{"nodes": [{"key": "BusinesupdateID", "attributes": {"label": "BusinesupdateID", "x": 120.83714596845397, "y": 285.9973620876891, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069606786160820458", "id": "BusinesupdateID", "source": "tweet-000004", "content": "Alva Investasi Lebih dari Rp1 Triliun Kembangkan Ekosistem Motor Listrik https://t.co/gxn1LFgmIx lewat", "post_id": "2069606786160820458"}}, {"key": "Businessupdate", "attributes": {"label": "Businessupdate", "x": 57.90402005396411, "y": 306.310257452274, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069606786160820458", "id": "Businessupdate", "source": "tweet-000004", "content": "Alva Investasi Lebih dari Rp1 Triliun Kembangkan Ekosistem Motor Listrik https://t.co/gxn1LFgmIx lewat", "post_id": "2069606786160820458"}}, {"key": "HL_Iqbal", "attributes": {"label": "HL_Iqbal", "x": 440.961304132059, "y": 668.7941144136724, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069724576758812822", "id": "HL_Iqbal", "source": "tweet-000004", "content": "Kasus yang Anda maksud merujuk pada kasus dugaan penipuan investasi bodong PT SMI (Net89) atau kasus robot trading Net89, di mana total kerugian seluruh korbannya ditaksir mencapai Rp900 miliar lebih (bahkan data Polri menyebut potensi kerugian total mencapai Rp2 triliun).", "post_id": "2069724576758812822"}}, {"key": "0xnikenken", "attributes": {"label": "0xnikenken", "x": 4.369035885049666, "y": 781.3914542744944, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069724576758812822", "id": "0xnikenken", "source": "tweet-000004", "content": "Kasus yang Anda maksud merujuk pada kasus dugaan penipuan investasi bodong PT SMI (Net89) atau kasus robot trading Net89, di mana total kerugian seluruh korbannya ditaksir mencapai Rp900 miliar lebih (bahkan data Polri menyebut potensi kerugian total mencapai Rp2 triliun).", "post_id": "2069724576758812822"}}, {"key": "1534Yandika", "attributes": {"label": "1534Yandika", "x": 26.54528104236409, "y": 973.7529966144338, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069723925236555995", "id": "1534Yandika", "source": "tweet-000004", "content": "Kemenko, Kemendag, Kemenprin/investasi/ekraf, pariwisata : izin AFK, bro🙏🏻🙏🏻🙏🏻\n\nBank Sentral Indonesia: Ok santai kawan👍🏻\n\nBank Sentral kok levelnya kaya koperasi🤡\n\nSuruh Bank Sentral indonesia belajar sama bank umum khususnya BCA biar pikiran ga mentok di BI Rate aja🤣🤣", "post_id": "2069723925236555995"}}, {"key": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "SarjanaEksu", "x": 42.187836592425974, "y": 37.097969894393735, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069723925236555995", "id": "SarjanaEksu", "source": "tweet-000004", "content": "Kemenko, Kemendag, Kemenprin/investasi/ekraf, pariwisata : izin AFK, bro🙏🏻🙏🏻🙏🏻\n\nBank Sentral Indonesia: Ok santai kawan👍🏻\n\nBank Sentral kok levelnya kaya koperasi🤡\n\nSuruh Bank Sentral indonesia belajar sama bank umum khususnya BCA biar pikiran ga mentok di BI Rate aja🤣🤣", "post_id": "2069723925236555995"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 682.5306394817948, "y": 661.4628917013196, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 43.6383, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3926363795354840605_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 Pemerintah Guyur Stimulus Jumbo Rp26,34 Triliun: Sektor Konsumer, Pangan & Transportasi Berpotensi Panen Cuan!\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\n\nPemerintah Indonesia resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua 2026. Program ini difokuskan pada bantuan pangan, subsidi transportasi, hingga dukungan ketenagakerjaan.\n\n📌 Rincian Paket Stimulus Rp26,34 Triliun\nBerdasarkan keterangan pemerintah:\n✅ Total stimulus mencapai Rp26,34 triliun\n✅ Bertujuan menjaga target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,4%\n✅ Fokus utama diberikan pada penguatan konsumsi masyarakat dan peningkatan mobilitas domestik\n\n📊 Porsi Terbesar untuk Bantuan Pangan\nPemerintah mengalokasikan:\n▪️ Rp18,04 triliun untuk program bantuan pangan\n▪️ Rp17,54 triliun digunakan untuk distribusi beras gratis\n▪️ Sebanyak 33 juta penerima manfaat akan mendapatkan bantuan beras 10 kg mulai bulan depan\n\n✈️ Transportasi Juga Dapat Insentif\nSelain bantuan pangan, pemerintah juga memberikan berbagai stimulus transportasi berupa:\n✅ Diskon tiket pesawat\n✅ Diskon tiket kereta api\n✅ Diskon transportasi laut\n✅ PPN tiket pesawat ditanggung pemerintah\n\n👨‍💼 Program Magang Berbayar\nPemerintah juga menyiapkan dukungan untuk:\n▪️ Program magang berbayar\n▪️ Peningkatan penyerapan tenaga kerja muda\n▪️ Dukungan terhadap transisi tenaga kerja di tengah perlambatan ekonomi global\n\n🌏 Dampaknya bagi Pasar Modal Indonesia\nBeberapa potensi dampaknya antara lain:\n▪️ Meningkatkan perputaran uang di masyarakat\n▪️ Mendukung pertumbuhan penjualan sektor konsumer\n▪️ Mendorong aktivitas distribusi dan logistik\n▪️ Menjadi penopang pertumbuhan ekonomi domestik\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#StimulusEkonomi #IHSG #SahamIndonesia #Investasi #EkonomiIndonesia", "post_id": "3926363795354840605_52512310886"}}, {"key": "kangyayan30", "attributes": {"label": "kangyayan30", "x": 694.3973050053349, "y": 154.44437043055436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 167.2785, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7633415892881181970", "id": "kangyayan30", "source": "tiktok-000001", "content": "Kaltim daerahnya sekaya itu, kenapa masyarakatnya masih perlu turun ke jalan? Mari kita bedah dari sisi yang jarang dibahas — potensinya dulu. SUMBER DATA BPS Kalimantan Timur, Profil Investasi Kalimantan Timur 2025, Bank Indonesia Kaltim, Kompas.com, dan Niaga.Asia. KALTIM ITU SEBERAPA KAYA SEBETULNYA? PDRB Kalimantan Timur tahun 2024 mencapai Rp858,4 triliun — tertinggi di luar Jawa setelah DKI Jakarta. Ekonomi tumbuh 6,17 persen di 2024, tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan 2026 di kisaran 4,5 sampai 5,3 persen. PDRB per kapita warganya Rp212 juta per tahun. IPM-nya 78,79 — tertinggi keempat nasional. Di atas kertas, ini provinsi yang makmur luar biasa. APA SAJA ISI PERUTNYA? PERTAMA — BATU BARA DAN MIGAS. Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 38,4 persen dari total PDRB senilai Rp329,5 triliun. Kutai Kartanegara dan Kutai Timur adalah dua kabupaten penghasil batubara terbesar. Lifting minyak dan gas dari wilayah Kalsul sepanjang 2024 mencapai 96–99 persen dari target APBN. Kilang RDMP Balikpapan sedang diupgrade dengan tambahan kapasitas 50 ribu barel per hari yang ditargetkan selesai triwulan III-2026. KEDUA — NIKEL DAN MINERAL BARU. BPS Kaltim mencatat mulai beroperasinya smelter nikel baru di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 2024. Juga pabrik amonium nitrat di Bontang dan Kutai Kartanegara. Kawasan industri KIPI Maloy dan Kariangau Industrial Estate mulai menarik investor untuk pengolahan minyak, gas, dan nikel. KETIGA — ENERGI TERBARUKAN YANG BELUM DISENTUH. Ini yang banyak orang belum tahu. Potensi energi primer Kaltim dari semua sumber mencapai 400 gigawatt. Tenaga air saja punya potensi 17.861 MW. Tenaga surya 850 MW. Bioenergi 63 juta ton. Pemprov bahkan sudah menarik 15 investor untuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah di Balikpapan. KEEMPAT — IKN SEBAGAI KATALIS BARU. Ibu Kota Nusantara ada di Penajam Paser Utara, Kaltim. Anggaran pembangunan IKN yang sudah terealisasi mencapai Rp39,6 triliun hingga akhir 2024. Ini mendorong sektor konstruksi, hotel, penerbangan, wisata, dan jasa di Samarinda dan Balikpapan ikut tumbuh. KELIMA — PERKEBUNAN DAN PANGAN. Luas perkebunan Kaltim mencapai 1,1 juta hektare dengan produksi 5,87 juta ton, mayoritas kelapa sawit. Sektor pertanian juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar walaupun kontribusi PDRB-nya relatif kecil. PARADOKS YANG NYATA Dengan semua kekayaan ini, muncul paradoks yang sudah lama ada. Sektor tambang menyerap hanya 8,5 persen angkatan kerja. Pendapatan besar dari sumber daya alam belum otomatis menetes ke bawah. Dana Bagi Hasil dari pertambangan justru turun saat harga batubara koreksi, artinya APBD daerah ikut naik turun mengikuti harga komoditas global yang tidak bisa dikendalikan. Inilah akar kenapa 2.000 orang bisa turun ke jalan mempertanyakan Rp 25 miliar untuk renovasi rumah jabatan — bukan karena daerahnya miskin, tapi karena distribusi manfaatnya yang dipertanyakan. SINGKATNYA KANG Kaltim itu seperti sawah yang tanahnya subur banget — bisa ditanami apa saja dan hasilnya luar biasa. Tapi kalau petaninya nggak dapat bagian yang adil dari hasil panen, ya wajar kalau mereka protes ke pemilik lahan. Potensinya ada. Yang perlu dibenahi adalah siapa yang menikmati dan bagaimana tata kelolanya. Demo 21 April itu bukan tanda Kaltim gagal — itu tanda rakyatnya sudah cukup sadar untuk meminta bagian yang semestinya. Dan itu sebenarnya sinyal bagus bagi investor: masyarakatnya kritis, artinya tata kelola ke depan akan diawasi lebih ketat. Akang kalau punya modal dan mau ikut masuk ke potensi Kaltim, sektor mana yang paling menarik menurut Akang — energi terbarukan, hilirisasi mineral, atau agribisnis? Komen di bawah atau langsung DM ya! Gambar dibuat dengan bantuan AI. Kang Yayan Praktisi salah satu Lembaga Keuangan Syariah BUMN serta Pemerhati investasi, keuangan dan Business Continuity Tiktok", "post_id": "7633415892881181970"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 328.0459727228271, "y": 723.796424895395, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 963.6838181845048, "y": 858.1941470085029, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6154, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 547.779964901738, "y": 335.6407521274606, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1701, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 567.9074326594251, "y": 176.29646627898586, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1701, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 926.8304830700046, "y": 587.3768060882214, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1701, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 533.9059106800071, "y": 812.3057661599928, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1701, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 86.08304880919349, "y": 402.6825694681735, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1701, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "@sbs_explained", "attributes": {"label": "@sbs_explained", "x": 56.7756402712597, "y": 446.28761430909145, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "JJUnE-SxBjw", "id": "@sbs_explained", "source": "youtube-000001", "content": "[Berita Pengetahuan] \"Situasinya Kini Berubah\" Memori yang Terlanjur Dibeli Terlalu Mahal, Apa ya...\n\n00:00 Industri AI masih dalam tahap awal, jadi mengapa harga saham sudah mencapai batasnya?\n01:28 Likuiditas global mulai goyah seiring Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga\n02:37 Mengapa modal hedge fund sebesar $14 triliun hanya mengalir ke sektor energi dan semikonduktor?\n03:57 Mengapa uang tunai perusahaan teknologi besar mengering sementara investasi AI meroket?\n\n05:20 Ekspektasi bahwa seluruh dunia akan menyuntikkan uang telah hancur... Momen ketika lanskap pasar aset berubah\n06:56 Bahkan Bitcoin, emas, dan perak berada di bawah tekanan... Sebuah sinyal bahwa premi likuiditas menghilang\n08:23 Ini angka, bukan cerita, sekarang... Mengapa uang bergeser ke 'aset yang benar-benar langka'\n10:16 Seberapa banyak AI sebenarnya digunakan?... Pemilahan gandum akan dimulai setelah investasi terlalu panas\n13:30 Apa yang akan terjadi pada memori yang dipesan mahal jika arus kas Big Tech mengering?\n\n15:31 Dari minyak mentah dan perlambatan ekonomi hingga konsentrasi pada semikonduktor... Mengapa Anda Harus Memperluas Portofolio Anda Sekarang\n\n*Kontributor: Yoo Shin-ik, Kepala Ekonom di KB WM\n\nSaat pasar berfluktuasi dengan KOSPI yang langsung anjlok setelah berfluktuasi di sekitar angka 9.000, ada diagnosis yang menunjukkan bahwa sudah saatnya untuk meninjau kembali fondasi pasar bullish yang ditopang oleh AI. Konsensusnya adalah bahwa fase di mana \"semuanya baik-baik saja\"—yang didorong oleh dua pilar likuiditas dan pertumbuhan AI—akan segera berakhir, dan dengan memudarnya premi likuiditas, saatnya telah tiba untuk mengalokasikan kembali aset. Meskipun $14 triliun terkonsentrasi di AS dan Jepang dan persaingan untuk CAPEX yang melebihi $3 triliun tahun ini tetap ada, arus kas Big Tech telah mulai menurun pada paruh kedua tahun ini, menandai masuknya ke fase di mana mereka menunda pertumbuhan yang mahal dengan \"uang pinjaman.\"\n\nPoin kuncinya adalah perbedaan bahwa \"industri AI itu nyata, tetapi harga sahamnya mungkin palsu.\" Peringatannya adalah bahwa meskipun tingkat adopsi aktual industri tersebut berada di angka 10-20%—seperti mendaki gunung—harga sahamnya telah sepenuhnya dieksploitasi, dan bahaya sebenarnya terletak bukan pada industri AI itu sendiri, tetapi pada \"uang yang diinvestasikan dalam AI.\" Dengan mengutip kegagalan perak untuk naik meskipun terjadi kekurangan pasokan dan valuasi saham memori yang melampaui label \"terlalu murah\" sebagai sinyal, laporan tersebut menyarankan diversifikasi ke pasar domestik, obligasi, dan sektor pertahanan, mencatat bahwa situasi saat ini telah melampaui kondisi terlalu panas menjadi \"kepanikan yang luar biasa.\" #PleaseTakeCareOfKyoyang #AIBubble #KenaikanSukuBunga #KOSPIPlunge #YooShinIk #Semikonduktor #Jepang #KenaikanSukuBunga #Emas #Bitcoin #Micron\n\n[Tim Produksi Kyoyang]\n\nDirektur Merek & IP: Han Dong-hoon / Penulis: Son Ye-won, Yoo Jin-kyung / Penyunting: Kim Cho-a, Hyun Seung-ho, Song Kyu-bum / Desain Konten: Ok Ji-soo, Choi Heung-rak / Sinematografi: Park Woo-jin / Magang: Baek Ga-eun, Lee Da-jin\n\n[Pertanyaan Bisnis]\n\nPlease Take Care of Kyoyang, Pertanyaan mengenai penampilan, sponsor, dan konten: sbs_explained\n\nBerita pengetahuan yang membuat Anda lebih pintar semakin banyak Anda mendengarkan, Please Take Care of Kyoyang \n\nHak Cipta Ⓒ SBS. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Reproduksi, redistribusi, dan penggunaan tanpa izin untuk pembelajaran AI dilarang.", "post_id": "JJUnE-SxBjw"}}, {"key": "sbs_explained", "attributes": {"label": "sbs_explained", "x": 932.6820496504458, "y": 278.04422620763523, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "JJUnE-SxBjw", "id": "sbs_explained", "source": "youtube-000001", "content": "[Berita Pengetahuan] \"Situasinya Kini Berubah\" Memori yang Terlanjur Dibeli Terlalu Mahal, Apa ya...\n\n00:00 Industri AI masih dalam tahap awal, jadi mengapa harga saham sudah mencapai batasnya?\n01:28 Likuiditas global mulai goyah seiring Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga\n02:37 Mengapa modal hedge fund sebesar $14 triliun hanya mengalir ke sektor energi dan semikonduktor?\n03:57 Mengapa uang tunai perusahaan teknologi besar mengering sementara investasi AI meroket?\n\n05:20 Ekspektasi bahwa seluruh dunia akan menyuntikkan uang telah hancur... Momen ketika lanskap pasar aset berubah\n06:56 Bahkan Bitcoin, emas, dan perak berada di bawah tekanan... Sebuah sinyal bahwa premi likuiditas menghilang\n08:23 Ini angka, bukan cerita, sekarang... Mengapa uang bergeser ke 'aset yang benar-benar langka'\n10:16 Seberapa banyak AI sebenarnya digunakan?... Pemilahan gandum akan dimulai setelah investasi terlalu panas\n13:30 Apa yang akan terjadi pada memori yang dipesan mahal jika arus kas Big Tech mengering?\n\n15:31 Dari minyak mentah dan perlambatan ekonomi hingga konsentrasi pada semikonduktor... Mengapa Anda Harus Memperluas Portofolio Anda Sekarang\n\n*Kontributor: Yoo Shin-ik, Kepala Ekonom di KB WM\n\nSaat pasar berfluktuasi dengan KOSPI yang langsung anjlok setelah berfluktuasi di sekitar angka 9.000, ada diagnosis yang menunjukkan bahwa sudah saatnya untuk meninjau kembali fondasi pasar bullish yang ditopang oleh AI. Konsensusnya adalah bahwa fase di mana \"semuanya baik-baik saja\"—yang didorong oleh dua pilar likuiditas dan pertumbuhan AI—akan segera berakhir, dan dengan memudarnya premi likuiditas, saatnya telah tiba untuk mengalokasikan kembali aset. Meskipun $14 triliun terkonsentrasi di AS dan Jepang dan persaingan untuk CAPEX yang melebihi $3 triliun tahun ini tetap ada, arus kas Big Tech telah mulai menurun pada paruh kedua tahun ini, menandai masuknya ke fase di mana mereka menunda pertumbuhan yang mahal dengan \"uang pinjaman.\"\n\nPoin kuncinya adalah perbedaan bahwa \"industri AI itu nyata, tetapi harga sahamnya mungkin palsu.\" Peringatannya adalah bahwa meskipun tingkat adopsi aktual industri tersebut berada di angka 10-20%—seperti mendaki gunung—harga sahamnya telah sepenuhnya dieksploitasi, dan bahaya sebenarnya terletak bukan pada industri AI itu sendiri, tetapi pada \"uang yang diinvestasikan dalam AI.\" Dengan mengutip kegagalan perak untuk naik meskipun terjadi kekurangan pasokan dan valuasi saham memori yang melampaui label \"terlalu murah\" sebagai sinyal, laporan tersebut menyarankan diversifikasi ke pasar domestik, obligasi, dan sektor pertahanan, mencatat bahwa situasi saat ini telah melampaui kondisi terlalu panas menjadi \"kepanikan yang luar biasa.\" #PleaseTakeCareOfKyoyang #AIBubble #KenaikanSukuBunga #KOSPIPlunge #YooShinIk #Semikonduktor #Jepang #KenaikanSukuBunga #Emas #Bitcoin #Micron\n\n[Tim Produksi Kyoyang]\n\nDirektur Merek & IP: Han Dong-hoon / Penulis: Son Ye-won, Yoo Jin-kyung / Penyunting: Kim Cho-a, Hyun Seung-ho, Song Kyu-bum / Desain Konten: Ok Ji-soo, Choi Heung-rak / Sinematografi: Park Woo-jin / Magang: Baek Ga-eun, Lee Da-jin\n\n[Pertanyaan Bisnis]\n\nPlease Take Care of Kyoyang, Pertanyaan mengenai penampilan, sponsor, dan konten: sbs_explained\n\nBerita pengetahuan yang membuat Anda lebih pintar semakin banyak Anda mendengarkan, Please Take Care of Kyoyang \n\nHak Cipta Ⓒ SBS. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Reproduksi, redistribusi, dan penggunaan tanpa izin untuk pembelajaran AI dilarang.", "post_id": "JJUnE-SxBjw"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 327.0629893750633, "y": 416.4523269717457, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 673.4400230220465, "y": 441.7562905368005, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 113.54097152171461, "y": 830.7828441651579, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "t_MJYga-E9w", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Analisa Fundamental Bandarmologi 6 IPO Terbaru IHSG! JELI PRDL EMMI JECX BACH RANS | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Profil, Skala Bisnis, dan Skala Organisasi\n07:16 Struktur IPO dan Rencana Penggunaan Dana\n15:29 Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance) dan Manajemen\n25:05 Kinerja Keuangan dan Valuasi\n33:07 Peringkat Daya Tarik Investasi (Dari 6 Emiten)\n43:05 Peringkat secara Bandarmologi dan Kesimpulan Akhir\n\nSelamat datang di Wawasan Cerdas, tempatnya para investor pintar membedah fakta di balik layar pasar modal! 🚀\n\nDi video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan anatomi 6 perusahaan yang sedang melakukan Initial Public Offering (IPO), dengan fokus utama pada perbandingan ekstrem antara PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH). Apakah saham populer yang sering dibicarakan ritel selalu menguntungkan, atau justru hanya jebakan bandar? Tonton sampai habis untuk menyelamatkan uang Anda!\n\n🔍 Apa yang Kita Bahas di Video Ini? Pasar modal kembali diramaikan oleh kehadiran RANS yang mewakili bisnis \"Aset Lunak\" berupa popularitas figur. RANS mengincar dana IPO super besar, yakni Rp429,25 miliar, yang hampir setara dengan total aset perusahaannya sendiri. Sayangnya, di balik narasi ekspansi ekstrem seperti konser dan wahana Cipungland, laba RANS ternyata sedang anjlok 41,60%, beban gaji karyawannya menyedot 75,1% dari laba bersih, dan terdapat risiko kebocoran dana ke vendor CV milik keluarga. Valuasinya pun sangat mahal dengan Price to Earnings Ratio (PER) menembus 28,3x.\n\nSebagai antitesisnya, kita membedah \"Raksasa Tersembunyi\" yakni BACH yang terafiliasi dengan ekosistem konglomerasi Grup Djarum. BACH adalah mesin pencetak uang riil dengan pendapatan Rp1,73 triliun dan laba meroket 97,54%, namun anehnya ditawarkan dengan harga \"diskon\" (PER hanya 13,1x). Selain itu, kita juga mengupas tuntas saham lain seperti PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang menjadi \"Hidden Gem\" paling murah dengan PER 12,3x, hingga PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang sarat akan red flag karena hampir 45% labanya tersedot untuk gaji jajaran direksi keluarganya sendiri.\n\n⚠️ Kupas Tuntas Bandarmologi & Pergerakan Bandar Analisis fundamental saja tidak cukup! Wawasan Cerdas juga membongkar mekanika pasar dan motif Ultimate Beneficial Owner (UBO) di balik 6 emiten ini. Anda wajib tahu bahwa RANS dan JELI (INACO) berpotensi menjadi \"FOMO Trap\", di mana atensi publik yang masif justru dimanfaatkan big money (bandar) untuk melakukan distribusi atau guyuran barang di hari pertama. Hati-hati juga dengan saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang mematok harga super mahal, karena di dalamnya terdapat aksi cashing out di mana uang publik sebesar Rp227,72 miliar justru masuk ke kantong pemilik lama, bukan untuk perusahaan.\n\nSebaliknya, saham industrial seperti BACH dengan free float kecil (15,06%) memiliki potensi dikunci arah atas (ARA) oleh grup pengendali karena ritel tidak banyak yang tahu.\n\nSiapakah pemenang investasi sebenarnya? Apakah Anda masuk tim pemburu momentum trading, atau value investor jangka panjang?\n\n💡 Jangan lupa untuk klik tombol LIKE jika analisis ini membantu Anda, SUBSCRIBE ke channel Wawasan Cerdas agar tidak ketinggalan insight investasi tajam lainnya, dan bagikan pendapat Anda di kolom KOMENTAR! Saham IPO mana yang menurut Anda paling cuan?\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi dan analisis berdasarkan data prospektus. Segala keputusan investasi (jual/beli) berada di tangan Anda sendiri.\n\n#WawasanCerdas #InvestasiSaham #SahamIPO #AnalisisFundamental #Bandarmologi #SahamRANS\n🏷️ Hashtag (Untuk Disisipkan di Deskripsi atau Kolom Komentar)\n#WawasanCerdas #SahamIPO #Bandarmologi #SahamRANS #InvestasiSaham #AnalisisSaham #ValueInvesting #TradingSaham #IHSG #RaffiAhmad #SahamPemula #BursaEfekIndonesia #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "t_MJYga-E9w"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 709.7152556613928, "y": 271.2441889430592, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "t_MJYga-E9w", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Analisa Fundamental Bandarmologi 6 IPO Terbaru IHSG! JELI PRDL EMMI JECX BACH RANS | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Profil, Skala Bisnis, dan Skala Organisasi\n07:16 Struktur IPO dan Rencana Penggunaan Dana\n15:29 Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance) dan Manajemen\n25:05 Kinerja Keuangan dan Valuasi\n33:07 Peringkat Daya Tarik Investasi (Dari 6 Emiten)\n43:05 Peringkat secara Bandarmologi dan Kesimpulan Akhir\n\nSelamat datang di Wawasan Cerdas, tempatnya para investor pintar membedah fakta di balik layar pasar modal! 🚀\n\nDi video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan anatomi 6 perusahaan yang sedang melakukan Initial Public Offering (IPO), dengan fokus utama pada perbandingan ekstrem antara PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH). Apakah saham populer yang sering dibicarakan ritel selalu menguntungkan, atau justru hanya jebakan bandar? Tonton sampai habis untuk menyelamatkan uang Anda!\n\n🔍 Apa yang Kita Bahas di Video Ini? Pasar modal kembali diramaikan oleh kehadiran RANS yang mewakili bisnis \"Aset Lunak\" berupa popularitas figur. RANS mengincar dana IPO super besar, yakni Rp429,25 miliar, yang hampir setara dengan total aset perusahaannya sendiri. Sayangnya, di balik narasi ekspansi ekstrem seperti konser dan wahana Cipungland, laba RANS ternyata sedang anjlok 41,60%, beban gaji karyawannya menyedot 75,1% dari laba bersih, dan terdapat risiko kebocoran dana ke vendor CV milik keluarga. Valuasinya pun sangat mahal dengan Price to Earnings Ratio (PER) menembus 28,3x.\n\nSebagai antitesisnya, kita membedah \"Raksasa Tersembunyi\" yakni BACH yang terafiliasi dengan ekosistem konglomerasi Grup Djarum. BACH adalah mesin pencetak uang riil dengan pendapatan Rp1,73 triliun dan laba meroket 97,54%, namun anehnya ditawarkan dengan harga \"diskon\" (PER hanya 13,1x). Selain itu, kita juga mengupas tuntas saham lain seperti PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang menjadi \"Hidden Gem\" paling murah dengan PER 12,3x, hingga PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang sarat akan red flag karena hampir 45% labanya tersedot untuk gaji jajaran direksi keluarganya sendiri.\n\n⚠️ Kupas Tuntas Bandarmologi & Pergerakan Bandar Analisis fundamental saja tidak cukup! Wawasan Cerdas juga membongkar mekanika pasar dan motif Ultimate Beneficial Owner (UBO) di balik 6 emiten ini. Anda wajib tahu bahwa RANS dan JELI (INACO) berpotensi menjadi \"FOMO Trap\", di mana atensi publik yang masif justru dimanfaatkan big money (bandar) untuk melakukan distribusi atau guyuran barang di hari pertama. Hati-hati juga dengan saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang mematok harga super mahal, karena di dalamnya terdapat aksi cashing out di mana uang publik sebesar Rp227,72 miliar justru masuk ke kantong pemilik lama, bukan untuk perusahaan.\n\nSebaliknya, saham industrial seperti BACH dengan free float kecil (15,06%) memiliki potensi dikunci arah atas (ARA) oleh grup pengendali karena ritel tidak banyak yang tahu.\n\nSiapakah pemenang investasi sebenarnya? Apakah Anda masuk tim pemburu momentum trading, atau value investor jangka panjang?\n\n💡 Jangan lupa untuk klik tombol LIKE jika analisis ini membantu Anda, SUBSCRIBE ke channel Wawasan Cerdas agar tidak ketinggalan insight investasi tajam lainnya, dan bagikan pendapat Anda di kolom KOMENTAR! Saham IPO mana yang menurut Anda paling cuan?\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi dan analisis berdasarkan data prospektus. Segala keputusan investasi (jual/beli) berada di tangan Anda sendiri.\n\n#WawasanCerdas #InvestasiSaham #SahamIPO #AnalisisFundamental #Bandarmologi #SahamRANS\n🏷️ Hashtag (Untuk Disisipkan di Deskripsi atau Kolom Komentar)\n#WawasanCerdas #SahamIPO #Bandarmologi #SahamRANS #InvestasiSaham #AnalisisSaham #ValueInvesting #TradingSaham #IHSG #RaffiAhmad #SahamPemula #BursaEfekIndonesia #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "t_MJYga-E9w"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 482.27208947169163, "y": 613.3053884871108, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "XIyr1utS55A", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Komitmen Hentikan Kebocoran Keuangan Negara | EKONOMI 8\n\nGaruda Tv - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap adanya kebocoran penerimaan negara yang diperkirakan mencapai Rp2.500 triliun per tahun. Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu penyebab anggaran negara tidak mencukupi untuk berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.\n\nMenurut Presiden, kebocoran tersebut berdampak langsung pada terbatasnya kemampuan pemerintah dalam menjalankan sejumlah program prioritas, termasuk peningkatan kesejahteraan aparatur negara seperti guru dan pegawai negeri.\n\nPernyataan itu disampaikan dalam sambutannya pada acara penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur.\n\nPresiden Prabowo menegaskan bahwa kebocoran anggaran yang telah berlangsung lama tersebut harus segera dihentikan agar kekayaan negara dapat dikelola secara optimal untuk kepentingan rakyat.\n\nIa juga menekankan komitmen pemerintah untuk melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara guna memastikan anggaran benar-benar tersalurkan untuk program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.\n\nDalam kesempatan tersebut, Presiden memaparkan bahwa aliran kekayaan negara yang tidak terkelola dengan baik telah menjadi tantangan serius dalam pembangunan nasional.\n\nPemerintah Indonesia berharap kemitraan ekonomi dengan Jerman dapat terus diperkuat melalui peningkatan investasi, transfer teknologi, serta percepatan penyelesaian berbagai kerja sama yang memberikan manfaat konkret bagi pelaku usaha di kedua negara.\n\n#prabowosubianto  #presidenri  #KebocoranAnggaran #Rp2500Triliun #NU #bangkalan  #jawatimur  #tatakelola  #ekonomiindonesia  #gajiguru  #asn  #garudatv #laporan8 \n\nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "XIyr1utS55A"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 546.1332516261411, "y": 142.79902023554402, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4202, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "XIyr1utS55A", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Komitmen Hentikan Kebocoran Keuangan Negara | EKONOMI 8\n\nGaruda Tv - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap adanya kebocoran penerimaan negara yang diperkirakan mencapai Rp2.500 triliun per tahun. Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu penyebab anggaran negara tidak mencukupi untuk berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.\n\nMenurut Presiden, kebocoran tersebut berdampak langsung pada terbatasnya kemampuan pemerintah dalam menjalankan sejumlah program prioritas, termasuk peningkatan kesejahteraan aparatur negara seperti guru dan pegawai negeri.\n\nPernyataan itu disampaikan dalam sambutannya pada acara penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur.\n\nPresiden Prabowo menegaskan bahwa kebocoran anggaran yang telah berlangsung lama tersebut harus segera dihentikan agar kekayaan negara dapat dikelola secara optimal untuk kepentingan rakyat.\n\nIa juga menekankan komitmen pemerintah untuk melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara guna memastikan anggaran benar-benar tersalurkan untuk program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.\n\nDalam kesempatan tersebut, Presiden memaparkan bahwa aliran kekayaan negara yang tidak terkelola dengan baik telah menjadi tantangan serius dalam pembangunan nasional.\n\nPemerintah Indonesia berharap kemitraan ekonomi dengan Jerman dapat terus diperkuat melalui peningkatan investasi, transfer teknologi, serta percepatan penyelesaian berbagai kerja sama yang memberikan manfaat konkret bagi pelaku usaha di kedua negara.\n\n#prabowosubianto  #presidenri  #KebocoranAnggaran #Rp2500Triliun #NU #bangkalan  #jawatimur  #tatakelola  #ekonomiindonesia  #gajiguru  #asn  #garudatv #laporan8 \n\nDigital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "XIyr1utS55A"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 390.14911385489984, "y": 154.6412592794273, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "-jP58tb74NA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Investor AS Siap Gelontorkan Rp100 Triliun, EasyJet Tetap Bilang Tidak | TECH BIZZ\n\nPerusahaan investasi asal Amerika Serikat, Castlelake, mengajukan penawaran akuisisi senilai 6,3 miliar dolar AS terhadap maskapai berbiaya rendah Inggris, easyJet. Namun, dewan direksi easyJet menolak tawaran tersebut karena dinilai terlalu rendah dan belum mencerminkan nilai jangka panjang perusahaan. Penolakan ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek pertumbuhan bisnis easyJet di tengah pemulihan industri penerbangan dan meningkatnya permintaan perjalanan udara di Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-jP58tb74NA"}}, {"key": "@Bullrunners", "attributes": {"label": "@Bullrunners", "x": 595.2810214696609, "y": 64.56946099341232, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.092, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "rG1EUtWHJcA", "id": "@Bullrunners", "source": "youtube-000001", "content": "Ripple XRP — ECB Baru Saja MEMBOCORKAN Perampokan $21 Triliun Mereka\n\n🤑 Manfaatkan XRP Anda di Sini: →https://join.altcoinpro.com/dya10v48\n\n👁️ Tonton Analisis Mendalam tentang Great Reset di Sini: →https://join.altcoinpro.com/jnzpgj42\n\n🚀 Bergabunglah dengan Jaringan Intelijen Pribadi Kami di Sini: →https://join.altcoinpro.com/oy5wql25\n\nTerhubung dengan Kami:\n\n📩 Email: Team\n🦅 X:https://join.altcoinpro.com/fnzcpmax\n📸 Instagram:   / bullrunners  \n📲 TikTok:   / bullrunners  \n💬 Telegram: https://t.me/bullrunnersofficial\n\nBerlangganan:    /   \n\n#Crypto #XRP #Bitcoin\n\nBACA SEBELUM MENONTON\n\nPERSETUJUAN DIPERLUKAN: Dengan menonton video ini, Anda menyetujui Ketentuan Layanan kami (https://www.bullrunners.com/terms-of-...) dan Kebijakan Privasi (https://www.bullrunners.com/privacy-p...)\n\nTidak setuju? Berhenti menonton sekarang.\n\nBukan Saran, Risiko Tinggi: Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan—bukan saran keuangan, hukum, pajak, atau investasi. Perdagangan kripto membawa risiko ekstrem, termasuk kerugian total. Kami bukan penasihat atau pialang berlisensi. Konsultasikan dengan profesional sebelum bertindak. Anda bertanggung jawab penuh atas pilihan Anda.\n\nPelepasan Tanggung Jawab: Bullrunners LLC, dan afiliasinya, melepaskan semua tanggung jawab atas kerugian, kerusakan, atau klaim apa pun (keuangan, reputasi, atau lainnya) dari konten ini. Sesuai dengan Ketentuan kami, Anda mengganti kerugian dan membebaskan kami dari tindakan hukum, termasuk biaya pengacara.\n\nTidak Ada Jaminan: Kami tidak menjanjikan keuntungan. Kinerja masa lalu bukanlah prediktif. Tautan afiliasi dapat menghasilkan komisi; lakukan riset sebelum membeli. Kami mungkin memiliki posisi kripto yang disebutkan.\n\nKepatuhan Hukum: Bukan penawaran untuk membeli/menjual sekuritas berdasarkan aturan SEC/CFTC atau hukum apa pun. Anda bertanggung jawab atas peraturan yurisdiksi Anda. Diatur oleh hukum Florida sesuai dengan ketentuan kami; perselisihan diselesaikan di pengadilan Miami, Florida.\n\nSeperti biasa, hasil tidak selalu sama. Jadi jangan menjadi tipikal; tetap optimis!\n\nPada tahun 2013, krisis perbankan Siprus menjadi ujian nyata bagi sistem yang sekarang secara hukum melekat pada setiap deposan Barat. Dari penyesuaian federal tersembunyi dan kehancuran real estat komersial hingga templat bail-in G20 dan Pasal 8 UCC, simpanan bank dan aset pialang Anda mungkin sebenarnya bukan milik Anda. Jika perantara utama gagal, Anda bisa menjadi kreditur tanpa jaminan lainnya. Temukan mengapa uang paling cerdas beralih dari bursa dan mengapa penyimpanan mandiri XRP berada di pusat pengaturan ulang keuangan yang akan datang untuk melindungi kekayaan Anda.\n\nBAB:\n0:00 - Krisis Perbankan Siprus\n0:50 - Konteks Pasar & Harga XRP\n1:56 - Templat Bail-In Uni Eropa\n6:47 - Standar G20 & Pasal 8 UCC\n9:42 - Uang Pintar & Penitipan Mandiri\n11:00 - Dana Federal yang Hilang\n12:02 - Kehancuran Real Estat & Emas\n13:26 - Perbendaharaan Ripple & Pergerakan Institusional\n14:34 - Mengapa Kripto Mengalami Anjlok?\n15:28 - Cara Melindungi Kekayaan Anda\n\nPesan panggilan strategi gratis Anda menggunakan tautan di bawah ini dan kirim DM \"reset\" ke Instagram kami  untuk pengarahan reset besar 2026. Tetap optimis dan tetap diberkati!\n\n#XRP #Kripto #KrisisPerbankan #PenitipanMandiri", "post_id": "rG1EUtWHJcA"}}, {"key": "bullrunners", "attributes": {"label": "bullrunners", "x": 841.6600859828458, "y": 55.280963033214505, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.7561, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "rG1EUtWHJcA", "id": "bullrunners", "source": "youtube-000001", "content": "Ripple XRP — ECB Baru Saja MEMBOCORKAN Perampokan $21 Triliun Mereka\n\n🤑 Manfaatkan XRP Anda di Sini: →https://join.altcoinpro.com/dya10v48\n\n👁️ Tonton Analisis Mendalam tentang Great Reset di Sini: →https://join.altcoinpro.com/jnzpgj42\n\n🚀 Bergabunglah dengan Jaringan Intelijen Pribadi Kami di Sini: →https://join.altcoinpro.com/oy5wql25\n\nTerhubung dengan Kami:\n\n📩 Email: Team\n🦅 X:https://join.altcoinpro.com/fnzcpmax\n📸 Instagram:   / bullrunners  \n📲 TikTok:   / bullrunners  \n💬 Telegram: https://t.me/bullrunnersofficial\n\nBerlangganan:    /   \n\n#Crypto #XRP #Bitcoin\n\nBACA SEBELUM MENONTON\n\nPERSETUJUAN DIPERLUKAN: Dengan menonton video ini, Anda menyetujui Ketentuan Layanan kami (https://www.bullrunners.com/terms-of-...) dan Kebijakan Privasi (https://www.bullrunners.com/privacy-p...)\n\nTidak setuju? Berhenti menonton sekarang.\n\nBukan Saran, Risiko Tinggi: Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan—bukan saran keuangan, hukum, pajak, atau investasi. Perdagangan kripto membawa risiko ekstrem, termasuk kerugian total. Kami bukan penasihat atau pialang berlisensi. Konsultasikan dengan profesional sebelum bertindak. Anda bertanggung jawab penuh atas pilihan Anda.\n\nPelepasan Tanggung Jawab: Bullrunners LLC, dan afiliasinya, melepaskan semua tanggung jawab atas kerugian, kerusakan, atau klaim apa pun (keuangan, reputasi, atau lainnya) dari konten ini. Sesuai dengan Ketentuan kami, Anda mengganti kerugian dan membebaskan kami dari tindakan hukum, termasuk biaya pengacara.\n\nTidak Ada Jaminan: Kami tidak menjanjikan keuntungan. Kinerja masa lalu bukanlah prediktif. Tautan afiliasi dapat menghasilkan komisi; lakukan riset sebelum membeli. Kami mungkin memiliki posisi kripto yang disebutkan.\n\nKepatuhan Hukum: Bukan penawaran untuk membeli/menjual sekuritas berdasarkan aturan SEC/CFTC atau hukum apa pun. Anda bertanggung jawab atas peraturan yurisdiksi Anda. Diatur oleh hukum Florida sesuai dengan ketentuan kami; perselisihan diselesaikan di pengadilan Miami, Florida.\n\nSeperti biasa, hasil tidak selalu sama. Jadi jangan menjadi tipikal; tetap optimis!\n\nPada tahun 2013, krisis perbankan Siprus menjadi ujian nyata bagi sistem yang sekarang secara hukum melekat pada setiap deposan Barat. Dari penyesuaian federal tersembunyi dan kehancuran real estat komersial hingga templat bail-in G20 dan Pasal 8 UCC, simpanan bank dan aset pialang Anda mungkin sebenarnya bukan milik Anda. Jika perantara utama gagal, Anda bisa menjadi kreditur tanpa jaminan lainnya. Temukan mengapa uang paling cerdas beralih dari bursa dan mengapa penyimpanan mandiri XRP berada di pusat pengaturan ulang keuangan yang akan datang untuk melindungi kekayaan Anda.\n\nBAB:\n0:00 - Krisis Perbankan Siprus\n0:50 - Konteks Pasar & Harga XRP\n1:56 - Templat Bail-In Uni Eropa\n6:47 - Standar G20 & Pasal 8 UCC\n9:42 - Uang Pintar & Penitipan Mandiri\n11:00 - Dana Federal yang Hilang\n12:02 - Kehancuran Real Estat & Emas\n13:26 - Perbendaharaan Ripple & Pergerakan Institusional\n14:34 - Mengapa Kripto Mengalami Anjlok?\n15:28 - Cara Melindungi Kekayaan Anda\n\nPesan panggilan strategi gratis Anda menggunakan tautan di bawah ini dan kirim DM \"reset\" ke Instagram kami  untuk pengarahan reset besar 2026. Tetap optimis dan tetap diberkati!\n\n#XRP #Kripto #KrisisPerbankan #PenitipanMandiri", "post_id": "rG1EUtWHJcA"}}], "edges": [{"key": "BusinesupdateID", "source": "BusinesupdateID", "target": "Businessupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HL_Iqbal", "source": "HL_Iqbal", "target": "0xnikenken", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "1534Yandika", "source": "1534Yandika", "target": "SarjanaEksu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kangyayan30", "source": "kangyayan30", "target": "kangyayan30", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sbs_explained", "source": "@sbs_explained", "target": "sbs_explained", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bullrunners", "source": "@Bullrunners", "target": "bullrunners", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bullrunners", "source": "@Bullrunners", "target": "bullrunners", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}