label": "beyouthe", "x": 833.1278039839209, "y": 407.2010257820949, "size": 3.05, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.2259, "eigenvector": 0.5726, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069368261448552718", "id": "beyouthe", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan karena MBG permasalahan disini. 😁 Seharusnya pemerintah meningkatkan produksi ekspor komoditi sumber daya alam unggulan penghasil devisa terbesar negara dan transaksi penjualan komoditi ekspor tersebut dilakukan dengan mata uang USD. Jika ini dilakukan rupiah pasti menguat", "post_id": "2069368261448552718"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 645.2708383713604, "y": 478.73007051291427, "size": 3.08, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.1336, "eigenvector": 0.9742, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2069368261448552718", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Bukan karena MBG permasalahan disini. 😁 Seharusnya pemerintah meningkatkan produksi ekspor komoditi sumber daya alam unggulan penghasil devisa terbesar negara dan transaksi penjualan komoditi ekspor tersebut dilakukan dengan mata uang USD. Jika ini dilakukan rupiah pasti menguat", "post_id": "2069368261448552718"}}, {"key": "fsaidhamzah", "attributes": {"label": "fsaidhamzah", "x": 468.376237467317, "y": 388.465383130768, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069348922015801573", "id": "fsaidhamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Kurs USD ke Rupiah tidak akan turun,\nKondisi Rupiah saat ini sedang cenderung melemah,\npara investor asing sudah muak dan tidak percaya dengan kelakuan koeching.\nsaat ini BI hanya membakar devisa saja untuk menguatkan rupiah.\nSepanjang 2026 (Januari–Mei): Cadangan devisa turun https://t.co/yjIQEKDmLQ", "post_id": "2069348922015801573"}}, {"key": "Dara_Cega", "attributes": {"label": "Dara_Cega", "x": 517.1371863642496, "y": 187.77992973143088, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069348922015801573", "id": "Dara_Cega", "source": "tweet-000004", "content": "Kurs USD ke Rupiah tidak akan turun,\nKondisi Rupiah saat ini sedang cenderung melemah,\npara investor asing sudah muak dan tidak percaya dengan kelakuan koeching.\nsaat ini BI hanya membakar devisa saja untuk menguatkan rupiah.\nSepanjang 2026 (Januari–Mei): Cadangan devisa turun https://t.co/yjIQEKDmLQ", "post_id": "2069348922015801573"}}, {"key": "ikhsanhdy", "attributes": {"label": "ikhsanhdy", "x": 360.77675433635113, "y": 976.8272316736721, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069330014643110014", "id": "ikhsanhdy", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan begini nanti ekspor pake qris transaksinya, selesai dah dollar 🗿 \n\nRupiah jadi 2000 = 1 dollar 🗿", "post_id": "2069330014643110014"}}, {"key": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "BANGSAygSUJUD", "x": 52.1786791463571, "y": 689.4728422869971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069330014643110014", "id": "BANGSAygSUJUD", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan begini nanti ekspor pake qris transaksinya, selesai dah dollar 🗿 \n\nRupiah jadi 2000 = 1 dollar 🗿", "post_id": "2069330014643110014"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 279.106033779416, "y": 821.7347073042321, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.1336, "eigenvector": 0.9742, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2069366669504614678", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Setelah kenaikan BI Rate kemarin saya melihat nilai tukar rupiah terhadap USD msh melemah & saham2 perbankan jg melemah. Klu dipertahankan kenaikan BI rate bs membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat & kredit macet alangkah baiknya mending diturunkan keawal cari solusi lain", "post_id": "2069366669504614678"}}, {"key": "AlexiaHavasi876", "attributes": {"label": "AlexiaHavasi876", "x": 901.3923374298204, "y": 487.3671429988712, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069273933606727711", "id": "AlexiaHavasi876", "source": "tweet-000004", "content": "Langkah ini justru memperkuat posisi rupiah dengan menekan tingkat penggunaan valuta asing (de-dollarization) di dalam negeri, khususnya di daerah destinasi wisata, sehingga cadangan devisa kita bisa lebih stabil dan terlindungi dari spekulasi luar.", "post_id": "2069273933606727711"}}, {"key": "steve_hanke", "attributes": {"label": "steve_hanke", "x": 15.961650318621178, "y": 506.89164297356336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069273933606727711", "id": "steve_hanke", "source": "tweet-000004", "content": "Langkah ini justru memperkuat posisi rupiah dengan menekan tingkat penggunaan valuta asing (de-dollarization) di dalam negeri, khususnya di daerah destinasi wisata, sehingga cadangan devisa kita bisa lebih stabil dan terlindungi dari spekulasi luar.", "post_id": "2069273933606727711"}}, {"key": "buzuzima0", "attributes": {"label": "buzuzima0", "x": 912.2855654961855, "y": 714.5261022361286, "size": 3.03, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.379, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069441812159512798", "id": "buzuzima0", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah 17.900-an, suku bunga naik 3x, tapi masih disalahkan warisan 34 tahun korupsi. Ekspor SDA cuma lapor 500 ton, korupsi sampai mana? Jangan cuma nyalahin orang lain, eksekusi dulu.", "post_id": "2069441812159512798"}}, {"key": "throwsnpe", "attributes": {"label": "throwsnpe", "x": 719.9989100484564, "y": 461.45720644691545, "size": 3.04, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.4651, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069395062115770824", "id": "throwsnpe", "source": "tweet-000004", "content": "Nggak lah bego, yg dimaksud itu kebijakan ekspor 1 pintu yg emg bikin konglo2 singapore kelojotan smp bikin gerakan sell indonesia yg berujung rupiah anjlok + ihsg turun. Kebijakan bagus ttp patut diapresiasi, meski ada kebijakan lain yg tolol cem MBG dan kopdes", "post_id": "2069395062115770824"}}, {"key": "sungjinnny", "attributes": {"label": "sungjinnny", "x": 894.4422221547937, "y": 492.766254396837, "size": 3.02, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5439, "eigenvector": 0.2213, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069395062115770824", "id": "sungjinnny", "source": "tweet-000004", "content": "Nggak lah bego, yg dimaksud itu kebijakan ekspor 1 pintu yg emg bikin konglo2 singapore kelojotan smp bikin gerakan sell indonesia yg berujung rupiah anjlok + ihsg turun. Kebijakan bagus ttp patut diapresiasi, meski ada kebijakan lain yg tolol cem MBG dan kopdes", "post_id": "2069395062115770824"}}, {"key": "TirtoID", "attributes": {"label": "TirtoID", "x": 943.6748961506946, "y": 58.48710717256078, "size": 3.05, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.2259, "eigenvector": 0.5726, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069685778243109023", "id": "TirtoID", "source": "tweet-000004", "content": "Suku bunga BI rate naik tapi IHSG dan rupiah tetap ambruk dan melemah. Bukan malah menjaga stabilitas rupiah malah menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia karena naiknya suku bunga.", "post_id": "2069685778243109023"}}, {"key": "sskusuzy", "attributes": {"label": "sskusuzy", "x": 512.3224683286873, "y": 118.6689243243032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069580152246596076", "id": "sskusuzy", "source": "tweet-000004", "content": "Cadangan devisa kita masih sangat kuat buat draf intervensi stabilitas nilai tukar Rupiah, gak perlu lebay dicitrakan seolah-olah kita gak punya draf pertahanan ekonomi.", "post_id": "2069580152246596076"}}, {"key": "NOTASLIMBOY", "attributes": {"label": "NOTASLIMBOY", "x": 821.750525654438, "y": 523.429862415488, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069580152246596076", "id": "NOTASLIMBOY", "source": "tweet-000004", "content": "Cadangan devisa kita masih sangat kuat buat draf intervensi stabilitas nilai tukar Rupiah, gak perlu lebay dicitrakan seolah-olah kita gak punya draf pertahanan ekonomi.", "post_id": "2069580152246596076"}}, {"key": "SandieChecks", "attributes": {"label": "SandieChecks", "x": 527.2375952591042, "y": 682.2996494932283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069696418596659402", "id": "SandieChecks", "source": "tweet-000004", "content": "Stop menyebar narasi yang memicu kepanikan, karena cadangan devisa kita terbukti masih sangat kuat untuk menjaga stabilitas moneter.", "post_id": "2069696418596659402"}}, {"key": "merapi_uncover", "attributes": {"label": "merapi_uncover", "x": 638.8232398630776, "y": 336.60189991965086, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.4516, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069696418596659402", "id": "merapi_uncover", "source": "tweet-000004", "content": "Stop menyebar narasi yang memicu kepanikan, karena cadangan devisa kita terbukti masih sangat kuat untuk menjaga stabilitas moneter.", "post_id": "2069696418596659402"}}, {"key": "Angsa003", "attributes": {"label": "Angsa003", "x": 666.1517815448813, "y": 722.9974164678592, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069702114658705649", "id": "Angsa003", "source": "tweet-000004", "content": "Stop menyebar narasi yang memicu kepanikan, karena cadangan devisa kita terbukti masih sangat kuat untuk menjaga stabilitas moneter.", "post_id": "2069702114658705649"}}, {"key": "fendiandol5", "attributes": {"label": "fendiandol5", "x": 831.7076940444058, "y": 700.2263885739696, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069686504495177933", "id": "fendiandol5", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah bersama Pertamina terus memperkuat rantai pasok energi nasional. Pasokan minyak mentah dari Aljazair menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas BBM dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.\n\n#EnergiNasional\n#IndonesiaMaju\n#KetahananEnergi\n#Pertamina\n#BBM https://t.co/FqjOAKvDC4", "post_id": "2069686504495177933"}}, {"key": "liogtttscrp", "attributes": {"label": "liogtttscrp", "x": 687.9416241170215, "y": 979.9087121818504, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069686504495177933", "id": "liogtttscrp", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah bersama Pertamina terus memperkuat rantai pasok energi nasional. Pasokan minyak mentah dari Aljazair menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas BBM dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.\n\n#EnergiNasional\n#IndonesiaMaju\n#KetahananEnergi\n#Pertamina\n#BBM https://t.co/FqjOAKvDC4", "post_id": "2069686504495177933"}}, {"key": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "dimarsasongko98", "x": 134.49689939026055, "y": 567.7772714335129, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069686858620211308", "id": "dimarsasongko98", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah bersama Pertamina terus memperkuat rantai pasok energi nasional. Pasokan minyak mentah dari Aljazair menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas BBM dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.\n\n#EnergiNasional\n#IndonesiaMaju\n#KetahananEnergi\n#Pertamina\n#BBM https://t.co/y0xjvC3KKs", "post_id": "2069686858620211308"}}, {"key": "MikaelDewabrata", "attributes": {"label": "MikaelDewabrata", "x": 328.2756126747729, "y": 707.6058737990638, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069675546796257332", "id": "MikaelDewabrata", "source": "tweet-000004", "content": "\"Dalam keputusan yang disampaikan, penghargaan diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi dan kepemimpinan Purbaya dalam pengelolaan keuangan publik, pembangunan ekonomi, serta penguatan stabilitas sektor keuangan di kawasan Asia Tenggara.\" \nhttps://t.co/ia8LsigmSK", "post_id": "2069675546796257332"}}, {"key": "detikcom", "attributes": {"label": "detikcom", "x": 270.39835711444016, "y": 177.95169388206565, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069675546796257332", "id": "detikcom", "source": "tweet-000004", "content": "\"Dalam keputusan yang disampaikan, penghargaan diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi dan kepemimpinan Purbaya dalam pengelolaan keuangan publik, pembangunan ekonomi, serta penguatan stabilitas sektor keuangan di kawasan Asia Tenggara.\" \nhttps://t.co/ia8LsigmSK", "post_id": "2069675546796257332"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 834.8402306460754, "y": 352.1410959713347, "size": 3.03, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.379, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3926167408982148173_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut ! \nDi tengah dinamika global, bagaimana Bank Indonesia memperkuat stabilitas dan mendorong perekonomian?\n.\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global yang masih berlangsung, stabilitas menjadi kunci agar roda perekonomian terus berputar, peluang tetap tumbuh, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. \n.\nUntuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui beberapa langkah kebijakan. Mulai dari penguatan kebijakan moneter, pelonggaran makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, hingga perluasan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas Rupiah, memperkuat sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. \n.\nYuk, bagikan optimisme Sobat di kolom komentar!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3926167408982148173_3117095536"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 313.98423865196844, "y": 105.99011188808217, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 72.7185, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3925548207262555034_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah mengumumkan delapan stimulus ekonomi untuk kuartal II dan Semester II-2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perekonomia global masih menghadapi dinamika dan ketidakpastian yang cukup tinggi.\n\nMeskipun konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai menunjukkan tanda-tanda mereda, dampak yang ditimbulkan masih memengaruhi kondisi ekonomi dan pasar global. \n\nDalam menghadapi situasi tersebut, Pemerintah terus mengambil langkah-langkah proaktif dan antisipatif guna memitigasi berbagai risiko eksternal yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional. Upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n“Oleh karena itu, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pada kesempatan ini kami akan mengumumkan stimulus ekonomi di semester kedua. Sebagian besar sudah disampaikan sesudah rakortas dan juga sebagian lagi merupakan arahan daripada Bapak Presiden,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers terkait Stimulus Ekonomi kuartal II & Semester II-2026 di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (22/6/2026).\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/pemerintah-umumkan-8-stimulus-ekonomi-rp2634-triliun-ini-daftarnya\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #stimulus #ekonomiindonesia #stimulusekonomi", "post_id": "3925548207262555034_3310659452"}}, {"key": "prokopim.blitar", "attributes": {"label": "prokopim.blitar", "x": 232.22312319637263, "y": 922.8196826371675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3925781250107990724_12366854770", "id": "prokopim.blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).\n\nRombongan Pemerintah Kabupaten Blitar diterima langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.\n\nDalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, industri, dan pariwisata. Oleh karena itu, kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi langkah strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah sekaligus memperkuat semangat pembangunan Indonesia dari daerah.\n\nLebih lanjut, Rijanto menegaskan bahwa dukungan rantai pasok pangan yang kuat dan berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.\n\nSementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Blitar. Menurutnya, hubungan silaturahmi dan kerja sama yang terjalin antara kedua daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nPada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Blitar tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis terutama telur. Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat distribusi komoditas strategis, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan TPID.\n\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3925781250107990724_12366854770"}}, {"key": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "rijanto_blitar", "x": 857.0977048056892, "y": 211.88853993710887, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925781250107990724_12366854770", "id": "rijanto_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).\n\nRombongan Pemerintah Kabupaten Blitar diterima langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.\n\nDalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, industri, dan pariwisata. Oleh karena itu, kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi langkah strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah sekaligus memperkuat semangat pembangunan Indonesia dari daerah.\n\nLebih lanjut, Rijanto menegaskan bahwa dukungan rantai pasok pangan yang kuat dan berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.\n\nSementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Blitar. Menurutnya, hubungan silaturahmi dan kerja sama yang terjalin antara kedua daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nPada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Blitar tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis terutama telur. Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat distribusi komoditas strategis, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan TPID.\n\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3925781250107990724_12366854770"}}, {"key": "beky_herdihansah", "attributes": {"label": "beky_herdihansah", "x": 362.47419004145564, "y": 793.4470970561862, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925781250107990724_12366854770", "id": "beky_herdihansah", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).\n\nRombongan Pemerintah Kabupaten Blitar diterima langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.\n\nDalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, industri, dan pariwisata. Oleh karena itu, kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi langkah strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah sekaligus memperkuat semangat pembangunan Indonesia dari daerah.\n\nLebih lanjut, Rijanto menegaskan bahwa dukungan rantai pasok pangan yang kuat dan berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.\n\nSementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Blitar. Menurutnya, hubungan silaturahmi dan kerja sama yang terjalin antara kedua daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nPada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Blitar tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis terutama telur. Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat distribusi komoditas strategis, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan TPID.\n\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3925781250107990724_12366854770"}}, {"key": "dprd.kabupaten.blitar", "attributes": {"label": "dprd.kabupaten.blitar", "x": 973.4927971282926, "y": 921.7173388762201, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925781250107990724_12366854770", "id": "dprd.kabupaten.blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).\n\nRombongan Pemerintah Kabupaten Blitar diterima langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.\n\nDalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, industri, dan pariwisata. Oleh karena itu, kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi langkah strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah sekaligus memperkuat semangat pembangunan Indonesia dari daerah.\n\nLebih lanjut, Rijanto menegaskan bahwa dukungan rantai pasok pangan yang kuat dan berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.\n\nSementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Blitar. Menurutnya, hubungan silaturahmi dan kerja sama yang terjalin antara kedua daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nPada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Blitar tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis terutama telur. Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat distribusi komoditas strategis, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan TPID.\n\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3925781250107990724_12366854770"}}, {"key": "setda_kab_blitar", "attributes": {"label": "setda_kab_blitar", "x": 188.73018470204073, "y": 53.73945205936703, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925781250107990724_12366854770", "id": "setda_kab_blitar", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bersama Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).\n\nRombongan Pemerintah Kabupaten Blitar diterima langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.\n\nDalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, industri, dan pariwisata. Oleh karena itu, kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi langkah strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah sekaligus memperkuat semangat pembangunan Indonesia dari daerah.\n\nLebih lanjut, Rijanto menegaskan bahwa dukungan rantai pasok pangan yang kuat dan berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.\n\nSementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Blitar. Menurutnya, hubungan silaturahmi dan kerja sama yang terjalin antara kedua daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nPada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Blitar tentang Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis terutama telur. Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat distribusi komoditas strategis, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan TPID.\n\n\n\n\n\n\n#pemkabblitar\n#blitarberdaya\n#blitarberjaya", "post_id": "3925781250107990724_12366854770"}}, {"key": "vinelsapri_", "attributes": {"label": "vinelsapri_", "x": 510.00287638571297, "y": 191.20284335547277, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654399835172343058", "id": "vinelsapri_", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski rupiah sempat melemah. APBN disebut terus mendukung program prioritas dan stabilitas ekonomi nasional. Sumber:  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7654399835172343058"}}, {"key": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "cnbcindonesia", "x": 262.12559444389984, "y": 259.87104783858183, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654399835172343058", "id": "cnbcindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski rupiah sempat melemah. APBN disebut terus mendukung program prioritas dan stabilitas ekonomi nasional. Sumber:  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyat #MajuRakyatnyaJagaBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7654399835172343058"}}, {"key": "rahman_priiiii", "attributes": {"label": "rahman_priiiii", "x": 27.132058368457777, "y": 53.169641085274556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654162543581089045", "id": "rahman_priiiii", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja kuat dengan pertumbuhan sebesar 5,61 persen pada kuartal I-2026, melampaui rata-rata negara-negara G20 dan ASEAN. Di tengah pertumbuhan tersebut, inflasi tetap terjaga pada level 3,08 persen per Mei 2026, mencerminkan stabilitas harga yang terkendali. Purbaya juga menyoroti ketahanan ekonomi nasional yang didukung pengelolaan fiskal prudent, ketahanan energi yang kuat, serta berbagai indikator domestik yang tetap ekspansif. Dari sisi eksternal, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan selama 72 bulan berturut-turut dengan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar, memperkuat daya tahan ekonomi menghadapi gejolak global. Sc:  #PRI #partairakyatindonesia #tumbuhbersamarakyat #majurakyatnyajagabangsanya #koalisiindonesiamaju", "post_id": "7654162543581089045"}}, {"key": "medkompol", "attributes": {"label": "medkompol", "x": 964.745181434947, "y": 792.8822692895444, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654162543581089045", "id": "medkompol", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja kuat dengan pertumbuhan sebesar 5,61 persen pada kuartal I-2026, melampaui rata-rata negara-negara G20 dan ASEAN. Di tengah pertumbuhan tersebut, inflasi tetap terjaga pada level 3,08 persen per Mei 2026, mencerminkan stabilitas harga yang terkendali. Purbaya juga menyoroti ketahanan ekonomi nasional yang didukung pengelolaan fiskal prudent, ketahanan energi yang kuat, serta berbagai indikator domestik yang tetap ekspansif. Dari sisi eksternal, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan selama 72 bulan berturut-turut dengan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar, memperkuat daya tahan ekonomi menghadapi gejolak global. Sc:  #PRI #partairakyatindonesia #tumbuhbersamarakyat #majurakyatnyajagabangsanya #koalisiindonesiamaju", "post_id": "7654162543581089045"}}, {"key": "brmppkh", "attributes": {"label": "brmppkh", "x": 664.4792199312363, "y": 26.856830543911858, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645155873538477320", "id": "brmppkh", "source": "tiktok-000001", "content": "Repost  Pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit demi melindungi petani dan menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono menegaskan hal tersebut usai Rapat Koordinasi di Kementerian Pertanian bersama GAPKI, asosiasi petani sawit, dan Satgas Pangan Polri, pada Selasa (26/05/2026). Pemerintah memastikan aktivitas usaha dan ekspor sawit tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan berlangsung, sehingga stabilitas harga TBS di tingkat petani dapat segera pulih. #PertanianIndonesia #PerkebunanIndonesia #TandanBuahSegar #KelapaSawit", "post_id": "7645155873538477320"}}, {"key": "kementerianpertanian", "attributes": {"label": "kementerianpertanian", "x": 949.1777621401536, "y": 28.744230152215057, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7645155873538477320", "id": "kementerianpertanian", "source": "tiktok-000001", "content": "Repost  Pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit demi melindungi petani dan menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono menegaskan hal tersebut usai Rapat Koordinasi di Kementerian Pertanian bersama GAPKI, asosiasi petani sawit, dan Satgas Pangan Polri, pada Selasa (26/05/2026). Pemerintah memastikan aktivitas usaha dan ekspor sawit tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan berlangsung, sehingga stabilitas harga TBS di tingkat petani dapat segera pulih. #PertanianIndonesia #PerkebunanIndonesia #TandanBuahSegar #KelapaSawit", "post_id": "7645155873538477320"}}, {"key": "brmp.pengelola.hasil", "attributes": {"label": "brmp.pengelola.hasil", "x": 25.674888947474827, "y": 191.67564119853142, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645169011835079954", "id": "brmp.pengelola.hasil", "source": "tiktok-000001", "content": "Repost  Pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit demi melindungi petani dan menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono menegaskan hal tersebut usai Rapat Koordinasi di Kementerian Pertanian bersama GAPKI, asosiasi petani sawit, dan Satgas Pangan Polri, pada Selasa (26/05/2026). Pemerintah memastikan aktivitas usaha dan ekspor sawit tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan berlangsung, sehingga stabilitas harga TBS di tingkat petani dapat segera pulih. #PertanianIndonesia #PerkebunanIndonesia #TandanBuahSegar #KelapaSawit", "post_id": "7645169011835079954"}}, {"key": "kementan", "attributes": {"label": "kementan", "x": 858.3925655630286, "y": 516.7646795168301, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7645169011835079954", "id": "kementan", "source": "tiktok-000001", "content": "Repost  Pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit demi melindungi petani dan menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono menegaskan hal tersebut usai Rapat Koordinasi di Kementerian Pertanian bersama GAPKI, asosiasi petani sawit, dan Satgas Pangan Polri, pada Selasa (26/05/2026). Pemerintah memastikan aktivitas usaha dan ekspor sawit tetap berjalan normal selama masa transisi kebijakan berlangsung, sehingga stabilitas harga TBS di tingkat petani dapat segera pulih. #PertanianIndonesia #PerkebunanIndonesia #TandanBuahSegar #KelapaSawit", "post_id": "7645169011835079954"}}, {"key": "z.clip45", "attributes": {"label": "z.clip45", "x": 195.38222206386757, "y": 409.74678435206425, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7561827591976471825", "id": "z.clip45", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang memintanya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya menegaskan dirinya tidak asal berbicara, melainkan hanya ingin mendorong percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga. “Saya nggak komentari kementerian lain, saya bodoh amat. Tapi saya berkepentingan anggaran saya terserap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (15/10). Ia menambahkan, fokusnya hanyalah memastikan penggunaan APBN berjalan efisien, bukan mengomentari cara kerja instansi lain. Sebelumnya, Misbakhun menilai komunikasi politik Purbaya perlu diperbaiki agar kebijakan ekonomi pemerintah berjalan selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan defisit anggaran dari 2,48 persen menjadi 2,68 persen tanpa koordinasi dengan DPR. Menurutnya, langkah-langkah tersebut seharusnya dibahas bersama agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak. Misbakhun menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas serta transparansi kebijakan fiskal nasional. #viral #viral #indonesia🇮🇩 #purbaya #kemenkeu", "post_id": "7561827591976471825"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 677.1605633305305, "y": 326.38146165425064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7561827591976471825", "id": "kemenkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang memintanya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya menegaskan dirinya tidak asal berbicara, melainkan hanya ingin mendorong percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga. “Saya nggak komentari kementerian lain, saya bodoh amat. Tapi saya berkepentingan anggaran saya terserap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (15/10). Ia menambahkan, fokusnya hanyalah memastikan penggunaan APBN berjalan efisien, bukan mengomentari cara kerja instansi lain. Sebelumnya, Misbakhun menilai komunikasi politik Purbaya perlu diperbaiki agar kebijakan ekonomi pemerintah berjalan selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan defisit anggaran dari 2,48 persen menjadi 2,68 persen tanpa koordinasi dengan DPR. Menurutnya, langkah-langkah tersebut seharusnya dibahas bersama agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak. Misbakhun menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas serta transparansi kebijakan fiskal nasional. #viral #viral #indonesia🇮🇩 #purbaya #kemenkeu", "post_id": "7561827591976471825"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 109.67436027192402, "y": 729.600587997839, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7561827591976471825", "id": "purbayayudhis", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, yang memintanya berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Purbaya menegaskan dirinya tidak asal berbicara, melainkan hanya ingin mendorong percepatan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga. “Saya nggak komentari kementerian lain, saya bodoh amat. Tapi saya berkepentingan anggaran saya terserap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (15/10). Ia menambahkan, fokusnya hanyalah memastikan penggunaan APBN berjalan efisien, bukan mengomentari cara kerja instansi lain. Sebelumnya, Misbakhun menilai komunikasi politik Purbaya perlu diperbaiki agar kebijakan ekonomi pemerintah berjalan selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan defisit anggaran dari 2,48 persen menjadi 2,68 persen tanpa koordinasi dengan DPR. Menurutnya, langkah-langkah tersebut seharusnya dibahas bersama agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak. Misbakhun menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga stabilitas serta transparansi kebijakan fiskal nasional. #viral #viral #indonesia🇮🇩 #purbaya #kemenkeu", "post_id": "7561827591976471825"}}, {"key": "belajar.saham8", "attributes": {"label": "belajar.saham8", "x": 783.5669324286958, "y": 292.08497762847827, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654451402223275272", "id": "belajar.saham8", "source": "tiktok-000001", "content": "MASYARAKAT INDO HARUS TAU!!!! CAMPUR TANGAN SINGAPURA KE RUPIAH: SELURUH ASET KITA DIJUAL DAN DITAMPUNG DI SINGAPURA!!!! 🚨🇸🇬🇲🇨💸🔥 Jagad finansial tanah air mendadak diguncang isu panas mengenai dugaan adanya aliran dana raksasa dan aset-aset berharga domestik yang sengaja dilepas untuk kemudian ditampung di pusat keuangan Singapura, hingga memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Fenomena perpindahan likuiditas lintas negara ini sering kali dikaitkan dengan strategi *asset sheltering*, pelarian modal (*capital outflow*) saat pasar global bergejolak, hingga pemanfaatan insentif pajak internasional yang membuat dana-dana jumbo milik konglomerat betah parkir di negeri singa. Di video ini, kita bakal bongkar habis secara kritis fakta di balik layar mengenai dinamika aliran modal keluar ini—mulai dari modus penempatan aset, dampaknya terhadap cadangan devisa Bank Indonesia, hingga upaya taktis pemerintah dalam memperkuat benteng ekonomi domestik—jadi tonton sampai habis tanpa di-skip agar lu paham peta perputaran uang yang sebenarnya, dan menurut analisis kritis lu sendiri nih Bro, apakah fenomena ini murni urusan bisnis dan likuiditas global atau ada permainan kotor yang merugikan negara? Tulis opini berani lu di kolom komentar! 👇 #Sucorsekuritas  #Sahamindonesia #BeXpertWIthSucor #bernardwijaya17 #BernardXcliplab2  Sekuritas", "post_id": "7654451402223275272"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 965.8555032256176, "y": 907.3825478647116, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654451402223275272", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "MASYARAKAT INDO HARUS TAU!!!! CAMPUR TANGAN SINGAPURA KE RUPIAH: SELURUH ASET KITA DIJUAL DAN DITAMPUNG DI SINGAPURA!!!! 🚨🇸🇬🇲🇨💸🔥 Jagad finansial tanah air mendadak diguncang isu panas mengenai dugaan adanya aliran dana raksasa dan aset-aset berharga domestik yang sengaja dilepas untuk kemudian ditampung di pusat keuangan Singapura, hingga memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Fenomena perpindahan likuiditas lintas negara ini sering kali dikaitkan dengan strategi *asset sheltering*, pelarian modal (*capital outflow*) saat pasar global bergejolak, hingga pemanfaatan insentif pajak internasional yang membuat dana-dana jumbo milik konglomerat betah parkir di negeri singa. Di video ini, kita bakal bongkar habis secara kritis fakta di balik layar mengenai dinamika aliran modal keluar ini—mulai dari modus penempatan aset, dampaknya terhadap cadangan devisa Bank Indonesia, hingga upaya taktis pemerintah dalam memperkuat benteng ekonomi domestik—jadi tonton sampai habis tanpa di-skip agar lu paham peta perputaran uang yang sebenarnya, dan menurut analisis kritis lu sendiri nih Bro, apakah fenomena ini murni urusan bisnis dan likuiditas global atau ada permainan kotor yang merugikan negara? Tulis opini berani lu di kolom komentar! 👇 #Sucorsekuritas  #Sahamindonesia #BeXpertWIthSucor #bernardwijaya17 #BernardXcliplab2  Sekuritas", "post_id": "7654451402223275272"}}, {"key": "avenirreseach.id", "attributes": {"label": "avenirreseach.id", "x": 426.21565890799906, "y": 881.6521675646123, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7650713886135553287", "id": "avenirreseach.id", "source": "tiktok-000001", "content": "SMGR mulai memperkuat cerita bisnisnya dari sekadar produsen semen domestik menjadi pemain ekspor semen khusus dengan basis fasilitas terintegrasi di Tuban. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui SIG meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur. Fasilitas ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas pasar internasional, terutama ke Amerika Serikat, di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri semen domestik. Aset kuncinya bukan cuma dermaga. Fasilitas ekspor ini memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun, terminal hingga 50.000 DWT, tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam. Secara operasional, ini membuat proses pengiriman semen curah dari pabrik ke kapal menjadi lebih efisien. Untuk 2026, SIG menargetkan ekspor 450 ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap. Ekspor ini dilakukan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Avenir view: tesis SMGR menarik karena ekspor bisa menjadi salah satu jalan keluar dari tekanan oversupply semen domestik. Jika fasilitas Tuban mampu meningkatkan utilisasi produksi, memperluas pasar ekspor, dan menjaga margin produk khusus, maka kontribusinya bisa menjadi growth engine baru di luar pasar domestik. Namun, market tetap perlu melihat kualitas eksekusinya. Kuncinya bukan cuma kapasitas dermaga besar, tapi realisasi volume ekspor, harga jual semen khusus, biaya logistik, permintaan dari pasar AS, stabilitas kontrak, dan kemampuan SIG menjaga margin di tengah biaya energi serta kompetisi global. Baca insight emiten dan aksi korporasi lainnya di researchavenir.com Ikuti  untuk update pasar dan emiten harian. Disclaimer: Konten edukasi, bukan rekomendasi beli/jual saham tertentu. #AvenirResearch #SMGR #SemenIndonesia #EksporSemen #SahamIndonesia", "post_id": "7650713886135553287"}}, {"key": "avenir.research", "attributes": {"label": "avenir.research", "x": 923.9872591150811, "y": 119.72865626479067, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7650713886135553287", "id": "avenir.research", "source": "tiktok-000001", "content": "SMGR mulai memperkuat cerita bisnisnya dari sekadar produsen semen domestik menjadi pemain ekspor semen khusus dengan basis fasilitas terintegrasi di Tuban. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui SIG meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur. Fasilitas ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas pasar internasional, terutama ke Amerika Serikat, di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri semen domestik. Aset kuncinya bukan cuma dermaga. Fasilitas ekspor ini memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun, terminal hingga 50.000 DWT, tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam. Secara operasional, ini membuat proses pengiriman semen curah dari pabrik ke kapal menjadi lebih efisien. Untuk 2026, SIG menargetkan ekspor 450 ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap. Ekspor ini dilakukan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Avenir view: tesis SMGR menarik karena ekspor bisa menjadi salah satu jalan keluar dari tekanan oversupply semen domestik. Jika fasilitas Tuban mampu meningkatkan utilisasi produksi, memperluas pasar ekspor, dan menjaga margin produk khusus, maka kontribusinya bisa menjadi growth engine baru di luar pasar domestik. Namun, market tetap perlu melihat kualitas eksekusinya. Kuncinya bukan cuma kapasitas dermaga besar, tapi realisasi volume ekspor, harga jual semen khusus, biaya logistik, permintaan dari pasar AS, stabilitas kontrak, dan kemampuan SIG menjaga margin di tengah biaya energi serta kompetisi global. Baca insight emiten dan aksi korporasi lainnya di researchavenir.com Ikuti  untuk update pasar dan emiten harian. Disclaimer: Konten edukasi, bukan rekomendasi beli/jual saham tertentu. #AvenirResearch #SMGR #SemenIndonesia #EksporSemen #SahamIndonesia", "post_id": "7650713886135553287"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "attributes": {"label": "suaramuslimahjabar", "x": 619.0927083888287, "y": 851.7601196555977, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "100064283155685_1448019254017499", "id": "suaramuslimahjabar", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus \n\nHantaman El Nino dan Pelemahan Rupiah, Beban Petani Makin Berat\n\nMenurut prediks Badan Meteorologi Australia (BoM), kondisi saat ini menunjukkan kemungkinan el nino yang sangat kuat akan berkembang pada akhir tahun. Beberapa data prakiraan bahkan menunjukkan kenaikan suhu dapat melampaui 3°C. Temuan ini melampaui catatan pada 1877 saat kenaikan suhunya mencapai 2,7°C. Pada masa itu, el nino berlangsung sekitar 18 bulan dan memicu kekeringan ekstrem dan kelaparan luas di Asia, Brasil, dan Afrika yang menewaskan jutaan orang, sekaligus menghasilkan banjir parah di wilayah lain seperti Peru. (BBC, 22-5-2026).\n\nEl Nino sangat kuat terakhir terjadi pada 2015—2016, sedangkan el nino pada 2023—2024 disebut sebagai tahun terpanas dalam catatan. Profesor pakar risiko iklim dan ketahanan di University of Reading Liz Stephens berkata bahwa kemungkinan suhu global akan memecahkan rekor tahun depan. Ia juga memprediksi ada kemungkinan terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan di beberapa bagian Australia, Indonesia, dan utara Amerika Selatan yang menyebabkan penurunan produksi pertanian dan stok pangan global.\n\nPertanian merupakan sektor strategis karena menjadi fondasi utama ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional. Peran ini tecermin dalam upaya memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat serta mengurangi ketergantungan pada impor. Lebih dari sekadar penyedia kebutuhan pokok, pertanian juga berfungsi sebagai penopang vital pertumbuhan ekonomi, penyedia lapangan kerja bagi mayoritas penduduk, dan pemasok bahan baku krusial bagi industri.\n\nNamun, sektor pertanian nasional juga bukan tanpa masalah. Kelestarian pertanian saat ini sangat terancam oleh kombinasi perubahan iklim global, alih fungsi lahan secara masif, degradasi kesuburan tanah, hingga masalah sosial-ekonomi seperti rendahnya minat generasi muda untuk bertani. Selain itu, ada pula urbanisasi yang mengancam kelestarian pertanian karena memicu alih fungsi lahan subur menjadi area terbangun, menyebabkan krisis tenaga kerja produktif di pedesaan, dan mengancam regenerasi petani muda. Hal ini secara drastis menurunkan kapasitas produksi pangan nasional dan ketahanan ekonomi perdesaan.\n\nLebih miris lagi, kebijakan pemerintah justru tidak berpihak kepada petani. Logika kapitalistik dalam mengelola sektor pertanian membuat pemerintah kerap melakukan impor komoditas pertanian sehingga membuat produk petani lokal kalah bersaing dengan produk impor. Realisasi impor ini sejatinya demi keuntungan segelintir oknum penguasa dan pengusaha yang mendukungnya. Demikian halnya perihal lahan dan konflik agraria. Banyak lahan yang begitu mudah dikuasai segelintir korporasi, sedangkan lahan pertanian rakyat makin sempit karena alih fungsi.\n\nSemua ini makin menegaskan bahwa kehadiran negara begitu minim secara politik untuk melindungi para petani dan sektor pertanian secara umum, alih-alih melakukan mitigasi serta melindungi mereka dari dampak el nino dan pelemahan rupiah. Sungguh, negara sekuler kapitalis tidak berperan sebagai raa’in (pengurus, pemelihara) dan junnah (perisai, pelindung) untuk rakyatnya.\n\nPolitik Ekonomi Islam Penyangga Pertanian Khilafah\nDi dalam Islam, pertanian adalah salah satu sektor ekonomi strategis yang sangat diperhatikan oleh negara. Khilafah adalah negara berideologi Islam dengan visi strategis sebagai negara mandiri, berdaulat, dan tidak tergantung pada negara lain, termasuk soal impor pangan. Penguasa di dalam sistem Islam berperan penuh sebagai raa’in dan junnah, sehingga pengaturan dan pengelolaan pertanian dilakukan dengan serius mulai dari hulu hingga hilir.\n\nRasulullah saw. bersabda di dalam hadis,\n\nالإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Imam (khalifah) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR Bukhari).\n\nJuga di dalam hadis,\n\nإِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ\n\n“Sungguh imam (khalifah) adalah perisai. Orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung dengan dirinya.” (HR Muslim).\n\nPenguasa Islam (khalifah) akan menerapkan politik ekonomi Islam untuk mengatur pemenuhan seluruh kebutuhan rakyat, terutama kebutuhan primer berupa sandang, pangan, dan papan. Sebagai kunci pemenuhan kebutuhan pangan, pertanian akan dikelola tanpa berbasis impor.\n\nSyekh Abdurrahman al-Maliki menjelaskan di dalam kitab As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla (Politik Ekonomi Islam) bahwa jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu merupakan perkara fundamental dalam sistem politik ekonomi Islam. Kebutuhan-kebutuhan primer ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh negara.\n\nPolitik ekonomi Islam diterapkan oleh Khilafah sebagai mekanisme yang menjamin pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu secara menyeluruh, dan membantu tiap-tiap individu di antara mereka dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai kadar kemampuannya. Politik ekonomi Islam mewujudkan pembangunan yang merata di desa maupun di kota sebagai realisasi jaminan pemenuhan kebutuhan tiap warga. Di mana pun ada orang, akan dilakukan pembangunan ekonomi untuk melayani kebutuhannya. Dengan demikian, jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer merupakan politik ekonomi Islam.\n\nDi dalam kitab yang sama, Syekh Abdurrahman al-Maliki juga menjelaskan seputar ekonomi pertanian, bahwa proyek-proyek pertanian dilaksanakan menurut hukum-hukum syarak yang terkait dengan tanah sehingga proyek-proyek untuk produksi pertanian berstatus sebagai kepemilikan individu, bukan kepemilikan negara. Namun, pada saat yang sama, negara bertanggung jawab untuk memberikan harta kepada orang yang tidak mampu di antara para petani sebagai subsidi bagi mereka.\n\nPada dasarnya, politik pertanian dijalankan untuk meningkatkan produksi pertanian, yakni dengan menempuh dua jalan, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Dengan kedua hal ini, akan tercapai peningkatan produksi pertanian, dan akan terealisasi tujuan pokok dalam politik pertanian.\n\nWujud intensifikasi misalnya dengan melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan produksi tanah. Intensifikasi pertanian dilakukan dengan menggunakan obat-obatan, penyebarluasan teknik-teknik modern di kalangan para petani, dan membantu pengadaan benih serta budidayanya.\n\nNegara memberikan modal yang diperlukan bagi yang tidak mampu sebagai hibah, bukan sebagai utang, supaya mereka dapat membeli segala sesuatu yang mereka butuhkan, seperti peralatan, benih, dan obat-obatan untuk meningkatkan produksi, serta mendorong mereka yang mampu agar membeli semua itu dengan dorongan yang efektif dan efisien.\n\nAdapun ekstensifikasi adalah penambahan luas area yang akan ditanami. Ekstensifikasi pertanian dilakukan dengan mendorong untuk menghidupkan tanah mati dan memagarinya. Juga pemberian tanah secara cuma-cuma oleh negara kepada mereka yang mampu bertani yang tidak memiliki tanah, mereka yang memiliki area tanah sempit, dan termasuk tanah yang berada di bawah kekuasaan negara. Negara akan mengambil tanah dari tiap-tiap warga yang menelantarkan tanahnya selama tiga tahun berturut-turut, untuk selanjutnya memberikannya kepada individu warga yang mampu mengolahnya. Ini sebagaimana hadis Rasulullah saw.,\n\nمَنْ أَحْيَى أَرْضًا مَيْتَةً فَهِيَ لَهُ\n\n“Siapa saja yang menghidupkan tanah mati maka tanah itu menjadi miliknya.” (HR Tirmidzi dan Abu Dawud).\n\nKhilafah akan memfasilitasi beragam riset dan inovasi pertanian demi meningkatkan produktivitas pertanian di dalam negeri. Hal ini termasuk perlunya riset mengenai penemuan pupuk alternatif dengan bahan baku alternatif sehingga tidak harus mengandalkan bahan baku impor untuk memproduksi pupuk dan memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri.\n\nTidak lupa, khalifah selaku pemimpin negara Islam akan melakukan inspeksi secara intensif sampai ke pelosok desa sehingga mengetahui betul kondisi rakyat dan kebutuhan mereka. Khalifah memiliki data lengkap perihal inventarisasi tanah, sumber daya lahan, profil petani, beserta seluruh kebutuhannya agar tepat dalam memberikan penanganan. Khalifah menjamin distribusi pupuk dan mengawasi rantai pasoknya agar pupuk tidak mengalami kelangkaan atau harganya melonjak hingga merugikan petani.\n\nKebijakan Impor Khilafah\nIslam tidak antiimpor, tetapi jika ada kondisi yang mengharuskan Khilafah melakukan impor pangan, impor hanya layak menjadi solusi sementara, bukan permanen. Sebelum melakukan impor, Khilafah akan terlebih dahulu mengupayakan subsidi silang dari sebagian wilayahnya yang makmur untuk menyuplai kebutuhan di wilayah yang kekurangan. Hal ini sebagaimana pernah dilakukan Khalifah Umar bin Khaththab ketika musim paceklik melanda Madinah.\n\nSaat itu Khalifah Umar ra. menulis surat kepada para walinya di sejumlah wilayah untuk meminta pertolongan. Beliau menulis surat kepada ‘Amru bin al-Ash ra., wali beliau di Mesir. Surat serupa juga dikirimkannya kepada Muawiyah bin Abi Sufyan ra. di Damaskus, Abu Ubaidah bin Jarrah ra. di Palestina, juga kepada Saad bin Abi Waqqash ra. di Irak.\n\nKaum muslim di berbagai wilayah pun bergegas mengulurkan bantuan. Abu Ubaidah mengirimkan 4.000 unta bermuatan penuh bahan pangan. Dari Mesir, ‘Amru bin al-Ash mengirimkan makanan lewat jalur darat dan laut, ada tepung dan lemak bersama 1.000 unta. Muawiyah mengirim 3.000 unta, sedangkan Saad mengirim 1.000 unta bermuatan tepung. Mantel, selimut, dan pakaian turut dikirimkan bersama bahan pangan.\n\nSelanjutnya, Khilafah juga menerapkan sistem mata uang emas dan perak di dalam perdagangan, termasuk perdagangan internasional (ekspor-impor), dan tidak menerima pembayaran dengan mata uang selain keduanya. Dengan demikian, jika impor harus terjadi, aktivitas tersebut tidak boleh membebani Khilafah maupun warganya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.\n\nSedangkan terkait ekspor pangan, Khilafah harus memastikan agar kebutuhan dalam negeri terjamin dan tercukupi. Saat terjadi surplus hasil pertanian dan jika diperlukan, ekspor bisa dilakukan. Aktivitas ekspor pangan yang Khilafah lakukan tidak semata-mata demi keuntungan ekonomi, melainkan bagian dari aktivitas riayatusy syuunil ummah (mengurusi urusan umat) baik di dalam negeri maupun di luar negeri.\n\nDengan gambaran ini, petani dalam sistem Islam tidak perlu khawatir terhadap masa depan profesi maupun kesejahteraan mereka. Generasi muda pun tidak lagi memandang profesi petani sebagai jalan suram.\n\nSistem Islam memiliki mekanisme yang menjamin kebutuhan pokok setiap individu, termasuk ketahanan sekaligus kedaulatan pangan. Khilafah berkewajiban memastikan setiap kepala keluarga memiliki pekerjaan atau jalur nafkah yang layak. Khilafah akan mengupayakan berbagai kebijakan sehingga kemaslahatan publik terpelihara dengan baik. Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1448019254017499"}}, {"key": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "zilenialdutaislam", "x": 755.7522532145358, "y": 751.9279446066041, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.4533, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "100064283155685_1448019254017499", "id": "zilenialdutaislam", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus \n\nHantaman El Nino dan Pelemahan Rupiah, Beban Petani Makin Berat\n\nMenurut prediks Badan Meteorologi Australia (BoM), kondisi saat ini menunjukkan kemungkinan el nino yang sangat kuat akan berkembang pada akhir tahun. Beberapa data prakiraan bahkan menunjukkan kenaikan suhu dapat melampaui 3°C. Temuan ini melampaui catatan pada 1877 saat kenaikan suhunya mencapai 2,7°C. Pada masa itu, el nino berlangsung sekitar 18 bulan dan memicu kekeringan ekstrem dan kelaparan luas di Asia, Brasil, dan Afrika yang menewaskan jutaan orang, sekaligus menghasilkan banjir parah di wilayah lain seperti Peru. (BBC, 22-5-2026).\n\nEl Nino sangat kuat terakhir terjadi pada 2015—2016, sedangkan el nino pada 2023—2024 disebut sebagai tahun terpanas dalam catatan. Profesor pakar risiko iklim dan ketahanan di University of Reading Liz Stephens berkata bahwa kemungkinan suhu global akan memecahkan rekor tahun depan. Ia juga memprediksi ada kemungkinan terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan di beberapa bagian Australia, Indonesia, dan utara Amerika Selatan yang menyebabkan penurunan produksi pertanian dan stok pangan global.\n\nPertanian merupakan sektor strategis karena menjadi fondasi utama ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional. Peran ini tecermin dalam upaya memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat serta mengurangi ketergantungan pada impor. Lebih dari sekadar penyedia kebutuhan pokok, pertanian juga berfungsi sebagai penopang vital pertumbuhan ekonomi, penyedia lapangan kerja bagi mayoritas penduduk, dan pemasok bahan baku krusial bagi industri.\n\nNamun, sektor pertanian nasional juga bukan tanpa masalah. Kelestarian pertanian saat ini sangat terancam oleh kombinasi perubahan iklim global, alih fungsi lahan secara masif, degradasi kesuburan tanah, hingga masalah sosial-ekonomi seperti rendahnya minat generasi muda untuk bertani. Selain itu, ada pula urbanisasi yang mengancam kelestarian pertanian karena memicu alih fungsi lahan subur menjadi area terbangun, menyebabkan krisis tenaga kerja produktif di pedesaan, dan mengancam regenerasi petani muda. Hal ini secara drastis menurunkan kapasitas produksi pangan nasional dan ketahanan ekonomi perdesaan.\n\nLebih miris lagi, kebijakan pemerintah justru tidak berpihak kepada petani. Logika kapitalistik dalam mengelola sektor pertanian membuat pemerintah kerap melakukan impor komoditas pertanian sehingga membuat produk petani lokal kalah bersaing dengan produk impor. Realisasi impor ini sejatinya demi keuntungan segelintir oknum penguasa dan pengusaha yang mendukungnya. Demikian halnya perihal lahan dan konflik agraria. Banyak lahan yang begitu mudah dikuasai segelintir korporasi, sedangkan lahan pertanian rakyat makin sempit karena alih fungsi.\n\nSemua ini makin menegaskan bahwa kehadiran negara begitu minim secara politik untuk melindungi para petani dan sektor pertanian secara umum, alih-alih melakukan mitigasi serta melindungi mereka dari dampak el nino dan pelemahan rupiah. Sungguh, negara sekuler kapitalis tidak berperan sebagai raa’in (pengurus, pemelihara) dan junnah (perisai, pelindung) untuk rakyatnya.\n\nPolitik Ekonomi Islam Penyangga Pertanian Khilafah\nDi dalam Islam, pertanian adalah salah satu sektor ekonomi strategis yang sangat diperhatikan oleh negara. Khilafah adalah negara berideologi Islam dengan visi strategis sebagai negara mandiri, berdaulat, dan tidak tergantung pada negara lain, termasuk soal impor pangan. Penguasa di dalam sistem Islam berperan penuh sebagai raa’in dan junnah, sehingga pengaturan dan pengelolaan pertanian dilakukan dengan serius mulai dari hulu hingga hilir.\n\nRasulullah saw. bersabda di dalam hadis,\n\nالإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Imam (khalifah) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR Bukhari).\n\nJuga di dalam hadis,\n\nإِنَّمَا الإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ\n\n“Sungguh imam (khalifah) adalah perisai. Orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung dengan dirinya.” (HR Muslim).\n\nPenguasa Islam (khalifah) akan menerapkan politik ekonomi Islam untuk mengatur pemenuhan seluruh kebutuhan rakyat, terutama kebutuhan primer berupa sandang, pangan, dan papan. Sebagai kunci pemenuhan kebutuhan pangan, pertanian akan dikelola tanpa berbasis impor.\n\nSyekh Abdurrahman al-Maliki menjelaskan di dalam kitab As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla (Politik Ekonomi Islam) bahwa jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu merupakan perkara fundamental dalam sistem politik ekonomi Islam. Kebutuhan-kebutuhan primer ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh negara.\n\nPolitik ekonomi Islam diterapkan oleh Khilafah sebagai mekanisme yang menjamin pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer individu per individu secara menyeluruh, dan membantu tiap-tiap individu di antara mereka dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai kadar kemampuannya. Politik ekonomi Islam mewujudkan pembangunan yang merata di desa maupun di kota sebagai realisasi jaminan pemenuhan kebutuhan tiap warga. Di mana pun ada orang, akan dilakukan pembangunan ekonomi untuk melayani kebutuhannya. Dengan demikian, jaminan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer merupakan politik ekonomi Islam.\n\nDi dalam kitab yang sama, Syekh Abdurrahman al-Maliki juga menjelaskan seputar ekonomi pertanian, bahwa proyek-proyek pertanian dilaksanakan menurut hukum-hukum syarak yang terkait dengan tanah sehingga proyek-proyek untuk produksi pertanian berstatus sebagai kepemilikan individu, bukan kepemilikan negara. Namun, pada saat yang sama, negara bertanggung jawab untuk memberikan harta kepada orang yang tidak mampu di antara para petani sebagai subsidi bagi mereka.\n\nPada dasarnya, politik pertanian dijalankan untuk meningkatkan produksi pertanian, yakni dengan menempuh dua jalan, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Dengan kedua hal ini, akan tercapai peningkatan produksi pertanian, dan akan terealisasi tujuan pokok dalam politik pertanian.\n\nWujud intensifikasi misalnya dengan melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan produksi tanah. Intensifikasi pertanian dilakukan dengan menggunakan obat-obatan, penyebarluasan teknik-teknik modern di kalangan para petani, dan membantu pengadaan benih serta budidayanya.\n\nNegara memberikan modal yang diperlukan bagi yang tidak mampu sebagai hibah, bukan sebagai utang, supaya mereka dapat membeli segala sesuatu yang mereka butuhkan, seperti peralatan, benih, dan obat-obatan untuk meningkatkan produksi, serta mendorong mereka yang mampu agar membeli semua itu dengan dorongan yang efektif dan efisien.\n\nAdapun ekstensifikasi adalah penambahan luas area yang akan ditanami. Ekstensifikasi pertanian dilakukan dengan mendorong untuk menghidupkan tanah mati dan memagarinya. Juga pemberian tanah secara cuma-cuma oleh negara kepada mereka yang mampu bertani yang tidak memiliki tanah, mereka yang memiliki area tanah sempit, dan termasuk tanah yang berada di bawah kekuasaan negara. Negara akan mengambil tanah dari tiap-tiap warga yang menelantarkan tanahnya selama tiga tahun berturut-turut, untuk selanjutnya memberikannya kepada individu warga yang mampu mengolahnya. Ini sebagaimana hadis Rasulullah saw.,\n\nمَنْ أَحْيَى أَرْضًا مَيْتَةً فَهِيَ لَهُ\n\n“Siapa saja yang menghidupkan tanah mati maka tanah itu menjadi miliknya.” (HR Tirmidzi dan Abu Dawud).\n\nKhilafah akan memfasilitasi beragam riset dan inovasi pertanian demi meningkatkan produktivitas pertanian di dalam negeri. Hal ini termasuk perlunya riset mengenai penemuan pupuk alternatif dengan bahan baku alternatif sehingga tidak harus mengandalkan bahan baku impor untuk memproduksi pupuk dan memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri.\n\nTidak lupa, khalifah selaku pemimpin negara Islam akan melakukan inspeksi secara intensif sampai ke pelosok desa sehingga mengetahui betul kondisi rakyat dan kebutuhan mereka. Khalifah memiliki data lengkap perihal inventarisasi tanah, sumber daya lahan, profil petani, beserta seluruh kebutuhannya agar tepat dalam memberikan penanganan. Khalifah menjamin distribusi pupuk dan mengawasi rantai pasoknya agar pupuk tidak mengalami kelangkaan atau harganya melonjak hingga merugikan petani.\n\nKebijakan Impor Khilafah\nIslam tidak antiimpor, tetapi jika ada kondisi yang mengharuskan Khilafah melakukan impor pangan, impor hanya layak menjadi solusi sementara, bukan permanen. Sebelum melakukan impor, Khilafah akan terlebih dahulu mengupayakan subsidi silang dari sebagian wilayahnya yang makmur untuk menyuplai kebutuhan di wilayah yang kekurangan. Hal ini sebagaimana pernah dilakukan Khalifah Umar bin Khaththab ketika musim paceklik melanda Madinah.\n\nSaat itu Khalifah Umar ra. menulis surat kepada para walinya di sejumlah wilayah untuk meminta pertolongan. Beliau menulis surat kepada ‘Amru bin al-Ash ra., wali beliau di Mesir. Surat serupa juga dikirimkannya kepada Muawiyah bin Abi Sufyan ra. di Damaskus, Abu Ubaidah bin Jarrah ra. di Palestina, juga kepada Saad bin Abi Waqqash ra. di Irak.\n\nKaum muslim di berbagai wilayah pun bergegas mengulurkan bantuan. Abu Ubaidah mengirimkan 4.000 unta bermuatan penuh bahan pangan. Dari Mesir, ‘Amru bin al-Ash mengirimkan makanan lewat jalur darat dan laut, ada tepung dan lemak bersama 1.000 unta. Muawiyah mengirim 3.000 unta, sedangkan Saad mengirim 1.000 unta bermuatan tepung. Mantel, selimut, dan pakaian turut dikirimkan bersama bahan pangan.\n\nSelanjutnya, Khilafah juga menerapkan sistem mata uang emas dan perak di dalam perdagangan, termasuk perdagangan internasional (ekspor-impor), dan tidak menerima pembayaran dengan mata uang selain keduanya. Dengan demikian, jika impor harus terjadi, aktivitas tersebut tidak boleh membebani Khilafah maupun warganya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.\n\nSedangkan terkait ekspor pangan, Khilafah harus memastikan agar kebutuhan dalam negeri terjamin dan tercukupi. Saat terjadi surplus hasil pertanian dan jika diperlukan, ekspor bisa dilakukan. Aktivitas ekspor pangan yang Khilafah lakukan tidak semata-mata demi keuntungan ekonomi, melainkan bagian dari aktivitas riayatusy syuunil ummah (mengurusi urusan umat) baik di dalam negeri maupun di luar negeri.\n\nDengan gambaran ini, petani dalam sistem Islam tidak perlu khawatir terhadap masa depan profesi maupun kesejahteraan mereka. Generasi muda pun tidak lagi memandang profesi petani sebagai jalan suram.\n\nSistem Islam memiliki mekanisme yang menjamin kebutuhan pokok setiap individu, termasuk ketahanan sekaligus kedaulatan pangan. Khilafah berkewajiban memastikan setiap kepala keluarga memiliki pekerjaan atau jalur nafkah yang layak. Khilafah akan mengupayakan berbagai kebijakan sehingga kemaslahatan publik terpelihara dengan baik. Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1448019254017499"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 432.21953891486396, "y": 838.9379351349676, "size": 3.04, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.4651, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "kau0Vmloy9g", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Peluncuran Buku KSK No.41\n\n#SobatRupiah, perekonomian global tengah dihadapkan pada pergeseran sumber pertumbuhan dunia dan risiko Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) global yang masih tinggi. Meski begitu, Stabilitas sistem keuangan pada Semester I 2023 dan ke depan diyakini akan tetap terjaga dengan intermediasi yang terus meningkat, ketahanan sistem keuangan yang terjaga, serta keuangan inklusif dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang semakin kuat.\n\nBagaimana peran bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga terjaganya sistem keuangan tersebut?\n \nJawabannya terangkum dalam asesmen Bank Indonesia pada Kajian Stabilitas Keuangan No. 41 bertema “Konsistensi, Inovasi, dan Sinergi Mendorong Intermediasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” yang diluncurkan oleh Deputi Gubernur Juda Agung.\n\nMari #BeriMakna dukung upaya Bank Indonesia perkuat fondasi ekonomi dan sistem keuangan untuk perekonomian yang berkelanjutan.\n\n#disetiapmaknaindonesia \n\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "kau0Vmloy9g"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 290.8271021196277, "y": 334.8433739501727, "size": 3.02, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5439, "eigenvector": 0.2213, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kau0Vmloy9g", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Peluncuran Buku KSK No.41\n\n#SobatRupiah, perekonomian global tengah dihadapkan pada pergeseran sumber pertumbuhan dunia dan risiko Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) global yang masih tinggi. Meski begitu, Stabilitas sistem keuangan pada Semester I 2023 dan ke depan diyakini akan tetap terjaga dengan intermediasi yang terus meningkat, ketahanan sistem keuangan yang terjaga, serta keuangan inklusif dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang semakin kuat.\n\nBagaimana peran bauran kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga terjaganya sistem keuangan tersebut?\n \nJawabannya terangkum dalam asesmen Bank Indonesia pada Kajian Stabilitas Keuangan No. 41 bertema “Konsistensi, Inovasi, dan Sinergi Mendorong Intermediasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” yang diluncurkan oleh Deputi Gubernur Juda Agung.\n\nMari #BeriMakna dukung upaya Bank Indonesia perkuat fondasi ekonomi dan sistem keuangan untuk perekonomian yang berkelanjutan.\n\n#disetiapmaknaindonesia \n\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "kau0Vmloy9g"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 313.28889709630215, "y": 959.8013302345076, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Znae5wbqmv8", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli | EKONOMI 8\n\nGarudaTV - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa paket stimulus tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan eksternal.\n\n“Paket kebijakan ini disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko eksternal yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Airlangga.\n\nSecara keseluruhan, stimulus ini mencakup delapan kebijakan yang terbagi dalam tiga pilar utama, yakni stimulus dan insentif ekonomi, program magang dan vokasi, serta bantuan pangan bagi masyarakat.\n\nSalah satu fokus kebijakan adalah pemberian insentif sektor transportasi yang mencapai sekitar Rp2,04 triliun. Insentif ini diberikan untuk mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat pada periode libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).\n\nMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas sektor transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi pada momentum konsumsi tinggi.\n\nPemerintah juga memastikan paket stimulus akan digulirkan secara bertahap mulai Juli 2026 hingga periode libur akhir tahun, dengan sasaran utama menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat konsumsi domestik sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n#stimulusekonomi  #pemerintah  #dayabeli  #ekonominasional  #AirlanggaHartarto #KemenkoPerekonomian #kebijakanekonomi  #Nataru2026 #ekonomiindonesia   #garudatv   #laporan8 \n \nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "Znae5wbqmv8"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 256.75827895093886, "y": 56.61340249640479, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Znae5wbqmv8", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli | EKONOMI 8\n\nGarudaTV - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa paket stimulus tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan eksternal.\n\n“Paket kebijakan ini disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko eksternal yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Airlangga.\n\nSecara keseluruhan, stimulus ini mencakup delapan kebijakan yang terbagi dalam tiga pilar utama, yakni stimulus dan insentif ekonomi, program magang dan vokasi, serta bantuan pangan bagi masyarakat.\n\nSalah satu fokus kebijakan adalah pemberian insentif sektor transportasi yang mencapai sekitar Rp2,04 triliun. Insentif ini diberikan untuk mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat pada periode libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).\n\nMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas sektor transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi pada momentum konsumsi tinggi.\n\nPemerintah juga memastikan paket stimulus akan digulirkan secara bertahap mulai Juli 2026 hingga periode libur akhir tahun, dengan sasaran utama menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat konsumsi domestik sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n#stimulusekonomi  #pemerintah  #dayabeli  #ekonominasional  #AirlanggaHartarto #KemenkoPerekonomian #kebijakanekonomi  #Nataru2026 #ekonomiindonesia   #garudatv   #laporan8 \n \nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "Znae5wbqmv8"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 221.4371387883095, "y": 920.214651711636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 231.50448243241672, "y": 663.0325436300333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 127.17387211495412, "y": 276.74317608654076, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 146.84953402479607, "y": 60.35307727912731, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2325, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 418.7915296712311, "y": 74.40076801681128, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2325, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 328.8388372933315, "y": 770.3308333121422, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2325, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 606.313772401682, "y": 693.9553808078612, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2325, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 630.5049887437459, "y": 895.4601485590055, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2325, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 956.1643446897896, "y": 936.4164613766695, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2325, "eigenvector": 141.9389, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3pKb63UQDIw", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Iran-AS Selesaikan Pembicaraan Teknis, Sepakat Cegah Konflik di Lebanon | IDXC UPDATE\n\nIran dan Amerika Serikat menuntaskan pembicaraan teknis di Swiss dengan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan implementasi Kesepahaman Islamabad. Kedua negara sepakat membentuk empat kelompok kerja yang fokus pada pencabutan sanksi, isu nuklir, rekonstruksi ekonomi, serta pemantauan kesepakatan. Selain itu, AS disebut telah menerbitkan izin umum terkait ekspor minyak Iran dan menyetujui pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai USD12 miliar, sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3pKb63UQDIw"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 241.60708788614127, "y": 116.60313568601943, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uPmPqZfR5q4", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA GELAP: Negara Kaya Batu Bara, Kok Mati Terus Merugikan Pengusaha UMKM?\n\n00:00 Hook: Jeritan UMKM di Bandung Hingga Isu Konspirasi \"Blackout 7 Hari\" di Tahun 2026\n\n00:51 Realita Makro: Kerugian Sektor Manufaktur Tembus Miliaran Rupiah Per Jam Akibat Pemadaman\n\n01:55 Ironi Sistem Jamali: Cadangan Daya 32% yang Tetap Jebol Akibat Krisis di Sektor Hulu\n\n02:35 Ketimpangan Modal: Mengapa UMKM Menjadi Korban Paling Rentan dari Kegagalan Sistem Terpusat\n\n03:29 Kronologi Krisis Kelistrikan 2026: Membaca Manipulasi Data Keamanan Stok Batubara PLN\n\n04:39 4 Faktor Utama Meledaknya Krisis: Kebijakan Kuota Produksi Hingga Kontrak Finansial Kaku\n\n05:28 Faktor 1 & 2—Disparitas Harga: Mengapa Pengusaha Tambang Lebih Memilih Ekspor Senilai $120 Per Ton\n\n06:38 Faktor 3—Psikologi Kuota Beras: Logika Pengusaha Mengamankan Margin di Tengah Pemotongan Kuota\n\n07:19 Transisi Satu Pintu Danantara (DSI): Benarkah Ada Aksi \"Jual Massal\" Sebelum Regulasi 2027?\n\n08:24 Faktor 4—Jeratan Finansial Kontrak Swasta: Menguliti Beban Biaya PLN yang Mengikat Arus Kas\n\n09:05 Hambatan Likuiditas PLN: Kapal Eskpor Terus Berlayar Saat Pembangkit Domestik Kehabisan Bahan Bakar\n\n09:44 Dampak Berantai Krisis Air: Kelumpuhan Rumah Pompa PDAM di Surabaya, Kediri, Hingga Medan\n\n10:40 Ironi Negara Raksasa Energi: Ketika Adonan Roti Rusak & Omset Fotokopi Anjlok Kena Sektor Hulu\n\n11:26 Target Pajak 2026 Terancam: Bagaimana Matinya Listrik Menggerogoti Basis Konsumsi Domestik\n\n12:14 Gelombang Protes Mahasiswa: Mempertanyakan Transparansi dan Lingkaran Elite di Samping Pak Prabowo\n\n13:08 Klaim Meleset Pemerintah: Janji Stok Aman Menteri Bahlil Versus Analisis Skeptis Lembaga Independen (IESR)\n\n14:18 Solusi Jangka Pendek vs Masalah Struktural: Kebiasaan Penambalan Permukaan yang Terus Berulang\n\n15:14 Bahaya Monopoli Energi: Ketiadaan Alternatif \"Plan B\" Bagi Konsumen Ketika Sistem Utama Gagal\n\n16:41 Refleksi Ketahanan Energi: Ketergantungan 75% Batubara & Hak Rakyat Atas Transparansi Informasi\n\n18:20 Closing: Suarakan Aspirasi di Kolom Komentar, Mari Selamatkan Ekonomi Keluarga! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "uPmPqZfR5q4"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 100.37192679542484, "y": 204.4813615694042, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1798, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uPmPqZfR5q4", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA GELAP: Negara Kaya Batu Bara, Kok Mati Terus Merugikan Pengusaha UMKM?\n\n00:00 Hook: Jeritan UMKM di Bandung Hingga Isu Konspirasi \"Blackout 7 Hari\" di Tahun 2026\n\n00:51 Realita Makro: Kerugian Sektor Manufaktur Tembus Miliaran Rupiah Per Jam Akibat Pemadaman\n\n01:55 Ironi Sistem Jamali: Cadangan Daya 32% yang Tetap Jebol Akibat Krisis di Sektor Hulu\n\n02:35 Ketimpangan Modal: Mengapa UMKM Menjadi Korban Paling Rentan dari Kegagalan Sistem Terpusat\n\n03:29 Kronologi Krisis Kelistrikan 2026: Membaca Manipulasi Data Keamanan Stok Batubara PLN\n\n04:39 4 Faktor Utama Meledaknya Krisis: Kebijakan Kuota Produksi Hingga Kontrak Finansial Kaku\n\n05:28 Faktor 1 & 2—Disparitas Harga: Mengapa Pengusaha Tambang Lebih Memilih Ekspor Senilai $120 Per Ton\n\n06:38 Faktor 3—Psikologi Kuota Beras: Logika Pengusaha Mengamankan Margin di Tengah Pemotongan Kuota\n\n07:19 Transisi Satu Pintu Danantara (DSI): Benarkah Ada Aksi \"Jual Massal\" Sebelum Regulasi 2027?\n\n08:24 Faktor 4—Jeratan Finansial Kontrak Swasta: Menguliti Beban Biaya PLN yang Mengikat Arus Kas\n\n09:05 Hambatan Likuiditas PLN: Kapal Eskpor Terus Berlayar Saat Pembangkit Domestik Kehabisan Bahan Bakar\n\n09:44 Dampak Berantai Krisis Air: Kelumpuhan Rumah Pompa PDAM di Surabaya, Kediri, Hingga Medan\n\n10:40 Ironi Negara Raksasa Energi: Ketika Adonan Roti Rusak & Omset Fotokopi Anjlok Kena Sektor Hulu\n\n11:26 Target Pajak 2026 Terancam: Bagaimana Matinya Listrik Menggerogoti Basis Konsumsi Domestik\n\n12:14 Gelombang Protes Mahasiswa: Mempertanyakan Transparansi dan Lingkaran Elite di Samping Pak Prabowo\n\n13:08 Klaim Meleset Pemerintah: Janji Stok Aman Menteri Bahlil Versus Analisis Skeptis Lembaga Independen (IESR)\n\n14:18 Solusi Jangka Pendek vs Masalah Struktural: Kebiasaan Penambalan Permukaan yang Terus Berulang\n\n15:14 Bahaya Monopoli Energi: Ketiadaan Alternatif \"Plan B\" Bagi Konsumen Ketika Sistem Utama Gagal\n\n16:41 Refleksi Ketahanan Energi: Ketergantungan 75% Batubara & Hak Rakyat Atas Transparansi Informasi\n\n18:20 Closing: Suarakan Aspirasi di Kolom Komentar, Mari Selamatkan Ekonomi Keluarga! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "uPmPqZfR5q4"}}], "edges": [{"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "beyouthe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fsaidhamzah", "source": "fsaidhamzah", "target": "Dara_Cega", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ikhsanhdy", "source": "ikhsanhdy", "target": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "AlexiaHavasi876", "source": "AlexiaHavasi876", "target": "steve_hanke", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "buzuzima0", "source": "buzuzima0", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "throwsnpe", "source": "throwsnpe", "target": "sungjinnny", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "throwsnpe", "source": "throwsnpe", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Maikel_USMC", "source": "Maikel_USMC", "target": "TirtoID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sskusuzy", "source": "sskusuzy", "target": "NOTASLIMBOY", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SandieChecks", "source": "SandieChecks", "target": "merapi_uncover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Angsa003", "source": "Angsa003", "target": "merapi_uncover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fendiandol5", "source": "fendiandol5", "target": "liogtttscrp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fendiandol5", "source": "fendiandol5", "target": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MikaelDewabrata", "source": "MikaelDewabrata", "target": "detikcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "rijanto_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "beky_herdihansah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "dprd.kabupaten.blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim.blitar", "source": "prokopim.blitar", "target": "setda_kab_blitar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vinelsapri_", "source": "vinelsapri_", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "rahman_priiiii", "source": "rahman_priiiii", "target": "medkompol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "brmppkh", "source": "brmppkh", "target": "kementerianpertanian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "brmp.pengelola.hasil", "source": "brmp.pengelola.hasil", "target": "kementan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "z.clip45", "source": "z.clip45", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "z.clip45", "source": "z.clip45", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "belajar.saham8", "source": "belajar.saham8", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "avenirreseach.id", "source": "avenirreseach.id", "target": "avenir.research", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}