{"nodes": [{"key": "andi_achilles", "attributes": {"label": "andi_achilles", "x": 70.55217169823369, "y": 744.5121520905062, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069682393913643413", "id": "andi_achilles", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.931 per Dolar AS, Tertekan Proyeksi Suku Bunga The Fed\n\nhttps://t.co/S8rri94f3r", "post_id": "2069682393913643413"}}, {"key": "KompasTV", "attributes": {"label": "KompasTV", "x": 195.6438394287232, "y": 763.0857339747549, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 33.5442, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069682393913643413", "id": "KompasTV", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.931 per Dolar AS, Tertekan Proyeksi Suku Bunga The Fed\n\nhttps://t.co/S8rri94f3r", "post_id": "2069682393913643413"}}, {"key": "adiaksyaatta", "attributes": {"label": "adiaksyaatta", "x": 797.1973107061877, "y": 301.53544102919994, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069855371934708097", "id": "adiaksyaatta", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi ekonomi sekarang maksa the fed buat tetap hawkish bahkan bisa naikin suku bunga lagi. Efeknya yield obligasi AS naik & bikin banyak investor pindah kesana. Kondisi ini nekan harga emas, bitcoin, ihsg, rupiah. Cek aja di market semuanya lg turun. Bitcoin jebol dibawah 60K", "post_id": "2069855371934708097"}}, {"key": "karirfess", "attributes": {"label": "karirfess", "x": 459.4441315110358, "y": 181.73554801377213, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.5486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069855371934708097", "id": "karirfess", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi ekonomi sekarang maksa the fed buat tetap hawkish bahkan bisa naikin suku bunga lagi. Efeknya yield obligasi AS naik & bikin banyak investor pindah kesana. Kondisi ini nekan harga emas, bitcoin, ihsg, rupiah. Cek aja di market semuanya lg turun. Bitcoin jebol dibawah 60K", "post_id": "2069855371934708097"}}, {"key": "JawisN", "attributes": {"label": "JawisN", "x": 245.75874143594768, "y": 673.5283935301724, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069706145456116181", "id": "JawisN", "source": "tweet-000004", "content": "berharap the Fed US naikin bunga, harga emas turun.\nIHSG anjlok Rupiah Anjlok MBG, Kopdes jalan terus.", "post_id": "2069706145456116181"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 278.5657007257886, "y": 839.877638048159, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 53.553, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "2069706145456116181", "id": "ferrykoto", "source": "tweet-000004", "content": "berharap the Fed US naikin bunga, harga emas turun.\nIHSG anjlok Rupiah Anjlok MBG, Kopdes jalan terus.", "post_id": "2069706145456116181"}}, {"key": "Arbiyumi", "attributes": {"label": "Arbiyumi", "x": 281.08059314808264, "y": 420.42243843394067, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "Arbiyumi", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "bakuldimsum_", "x": 448.4976477761442, "y": 254.44470417174824, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.5486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "bakuldimsum_", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "andrsdwang", "attributes": {"label": "andrsdwang", "x": 704.330588219371, "y": 83.11749611228458, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 69.0598, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069689420417286452", "id": "andrsdwang", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, apalagi rapat The  FED terakhir memberi sinyal akan menaikan suku bunga 25bps setidaknya sekali tahun ini, bahkan mungkin dua kali.\n\nBayangkan akan terkapar nya rupiah tahun ini. Ditambah pemerintahan amatir.", "post_id": "2069689420417286452"}}, {"key": "MilenialPo91002", "attributes": {"label": "MilenialPo91002", "x": 759.7941541236644, "y": 376.5431188361539, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069766235194356006", "id": "MilenialPo91002", "source": "tweet-000004", "content": "Perasaan tiap hari posting begini tp gk jelaskan kenapa rupiah melemah... membuat fear tanpa alasan seakan\" indonesia bakal hancur... padahal dollar lg pada pulang kampung krn the FED hawkis dgn probalitas tinggi utk naikin suku bunga 75bps sampe akhir tahun..", "post_id": "2069766235194356006"}}, {"key": "kangsurya85", "attributes": {"label": "kangsurya85", "x": 581.1438564694632, "y": 199.17165531761339, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069790384755282085", "id": "kangsurya85", "source": "tweet-000004", "content": "Ganti anak buahnya sendiri aja ngaku hal yg susah. Bagaimana mau selesaikan persoalan besar Republik ini sprt mengakhiri korupsi berjamaah, jutaan rakyat nganggur, mafia minyak / pertambangan, anjlok nya kurs rupiah dan tipisnya cadangan devisa Negara. SUSAH BANGET DONK, CUY!!!.", "post_id": "2069790384755282085"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 58.698058891888834, "y": 112.50202212368421, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.5486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069790384755282085", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Ganti anak buahnya sendiri aja ngaku hal yg susah. Bagaimana mau selesaikan persoalan besar Republik ini sprt mengakhiri korupsi berjamaah, jutaan rakyat nganggur, mafia minyak / pertambangan, anjlok nya kurs rupiah dan tipisnya cadangan devisa Negara. SUSAH BANGET DONK, CUY!!!.", "post_id": "2069790384755282085"}}, {"key": "cewekpusink", "attributes": {"label": "cewekpusink", "x": 925.9076129072657, "y": 4.101473593317029, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.5442, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069956792873054687", "id": "cewekpusink", "source": "tweet-000004", "content": "ini klo The Fed naikin suku bunga nya lagi rupiah jebol sih ke 20rb klo fundamental dalem negri nya kek gini terus.\ndikritik malah balik nyerang, segala ngomong Ndhasmu, Emang gw pikirin.", "post_id": "2069956792873054687"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 29.065296892785696, "y": 424.24302230029576, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 156.9303, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3927011601178735059_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah melemah 0,12% ke Rp17.965/US$ pada perdagangan Kamis pagi (25/6/2026). Pelemahan dipicu penguatan dolar AS di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun.\n\nDari domestik, sentimen negatif datang dari penundaan keputusan MSCI terkait status pasar Indonesia yang memicu tekanan di pasar keuangan. Sementara itu, IHSG berbalik menguat 0,84% ke level 5.933 pada pukul 09.15 WIB setelah sempat bergerak fluktuatif di awal perdagangan.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #ihsg #saham #bloombergtechnoz", "post_id": "3927011601178735059_51748745734"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 260.4185851470228, "y": 571.7168349629814, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Ab6u-9mDbBk", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Raghuram Rajan Tentang Rupiah yang Melemah: Kejutan Sementara atau Tanda Bahaya yang Lebih Besar?...\n\nDalam percakapan eksklusif dengan Ayesha Faridi, mantan Gubernur RBI Raghuram Rajan membahas tekanan yang semakin meningkat pada rupee India di tengah arus keluar investor asing, kenaikan harga minyak mentah, dan kekhawatiran seputar defisit neraca transaksi berjalan.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times Now.\n\n#etnow #businessnews #raghuramrajan #rupee #indianeconomy #rbi #currency #fpi #crudeoil #economy\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "Ab6u-9mDbBk"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 439.6892638383052, "y": 37.00958364685869, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.5442, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Ab6u-9mDbBk", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Raghuram Rajan Tentang Rupiah yang Melemah: Kejutan Sementara atau Tanda Bahaya yang Lebih Besar?...\n\nDalam percakapan eksklusif dengan Ayesha Faridi, mantan Gubernur RBI Raghuram Rajan membahas tekanan yang semakin meningkat pada rupee India di tengah arus keluar investor asing, kenaikan harga minyak mentah, dan kekhawatiran seputar defisit neraca transaksi berjalan.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times Now.\n\n#etnow #businessnews #raghuramrajan #rupee #indianeconomy #rbi #currency #fpi #crudeoil #economy\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "Ab6u-9mDbBk"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 982.0143008671546, "y": 579.815364880037, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 811.920837187257, "y": 399.4474929684698, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.969, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 584.2078424046896, "y": 781.3264275930092, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.969, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 325.66147733592555, "y": 160.3437448581022, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.969, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 49.558397457085675, "y": 837.3736756908692, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.969, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 835.9227781915685, "y": 432.6397461430086, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.969, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 659.8333273046843, "y": 635.9880119270769, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.969, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 461.02122317720864, "y": 626.9209054792608, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 869.7219173628919, "y": 968.0243873304333, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.5486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 639.2004352281397, "y": 259.08001558994323, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.5398, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 687.7612460516478, "y": 978.3943597956779, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.2094, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 491.5391876583893, "y": 327.93774453325375, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.2094, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}], "edges": [{"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "KompasTV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "KompasTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "adiaksyaatta", "source": "adiaksyaatta", "target": "karirfess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Arbiyumi", "source": "Arbiyumi", "target": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ferrykoto", "source": "ferrykoto", "target": "andrsdwang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MilenialPo91002", "source": "MilenialPo91002", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kangsurya85", "source": "kangsurya85", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "cewekpusink", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}