{"nodes": [{"key": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "keuangannews_id", "x": 101.98469183118152, "y": 796.6814391490811, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.6986, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "2069712321203806618", "id": "keuangannews_id", "source": "retweet-000002", "content": "MSCI Pertahankan Status Indonesia, Rupiah Justru Melemah ke Rp17.954 per Dolar https://t.co/eCm1TrSM8p lewat …", "post_id": "2069712321203806618"}}, {"key": "Keuangan", "attributes": {"label": "Keuangan", "x": 707.3321675459443, "y": 21.539354997727855, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.6986, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069712321203806618", "id": "Keuangan", "source": "retweet-000002", "content": "MSCI Pertahankan Status Indonesia, Rupiah Justru Melemah ke Rp17.954 per Dolar https://t.co/eCm1TrSM8p lewat …", "post_id": "2069712321203806618"}}, {"key": "andi_achilles", "attributes": {"label": "andi_achilles", "x": 968.5292896595637, "y": 345.0247669535692, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069682393913643413", "id": "andi_achilles", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.931 per Dolar AS, Tertekan Proyeksi Suku Bunga The Fed\n\nhttps://t.co/S8rri94f3r", "post_id": "2069682393913643413"}}, {"key": "KompasTV", "attributes": {"label": "KompasTV", "x": 656.6519186230025, "y": 175.33280070077728, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 32.3722, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069682393913643413", "id": "KompasTV", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.931 per Dolar AS, Tertekan Proyeksi Suku Bunga The Fed\n\nhttps://t.co/S8rri94f3r", "post_id": "2069682393913643413"}}, {"key": "rahadianipra_", "attributes": {"label": "rahadianipra_", "x": 591.3377971527625, "y": 508.5807858239907, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069595172955152857", "id": "rahadianipra_", "source": "retweet-000002", "content": "Gk perlu jago ekonomi, lihat aja sejak Nov 25 Rupiah MELEMAH terus ke US Dolar & Yuan China.\n1 YUAN 🇨🇳 = Rp.2.679 > naik 14…", "post_id": "2069595172955152857"}}, {"key": "ThatSun510", "attributes": {"label": "ThatSun510", "x": 978.6119797395852, "y": 17.119275954238233, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 32.3722, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069595172955152857", "id": "ThatSun510", "source": "retweet-000002", "content": "Gk perlu jago ekonomi, lihat aja sejak Nov 25 Rupiah MELEMAH terus ke US Dolar & Yuan China.\n1 YUAN 🇨🇳 = Rp.2.679 > naik 14…", "post_id": "2069595172955152857"}}, {"key": "modif1820", "attributes": {"label": "modif1820", "x": 114.97329389270006, "y": 546.000792737234, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069628506225746387", "id": "modif1820", "source": "tweet-000004", "content": "Kok bahas khusus komisaris. Ayo dong buka juga bobroknya direksi...\nSiapa aja koruptor yang masih menginang disana..\nGa usah bicara harga bbm, subsidi bbm. Kl perusahaan isinya masih banyak tikus2 koruptor...", "post_id": "2069628506225746387"}}, {"key": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "dimarsasongko98", "x": 863.7186683284933, "y": 800.7053951487172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069628506225746387", "id": "dimarsasongko98", "source": "tweet-000004", "content": "Kok bahas khusus komisaris. Ayo dong buka juga bobroknya direksi...\nSiapa aja koruptor yang masih menginang disana..\nGa usah bicara harga bbm, subsidi bbm. Kl perusahaan isinya masih banyak tikus2 koruptor...", "post_id": "2069628506225746387"}}, {"key": "setowicaksono", "attributes": {"label": "setowicaksono", "x": 505.67497384455373, "y": 85.87912393858265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069776377814147314", "id": "setowicaksono", "source": "tweet-000004", "content": "\"Emang gue pikirin!\"\n\nKalimat yg terucap, sewaktu kondisi negara:\n\n- banyak PHK, entah jilid ke berapa\n- lapangan pekerjaan yg ternyata nggak lapang\n- masih banyak sekali pengangguran\n- harga bbm non subsidi naik 30%-an, padahal gaji kita naiknya nggak segitu, tuh\n\nSyt.", "post_id": "2069776377814147314"}}, {"key": "boxxtoc", "attributes": {"label": "boxxtoc", "x": 917.7839073732268, "y": 474.6653919649123, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069776377814147314", "id": "boxxtoc", "source": "tweet-000004", "content": "\"Emang gue pikirin!\"\n\nKalimat yg terucap, sewaktu kondisi negara:\n\n- banyak PHK, entah jilid ke berapa\n- lapangan pekerjaan yg ternyata nggak lapang\n- masih banyak sekali pengangguran\n- harga bbm non subsidi naik 30%-an, padahal gaji kita naiknya nggak segitu, tuh\n\nSyt.", "post_id": "2069776377814147314"}}, {"key": "validnews", "attributes": {"label": "validnews", "x": 635.7767821059177, "y": 428.7086576325586, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "validnews", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "fahmyradhi", "attributes": {"label": "fahmyradhi", "x": 198.39147224987386, "y": 53.88713367360731, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.1539, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "fahmyradhi", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "ugm.yogyakarta", "attributes": {"label": "ugm.yogyakarta", "x": 665.3762939560085, "y": 597.7544257051861, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.1539, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "ugm.yogyakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "prasasticenter", "attributes": {"label": "prasasticenter", "x": 371.68065714673395, "y": 84.33926012272951, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.1539, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "prasasticenter", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "attributes": {"label": "erinasyafiaalmahyra", "x": 530.6652016676843, "y": 39.65167485799681, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "erinasyafiaalmahyra", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "Ternak", "attributes": {"label": "Ternak", "x": 141.1820446144585, "y": 291.9528896296456, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "Ternak", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "@adeyulinaaa11", "attributes": {"label": "@adeyulinaaa11", "x": 709.191435113188, "y": 44.3110177857271, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "g2cK_bE_u6s", "id": "@adeyulinaaa11", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar Menguat, Rupiah Melemah: \"Perspektif Uang Dalam Islam\n\nVideo dibuat untuk Memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Moneter Keuangan Islam\n\nNama: Ade Yulina Duani\nNim: 0503241062\nKelas: Perbankan Syariah 4 B\nDosen Pengampu: Khaidar Rahmaini Jamila. M.Sc, IBF\n\nSelamat Menonton teman-teman semoga bermanfaat☺️🙌🏻\n\nVideo cinematic by:", "post_id": "g2cK_bE_u6s"}}, {"key": "keliling_cinematic", "attributes": {"label": "keliling_cinematic", "x": 450.2903373155689, "y": 714.9371179862421, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g2cK_bE_u6s", "id": "keliling_cinematic", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar Menguat, Rupiah Melemah: \"Perspektif Uang Dalam Islam\n\nVideo dibuat untuk Memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Moneter Keuangan Islam\n\nNama: Ade Yulina Duani\nNim: 0503241062\nKelas: Perbankan Syariah 4 B\nDosen Pengampu: Khaidar Rahmaini Jamila. M.Sc, IBF\n\nSelamat Menonton teman-teman semoga bermanfaat☺️🙌🏻\n\nVideo cinematic by:", "post_id": "g2cK_bE_u6s"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 684.2897067817847, "y": 152.64327706421267, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 868.9473734434927, "y": 439.31138189196605, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4759, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 187.3100664102074, "y": 464.43435750017284, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4759, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 690.4537879678993, "y": 636.151190169784, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4759, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 351.761960736465, "y": 588.6053827686769, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4759, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 293.3716119245453, "y": 989.4490179165533, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4759, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 365.2756624254173, "y": 486.49647016330147, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.4759, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_Bv_62b9DqI", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIRI TREN PENGUATAN! Rupiah Melemah ke Rp17.723 per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah melemah pada sesi perdagangan Rabu dan mengakhiri tren penguatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan data RTI hingga Rabu siang, rupiah terkoreksi tipis 0,11 persen ke level Rp17.723 per USD. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,25 persen di level Rp17.735 per USD dan sempat menyentuh posisi Rp17.750 per dolar AS secara intraday sebelum memangkas pelemahannya. Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat terpantau stabil di level 99,513 pada Rabu pagi dan telah mengalami penurunan selama empat hari perdagangan beruntun.#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "_Bv_62b9DqI"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 792.2247999200316, "y": 838.1723989551564, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 125.5440604490673, "y": 144.76530927127928, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 477.60795056813663, "y": 222.66920793848698, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "o01oogo7ar0", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Canda Prabowo Bahlil Dapat Sorakan Meriah: Apa karena Harga BBM Tak Naik?\n\nPresiden Prabowo Subianto menyapa satu per satu menterinya yang hadir dalam acara Penutupan Mubes dan Konbes NU 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6). Momen tak biasa terjadi ketika Prabowo menyapa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Meriahnya tepuk tangan saat itu membuat Prabowo keheranan.\n\nIa berkelakar menduga meriahnya tepuk tangan tersebut karena Bahlil berhasil tak membuat harga BBM subsidi naik.\n\n\"Apa gara-gara harga BBM gak naik? Yang bikin gak naik Presiden,\" katanya.\n\nBaca selengkapnya hanya di \nhttps://www.inews.id/news\n\nCreator: ERL/AH\nDoc: Sekretariat Presiden\n\n#iNews #Prabowo #SeskabTeddy #BahlilLahadalia #MenteriESDM #PresidenPrabowo #Bahlil \nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "o01oogo7ar0"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 480.32440032144365, "y": 407.6999397633255, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "o01oogo7ar0", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Canda Prabowo Bahlil Dapat Sorakan Meriah: Apa karena Harga BBM Tak Naik?\n\nPresiden Prabowo Subianto menyapa satu per satu menterinya yang hadir dalam acara Penutupan Mubes dan Konbes NU 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6). Momen tak biasa terjadi ketika Prabowo menyapa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Meriahnya tepuk tangan saat itu membuat Prabowo keheranan.\n\nIa berkelakar menduga meriahnya tepuk tangan tersebut karena Bahlil berhasil tak membuat harga BBM subsidi naik.\n\n\"Apa gara-gara harga BBM gak naik? Yang bikin gak naik Presiden,\" katanya.\n\nBaca selengkapnya hanya di \nhttps://www.inews.id/news\n\nCreator: ERL/AH\nDoc: Sekretariat Presiden\n\n#iNews #Prabowo #SeskabTeddy #BahlilLahadalia #MenteriESDM #PresidenPrabowo #Bahlil \nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "o01oogo7ar0"}}, {"key": "@TribunnewsSultraOfficial", "attributes": {"label": "@TribunnewsSultraOfficial", "x": 236.14889514740213, "y": 985.3981624129905, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "0Zbe4fSQOpg", "id": "@TribunnewsSultraOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "Puluhan Kendaraan Antre Pertalite di SPBU Kendari, Selisih Harga BBM Bikin Warga Rela Panas-panasan\n\nDownload aplikasi berita Tribun X di Playstore atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nPuluhan motor dan mobil mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Rabam Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (24/6/2026).\n\nSPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum tersebut berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.\n\nPantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 11.31 Wita, sedikitnya 21 sepeda motor mengantre di bawah terik matahari untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut.\n\n#hargabbm #selisihharga #bbmnaik #pertalite #pertamax #pertamina #tribunnewssultra #kendari \nProgram: Tribun Update\nVideo Editor: Wa Ode Ria Ika Hasana\nSumber: Apriliana Suriyanti\nUploader:\n\nhttps://sultra.tribunnews.com/kendari...\n\nUpdate info terkini via tribunnewssultra.com | http://tribunnewssultra.com\n\nFollow akun Instagram \nFollow akun Twitter \nFollow dan like fanpage Facebook Tribunnews Sultra\nYouTube business inquiries: tribunnewsultra", "post_id": "0Zbe4fSQOpg"}}, {"key": "tribunnewssultradotcom", "attributes": {"label": "tribunnewssultradotcom", "x": 480.8944574476227, "y": 877.1003298260204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.3722, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Zbe4fSQOpg", "id": "tribunnewssultradotcom", "source": "youtube-000001", "content": "Puluhan Kendaraan Antre Pertalite di SPBU Kendari, Selisih Harga BBM Bikin Warga Rela Panas-panasan\n\nDownload aplikasi berita Tribun X di Playstore atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nPuluhan motor dan mobil mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Rabam Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (24/6/2026).\n\nSPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum tersebut berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.\n\nPantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 11.31 Wita, sedikitnya 21 sepeda motor mengantre di bawah terik matahari untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut.\n\n#hargabbm #selisihharga #bbmnaik #pertalite #pertamax #pertamina #tribunnewssultra #kendari \nProgram: Tribun Update\nVideo Editor: Wa Ode Ria Ika Hasana\nSumber: Apriliana Suriyanti\nUploader:\n\nhttps://sultra.tribunnews.com/kendari...\n\nUpdate info terkini via tribunnewssultra.com | http://tribunnewssultra.com\n\nFollow akun Instagram \nFollow akun Twitter \nFollow dan like fanpage Facebook Tribunnews Sultra\nYouTube business inquiries: tribunnewsultra", "post_id": "0Zbe4fSQOpg"}}, {"key": "tribunsultra", "attributes": {"label": "tribunsultra", "x": 861.2478056378786, "y": 641.6475077385493, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.3722, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Zbe4fSQOpg", "id": "tribunsultra", "source": "youtube-000001", "content": "Puluhan Kendaraan Antre Pertalite di SPBU Kendari, Selisih Harga BBM Bikin Warga Rela Panas-panasan\n\nDownload aplikasi berita Tribun X di Playstore atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nPuluhan motor dan mobil mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Rabam Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (24/6/2026).\n\nSPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum tersebut berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.\n\nPantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 11.31 Wita, sedikitnya 21 sepeda motor mengantre di bawah terik matahari untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut.\n\n#hargabbm #selisihharga #bbmnaik #pertalite #pertamax #pertamina #tribunnewssultra #kendari \nProgram: Tribun Update\nVideo Editor: Wa Ode Ria Ika Hasana\nSumber: Apriliana Suriyanti\nUploader:\n\nhttps://sultra.tribunnews.com/kendari...\n\nUpdate info terkini via tribunnewssultra.com | http://tribunnewssultra.com\n\nFollow akun Instagram \nFollow akun Twitter \nFollow dan like fanpage Facebook Tribunnews Sultra\nYouTube business inquiries: tribunnewsultra", "post_id": "0Zbe4fSQOpg"}}, {"key": "@unhastv.official", "attributes": {"label": "@unhastv.official", "x": 133.7050078682629, "y": 273.39408522950947, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.7173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YMHZqasC83k", "id": "@unhastv.official", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Non Subsidi Naik  Apa Dampaknya bagi Ekonomi dan Masyarakat\n\nUNHAS TV - Kenaikan harga BBM non-subsidi kembali menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi memengaruhi biaya transportasi, distribusi barang, hingga harga kebutuhan sehari-hari. Lalu, sejauh mana dampaknya terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat?\n\nSimak pembahasan bersama Dr. Nur Dwiana Sari Saudi, S.E., M.Si., CWM, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, yang mengulas dampak kenaikan BBM non-subsidi dari perspektif ekonomi serta implikasinya bagi masyarakat dan dunia usaha.\n\nJangan lupa like, comment, share, dan subscribe untuk mendapatkan informasi dan edukasi terkini dari Universitas Hasanuddin.\n\nFollow Us: \nYOUTUBE:    /   \nIG:   / unhastvofficial  \nFB:   / unhastvofficial  \nX (twitter):   / unhastvofficial  \n\n#UnhasTV #Universitashasanuddin #BBMNonSubsidi #HargaBBM #EkonomiIndonesia #DayaBeliMasyarakat #Inflasi #Transportasi #DistribusiBarang #KebijakanEnergi #FEBUnhas #UniversitasHasanuddin #Unhas #Ekonomi #EdukasiEkonomi #TalkshowUnhas #KabarUnhas\n\nUNHAS TV - © Copyright 2026. PT. Hadin Media Nusantara (HMN) Indonesia.", "post_id": "YMHZqasC83k"}}, {"key": "unhastv.official", "attributes": {"label": "unhastv.official", "x": 877.730693732833, "y": 176.75198456125585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 42.0271, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YMHZqasC83k", "id": "unhastv.official", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Non Subsidi Naik  Apa Dampaknya bagi Ekonomi dan Masyarakat\n\nUNHAS TV - Kenaikan harga BBM non-subsidi kembali menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi memengaruhi biaya transportasi, distribusi barang, hingga harga kebutuhan sehari-hari. Lalu, sejauh mana dampaknya terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat?\n\nSimak pembahasan bersama Dr. Nur Dwiana Sari Saudi, S.E., M.Si., CWM, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, yang mengulas dampak kenaikan BBM non-subsidi dari perspektif ekonomi serta implikasinya bagi masyarakat dan dunia usaha.\n\nJangan lupa like, comment, share, dan subscribe untuk mendapatkan informasi dan edukasi terkini dari Universitas Hasanuddin.\n\nFollow Us: \nYOUTUBE:    /   \nIG:   / unhastvofficial  \nFB:   / unhastvofficial  \nX (twitter):   / unhastvofficial  \n\n#UnhasTV #Universitashasanuddin #BBMNonSubsidi #HargaBBM #EkonomiIndonesia #DayaBeliMasyarakat #Inflasi #Transportasi #DistribusiBarang #KebijakanEnergi #FEBUnhas #UniversitasHasanuddin #Unhas #Ekonomi #EdukasiEkonomi #TalkshowUnhas #KabarUnhas\n\nUNHAS TV - © Copyright 2026. PT. Hadin Media Nusantara (HMN) Indonesia.", "post_id": "YMHZqasC83k"}}], "edges": [{"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "Keuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "KompasTV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "KompasTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rahadianipra_", "source": "rahadianipra_", "target": "ThatSun510", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "rahadianipra_", "source": "rahadianipra_", "target": "ThatSun510", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "modif1820", "source": "modif1820", "target": "dimarsasongko98", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "setowicaksono", "source": "setowicaksono", "target": "boxxtoc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "fahmyradhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "ugm.yogyakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "prasasticenter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "source": "erinasyafiaalmahyra", "target": "Ternak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@adeyulinaaa11", "source": "@adeyulinaaa11", "target": "keliling_cinematic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSultraOfficial", "source": "@TribunnewsSultraOfficial", "target": "tribunnewssultradotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSultraOfficial", "source": "@TribunnewsSultraOfficial", "target": "tribunsultra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@unhastv.official", "source": "@unhastv.official", "target": "unhastv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}