{"nodes": [{"key": "OpungT11945", "attributes": {"label": "OpungT11945", "x": 507.5318988931956, "y": 453.9005035472261, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069565703062184138", "id": "OpungT11945", "source": "retweet-000002", "content": "4 negara Islam yang punya mobnas sendiri:\n\n1. Iran, ekspor ke Rusia, Irak, Azerbaijan. Impor mobil dikenakan pajak 100%…", "post_id": "2069565703062184138"}}, {"key": "dancersejati07", "attributes": {"label": "dancersejati07", "x": 944.8547266204926, "y": 96.5762019109776, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 38.7609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2069565703062184138", "id": "dancersejati07", "source": "retweet-000002", "content": "4 negara Islam yang punya mobnas sendiri:\n\n1. Iran, ekspor ke Rusia, Irak, Azerbaijan. Impor mobil dikenakan pajak 100%…", "post_id": "2069565703062184138"}}, {"key": "DasmondDahry", "attributes": {"label": "DasmondDahry", "x": 584.5846854295065, "y": 124.73601198869066, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069766858291769597", "id": "DasmondDahry", "source": "retweet-000002", "content": "4 negara Islam yang punya mobnas sendiri:\n\n1. Iran, ekspor ke Rusia, Irak, Azerbaijan. Impor mobil dikenakan pajak 100%…", "post_id": "2069766858291769597"}}, {"key": "modusaceh", "attributes": {"label": "modusaceh", "x": 379.80514679691646, "y": 915.3527131783949, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 139.6781, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926629121220772068_3556192377", "id": "modusaceh", "source": "instagram-000001", "content": "MODUSACEH.CO, Jakarta | Negara ini berperan kunci dalam stabilitas harga minyak global di tengah konflik Iran. Namun bukan negara-negara Arab atau Amerika Serikat (AS).\n\nYa, China kini menjadi pemain kunci yang menentukan arah harga minyak dunia. Bahkan saat AS dan Iran telah bernegosiasi untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan arus pasokan minyak dari Timur Tengah.\n\n\"China telah memainkan peran penting untuk meredam dampak bagi seluruh Asia dan pada akhirnya membantu menahan tekanan terhadap perekonomian global,\" ujar Kepala Ember, Daan Walter, seperti dikutip CNN International, Selasa (23/6/2026).\n\nSelama perang Iran yang telah mengganggu akses lebih dari 11 juta barel minyak per hari, China mengambil berbagai langkah untuk menjaga ketahanan energinya. Negeri Tirai Bambu memangkas impor, memanfaatkan cadangan minyak dalam jumlah besar, serta mempercepat penggunaan energi bersih untuk menekan dampak lonjakan harga energi di dalam negeri.\n\nLangkah tersebut ikut memengaruhi pasar global. Meski gangguan pasokan minyak dunia diperkirakan telah melampaui 1 miliar barel dan sejumlah analis sempat memproyeksikan harga minyak bisa melonjak hingga US$200 atau sekitar Rp3,56 juta per barel, harga minyak justru bertahan relatif stabil.\n\nPada Senin, misalnya, harga minyak mentah Brent turun di bawah US$78 atau sekitar Rp1,39 juta per barel seiring harapan Selat Hormuz segera kembali beroperasi normal. Sebagai perbandingan, harga Brent sempat berada di bawah US$70 atau Rp1,25 juta per barel sebelum serangan AS dan Israel ke Iran, lalu melonjak ke puncak empat tahun di level US$114 atau sekitar Rp2,03 juta per barel pada awal Mei.\n\nSumber: cnbcindonesia.com\n\nLink berita selengkapnya ada di bio profil \n\n#modusaceh #berita #beritaaceh #beritanasional", "post_id": "3926629121220772068_3556192377"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 20.202989938921778, "y": 820.9206420341962, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 139.6781, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926322563678321957_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Macquarie Group Ltd. memangkas proyeksi harga minyak Brent menjadi rata-rata US$77 per barel pada 2026 dari sebelumnya US$89 karena pasokan minyak Timur Tengah diperkirakan lebih cepat pulih seiring meredanya konflik.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#Macquarie #HargaMinyakBrent #BloombergTechnoz", "post_id": "3926322563678321957_51748745734"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 145.5681546938301, "y": 182.05052549466438, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "432781620563594_1501448955112254", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Harga minyak mentah ditutup melemah sekitar 1 persen pada perdagangan Selasa (23/6/2026) seiring investor mencermati perkembangan arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz setelah muncul tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.\n\nKontrak berjangka (futures) Brent ditutup turun 1,1 persen menjadi USD77,08 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir melemah 65 sen atau 0,9 persen menjadi USD73,21 per barel.\n\nKedua acuan harga minyak tersebut sempat menyentuh level terendah dalam hampir empat bulan pada perdagangan Selasa.\n\nHarga minyak terus melanjutkan tren penurunan setelah anjlok 3 persen pada Senin.\n\nPelemahan terjadi setelah AS memberikan pengabaian sanksi terhadap Iran selama 60 hari usai pembicaraan damai awal, serta laporan mengenai meredanya konflik di Lebanon sebagai bagian dari kesepakatan yang lebih luas.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-minyak-turun-1-persen-investor-cermati-dampak-pembicaraan-damai-as-iran\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #minyak #hargaminyak #investor", "post_id": "432781620563594_1501448955112254"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 198.85869892064022, "y": 150.12996119844468, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "432781620563594_1501448955112254", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Harga minyak mentah ditutup melemah sekitar 1 persen pada perdagangan Selasa (23/6/2026) seiring investor mencermati perkembangan arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz setelah muncul tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.\n\nKontrak berjangka (futures) Brent ditutup turun 1,1 persen menjadi USD77,08 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir melemah 65 sen atau 0,9 persen menjadi USD73,21 per barel.\n\nKedua acuan harga minyak tersebut sempat menyentuh level terendah dalam hampir empat bulan pada perdagangan Selasa.\n\nHarga minyak terus melanjutkan tren penurunan setelah anjlok 3 persen pada Senin.\n\nPelemahan terjadi setelah AS memberikan pengabaian sanksi terhadap Iran selama 60 hari usai pembicaraan damai awal, serta laporan mengenai meredanya konflik di Lebanon sebagai bagian dari kesepakatan yang lebih luas.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-minyak-turun-1-persen-investor-cermati-dampak-pembicaraan-damai-as-iran\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #minyak #hargaminyak #investor", "post_id": "432781620563594_1501448955112254"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 169.12066315822338, "y": 403.6962332234989, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 820.1458352624282, "y": 253.7152529541269, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.496, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 726.254339385088, "y": 75.09155754032415, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.496, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 105.09352717425247, "y": 455.09610287549594, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.496, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 60.80994976790277, "y": 914.2308080875964, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.496, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 764.5465216359821, "y": 111.52089564328126, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.496, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 82.38440251058343, "y": 110.57212818106899, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.496, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "c0pjIsEQ0aE", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Turun ke Level Terendah Sejak Sebelum Perang Iran Dimulai | IDXC UPDATE\n\nHarga minyak dunia turun ke level terendah sejak sebelum konflik Iran pecah setelah kekhawatiran gangguan pasokan mereda. Minyak Brent turun 4,3% menjadi USD73,74 per barel, sementara WTI melemah 3,9% ke USD70,34 per barel. Penurunan dipicu normalisasi arus pengiriman minyak di Selat Hormuz, kembalinya kapal tanker beroperasi, serta prospek peningkatan ekspor minyak Iran yang menambah pasokan di pasar global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "c0pjIsEQ0aE"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "@yonhapnewstv23", "x": 778.3394433439037, "y": 685.2070659727339, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "P1XZfg9EUwc", "id": "@yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minuman dan Makanan Terus Melonjak… Inflasi Pangan Kembali 'Goyah' / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nKenaikan harga terus berlanjut di seluruh industri makanan, mulai dari minuman hingga makan di luar.\n\nDengan nilai tukar yang tinggi, kenaikan harga minyak internasional, dan meningkatnya beban biaya bahan baku, kekhawatiran tentang harga makanan kembali muncul.\n\nLaporan oleh Reporter Han Ji-yi.\n\n[Reporter]\n\nMinuman berkarbonasi dan produk kopi yang dipajang di rak minuman di sebuah supermarket.\n\nBaru-baru ini, berita tentang kenaikan harga terus berdatangan di industri makanan dan minuman.\n\nMulai tanggal 26, Lotte Chilsung Beverage akan menaikkan harga pabrik untuk 44 item di 12 merek, termasuk Chilsung Cider dan Pepsi-Cola, rata-rata sebesar 5,3% untuk pertama kalinya dalam dua tahun.\n\nMega MGC Coffee menaikkan harga tiga jenis Kopi Halmega masing-masing sebesar 200 won, dan Ediya Coffee juga menaikkan harga beberapa produk hingga 15,2%.\n\nIndustri restoran pun tidak terkecuali.\n\nBorn Korea menaikkan harga menu rata-rata 11% di 11 merek, termasuk Yeokjeon Udon, Hanshin Pocha, dan Rolling Pasta, sementara Dongdaemun Yeopgi Tteokbokki memutuskan untuk menaikkan harga semua produknya sekitar 7% untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.\n\nGoobne Chicken juga menghadapi kontroversi terkait apa yang disebut \"shrinkflation,\" praktik mengurangi ukuran porsi tanpa menaikkan harga, seperti dengan mengurangi berat beberapa menu ayam tanpa tulang.\n\nIndustri menjelaskan bahwa beban biaya telah mencapai batasnya karena kenaikan harga minyak internasional, nilai tukar, dan biaya bahan baku.\n\nFaktanya, harga aluminium internasional telah naik sekitar 50% dibandingkan tahun lalu, dan harga nafta, bahan baku untuk plastik, telah meningkat lebih dari 60%.\n\nPara ahli khawatir bahwa jika ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan nilai tukar yang tinggi terus berlanjut, bahkan perusahaan yang saat ini bertahan pun mungkin mulai menyesuaikan harga, yang berpotensi meningkatkan beban harga pangan di paruh kedua tahun ini. [Lee Eun-hee / Profesor Emeritus, Departemen Studi Konsumen, Universitas Inha] \"Ada faktor yang berkontribusi terhadap inflasi akibat tingginya harga bensin. Sebagian besar bahan makanan di negara kita diimpor. Terlihat bahwa nilai tukar yang tinggi memberikan tekanan signifikan pada kenaikan harga pangan.\"\n\nKarena tekanan kenaikan harga menyebar ke seluruh industri, ketidakstabilan harga pangan diperkirakan akan berlanjut untuk sementara waktu.\n\nIni adalah Han Ji-yi dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Song Ah-hae]\n\n[Grafis: Lee Eun-byeol]\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal berita Korea: Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "P1XZfg9EUwc"}}, {"key": "docu", "attributes": {"label": "docu", "x": 764.8816508606512, "y": 301.9422022538363, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4041, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "P1XZfg9EUwc", "id": "docu", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minuman dan Makanan Terus Melonjak… Inflasi Pangan Kembali 'Goyah' / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nKenaikan harga terus berlanjut di seluruh industri makanan, mulai dari minuman hingga makan di luar.\n\nDengan nilai tukar yang tinggi, kenaikan harga minyak internasional, dan meningkatnya beban biaya bahan baku, kekhawatiran tentang harga makanan kembali muncul.\n\nLaporan oleh Reporter Han Ji-yi.\n\n[Reporter]\n\nMinuman berkarbonasi dan produk kopi yang dipajang di rak minuman di sebuah supermarket.\n\nBaru-baru ini, berita tentang kenaikan harga terus berdatangan di industri makanan dan minuman.\n\nMulai tanggal 26, Lotte Chilsung Beverage akan menaikkan harga pabrik untuk 44 item di 12 merek, termasuk Chilsung Cider dan Pepsi-Cola, rata-rata sebesar 5,3% untuk pertama kalinya dalam dua tahun.\n\nMega MGC Coffee menaikkan harga tiga jenis Kopi Halmega masing-masing sebesar 200 won, dan Ediya Coffee juga menaikkan harga beberapa produk hingga 15,2%.\n\nIndustri restoran pun tidak terkecuali.\n\nBorn Korea menaikkan harga menu rata-rata 11% di 11 merek, termasuk Yeokjeon Udon, Hanshin Pocha, dan Rolling Pasta, sementara Dongdaemun Yeopgi Tteokbokki memutuskan untuk menaikkan harga semua produknya sekitar 7% untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.\n\nGoobne Chicken juga menghadapi kontroversi terkait apa yang disebut \"shrinkflation,\" praktik mengurangi ukuran porsi tanpa menaikkan harga, seperti dengan mengurangi berat beberapa menu ayam tanpa tulang.\n\nIndustri menjelaskan bahwa beban biaya telah mencapai batasnya karena kenaikan harga minyak internasional, nilai tukar, dan biaya bahan baku.\n\nFaktanya, harga aluminium internasional telah naik sekitar 50% dibandingkan tahun lalu, dan harga nafta, bahan baku untuk plastik, telah meningkat lebih dari 60%.\n\nPara ahli khawatir bahwa jika ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan nilai tukar yang tinggi terus berlanjut, bahkan perusahaan yang saat ini bertahan pun mungkin mulai menyesuaikan harga, yang berpotensi meningkatkan beban harga pangan di paruh kedua tahun ini. [Lee Eun-hee / Profesor Emeritus, Departemen Studi Konsumen, Universitas Inha] \"Ada faktor yang berkontribusi terhadap inflasi akibat tingginya harga bensin. Sebagian besar bahan makanan di negara kita diimpor. Terlihat bahwa nilai tukar yang tinggi memberikan tekanan signifikan pada kenaikan harga pangan.\"\n\nKarena tekanan kenaikan harga menyebar ke seluruh industri, ketidakstabilan harga pangan diperkirakan akan berlanjut untuk sementara waktu.\n\nIni adalah Han Ji-yi dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Song Ah-hae]\n\n[Grafis: Lee Eun-byeol]\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal berita Korea: Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "P1XZfg9EUwc"}}, {"key": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "yonhapnewstv23", "x": 843.9539133382897, "y": 385.77349423525465, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4041, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "P1XZfg9EUwc", "id": "yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minuman dan Makanan Terus Melonjak… Inflasi Pangan Kembali 'Goyah' / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nKenaikan harga terus berlanjut di seluruh industri makanan, mulai dari minuman hingga makan di luar.\n\nDengan nilai tukar yang tinggi, kenaikan harga minyak internasional, dan meningkatnya beban biaya bahan baku, kekhawatiran tentang harga makanan kembali muncul.\n\nLaporan oleh Reporter Han Ji-yi.\n\n[Reporter]\n\nMinuman berkarbonasi dan produk kopi yang dipajang di rak minuman di sebuah supermarket.\n\nBaru-baru ini, berita tentang kenaikan harga terus berdatangan di industri makanan dan minuman.\n\nMulai tanggal 26, Lotte Chilsung Beverage akan menaikkan harga pabrik untuk 44 item di 12 merek, termasuk Chilsung Cider dan Pepsi-Cola, rata-rata sebesar 5,3% untuk pertama kalinya dalam dua tahun.\n\nMega MGC Coffee menaikkan harga tiga jenis Kopi Halmega masing-masing sebesar 200 won, dan Ediya Coffee juga menaikkan harga beberapa produk hingga 15,2%.\n\nIndustri restoran pun tidak terkecuali.\n\nBorn Korea menaikkan harga menu rata-rata 11% di 11 merek, termasuk Yeokjeon Udon, Hanshin Pocha, dan Rolling Pasta, sementara Dongdaemun Yeopgi Tteokbokki memutuskan untuk menaikkan harga semua produknya sekitar 7% untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.\n\nGoobne Chicken juga menghadapi kontroversi terkait apa yang disebut \"shrinkflation,\" praktik mengurangi ukuran porsi tanpa menaikkan harga, seperti dengan mengurangi berat beberapa menu ayam tanpa tulang.\n\nIndustri menjelaskan bahwa beban biaya telah mencapai batasnya karena kenaikan harga minyak internasional, nilai tukar, dan biaya bahan baku.\n\nFaktanya, harga aluminium internasional telah naik sekitar 50% dibandingkan tahun lalu, dan harga nafta, bahan baku untuk plastik, telah meningkat lebih dari 60%.\n\nPara ahli khawatir bahwa jika ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan nilai tukar yang tinggi terus berlanjut, bahkan perusahaan yang saat ini bertahan pun mungkin mulai menyesuaikan harga, yang berpotensi meningkatkan beban harga pangan di paruh kedua tahun ini. [Lee Eun-hee / Profesor Emeritus, Departemen Studi Konsumen, Universitas Inha] \"Ada faktor yang berkontribusi terhadap inflasi akibat tingginya harga bensin. Sebagian besar bahan makanan di negara kita diimpor. Terlihat bahwa nilai tukar yang tinggi memberikan tekanan signifikan pada kenaikan harga pangan.\"\n\nKarena tekanan kenaikan harga menyebar ke seluruh industri, ketidakstabilan harga pangan diperkirakan akan berlanjut untuk sementara waktu.\n\nIni adalah Han Ji-yi dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Song Ah-hae]\n\n[Grafis: Lee Eun-byeol]\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal berita Korea: Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "P1XZfg9EUwc"}}, {"key": "@13WHAMTVNews", "attributes": {"label": "@13WHAMTVNews", "x": 776.3235510947987, "y": 105.4499205939976, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DwY8shQ24lI", "id": "@13WHAMTVNews", "source": "youtube-000001", "content": "Harga minyak dan gas turun seiring optimisme pembicaraan AS-Iran terkait pembukaan kembali Selat ...\n\nPasar pada hari Selasa tetap optimistis bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran akan menghasilkan pembukaan kembali permanen Selat Hormuz, jalur perdagangan yang digunakan untuk mengangkut seperlima minyak dunia.\n\nHarga bensin rata-rata nasional adalah $3,92 pada hari Selasa, kurang dari satu sen lebih rendah dari hari Senin, menurut AAA. Minyak mentah Brent, patokan internasional untuk harga minyak, berkisar sekitar $77 per barel, sekitar $2 lebih rendah dari harga pembukaan minggu ini.\n\n“Pasar telah mengantisipasi bahwa kesepakatan akan terjadi. Sekarang setelah kesepakatan sedang dalam proses, pasar fokus pada persediaan yang mungkin mulai meningkat,” kata Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan untuk GasBuddy.\n\nEkspor minyak Iran mendapat dorongan pada hari Senin ketika pemerintahan Trump mengumumkan pengecualian 60 hari untuk sanksi minyak Iran. Media pemerintah Iran mengatakan langkah ini \"memenuhi tuntutan Iran\" dan membuka jalan bagi pembicaraan.\n\nLalu lintas di selat telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, menurut data dari perusahaan analitik Kpler. Antara hari Jumat dan Minggu, terjadi 93 penyeberangan. Kpler menyebutkan pencabutan sanksi sebagai \"faktor penting\" yang memungkinkan peningkatan volume lalu lintas, yang masih hanya sebagian kecil dari norma pra-perang yaitu 120 hingga 130 penyeberangan harian.\n\nPenyedia asuransi untuk perusahaan pelayaran adalah pengambil keputusan utama dalam menentukan apakah selat tersebut cukup aman untuk dilintasi awak kapal. Komentar Menteri Energi Chris Wright selama wawancara pada hari Minggu memberikan gambaran sekilas tentang faktor-faktor yang berperan.\n\n“Ada tiga jalur melalui selat tersebut. Ada jalur navigasi tengah yang, sayangnya, telah dipasangi ranjau oleh Iran, jadi jalur itu perlu dibersihkan dari ranjau. Kemudian ada jalur terpisah di utara melalui pulau-pulau Iran yang telah mereka coba paksa kapal untuk melewatinya. Dan kemudian ada jalur selatan yang telah dikawal oleh militer Amerika Serikat selama beberapa minggu,” kata Wright.\n\nNegosiator utama Iran dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan kepada media pemerintah pada hari Selasa bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Iran.\n\nBACA LEBIH LANJUT: https://13wham.com/news/nation-world/...\n_______________\nIkuti terus perkembangan kami di media sosial:\n\n13 WHAM di Facebook:   / 13wham  \n13 WHAM di Twitter:   / 13wham  \n13WHAM di Instagram: https://www.instagram.com/13whamtv/?h...\n13WHAM di TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en\n\nRingkasan Berita Lokal Harian 13 WHAM:    • 13WHAM Local News Digest  \n\nUntuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://13wham.com/\n\nPunya berita? Punya informasi? Kirim langsung ke kami:\n\nEmail kami: news\nHubungi Ruang Berita: (585) 334-8700\n\nWHAM adalah stasiun yang berbasis di New York dan afiliasi ABC Television yang dimiliki dan dioperasikan oleh Deerfield Media, Inc. dan menerima layanan tertentu dari afiliasi Sinclair Broadcast Group. Sinclair Broadcast Group, Inc. adalah salah satu perusahaan penyiaran televisi terbesar dan paling beragam di negara ini saat ini.\n\n#13WHAM #Berita #Rochester #NewYork", "post_id": "DwY8shQ24lI"}}, {"key": "13wham", "attributes": {"label": "13wham", "x": 643.9761637766296, "y": 927.9812528481696, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DwY8shQ24lI", "id": "13wham", "source": "youtube-000001", "content": "Harga minyak dan gas turun seiring optimisme pembicaraan AS-Iran terkait pembukaan kembali Selat ...\n\nPasar pada hari Selasa tetap optimistis bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran akan menghasilkan pembukaan kembali permanen Selat Hormuz, jalur perdagangan yang digunakan untuk mengangkut seperlima minyak dunia.\n\nHarga bensin rata-rata nasional adalah $3,92 pada hari Selasa, kurang dari satu sen lebih rendah dari hari Senin, menurut AAA. Minyak mentah Brent, patokan internasional untuk harga minyak, berkisar sekitar $77 per barel, sekitar $2 lebih rendah dari harga pembukaan minggu ini.\n\n“Pasar telah mengantisipasi bahwa kesepakatan akan terjadi. Sekarang setelah kesepakatan sedang dalam proses, pasar fokus pada persediaan yang mungkin mulai meningkat,” kata Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan untuk GasBuddy.\n\nEkspor minyak Iran mendapat dorongan pada hari Senin ketika pemerintahan Trump mengumumkan pengecualian 60 hari untuk sanksi minyak Iran. Media pemerintah Iran mengatakan langkah ini \"memenuhi tuntutan Iran\" dan membuka jalan bagi pembicaraan.\n\nLalu lintas di selat telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, menurut data dari perusahaan analitik Kpler. Antara hari Jumat dan Minggu, terjadi 93 penyeberangan. Kpler menyebutkan pencabutan sanksi sebagai \"faktor penting\" yang memungkinkan peningkatan volume lalu lintas, yang masih hanya sebagian kecil dari norma pra-perang yaitu 120 hingga 130 penyeberangan harian.\n\nPenyedia asuransi untuk perusahaan pelayaran adalah pengambil keputusan utama dalam menentukan apakah selat tersebut cukup aman untuk dilintasi awak kapal. Komentar Menteri Energi Chris Wright selama wawancara pada hari Minggu memberikan gambaran sekilas tentang faktor-faktor yang berperan.\n\n“Ada tiga jalur melalui selat tersebut. Ada jalur navigasi tengah yang, sayangnya, telah dipasangi ranjau oleh Iran, jadi jalur itu perlu dibersihkan dari ranjau. Kemudian ada jalur terpisah di utara melalui pulau-pulau Iran yang telah mereka coba paksa kapal untuk melewatinya. Dan kemudian ada jalur selatan yang telah dikawal oleh militer Amerika Serikat selama beberapa minggu,” kata Wright.\n\nNegosiator utama Iran dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan kepada media pemerintah pada hari Selasa bahwa selat tersebut tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Iran.\n\nBACA LEBIH LANJUT: https://13wham.com/news/nation-world/...\n_______________\nIkuti terus perkembangan kami di media sosial:\n\n13 WHAM di Facebook:   / 13wham  \n13 WHAM di Twitter:   / 13wham  \n13WHAM di Instagram: https://www.instagram.com/13whamtv/?h...\n13WHAM di TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en\n\nRingkasan Berita Lokal Harian 13 WHAM:    • 13WHAM Local News Digest  \n\nUntuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://13wham.com/\n\nPunya berita? Punya informasi? Kirim langsung ke kami:\n\nEmail kami: news\nHubungi Ruang Berita: (585) 334-8700\n\nWHAM adalah stasiun yang berbasis di New York dan afiliasi ABC Television yang dimiliki dan dioperasikan oleh Deerfield Media, Inc. dan menerima layanan tertentu dari afiliasi Sinclair Broadcast Group. Sinclair Broadcast Group, Inc. adalah salah satu perusahaan penyiaran televisi terbesar dan paling beragam di negara ini saat ini.\n\n#13WHAM #Berita #Rochester #NewYork", "post_id": "DwY8shQ24lI"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "attributes": {"label": "@BloombergPodcasts", "x": 603.6719520511855, "y": 8.07416663552829, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Gj5XiJCmjow", "id": "@BloombergPodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200 | Trumponomics\n\nSelama 100 hari, dunia menyaksikan salah satu jalur pasokan energi terpentingnya terhambat. Kini, seiring meredanya perang Iran, kolumnis Bloomberg Opinion Javier Blas dan Jamie Rush, Direktur Ekonomi Global, membahas seberapa cepat pasar minyak dapat pulih, dan apa yang telah kita pelajari tentang pengaruh China yang semakin besar terhadap permintaan energi global.\n\nTarif, kripto, deregulasi, pemotongan pajak, proteksionisme, hanyalah beberapa hal yang kembali menjadi perhatian ketika Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden. Untuk membantu Anda merencanakan pendekatan ekonomi Trump yang unik, Bloomberg mempersembahkan Trumponomics, sebuah podcast mingguan yang berfokus pada kebijakan dan rencana ekonomi pemerintahan Trump. Kepala redaksi bidang pemerintahan dan ekonomi, Stephanie Flanders, akan bergabung setiap minggu dengan para reporter di Washington D.C. dan Wall Street untuk meneliti bagaimana kebijakan Trump membentuk ekonomi global dan apa yang akan terjadi selanjutnya.\n\nSimak episode Trumponomics lainnya:    • Trumponomics (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video\n\n#Trump #Ekonomi #Politik #Bisnis #Podcast #Bloomberg\n\nMengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200", "post_id": "Gj5XiJCmjow"}}, {"key": "markets", "attributes": {"label": "markets", "x": 583.0752269382901, "y": 486.6267879758954, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gj5XiJCmjow", "id": "markets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200 | Trumponomics\n\nSelama 100 hari, dunia menyaksikan salah satu jalur pasokan energi terpentingnya terhambat. Kini, seiring meredanya perang Iran, kolumnis Bloomberg Opinion Javier Blas dan Jamie Rush, Direktur Ekonomi Global, membahas seberapa cepat pasar minyak dapat pulih, dan apa yang telah kita pelajari tentang pengaruh China yang semakin besar terhadap permintaan energi global.\n\nTarif, kripto, deregulasi, pemotongan pajak, proteksionisme, hanyalah beberapa hal yang kembali menjadi perhatian ketika Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden. Untuk membantu Anda merencanakan pendekatan ekonomi Trump yang unik, Bloomberg mempersembahkan Trumponomics, sebuah podcast mingguan yang berfokus pada kebijakan dan rencana ekonomi pemerintahan Trump. Kepala redaksi bidang pemerintahan dan ekonomi, Stephanie Flanders, akan bergabung setiap minggu dengan para reporter di Washington D.C. dan Wall Street untuk meneliti bagaimana kebijakan Trump membentuk ekonomi global dan apa yang akan terjadi selanjutnya.\n\nSimak episode Trumponomics lainnya:    • Trumponomics (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video\n\n#Trump #Ekonomi #Politik #Bisnis #Podcast #Bloomberg\n\nMengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200", "post_id": "Gj5XiJCmjow"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 742.9995631265175, "y": 883.7006878784983, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gj5XiJCmjow", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200 | Trumponomics\n\nSelama 100 hari, dunia menyaksikan salah satu jalur pasokan energi terpentingnya terhambat. Kini, seiring meredanya perang Iran, kolumnis Bloomberg Opinion Javier Blas dan Jamie Rush, Direktur Ekonomi Global, membahas seberapa cepat pasar minyak dapat pulih, dan apa yang telah kita pelajari tentang pengaruh China yang semakin besar terhadap permintaan energi global.\n\nTarif, kripto, deregulasi, pemotongan pajak, proteksionisme, hanyalah beberapa hal yang kembali menjadi perhatian ketika Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden. Untuk membantu Anda merencanakan pendekatan ekonomi Trump yang unik, Bloomberg mempersembahkan Trumponomics, sebuah podcast mingguan yang berfokus pada kebijakan dan rencana ekonomi pemerintahan Trump. Kepala redaksi bidang pemerintahan dan ekonomi, Stephanie Flanders, akan bergabung setiap minggu dengan para reporter di Washington D.C. dan Wall Street untuk meneliti bagaimana kebijakan Trump membentuk ekonomi global dan apa yang akan terjadi selanjutnya.\n\nSimak episode Trumponomics lainnya:    • Trumponomics (Audio)  \n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video\n\n#Trump #Ekonomi #Politik #Bisnis #Podcast #Bloomberg\n\nMengapa Harga Minyak Tidak Mencapai $200", "post_id": "Gj5XiJCmjow"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "attributes": {"label": "@ProfGMarkets", "x": 466.3381482615714, "y": 763.0051403947872, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "@ProfGMarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "profgmarkets", "attributes": {"label": "profgmarkets", "x": 635.6425100964938, "y": 578.3416863298271, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "profgmarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "edwardelson", "attributes": {"label": "edwardelson", "x": 479.2204529531131, "y": 529.1863112427745, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8564, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3e7VS6poArs", "id": "edwardelson", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Inggris Terhenti\n\nEd Elson bergabung dengan Paul Johnson untuk membahas mengapa Keir Starmer mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan apa yang diungkapkan pengunduran dirinya tentang tantangan yang lebih dalam yang dihadapi ekonomi Inggris. Kemudian, Brian Kersmanc menguraikan bagaimana pasar merespons perkembangan terbaru dalam negosiasi AS-Iran dan apa yang ditunjukkannya untuk harga minyak. Terakhir, Ed menjelaskan mengapa kesulitan Inggris dapat memberikan pelajaran berharga bagi ekonomi lain.\n\nPaul Johnson adalah seorang ekonom dan Rektor The Queen's College di Oxford. Brian Kersmanc adalah Manajer Portofolio di GQG Partners.\n\nCap waktu\n00:00 - Pendahuluan\n00:44 - Informasi Pasar\n01:26 - Keir Starmer Mengundurkan Diri (ft. Paul Johnson)\n11:36 - Jeda Iklan\n12:57 - Pembaruan Iran (ft. Brian Kersmanc)\n24:38 - Jeda Iklan\n26:11 - Brexit & Ekonomi Inggris\n28:34 - Kredit\n\n—\n\nBerlangganan Saluran Youtube Prof G Markets \n   /   \n\nBerlangganan buletin Prof G Markets:\nhttps://links.profgmedia.com/markets-... \n\nPesan \"Notes On Being A Man\" sekarang!\n\nhttps://amzn.to/4nl4VKo\n\nBerlangganan No Mercy / No Malice:\nhttps://links.profgmedia.com/nmnm-yt-...\n\nIkuti Markets di Instagram:\n  / profgmarkets  \n\nIkuti Scott di Instagram:\n  / profgalloway  \n\nIkuti Ed di Instagram, X, dan Substack:\n  / ed_elson_  \n  / edels0n  \nhttps://substack.com/\n\nCatatan: Kami mungkin mendapatkan pendapatan dari beberapa tautan yang kami berikan.", "post_id": "3e7VS6poArs"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 385.50154234557687, "y": 587.5615437357054, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 676.3442854121594, "y": 817.4590929961793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8882, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 775.1756632105079, "y": 644.0998649245688, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8882, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "@kuneatif_id", "attributes": {"label": "@kuneatif_id", "x": 23.570636163623536, "y": 732.6890726080468, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9518, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CqJHmEbu0PA", "id": "@kuneatif_id", "source": "youtube-000001", "content": "KUNEATIF ID - WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE, WFH WFA ( VERSI ORIGINAL )\n\nKUNEATIF ID – WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE (WFH WFA)\n\nLagu ini menggambarkan perubahan cara kerja di era modern ketika teknologi memungkinkan kita tetap produktif tanpa harus selalu berada di kantor.\n\nDi tengah kondisi global yang tidak selalu stabil—mulai dari naiknya harga energi hingga dinamika geopolitik dunia—bangsa Indonesia terus mencari cara agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan efisiensi energi dan mobilitas.\n\nMelalui konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), pekerjaan tetap berjalan, ide tetap lahir, dan produktivitas tetap terjaga.\nVideo ini mengambil latar visual Kota Bekasi, wilayah yang dikenal dengan suasana hijau, gedung gedung tinggi, whoosh, LRT, udara sejuk, berbagai macam wista kuliner dan destinasi hiburan serta menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota yang dinamis.\n\nPesan utama lagu ini adalah:\n✨ Perubahan bukan hambatan, tetapi kesempatan untuk menemukan cara kerja yang lebih adaptif dan efisien.\nTeknologi memungkinkan kita tetap terhubung dari mana saja — dari rumah, dari desa, dari kota, bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.\nSelama ada semangat berkarya, bangsa ini akan terus melaju.\n\nINFORMASI LAGU\nJudul : Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)\nArtis : Kuneatif ID / Barli P. Irawan\nPencipta : Barli P. Irawan\nGenre : Pop Motivational / Modern Pop\nJenis : Original Song\n ===========================\nLIRIK \n\nYeah…\nDunia berubah cepat, strategi harus tepat\nDari layar laptop kita tetap bergerak\nDari smartphone kita tetap berderak\n\nHarga minyak naik, dunia mulai goyah\nSelat Hormuz panas, pasar mulai resah\nDi timur tengah konflik makin membara\nIran dan Amerika saling jaga di udara\nNamun bangsa ini tetap aman siaga\n\nRapat panjang di meja negara\nMencari cara menjaga bangsa\nMobilitas dikurangi perlahan\nTanpa menghentikan roda pekerjaan\n\n[Instrumental]\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nBukan berhenti, ini cara bertahan\nMengubah langkah di tengah tekanan\nTeknologi jadi jalan baru\nAgar negeri tetap melaju\nMenjadikan bangsa semakin maju\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nMeski kerja lewat layar\nDari ruang kecil ide tetap menggelegar\nInternet jadi jalan penghubung\nDari desa sampai kota terhubung\nDari rumah sampai ke dalam gedung\n\nPemerintah ingin kita harus siap\nZaman berubah harus sigap\nTetap produktif dalam berkarya\nWalau ruang kerja berbeda\nProduktivitas tetap terjaga\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nAdaptif dengan dunia digital\nLangkah baru yang rasional\nEfisien menjaga energi\nAgar masa depan terus berdiri\n\nKebijakan ini terasa tepat\nUntuk negeri yang terus melesat\nDi tengah dunia yang tak menentu\nBangsa ini memilih jalan maju\n\nYa Tuhan lindungi negeri ini\nDalam damai dan berkah abadi\nBerikanlah keselamatan bagi kami\nUntuk bangsa yang indah berseri\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\n[Instrumental]\n[Final Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi mimpi tetap besar\nTak perlu macet di jalan berdebu\nEfisien energi untuk masa depan baru.\n\n===========================\n\nDISCLAIMER\n🎼 Lagu “Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)” adalah karya original dari Kuneatif ID.\nLagu ini boleh digunakan secara bebas untuk:\n• Cover lagu\n• Konten video\n• Background musik\n• Proyek kreatif lainnya\nDengan syarat mencantumkan kredit berikut:\nMusic : Kuneatif ID – Work From Home, Work From Anywhere\nCiptaan : Barli Prima Irawan\nDengan mencantumkan kredit, kamu ikut membantu karya ini dikenal lebih luas. 🙏\n\nDUKUNG KUNEATIF ID / Fast Request Lagu\nJika kamu menyukai karya ini, dukung Kuneatif ID agar terus berkarya.\nSaweria\nhttps://saweria.co/Tuju9⁠\nKo-fi\nhttps://ko-fi.com/kunbar⁠\nPayPal\nhttps://www.paypal.com/paypalme/barli11⁠\nSubscribe Channel\n   / ⁠  \nLike 👍 Comment 💬 Share 🔁 juga sangat membantu perkembangan channel ini.\n\n#kuneatifid\n#wfh\n#wfa\n#workfromhome\n#workfromanywhere\n#lagumotivasi\n#laguoriginal\n#musikindonesia\n#bekasi\n#kotabekasi\n#kota_bekasi\n#bekasiviral\n#bekasikeren \n#explorebekasi\n#bekasiupdate\n#bekasiindonesia", "post_id": "CqJHmEbu0PA"}}, {"key": "kuneatifid", "attributes": {"label": "kuneatifid", "x": 709.2497574677831, "y": 773.7739507375687, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CqJHmEbu0PA", "id": "kuneatifid", "source": "youtube-000001", "content": "KUNEATIF ID - WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE, WFH WFA ( VERSI ORIGINAL )\n\nKUNEATIF ID – WORK FROM HOME, WORK FROM ANYWHERE (WFH WFA)\n\nLagu ini menggambarkan perubahan cara kerja di era modern ketika teknologi memungkinkan kita tetap produktif tanpa harus selalu berada di kantor.\n\nDi tengah kondisi global yang tidak selalu stabil—mulai dari naiknya harga energi hingga dinamika geopolitik dunia—bangsa Indonesia terus mencari cara agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan efisiensi energi dan mobilitas.\n\nMelalui konsep Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), pekerjaan tetap berjalan, ide tetap lahir, dan produktivitas tetap terjaga.\nVideo ini mengambil latar visual Kota Bekasi, wilayah yang dikenal dengan suasana hijau, gedung gedung tinggi, whoosh, LRT, udara sejuk, berbagai macam wista kuliner dan destinasi hiburan serta menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota yang dinamis.\n\nPesan utama lagu ini adalah:\n✨ Perubahan bukan hambatan, tetapi kesempatan untuk menemukan cara kerja yang lebih adaptif dan efisien.\nTeknologi memungkinkan kita tetap terhubung dari mana saja — dari rumah, dari desa, dari kota, bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.\nSelama ada semangat berkarya, bangsa ini akan terus melaju.\n\nINFORMASI LAGU\nJudul : Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)\nArtis : Kuneatif ID / Barli P. Irawan\nPencipta : Barli P. Irawan\nGenre : Pop Motivational / Modern Pop\nJenis : Original Song\n ===========================\nLIRIK \n\nYeah…\nDunia berubah cepat, strategi harus tepat\nDari layar laptop kita tetap bergerak\nDari smartphone kita tetap berderak\n\nHarga minyak naik, dunia mulai goyah\nSelat Hormuz panas, pasar mulai resah\nDi timur tengah konflik makin membara\nIran dan Amerika saling jaga di udara\nNamun bangsa ini tetap aman siaga\n\nRapat panjang di meja negara\nMencari cara menjaga bangsa\nMobilitas dikurangi perlahan\nTanpa menghentikan roda pekerjaan\n\n[Instrumental]\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nBukan berhenti, ini cara bertahan\nMengubah langkah di tengah tekanan\nTeknologi jadi jalan baru\nAgar negeri tetap melaju\nMenjadikan bangsa semakin maju\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nMeski kerja lewat layar\nDari ruang kecil ide tetap menggelegar\nInternet jadi jalan penghubung\nDari desa sampai kota terhubung\nDari rumah sampai ke dalam gedung\n\nPemerintah ingin kita harus siap\nZaman berubah harus sigap\nTetap produktif dalam berkarya\nWalau ruang kerja berbeda\nProduktivitas tetap terjaga\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\nAdaptif dengan dunia digital\nLangkah baru yang rasional\nEfisien menjaga energi\nAgar masa depan terus berdiri\n\nKebijakan ini terasa tepat\nUntuk negeri yang terus melesat\nDi tengah dunia yang tak menentu\nBangsa ini memilih jalan maju\n\nYa Tuhan lindungi negeri ini\nDalam damai dan berkah abadi\nBerikanlah keselamatan bagi kami\nUntuk bangsa yang indah berseri\n\n[Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi hasil tetap besar\nTak perlu macet di jalan beradu\nBijak energi untuk masa depan baru\n\n[Instrumental]\n[Final Chorus]\nWork from home… work from anywhere\nKerja dari rumah tapi mimpi tetap besar\nTak perlu macet di jalan berdebu\nEfisien energi untuk masa depan baru.\n\n===========================\n\nDISCLAIMER\n🎼 Lagu “Work From Home, Work From Anywhere (WFH WFA)” adalah karya original dari Kuneatif ID.\nLagu ini boleh digunakan secara bebas untuk:\n• Cover lagu\n• Konten video\n• Background musik\n• Proyek kreatif lainnya\nDengan syarat mencantumkan kredit berikut:\nMusic : Kuneatif ID – Work From Home, Work From Anywhere\nCiptaan : Barli Prima Irawan\nDengan mencantumkan kredit, kamu ikut membantu karya ini dikenal lebih luas. 🙏\n\nDUKUNG KUNEATIF ID / Fast Request Lagu\nJika kamu menyukai karya ini, dukung Kuneatif ID agar terus berkarya.\nSaweria\nhttps://saweria.co/Tuju9⁠\nKo-fi\nhttps://ko-fi.com/kunbar⁠\nPayPal\nhttps://www.paypal.com/paypalme/barli11⁠\nSubscribe Channel\n   / ⁠  \nLike 👍 Comment 💬 Share 🔁 juga sangat membantu perkembangan channel ini.\n\n#kuneatifid\n#wfh\n#wfa\n#workfromhome\n#workfromanywhere\n#lagumotivasi\n#laguoriginal\n#musikindonesia\n#bekasi\n#kotabekasi\n#kota_bekasi\n#bekasiviral\n#bekasikeren \n#explorebekasi\n#bekasiupdate\n#bekasiindonesia", "post_id": "CqJHmEbu0PA"}}], "edges": [{"key": "OpungT11945", "source": "OpungT11945", "target": "dancersejati07", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "OpungT11945", "source": "OpungT11945", "target": "dancersejati07", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DasmondDahry", "source": "DasmondDahry", "target": "dancersejati07", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "DasmondDahry", "source": "DasmondDahry", "target": "dancersejati07", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "modusaceh", "source": "modusaceh", "target": "modusaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "docu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@13WHAMTVNews", "source": "@13WHAMTVNews", "target": "13wham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "docu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "source": "@ProfGMarkets", "target": "profgmarkets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ProfGMarkets", "source": "@ProfGMarkets", "target": "edwardelson", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kuneatif_id", "source": "@kuneatif_id", "target": "kuneatifid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}