{"nodes": [{"key": "ASyadily", "attributes": {"label": "ASyadily", "x": 399.00174469037495, "y": 358.3411831157103, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069814233823695100", "id": "ASyadily", "source": "retweet-000002", "content": "Perang Iran hantam ekonomi Teluk, GCC menuju krisis terdalam. https://t.co/lgIB1mccGp", "post_id": "2069814233823695100"}}, {"key": "EddieFisher_id", "attributes": {"label": "EddieFisher_id", "x": 566.6083419787577, "y": 612.6375879361279, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069814233823695100", "id": "EddieFisher_id", "source": "retweet-000002", "content": "Perang Iran hantam ekonomi Teluk, GCC menuju krisis terdalam. https://t.co/lgIB1mccGp", "post_id": "2069814233823695100"}}, {"key": "Kalelfarrel97", "attributes": {"label": "Kalelfarrel97", "x": 222.87650180044162, "y": 892.677548561644, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2069764961438736764", "id": "Kalelfarrel97", "source": "retweet-000002", "content": "Baru ngajak perang Iran aja dampak nya udh se gila ini ke ekonomi dunia APLG ENTAR LU NGAJAK CINA PERANG C…", "post_id": "2069764961438736764"}}, {"key": "KRathalos97", "attributes": {"label": "KRathalos97", "x": 343.4554102088048, "y": 415.48789305946053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069764961438736764", "id": "KRathalos97", "source": "retweet-000002", "content": "Baru ngajak perang Iran aja dampak nya udh se gila ini ke ekonomi dunia APLG ENTAR LU NGAJAK CINA PERANG C…", "post_id": "2069764961438736764"}}, {"key": "SvenKjellberg2", "attributes": {"label": "SvenKjellberg2", "x": 85.62067814870989, "y": 118.55269695735227, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069764961438736764", "id": "SvenKjellberg2", "source": "retweet-000002", "content": "Baru ngajak perang Iran aja dampak nya udh se gila ini ke ekonomi dunia APLG ENTAR LU NGAJAK CINA PERANG C…", "post_id": "2069764961438736764"}}, {"key": "Brehappens", "attributes": {"label": "Brehappens", "x": 366.71449093994613, "y": 784.0843386481378, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069573695371415807", "id": "Brehappens", "source": "tweet-000004", "content": "Jawaban nya simpel kak. Selain karena kondisi geopolitik dunia yg emang lagi kacau, negara kita diurus serampangan oleh orang2 yg gak kompeten ngurus negara. Apalagi presiden nya. Presiden kita yg katanya anak begawan ekonomi, katanya jenderal tempur ahli strategi, ngurus negara", "post_id": "2069573695371415807"}}, {"key": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "bakuldimsum_", "x": 325.0425733290608, "y": 181.94020142856226, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.2579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069573695371415807", "id": "bakuldimsum_", "source": "tweet-000004", "content": "Jawaban nya simpel kak. Selain karena kondisi geopolitik dunia yg emang lagi kacau, negara kita diurus serampangan oleh orang2 yg gak kompeten ngurus negara. Apalagi presiden nya. Presiden kita yg katanya anak begawan ekonomi, katanya jenderal tempur ahli strategi, ngurus negara", "post_id": "2069573695371415807"}}, {"key": "modusaceh", "attributes": {"label": "modusaceh", "x": 756.3430537950228, "y": 4.248120454391158, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 98.2254, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926624126157013187_3556192377", "id": "modusaceh", "source": "instagram-000001", "content": "MODUSACEH.CO, Jakarta | Delegasi Iran menyatakan proses negosiasi teknis dengan Amerika Serikat di Swiss telah rampung pada Selasa (23/6).\n\nKelompok-kelompok kerja negosiasi akan dibentuk untuk membahas isu-isu nuklir dan sanksi, demikian dilaporkan media pemerintah Iran pada Selasa.\n\nNegosiasi di Swiss merupakan lanjutan perundingan antara AS dan Iran secara teknis setelah kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU).\n\nDalam lanjutan negosiasi dengan AS, Teheran menyatakan pembentukan kelompok kerja nuklir dan sanksi sebagai bagian dari pembicaraan dengan AS.\n\nPara negosiator \"memutuskan bahwa empat kelompok kerja akan dibentuk: Pengakhiran Sanksi, Urusan Nuklir, Rekonstruksi dan Pembangunan Ekonomi, serta Pemantauan dan Implementasi,\" kata kantor berita pemerintah IRNA, mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi, dilansir dari AFP.\n\nSebelumnya pada Minggu (21/6), delegasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, memilih walk out merespons ancaman yang kembali dilontarkan Presiden AS Donald Trump.\n\nSumber: cnnindonesia.com\n\nLink berita selengkapnya ada di bio profil \n\n#modusaceh #berita #beritaaceh #beritanasional", "post_id": "3926624126157013187_3556192377"}}, {"key": "validnews", "attributes": {"label": "validnews", "x": 307.36476819251743, "y": 903.8310459881243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "validnews", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "fahmyradhi", "attributes": {"label": "fahmyradhi", "x": 757.9466640823238, "y": 419.3988167917215, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "fahmyradhi", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "ugm.yogyakarta", "attributes": {"label": "ugm.yogyakarta", "x": 939.6693948126564, "y": 557.3592758189226, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "ugm.yogyakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "prasasticenter", "attributes": {"label": "prasasticenter", "x": 523.9553626032334, "y": 9.672279558247565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "prasasticenter", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 387.7435698624795, "y": 195.54565224079957, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "bFS6pQd_R48", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Ada Apa di Balik Skenario Damai Iran–AS? Ini Penjelasannya | ONE ON ONE\n\nMemanasnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap potensi meluasnya perang di Timur Tengah. Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati mengungkapkan berbagai dinamika yang terjadi, mulai dari peran kelompok-kelompok proksi, rangkaian aksi militer yang saling berbalas, hingga persaingan kepentingan para aktor utama yang terlibat dalam konflik.\n\nSelain membahas perkembangan di medan geopolitik, Sharky juga menyoroti perbedaan strategi dan tujuan antara Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi Iran. Situasi tersebut dinilai turut memengaruhi jalannya diplomasi, stabilitas kawasan, keamanan pasokan energi dunia, serta kondisi ekonomi global yang sensitif terhadap gejolak Timur Tengah.\n\nDampak konflik ternyata tidak berhenti pada sektor politik dan keamanan. Dunia olahraga internasional pun ikut merasakan imbasnya, termasuk tim nasional Iran yang menghadapi berbagai tantangan dalam keikutsertaannya di ajang internasional.Konflik Timur Tengah bukan hanya persoalan regional, melainkan isu global yang berpengaruh terhadap keamanan, ekonomi, diplomasi, dan kehidupan masyarakat dunia secara luas.​\n\n​Simak dialog Yudi Handoyo, bersama Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati \n===================\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "bFS6pQd_R48"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 873.0811568658713, "y": 928.0957190680247, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.8213, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "bFS6pQd_R48", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Ada Apa di Balik Skenario Damai Iran–AS? Ini Penjelasannya | ONE ON ONE\n\nMemanasnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap potensi meluasnya perang di Timur Tengah. Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati mengungkapkan berbagai dinamika yang terjadi, mulai dari peran kelompok-kelompok proksi, rangkaian aksi militer yang saling berbalas, hingga persaingan kepentingan para aktor utama yang terlibat dalam konflik.\n\nSelain membahas perkembangan di medan geopolitik, Sharky juga menyoroti perbedaan strategi dan tujuan antara Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi Iran. Situasi tersebut dinilai turut memengaruhi jalannya diplomasi, stabilitas kawasan, keamanan pasokan energi dunia, serta kondisi ekonomi global yang sensitif terhadap gejolak Timur Tengah.\n\nDampak konflik ternyata tidak berhenti pada sektor politik dan keamanan. Dunia olahraga internasional pun ikut merasakan imbasnya, termasuk tim nasional Iran yang menghadapi berbagai tantangan dalam keikutsertaannya di ajang internasional.Konflik Timur Tengah bukan hanya persoalan regional, melainkan isu global yang berpengaruh terhadap keamanan, ekonomi, diplomasi, dan kehidupan masyarakat dunia secara luas.​\n\n​Simak dialog Yudi Handoyo, bersama Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati \n===================\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "bFS6pQd_R48"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 257.40905981380627, "y": 907.0236163680079, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 227.30698535294158, "y": 228.15078068288108, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 599.5596180140515, "y": 392.5618322520904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "@kuneatif_id", "attributes": {"label": "@kuneatif_id", "x": 508.41567850259383, "y": 510.4197204655819, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CqJHmEbu0PA", "id": "@kuneatif_id", "source": "youtube-000001", "content": "KUNEATIF ID - WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE, WFH WFA ( VERSI ORIGINAL )\n\nKUNEATIF ID – WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE (WFH WFA)\n\nLagu ini menggambarkan perubahan cara kerja di era modern ketika teknologi memungkinkan kita tetap produktif tanpa harus selalu berada di kantor.\n\nDi tengah kondisi global yang tidak selalu stabil—mulai dari naiknya harga energi hingga dinamika geopolitik dunia—bangsa Indonesia terus mencari cara agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan efisiensi energi dan mobilitas.\n\nMelalui konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), pekerjaan tetap berjalan, ide tetap lahir, dan produktivitas tetap terjaga.\nVideo ini mengambil latar visual Kota Bekasi, wilayah yang dikenal dengan suasana hijau, gedung gedung tinggi, whoosh, LRT, udara sejuk, berbagai macam wista kuliner dan destinasi hiburan serta menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota yang dinamis.\n\nPesan utama lagu ini adalah:\n✨ Perubahan bukan hambatan, tetapi kesempatan untuk menemukan cara kerja yang lebih adaptif dan efisien.\nTeknologi memungkinkan kita tetap terhubung dari mana saja — dari rumah, dari desa, dari kota, bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.\nSelama ada semangat berkarya, bangsa ini akan terus melaju.\n\nINFORMASI LAGU\nJudul : Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)\nArtis : Kuneatif ID / Barli P. Irawan\nPencipta : Barli P. Irawan\nGenre : Pop Motivational / Modern Pop\nJenis : Original Song\n ===========================\nLIRIK \n\nYeah…\nDunia berubah cepat, strategi harus tepat\nDari layar laptop kita tetap bergerak\nDari smartphone kita tetap berderak\n\nHarga minyak naik, dunia mulai goyah\nSelat Hormuz panas, pasar mulai resah\nDi timur tengah konflik makin membara\nIran dan Amerika saling jaga di udara\nNamun bangsa ini tetap aman siaga\n\nRapat panjang di meja negara\nMencari cara menjaga bangsa\nMobilitas dikurangi perlahan\nTanpa menghentikan roda pekerjaan\n\n[Instrumental]\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nBukan berhenti, ini cara bertahan\nMengubah langkah di tengah tekanan\nTeknologi jadi jalan baru\nAgar negeri tetap melaju\nMenjadikan bangsa semakin maju\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nMeski kerja lewat layar\nDari ruang kecil ide tetap menggelegar\nInternet jadi jalan penghubung\nDari desa sampai kota terhubung\nDari rumah sampai ke dalam gedung\n\nPemerintah ingin kita harus siap\nZaman berubah harus sigap\nTetap produktif dalam berkarya\nWalau ruang kerja berbeda\nProduktivitas tetap terjaga\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nAdaptif dengan dunia digital\nLangkah baru yang rasional\nEfisien menjaga energi\nAgar masa depan terus berdiri\n\nKebijakan ini terasa tepat\nUntuk negeri yang terus melesat\nDi tengah dunia yang tak menentu\nBangsa ini memilih jalan maju\n\nYa Tuhan lindungi negeri ini\nDalam damai dan berkah abadi\nBerikanlah keselamatan bagi kami\nUntuk bangsa yang indah berseri\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\n[Instrumental]\n[Final Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi mimpi tetap besar\nTak perlu macet di jalan berdebu\nEfisien energi untuk masa depan baru.\n\n===========================\n\nDISCLAIMER\n🎼 Lagu “Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)” adalah karya original dari Kuneatif ID.\nLagu ini boleh digunakan secara bebas untuk:\n• Cover lagu\n• Konten video\n• Background musik\n• Proyek kreatif lainnya\nDengan syarat mencantumkan kredit berikut:\nMusic : Kuneatif ID – Work From Home, Work From Anywhere\nCiptaan : Barli Prima Irawan\nDengan mencantumkan kredit, kamu ikut membantu karya ini dikenal lebih luas. 🙏\n\nDUKUNG KUNEATIF ID / Fast Request Lagu\nJika kamu menyukai karya ini, dukung Kuneatif ID agar terus berkarya.\nSaweria\nhttps://saweria.co/Tuju9⁠\nKo-fi\nhttps://ko-fi.com/kunbar⁠\nPayPal\nhttps://www.paypal.com/paypalme/barli11⁠\nSubscribe Channel\n   / ⁠  \nLike 👍 Comment 💬 Share 🔁 juga sangat membantu perkembangan channel ini.\n\n#kuneatifid\n#wfh\n#wfa\n#workfromhome\n#workfromanywhere\n#lagumotivasi\n#laguoriginal\n#musikindonesia\n#bekasi\n#kotabekasi\n#kota_bekasi\n#bekasiviral\n#bekasikeren \n#explorebekasi\n#bekasiupdate\n#bekasiindonesia", "post_id": "CqJHmEbu0PA"}}, {"key": "kuneatifid", "attributes": {"label": "kuneatifid", "x": 921.4391665593432, "y": 852.5056744121896, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CqJHmEbu0PA", "id": "kuneatifid", "source": "youtube-000001", "content": "KUNEATIF ID - WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE, WFH WFA ( VERSI ORIGINAL )\n\nKUNEATIF ID – WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE (WFH WFA)\n\nLagu ini menggambarkan perubahan cara kerja di era modern ketika teknologi memungkinkan kita tetap produktif tanpa harus selalu berada di kantor.\n\nDi tengah kondisi global yang tidak selalu stabil—mulai dari naiknya harga energi hingga dinamika geopolitik dunia—bangsa Indonesia terus mencari cara agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan efisiensi energi dan mobilitas.\n\nMelalui konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), pekerjaan tetap berjalan, ide tetap lahir, dan produktivitas tetap terjaga.\nVideo ini mengambil latar visual Kota Bekasi, wilayah yang dikenal dengan suasana hijau, gedung gedung tinggi, whoosh, LRT, udara sejuk, berbagai macam wista kuliner dan destinasi hiburan serta menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota yang dinamis.\n\nPesan utama lagu ini adalah:\n✨ Perubahan bukan hambatan, tetapi kesempatan untuk menemukan cara kerja yang lebih adaptif dan efisien.\nTeknologi memungkinkan kita tetap terhubung dari mana saja — dari rumah, dari desa, dari kota, bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.\nSelama ada semangat berkarya, bangsa ini akan terus melaju.\n\nINFORMASI LAGU\nJudul : Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)\nArtis : Kuneatif ID / Barli P. Irawan\nPencipta : Barli P. Irawan\nGenre : Pop Motivational / Modern Pop\nJenis : Original Song\n ===========================\nLIRIK \n\nYeah…\nDunia berubah cepat, strategi harus tepat\nDari layar laptop kita tetap bergerak\nDari smartphone kita tetap berderak\n\nHarga minyak naik, dunia mulai goyah\nSelat Hormuz panas, pasar mulai resah\nDi timur tengah konflik makin membara\nIran dan Amerika saling jaga di udara\nNamun bangsa ini tetap aman siaga\n\nRapat panjang di meja negara\nMencari cara menjaga bangsa\nMobilitas dikurangi perlahan\nTanpa menghentikan roda pekerjaan\n\n[Instrumental]\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nBukan berhenti, ini cara bertahan\nMengubah langkah di tengah tekanan\nTeknologi jadi jalan baru\nAgar negeri tetap melaju\nMenjadikan bangsa semakin maju\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nMeski kerja lewat layar\nDari ruang kecil ide tetap menggelegar\nInternet jadi jalan penghubung\nDari desa sampai kota terhubung\nDari rumah sampai ke dalam gedung\n\nPemerintah ingin kita harus siap\nZaman berubah harus sigap\nTetap produktif dalam berkarya\nWalau ruang kerja berbeda\nProduktivitas tetap terjaga\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nAdaptif dengan dunia digital\nLangkah baru yang rasional\nEfisien menjaga energi\nAgar masa depan terus berdiri\n\nKebijakan ini terasa tepat\nUntuk negeri yang terus melesat\nDi tengah dunia yang tak menentu\nBangsa ini memilih jalan maju\n\nYa Tuhan lindungi negeri ini\nDalam damai dan berkah abadi\nBerikanlah keselamatan bagi kami\nUntuk bangsa yang indah berseri\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\n[Instrumental]\n[Final Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi mimpi tetap besar\nTak perlu macet di jalan berdebu\nEfisien energi untuk masa depan baru.\n\n===========================\n\nDISCLAIMER\n🎼 Lagu “Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)” adalah karya original dari Kuneatif ID.\nLagu ini boleh digunakan secara bebas untuk:\n• Cover lagu\n• Konten video\n• Background musik\n• Proyek kreatif lainnya\nDengan syarat mencantumkan kredit berikut:\nMusic : Kuneatif ID – Work From Home, Work From Anywhere\nCiptaan : Barli Prima Irawan\nDengan mencantumkan kredit, kamu ikut membantu karya ini dikenal lebih luas. 🙏\n\nDUKUNG KUNEATIF ID / Fast Request Lagu\nJika kamu menyukai karya ini, dukung Kuneatif ID agar terus berkarya.\nSaweria\nhttps://saweria.co/Tuju9⁠\nKo-fi\nhttps://ko-fi.com/kunbar⁠\nPayPal\nhttps://www.paypal.com/paypalme/barli11⁠\nSubscribe Channel\n   / ⁠  \nLike 👍 Comment 💬 Share 🔁 juga sangat membantu perkembangan channel ini.\n\n#kuneatifid\n#wfh\n#wfa\n#workfromhome\n#workfromanywhere\n#lagumotivasi\n#laguoriginal\n#musikindonesia\n#bekasi\n#kotabekasi\n#kota_bekasi\n#bekasiviral\n#bekasikeren \n#explorebekasi\n#bekasiupdate\n#bekasiindonesia", "post_id": "CqJHmEbu0PA"}}, {"key": "@apt_news", "attributes": {"label": "@apt_news", "x": 184.84013822362022, "y": 257.1154502889337, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-YDIldMUYIQ", "id": "@apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Saat Kelangkaan BBM Hantam Ekonomi | APT\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nBank sentral Rusia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 14,25%, memberikan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan karena perekonomian menghadapi risiko inflasi yang meningkat dan gangguan pasokan bahan bakar.\n\nGubernur Elvira Nabiullina mengatakan keputusan tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan pro-inflasi, termasuk ekspansi anggaran, pertumbuhan pinjaman yang lebih kuat, dan penurunan produksi bahan bakar motor. Bank tersebut juga menyebutkan ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga komoditas yang terkait dengan ketegangan geopolitik.\n\nKelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia telah mendorong harga bensin lebih tinggi, menambah tekanan lebih lanjut pada inflasi. Terlepas dari tren disinflasi baru-baru ini, para pejabat memperingatkan bahwa risiko di masa depan tetap tinggi.\n\nNabiullina menekankan bahwa keputusan suku bunga di masa mendatang tidak ditentukan sebelumnya dan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, ekspektasi inflasi, dan perkembangan kebijakan fiskal.\n\n#Rusia #BankSentral #ElviraNabiullina #SukuBunga #Inflasi #EkonomiRusia #BeritaTerkini #HargaMinyak #KrisisBahanBakar #BeritaEkonomi #EkonomiGlobal #BeritaKeuangan #KebijakanMonetari #PemotonganSukuBunga #Moskow", "post_id": "-YDIldMUYIQ"}}, {"key": "apt_news", "attributes": {"label": "apt_news", "x": 944.0085536181193, "y": 820.7141729001889, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-YDIldMUYIQ", "id": "apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Saat Kelangkaan BBM Hantam Ekonomi | APT\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nBank sentral Rusia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 14,25%, memberikan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan karena perekonomian menghadapi risiko inflasi yang meningkat dan gangguan pasokan bahan bakar.\n\nGubernur Elvira Nabiullina mengatakan keputusan tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan pro-inflasi, termasuk ekspansi anggaran, pertumbuhan pinjaman yang lebih kuat, dan penurunan produksi bahan bakar motor. Bank tersebut juga menyebutkan ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga komoditas yang terkait dengan ketegangan geopolitik.\n\nKelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia telah mendorong harga bensin lebih tinggi, menambah tekanan lebih lanjut pada inflasi. Terlepas dari tren disinflasi baru-baru ini, para pejabat memperingatkan bahwa risiko di masa depan tetap tinggi.\n\nNabiullina menekankan bahwa keputusan suku bunga di masa mendatang tidak ditentukan sebelumnya dan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, ekspektasi inflasi, dan perkembangan kebijakan fiskal.\n\n#Rusia #BankSentral #ElviraNabiullina #SukuBunga #Inflasi #EkonomiRusia #BeritaTerkini #HargaMinyak #KrisisBahanBakar #BeritaEkonomi #EkonomiGlobal #BeritaKeuangan #KebijakanMonetari #PemotonganSukuBunga #Moskow", "post_id": "-YDIldMUYIQ"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "attributes": {"label": "@BloombergPodcasts", "x": 882.2644588013818, "y": 379.830974574742, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Gj5XiJCmjow", "id": "@BloombergPodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200 | Trumponomics\n\nSelama 100 hari, dunia menyaksikan salah satu jalur pasokan energi terpentingnya terhambat. Kini, seiring meredanya perang Iran, kolumnis Bloomberg Opinion Javier Blas dan Jamie Rush, Direktur Ekonomi Global, membahas seberapa cepat pasar minyak dapat pulih, dan apa yang telah kita pelajari tentang pengaruh China yang semakin besar terhadap permintaan energi global.\n\nTarif, kripto, deregulasi, pemotongan pajak, proteksionisme, hanyalah beberapa hal yang kembali menjadi perhatian ketika Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden. Untuk membantu Anda merencanakan pendekatan ekonomi Trump yang unik, Bloomberg mempersembahkan Trumponomics, sebuah podcast mingguan yang berfokus pada kebijakan dan rencana ekonomi pemerintahan Trump. Kepala redaksi bidang pemerintahan dan ekonomi, Stephanie Flanders, akan bergabung setiap minggu dengan para reporter di Washington D.C. dan Wall Street untuk meneliti bagaimana kebijakan Trump membentuk ekonomi global dan apa yang akan terjadi selanjutnya.\n\nSimak episode Trumponomics lainnya:    • Trumponomics (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video\n\n#Trump #Ekonomi #Politik #Bisnis #Podcast #Bloomberg\n\nMengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200", "post_id": "Gj5XiJCmjow"}}, {"key": "markets", "attributes": {"label": "markets", "x": 220.5476094197345, "y": 712.7618583644315, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gj5XiJCmjow", "id": "markets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200 | Trumponomics\n\nSelama 100 hari, dunia menyaksikan salah satu jalur pasokan energi terpentingnya terhambat. Kini, seiring meredanya perang Iran, kolumnis Bloomberg Opinion Javier Blas dan Jamie Rush, Direktur Ekonomi Global, membahas seberapa cepat pasar minyak dapat pulih, dan apa yang telah kita pelajari tentang pengaruh China yang semakin besar terhadap permintaan energi global.\n\nTarif, kripto, deregulasi, pemotongan pajak, proteksionisme, hanyalah beberapa hal yang kembali menjadi perhatian ketika Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden. Untuk membantu Anda merencanakan pendekatan ekonomi Trump yang unik, Bloomberg mempersembahkan Trumponomics, sebuah podcast mingguan yang berfokus pada kebijakan dan rencana ekonomi pemerintahan Trump. Kepala redaksi bidang pemerintahan dan ekonomi, Stephanie Flanders, akan bergabung setiap minggu dengan para reporter di Washington D.C. dan Wall Street untuk meneliti bagaimana kebijakan Trump membentuk ekonomi global dan apa yang akan terjadi selanjutnya.\n\nSimak episode Trumponomics lainnya:    • Trumponomics (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video\n\n#Trump #Ekonomi #Politik #Bisnis #Podcast #Bloomberg\n\nMengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200", "post_id": "Gj5XiJCmjow"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 581.382240099439, "y": 311.1484689943864, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gj5XiJCmjow", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200 | Trumponomics\n\nSelama 100 hari, dunia menyaksikan salah satu jalur pasokan energi terpentingnya terhambat. Kini, seiring meredanya perang Iran, kolumnis Bloomberg Opinion Javier Blas dan Jamie Rush, Direktur Ekonomi Global, membahas seberapa cepat pasar minyak dapat pulih, dan apa yang telah kita pelajari tentang pengaruh China yang semakin besar terhadap permintaan energi global.\n\nTarif, kripto, deregulasi, pemotongan pajak, proteksionisme, hanyalah beberapa hal yang kembali menjadi perhatian ketika Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden. Untuk membantu Anda merencanakan pendekatan ekonomi Trump yang unik, Bloomberg mempersembahkan Trumponomics, sebuah podcast mingguan yang berfokus pada kebijakan dan rencana ekonomi pemerintahan Trump. Kepala redaksi bidang pemerintahan dan ekonomi, Stephanie Flanders, akan bergabung setiap minggu dengan para reporter di Washington D.C. dan Wall Street untuk meneliti bagaimana kebijakan Trump membentuk ekonomi global dan apa yang akan terjadi selanjutnya.\n\nSimak episode Trumponomics lainnya:    • Trumponomics (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video\n\n#Trump #Ekonomi #Politik #Bisnis #Podcast #Bloomberg\n\nMengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200", "post_id": "Gj5XiJCmjow"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 464.19289689856447, "y": 570.3380257926281, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "bWYXXBMQYVs", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pezeshkian: Tanpa Rudal, Iran Akan Dihancurkan AS dan Israel Seperti Gaza | Liputan 6\n\nPresiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa program rudal Iran tidak termasuk dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Amerika Serikat dan tidak akan menjadi bahan negosiasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, saat kunjungan resmi ke Islamabad (23/6/2026). \n\nPezeshkian menyebut kemampuan rudal sebagai faktor penting untuk mempertahankan kedaulatan Iran dari ancaman luar. Selain membahas isu keamanan kawasan, Iran dan Pakistan juga menyoroti penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, serta upaya menjaga perdamaian dan stabilitas regional.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "bWYXXBMQYVs"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 393.793719029127, "y": 48.229375205463775, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bWYXXBMQYVs", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pezeshkian: Tanpa Rudal, Iran Akan Dihancurkan AS dan Israel Seperti Gaza | Liputan 6\n\nPresiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa program rudal Iran tidak termasuk dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Amerika Serikat dan tidak akan menjadi bahan negosiasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, saat kunjungan resmi ke Islamabad (23/6/2026). \n\nPezeshkian menyebut kemampuan rudal sebagai faktor penting untuk mempertahankan kedaulatan Iran dari ancaman luar. Selain membahas isu keamanan kawasan, Iran dan Pakistan juga menyoroti penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, serta upaya menjaga perdamaian dan stabilitas regional.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "bWYXXBMQYVs"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 341.46022118568044, "y": 444.3773229029239, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bWYXXBMQYVs", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pezeshkian: Tanpa Rudal, Iran Akan Dihancurkan AS dan Israel Seperti Gaza | Liputan 6\n\nPresiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa program rudal Iran tidak termasuk dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Amerika Serikat dan tidak akan menjadi bahan negosiasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, saat kunjungan resmi ke Islamabad (23/6/2026). \n\nPezeshkian menyebut kemampuan rudal sebagai faktor penting untuk mempertahankan kedaulatan Iran dari ancaman luar. Selain membahas isu keamanan kawasan, Iran dan Pakistan juga menyoroti penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, serta upaya menjaga perdamaian dan stabilitas regional.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "bWYXXBMQYVs"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 836.3394961339283, "y": 743.6910506218998, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bWYXXBMQYVs", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pezeshkian: Tanpa Rudal, Iran Akan Dihancurkan AS dan Israel Seperti Gaza | Liputan 6\n\nPresiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa program rudal Iran tidak termasuk dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Amerika Serikat dan tidak akan menjadi bahan negosiasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, saat kunjungan resmi ke Islamabad (23/6/2026). \n\nPezeshkian menyebut kemampuan rudal sebagai faktor penting untuk mempertahankan kedaulatan Iran dari ancaman luar. Selain membahas isu keamanan kawasan, Iran dan Pakistan juga menyoroti penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, serta upaya menjaga perdamaian dan stabilitas regional.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "bWYXXBMQYVs"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "attributes": {"label": "@ProfGMarkets", "x": 696.7503796880188, "y": 980.9992760528233, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "@ProfGMarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "profgmarkets", "attributes": {"label": "profgmarkets", "x": 897.2099434760335, "y": 160.82924823344925, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "profgmarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "edwardelson", "attributes": {"label": "edwardelson", "x": 66.22934918467716, "y": 111.54666137104729, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "edwardelson", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 33.98091352070798, "y": 81.96392304408617, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 368.2640346725385, "y": 686.0406852064785, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5231, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 837.8920178473905, "y": 1.7905418175168109, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5231, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 933.595228286711, "y": 432.5772605793643, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5231, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 573.0196556289743, "y": 878.7942396331777, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5231, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 375.576278662245, "y": 697.4874637344166, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5231, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 577.971782472669, "y": 175.76506580914352, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5231, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n4rMDm5wDX0", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Konflik Global Mereda, Peluang Investasi Jangka Panjang Kian Terbuka | MARKET REVIEW\n\nDi tengah membaiknya sentimen pasar global, pemerintah melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi asing ke Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menilai stabilitas geopolitik yang mulai pulih dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang diterima luas di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global.\n\nPembicara:\nSarman Simanjorang - Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo\nYusuf Rendy Manilet - Peneliti Ekonomi Core Indonesia\n#marketreview  #investasi #konflikglobal \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "n4rMDm5wDX0"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 837.587620188752, "y": 394.3259441852718, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "fLeXNmpeInI", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "43 Kontainer Pakaian Bekas Ilegal Disita, Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi 24 Juni 2026\n1. 4 Pelaut Indonesia Disandera Perompak Somalia\n2. Pemprov Jabar Tanggung Pengobatan Gadis Korban Penyekapan\n3. Pria Aniaya dan Sekap Gadis Selama 3 Tahun\n4. 43 Kontainer Pakaian Bekas Ilegal Disita Bea Cukai\n5. Kontrakan Digerebek Petugas, Bandar Narkoba Ditangkap\n6. Buru Perampok Sadis\n7. \"Spiderman\" Mencuri Mesin AC\n8. Disusun untuk MURI, Talam Durian 1,1 Km Habis Digasak Warga\n9. Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan, Tekan Biaya Angkut Lebih Murah\n10. Presiden Prabowo Mendorong Himbara Perkuat Pembiayaan UMKM\n11. Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi\n12. Presiden Prabowo Bakal Bangun 10 Universitas Medis\n13. Kabakom: Harga MinyaKita Terjangkau dan Pasokan Aman\n14. Respon Positif Program Magang Nasional\n15. Pemerintah Respon Soal Pemadaman Listrik\n16. DPR Komitmen Kawal Pembenahan Tata Kelola MBG\n17. Komisi VIII DPR Prihatin Soal Kasus Wanita Disekap 3 Tahun\n18. Kemnaker Perkuat Mitigasi Ancaman PHK Global\n19. Wacana Penderita TBC Jadi Penerima Manfaat Program MBG\n20. Bahlil Bentuk Tim Pengadaan Lintas Instansi\n21. PLN Pastikan Sistem Listrik di Jawa Terus Diperkuat\n22. Zulhas Tegaskan Larangan Pembuangan Sampah Secara Terbuka\n23. Puluhan Ton Limbah Rumah Tangga Sumbat Aliran Sungai\n24. Ancaman Polusi Jakarta yang Berdampak Buruk\n25. Perpres 26/2026: Senjata Baru Indonesia Jaga Pasokan Energi\n26. MBG Memberikan Semangat dan Penghasilan bagi Masyarakat\n27. MBG Jadi Instrumen Peningkatan SDM dan Penguatan Ekonomi\n28. Gerakan Nasional \"Ayo Muliakan Sungai\"\n29. Kawal Akuntabilitas Program Hunian Rakyat\n30. Jalan HR Rasuna Said Hadir dengan Wajah Baru\n31. Stasiun KRL JIS Diresmikan oleh Menhub dan Gubernur DKI\n32. Mengasah Mimpi di Sekolah Unggul Garuda\n33. Masjid Abdullah Bin Abbas, Saksi Keteguhan di Kota Harapan\n34. Haji 2026 Lancar, Pemerintah Pangkas Masa Tunggu dan Tingkatkan Layanan\n35. Penembakan di Sekolah Menengah Filipina Tewaskan 3 Siswa\n36. Mobil di Gaza Dihantam Rudal, 3 Tewas\n37. Selat Hormuz Mulai Beroperasi Terbatas\n38. Lawan Rasisme, Warga Paris Turun ke Jalan\n39. Kucing Peramal Prediksi Kolombia Menang\n40. Bebek Viral Piala Dunia Daftarkan Hak Merek\n41. Panen Besar Leci Banjiri Jalan di Utara Vietnam\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #Prabowo #MBG #Haji2026 #PialaDunia2026 #BeritaTerkini #IndonesiaMaju\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "fLeXNmpeInI"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 780.9397817537827, "y": 100.25057725559361, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.996, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "fLeXNmpeInI", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "43 Kontainer Pakaian Bekas Ilegal Disita, Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi 24 Juni 2026\n1. 4 Pelaut Indonesia Disandera Perompak Somalia\n2. Pemprov Jabar Tanggung Pengobatan Gadis Korban Penyekapan\n3. Pria Aniaya dan Sekap Gadis Selama 3 Tahun\n4. 43 Kontainer Pakaian Bekas Ilegal Disita Bea Cukai\n5. Kontrakan Digerebek Petugas, Bandar Narkoba Ditangkap\n6. Buru Perampok Sadis\n7. \"Spiderman\" Mencuri Mesin AC\n8. Disusun untuk MURI, Talam Durian 1,1 Km Habis Digasak Warga\n9. Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan, Tekan Biaya Angkut Lebih Murah\n10. Presiden Prabowo Mendorong Himbara Perkuat Pembiayaan UMKM\n11. Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi\n12. Presiden Prabowo Bakal Bangun 10 Universitas Medis\n13. Kabakom: Harga MinyaKita Terjangkau dan Pasokan Aman\n14. Respon Positif Program Magang Nasional\n15. Pemerintah Respon Soal Pemadaman Listrik\n16. DPR Komitmen Kawal Pembenahan Tata Kelola MBG\n17. Komisi VIII DPR Prihatin Soal Kasus Wanita Disekap 3 Tahun\n18. Kemnaker Perkuat Mitigasi Ancaman PHK Global\n19. Wacana Penderita TBC Jadi Penerima Manfaat Program MBG\n20. Bahlil Bentuk Tim Pengadaan Lintas Instansi\n21. PLN Pastikan Sistem Listrik di Jawa Terus Diperkuat\n22. Zulhas Tegaskan Larangan Pembuangan Sampah Secara Terbuka\n23. Puluhan Ton Limbah Rumah Tangga Sumbat Aliran Sungai\n24. Ancaman Polusi Jakarta yang Berdampak Buruk\n25. Perpres 26/2026: Senjata Baru Indonesia Jaga Pasokan Energi\n26. MBG Memberikan Semangat dan Penghasilan bagi Masyarakat\n27. MBG Jadi Instrumen Peningkatan SDM dan Penguatan Ekonomi\n28. Gerakan Nasional \"Ayo Muliakan Sungai\"\n29. Kawal Akuntabilitas Program Hunian Rakyat\n30. Jalan HR Rasuna Said Hadir dengan Wajah Baru\n31. Stasiun KRL JIS Diresmikan oleh Menhub dan Gubernur DKI\n32. Mengasah Mimpi di Sekolah Unggul Garuda\n33. Masjid Abdullah Bin Abbas, Saksi Keteguhan di Kota Harapan\n34. Haji 2026 Lancar, Pemerintah Pangkas Masa Tunggu dan Tingkatkan Layanan\n35. Penembakan di Sekolah Menengah Filipina Tewaskan 3 Siswa\n36. Mobil di Gaza Dihantam Rudal, 3 Tewas\n37. Selat Hormuz Mulai Beroperasi Terbatas\n38. Lawan Rasisme, Warga Paris Turun ke Jalan\n39. Kucing Peramal Prediksi Kolombia Menang\n40. Bebek Viral Piala Dunia Daftarkan Hak Merek\n41. Panen Besar Leci Banjiri Jalan di Utara Vietnam\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #Prabowo #MBG #Haji2026 #PialaDunia2026 #BeritaTerkini #IndonesiaMaju\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "fLeXNmpeInI"}}, {"key": "@RepublicWorld", "attributes": {"label": "@RepublicWorld", "x": 578.537053497045, "y": 834.4669618912798, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "nmelQ5sdiBM", "id": "@RepublicWorld", "source": "youtube-000001", "content": "Gejolak Global & Ancaman Keamanan\": Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval Membuka Pertemuan Mej...\n\nDi bawah kepemimpinan India, Penasihat Keamanan Nasional (NSA) Ajit Doval menyampaikan pidato pada Pertemuan Penasihat Keamanan Nasional dan pejabat tinggi BRICS ke-16. Pertemuan meja bundar ini, yang diadakan di tengah ketidakpastian geopolitik global, konflik militer, dan tekanan ekonomi, menghadirkan kepala delegasi dari India, Brasil, Tiongkok, Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab.\n\nSaksikan pidato lengkap yang menyoroti strategi kerja sama bersama BRICS dalam menghadapi tantangan keamanan non-tradisional, termasuk ancaman siber, terorisme, dan munculnya teknologi disruptif, serta diskusi penting tentang reformasi tata kelola global.\n\n#BRICS2026 #AjitDoval #KeamananNasional #KepemimpinanIndia #BRICSNSA #Tata KelolaGlobal #KeamananSiber #KontraTerorisme #KebijakanLuarNegeri #Geopolitik #BeritaIndia #HubunganInternasional\n#RepublicWorld #RepublicTV #BeritaTerbaru #RepublicNews #BeritaIndia #BeritaLangsung #RepublicExclusive #RepublicWorldLive #ArnabGoswami #RepublicDigital #BangsaPertama\n\nTonton Lebih Banyak ➡️ Video Di:    /   \n\nKunjungi Sekarang ➡️ Kisah Lengkap Di: https://www.republicworld.com\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nRepublic TV adalah saluran berita berbahasa Inggris nomor 1 di India sejak diluncurkan. Saksikan saluran YouTube Republic untuk mendapatkan semua berita terkini, berita LIVE, video, dan perspektif dari jajaran reporter, pembawa acara, dan produser Republic Media Network yang tersebar di seluruh India dan dunia. Saksikan Republic untuk debat Arnab Goswami yang paling banyak ditonton. Republic TV membuat berita dapat diakses setiap saat dan di berbagai perangkat. Di Republic, kami selalu memberikan Anda berita terkini tentang dunia politik, olahraga, hiburan, bisnis, pertahanan, sains, kesehatan, gaya hidup, gadget, dan banyak lagi.\n\nKami percaya pada mengungkap cerita dan memecah keheningan. Tetapi yang terpenting, bagi kami ‘Anda adalah Republic, Kami adalah Suara Anda.’\n\n🌟 Jangan hanya menonton berita—HIDUPKAN BERITA bersama Republic!\n\nDari berita utama hingga momen di balik layar, ikuti kami di mana saja:\n\n🌐 Situs web: www.republicworld.com\n👍 Facebook:   / republicworld  \n🐦 Twitter:   / republic  \n📸 Instagram:   / republicworld  \n📢 Telegram: https://t.me/RepublicLive\n\n📱 Saluran WhatsApp:\n💬 Digital: https://whatsapp.com/channel/0029VaAL...\n💬 Dunia: https://whatsapp.com/channel/0029Va1w...\n\nPenafian: Republic Media Network dapat menyediakan konten melalui situs web, sistem operasi, platform, dan portal pihak ketiga (‘Platform Pihak Ketiga’). Republic tidak mengontrol dan tidak bertanggung jawab atas Platform Pihak Ketiga, termasuk konten yang dihosting, iklan, keamanan, fungsionalitas, pengoperasian, atau ketersediaan.", "post_id": "nmelQ5sdiBM"}}, {"key": "republicdefence", "attributes": {"label": "republicdefence", "x": 315.04709945701705, "y": 183.14063301374438, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nmelQ5sdiBM", "id": "republicdefence", "source": "youtube-000001", "content": "Gejolak Global & Ancaman Keamanan\": Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval Membuka Pertemuan Mej...\n\nDi bawah kepemimpinan India, Penasihat Keamanan Nasional (NSA) Ajit Doval menyampaikan pidato pada Pertemuan Penasihat Keamanan Nasional dan pejabat tinggi BRICS ke-16. Pertemuan meja bundar ini, yang diadakan di tengah ketidakpastian geopolitik global, konflik militer, dan tekanan ekonomi, menghadirkan kepala delegasi dari India, Brasil, Tiongkok, Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab.\n\nSaksikan pidato lengkap yang menyoroti strategi kerja sama bersama BRICS dalam menghadapi tantangan keamanan non-tradisional, termasuk ancaman siber, terorisme, dan munculnya teknologi disruptif, serta diskusi penting tentang reformasi tata kelola global.\n\n#BRICS2026 #AjitDoval #KeamananNasional #KepemimpinanIndia #BRICSNSA #Tata KelolaGlobal #KeamananSiber #KontraTerorisme #KebijakanLuarNegeri #Geopolitik #BeritaIndia #HubunganInternasional\n#RepublicWorld #RepublicTV #BeritaTerbaru #RepublicNews #BeritaIndia #BeritaLangsung #RepublicExclusive #RepublicWorldLive #ArnabGoswami #RepublicDigital #BangsaPertama\n\nTonton Lebih Banyak ➡️ Video Di:    /   \n\nKunjungi Sekarang ➡️ Kisah Lengkap Di: https://www.republicworld.com\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nRepublic TV adalah saluran berita berbahasa Inggris nomor 1 di India sejak diluncurkan. Saksikan saluran YouTube Republic untuk mendapatkan semua berita terkini, berita LIVE, video, dan perspektif dari jajaran reporter, pembawa acara, dan produser Republic Media Network yang tersebar di seluruh India dan dunia. Saksikan Republic untuk debat Arnab Goswami yang paling banyak ditonton. Republic TV membuat berita dapat diakses setiap saat dan di berbagai perangkat. Di Republic, kami selalu memberikan Anda berita terkini tentang dunia politik, olahraga, hiburan, bisnis, pertahanan, sains, kesehatan, gaya hidup, gadget, dan banyak lagi.\n\nKami percaya pada mengungkap cerita dan memecah keheningan. Tetapi yang terpenting, bagi kami ‘Anda adalah Republic, Kami adalah Suara Anda.’\n\n🌟 Jangan hanya menonton berita—HIDUPKAN BERITA bersama Republic!\n\nDari berita utama hingga momen di balik layar, ikuti kami di mana saja:\n\n🌐 Situs web: www.republicworld.com\n👍 Facebook:   / republicworld  \n🐦 Twitter:   / republic  \n📸 Instagram:   / republicworld  \n📢 Telegram: https://t.me/RepublicLive\n\n📱 Saluran WhatsApp:\n💬 Digital: https://whatsapp.com/channel/0029VaAL...\n💬 Dunia: https://whatsapp.com/channel/0029Va1w...\n\nPenafian: Republic Media Network dapat menyediakan konten melalui situs web, sistem operasi, platform, dan portal pihak ketiga (‘Platform Pihak Ketiga’). Republic tidak mengontrol dan tidak bertanggung jawab atas Platform Pihak Ketiga, termasuk konten yang dihosting, iklan, keamanan, fungsionalitas, pengoperasian, atau ketersediaan.", "post_id": "nmelQ5sdiBM"}}, {"key": "@Firstpost", "attributes": {"label": "@Firstpost", "x": 477.82485652187233, "y": 630.1318552112222, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "suGqH-hJ-bo", "id": "@Firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Hampir Setengah Orang Amerika Berbicara dengan AI Setiap Hari Tapi Masih Tidak Percaya | Firstpos...\n\nSurvei terbaru Pew Research mengungkap hubungan aneh Amerika dengan kecerdasan buatan (AI). Hampir setengah dari orang dewasa AS kini menggunakan chatbot AI setiap hari — meningkat tajam dari tahun 2024. Namun, kepercayaan telah runtuh dengan cepat. Sebagian besar warga Amerika percaya bahwa AI berkembang terlalu cepat, akan membuat data mereka kurang aman, dan pada akhirnya akan membahayakan masyarakat. Sebuah jajak pendapat bahkan menemukan peringkat popularitas AI lebih buruk daripada Donald Trump dan ICE. Kami menguraikan data tersebut — dan apa artinya bagi negara yang tidak dapat berhenti menggunakan sesuatu yang tidak mereka percayai. Cary Johnston akan memberi tahu Anda lebih lanjut di Firstpost America.\n\nBerita AI Terbaru | Tren AI AS | Firstpost America | Cary Johnston | Perang | Geopolitik | Ekonomi Global | Firstpost | Berita Dunia | Berita Terbaru | Berita Global | Berita Internasional | Berita Terkini\n\n#usaiuse #kecerdasanbuatan #aichatbot #firstpostamerica #caryjohnston #perang #geopolitik #ekonomi #firstpost #beritadunia #beritaterbaru #beritaglobal #beritainternasional #beritaterkini\n\nFirstpost adalah situs berita dan media India. Dapatkan semua opini tajam, analisis mendalam, dan cerita visual lainnya yang penting bagi Anda dan dunia di sini, di saluran ini.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan saat kami siaran langsung.\n\n   /    \r\n\r\n\r\nIkuti Firstpost di Instagram:\r\n  / firstpost   \r\n\r\n\r\nIkuti Pos Pertama di Facebook:\r\n  / firstpostin   \r\n\r\n\r\nIkuti Firstpost di X:\r\n  / firstpost   \r\n\r\n\r\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\r\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "suGqH-hJ-bo"}}, {"key": "firstpost", "attributes": {"label": "firstpost", "x": 389.6628962211337, "y": 98.19704792457917, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "suGqH-hJ-bo", "id": "firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Hampir Setengah Orang Amerika Berbicara dengan AI Setiap Hari Tapi Masih Tidak Percaya | Firstpos...\n\nSurvei terbaru Pew Research mengungkap hubungan aneh Amerika dengan kecerdasan buatan (AI). Hampir setengah dari orang dewasa AS kini menggunakan chatbot AI setiap hari — meningkat tajam dari tahun 2024. Namun, kepercayaan telah runtuh dengan cepat. Sebagian besar warga Amerika percaya bahwa AI berkembang terlalu cepat, akan membuat data mereka kurang aman, dan pada akhirnya akan membahayakan masyarakat. Sebuah jajak pendapat bahkan menemukan peringkat popularitas AI lebih buruk daripada Donald Trump dan ICE. Kami menguraikan data tersebut — dan apa artinya bagi negara yang tidak dapat berhenti menggunakan sesuatu yang tidak mereka percayai. Cary Johnston akan memberi tahu Anda lebih lanjut di Firstpost America.\n\nBerita AI Terbaru | Tren AI AS | Firstpost America | Cary Johnston | Perang | Geopolitik | Ekonomi Global | Firstpost | Berita Dunia | Berita Terbaru | Berita Global | Berita Internasional | Berita Terkini\n\n#usaiuse #kecerdasanbuatan #aichatbot #firstpostamerica #caryjohnston #perang #geopolitik #ekonomi #firstpost #beritadunia #beritaterbaru #beritaglobal #beritainternasional #beritaterkini\n\nFirstpost adalah situs berita dan media India. Dapatkan semua opini tajam, analisis mendalam, dan cerita visual lainnya yang penting bagi Anda dan dunia di sini, di saluran ini.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan saat kami siaran langsung.\n\n   /    \r\n\r\n\r\nIkuti Firstpost di Instagram:\r\n  / firstpost   \r\n\r\n\r\nIkuti Pos Pertama di Facebook:\r\n  / firstpostin   \r\n\r\n\r\nIkuti Firstpost di X:\r\n  / firstpost   \r\n\r\n\r\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\r\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "suGqH-hJ-bo"}}, {"key": "@TVPWorldNews", "attributes": {"label": "@TVPWorldNews", "x": 911.393456669079, "y": 350.69394767228914, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Cp80wtPeatc", "id": "@TVPWorldNews", "source": "youtube-000001", "content": "Ukraina kembali serang kilang minyak Moskow | Berita TVP World\n\nBerita utama kami:\n\nPARA PEMIMPIN EROPA BERTEMU DI BRUSSELS\nPara pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels untuk KTT dua hari. Perang Rusia di Ukraina, dampak perlambatan ekonomi China, dan anggaran jangka panjang blok tersebut selanjutnya menjadi agenda utama.\n\nKILANG MINYAK MOSKOW DISERANG UNTUK KEDUA KALINYA\nKilang Minyak Moskow diserang untuk kedua kalinya minggu ini karena Ukraina melanjutkan kampanyenya melawan infrastruktur energi Rusia. Sementara itu, Rusia melancarkan serangan lain semalam terhadap Ukraina dengan drone dan rudal balistik.\n\nAS MENGKRITIK SEKUTU NATO TETAPI MEMPERTIMBANGKAN PANGKALAN DI POLANDIA\nBerbicara pada pertemuan para menteri pertahanan di Brussels, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan kembali pernyataan Donald Trump sebelumnya dan mengkritik pengeluaran militer negara-negara anggota Eropa dan tanggapan mereka terhadap konflik dengan Iran. Meskipun retorika Washington keras, Menteri Pertahanan Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz mengatakan AS telah merespons secara positif proposal Polandia untuk mendirikan pangkalan militer Amerika permanen di negara tersebut.\n\n🔴 Saksikan siaran langsung 24/7 kami - https://youtube.com/live/UFrlr77yff8\n\nMenyajikan semua berita dan pembaruan harian terbaru, TVP World adalah saluran berbahasa Inggris pertama di Polandia tempat Anda dapat menemukan berita dunia dari perspektif Polandia dan berita terbaru dari kawasan Eropa Tengah dan Timur. Ikuti kami di Twitter, Facebook, Instagram.\n\nhttps://tvpworld.com/ \n  / tvpworldcom   \n  / tvpworld_com   \n  / tvp_world  \nhttps://www.threads.net/\nhttps://bsky.app/profile/tvpworld.bsk...\n  / tvpworld.com  \nhttps://t.me/tvp_world\n\n#Ukraina #Rusia #Perang", "post_id": "Cp80wtPeatc"}}, {"key": "tvp_world", "attributes": {"label": "tvp_world", "x": 825.571548679231, "y": 977.2260323271516, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2579, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Cp80wtPeatc", "id": "tvp_world", "source": "youtube-000001", "content": "Ukraina kembali serang kilang minyak Moskow | Berita TVP World\n\nBerita utama kami:\n\nPARA PEMIMPIN EROPA BERTEMU DI BRUSSELS\nPara pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels untuk KTT dua hari. Perang Rusia di Ukraina, dampak perlambatan ekonomi China, dan anggaran jangka panjang blok tersebut selanjutnya menjadi agenda utama.\n\nKILANG MINYAK MOSKOW DISERANG UNTUK KEDUA KALINYA\nKilang Minyak Moskow diserang untuk kedua kalinya minggu ini karena Ukraina melanjutkan kampanyenya melawan infrastruktur energi Rusia. Sementara itu, Rusia melancarkan serangan lain semalam terhadap Ukraina dengan drone dan rudal balistik.\n\nAS MENGKRITIK SEKUTU NATO TETAPI MEMPERTIMBANGKAN PANGKALAN DI POLANDIA\nBerbicara pada pertemuan para menteri pertahanan di Brussels, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan kembali pernyataan Donald Trump sebelumnya dan mengkritik pengeluaran militer negara-negara anggota Eropa dan tanggapan mereka terhadap konflik dengan Iran. Meskipun retorika Washington keras, Menteri Pertahanan Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz mengatakan AS telah merespons secara positif proposal Polandia untuk mendirikan pangkalan militer Amerika permanen di negara tersebut.\n\n🔴 Saksikan siaran langsung 24/7 kami - https://youtube.com/live/UFrlr77yff8\n\nMenyajikan semua berita dan pembaruan harian terbaru, TVP World adalah saluran berbahasa Inggris pertama di Polandia tempat Anda dapat menemukan berita dunia dari perspektif Polandia dan berita terbaru dari kawasan Eropa Tengah dan Timur. Ikuti kami di Twitter, Facebook, Instagram.\n\nhttps://tvpworld.com/ \n  / tvpworldcom   \n  / tvpworld_com   \n  / tvp_world  \nhttps://www.threads.net/\nhttps://bsky.app/profile/tvpworld.bsk...\n  / tvpworld.com  \nhttps://t.me/tvp_world\n\n#Ukraina #Rusia #Perang", "post_id": "Cp80wtPeatc"}}, {"key": "@kitco", "attributes": {"label": "@kitco", "x": 922.1069115114524, "y": 288.7168186567249, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.734, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "@kitco", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "JeremySzafron", "x": 371.00215178193355, "y": 169.691907331168, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "JeremySzafron", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "KitcoNewsNOW", "x": 23.325294977333378, "y": 669.0670654791584, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "KitcoNewsNOW", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "EconguyRosie", "x": 766.4196273839719, "y": 108.14497800278599, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "EconguyRosie", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}], "edges": [{"key": "ASyadily", "source": "ASyadily", "target": "EddieFisher_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ASyadily", "source": "ASyadily", "target": "EddieFisher_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kalelfarrel97", "source": "Kalelfarrel97", "target": "KRathalos97", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kalelfarrel97", "source": "Kalelfarrel97", "target": "KRathalos97", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kalelfarrel97", "source": "Kalelfarrel97", "target": "SvenKjellberg2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Brehappens", "source": "Brehappens", "target": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "modusaceh", "source": "modusaceh", "target": "modusaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "fahmyradhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "ugm.yogyakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "prasasticenter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kuneatif_id", "source": "@kuneatif_id", "target": "kuneatifid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@apt_news", "source": "@apt_news", "target": "apt_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "source": "@ProfGMarkets", "target": "profgmarkets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "source": "@ProfGMarkets", "target": "edwardelson", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RepublicWorld", "source": "@RepublicWorld", "target": "republicdefence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TVPWorldNews", "source": "@TVPWorldNews", "target": "tvp_world", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}