{"nodes": [{"key": "andi_achilles", "attributes": {"label": "andi_achilles", "x": 836.2365059146846, "y": 160.16270549231837, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069682393913643413", "id": "andi_achilles", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.931 per Dolar AS, Tertekan Proyeksi Suku Bunga The Fed\n\nhttps://t.co/S8rri94f3r", "post_id": "2069682393913643413"}}, {"key": "KompasTV", "attributes": {"label": "KompasTV", "x": 352.2736867083185, "y": 441.16270273865024, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 29.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069682393913643413", "id": "KompasTV", "source": "retweet-000002", "content": "Rupiah Rabu Melemah ke Rp17.931 per Dolar AS, Tertekan Proyeksi Suku Bunga The Fed\n\nhttps://t.co/S8rri94f3r", "post_id": "2069682393913643413"}}, {"key": "adiaksyaatta", "attributes": {"label": "adiaksyaatta", "x": 414.11243635486096, "y": 809.9351279570957, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069855371934708097", "id": "adiaksyaatta", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi ekonomi sekarang maksa the fed buat tetap hawkish bahkan bisa naikin suku bunga lagi. Efeknya yield obligasi AS naik & bikin banyak investor pindah kesana. Kondisi ini nekan harga emas, bitcoin, ihsg, rupiah. Cek aja di market semuanya lg turun. Bitcoin jebol dibawah 60K", "post_id": "2069855371934708097"}}, {"key": "karirfess", "attributes": {"label": "karirfess", "x": 558.1417625159519, "y": 182.92301410939072, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 38.5897, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069855371934708097", "id": "karirfess", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi ekonomi sekarang maksa the fed buat tetap hawkish bahkan bisa naikin suku bunga lagi. Efeknya yield obligasi AS naik & bikin banyak investor pindah kesana. Kondisi ini nekan harga emas, bitcoin, ihsg, rupiah. Cek aja di market semuanya lg turun. Bitcoin jebol dibawah 60K", "post_id": "2069855371934708097"}}, {"key": "JawisN", "attributes": {"label": "JawisN", "x": 503.5023263774615, "y": 361.276741282048, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069706145456116181", "id": "JawisN", "source": "tweet-000004", "content": "berharap the Fed US naikin bunga, harga emas turun.\nIHSG anjlok Rupiah Anjlok MBG, Kopdes jalan terus.", "post_id": "2069706145456116181"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 85.62116050322189, "y": 205.81338959585017, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 56.3201, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "2069706145456116181", "id": "ferrykoto", "source": "tweet-000004", "content": "berharap the Fed US naikin bunga, harga emas turun.\nIHSG anjlok Rupiah Anjlok MBG, Kopdes jalan terus.", "post_id": "2069706145456116181"}}, {"key": "andrsdwang", "attributes": {"label": "andrsdwang", "x": 677.8100004182404, "y": 927.905584182626, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 68.7315, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069689420417286452", "id": "andrsdwang", "source": "tweet-000004", "content": "Betul, apalagi rapat The  FED terakhir memberi sinyal akan menaikan suku bunga 25bps setidaknya sekali tahun ini, bahkan mungkin dua kali.\n\nBayangkan akan terkapar nya rupiah tahun ini. Ditambah pemerintahan amatir.", "post_id": "2069689420417286452"}}, {"key": "MilenialPo91002", "attributes": {"label": "MilenialPo91002", "x": 814.9409626531683, "y": 483.2300773817689, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069766235194356006", "id": "MilenialPo91002", "source": "tweet-000004", "content": "Perasaan tiap hari posting begini tp gk jelaskan kenapa rupiah melemah... membuat fear tanpa alasan seakan\" indonesia bakal hancur... padahal dollar lg pada pulang kampung krn the FED hawkis dgn probalitas tinggi utk naikin suku bunga 75bps sampe akhir tahun..", "post_id": "2069766235194356006"}}, {"key": "fsaidhamzah", "attributes": {"label": "fsaidhamzah", "x": 560.6551418583203, "y": 603.7816181354576, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069419572521062461", "id": "fsaidhamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak Ada.\nsemua prilaku koeching adalah mencoreng nama indonesia.\nproyek MBG yang digembar gemborkan mencetak lapangan kerja 1juta, terbukti menjadi tempat perampokan uang rakyat (smeagol tertangkap).\nRupiah terus melemah, dibilang faktor global (perang timteng), buktinya mata", "post_id": "2069419572521062461"}}, {"key": "MARQUEZ__93", "attributes": {"label": "MARQUEZ__93", "x": 957.1229833962291, "y": 200.66591943716605, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069419572521062461", "id": "MARQUEZ__93", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak Ada.\nsemua prilaku koeching adalah mencoreng nama indonesia.\nproyek MBG yang digembar gemborkan mencetak lapangan kerja 1juta, terbukti menjadi tempat perampokan uang rakyat (smeagol tertangkap).\nRupiah terus melemah, dibilang faktor global (perang timteng), buktinya mata", "post_id": "2069419572521062461"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 292.01146508702345, "y": 108.59508249534112, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069419572521062461", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak Ada.\nsemua prilaku koeching adalah mencoreng nama indonesia.\nproyek MBG yang digembar gemborkan mencetak lapangan kerja 1juta, terbukti menjadi tempat perampokan uang rakyat (smeagol tertangkap).\nRupiah terus melemah, dibilang faktor global (perang timteng), buktinya mata", "post_id": "2069419572521062461"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 214.36719545942728, "y": 591.335758819911, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3926463187386226956_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Kabar terbaru dari lembaga penyedia indeks saham global MSCI dan pelemahan nilai tukar rupiah dinilai meningkatkan kekhawatiran investor pada pasar saham RI.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka di level 6.128, terus tertekan sepanjang hari perdagangan. Setelah ditutup melemah signifikan sebesar -99 poin atau -1,62 persen ke level 6.002 di penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terus merosot hingga menyentuh level 5.900 jelang penutupan pasar. Nilai kapitalisasi pasar pun menyusut hingga Rp 10.400 triliun dari nilai di pembukaan pasar sebesar Rp 10.600 triliun.\n\nSeluruh sektor saham mengalami pelemahan dengan sektor bahan baku dan energi paling dalam turun sekitar 5 persen sampai sekitar pukul 15.00 WIB.\n\nPengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, kepada Kompas, menilai, pelemahan ini dipicu oleh faktor psikologis pasar terhadap stabilitas mata uang dan minimnya daya tarik baru investor asing untuk masuk ke pasar modal.\n\n“Kondisi ini ada hubungannya dengan respons pasar terhadap kembali melemahnya rupiah yang mendekati level 18.000, yang dinilai sebagai indikator kegagalan menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam “IHSG Anjlok 3 Persen, Tekanan Rupiah dan MSCI Diduga Jadi Penyebab” oleh Erika Kurnia () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Kompas61 #IHSG\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3926463187386226956_1537212147"}}, {"key": "erikaparamisora", "attributes": {"label": "erikaparamisora", "x": 79.00667684438356, "y": 367.16459738232976, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926463187386226956_1537212147", "id": "erikaparamisora", "source": "instagram-000001", "content": "Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Kabar terbaru dari lembaga penyedia indeks saham global MSCI dan pelemahan nilai tukar rupiah dinilai meningkatkan kekhawatiran investor pada pasar saham RI.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka di level 6.128, terus tertekan sepanjang hari perdagangan. Setelah ditutup melemah signifikan sebesar -99 poin atau -1,62 persen ke level 6.002 di penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terus merosot hingga menyentuh level 5.900 jelang penutupan pasar. Nilai kapitalisasi pasar pun menyusut hingga Rp 10.400 triliun dari nilai di pembukaan pasar sebesar Rp 10.600 triliun.\n\nSeluruh sektor saham mengalami pelemahan dengan sektor bahan baku dan energi paling dalam turun sekitar 5 persen sampai sekitar pukul 15.00 WIB.\n\nPengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, kepada Kompas, menilai, pelemahan ini dipicu oleh faktor psikologis pasar terhadap stabilitas mata uang dan minimnya daya tarik baru investor asing untuk masuk ke pasar modal.\n\n“Kondisi ini ada hubungannya dengan respons pasar terhadap kembali melemahnya rupiah yang mendekati level 18.000, yang dinilai sebagai indikator kegagalan menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam “IHSG Anjlok 3 Persen, Tekanan Rupiah dan MSCI Diduga Jadi Penyebab” oleh Erika Kurnia () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Kompas61 #IHSG\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3926463187386226956_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 843.8004486750231, "y": 232.06525674781807, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926463187386226956_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Kabar terbaru dari lembaga penyedia indeks saham global MSCI dan pelemahan nilai tukar rupiah dinilai meningkatkan kekhawatiran investor pada pasar saham RI.\n\nIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka di level 6.128, terus tertekan sepanjang hari perdagangan. Setelah ditutup melemah signifikan sebesar -99 poin atau -1,62 persen ke level 6.002 di penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terus merosot hingga menyentuh level 5.900 jelang penutupan pasar. Nilai kapitalisasi pasar pun menyusut hingga Rp 10.400 triliun dari nilai di pembukaan pasar sebesar Rp 10.600 triliun.\n\nSeluruh sektor saham mengalami pelemahan dengan sektor bahan baku dan energi paling dalam turun sekitar 5 persen sampai sekitar pukul 15.00 WIB.\n\nPengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, kepada Kompas, menilai, pelemahan ini dipicu oleh faktor psikologis pasar terhadap stabilitas mata uang dan minimnya daya tarik baru investor asing untuk masuk ke pasar modal.\n\n“Kondisi ini ada hubungannya dengan respons pasar terhadap kembali melemahnya rupiah yang mendekati level 18.000, yang dinilai sebagai indikator kegagalan menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam “IHSG Anjlok 3 Persen, Tekanan Rupiah dan MSCI Diduga Jadi Penyebab” oleh Erika Kurnia () di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#Kompas61 #IHSG\n#MerawatMasaDepan", "post_id": "3926463187386226956_1537212147"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "attributes": {"label": "erinasyafiaalmahyra", "x": 421.0380826847503, "y": 201.74219674829007, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "erinasyafiaalmahyra", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "Ternak", "attributes": {"label": "Ternak", "x": 251.42718431850176, "y": 838.7041344581929, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5897, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "Ternak", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "buterflywave", "attributes": {"label": "buterflywave", "x": 918.0921135460147, "y": 474.517313808039, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654913448366689543", "id": "buterflywave", "source": "tiktok-000001", "content": "Teman-teman, rupiah kembali tertekan dan hari ini menyentuh level Rp17.949 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pasar. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melakukan kunjungan ke China untuk menarik minat investor dan memperluas sumber pembiayaan Indonesia melalui skema Panda Bond. Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menyiapkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond sebagai salah satu upaya menarik dana masuk ke dalam negeri. Namun Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan Tax Amnesty jilid baru. Perlindungan hukum dan perpajakan hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan ke dalam Patriot Bond dan Merah Putih Bond, bukan seluruh aset milik investor. Artinya, perusahaan maupun aset lain yang dimiliki investor tetap dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Kini perhatian pasar tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah mampu membalikkan arah rupiah, atau justru tekanan terhadap mata uang Indonesia masih akan berlanjut? Sumber:  📲 Instal aplikasi CryptoWave Media untuk mendapatkan update ekonomi, rupiah, crypto, dan market global terbaru setiap harinya. #cryptowave #rupiah #purbaya #prabowo #buyindonesia", "post_id": "7654913448366689543"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 13.846201884658015, "y": 971.5982782529063, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 56.3201, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7654913448366689543", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Teman-teman, rupiah kembali tertekan dan hari ini menyentuh level Rp17.949 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pasar. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melakukan kunjungan ke China untuk menarik minat investor dan memperluas sumber pembiayaan Indonesia melalui skema Panda Bond. Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menyiapkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond sebagai salah satu upaya menarik dana masuk ke dalam negeri. Namun Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan Tax Amnesty jilid baru. Perlindungan hukum dan perpajakan hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan ke dalam Patriot Bond dan Merah Putih Bond, bukan seluruh aset milik investor. Artinya, perusahaan maupun aset lain yang dimiliki investor tetap dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Kini perhatian pasar tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah mampu membalikkan arah rupiah, atau justru tekanan terhadap mata uang Indonesia masih akan berlanjut? Sumber:  📲 Instal aplikasi CryptoWave Media untuk mendapatkan update ekonomi, rupiah, crypto, dan market global terbaru setiap harinya. #cryptowave #rupiah #purbaya #prabowo #buyindonesia", "post_id": "7654913448366689543"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "attributes": {"label": "cryptowavem2nd", "x": 48.58134281954107, "y": 728.6978293630007, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654363926934736136", "id": "cryptowavem2nd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew1", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew1", "x": 577.2835445620809, "y": 962.5797140781649, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7519557190366121236", "id": "bangkabelitunginfonew1", "source": "tiktok-000001", "content": "Pulau-pulau cantik di Indonesia kini tak hanya jadi destinasi impian wisatawan, tapi juga muncul di situs jual beli pulau internasional. Salah satunya bahkan berada di Belitung. Fenomena ini memunculkan kekhawatiran sekaligus keheranan: mengapa pulau-pulau milik negara bisa terpampang begitu saja dengan label “for sale”? Situs Private Islands Online, yang dikenal sebagai pasar global untuk jual beli pulau pribadi, menampilkan lima pulau Indonesia yang bisa dimiliki, atau setidaknya diincar, oleh siapapun yang memiliki cukup uang. Salah satu pulau yang paling menarik perhatian adalah Pulau Seliu di Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Situs Private Islands Online menggambarkan pulau ini sebagai sebuah “tempat pelarian yang tenang di tengah keindahan alam yang menakjubkan dan peluang pengembangan yang strategis.” “Pulau Seliu menghadirkan prospek yang menarik bagi mereka yang mencari kehidupan harmonis yang selaras dengan alam,” tulis situs tersebut dalam deskripsinya. Harga yang ditampilkan untuk Pulau Seliu cukup mencengangkan: Rp2.173.025.435, atau sekitar 2,1 miliar rupiah—angka yang bagi sebagian besar orang mungkin setara dengan harga rumah mewah di kota besar. 📝 selengkapnya di belitung.tribunnews.com Hanya Followers Yang Bisa Komentar‼️ Follow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya #bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #bangkabelitung #breakingnews #informasi #berita #viral", "post_id": "7519557190366121236"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew", "x": 334.40257804155937, "y": 710.0742067879429, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5897, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7519557190366121236", "id": "bangkabelitunginfonew", "source": "tiktok-000001", "content": "Pulau-pulau cantik di Indonesia kini tak hanya jadi destinasi impian wisatawan, tapi juga muncul di situs jual beli pulau internasional. Salah satunya bahkan berada di Belitung. Fenomena ini memunculkan kekhawatiran sekaligus keheranan: mengapa pulau-pulau milik negara bisa terpampang begitu saja dengan label “for sale”? Situs Private Islands Online, yang dikenal sebagai pasar global untuk jual beli pulau pribadi, menampilkan lima pulau Indonesia yang bisa dimiliki, atau setidaknya diincar, oleh siapapun yang memiliki cukup uang. Salah satu pulau yang paling menarik perhatian adalah Pulau Seliu di Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Situs Private Islands Online menggambarkan pulau ini sebagai sebuah “tempat pelarian yang tenang di tengah keindahan alam yang menakjubkan dan peluang pengembangan yang strategis.” “Pulau Seliu menghadirkan prospek yang menarik bagi mereka yang mencari kehidupan harmonis yang selaras dengan alam,” tulis situs tersebut dalam deskripsinya. Harga yang ditampilkan untuk Pulau Seliu cukup mencengangkan: Rp2.173.025.435, atau sekitar 2,1 miliar rupiah—angka yang bagi sebagian besar orang mungkin setara dengan harga rumah mewah di kota besar. 📝 selengkapnya di belitung.tribunnews.com Hanya Followers Yang Bisa Komentar‼️ Follow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya #bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #bangkabelitung #breakingnews #informasi #berita #viral", "post_id": "7519557190366121236"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 103.21279453370846, "y": 406.5713920666574, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501466428443840", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai, soal keputusan MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia dan meredakan tekanan jual yang selama ini membayangi pergerakan IHSG.\n\nMeski demikian, Hendra menitiberatkan dampak positif tersebut masih bersifat terbatas karena belum mampu menjawab berbagai tantangan fundamental yang menjadi perhatian investor global. \n\n\"Status Emerging Market memang berhasil dipertahankan, tetapi arah pasar selanjutnya akan lebih ditentukan oleh kondisi fiskal nasional, stabilitas nilai tukar rupiah, prospek suku bunga global, serta kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas kebijakan ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan berbagai program strategis nasional,\" urai Hendra kepada iNews Media Group, Rabu (24/6/2026).\n\nMenurut Hendra, tantangan terbesar Indonesia saat ini bukan lagi sekadar mempertahankan status Emerging Market, melainkan mengembalikan kepercayaan investor asing yang hingga kini masih cenderung berhati-hati.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/status-emerging-market-indonesia-berpeluang-redakan-pelemahan-ihsg\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: :iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emergingmarket #ihsg #pasarmodalindonesia", "post_id": "432781620563594_1501466428443840"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 708.9199365269678, "y": 33.84251282689288, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5897, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501466428443840", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai, soal keputusan MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia dan meredakan tekanan jual yang selama ini membayangi pergerakan IHSG.\n\nMeski demikian, Hendra menitiberatkan dampak positif tersebut masih bersifat terbatas karena belum mampu menjawab berbagai tantangan fundamental yang menjadi perhatian investor global. \n\n\"Status Emerging Market memang berhasil dipertahankan, tetapi arah pasar selanjutnya akan lebih ditentukan oleh kondisi fiskal nasional, stabilitas nilai tukar rupiah, prospek suku bunga global, serta kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas kebijakan ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan berbagai program strategis nasional,\" urai Hendra kepada iNews Media Group, Rabu (24/6/2026).\n\nMenurut Hendra, tantangan terbesar Indonesia saat ini bukan lagi sekadar mempertahankan status Emerging Market, melainkan mengembalikan kepercayaan investor asing yang hingga kini masih cenderung berhati-hati.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/status-emerging-market-indonesia-berpeluang-redakan-pelemahan-ihsg\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: :iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emergingmarket #ihsg #pasarmodalindonesia", "post_id": "432781620563594_1501466428443840"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 91.49984023489277, "y": 748.7592570342782, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 494.8999009181982, "y": 855.899451704792, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.3922, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 36.95316116383418, "y": 134.6233460115259, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.3922, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 246.75626092552594, "y": 31.104495454560176, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.3922, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 865.1680051526195, "y": 720.8353829120252, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.3922, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 89.26271533507291, "y": 583.650969045231, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.3922, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 649.318329321324, "y": 310.682750623771, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.3922, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 944.7361981707896, "y": 296.3198715144748, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 564.9609799134265, "y": 115.43797101470955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.7694, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 775.6527827487952, "y": 17.5875219942635, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.7694, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 619.0207915205297, "y": 627.9390549467743, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8593, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "tJjUbZEXZOU", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Digital India Capai 180 Juta Transaksi: RBI Ungkap Langkah Besar Berikutnya | Sanjay Malhotra\n\nGubernur RBI membagikan perkembangan terbaru proyek Rupee Digital India dan mengungkapkan bagaimana inisiatif Mata Uang Digital Bank Sentral negara tersebut berkembang.\n\nDengan lebih dari satu crore pengguna, hampir 18 crore transaksi, dan nilai transaksi lebih dari ₹38.000 crore yang telah diproses, eksperimen CBDC India memasuki fase baru yang berfokus pada interoperabilitas, pembayaran pemerintah, dan transaksi lintas batas.\n\nBisakah Rupee Digital menjadi evolusi selanjutnya dari UPI dan mengubah pembayaran global? Saksikan percakapan lengkapnya untuk memahami masa depan uang di India.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #businessnews #digitalrupee #cbdc #rbi #upi #fintech #digitalpayments #indianeconomy #centralbank\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk Pembaruan Terbaru tentang Berita Pasar Saham, Berita Bisnis, Berita Perusahaan, IPO & Lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "tJjUbZEXZOU"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 355.103618645506, "y": 121.03299060999394, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "tJjUbZEXZOU", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Digital India Capai 180 Juta Transaksi: RBI Ungkap Langkah Besar Berikutnya | Sanjay Malhotra\n\nGubernur RBI membagikan perkembangan terbaru proyek Rupee Digital India dan mengungkapkan bagaimana inisiatif Mata Uang Digital Bank Sentral negara tersebut berkembang.\n\nDengan lebih dari satu crore pengguna, hampir 18 crore transaksi, dan nilai transaksi lebih dari ₹38.000 crore yang telah diproses, eksperimen CBDC India memasuki fase baru yang berfokus pada interoperabilitas, pembayaran pemerintah, dan transaksi lintas batas.\n\nBisakah Rupee Digital menjadi evolusi selanjutnya dari UPI dan mengubah pembayaran global? Saksikan percakapan lengkapnya untuk memahami masa depan uang di India.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #businessnews #digitalrupee #cbdc #rbi #upi #fintech #digitalpayments #indianeconomy #centralbank\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk Pembaruan Terbaru tentang Berita Pasar Saham, Berita Bisnis, Berita Perusahaan, IPO & Lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "tJjUbZEXZOU"}}], "edges": [{"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "KompasTV", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "andi_achilles", "source": "andi_achilles", "target": "KompasTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "adiaksyaatta", "source": "adiaksyaatta", "target": "karirfess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ferrykoto", "source": "ferrykoto", "target": "andrsdwang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MilenialPo91002", "source": "MilenialPo91002", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fsaidhamzah", "source": "fsaidhamzah", "target": "MARQUEZ__93", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fsaidhamzah", "source": "fsaidhamzah", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "erikaparamisora", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "source": "erinasyafiaalmahyra", "target": "Ternak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buterflywave", "source": "buterflywave", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "source": "cryptowavem2nd", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew1", "source": "bangkabelitunginfonew1", "target": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}