{"nodes": [{"key": "Arbiyumi", "attributes": {"label": "Arbiyumi", "x": 206.2632493996589, "y": 81.9796107784787, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "Arbiyumi", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "bakuldimsum_", "x": 669.1638618722558, "y": 659.870303622416, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "bakuldimsum_", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "Otak__OnChain", "attributes": {"label": "Otak__OnChain", "x": 220.96518278081467, "y": 388.4609215899824, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069736363398709743", "id": "Otak__OnChain", "source": "tweet-000004", "content": "harga minyak jatuh, tapi tak pasti apa jadi pada inflasi nanti. lagi satu bukti ekonomi dunia ni masih kacau bilau", "post_id": "2069736363398709743"}}, {"key": "KobeissiLetter", "attributes": {"label": "KobeissiLetter", "x": 202.49264674781486, "y": 462.51908327228665, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069736363398709743", "id": "KobeissiLetter", "source": "tweet-000004", "content": "harga minyak jatuh, tapi tak pasti apa jadi pada inflasi nanti. lagi satu bukti ekonomi dunia ni masih kacau bilau", "post_id": "2069736363398709743"}}, {"key": "kangsurya85", "attributes": {"label": "kangsurya85", "x": 118.46386311251622, "y": 522.5080651509046, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069790384755282085", "id": "kangsurya85", "source": "tweet-000004", "content": "Ganti anak buahnya sendiri aja ngaku hal yg susah. Bagaimana mau selesaikan persoalan besar Republik ini sprt mengakhiri korupsi berjamaah, jutaan rakyat nganggur, mafia minyak / pertambangan, anjlok nya kurs rupiah dan tipisnya cadangan devisa Negara. SUSAH BANGET DONK, CUY!!!.", "post_id": "2069790384755282085"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 537.7666936091996, "y": 707.7467043429783, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069790384755282085", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Ganti anak buahnya sendiri aja ngaku hal yg susah. Bagaimana mau selesaikan persoalan besar Republik ini sprt mengakhiri korupsi berjamaah, jutaan rakyat nganggur, mafia minyak / pertambangan, anjlok nya kurs rupiah dan tipisnya cadangan devisa Negara. SUSAH BANGET DONK, CUY!!!.", "post_id": "2069790384755282085"}}, {"key": "validnews", "attributes": {"label": "validnews", "x": 596.6318115087817, "y": 988.6664873576855, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "validnews", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "fahmyradhi", "attributes": {"label": "fahmyradhi", "x": 662.2809656820344, "y": 857.4498287383547, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "fahmyradhi", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "ugm.yogyakarta", "attributes": {"label": "ugm.yogyakarta", "x": 270.746759021414, "y": 445.7590741812768, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "ugm.yogyakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "prasasticenter", "attributes": {"label": "prasasticenter", "x": 84.97731340003955, "y": 659.4390744935785, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926499816021064209_5593726572", "id": "prasasticenter", "source": "instagram-000001", "content": "Ada peluang harga Pertamax turun pada Juli 2026 seiring meredanya harga minyak dunia, tetapi ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. \n\nPengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi di Jakarta (23/6), menilai harga Pertamax seharusnya dapat diturunkan jika evaluasi menunjukkan harga jual masih berada di atas harga pasar setelah harga minyak dunia turun ke kisaran US$80 per barel. \n\nSenada, Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menyebut pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian harga Pertamax juga penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite yang berpotensi membebani kuota subsidi dan menambah tekanan terhadap APBN.\n\nBaca berita selengkapnya hanya di Validnews.id atau klik link di bio.\n\n  piterabdullah \n\n#hargabbm #pertamax #hargapertamax #infoekonomi #Validnews", "post_id": "3926499816021064209_5593726572"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "attributes": {"label": "kecamatan.bojongsoang", "x": 80.20933601292657, "y": 831.1909082407259, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "7614245173274496263", "id": "kecamatan.bojongsoang", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "dadangsupriatna", "x": 191.98198118482767, "y": 848.5490604796978, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "dadangsupriatna", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "alisyakieb", "attributes": {"label": "alisyakieb", "x": 520.8869268875027, "y": 170.2328994905392, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "alisyakieb", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "emmadetys", "attributes": {"label": "emmadetys", "x": 560.6489852884982, "y": 928.3181100331321, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "emmadetys", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "cakra.amiyana", "x": 853.956914640608, "y": 382.2453110945502, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "cakra.amiyana", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "kankantaufik", "attributes": {"label": "kankantaufik", "x": 568.4475372346419, "y": 170.0091894807504, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "kankantaufik", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "tapem_kabbandung", "attributes": {"label": "tapem_kabbandung", "x": 680.6206981823742, "y": 710.0530615117593, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "tapem_kabbandung", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "bandungpemkab", "attributes": {"label": "bandungpemkab", "x": 168.1244141329753, "y": 227.7569066457842, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "bandungpemkab", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "diskominfobdgkab", "attributes": {"label": "diskominfobdgkab", "x": 239.93744288985718, "y": 261.7322156128636, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "diskominfobdgkab", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "attributes": {"label": "prokopimkabbandung", "x": 866.548530349362, "y": 182.50458282759263, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "prokopimkabbandung", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desa.lengkong", "attributes": {"label": "desa.lengkong", "x": 836.5070724871687, "y": 350.5910879807925, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desa.lengkong", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desa_tegalluar", "attributes": {"label": "desa_tegalluar", "x": 586.9371548368341, "y": 691.0425204246015, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desa_tegalluar", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desabuahbatubersatu", "attributes": {"label": "desabuahbatubersatu", "x": 447.6237633517023, "y": 828.9430209790353, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desabuahbatubersatu", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "bojongsoangdesa", "attributes": {"label": "bojongsoangdesa", "x": 356.52124280462584, "y": 32.187658923902184, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "bojongsoangdesa", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desa.cipagalo", "attributes": {"label": "desa.cipagalo", "x": 348.4338408005252, "y": 89.95028291201457, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desa.cipagalo", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "bojongsari_guyub", "attributes": {"label": "bojongsari_guyub", "x": 48.69127363289949, "y": 79.0226112964908, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1203, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "bojongsari_guyub", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "kangyayan30", "attributes": {"label": "kangyayan30", "x": 632.4703462591326, "y": 291.6702207650982, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 89.0849, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7633415892881181970", "id": "kangyayan30", "source": "tiktok-000001", "content": "Kaltim daerahnya sekaya itu, kenapa masyarakatnya masih perlu turun ke jalan? Mari kita bedah dari sisi yang jarang dibahas — potensinya dulu. SUMBER DATA BPS Kalimantan Timur, Profil Investasi Kalimantan Timur 2025, Bank Indonesia Kaltim, Kompas.com, dan Niaga.Asia. KALTIM ITU SEBERAPA KAYA SEBETULNYA? PDRB Kalimantan Timur tahun 2024 mencapai Rp858,4 triliun — tertinggi di luar Jawa setelah DKI Jakarta. Ekonomi tumbuh 6,17 persen di 2024, tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan 2026 di kisaran 4,5 sampai 5,3 persen. PDRB per kapita warganya Rp212 juta per tahun. IPM-nya 78,79 — tertinggi keempat nasional. Di atas kertas, ini provinsi yang makmur luar biasa. APA SAJA ISI PERUTNYA? PERTAMA — BATU BARA DAN MIGAS. Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 38,4 persen dari total PDRB senilai Rp329,5 triliun. Kutai Kartanegara dan Kutai Timur adalah dua kabupaten penghasil batubara terbesar. Lifting minyak dan gas dari wilayah Kalsul sepanjang 2024 mencapai 96–99 persen dari target APBN. Kilang RDMP Balikpapan sedang diupgrade dengan tambahan kapasitas 50 ribu barel per hari yang ditargetkan selesai triwulan III-2026. KEDUA — NIKEL DAN MINERAL BARU. BPS Kaltim mencatat mulai beroperasinya smelter nikel baru di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 2024. Juga pabrik amonium nitrat di Bontang dan Kutai Kartanegara. Kawasan industri KIPI Maloy dan Kariangau Industrial Estate mulai menarik investor untuk pengolahan minyak, gas, dan nikel. KETIGA — ENERGI TERBARUKAN YANG BELUM DISENTUH. Ini yang banyak orang belum tahu. Potensi energi primer Kaltim dari semua sumber mencapai 400 gigawatt. Tenaga air saja punya potensi 17.861 MW. Tenaga surya 850 MW. Bioenergi 63 juta ton. Pemprov bahkan sudah menarik 15 investor untuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah di Balikpapan. KEEMPAT — IKN SEBAGAI KATALIS BARU. Ibu Kota Nusantara ada di Penajam Paser Utara, Kaltim. Anggaran pembangunan IKN yang sudah terealisasi mencapai Rp39,6 triliun hingga akhir 2024. Ini mendorong sektor konstruksi, hotel, penerbangan, wisata, dan jasa di Samarinda dan Balikpapan ikut tumbuh. KELIMA — PERKEBUNAN DAN PANGAN. Luas perkebunan Kaltim mencapai 1,1 juta hektare dengan produksi 5,87 juta ton, mayoritas kelapa sawit. Sektor pertanian juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar walaupun kontribusi PDRB-nya relatif kecil. PARADOKS YANG NYATA Dengan semua kekayaan ini, muncul paradoks yang sudah lama ada. Sektor tambang menyerap hanya 8,5 persen angkatan kerja. Pendapatan besar dari sumber daya alam belum otomatis menetes ke bawah. Dana Bagi Hasil dari pertambangan justru turun saat harga batubara koreksi, artinya APBD daerah ikut naik turun mengikuti harga komoditas global yang tidak bisa dikendalikan. Inilah akar kenapa 2.000 orang bisa turun ke jalan mempertanyakan Rp 25 miliar untuk renovasi rumah jabatan — bukan karena daerahnya miskin, tapi karena distribusi manfaatnya yang dipertanyakan. SINGKATNYA KANG Kaltim itu seperti sawah yang tanahnya subur banget — bisa ditanami apa saja dan hasilnya luar biasa. Tapi kalau petaninya nggak dapat bagian yang adil dari hasil panen, ya wajar kalau mereka protes ke pemilik lahan. Potensinya ada. Yang perlu dibenahi adalah siapa yang menikmati dan bagaimana tata kelolanya. Demo 21 April itu bukan tanda Kaltim gagal — itu tanda rakyatnya sudah cukup sadar untuk meminta bagian yang semestinya. Dan itu sebenarnya sinyal bagus bagi investor: masyarakatnya kritis, artinya tata kelola ke depan akan diawasi lebih ketat. Akang kalau punya modal dan mau ikut masuk ke potensi Kaltim, sektor mana yang paling menarik menurut Akang — energi terbarukan, hilirisasi mineral, atau agribisnis? Komen di bawah atau langsung DM ya! Gambar dibuat dengan bantuan AI. Kang Yayan Praktisi salah satu Lembaga Keuangan Syariah BUMN serta Pemerhati investasi, keuangan dan Business Continuity Tiktok", "post_id": "7633415892881181970"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 422.8929234459641, "y": 602.6535863159123, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 53.36667895216463, "y": 518.4223492703718, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 367.19422540082036, "y": 964.5489086234188, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 609.3665257207117, "y": 672.7065059733333, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 300.98240556902556, "y": 372.09676807672656, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "@apt_news", "attributes": {"label": "@apt_news", "x": 179.74564467789057, "y": 304.5622591795044, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-YDIldMUYIQ", "id": "@apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Saat Kelangkaan BBM Hantam Ekonomi | APT\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nBank sentral Rusia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 14,25%, memberikan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan karena perekonomian menghadapi risiko inflasi yang meningkat dan gangguan pasokan bahan bakar.\n\nGubernur Elvira Nabiullina mengatakan keputusan tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan pro-inflasi, termasuk ekspansi anggaran, pertumbuhan pinjaman yang lebih kuat, dan penurunan produksi bahan bakar motor. Bank tersebut juga menyebutkan ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga komoditas yang terkait dengan ketegangan geopolitik.\n\nKelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia telah mendorong harga bensin lebih tinggi, menambah tekanan lebih lanjut pada inflasi. Terlepas dari tren disinflasi baru-baru ini, para pejabat memperingatkan bahwa risiko di masa depan tetap tinggi.\n\nNabiullina menekankan bahwa keputusan suku bunga di masa mendatang tidak ditentukan sebelumnya dan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, ekspektasi inflasi, dan perkembangan kebijakan fiskal.\n\n#Rusia #BankSentral #ElviraNabiullina #SukuBunga #Inflasi #EkonomiRusia #BeritaTerkini #HargaMinyak #KrisisBahanBakar #BeritaEkonomi #EkonomiGlobal #BeritaKeuangan #KebijakanMonetari #PemotonganSukuBunga #Moskow", "post_id": "-YDIldMUYIQ"}}, {"key": "apt_news", "attributes": {"label": "apt_news", "x": 51.165742666829274, "y": 396.44415137596246, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-YDIldMUYIQ", "id": "apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Saat Kelangkaan BBM Hantam Ekonomi | APT\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nBank sentral Rusia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 14,25%, memberikan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan karena perekonomian menghadapi risiko inflasi yang meningkat dan gangguan pasokan bahan bakar.\n\nGubernur Elvira Nabiullina mengatakan keputusan tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan pro-inflasi, termasuk ekspansi anggaran, pertumbuhan pinjaman yang lebih kuat, dan penurunan produksi bahan bakar motor. Bank tersebut juga menyebutkan ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga komoditas yang terkait dengan ketegangan geopolitik.\n\nKelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia telah mendorong harga bensin lebih tinggi, menambah tekanan lebih lanjut pada inflasi. Terlepas dari tren disinflasi baru-baru ini, para pejabat memperingatkan bahwa risiko di masa depan tetap tinggi.\n\nNabiullina menekankan bahwa keputusan suku bunga di masa mendatang tidak ditentukan sebelumnya dan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, ekspektasi inflasi, dan perkembangan kebijakan fiskal.\n\n#Rusia #BankSentral #ElviraNabiullina #SukuBunga #Inflasi #EkonomiRusia #BeritaTerkini #HargaMinyak #KrisisBahanBakar #BeritaEkonomi #EkonomiGlobal #BeritaKeuangan #KebijakanMonetari #PemotonganSukuBunga #Moskow", "post_id": "-YDIldMUYIQ"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 700.536928394991, "y": 38.28129298407346, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uknUrua5AXA", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur RBI Angkat Bicara Soal Rupiah, Guncangan Minyak & Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga | Waw...\n\nGubernur RBI Sanjay Malhotra bergabung dengan ET Now untuk percakapan eksklusif tentang prospek ekonomi India di tengah ketidakpastian global, volatilitas minyak mentah, risiko inflasi, dan arah suku bunga di masa depan.\n\nMulai dari pergerakan rupee dan arus masuk asing hingga deposito FCNR, inklusi indeks obligasi, belanja modal swasta, rupee digital, AI di perbankan, dan perlindungan konsumen, Gubernur berbagi wawasan penting tentang bagaimana Bank Sentral India (RBI) menavigasi dunia yang berubah dengan cepat.\n\nAkankah RBI menaikkan suku bunga lagi? Apakah rupee berada di bawah tekanan? Seberapa tangguh ekonomi India dibandingkan dengan krisis masa lalu? Saksikan diskusi komprehensif ini untuk memahami apa yang akan terjadi di masa depan bagi pasar, bisnis, NRI, dan investor.\n\nKendalikan uang Anda dengan kondisi ekonomi saat ini.\n\n#etnow #beritabisnis #gubernurrbi #sanjaymalhotra #rbi #rupee #ekonomiindia #inflasi #sukubunga #pasarsaham\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "uknUrua5AXA"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 890.1901857084135, "y": 241.80896868052605, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uknUrua5AXA", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur RBI Angkat Bicara Soal Rupiah, Guncangan Minyak & Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga | Waw...\n\nGubernur RBI Sanjay Malhotra bergabung dengan ET Now untuk percakapan eksklusif tentang prospek ekonomi India di tengah ketidakpastian global, volatilitas minyak mentah, risiko inflasi, dan arah suku bunga di masa depan.\n\nMulai dari pergerakan rupee dan arus masuk asing hingga deposito FCNR, inklusi indeks obligasi, belanja modal swasta, rupee digital, AI di perbankan, dan perlindungan konsumen, Gubernur berbagi wawasan penting tentang bagaimana Bank Sentral India (RBI) menavigasi dunia yang berubah dengan cepat.\n\nAkankah RBI menaikkan suku bunga lagi? Apakah rupee berada di bawah tekanan? Seberapa tangguh ekonomi India dibandingkan dengan krisis masa lalu? Saksikan diskusi komprehensif ini untuk memahami apa yang akan terjadi di masa depan bagi pasar, bisnis, NRI, dan investor.\n\nKendalikan uang Anda dengan kondisi ekonomi saat ini.\n\n#etnow #beritabisnis #gubernurrbi #sanjaymalhotra #rbi #rupee #ekonomiindia #inflasi #sukubunga #pasarsaham\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "uknUrua5AXA"}}, {"key": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "attributes": {"label": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "x": 430.4410461825423, "y": 632.0271254163681, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "h0KhWWRE2SI", "id": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "source": "youtube-000001", "content": "[News'Box'] Angka yang Belum Pernah Terlihat Sejak 1998... Ekonomi Korea Selatan Sedang Tidak Bai...\n\n#NilaiTukar #Harga #HargaBensin #SukuBunga #Ekonomi\n\n00:00 Nilai tukar Juni melampaui 1.520 won... Tertinggi sejak krisis nilai tukar\n\n00:28 Harga telur, ayam, dll. naik... Kekhawatiran inflasi akibat gelombang panas awal\n\n01:06 Harga bensin domestik tetap 'stabil' di kisaran 2.000 won meskipun harga minyak internasional anjlok\n\n▶ Berlangganan Saluran Berita OBS\n\nhttps://youtube.com/?sub_conf...\n\n▶ Baca lebih banyak artikel Berita OBS\n\nPC: http://www.obsnews.co.kr\n\nSeluler: http://m.obs.co.kr\n\n▶ Laporkan Berita OBS\n\nEmail: jebo\n\nTelepon: 032-670-5555", "post_id": "h0KhWWRE2SI"}}, {"key": "obs3660", "attributes": {"label": "obs3660", "x": 302.6152423270565, "y": 193.12455137136476, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "h0KhWWRE2SI", "id": "obs3660", "source": "youtube-000001", "content": "[News'Box'] Angka yang Belum Pernah Terlihat Sejak 1998... Ekonomi Korea Selatan Sedang Tidak Bai...\n\n#NilaiTukar #Harga #HargaBensin #SukuBunga #Ekonomi\n\n00:00 Nilai tukar Juni melampaui 1.520 won... Tertinggi sejak krisis nilai tukar\n\n00:28 Harga telur, ayam, dll. naik... Kekhawatiran inflasi akibat gelombang panas awal\n\n01:06 Harga bensin domestik tetap 'stabil' di kisaran 2.000 won meskipun harga minyak internasional anjlok\n\n▶ Berlangganan Saluran Berita OBS\n\nhttps://youtube.com/?sub_conf...\n\n▶ Baca lebih banyak artikel Berita OBS\n\nPC: http://www.obsnews.co.kr\n\nSeluler: http://m.obs.co.kr\n\n▶ Laporkan Berita OBS\n\nEmail: jebo\n\nTelepon: 032-670-5555", "post_id": "h0KhWWRE2SI"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 830.0966176946456, "y": 811.1225692627123, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "N9NK5DK53GA", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Inilah Alasannya Kenapa Bank Sentral Dunia Diam-diam Borong Emas 1.000 Ton Setiap Tahun!\n\n🔥 DUNIA SEDANG BERUBAH! INI ALASAN BANK SENTRAL DUNIA DIAM-DIAM BORONG EMAS 1.000 TON SETIAP TAHUN! 🔥\n\nApakah dunia sedang bersiap menghadapi krisis besar berikutnya?\n\nDi tengah meningkatnya konflik geopolitik, perang, ketidakpastian ekonomi global, ancaman inflasi, dan berbagai perubahan dalam sistem keuangan internasional, bank-bank sentral dunia justru melakukan sesuatu yang sangat mengejutkan.\n\n✅ Mereka membeli emas dalam jumlah masif.\n✅ Mereka memborong sekitar 1.000 ton emas per tahun.\n✅ Mereka mulai memulangkan emas dari luar negeri.\n✅ Mereka mengurangi ketergantungan pada pusat penyimpanan tradisional seperti Amerika Serikat dan Inggris.\n✅ Mereka mulai mendiversifikasi lokasi penyimpanan emas mereka.\n\nLalu pertanyaannya...\n\n🤔 Apa yang sebenarnya mereka ketahui?\n🤔 Mengapa hampir seluruh bank sentral dunia kompak meningkatkan cadangan emas?\n🤔 Mengapa emas kembali menjadi aset favorit di era digital?\n🤔 Apakah dunia sedang memasuki babak baru dalam sistem keuangan global?\n🤔 Apakah ini berkaitan dengan perang Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik?\n\nDalam video kali ini, Inner Boost akan membahas secara lengkap dan mendalam laporan terbaru dari World Gold Council (WGC) yang dikutip CNBC mengenai fenomena pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral dunia.\n\n📌 Pembahasan dalam video ini:\n\n✅ Mengapa emas masih menjadi aset strategis bagi negara-negara dunia\n✅ Alasan bank sentral membeli sekitar 1.000 ton emas setiap tahun\n✅ Fakta mengejutkan bahwa hampir 9 dari 10 bank sentral memperkirakan cadangan emas global akan terus meningkat\n✅ Mengapa 45% bank sentral berencana menambah emas mereka\n✅ Mengapa hanya 1% yang memperkirakan penurunan cadangan emas\n✅ Dampak perang Rusia-Ukraina terhadap strategi penyimpanan emas dunia\n✅ Alasan negara-negara mulai memulangkan emas mereka ke dalam negeri\n✅ Risiko menyimpan cadangan emas di luar negeri\n✅ Penjelasan lengkap tentang diversifikasi cadangan dan manajemen risiko\n✅ Analisis UBS mengenai masa depan permintaan emas global\n✅ Hubungan emas dengan inflasi, krisis ekonomi, dan stabilitas keuangan\n✅ Apakah dunia sedang menuju dedolarisasi?\n✅ Pelajaran penting yang bisa dipetik masyarakat dari strategi bank sentral dunia\n\n💰 Selama ribuan tahun emas selalu menjadi simbol kekayaan, keamanan, dan kepercayaan.\n\nNamun di era modern saat ini, ketika teknologi berkembang begitu cepat dan sistem keuangan semakin kompleks, mengapa justru semakin banyak negara kembali memperkuat kepemilikan emas mereka?\n\nJawabannya mungkin akan mengejutkan Anda.\n\nKarena apa yang sedang dilakukan bank sentral dunia hari ini bisa menjadi petunjuk mengenai arah ekonomi global di masa depan.\n\n📈 Jika Anda tertarik dengan topik:\n\n✔️ Emas\n✔️ Investasi emas\n✔️ Harga emas\n✔️ Ekonomi dunia\n✔️ Geopolitik global\n✔️ Krisis ekonomi\n✔️ Inflasi\n✔️ Bank sentral\n✔️ Dolar AS\n✔️ Dedolarisasi\n✔️ Cadangan devisa\n✔️ World Gold Council\n✔️ CNBC Indonesia\n✔️ Keuangan global\n✔️ Analisis ekonomi\n✔️ Masa depan sistem keuangan dunia\n\nMaka video ini wajib Anda tonton sampai selesai.\n\n💬 Menurut Anda, mengapa semakin banyak negara memborong emas dan mulai membawa pulang cadangan emas mereka?\n\nApakah ini hanya strategi perlindungan biasa?\n\nAtaukah sebenarnya dunia sedang mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar dalam sistem keuangan global?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n📢 SHARE ke teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami perkembangan ekonomi dunia.\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost untuk mendapatkan video terbaru seputar ekonomi global, investasi, pengembangan diri, keuangan, dan fenomena dunia yang jarang dibahas secara mendalam.\n\nTerima kasih sudah mendukung channel Inner Boost.\n\n🚀 Terus belajar.\n🚀 Terus berkembang.\n🚀 Terus tingkatkan kualitas diri.\n\n\n#emas2026 #hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemasdunia #hargaemashariini #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemasantamhariini #hargaemaspegadaian #nabungemas  #Emas #HargaEmas #InvestasiEmas #BankSentral #WorldGoldCouncil #GoldPrice #CadanganEmas #EkonomiDunia #Geopolitik #KrisisEkonomi #DolarAS #Dedolarisasi #Inflasi #KeuanganGlobal #BeritaEkonomi #CNBCIndonesia #EkonomiGlobal #Investasi #Gold #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "N9NK5DK53GA"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 8.266320405053262, "y": 622.3277080862671, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "N9NK5DK53GA", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Inilah Alasannya Kenapa Bank Sentral Dunia Diam-diam Borong Emas 1.000 Ton Setiap Tahun!\n\n🔥 DUNIA SEDANG BERUBAH! INI ALASAN BANK SENTRAL DUNIA DIAM-DIAM BORONG EMAS 1.000 TON SETIAP TAHUN! 🔥\n\nApakah dunia sedang bersiap menghadapi krisis besar berikutnya?\n\nDi tengah meningkatnya konflik geopolitik, perang, ketidakpastian ekonomi global, ancaman inflasi, dan berbagai perubahan dalam sistem keuangan internasional, bank-bank sentral dunia justru melakukan sesuatu yang sangat mengejutkan.\n\n✅ Mereka membeli emas dalam jumlah masif.\n✅ Mereka memborong sekitar 1.000 ton emas per tahun.\n✅ Mereka mulai memulangkan emas dari luar negeri.\n✅ Mereka mengurangi ketergantungan pada pusat penyimpanan tradisional seperti Amerika Serikat dan Inggris.\n✅ Mereka mulai mendiversifikasi lokasi penyimpanan emas mereka.\n\nLalu pertanyaannya...\n\n🤔 Apa yang sebenarnya mereka ketahui?\n🤔 Mengapa hampir seluruh bank sentral dunia kompak meningkatkan cadangan emas?\n🤔 Mengapa emas kembali menjadi aset favorit di era digital?\n🤔 Apakah dunia sedang memasuki babak baru dalam sistem keuangan global?\n🤔 Apakah ini berkaitan dengan perang Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik?\n\nDalam video kali ini, Inner Boost akan membahas secara lengkap dan mendalam laporan terbaru dari World Gold Council (WGC) yang dikutip CNBC mengenai fenomena pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral dunia.\n\n📌 Pembahasan dalam video ini:\n\n✅ Mengapa emas masih menjadi aset strategis bagi negara-negara dunia\n✅ Alasan bank sentral membeli sekitar 1.000 ton emas setiap tahun\n✅ Fakta mengejutkan bahwa hampir 9 dari 10 bank sentral memperkirakan cadangan emas global akan terus meningkat\n✅ Mengapa 45% bank sentral berencana menambah emas mereka\n✅ Mengapa hanya 1% yang memperkirakan penurunan cadangan emas\n✅ Dampak perang Rusia-Ukraina terhadap strategi penyimpanan emas dunia\n✅ Alasan negara-negara mulai memulangkan emas mereka ke dalam negeri\n✅ Risiko menyimpan cadangan emas di luar negeri\n✅ Penjelasan lengkap tentang diversifikasi cadangan dan manajemen risiko\n✅ Analisis UBS mengenai masa depan permintaan emas global\n✅ Hubungan emas dengan inflasi, krisis ekonomi, dan stabilitas keuangan\n✅ Apakah dunia sedang menuju dedolarisasi?\n✅ Pelajaran penting yang bisa dipetik masyarakat dari strategi bank sentral dunia\n\n💰 Selama ribuan tahun emas selalu menjadi simbol kekayaan, keamanan, dan kepercayaan.\n\nNamun di era modern saat ini, ketika teknologi berkembang begitu cepat dan sistem keuangan semakin kompleks, mengapa justru semakin banyak negara kembali memperkuat kepemilikan emas mereka?\n\nJawabannya mungkin akan mengejutkan Anda.\n\nKarena apa yang sedang dilakukan bank sentral dunia hari ini bisa menjadi petunjuk mengenai arah ekonomi global di masa depan.\n\n📈 Jika Anda tertarik dengan topik:\n\n✔️ Emas\n✔️ Investasi emas\n✔️ Harga emas\n✔️ Ekonomi dunia\n✔️ Geopolitik global\n✔️ Krisis ekonomi\n✔️ Inflasi\n✔️ Bank sentral\n✔️ Dolar AS\n✔️ Dedolarisasi\n✔️ Cadangan devisa\n✔️ World Gold Council\n✔️ CNBC Indonesia\n✔️ Keuangan global\n✔️ Analisis ekonomi\n✔️ Masa depan sistem keuangan dunia\n\nMaka video ini wajib Anda tonton sampai selesai.\n\n💬 Menurut Anda, mengapa semakin banyak negara memborong emas dan mulai membawa pulang cadangan emas mereka?\n\nApakah ini hanya strategi perlindungan biasa?\n\nAtaukah sebenarnya dunia sedang mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar dalam sistem keuangan global?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n📢 SHARE ke teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami perkembangan ekonomi dunia.\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost untuk mendapatkan video terbaru seputar ekonomi global, investasi, pengembangan diri, keuangan, dan fenomena dunia yang jarang dibahas secara mendalam.\n\nTerima kasih sudah mendukung channel Inner Boost.\n\n🚀 Terus belajar.\n🚀 Terus berkembang.\n🚀 Terus tingkatkan kualitas diri.\n\n\n#emas2026 #hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemasdunia #hargaemashariini #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemasantamhariini #hargaemaspegadaian #nabungemas  #Emas #HargaEmas #InvestasiEmas #BankSentral #WorldGoldCouncil #GoldPrice #CadanganEmas #EkonomiDunia #Geopolitik #KrisisEkonomi #DolarAS #Dedolarisasi #Inflasi #KeuanganGlobal #BeritaEkonomi #CNBCIndonesia #EkonomiGlobal #Investasi #Gold #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "N9NK5DK53GA"}}, {"key": "@ConstellationEnergy", "attributes": {"label": "@ConstellationEnergy", "x": 459.6223921936412, "y": 401.6670183442417, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "VlQu98Rdui8", "id": "@ConstellationEnergy", "source": "youtube-000001", "content": "Episode 15: Perspektif Mengenai Keandalan dan Keberlanjutan dari Industri Baja\n\nDalam episode Plugged In kali ini, pembawa acara Chuck Hanna berbincang dengan Manajer Pengadaan Energi Bersih dan Akuntansi Karbon Steel Dynamics, Hollie Mitchell. Topik yang dibahas meliputi dekarbonisasi, pengadaan dan strategi energi, serta memenuhi permintaan pelanggan dan pasar. Hollie membahas tantangan unik industri baja terkait keberlanjutan, keandalan, dan mitigasi risiko.\n\n👉 Berlangganan untuk video lainnya    /   \n\n👉 Ikuti kami di media sosial\n‣ LinkedIn   / constellation-energy  \n‣ Facebook   / constellationenergy  \n‣ Instagram   / constellationenergy  \n‣ X https://x.com/constellationeg\n\n👉 Kunjungi situs web kami http://constellation.com\n\nConstellation adalah produsen energi terbesar di AS dengan kapasitas 55 GW dari fasilitas nuklir, gas alam, minyak, panas bumi, hidro, angin, dan surya, serta pemasok ritel terkemuka untuk solusi energi.\n\n© 2026 Constellation. Penawaran yang dijelaskan di sini, jika berlaku, adalah milik Constellation NewEnergy, Inc. atau Constellation NewEnergy-Gas Division, LLC, yang merupakan afiliasi satu sama lain. Nama merek dan nama produk adalah merek dagang atau merek layanan dari pemiliknya masing-masing. Semua hak dilindungi undang-undang. Pandangan, pemikiran, dan opini yang diungkapkan dalam podcast oleh setiap peserta sepenuhnya milik pembicara dan tidak selalu mewakili pandangan perusahaan tempat pembicara bekerja (termasuk Constellation Energy Corporation atau afiliasinya), organisasi, komite, atau kelompok atau individu lainnya. Constellation tidak memberikan dan secara tegas menolak jaminan, representasi, atau garansi tersurat maupun tersirat apa pun mengenai opini atau pernyataan yang tercantum di sini atau dalam podcast. Constellation tidak bertanggung jawab atas ketergantungan apa pun pada informasi, opini, atau pernyataan yang terdapat dalam podcast atau atas kelalaian atau kesalahan fakta apa pun.", "post_id": "VlQu98Rdui8"}}, {"key": "constellationenergy", "attributes": {"label": "constellationenergy", "x": 49.65231848758434, "y": 891.2467874748872, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VlQu98Rdui8", "id": "constellationenergy", "source": "youtube-000001", "content": "Episode 15: Perspektif Mengenai Keandalan dan Keberlanjutan dari Industri Baja\n\nDalam episode Plugged In kali ini, pembawa acara Chuck Hanna berbincang dengan Manajer Pengadaan Energi Bersih dan Akuntansi Karbon Steel Dynamics, Hollie Mitchell. Topik yang dibahas meliputi dekarbonisasi, pengadaan dan strategi energi, serta memenuhi permintaan pelanggan dan pasar. Hollie membahas tantangan unik industri baja terkait keberlanjutan, keandalan, dan mitigasi risiko.\n\n👉 Berlangganan untuk video lainnya    /   \n\n👉 Ikuti kami di media sosial\n‣ LinkedIn   / constellation-energy  \n‣ Facebook   / constellationenergy  \n‣ Instagram   / constellationenergy  \n‣ X https://x.com/constellationeg\n\n👉 Kunjungi situs web kami http://constellation.com\n\nConstellation adalah produsen energi terbesar di AS dengan kapasitas 55 GW dari fasilitas nuklir, gas alam, minyak, panas bumi, hidro, angin, dan surya, serta pemasok ritel terkemuka untuk solusi energi.\n\n© 2026 Constellation. Penawaran yang dijelaskan di sini, jika berlaku, adalah milik Constellation NewEnergy, Inc. atau Constellation NewEnergy-Gas Division, LLC, yang merupakan afiliasi satu sama lain. Nama merek dan nama produk adalah merek dagang atau merek layanan dari pemiliknya masing-masing. Semua hak dilindungi undang-undang. Pandangan, pemikiran, dan opini yang diungkapkan dalam podcast oleh setiap peserta sepenuhnya milik pembicara dan tidak selalu mewakili pandangan perusahaan tempat pembicara bekerja (termasuk Constellation Energy Corporation atau afiliasinya), organisasi, komite, atau kelompok atau individu lainnya. Constellation tidak memberikan dan secara tegas menolak jaminan, representasi, atau garansi tersurat maupun tersirat apa pun mengenai opini atau pernyataan yang tercantum di sini atau dalam podcast. Constellation tidak bertanggung jawab atas ketergantungan apa pun pada informasi, opini, atau pernyataan yang terdapat dalam podcast atau atas kelalaian atau kesalahan fakta apa pun.", "post_id": "VlQu98Rdui8"}}, {"key": "@kitco", "attributes": {"label": "@kitco", "x": 732.4730634707573, "y": 574.5252234468694, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "@kitco", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "JeremySzafron", "x": 684.7121318926775, "y": 94.3021261510808, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "JeremySzafron", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "KitcoNewsNOW", "x": 632.5470918213286, "y": 785.1945546179428, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "KitcoNewsNOW", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "EconguyRosie", "x": 142.00946459324294, "y": 671.673673009319, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "EconguyRosie", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "@TERANGKEMULIAAN", "attributes": {"label": "@TERANGKEMULIAAN", "x": 717.2973136661402, "y": 754.8587586872628, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "igxArYtTpnQ", "id": "@TERANGKEMULIAAN", "source": "youtube-000001", "content": "GEMPAR!! DAUD TONY INGATKAN INI ADALAH PUNCAK INFLASI! AHOK PRESIDEN INDONESIA MAKA BGN HARUS BUBAR!\n\nGEMPAR!! DAUD TONY INGATKAN INI ADALAH PUNCAK INFLASI! AHOK PRESIDEN INDONESIA MAKA BGN HARUS BUBAR! #2026 #2030 #nubuatan #penglihatan #ramalan #akhirzaman #thegreatreset #daudtony #terangkemuliaan\n\nShalom sahabat TERANG KEMULIAAN yang terkasih.\n\nTerima kasih telah mengunjungi channel TERANG KEMULIAAN.\n\nKiranya Damai Sejahtera, Sukacita, Berkat & semua Kebaikan Tuhan selalu menyertai hidup kita semua. Amin.\n\nAyo marilah ikut dalam pekerjaan Tuhan dengan cara SUBSCRIBE channel Terang Kemuliaan dan BAGIKAN video-videonya agar kiranya channel Terang Kemuliaan ini bisa menjadi berkat untuk semua orang.\n\nSumber video : \nThoms Hallyess TV & BASUKI TJAHAJA PURNAMA (AHOK)\n\nCreative Commons licenses\nVideo ini dibuat dengan tujuan memperluas penyebaran Kabar Baik dan Keselamatan untuk semua orang.\n\nMari kita dukung terus pelayanan PS DAUD TONY dengan cara SUBSCRIBE channel ini dan SHARE video-videonya. Dan mari kita semua berdoa kiranya beliau selalu diberikan kesehatan agar terus dapat memberitakan Kabar Baik. Amin.\n\nApabila Bpk/Ibu membutuhkan doa khusus. Dapat mengikuti Zoom bersama :\n\nPS THOMAS HALLYESS\n(Live Zoom bersama Thoms Hallyess TV)\nSetiap hari senin & jumat.\nDapatkan ID Zoom di \nWA : 0822.8409.6063\natau\nPS JONAS \n(Ngobras bersana Ev Daud Tony|Yefta Ministry)\nSetiap hari rabu\nDapatkan ID Zoom di \nWA : 0813.9077.8868\n\nBila anda ingin memberikan bantuan dana untuk di salurkan kepada mereka yang membutuhkan.\nSilahkan ber DONASI PEDULI SESAMA melalui\nhttps://saweria.co/TerangKemuliaan\nOVO | GOPAY | DANA | LINK AJA | QRIS\n\nTerima kasih\n\nLove,\nTERANG KEMULIAAN\nTuhan Yesus memberkati kita semua.\nAmin\n\nSubscribe, Like, Comment & Share \nChannel TERANG KEMULIAAN\n  / terang_kemuliaan  \n\nJOIN & Be part of FAMILY TERANG KEMULIAAN\n   /   \n\n=========================================\nDisclaimer\n©Copyright Disclaimer Under Section 107 of the   Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as critism, comment, news reporting, teaching, scholarship and research. Fair Use is use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of Fair Use.\n\n#daudtony #terangkemuliaan #daudtonyterbaru #terangkemuliaan #fyp #everyone #semuaorang #foryou #motivasi #inspiration #inspirasi #nasehat #terangkemuliaan #khotbahkristen #firmantuhan #saatteduh #daudtony #daudtonyterbaru #gilbertlumoindong #hennykristianus #jonpregador #jonpregadortv #layarkebenaran #philipmantofa #pastorandisimon #eviintjipto #debbybasjirtv #bmntv #gsjs #renungan #renunganhariankristen #renungankristen #inspirasikristen #imankristen #sampulkristen #ayatalkitab #pengharapankekal #beritakeselamatan #keselamatanku #keselamatan #alkitabberkata #motivasikristen #believeingod #motivasirohani #viral #trending #fypシ #fyp #foryou #foryourpages #foryoupage #Psdebbybasjir​ #PdtDebbybasjir​ #DebbyBasjir2025​ #EvEliaMyron​ #PsJusufRoni​ #DebbyBasjirTerbaru​ #SundayOnlineDebbyBasjir​\n#SundayServiceDebbyBasjir​ #MezbahDoaDebbyBasjir​ #MezbahSyukurDebbyBasjir​ #JusufRoni​​ #RenunganKristen​​ #ImanKebenaran​​ #PengajaranAlkitab​​ #YesusKristus​​ #RohaniKristen​​ #DoaHarian​​ #KebenaranFirman​​ #KasihKarunia​​ #PertumbuhanIman​ #KeselamatanDalamKristus​​ #InjilKebenaran​​ #PemulihanIman​​ #KhotbahTerbaru​​ #PerenunganHidup​​ #KristenIndonesia​​ #YesusSumberHidup​​\n\npendeta daud tony\nno telp pdt daud tony\npdt daud tony\ndoa darah yesus daud tony\nsiapa daud tony\nagama daud tony\nalamat rumah pendeta daud tony\nsiapakah daud tony\npendeta daud tony gereja apa\ndaud tony asal mana\ndaud tony gereja apa\nalamat pendeta daud tony\nalamat rumah daud tony\nayam goreng daud tony\napakah sai baba meninggal karena daud tony\nalamat rumah pdt daud tony\ndaud tony biografi\ndaud tony bertobat tahun berapa\ndaud tony bunuh sai baba\ndaud tony bertobat tahun\nkesaksian daud tony bertobat\ndaud tony umur berapa\nkapan daud tony bertobat\nbiografi daud tony\nbenarkah sai baba meninggal karena daud tony\nbuku daud tony\npdt daud tony vs sai baba\ndaud tony melawan sai baba\ncerita daud tony\ncontact daud tony\ncara menghubungi daud tony\nlagu rohani ciptaan daud tony\ndaud tony dan keluarga\ndaud tony dan sby\ndaud tony dukun sakti\ntony daud dibawa ke surga\nagama daud tony dulu\ndoa daud tony darah yesus\ndoa daud tony\ndoa minyak urapan daud tony\ndunia santet daud tony\ndoa pendeta daud tony\ndukun daud tony\ndaud tony pendeta\ndaud tony\ntony daud\ndaud tony vs gilbert lumoindong\ngereja daud tony\nkesaksian daud tony kuasa gelap dan santet\ngereja pdt daud tony\ngilbert lumoindong vs daud tony\nkisah hidup daud tony\ndaud tony indigo\nilmu daud tony\ntony daud kesaksian mantan dukun tersakti indonesia\nkesaksian daud tony ke surga\nkhotbah daud tony\nkisah daud tony\nkesaksian daud tony terbaru\nkesaktian daud tony\nkematian sai baba vs daud tony\nkesaksian pendeta daud tony\ndaud tony lahir tahun berapa\nlagu daud tony\nlirik lagu awan kemuliaan daud tony", "post_id": "igxArYtTpnQ"}}, {"key": "terangkemuliaan", "attributes": {"label": "terangkemuliaan", "x": 364.8406667489187, "y": 988.5161211740956, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "igxArYtTpnQ", "id": "terangkemuliaan", "source": "youtube-000001", "content": "GEMPAR!! DAUD TONY INGATKAN INI ADALAH PUNCAK INFLASI! AHOK PRESIDEN INDONESIA MAKA BGN HARUS BUBAR!\n\nGEMPAR!! DAUD TONY INGATKAN INI ADALAH PUNCAK INFLASI! AHOK PRESIDEN INDONESIA MAKA BGN HARUS BUBAR! #2026 #2030 #nubuatan #penglihatan #ramalan #akhirzaman #thegreatreset #daudtony #terangkemuliaan\n\nShalom sahabat TERANG KEMULIAAN yang terkasih.\n\nTerima kasih telah mengunjungi channel TERANG KEMULIAAN.\n\nKiranya Damai Sejahtera, Sukacita, Berkat & semua Kebaikan Tuhan selalu menyertai hidup kita semua. Amin.\n\nAyo marilah ikut dalam pekerjaan Tuhan dengan cara SUBSCRIBE channel Terang Kemuliaan dan BAGIKAN video-videonya agar kiranya channel Terang Kemuliaan ini bisa menjadi berkat untuk semua orang.\n\nSumber video : \nThoms Hallyess TV & BASUKI TJAHAJA PURNAMA (AHOK)\n\nCreative Commons licenses\nVideo ini dibuat dengan tujuan memperluas penyebaran Kabar Baik dan Keselamatan untuk semua orang.\n\nMari kita dukung terus pelayanan PS DAUD TONY dengan cara SUBSCRIBE channel ini dan SHARE video-videonya. Dan mari kita semua berdoa kiranya beliau selalu diberikan kesehatan agar terus dapat memberitakan Kabar Baik. Amin.\n\nApabila Bpk/Ibu membutuhkan doa khusus. Dapat mengikuti Zoom bersama :\n\nPS THOMAS HALLYESS\n(Live Zoom bersama Thoms Hallyess TV)\nSetiap hari senin & jumat.\nDapatkan ID Zoom di \nWA : 0822.8409.6063\natau\nPS JONAS \n(Ngobras bersana Ev Daud Tony|Yefta Ministry)\nSetiap hari rabu\nDapatkan ID Zoom di \nWA : 0813.9077.8868\n\nBila anda ingin memberikan bantuan dana untuk di salurkan kepada mereka yang membutuhkan.\nSilahkan ber DONASI PEDULI SESAMA melalui\nhttps://saweria.co/TerangKemuliaan\nOVO | GOPAY | DANA | LINK AJA | QRIS\n\nTerima kasih\n\nLove,\nTERANG KEMULIAAN\nTuhan Yesus memberkati kita semua.\nAmin\n\nSubscribe, Like, Comment & Share \nChannel TERANG KEMULIAAN\n  / terang_kemuliaan  \n\nJOIN & Be part of FAMILY TERANG KEMULIAAN\n   /   \n\n=========================================\nDisclaimer\n©Copyright Disclaimer Under Section 107 of the   Copyright Act 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as critism, comment, news reporting, teaching, scholarship and research. Fair Use is use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of Fair Use.\n\n#daudtony #terangkemuliaan #daudtonyterbaru #terangkemuliaan #fyp #everyone #semuaorang #foryou #motivasi #inspiration #inspirasi #nasehat #terangkemuliaan #khotbahkristen #firmantuhan #saatteduh #daudtony #daudtonyterbaru #gilbertlumoindong #hennykristianus #jonpregador #jonpregadortv #layarkebenaran #philipmantofa #pastorandisimon #eviintjipto #debbybasjirtv #bmntv #gsjs #renungan #renunganhariankristen #renungankristen #inspirasikristen #imankristen #sampulkristen #ayatalkitab #pengharapankekal #beritakeselamatan #keselamatanku #keselamatan #alkitabberkata #motivasikristen #believeingod #motivasirohani #viral #trending #fypシ #fyp #foryou #foryourpages #foryoupage #Psdebbybasjir​ #PdtDebbybasjir​ #DebbyBasjir2025​ #EvEliaMyron​ #PsJusufRoni​ #DebbyBasjirTerbaru​ #SundayOnlineDebbyBasjir​\n#SundayServiceDebbyBasjir​ #MezbahDoaDebbyBasjir​ #MezbahSyukurDebbyBasjir​ #JusufRoni​​ #RenunganKristen​​ #ImanKebenaran​​ #PengajaranAlkitab​​ #YesusKristus​​ #RohaniKristen​​ #DoaHarian​​ #KebenaranFirman​​ #KasihKarunia​​ #PertumbuhanIman​ #KeselamatanDalamKristus​​ #InjilKebenaran​​ #PemulihanIman​​ #KhotbahTerbaru​​ #PerenunganHidup​​ #KristenIndonesia​​ #YesusSumberHidup​​\n\npendeta daud tony\nno telp pdt daud tony\npdt daud tony\ndoa darah yesus daud tony\nsiapa daud tony\nagama daud tony\nalamat rumah pendeta daud tony\nsiapakah daud tony\npendeta daud tony gereja apa\ndaud tony asal mana\ndaud tony gereja apa\nalamat pendeta daud tony\nalamat rumah daud tony\nayam goreng daud tony\napakah sai baba meninggal karena daud tony\nalamat rumah pdt daud tony\ndaud tony biografi\ndaud tony bertobat tahun berapa\ndaud tony bunuh sai baba\ndaud tony bertobat tahun\nkesaksian daud tony bertobat\ndaud tony umur berapa\nkapan daud tony bertobat\nbiografi daud tony\nbenarkah sai baba meninggal karena daud tony\nbuku daud tony\npdt daud tony vs sai baba\ndaud tony melawan sai baba\ncerita daud tony\ncontact daud tony\ncara menghubungi daud tony\nlagu rohani ciptaan daud tony\ndaud tony dan keluarga\ndaud tony dan sby\ndaud tony dukun sakti\ntony daud dibawa ke surga\nagama daud tony dulu\ndoa daud tony darah yesus\ndoa daud tony\ndoa minyak urapan daud tony\ndunia santet daud tony\ndoa pendeta daud tony\ndukun daud tony\ndaud tony pendeta\ndaud tony\ntony daud\ndaud tony vs gilbert lumoindong\ngereja daud tony\nkesaksian daud tony kuasa gelap dan santet\ngereja pdt daud tony\ngilbert lumoindong vs daud tony\nkisah hidup daud tony\ndaud tony indigo\nilmu daud tony\ntony daud kesaksian mantan dukun tersakti indonesia\nkesaksian daud tony ke surga\nkhotbah daud tony\nkisah daud tony\nkesaksian daud tony terbaru\nkesaktian daud tony\nkematian sai baba vs daud tony\nkesaksian pendeta daud tony\ndaud tony lahir tahun berapa\nlagu daud tony\nlirik lagu awan kemuliaan daud tony", "post_id": "igxArYtTpnQ"}}, {"key": "@investor_weekly", "attributes": {"label": "@investor_weekly", "x": 435.2377150097062, "y": 701.278414062766, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "gGzbEdithwI", "id": "@investor_weekly", "source": "youtube-000001", "content": "7 Saham yang Dibeli Investor Value Teratas di Tahun 2026\n\n7 Saham yang Dibeli Investor Nilai Terbaik di Tahun 2026\n\nDua investor paling dihormati saat ini, Seth Klarman dan Bill Ackman, baru saja mengajukan formulir 13-F awal tahun 2026 mereka, mengungkapkan secara tepat ke mana mereka menempatkan miliaran dolar ke dalam ekonomi yang melambat dan kepanikan pasar. Sementara sebagian besar Wall Street membeku karena inflasi dan ketakutan geopolitik, kedua legenda ini melakukan pembelian besar-besaran di tujuh saham spesifik—dan pada satu raksasa teknologi besar, mereka bertaruh langsung melawan satu sama lain.\n\nKonsensus Utama: Mengapa Klarman dan Ackman sama-sama banyak berinvestasi di Amazon selama penurunan pasar musim semi, mengubah risiko teknologi historis menjadi tempat berlindung teraman terbesar mereka.\n\nStrategi Jalan Tol: Alasan tepat mengapa dua investor yang sangat menuntut dan berlawanan menempatkan modal besar ke Restaurant Brands International.\n\nMembangun Investasi Besar-besaran: Bagaimana Bill Ackman memanfaatkan penurunan pasar sebesar 18% untuk membangun posisi baru senilai $2,09 miliar di Microsoft dari nol.\n\nPertarungan Legendaris Terakhir: Pertarungan berisiko tinggi di mana Ackman memangkas 95% posisinya di Alphabet (Google) untuk mendanai taruhannya di Microsoft, sementara Klarman membeli saham yang justru dijualnya.\n\nPergeseran Strategi Pembayaran: Mengapa Klarman sepenuhnya meninggalkan perusahaan pemroses pembayaran tradisional untuk beralih sepenuhnya ke Visa.\n\nTaruhan Kontrarian Terakhir: Bagaimana Klarman menentang strategi defensifnya sendiri untuk membeli Norwegian Cruise Line di dekat titik terendah tahunannya tepat ketika perusahaan tersebut diam-diam kembali meraih keuntungan.\n\nIni bukan tentang mengejar euforia pasar sementara atau berjudi dengan tiket lotere. Dengan menganalisis pergerakan nilai mendalam dari Baupost Group dan permainan ultra-konsentrasi Pershing Square, Anda akan mempelajari bagaimana investor paling cerdas di dunia mengidentifikasi keunggulan yang tahan lama dan memanfaatkan rasa takut untuk membeli bisnis dominan dengan diskon besar.\n\nMenurut Anda, investor legendaris mana yang benar dalam taruhan Alphabet vs. Microsoft—apakah Anda berpihak pada konsentrasi Bill Ackman atau permainan nilai mendalam Seth Klarman? Beri tahu saya di kolom komentar di bawah, dan jangan lupa untuk menyukai dan berlangganan untuk pembahasan mendalam lainnya tentang portofolio institusional!\n\nBab\n00:00 Lembar Panduan 13-F\n01:21 Profil Klarman vs Ackman\n02:00 Konsensus Amazon\n03:38 Jalan Tol Restaurant Brands\n05:00 Pembelian Panik Microsoft\n06:41 Pertarungan Alphabet\n08:25 Perubahan Strategi Pembayaran Visa\n09:34 Biaya Tersembunyi Aon\n10:52 Taruhan Kapal Pesiar Norwegian\n11:26 Pelajaran Utama\n\nJika Anda menikmati video ini, kami akan senang jika Anda menjadi pelanggan kami.\n\nBERLANGGANAN DI SINI ►    /   \n\nUntuk pertanyaan bisnis atau kolaborasi:\n📧 helloinvestorweekly\n\nKonten di saluran ini diawasi oleh pemegang sertifikasi CFA untuk memastikan tingkat keahlian yang tinggi. Namun, semua video hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Pendapat yang diungkapkan bersifat umum dan tidak disesuaikan dengan keadaan individu. Selalu konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi untuk nasihat yang dipersonalisasi. Keputusan investasi Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya, dan kami tidak bertanggung jawab atas konsekuensi apa pun.", "post_id": "gGzbEdithwI"}}, {"key": "investor_weekly", "attributes": {"label": "investor_weekly", "x": 416.7994578808337, "y": 791.5575014506904, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gGzbEdithwI", "id": "investor_weekly", "source": "youtube-000001", "content": "7 Saham yang Dibeli Investor Value Teratas di Tahun 2026\n\n7 Saham yang Dibeli Investor Nilai Terbaik di Tahun 2026\n\nDua investor paling dihormati saat ini, Seth Klarman dan Bill Ackman, baru saja mengajukan formulir 13-F awal tahun 2026 mereka, mengungkapkan secara tepat ke mana mereka menempatkan miliaran dolar ke dalam ekonomi yang melambat dan kepanikan pasar. Sementara sebagian besar Wall Street membeku karena inflasi dan ketakutan geopolitik, kedua legenda ini melakukan pembelian besar-besaran di tujuh saham spesifik—dan pada satu raksasa teknologi besar, mereka bertaruh langsung melawan satu sama lain.\n\nKonsensus Utama: Mengapa Klarman dan Ackman sama-sama banyak berinvestasi di Amazon selama penurunan pasar musim semi, mengubah risiko teknologi historis menjadi tempat berlindung teraman terbesar mereka.\n\nStrategi Jalan Tol: Alasan tepat mengapa dua investor yang sangat menuntut dan berlawanan menempatkan modal besar ke Restaurant Brands International.\n\nMembangun Investasi Besar-besaran: Bagaimana Bill Ackman memanfaatkan penurunan pasar sebesar 18% untuk membangun posisi baru senilai $2,09 miliar di Microsoft dari nol.\n\nPertarungan Legendaris Terakhir: Pertarungan berisiko tinggi di mana Ackman memangkas 95% posisinya di Alphabet (Google) untuk mendanai taruhannya di Microsoft, sementara Klarman membeli saham yang justru dijualnya.\n\nPergeseran Strategi Pembayaran: Mengapa Klarman sepenuhnya meninggalkan perusahaan pemroses pembayaran tradisional untuk beralih sepenuhnya ke Visa.\n\nTaruhan Kontrarian Terakhir: Bagaimana Klarman menentang strategi defensifnya sendiri untuk membeli Norwegian Cruise Line di dekat titik terendah tahunannya tepat ketika perusahaan tersebut diam-diam kembali meraih keuntungan.\n\nIni bukan tentang mengejar euforia pasar sementara atau berjudi dengan tiket lotere. Dengan menganalisis pergerakan nilai mendalam dari Baupost Group dan permainan ultra-konsentrasi Pershing Square, Anda akan mempelajari bagaimana investor paling cerdas di dunia mengidentifikasi keunggulan yang tahan lama dan memanfaatkan rasa takut untuk membeli bisnis dominan dengan diskon besar.\n\nMenurut Anda, investor legendaris mana yang benar dalam taruhan Alphabet vs. Microsoft—apakah Anda berpihak pada konsentrasi Bill Ackman atau permainan nilai mendalam Seth Klarman? Beri tahu saya di kolom komentar di bawah, dan jangan lupa untuk menyukai dan berlangganan untuk pembahasan mendalam lainnya tentang portofolio institusional!\n\nBab\n00:00 Lembar Panduan 13-F\n01:21 Profil Klarman vs Ackman\n02:00 Konsensus Amazon\n03:38 Jalan Tol Restaurant Brands\n05:00 Pembelian Panik Microsoft\n06:41 Pertarungan Alphabet\n08:25 Perubahan Strategi Pembayaran Visa\n09:34 Biaya Tersembunyi Aon\n10:52 Taruhan Kapal Pesiar Norwegian\n11:26 Pelajaran Utama\n\nJika Anda menikmati video ini, kami akan senang jika Anda menjadi pelanggan kami.\n\nBERLANGGANAN DI SINI ►    /   \n\nUntuk pertanyaan bisnis atau kolaborasi:\n📧 helloinvestorweekly\n\nKonten di saluran ini diawasi oleh pemegang sertifikasi CFA untuk memastikan tingkat keahlian yang tinggi. Namun, semua video hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Pendapat yang diungkapkan bersifat umum dan tidak disesuaikan dengan keadaan individu. Selalu konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi untuk nasihat yang dipersonalisasi. Keputusan investasi Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya, dan kami tidak bertanggung jawab atas konsekuensi apa pun.", "post_id": "gGzbEdithwI"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "@yonhapnewstv23", "x": 579.4380769239658, "y": 559.2751837088421, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "P1XZfg9EUwc", "id": "@yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minuman dan Makanan Terus Melonjak… Inflasi Pangan Kembali 'Goyah' / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nKenaikan harga terus berlanjut di seluruh industri makanan, mulai dari minuman hingga makan di luar.\n\nDengan nilai tukar yang tinggi, kenaikan harga minyak internasional, dan meningkatnya beban biaya bahan baku, kekhawatiran tentang harga makanan kembali muncul.\n\nLaporan oleh Reporter Han Ji-yi.\n\n[Reporter]\n\nMinuman berkarbonasi dan produk kopi yang dipajang di rak minuman di sebuah supermarket.\n\nBaru-baru ini, berita tentang kenaikan harga terus berdatangan di industri makanan dan minuman.\n\nMulai tanggal 26, Lotte Chilsung Beverage akan menaikkan harga pabrik untuk 44 item di 12 merek, termasuk Chilsung Cider dan Pepsi-Cola, rata-rata sebesar 5,3% untuk pertama kalinya dalam dua tahun.\n\nMega MGC Coffee menaikkan harga tiga jenis Kopi Halmega masing-masing sebesar 200 won, dan Ediya Coffee juga menaikkan harga beberapa produk hingga 15,2%.\n\nIndustri restoran pun tidak terkecuali.\n\nBorn Korea menaikkan harga menu rata-rata 11% di 11 merek, termasuk Yeokjeon Udon, Hanshin Pocha, dan Rolling Pasta, sementara Dongdaemun Yeopgi Tteokbokki memutuskan untuk menaikkan harga semua produknya sekitar 7% untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.\n\nGoobne Chicken juga menghadapi kontroversi terkait apa yang disebut \"shrinkflation,\" praktik mengurangi ukuran porsi tanpa menaikkan harga, seperti dengan mengurangi berat beberapa menu ayam tanpa tulang.\n\nIndustri menjelaskan bahwa beban biaya telah mencapai batasnya karena kenaikan harga minyak internasional, nilai tukar, dan biaya bahan baku.\n\nFaktanya, harga aluminium internasional telah naik sekitar 50% dibandingkan tahun lalu, dan harga nafta, bahan baku untuk plastik, telah meningkat lebih dari 60%.\n\nPara ahli khawatir bahwa jika ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan nilai tukar yang tinggi terus berlanjut, bahkan perusahaan yang saat ini bertahan pun mungkin mulai menyesuaikan harga, yang berpotensi meningkatkan beban harga pangan di paruh kedua tahun ini. [Lee Eun-hee / Profesor Emeritus, Departemen Studi Konsumen, Universitas Inha] \"Ada faktor yang berkontribusi terhadap inflasi akibat tingginya harga bensin. Sebagian besar bahan makanan di negara kita diimpor. Terlihat bahwa nilai tukar yang tinggi memberikan tekanan signifikan pada kenaikan harga pangan.\"\n\nKarena tekanan kenaikan harga menyebar ke seluruh industri, ketidakstabilan harga pangan diperkirakan akan berlanjut untuk sementara waktu.\n\nIni adalah Han Ji-yi dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Song Ah-hae]\n\n[Grafis: Lee Eun-byeol]\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal berita Korea: Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "P1XZfg9EUwc"}}, {"key": "docu", "attributes": {"label": "docu", "x": 302.41177185082194, "y": 10.48839499786791, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P1XZfg9EUwc", "id": "docu", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minuman dan Makanan Terus Melonjak… Inflasi Pangan Kembali 'Goyah' / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nKenaikan harga terus berlanjut di seluruh industri makanan, mulai dari minuman hingga makan di luar.\n\nDengan nilai tukar yang tinggi, kenaikan harga minyak internasional, dan meningkatnya beban biaya bahan baku, kekhawatiran tentang harga makanan kembali muncul.\n\nLaporan oleh Reporter Han Ji-yi.\n\n[Reporter]\n\nMinuman berkarbonasi dan produk kopi yang dipajang di rak minuman di sebuah supermarket.\n\nBaru-baru ini, berita tentang kenaikan harga terus berdatangan di industri makanan dan minuman.\n\nMulai tanggal 26, Lotte Chilsung Beverage akan menaikkan harga pabrik untuk 44 item di 12 merek, termasuk Chilsung Cider dan Pepsi-Cola, rata-rata sebesar 5,3% untuk pertama kalinya dalam dua tahun.\n\nMega MGC Coffee menaikkan harga tiga jenis Kopi Halmega masing-masing sebesar 200 won, dan Ediya Coffee juga menaikkan harga beberapa produk hingga 15,2%.\n\nIndustri restoran pun tidak terkecuali.\n\nBorn Korea menaikkan harga menu rata-rata 11% di 11 merek, termasuk Yeokjeon Udon, Hanshin Pocha, dan Rolling Pasta, sementara Dongdaemun Yeopgi Tteokbokki memutuskan untuk menaikkan harga semua produknya sekitar 7% untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.\n\nGoobne Chicken juga menghadapi kontroversi terkait apa yang disebut \"shrinkflation,\" praktik mengurangi ukuran porsi tanpa menaikkan harga, seperti dengan mengurangi berat beberapa menu ayam tanpa tulang.\n\nIndustri menjelaskan bahwa beban biaya telah mencapai batasnya karena kenaikan harga minyak internasional, nilai tukar, dan biaya bahan baku.\n\nFaktanya, harga aluminium internasional telah naik sekitar 50% dibandingkan tahun lalu, dan harga nafta, bahan baku untuk plastik, telah meningkat lebih dari 60%.\n\nPara ahli khawatir bahwa jika ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan nilai tukar yang tinggi terus berlanjut, bahkan perusahaan yang saat ini bertahan pun mungkin mulai menyesuaikan harga, yang berpotensi meningkatkan beban harga pangan di paruh kedua tahun ini. [Lee Eun-hee / Profesor Emeritus, Departemen Studi Konsumen, Universitas Inha] \"Ada faktor yang berkontribusi terhadap inflasi akibat tingginya harga bensin. Sebagian besar bahan makanan di negara kita diimpor. Terlihat bahwa nilai tukar yang tinggi memberikan tekanan signifikan pada kenaikan harga pangan.\"\n\nKarena tekanan kenaikan harga menyebar ke seluruh industri, ketidakstabilan harga pangan diperkirakan akan berlanjut untuk sementara waktu.\n\nIni adalah Han Ji-yi dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Song Ah-hae]\n\n[Grafis: Lee Eun-byeol]\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal berita Korea: Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "P1XZfg9EUwc"}}, {"key": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "yonhapnewstv23", "x": 473.9354793823205, "y": 454.0751851959166, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P1XZfg9EUwc", "id": "yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minuman dan Makanan Terus Melonjak… Inflasi Pangan Kembali 'Goyah' / YonhapnewsTV\n\n[Pembawa Acara]\n\nKenaikan harga terus berlanjut di seluruh industri makanan, mulai dari minuman hingga makan di luar.\n\nDengan nilai tukar yang tinggi, kenaikan harga minyak internasional, dan meningkatnya beban biaya bahan baku, kekhawatiran tentang harga makanan kembali muncul.\n\nLaporan oleh Reporter Han Ji-yi.\n\n[Reporter]\n\nMinuman berkarbonasi dan produk kopi yang dipajang di rak minuman di sebuah supermarket.\n\nBaru-baru ini, berita tentang kenaikan harga terus berdatangan di industri makanan dan minuman.\n\nMulai tanggal 26, Lotte Chilsung Beverage akan menaikkan harga pabrik untuk 44 item di 12 merek, termasuk Chilsung Cider dan Pepsi-Cola, rata-rata sebesar 5,3% untuk pertama kalinya dalam dua tahun.\n\nMega MGC Coffee menaikkan harga tiga jenis Kopi Halmega masing-masing sebesar 200 won, dan Ediya Coffee juga menaikkan harga beberapa produk hingga 15,2%.\n\nIndustri restoran pun tidak terkecuali.\n\nBorn Korea menaikkan harga menu rata-rata 11% di 11 merek, termasuk Yeokjeon Udon, Hanshin Pocha, dan Rolling Pasta, sementara Dongdaemun Yeopgi Tteokbokki memutuskan untuk menaikkan harga semua produknya sekitar 7% untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.\n\nGoobne Chicken juga menghadapi kontroversi terkait apa yang disebut \"shrinkflation,\" praktik mengurangi ukuran porsi tanpa menaikkan harga, seperti dengan mengurangi berat beberapa menu ayam tanpa tulang.\n\nIndustri menjelaskan bahwa beban biaya telah mencapai batasnya karena kenaikan harga minyak internasional, nilai tukar, dan biaya bahan baku.\n\nFaktanya, harga aluminium internasional telah naik sekitar 50% dibandingkan tahun lalu, dan harga nafta, bahan baku untuk plastik, telah meningkat lebih dari 60%.\n\nPara ahli khawatir bahwa jika ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan nilai tukar yang tinggi terus berlanjut, bahkan perusahaan yang saat ini bertahan pun mungkin mulai menyesuaikan harga, yang berpotensi meningkatkan beban harga pangan di paruh kedua tahun ini. [Lee Eun-hee / Profesor Emeritus, Departemen Studi Konsumen, Universitas Inha] \"Ada faktor yang berkontribusi terhadap inflasi akibat tingginya harga bensin. Sebagian besar bahan makanan di negara kita diimpor. Terlihat bahwa nilai tukar yang tinggi memberikan tekanan signifikan pada kenaikan harga pangan.\"\n\nKarena tekanan kenaikan harga menyebar ke seluruh industri, ketidakstabilan harga pangan diperkirakan akan berlanjut untuk sementara waktu.\n\nIni adalah Han Ji-yi dari Yonhap News TV.\n\n[Penyuntingan Video: Song Ah-hae]\n\n[Grafis: Lee Eun-byeol]\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal berita Korea: Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "P1XZfg9EUwc"}}, {"key": "@StratChronicles", "attributes": {"label": "@StratChronicles", "x": 309.76302419144673, "y": 139.63289185314252, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3631, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "v98ihGtNSMQ", "id": "@StratChronicles", "source": "youtube-000001", "content": "Kanadevia: Titik Cekik Geopolitik Mutlak Hidrogen Hijau\n\nIni adalah Dekonstruksi Klinis dari Eksorsisme Identitas. Kami mengabaikan narasi ritel lingkungan standar untuk menganalisis kelangsungan hidup yang brutal dan penuh perhitungan dari raksasa industri berat. Selama beberapa dekade, raksasa maritim Jepang menderita akibat perang harga yang kejam, margin keuntungan mereka hancur oleh modal yang didukung negara dari Tiongkok dan Korea Selatan. Di kuburan industri berat ini, satu entitas melakukan amputasi tanpa ampun terhadap warisannya sendiri. Pada tahun 2024, Hitachi Zosen secara resmi meninggalkan kebanggaan pembuatan kapal selama seabad, menghapus namanya sepenuhnya untuk muncul sebagai Kanadevia.\n\nDalam uraian ini, kami melakukan perluasan tiga lapis ke dalam Anatomi Amputasi Korporasi. Kami mendekonstruksi bagaimana tim peneliti yang nakal pada tahun 1974 dengan gigih mempertahankan elektrolisis air Membran Pertukaran Proton (PEM) melawan mandat eksekutif, secara efektif melindungi pusat kekuatan super hijau masa depan dengan membiarkan badan pembuatan kapal warisan itu mati. Kami menganalisis fisika terapan ekonomi hidrogen—di mana kerapuhan hidrogen mengancam untuk mengubah infrastruktur industri standar menjadi kaca rapuh—dan bagaimana Kanadevia mengerahkan setengah abad rekayasa \"seni gelap\" laut dalam dan kedirgantaraan untuk mencapai integritas tumpukan sel tanpa kebocoran yang sempurna di bawah tekanan 30 bar yang sangat besar.\n\nPembaruan Strategis:\n\"Kesuksesan masa lalu Anda, identitas perusahaan Anda sendiri, kemungkinan besar adalah jangkar terberat yang menyeret Anda ke dasar.\"\n\nMenguraikan Arsitektur Mega-Kanade 5-Megawatt dan bagaimana arsitektur tersebut secara sistematis memberantas titik kegagalan modular untuk mendorong efisiensi termodinamika hingga batas matematis absolutnya.\n\n🔗    /   \n\nCap waktu:\n0:00 Kuburan Industri Berat: Amputasi Terencana Hitachi Zosen\n0:38 Pergeseran Paradigma $1 Triliun: Memposisikan Diri sebagai Titik Cengkeraman Infrastruktur yang Tak Dapat Ditawar\n1:11 Para Penjahat 1974: Melestarikan Penelitian PEM Melawan Mandat Eksekutif\n1:42 Restrukturisasi Tiga Tingkat: Reorientasi Teknis, Ekonomi, dan Geopolitik\n2:44 Guncangan Fundamental: Kendala Subatomik dan Penggetasan Hidrogen\n3:21 Garis Dasar Operasional 30 Bar: Menghindari Penguapan Fasilitas yang Bencana\n4:18 Pengetahuan Tersirat: Menggunakan Kembali Seni Gelap Kapal Selam dan Pengelasan Presisi Tingkat Atom\n5:00 Menginternalisasi Skala: Singularitas 5 Megawatt Membongkar Saingan Modular Barat\n6:02 Perang Regulasi: Bagaimana Aturan RFNBO Uni Eropa Bertindak sebagai Saklar Pemutus Geoekonomi untuk China\n7:22 Keseimbangan 2026: Mengungkap Titik Lemah PEM yang Bencana\n7:58 Paparan Berlebihan Iridium: Mengapa Benteng yang Tak Tergoyahkan Menjadi Sandera Ekstraksi Afrika Selatan\n8:41 Paradoks Strategis: Dapatkah Kanadevia Melampaui Volatilitas Sumber Daya Sebelum Perusahaan Rintisan Anion Tiba?\n\nAnalisis Video:\nKami menganalisis persenjataan kebijakan iklim global sebagai penghalang non-tarif proteksionis. Kami membedah aturan korelasi temporal RFNBO Uni Eropa, yang mengharuskan produksi hidrogen untuk disinkronkan setiap jam dengan lonjakan energi terbarukan. Mandat ini secara efektif bertindak sebagai saklar pemutus geoekonomi untuk sistem alkali China yang lambat yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk meningkat. Karena teknologi PEM Kanadevia memberikan kecepatan start-up instan di bawah satu detik, langkah-langkah catur tingkat negara bagian ini—termasuk Undang-Undang Pengurangan Inflasi AS (IRA)—secara efektif memberi mereka kemenangan regulasi total, secara hukum mengunci infrastruktur warisan asing yang disubsidi.\n\nTerakhir, kita menghadapi Cacat Sistemik dalam Matriks: Kerentanan Iridium. Lingkungan operasional yang sangat asam dari tumpukan PEM membutuhkan katalis platinum dan iridium yang sangat langka untuk mencegah degradasi langsung. Sekitar 80% pasokan iridium global terkonsentrasi di satu yurisdiksi geografis: Kompleks Batuan Beku Bushveld di Afrika Selatan. Kami mengungkap paradoks strategis yang dihadapi investor institusional: Kanadevia telah menukar ketergantungan pada manufaktur Tiongkok yang disubsidi dengan paparan mendalam terhadap jaringan ekstraksi sumber daya Afrika yang dilanda pemogokan pertambangan, volatilitas tenaga kerja, dan kegagalan jaringan listrik yang bergilir.\n\nLanjutkan perjalanan:\n   • Video  \n   • The Hokkaido Sanctuary: Why Nvidia is Bett...  \n   • 14,000km, 0.1 Seconds: Hitachi’s Geopoliti...  \n   • The Iron Chokepoint: How Nippon Steel Weap...  \n   • The $8.5 Trillion Vacuum: Why Tesla Optimu...  \n   • The Hardware Giants: Mastery of Global Man...  \n   • Tech & Strategy: Decoding the Digital Hege...  \n\nTagar:\n#Kanadevia #HitachiZosen #EkonomiHidrogen #HidrogenHijau #ElektroliserPEME #StrategiBisnis #Investasi #RestrukturisasiPerusahaan #Metalurgi #KerapuhanHidrogen #Geopolitik #PerangRegulasi #KeunggulanRantaiPasokan #EkonomiTeknologi\n\nPenafian:\nAnalisis ini hanya untuk tujuan informasi d...", "post_id": "v98ihGtNSMQ"}}, {"key": "stratchronicles", "attributes": {"label": "stratchronicles", "x": 371.5265631721799, "y": 122.66588042606863, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7217, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "v98ihGtNSMQ", "id": "stratchronicles", "source": "youtube-000001", "content": "Kanadevia: Titik Cekik Geopolitik Mutlak Hidrogen Hijau\n\nIni adalah Dekonstruksi Klinis dari Eksorsisme Identitas. Kami mengabaikan narasi ritel lingkungan standar untuk menganalisis kelangsungan hidup yang brutal dan penuh perhitungan dari raksasa industri berat. Selama beberapa dekade, raksasa maritim Jepang menderita akibat perang harga yang kejam, margin keuntungan mereka hancur oleh modal yang didukung negara dari Tiongkok dan Korea Selatan. Di kuburan industri berat ini, satu entitas melakukan amputasi tanpa ampun terhadap warisannya sendiri. Pada tahun 2024, Hitachi Zosen secara resmi meninggalkan kebanggaan pembuatan kapal selama seabad, menghapus namanya sepenuhnya untuk muncul sebagai Kanadevia.\n\nDalam uraian ini, kami melakukan perluasan tiga lapis ke dalam Anatomi Amputasi Korporasi. Kami mendekonstruksi bagaimana tim peneliti yang nakal pada tahun 1974 dengan gigih mempertahankan elektrolisis air Membran Pertukaran Proton (PEM) melawan mandat eksekutif, secara efektif melindungi pusat kekuatan super hijau masa depan dengan membiarkan badan pembuatan kapal warisan itu mati. Kami menganalisis fisika terapan ekonomi hidrogen—di mana kerapuhan hidrogen mengancam untuk mengubah infrastruktur industri standar menjadi kaca rapuh—dan bagaimana Kanadevia mengerahkan setengah abad rekayasa \"seni gelap\" laut dalam dan kedirgantaraan untuk mencapai integritas tumpukan sel tanpa kebocoran yang sempurna di bawah tekanan 30 bar yang sangat besar.\n\nPembaruan Strategis:\n\"Kesuksesan masa lalu Anda, identitas perusahaan Anda sendiri, kemungkinan besar adalah jangkar terberat yang menyeret Anda ke dasar.\"\n\nMenguraikan Arsitektur Mega-Kanade 5-Megawatt dan bagaimana arsitektur tersebut secara sistematis memberantas titik kegagalan modular untuk mendorong efisiensi termodinamika hingga batas matematis absolutnya.\n\n🔗    /   \n\nCap waktu:\n0:00 Kuburan Industri Berat: Amputasi Terencana Hitachi Zosen\n0:38 Pergeseran Paradigma $1 Triliun: Memposisikan Diri sebagai Titik Cengkeraman Infrastruktur yang Tak Dapat Ditawar\n1:11 Para Penjahat 1974: Melestarikan Penelitian PEM Melawan Mandat Eksekutif\n1:42 Restrukturisasi Tiga Tingkat: Reorientasi Teknis, Ekonomi, dan Geopolitik\n2:44 Guncangan Fundamental: Kendala Subatomik dan Penggetasan Hidrogen\n3:21 Garis Dasar Operasional 30 Bar: Menghindari Penguapan Fasilitas yang Bencana\n4:18 Pengetahuan Tersirat: Menggunakan Kembali Seni Gelap Kapal Selam dan Pengelasan Presisi Tingkat Atom\n5:00 Menginternalisasi Skala: Singularitas 5 Megawatt Membongkar Saingan Modular Barat\n6:02 Perang Regulasi: Bagaimana Aturan RFNBO Uni Eropa Bertindak sebagai Saklar Pemutus Geoekonomi untuk China\n7:22 Keseimbangan 2026: Mengungkap Titik Lemah PEM yang Bencana\n7:58 Paparan Berlebihan Iridium: Mengapa Benteng yang Tak Tergoyahkan Menjadi Sandera Ekstraksi Afrika Selatan\n8:41 Paradoks Strategis: Dapatkah Kanadevia Melampaui Volatilitas Sumber Daya Sebelum Perusahaan Rintisan Anion Tiba?\n\nAnalisis Video:\nKami menganalisis persenjataan kebijakan iklim global sebagai penghalang non-tarif proteksionis. Kami membedah aturan korelasi temporal RFNBO Uni Eropa, yang mengharuskan produksi hidrogen untuk disinkronkan setiap jam dengan lonjakan energi terbarukan. Mandat ini secara efektif bertindak sebagai saklar pemutus geoekonomi untuk sistem alkali China yang lambat yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk meningkat. Karena teknologi PEM Kanadevia memberikan kecepatan start-up instan di bawah satu detik, langkah-langkah catur tingkat negara bagian ini—termasuk Undang-Undang Pengurangan Inflasi AS (IRA)—secara efektif memberi mereka kemenangan regulasi total, secara hukum mengunci infrastruktur warisan asing yang disubsidi.\n\nTerakhir, kita menghadapi Cacat Sistemik dalam Matriks: Kerentanan Iridium. Lingkungan operasional yang sangat asam dari tumpukan PEM membutuhkan katalis platinum dan iridium yang sangat langka untuk mencegah degradasi langsung. Sekitar 80% pasokan iridium global terkonsentrasi di satu yurisdiksi geografis: Kompleks Batuan Beku Bushveld di Afrika Selatan. Kami mengungkap paradoks strategis yang dihadapi investor institusional: Kanadevia telah menukar ketergantungan pada manufaktur Tiongkok yang disubsidi dengan paparan mendalam terhadap jaringan ekstraksi sumber daya Afrika yang dilanda pemogokan pertambangan, volatilitas tenaga kerja, dan kegagalan jaringan listrik yang bergilir.\n\nLanjutkan perjalanan:\n   • Video  \n   • The Hokkaido Sanctuary: Why Nvidia is Bett...  \n   • 14,000km, 0.1 Seconds: Hitachi’s Geopoliti...  \n   • The Iron Chokepoint: How Nippon Steel Weap...  \n   • The $8.5 Trillion Vacuum: Why Tesla Optimu...  \n   • The Hardware Giants: Mastery of Global Man...  \n   • Tech & Strategy: Decoding the Digital Hege...  \n\nTagar:\n#Kanadevia #HitachiZosen #EkonomiHidrogen #HidrogenHijau #ElektroliserPEME #StrategiBisnis #Investasi #RestrukturisasiPerusahaan #Metalurgi #KerapuhanHidrogen #Geopolitik #PerangRegulasi #KeunggulanRantaiPasokan #EkonomiTeknologi\n\nPenafian:\nAnalisis ini hanya untuk tujuan informasi d...", "post_id": "v98ihGtNSMQ"}}], "edges": [{"key": "Arbiyumi", "source": "Arbiyumi", "target": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Otak__OnChain", "source": "Otak__OnChain", "target": "KobeissiLetter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kangsurya85", "source": "kangsurya85", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "fahmyradhi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "ugm.yogyakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "validnews", "source": "validnews", "target": "prasasticenter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "alisyakieb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "emmadetys", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "kankantaufik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "tapem_kabbandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "bandungpemkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "diskominfobdgkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "prokopimkabbandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desa.lengkong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desa_tegalluar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desabuahbatubersatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "bojongsoangdesa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desa.cipagalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "bojongsari_guyub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kangyayan30", "source": "kangyayan30", "target": "kangyayan30", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@apt_news", "source": "@apt_news", "target": "apt_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "source": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "target": "obs3660", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ConstellationEnergy", "source": "@ConstellationEnergy", "target": "constellationenergy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TERANGKEMULIAAN", "source": "@TERANGKEMULIAAN", "target": "terangkemuliaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@investor_weekly", "source": "@investor_weekly", "target": "investor_weekly", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "docu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@StratChronicles", "source": "@StratChronicles", "target": "stratchronicles", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}