{"nodes": [{"key": "sskusuzy", "attributes": {"label": "sskusuzy", "x": 306.56260610951426, "y": 365.3181427129514, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069580152246596076", "id": "sskusuzy", "source": "tweet-000004", "content": "Cadangan devisa kita masih sangat kuat buat draf intervensi stabilitas nilai tukar Rupiah, gak perlu lebay dicitrakan seolah-olah kita gak punya draf pertahanan ekonomi.", "post_id": "2069580152246596076"}}, {"key": "NOTASLIMBOY", "attributes": {"label": "NOTASLIMBOY", "x": 74.73591740908824, "y": 180.35184241076374, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.9053, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069580152246596076", "id": "NOTASLIMBOY", "source": "tweet-000004", "content": "Cadangan devisa kita masih sangat kuat buat draf intervensi stabilitas nilai tukar Rupiah, gak perlu lebay dicitrakan seolah-olah kita gak punya draf pertahanan ekonomi.", "post_id": "2069580152246596076"}}, {"key": "SandieChecks", "attributes": {"label": "SandieChecks", "x": 251.70788100257602, "y": 507.19321123927506, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069696418596659402", "id": "SandieChecks", "source": "tweet-000004", "content": "Stop menyebar narasi yang memicu kepanikan, karena cadangan devisa kita terbukti masih sangat kuat untuk menjaga stabilitas moneter.", "post_id": "2069696418596659402"}}, {"key": "merapi_uncover", "attributes": {"label": "merapi_uncover", "x": 524.4921548420547, "y": 879.4309098297479, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 84.5104, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069696418596659402", "id": "merapi_uncover", "source": "tweet-000004", "content": "Stop menyebar narasi yang memicu kepanikan, karena cadangan devisa kita terbukti masih sangat kuat untuk menjaga stabilitas moneter.", "post_id": "2069696418596659402"}}, {"key": "Angsa003", "attributes": {"label": "Angsa003", "x": 484.62175051925493, "y": 714.0687129737634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069702114658705649", "id": "Angsa003", "source": "tweet-000004", "content": "Stop menyebar narasi yang memicu kepanikan, karena cadangan devisa kita terbukti masih sangat kuat untuk menjaga stabilitas moneter.", "post_id": "2069702114658705649"}}, {"key": "kangsurya85", "attributes": {"label": "kangsurya85", "x": 628.4169761111624, "y": 847.7272375904655, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069790384755282085", "id": "kangsurya85", "source": "tweet-000004", "content": "Ganti anak buahnya sendiri aja ngaku hal yg susah. Bagaimana mau selesaikan persoalan besar Republik ini sprt mengakhiri korupsi berjamaah, jutaan rakyat nganggur, mafia minyak / pertambangan, anjlok nya kurs rupiah dan tipisnya cadangan devisa Negara. SUSAH BANGET DONK, CUY!!!.", "post_id": "2069790384755282085"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 131.25022221441284, "y": 508.89380237587136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.9053, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069790384755282085", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Ganti anak buahnya sendiri aja ngaku hal yg susah. Bagaimana mau selesaikan persoalan besar Republik ini sprt mengakhiri korupsi berjamaah, jutaan rakyat nganggur, mafia minyak / pertambangan, anjlok nya kurs rupiah dan tipisnya cadangan devisa Negara. SUSAH BANGET DONK, CUY!!!.", "post_id": "2069790384755282085"}}, {"key": "modusaceh", "attributes": {"label": "modusaceh", "x": 590.1358994522993, "y": 284.6542262830134, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 208.6656, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926629121220772068_3556192377", "id": "modusaceh", "source": "instagram-000001", "content": "MODUSACEH.CO, Jakarta | Negara ini berperan kunci dalam stabilitas harga minyak global di tengah konflik Iran. Namun bukan negara-negara Arab atau Amerika Serikat (AS).\n\nYa, China kini menjadi pemain kunci yang menentukan arah harga minyak dunia. Bahkan saat AS dan Iran telah bernegosiasi untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan arus pasokan minyak dari Timur Tengah.\n\n\"China telah memainkan peran penting untuk meredam dampak bagi seluruh Asia dan pada akhirnya membantu menahan tekanan terhadap perekonomian global,\" ujar Kepala Ember, Daan Walter, seperti dikutip CNN International, Selasa (23/6/2026).\n\nSelama perang Iran yang telah mengganggu akses lebih dari 11 juta barel minyak per hari, China mengambil berbagai langkah untuk menjaga ketahanan energinya. Negeri Tirai Bambu memangkas impor, memanfaatkan cadangan minyak dalam jumlah besar, serta mempercepat penggunaan energi bersih untuk menekan dampak lonjakan harga energi di dalam negeri.\n\nLangkah tersebut ikut memengaruhi pasar global. Meski gangguan pasokan minyak dunia diperkirakan telah melampaui 1 miliar barel dan sejumlah analis sempat memproyeksikan harga minyak bisa melonjak hingga US$200 atau sekitar Rp3,56 juta per barel, harga minyak justru bertahan relatif stabil.\n\nPada Senin, misalnya, harga minyak mentah Brent turun di bawah US$78 atau sekitar Rp1,39 juta per barel seiring harapan Selat Hormuz segera kembali beroperasi normal. Sebagai perbandingan, harga Brent sempat berada di bawah US$70 atau Rp1,25 juta per barel sebelum serangan AS dan Israel ke Iran, lalu melonjak ke puncak empat tahun di level US$114 atau sekitar Rp2,03 juta per barel pada awal Mei.\n\nSumber: cnbcindonesia.com\n\nLink berita selengkapnya ada di bio profil \n\n#modusaceh #berita #beritaaceh #beritanasional", "post_id": "3926629121220772068_3556192377"}}, {"key": "ppnurulanwarkedungrejoso", "attributes": {"label": "ppnurulanwarkedungrejoso", "x": 518.985278183444, "y": 483.6736679201962, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7612402204535721237", "id": "ppnurulanwarkedungrejoso", "source": "tiktok-000001", "content": "Surat tertanggal 1 Maret 2026 atau bertepatan 11 Ramadhan 1447 H tersebut berisi instruksi agar seluruh struktur NU kembali mengamalkan doa qunut nazilah sebagai bentuk ikhtiar spiritual atas situasi yang mencemaskan dan konflik kemanusiaan di berbagai belahan dunia, termasuk eskalasi serangan Israel ke Iran. Surat tersebut ditujukan kepada: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama, Pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU se-Indonesia, Takmir masjid/musala di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Dalam instruksi itu, PBNU menegaskan doa qunut nazilah dibaca pada rakaat terakhir setiap salat fardhu, termasuk salat Jumat. Doa tidak didahului dengan qunut Subuh, kecuali jika dibaca saat salat Subuh maka cukup qunut nazilah saja tanpa qunut Subuh. Seruan tersebut ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf. PBNU menyebut pengamalan qunut nazilah ini sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama atas tragedi kemanusiaan yang terjadi, sekaligus memohon perlindungan Allah SWT agar umat dan bangsa dijauhkan dari konflik berkepanjangan. Sebelumnya diberitakan, ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan itu memicu kecaman luas dari berbagai negara karena dikhawatirkan memperluas konflik kawasan dan mengganggu stabilitas global.  ,   #iran #konfliktimurtengah #qunutnazilah #pbnu", "post_id": "7612402204535721237"}}, {"key": "nu_online", "attributes": {"label": "nu_online", "x": 94.45178559764943, "y": 704.9337899557918, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1685, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612402204535721237", "id": "nu_online", "source": "tiktok-000001", "content": "Surat tertanggal 1 Maret 2026 atau bertepatan 11 Ramadhan 1447 H tersebut berisi instruksi agar seluruh struktur NU kembali mengamalkan doa qunut nazilah sebagai bentuk ikhtiar spiritual atas situasi yang mencemaskan dan konflik kemanusiaan di berbagai belahan dunia, termasuk eskalasi serangan Israel ke Iran. Surat tersebut ditujukan kepada: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama, Pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU se-Indonesia, Takmir masjid/musala di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Dalam instruksi itu, PBNU menegaskan doa qunut nazilah dibaca pada rakaat terakhir setiap salat fardhu, termasuk salat Jumat. Doa tidak didahului dengan qunut Subuh, kecuali jika dibaca saat salat Subuh maka cukup qunut nazilah saja tanpa qunut Subuh. Seruan tersebut ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf. PBNU menyebut pengamalan qunut nazilah ini sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama atas tragedi kemanusiaan yang terjadi, sekaligus memohon perlindungan Allah SWT agar umat dan bangsa dijauhkan dari konflik berkepanjangan. Sebelumnya diberitakan, ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan itu memicu kecaman luas dari berbagai negara karena dikhawatirkan memperluas konflik kawasan dan mengganggu stabilitas global.  ,   #iran #konfliktimurtengah #qunutnazilah #pbnu", "post_id": "7612402204535721237"}}, {"key": "ld.pcnukraksaan", "attributes": {"label": "ld.pcnukraksaan", "x": 516.0860572376796, "y": 166.73608058422752, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1685, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612402204535721237", "id": "ld.pcnukraksaan", "source": "tiktok-000001", "content": "Surat tertanggal 1 Maret 2026 atau bertepatan 11 Ramadhan 1447 H tersebut berisi instruksi agar seluruh struktur NU kembali mengamalkan doa qunut nazilah sebagai bentuk ikhtiar spiritual atas situasi yang mencemaskan dan konflik kemanusiaan di berbagai belahan dunia, termasuk eskalasi serangan Israel ke Iran. Surat tersebut ditujukan kepada: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama, Pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU se-Indonesia, Takmir masjid/musala di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Dalam instruksi itu, PBNU menegaskan doa qunut nazilah dibaca pada rakaat terakhir setiap salat fardhu, termasuk salat Jumat. Doa tidak didahului dengan qunut Subuh, kecuali jika dibaca saat salat Subuh maka cukup qunut nazilah saja tanpa qunut Subuh. Seruan tersebut ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf. PBNU menyebut pengamalan qunut nazilah ini sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama atas tragedi kemanusiaan yang terjadi, sekaligus memohon perlindungan Allah SWT agar umat dan bangsa dijauhkan dari konflik berkepanjangan. Sebelumnya diberitakan, ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan itu memicu kecaman luas dari berbagai negara karena dikhawatirkan memperluas konflik kawasan dan mengganggu stabilitas global.  ,   #iran #konfliktimurtengah #qunutnazilah #pbnu", "post_id": "7612402204535721237"}}, {"key": "apookpak", "attributes": {"label": "apookpak", "x": 136.09529502746042, "y": 970.1983264565129, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.1685, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612402204535721237", "id": "apookpak", "source": "tiktok-000001", "content": "Surat tertanggal 1 Maret 2026 atau bertepatan 11 Ramadhan 1447 H tersebut berisi instruksi agar seluruh struktur NU kembali mengamalkan doa qunut nazilah sebagai bentuk ikhtiar spiritual atas situasi yang mencemaskan dan konflik kemanusiaan di berbagai belahan dunia, termasuk eskalasi serangan Israel ke Iran. Surat tersebut ditujukan kepada: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama, Pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU se-Indonesia, Takmir masjid/musala di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Dalam instruksi itu, PBNU menegaskan doa qunut nazilah dibaca pada rakaat terakhir setiap salat fardhu, termasuk salat Jumat. Doa tidak didahului dengan qunut Subuh, kecuali jika dibaca saat salat Subuh maka cukup qunut nazilah saja tanpa qunut Subuh. Seruan tersebut ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf. PBNU menyebut pengamalan qunut nazilah ini sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama atas tragedi kemanusiaan yang terjadi, sekaligus memohon perlindungan Allah SWT agar umat dan bangsa dijauhkan dari konflik berkepanjangan. Sebelumnya diberitakan, ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan itu memicu kecaman luas dari berbagai negara karena dikhawatirkan memperluas konflik kawasan dan mengganggu stabilitas global.  ,   #iran #konfliktimurtengah #qunutnazilah #pbnu", "post_id": "7612402204535721237"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 139.54250699210357, "y": 570.0096388629439, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 28, "degree": 28}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 361.0582554198755, "y": 818.3492889797863, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2503, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 381.84673920330647, "y": 813.6965676868588, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2503, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 297.0470155789989, "y": 593.403636707793, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2503, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 107.25394941009192, "y": 620.8614137564341, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2503, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 378.56064021970803, "y": 947.7034596620923, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2503, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 534.2950732751895, "y": 25.360744636165443, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.2503, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Wkd3pkPnE6o", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Hizbullah Tegaskan Tak Akan Menyerah, Serangan ke Israel Terus Berlanjut | IDXC UPDATE\n\nHizbullah kembali menegaskan sikapnya dalam konflik yang masih berlangsung dengan Israel. Kelompok tersebut menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus melanjutkan perlawanan. Pernyataan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian dunia. Situasi yang memanas memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik dan berdampak pada stabilitas kawasan serta keamanan global. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Wkd3pkPnE6o"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 429.65457945790496, "y": 844.6689488067163, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.3001, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bFS6pQd_R48", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Ada Apa di Balik Skenario Damai Iran–AS? Ini Penjelasannya | ONE ON ONE\n\nMemanasnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap potensi meluasnya perang di Timur Tengah. Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati mengungkapkan berbagai dinamika yang terjadi, mulai dari peran kelompok-kelompok proksi, rangkaian aksi militer yang saling berbalas, hingga persaingan kepentingan para aktor utama yang terlibat dalam konflik.\n\nSelain membahas perkembangan di medan geopolitik, Sharky juga menyoroti perbedaan strategi dan tujuan antara Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi Iran. Situasi tersebut dinilai turut memengaruhi jalannya diplomasi, stabilitas kawasan, keamanan pasokan energi dunia, serta kondisi ekonomi global yang sensitif terhadap gejolak Timur Tengah.\n\nDampak konflik ternyata tidak berhenti pada sektor politik dan keamanan. Dunia olahraga internasional pun ikut merasakan imbasnya, termasuk tim nasional Iran yang menghadapi berbagai tantangan dalam keikutsertaannya di ajang internasional.Konflik Timur Tengah bukan hanya persoalan regional, melainkan isu global yang berpengaruh terhadap keamanan, ekonomi, diplomasi, dan kehidupan masyarakat dunia secara luas.​\n\n​Simak dialog Yudi Handoyo, bersama Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati \n===================\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "bFS6pQd_R48"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 881.8803374877144, "y": 392.57573695129923, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.9053, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bFS6pQd_R48", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Ada Apa di Balik Skenario Damai Iran–AS? Ini Penjelasannya | ONE ON ONE\n\nMemanasnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap potensi meluasnya perang di Timur Tengah. Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati mengungkapkan berbagai dinamika yang terjadi, mulai dari peran kelompok-kelompok proksi, rangkaian aksi militer yang saling berbalas, hingga persaingan kepentingan para aktor utama yang terlibat dalam konflik.\n\nSelain membahas perkembangan di medan geopolitik, Sharky juga menyoroti perbedaan strategi dan tujuan antara Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi Iran. Situasi tersebut dinilai turut memengaruhi jalannya diplomasi, stabilitas kawasan, keamanan pasokan energi dunia, serta kondisi ekonomi global yang sensitif terhadap gejolak Timur Tengah.\n\nDampak konflik ternyata tidak berhenti pada sektor politik dan keamanan. Dunia olahraga internasional pun ikut merasakan imbasnya, termasuk tim nasional Iran yang menghadapi berbagai tantangan dalam keikutsertaannya di ajang internasional.Konflik Timur Tengah bukan hanya persoalan regional, melainkan isu global yang berpengaruh terhadap keamanan, ekonomi, diplomasi, dan kehidupan masyarakat dunia secara luas.​\n\n​Simak dialog Yudi Handoyo, bersama Pakar Strategi PPAU, Marsma TNI (Purn.) Agung 'Sharky' Sasongkojati \n===================\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "bFS6pQd_R48"}}], "edges": [{"key": "sskusuzy", "source": "sskusuzy", "target": "NOTASLIMBOY", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SandieChecks", "source": "SandieChecks", "target": "merapi_uncover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Angsa003", "source": "Angsa003", "target": "merapi_uncover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kangsurya85", "source": "kangsurya85", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "modusaceh", "source": "modusaceh", "target": "modusaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ppnurulanwarkedungrejoso", "source": "ppnurulanwarkedungrejoso", "target": "nu_online", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ppnurulanwarkedungrejoso", "source": "ppnurulanwarkedungrejoso", "target": "ld.pcnukraksaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ppnurulanwarkedungrejoso", "source": "ppnurulanwarkedungrejoso", "target": "apookpak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}