{"nodes": [{"key": "andrew_mnhtns", "attributes": {"label": "andrew_mnhtns", "x": 489.67897728994825, "y": 652.2473098362713, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069758960224408015", "id": "andrew_mnhtns", "source": "tweet-000004", "content": "Keknya PLN lagi nunggu pemerintah bayar utang deh, soalnya utang pemerintah ke PLN nominalnya besar. Kalo gak salah di angka 110 triliun rupiah. CMIIW.", "post_id": "2069758960224408015"}}, {"key": "bingungtrs_", "attributes": {"label": "bingungtrs_", "x": 725.9681920724097, "y": 359.8205974828039, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.9458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069758960224408015", "id": "bingungtrs_", "source": "tweet-000004", "content": "Keknya PLN lagi nunggu pemerintah bayar utang deh, soalnya utang pemerintah ke PLN nominalnya besar. Kalo gak salah di angka 110 triliun rupiah. CMIIW.", "post_id": "2069758960224408015"}}, {"key": "sskusuzy", "attributes": {"label": "sskusuzy", "x": 510.0395197251757, "y": 653.8194972504319, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069580152246596076", "id": "sskusuzy", "source": "tweet-000004", "content": "Cadangan devisa kita masih sangat kuat buat draf intervensi stabilitas nilai tukar Rupiah, gak perlu lebay dicitrakan seolah-olah kita gak punya draf pertahanan ekonomi.", "post_id": "2069580152246596076"}}, {"key": "NOTASLIMBOY", "attributes": {"label": "NOTASLIMBOY", "x": 153.2027196806074, "y": 114.1174465296536, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.9458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069580152246596076", "id": "NOTASLIMBOY", "source": "tweet-000004", "content": "Cadangan devisa kita masih sangat kuat buat draf intervensi stabilitas nilai tukar Rupiah, gak perlu lebay dicitrakan seolah-olah kita gak punya draf pertahanan ekonomi.", "post_id": "2069580152246596076"}}, {"key": "sultonafkhar", "attributes": {"label": "sultonafkhar", "x": 592.0778087822895, "y": 905.9040172460479, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069712493673689327", "id": "sultonafkhar", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah anjlok lagi\nBI mau naikkan suku bunga lagi \nPanda bond negatif\nSurat utang kupon diatas 6%\ndan misal MBG masih lanjut tanpa moratorium\n\nwallahi finished ini https://t.co/sFASaGfF6J", "post_id": "2069712493673689327"}}, {"key": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "BudiBukanIntel", "x": 427.1136050402014, "y": 381.0380902742643, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069712493673689327", "id": "BudiBukanIntel", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah anjlok lagi\nBI mau naikkan suku bunga lagi \nPanda bond negatif\nSurat utang kupon diatas 6%\ndan misal MBG masih lanjut tanpa moratorium\n\nwallahi finished ini https://t.co/sFASaGfF6J", "post_id": "2069712493673689327"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 27.302833121690572, "y": 614.1867924017246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 36.161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069712931869392925", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah anjlok lagi \nBI mau naikkan suku bunga lagi  \nPanda bond negatif \nSurat utang kupon diatas 6% \ndan misal MBG masih lanjut tanpa moratorium \n\nwallahi finished ini https://t.co/wau3ayAU7i", "post_id": "2069712931869392925"}}, {"key": "renanurfiana4", "attributes": {"label": "renanurfiana4", "x": 82.40810114430164, "y": 735.9005232299546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069793759362179342", "id": "renanurfiana4", "source": "tweet-000004", "content": "50 tahun Belanda + 3,5 tahun Jepang: masih bisa merdeka. 1,5 tahun Prabowo: rupiah ambruk ke 18.000/USD, investor kabur, mahasiswa turun ke jalan teriak \"menuju bangkrut\". \nMakan siang gratis + intervensi gila malah bikin defisit membengkak, bukan pertumbuhan sehat", "post_id": "2069793759362179342"}}, {"key": "qutiews", "attributes": {"label": "qutiews", "x": 652.7456262103732, "y": 823.3689960642884, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.9458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069793759362179342", "id": "qutiews", "source": "tweet-000004", "content": "50 tahun Belanda + 3,5 tahun Jepang: masih bisa merdeka. 1,5 tahun Prabowo: rupiah ambruk ke 18.000/USD, investor kabur, mahasiswa turun ke jalan teriak \"menuju bangkrut\". \nMakan siang gratis + intervensi gila malah bikin defisit membengkak, bukan pertumbuhan sehat", "post_id": "2069793759362179342"}}, {"key": "rangkutifuat", "attributes": {"label": "rangkutifuat", "x": 922.2075493635188, "y": 258.4112508463319, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2069672425000943857", "id": "rangkutifuat", "source": "tweet-000004", "content": "Luar biasa argumentasi Fatimah, tepat, logik dan yg disampaikan kenyataan yg terjadi.\n\nPemerintahan pak Presiden   segeralah berbenah.\n\nAda sitaan mafia 300 Trilyun, mana? Yg terjadi defisit melebar, Rupiah anjlok, utang melonjak dan korupsi merajalela.", "post_id": "2069672425000943857"}}, {"key": "tansuuuw", "attributes": {"label": "tansuuuw", "x": 225.37004804094906, "y": 238.03298107588245, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.566, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069672425000943857", "id": "tansuuuw", "source": "tweet-000004", "content": "Luar biasa argumentasi Fatimah, tepat, logik dan yg disampaikan kenyataan yg terjadi.\n\nPemerintahan pak Presiden   segeralah berbenah.\n\nAda sitaan mafia 300 Trilyun, mana? Yg terjadi defisit melebar, Rupiah anjlok, utang melonjak dan korupsi merajalela.", "post_id": "2069672425000943857"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 918.4254111607161, "y": 265.31440032701727, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.566, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069672425000943857", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Luar biasa argumentasi Fatimah, tepat, logik dan yg disampaikan kenyataan yg terjadi.\n\nPemerintahan pak Presiden   segeralah berbenah.\n\nAda sitaan mafia 300 Trilyun, mana? Yg terjadi defisit melebar, Rupiah anjlok, utang melonjak dan korupsi merajalela.", "post_id": "2069672425000943857"}}, {"key": "Gerindra", "attributes": {"label": "Gerindra", "x": 321.0297465633213, "y": 432.59753574672453, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.566, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069672425000943857", "id": "Gerindra", "source": "tweet-000004", "content": "Luar biasa argumentasi Fatimah, tepat, logik dan yg disampaikan kenyataan yg terjadi.\n\nPemerintahan pak Presiden   segeralah berbenah.\n\nAda sitaan mafia 300 Trilyun, mana? Yg terjadi defisit melebar, Rupiah anjlok, utang melonjak dan korupsi merajalela.", "post_id": "2069672425000943857"}}, {"key": "Kinkin18051341", "attributes": {"label": "Kinkin18051341", "x": 533.1727753308681, "y": 23.809579118700185, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069780059091861977", "id": "Kinkin18051341", "source": "tweet-000004", "content": "Gak boleh bayar utang negara krn berhasil misi PKI mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri tambang emas nikel dll ribuan trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dpt fee dilanjutkan memiskinkan pengusaha KADIN HIPMI apindo dll https://t.co/gKCwiZ8XDt", "post_id": "2069780059091861977"}}, {"key": "herculep638", "attributes": {"label": "herculep638", "x": 343.12415814538787, "y": 189.57515113850042, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.9458, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069780059091861977", "id": "herculep638", "source": "tweet-000004", "content": "Gak boleh bayar utang negara krn berhasil misi PKI mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri tambang emas nikel dll ribuan trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dpt fee dilanjutkan memiskinkan pengusaha KADIN HIPMI apindo dll https://t.co/gKCwiZ8XDt", "post_id": "2069780059091861977"}}, {"key": "harristurino", "attributes": {"label": "harristurino", "x": 271.2269585416911, "y": 664.8252795914202, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "7652504884503219476", "id": "harristurino", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "Telinga", "attributes": {"label": "Telinga", "x": 504.62185807717265, "y": 812.0252131365569, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652504884503219476", "id": "Telinga", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "moncongpublik", "attributes": {"label": "moncongpublik", "x": 150.39227481124794, "y": 55.338338918374916, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652504884503219476", "id": "moncongpublik", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "Banteng", "attributes": {"label": "Banteng", "x": 378.1821473181537, "y": 676.7314062633791, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652504884503219476", "id": "Banteng", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "PDI", "attributes": {"label": "PDI", "x": 798.7280350396481, "y": 416.85118096437844, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7652504884503219476", "id": "PDI", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "Gen", "attributes": {"label": "Gen", "x": 788.0728515225607, "y": 500.03084822566166, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652504884503219476", "id": "Gen", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "Gesuri.id", "attributes": {"label": "Gesuri.id", "x": 677.5466796688652, "y": 3.779568773311426, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652504884503219476", "id": "Gesuri.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Mentari bahkan belum benar-benar terbit ketika perjalanan ini harus dimulai. Udara masih dingin, jalanan masih lengang, tetapi agenda sudah memanggil sejak dini hari. Staf pendamping saya bahkan sudah lebih dulu meluncur kemarin menggunakan kendaraan darat, sementara saya memilih kereta api subuh, sekadar mencuri sedikit waktu untuk memejamkan mata di tengah padatnya ritme pekan ini. Memang luar biasa padat. Dalam beberapa hari terakhir, rapat demi rapat berlangsung nyaris tanpa jeda. Pembahasan siklus anggaran di DPR RI sering kali baru selesai mendekati tengah malam, bahkan kadang melewati pergantian hari. Ada seorang teman yang berseloroh kepada saya, “Mas Harris Turino itu anggota Dewan apa kerja rodi sih? Berangkat pagi, pulang hampir pagi terus selama seminggu ini.” Saya hanya tertawa. Tetapi memang begitulah kenyataannya. Salah satu tugas utama DPR RI adalah memastikan setiap anggaran negara disusun dengan tepat, diawasi dengan benar, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Dalam masa pembahasan anggaran, semuanya berpacu dengan waktu. Setiap angka dalam APBN bukan sekadar deretan nominal di atas kertas, melainkan amanat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik setiap rupiah, ada harapan petani, ada kebutuhan nelayan, ada masa depan pendidikan anak-anak, ada pelayanan kesehatan masyarakat kecil yang tidak boleh diabaikan. Lelah tentu ada. Kita ini manusia biasa. Kurang tidur, suara mulai serak, badan pegal karena duduk berjam-jam dalam rapat panjang, itu semua bagian dari konsekuensi tugas. Tetapi amanat konstitusi tidak boleh dijalani dengan keluh kesah. Amanat rakyat harus dilaksanakan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang tetap menyala. Sebab jabatan bukan sekadar tentang popularitas atau tepuk tangan, melainkan tentang seberapa besar keberadaan kita bisa memberi arti bagi kehidupan orang lain. Dan pagi ini, perjalanan berlanjut ke Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti Tegal. Kita akan berdiskusi tentang tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat hari ini, “Pinjaman Daring: Penyelamat atau Petaka.” Di satu sisi, pinjaman daring bisa menjadi jalan keluar sementara bagi mereka yang produktif, disiplin, dan memahami risiko. Namun di sisi lain, bagi mereka yang terjebak gaya hidup konsumtif tanpa perhitungan, pinjaman daring dapat berubah menjadi lingkaran utang yang menghancurkan masa depan. Karena itu, literasi keuangan menjadi semakin penting. Kemajuan teknologi harus diiringi kedewasaan dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kemudahan sesaat justru melahirkan penderitaan panjang. Negara boleh menghadirkan regulasi, lembaga keuangan boleh menawarkan akses, tetapi pada akhirnya yang menentukan adalah kesadaran dan kecerdasan kita dalam mengelola kehidupan. Sampai jumpa pagi ini, teman-teman mahasiswa. Semoga diskusi kita bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga  Anggota   Senayan  Perjuangan Jateng  Perjuangan  Banteng  membangun kesadaran bahwa masa depan tidak boleh digadaikan hanya demi memenuhi keinginan sesaat.", "post_id": "7652504884503219476"}}, {"key": "@DesiSutriani", "attributes": {"label": "@DesiSutriani", "x": 663.0005273041228, "y": 659.970658695296, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "SIdTYELSoW4", "id": "@DesiSutriani", "source": "youtube-000001", "content": "EFEK TERBARU 2026, YG GALBAY NILAI BESAR WAJIB TAU INI\n\n#pinjamanonlineyangamandanterdaftardiojk #pinjolilegal \n#pinjol #pinjolcepatcair2026\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026 pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk", "post_id": "SIdTYELSoW4"}}, {"key": "desisutriani", "attributes": {"label": "desisutriani", "x": 263.8642398633282, "y": 707.7686836146438, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SIdTYELSoW4", "id": "desisutriani", "source": "youtube-000001", "content": "EFEK TERBARU 2026, YG GALBAY NILAI BESAR WAJIB TAU INI\n\n#pinjamanonlineyangamandanterdaftardiojk #pinjolilegal \n#pinjol #pinjolcepatcair2026\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026 pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk", "post_id": "SIdTYELSoW4"}}, {"key": "desisutri...", "attributes": {"label": "desisutri...", "x": 527.8418276907565, "y": 624.4271293196067, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 36.161, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SIdTYELSoW4", "id": "desisutri...", "source": "youtube-000001", "content": "EFEK TERBARU 2026, YG GALBAY NILAI BESAR WAJIB TAU INI\n\n#pinjamanonlineyangamandanterdaftardiojk #pinjolilegal \n#pinjol #pinjolcepatcair2026\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026 pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk", "post_id": "SIdTYELSoW4"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 344.1355896726861, "y": 164.58389455357246, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.3761, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 723.2070920960768, "y": 927.8992189600364, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 329.4633201660387, "y": 565.3676040919745, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 340.9477024687563, "y": 838.5727992386139, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 873.7933965869012, "y": 191.0358074021118, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 37.9419557713796, "y": 967.490565501817, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 306.62570834161187, "y": 620.9552079873947, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.4575, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tE1mI9Mw69k", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Mengamuk Hancurkan Isu Sell Indonesia | SPECIAL TALK\n\nAnalisis taktis di balik runtuhnya sentimen negatif asing lewat intervensi moneter cerdas Bank Indonesia yang sukses memicu rebound pasar modal nasional.                                                                                                                #specialtalk  #rupiah #rupiahbangkit \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "tE1mI9Mw69k"}}], "edges": [{"key": "andrew_mnhtns", "source": "andrew_mnhtns", "target": "bingungtrs_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sskusuzy", "source": "sskusuzy", "target": "NOTASLIMBOY", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sultonafkhar", "source": "sultonafkhar", "target": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sultonafkhar", "source": "sultonafkhar", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "renanurfiana4", "source": "renanurfiana4", "target": "qutiews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rangkutifuat", "source": "rangkutifuat", "target": "tansuuuw", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rangkutifuat", "source": "rangkutifuat", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rangkutifuat", "source": "rangkutifuat", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "herculep638", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Telinga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "moncongpublik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Banteng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "PDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "PDI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Gen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harristurino", "source": "harristurino", "target": "Gesuri.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}