{"nodes": [{"key": "Majinterra2008", "attributes": {"label": "Majinterra2008", "x": 910.7493578649623, "y": 274.77582188344195, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069635430568632437", "id": "Majinterra2008", "source": "tweet-000004", "content": "Berarti pertumbuhan ekonomi pada koruptor meningkat pesat... sampai2 menutupi inflasi rakyat jelata yg mayoritas", "post_id": "2069635430568632437"}}, {"key": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "ARSIPAJA", "x": 674.5386920832968, "y": 698.3603845248415, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069635430568632437", "id": "ARSIPAJA", "source": "tweet-000004", "content": "Berarti pertumbuhan ekonomi pada koruptor meningkat pesat... sampai2 menutupi inflasi rakyat jelata yg mayoritas", "post_id": "2069635430568632437"}}, {"key": "Otak__OnChain", "attributes": {"label": "Otak__OnChain", "x": 256.70355871883135, "y": 34.69157573975845, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069736363398709743", "id": "Otak__OnChain", "source": "tweet-000004", "content": "harga minyak jatuh, tapi tak pasti apa jadi pada inflasi nanti. lagi satu bukti ekonomi dunia ni masih kacau bilau", "post_id": "2069736363398709743"}}, {"key": "KobeissiLetter", "attributes": {"label": "KobeissiLetter", "x": 841.4688527025306, "y": 89.74774409628672, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069736363398709743", "id": "KobeissiLetter", "source": "tweet-000004", "content": "harga minyak jatuh, tapi tak pasti apa jadi pada inflasi nanti. lagi satu bukti ekonomi dunia ni masih kacau bilau", "post_id": "2069736363398709743"}}, {"key": "dpmdkalteng", "attributes": {"label": "dpmdkalteng", "x": 865.9098305371206, "y": 106.79169515336962, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069581509615624512", "id": "dpmdkalteng", "source": "tweet-000004", "content": "Melalui berbagai program tersebut, pemerintah terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.\n\nSumber:  https://t.co/P6vRSi7Wxo", "post_id": "2069581509615624512"}}, {"key": "mmckalteng", "attributes": {"label": "mmckalteng", "x": 579.7518412910318, "y": 992.8948796400393, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069581509615624512", "id": "mmckalteng", "source": "tweet-000004", "content": "Melalui berbagai program tersebut, pemerintah terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.\n\nSumber:  https://t.co/P6vRSi7Wxo", "post_id": "2069581509615624512"}}, {"key": "sate_ayam63638", "attributes": {"label": "sate_ayam63638", "x": 102.98341057021831, "y": 642.2349582238177, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069628154667487600", "id": "sate_ayam63638", "source": "tweet-000004", "content": "bisakah anda tegur orang ini yang bilang bahwa pertumbuhan ekonomi per tahun 5% selama 7 thn langsung dikali total jadi 35% tanpa ada faktor lain yg jd pertimbangan spt inflasi dll? Pakai bahasa sekasar mungkin dgn perspektif awam namun tetap elegan, fokus ke kebodohannya.", "post_id": "2069628154667487600"}}, {"key": "tyaaassh", "attributes": {"label": "tyaaassh", "x": 677.9655722985399, "y": 397.2018964122883, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069628154667487600", "id": "tyaaassh", "source": "tweet-000004", "content": "bisakah anda tegur orang ini yang bilang bahwa pertumbuhan ekonomi per tahun 5% selama 7 thn langsung dikali total jadi 35% tanpa ada faktor lain yg jd pertimbangan spt inflasi dll? Pakai bahasa sekasar mungkin dgn perspektif awam namun tetap elegan, fokus ke kebodohannya.", "post_id": "2069628154667487600"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 443.5045661551732, "y": 584.0737992911444, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069628154667487600", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "bisakah anda tegur orang ini yang bilang bahwa pertumbuhan ekonomi per tahun 5% selama 7 thn langsung dikali total jadi 35% tanpa ada faktor lain yg jd pertimbangan spt inflasi dll? Pakai bahasa sekasar mungkin dgn perspektif awam namun tetap elegan, fokus ke kebodohannya.", "post_id": "2069628154667487600"}}, {"key": "antonymyour_ex", "attributes": {"label": "antonymyour_ex", "x": 737.017064218827, "y": 945.4120802376526, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069824884293914927", "id": "antonymyour_ex", "source": "tweet-000004", "content": "iya tp inflasi dilapangan tinggi pak, nilai beban biaya buat menuhin kebutuhan pangan aja lebih tinggi indo daripada Amrik, jepang, dan Jerman yg bapak sebut. nah salah satu alasan ekonomi kek gini karna defisit tp bocornya ke project gaada gunanya 😭, BBM naik, PLN terancam, dl", "post_id": "2069824884293914927"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 456.43759194213504, "y": 627.8962362927153, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069824884293914927", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "iya tp inflasi dilapangan tinggi pak, nilai beban biaya buat menuhin kebutuhan pangan aja lebih tinggi indo daripada Amrik, jepang, dan Jerman yg bapak sebut. nah salah satu alasan ekonomi kek gini karna defisit tp bocornya ke project gaada gunanya 😭, BBM naik, PLN terancam, dl", "post_id": "2069824884293914927"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "tribunpapuaofficial", "x": 11.778119538873423, "y": 437.2479192521186, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3926271183562524853_45261924157", "id": "tribunpapuaofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Keerom, Provinsi Papua mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan dan pengendalian inflasi di daerah.\n\nMelalui program yang melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan mitra distributor ini, pemerintah menyalurkan beras, telur, daging ayam, gula pasir, bawang merah, bawang putih serta cabai.\n\nGerakan Pangan Murah ini dilakukan di Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, pada Selasa (23/6/26).\n\nDari pantauan Tribun-Papua.com di lapangan, masyarakat di Distrik Arso Barat begitu antusias membeli sembako yang disiapkan oleh Pemerintah dengan harga yang terjangkau.\n\nMisalnya harga beras 5 kg dijual Rp60.000, gula pasir 1 kg dijual Rp20.000, bawang merah Surabaya 1/2 kg dijual Rp40.000, bawang merah lokal 1/2 kg dijual Rp30.000, bawang putih 1/2 kg dijual Rp40.000, cabai kecil 1/2 kg dijual Rp50.000, daging ayam potong 1 ekor dijual Rp55.000, tomat 1/2 kg dijual dengan Rp20.000 dan telur ayam 1 rak dijual Rp55.000.\n\nPlt. Sekda Keerom, Noak Wasanggai mengatakan pasar murah ini adalah upaya pemerintah setempat dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.\n\n\"Ini hadir sebagai langkah intervensi nyata untuk menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan angka inflasi daerah, serta menjaga daya beli masyarakat\", ungkapnya kepada wartawan Tribun-Papua.com\n\nPemerintah mengharapkan masyarakat Arso Barat dapat memanfaatkan program itu dengan baik, untuk memenuhi kebutuhan keluarga.(*)\n\nBACA SELENGKAPNYA\npapua.tribunnews.com dan tribunnews.com\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#PemkabKeerom #InfoKabupatenKeerom", "post_id": "3926271183562524853_45261924157"}}, {"key": "tribunpapua", "attributes": {"label": "tribunpapua", "x": 173.0691360885801, "y": 837.7631745729531, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4854, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926271183562524853_45261924157", "id": "tribunpapua", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Keerom, Provinsi Papua mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan dan pengendalian inflasi di daerah.\n\nMelalui program yang melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan mitra distributor ini, pemerintah menyalurkan beras, telur, daging ayam, gula pasir, bawang merah, bawang putih serta cabai.\n\nGerakan Pangan Murah ini dilakukan di Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, pada Selasa (23/6/26).\n\nDari pantauan Tribun-Papua.com di lapangan, masyarakat di Distrik Arso Barat begitu antusias membeli sembako yang disiapkan oleh Pemerintah dengan harga yang terjangkau.\n\nMisalnya harga beras 5 kg dijual Rp60.000, gula pasir 1 kg dijual Rp20.000, bawang merah Surabaya 1/2 kg dijual Rp40.000, bawang merah lokal 1/2 kg dijual Rp30.000, bawang putih 1/2 kg dijual Rp40.000, cabai kecil 1/2 kg dijual Rp50.000, daging ayam potong 1 ekor dijual Rp55.000, tomat 1/2 kg dijual dengan Rp20.000 dan telur ayam 1 rak dijual Rp55.000.\n\nPlt. Sekda Keerom, Noak Wasanggai mengatakan pasar murah ini adalah upaya pemerintah setempat dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.\n\n\"Ini hadir sebagai langkah intervensi nyata untuk menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan angka inflasi daerah, serta menjaga daya beli masyarakat\", ungkapnya kepada wartawan Tribun-Papua.com\n\nPemerintah mengharapkan masyarakat Arso Barat dapat memanfaatkan program itu dengan baik, untuk memenuhi kebutuhan keluarga.(*)\n\nBACA SELENGKAPNYA\npapua.tribunnews.com dan tribunnews.com\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#PemkabKeerom #InfoKabupatenKeerom", "post_id": "3926271183562524853_45261924157"}}, {"key": "media_kaba12", "attributes": {"label": "media_kaba12", "x": 628.0031301927893, "y": 724.164526298139, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3926374736250505922_3734950122", "id": "media_kaba12", "source": "instagram-000001", "content": "Cilacap,kaba12 --- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mendorong seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) di Indonesia untuk memanfaatkan lahan kosong atau idle guna mendukung program ketahanan pangan nasional.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Agus usai meninjau program ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (21/6), bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.\n\nMenurut Agus, optimalisasi lahan kosong di lingkungan lapas dan rutan merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan internal sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.\n\n“Seluruh lapas dan rutan memanfaatkan apa pun lahan yang idle yang ada di tempat mereka untuk dioptimalkan mendukung program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” ujarnya.\n\nIa menjelaskan, pemanfaatan lahan tersebut diharapkan mampu memenuhi berbagai kebutuhan pangan warga binaan dan petugas, sehingga tidak menambah tekanan terhadap pasokan pangan di pasar.\n\nSalah satu fokus yang didorong Kementerian Imipas adalah pemenuhan kebutuhan telur secara mandiri di lingkungan lapas dan rutan. Langkah ini dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga serta mencegah terjadinya inflasi pangan.\n\n“Kami juga minta kepada jajaran lapas dan rutan di Indonesia untuk mempersiapkan kebutuhan telur di dalam lapas dan rutan sehingga harga stabil dan tidak menjadikan kita bagian yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya inflasi,” kata Agus.\n\nLebih lanjut, Agus menyatakan berbagai masukan, evaluasi, dan arahan yang disampaikan Komisi IV DPR RI dalam kunjungan kerja tersebut akan menjadi bahan perbaikan dan pengembangan program ketahanan pangan yang telah berjalan.\n\nSementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mengapresiasi transformasi Pulau Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai pulau penjara berkeamanan tinggi menjadi salah satu pusat pengembangan ketahanan pangan.\n•\nPewarta : \n•\nBaca selengkapnya di kaba12.com\n•\n#kaba12 #mediainspirasimasakini", "post_id": "3926374736250505922_3734950122"}}, {"key": "bryanparadise99", "attributes": {"label": "bryanparadise99", "x": 741.6450001320017, "y": 21.7120298856458, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926374736250505922_3734950122", "id": "bryanparadise99", "source": "instagram-000001", "content": "Cilacap,kaba12 --- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mendorong seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) di Indonesia untuk memanfaatkan lahan kosong atau idle guna mendukung program ketahanan pangan nasional.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Agus usai meninjau program ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (21/6), bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.\n\nMenurut Agus, optimalisasi lahan kosong di lingkungan lapas dan rutan merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan internal sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.\n\n“Seluruh lapas dan rutan memanfaatkan apa pun lahan yang idle yang ada di tempat mereka untuk dioptimalkan mendukung program ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” ujarnya.\n\nIa menjelaskan, pemanfaatan lahan tersebut diharapkan mampu memenuhi berbagai kebutuhan pangan warga binaan dan petugas, sehingga tidak menambah tekanan terhadap pasokan pangan di pasar.\n\nSalah satu fokus yang didorong Kementerian Imipas adalah pemenuhan kebutuhan telur secara mandiri di lingkungan lapas dan rutan. Langkah ini dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga serta mencegah terjadinya inflasi pangan.\n\n“Kami juga minta kepada jajaran lapas dan rutan di Indonesia untuk mempersiapkan kebutuhan telur di dalam lapas dan rutan sehingga harga stabil dan tidak menjadikan kita bagian yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya inflasi,” kata Agus.\n\nLebih lanjut, Agus menyatakan berbagai masukan, evaluasi, dan arahan yang disampaikan Komisi IV DPR RI dalam kunjungan kerja tersebut akan menjadi bahan perbaikan dan pengembangan program ketahanan pangan yang telah berjalan.\n\nSementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mengapresiasi transformasi Pulau Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai pulau penjara berkeamanan tinggi menjadi salah satu pusat pengembangan ketahanan pangan.\n•\nPewarta : \n•\nBaca selengkapnya di kaba12.com\n•\n#kaba12 #mediainspirasimasakini", "post_id": "3926374736250505922_3734950122"}}, {"key": "mykomnasional", "attributes": {"label": "mykomnasional", "x": 378.5758926990053, "y": 959.3694620906297, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7180301463162277147", "id": "mykomnasional", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi, Rafizi Ramli berkata, usaha mengawal inflasi memerlukan kerjasama kerajaan, peniaga sehingga rakyat. #pins #kerajaanydpa #selangor #kerajaanperpaduan #demipertiwi  #AWANInews", "post_id": "7180301463162277147"}}, {"key": "rafiziramli", "attributes": {"label": "rafiziramli", "x": 217.53233617500777, "y": 760.2727852817883, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7180301463162277147", "id": "rafiziramli", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi, Rafizi Ramli berkata, usaha mengawal inflasi memerlukan kerjasama kerajaan, peniaga sehingga rakyat. #pins #kerajaanydpa #selangor #kerajaanperpaduan #demipertiwi  #AWANInews", "post_id": "7180301463162277147"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "attributes": {"label": "kecamatan.bojongsoang", "x": 707.5916748331175, "y": 653.3001549811896, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "7614245173274496263", "id": "kecamatan.bojongsoang", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "dadangsupriatna", "x": 8.228626924434712, "y": 566.8658469708379, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "dadangsupriatna", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "alisyakieb", "attributes": {"label": "alisyakieb", "x": 80.78943836506059, "y": 821.5334286151982, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "alisyakieb", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "emmadetys", "attributes": {"label": "emmadetys", "x": 482.00724192049006, "y": 383.9286838442788, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "emmadetys", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "cakra.amiyana", "x": 995.2890466703636, "y": 626.1993573323434, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "cakra.amiyana", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "kankantaufik", "attributes": {"label": "kankantaufik", "x": 300.01266960862716, "y": 517.8618974907455, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "kankantaufik", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "tapem_kabbandung", "attributes": {"label": "tapem_kabbandung", "x": 146.5434468711332, "y": 351.5658587881061, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "tapem_kabbandung", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "bandungpemkab", "attributes": {"label": "bandungpemkab", "x": 363.8141107599081, "y": 761.5242483804229, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "bandungpemkab", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "diskominfobdgkab", "attributes": {"label": "diskominfobdgkab", "x": 777.8614237604045, "y": 411.4518815736429, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "diskominfobdgkab", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "attributes": {"label": "prokopimkabbandung", "x": 731.8550604960345, "y": 349.4971106968154, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "prokopimkabbandung", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desa.lengkong", "attributes": {"label": "desa.lengkong", "x": 454.4954529895976, "y": 219.20104547485897, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desa.lengkong", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desa_tegalluar", "attributes": {"label": "desa_tegalluar", "x": 379.4656143933587, "y": 175.77604427227712, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desa_tegalluar", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desabuahbatubersatu", "attributes": {"label": "desabuahbatubersatu", "x": 528.9022927749224, "y": 734.5641064978544, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desabuahbatubersatu", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "bojongsoangdesa", "attributes": {"label": "bojongsoangdesa", "x": 563.2383675993016, "y": 620.2452142735623, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "bojongsoangdesa", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "desa.cipagalo", "attributes": {"label": "desa.cipagalo", "x": 693.4549484516779, "y": 931.7396320085231, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "desa.cipagalo", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "bojongsari_guyub", "attributes": {"label": "bojongsari_guyub", "x": 809.2236296677153, "y": 718.3998264667046, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6617, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7614245173274496263", "id": "bojongsari_guyub", "source": "tiktok-000001", "content": "Gerakan Pangan Murah di Desa Tegalluar Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Halaman Masjid Asy-Syifa, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Bapak Dr. H. M. Dadang Supriatna m, S.I.P., M.Si. Kehadiran Bupati Bandung yang sekaligus membuka acara GPM kali ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, daging, sayuran, hingga buah-buahan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Diharapkan melalui kegiatan ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi serta mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung. Bojongsoang, MANGPRANG! Kabupaten Bandung, LEBIH BEDAS! ___________________________________          ____________________________________           #bojongsoang #kabupatenbandung #bandung #kecamatanbojongsoang #lebihbedas", "post_id": "7614245173274496263"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "attributes": {"label": "cryptowavem2nd", "x": 815.3159720475717, "y": 911.9508095804408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654363926934736136", "id": "cryptowavem2nd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 177.25281053245533, "y": 380.8894258613549, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654363926934736136", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 198.17914746619613, "y": 683.7151177036972, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "N9NK5DK53GA", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Inilah Alasannya Kenapa Bank Sentral Dunia Diam-diam Borong Emas 1.000 Ton Setiap Tahun!\n\n🔥 DUNIA SEDANG BERUBAH! INI ALASAN BANK SENTRAL DUNIA DIAM-DIAM BORONG EMAS 1.000 TON SETIAP TAHUN! 🔥\n\nApakah dunia sedang bersiap menghadapi krisis besar berikutnya?\n\nDi tengah meningkatnya konflik geopolitik, perang, ketidakpastian ekonomi global, ancaman inflasi, dan berbagai perubahan dalam sistem keuangan internasional, bank-bank sentral dunia justru melakukan sesuatu yang sangat mengejutkan.\n\n✅ Mereka membeli emas dalam jumlah masif.\n✅ Mereka memborong sekitar 1.000 ton emas per tahun.\n✅ Mereka mulai memulangkan emas dari luar negeri.\n✅ Mereka mengurangi ketergantungan pada pusat penyimpanan tradisional seperti Amerika Serikat dan Inggris.\n✅ Mereka mulai mendiversifikasi lokasi penyimpanan emas mereka.\n\nLalu pertanyaannya...\n\n🤔 Apa yang sebenarnya mereka ketahui?\n🤔 Mengapa hampir seluruh bank sentral dunia kompak meningkatkan cadangan emas?\n🤔 Mengapa emas kembali menjadi aset favorit di era digital?\n🤔 Apakah dunia sedang memasuki babak baru dalam sistem keuangan global?\n🤔 Apakah ini berkaitan dengan perang Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik?\n\nDalam video kali ini, Inner Boost akan membahas secara lengkap dan mendalam laporan terbaru dari World Gold Council (WGC) yang dikutip CNBC mengenai fenomena pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral dunia.\n\n📌 Pembahasan dalam video ini:\n\n✅ Mengapa emas masih menjadi aset strategis bagi negara-negara dunia\n✅ Alasan bank sentral membeli sekitar 1.000 ton emas setiap tahun\n✅ Fakta mengejutkan bahwa hampir 9 dari 10 bank sentral memperkirakan cadangan emas global akan terus meningkat\n✅ Mengapa 45% bank sentral berencana menambah emas mereka\n✅ Mengapa hanya 1% yang memperkirakan penurunan cadangan emas\n✅ Dampak perang Rusia-Ukraina terhadap strategi penyimpanan emas dunia\n✅ Alasan negara-negara mulai memulangkan emas mereka ke dalam negeri\n✅ Risiko menyimpan cadangan emas di luar negeri\n✅ Penjelasan lengkap tentang diversifikasi cadangan dan manajemen risiko\n✅ Analisis UBS mengenai masa depan permintaan emas global\n✅ Hubungan emas dengan inflasi, krisis ekonomi, dan stabilitas keuangan\n✅ Apakah dunia sedang menuju dedolarisasi?\n✅ Pelajaran penting yang bisa dipetik masyarakat dari strategi bank sentral dunia\n\n💰 Selama ribuan tahun emas selalu menjadi simbol kekayaan, keamanan, dan kepercayaan.\n\nNamun di era modern saat ini, ketika teknologi berkembang begitu cepat dan sistem keuangan semakin kompleks, mengapa justru semakin banyak negara kembali memperkuat kepemilikan emas mereka?\n\nJawabannya mungkin akan mengejutkan Anda.\n\nKarena apa yang sedang dilakukan bank sentral dunia hari ini bisa menjadi petunjuk mengenai arah ekonomi global di masa depan.\n\n📈 Jika Anda tertarik dengan topik:\n\n✔️ Emas\n✔️ Investasi emas\n✔️ Harga emas\n✔️ Ekonomi dunia\n✔️ Geopolitik global\n✔️ Krisis ekonomi\n✔️ Inflasi\n✔️ Bank sentral\n✔️ Dolar AS\n✔️ Dedolarisasi\n✔️ Cadangan devisa\n✔️ World Gold Council\n✔️ CNBC Indonesia\n✔️ Keuangan global\n✔️ Analisis ekonomi\n✔️ Masa depan sistem keuangan dunia\n\nMaka video ini wajib Anda tonton sampai selesai.\n\n💬 Menurut Anda, mengapa semakin banyak negara memborong emas dan mulai membawa pulang cadangan emas mereka?\n\nApakah ini hanya strategi perlindungan biasa?\n\nAtaukah sebenarnya dunia sedang mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar dalam sistem keuangan global?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n📢 SHARE ke teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami perkembangan ekonomi dunia.\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost untuk mendapatkan video terbaru seputar ekonomi global, investasi, pengembangan diri, keuangan, dan fenomena dunia yang jarang dibahas secara mendalam.\n\nTerima kasih sudah mendukung channel Inner Boost.\n\n🚀 Terus belajar.\n🚀 Terus berkembang.\n🚀 Terus tingkatkan kualitas diri.\n\n\n#emas2026 #hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemasdunia #hargaemashariini #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemasantamhariini #hargaemaspegadaian #nabungemas  #Emas #HargaEmas #InvestasiEmas #BankSentral #WorldGoldCouncil #GoldPrice #CadanganEmas #EkonomiDunia #Geopolitik #KrisisEkonomi #DolarAS #Dedolarisasi #Inflasi #KeuanganGlobal #BeritaEkonomi #CNBCIndonesia #EkonomiGlobal #Investasi #Gold #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "N9NK5DK53GA"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 569.4647728906082, "y": 111.30266884448392, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "N9NK5DK53GA", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Inilah Alasannya Kenapa Bank Sentral Dunia Diam-diam Borong Emas 1.000 Ton Setiap Tahun!\n\n🔥 DUNIA SEDANG BERUBAH! INI ALASAN BANK SENTRAL DUNIA DIAM-DIAM BORONG EMAS 1.000 TON SETIAP TAHUN! 🔥\n\nApakah dunia sedang bersiap menghadapi krisis besar berikutnya?\n\nDi tengah meningkatnya konflik geopolitik, perang, ketidakpastian ekonomi global, ancaman inflasi, dan berbagai perubahan dalam sistem keuangan internasional, bank-bank sentral dunia justru melakukan sesuatu yang sangat mengejutkan.\n\n✅ Mereka membeli emas dalam jumlah masif.\n✅ Mereka memborong sekitar 1.000 ton emas per tahun.\n✅ Mereka mulai memulangkan emas dari luar negeri.\n✅ Mereka mengurangi ketergantungan pada pusat penyimpanan tradisional seperti Amerika Serikat dan Inggris.\n✅ Mereka mulai mendiversifikasi lokasi penyimpanan emas mereka.\n\nLalu pertanyaannya...\n\n🤔 Apa yang sebenarnya mereka ketahui?\n🤔 Mengapa hampir seluruh bank sentral dunia kompak meningkatkan cadangan emas?\n🤔 Mengapa emas kembali menjadi aset favorit di era digital?\n🤔 Apakah dunia sedang memasuki babak baru dalam sistem keuangan global?\n🤔 Apakah ini berkaitan dengan perang Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik?\n\nDalam video kali ini, Inner Boost akan membahas secara lengkap dan mendalam laporan terbaru dari World Gold Council (WGC) yang dikutip CNBC mengenai fenomena pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral dunia.\n\n📌 Pembahasan dalam video ini:\n\n✅ Mengapa emas masih menjadi aset strategis bagi negara-negara dunia\n✅ Alasan bank sentral membeli sekitar 1.000 ton emas setiap tahun\n✅ Fakta mengejutkan bahwa hampir 9 dari 10 bank sentral memperkirakan cadangan emas global akan terus meningkat\n✅ Mengapa 45% bank sentral berencana menambah emas mereka\n✅ Mengapa hanya 1% yang memperkirakan penurunan cadangan emas\n✅ Dampak perang Rusia-Ukraina terhadap strategi penyimpanan emas dunia\n✅ Alasan negara-negara mulai memulangkan emas mereka ke dalam negeri\n✅ Risiko menyimpan cadangan emas di luar negeri\n✅ Penjelasan lengkap tentang diversifikasi cadangan dan manajemen risiko\n✅ Analisis UBS mengenai masa depan permintaan emas global\n✅ Hubungan emas dengan inflasi, krisis ekonomi, dan stabilitas keuangan\n✅ Apakah dunia sedang menuju dedolarisasi?\n✅ Pelajaran penting yang bisa dipetik masyarakat dari strategi bank sentral dunia\n\n💰 Selama ribuan tahun emas selalu menjadi simbol kekayaan, keamanan, dan kepercayaan.\n\nNamun di era modern saat ini, ketika teknologi berkembang begitu cepat dan sistem keuangan semakin kompleks, mengapa justru semakin banyak negara kembali memperkuat kepemilikan emas mereka?\n\nJawabannya mungkin akan mengejutkan Anda.\n\nKarena apa yang sedang dilakukan bank sentral dunia hari ini bisa menjadi petunjuk mengenai arah ekonomi global di masa depan.\n\n📈 Jika Anda tertarik dengan topik:\n\n✔️ Emas\n✔️ Investasi emas\n✔️ Harga emas\n✔️ Ekonomi dunia\n✔️ Geopolitik global\n✔️ Krisis ekonomi\n✔️ Inflasi\n✔️ Bank sentral\n✔️ Dolar AS\n✔️ Dedolarisasi\n✔️ Cadangan devisa\n✔️ World Gold Council\n✔️ CNBC Indonesia\n✔️ Keuangan global\n✔️ Analisis ekonomi\n✔️ Masa depan sistem keuangan dunia\n\nMaka video ini wajib Anda tonton sampai selesai.\n\n💬 Menurut Anda, mengapa semakin banyak negara memborong emas dan mulai membawa pulang cadangan emas mereka?\n\nApakah ini hanya strategi perlindungan biasa?\n\nAtaukah sebenarnya dunia sedang mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar dalam sistem keuangan global?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n📢 SHARE ke teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami perkembangan ekonomi dunia.\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost untuk mendapatkan video terbaru seputar ekonomi global, investasi, pengembangan diri, keuangan, dan fenomena dunia yang jarang dibahas secara mendalam.\n\nTerima kasih sudah mendukung channel Inner Boost.\n\n🚀 Terus belajar.\n🚀 Terus berkembang.\n🚀 Terus tingkatkan kualitas diri.\n\n\n#emas2026 #hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemasdunia #hargaemashariini #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemasantamhariini #hargaemaspegadaian #nabungemas  #Emas #HargaEmas #InvestasiEmas #BankSentral #WorldGoldCouncil #GoldPrice #CadanganEmas #EkonomiDunia #Geopolitik #KrisisEkonomi #DolarAS #Dedolarisasi #Inflasi #KeuanganGlobal #BeritaEkonomi #CNBCIndonesia #EkonomiGlobal #Investasi #Gold #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "N9NK5DK53GA"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 891.3469061472723, "y": 794.8961033418927, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 24.906278214377075, "y": 662.3806491599231, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 866.7691836796697, "y": 226.03333835166407, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "@apt_news", "attributes": {"label": "@apt_news", "x": 520.6980576408896, "y": 676.4492893383434, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-YDIldMUYIQ", "id": "@apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Saat Kelangkaan BBM Hantam Ekonomi | APT\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nBank sentral Rusia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 14,25%, memberikan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan karena perekonomian menghadapi risiko inflasi yang meningkat dan gangguan pasokan bahan bakar.\n\nGubernur Elvira Nabiullina mengatakan keputusan tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan pro-inflasi, termasuk ekspansi anggaran, pertumbuhan pinjaman yang lebih kuat, dan penurunan produksi bahan bakar motor. Bank tersebut juga menyebutkan ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga komoditas yang terkait dengan ketegangan geopolitik.\n\nKelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia telah mendorong harga bensin lebih tinggi, menambah tekanan lebih lanjut pada inflasi. Terlepas dari tren disinflasi baru-baru ini, para pejabat memperingatkan bahwa risiko di masa depan tetap tinggi.\n\nNabiullina menekankan bahwa keputusan suku bunga di masa mendatang tidak ditentukan sebelumnya dan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, ekspektasi inflasi, dan perkembangan kebijakan fiskal.\n\n#Rusia #BankSentral #ElviraNabiullina #SukuBunga #Inflasi #EkonomiRusia #BeritaTerkini #HargaMinyak #KrisisBahanBakar #BeritaEkonomi #EkonomiGlobal #BeritaKeuangan #KebijakanMonetari #PemotonganSukuBunga #Moskow", "post_id": "-YDIldMUYIQ"}}, {"key": "apt_news", "attributes": {"label": "apt_news", "x": 811.3829309177324, "y": 983.9868184513463, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-YDIldMUYIQ", "id": "apt_news", "source": "youtube-000001", "content": "Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Saat Kelangkaan BBM Hantam Ekonomi | APT\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nBank sentral Rusia telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 14,25%, memberikan penurunan yang lebih kecil dari perkiraan karena perekonomian menghadapi risiko inflasi yang meningkat dan gangguan pasokan bahan bakar.\n\nGubernur Elvira Nabiullina mengatakan keputusan tersebut mencerminkan meningkatnya tekanan pro-inflasi, termasuk ekspansi anggaran, pertumbuhan pinjaman yang lebih kuat, dan penurunan produksi bahan bakar motor. Bank tersebut juga menyebutkan ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga komoditas yang terkait dengan ketegangan geopolitik.\n\nKelangkaan bahan bakar yang disebabkan oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia telah mendorong harga bensin lebih tinggi, menambah tekanan lebih lanjut pada inflasi. Terlepas dari tren disinflasi baru-baru ini, para pejabat memperingatkan bahwa risiko di masa depan tetap tinggi.\n\nNabiullina menekankan bahwa keputusan suku bunga di masa mendatang tidak ditentukan sebelumnya dan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk, ekspektasi inflasi, dan perkembangan kebijakan fiskal.\n\n#Rusia #BankSentral #ElviraNabiullina #SukuBunga #Inflasi #EkonomiRusia #BeritaTerkini #HargaMinyak #KrisisBahanBakar #BeritaEkonomi #EkonomiGlobal #BeritaKeuangan #KebijakanMonetari #PemotonganSukuBunga #Moskow", "post_id": "-YDIldMUYIQ"}}, {"key": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "attributes": {"label": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "x": 460.3875211372945, "y": 627.9192520572398, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "h0KhWWRE2SI", "id": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "source": "youtube-000001", "content": "[News'Box'] Angka yang Belum Pernah Terlihat Sejak 1998... Ekonomi Korea Selatan Sedang Tidak Bai...\n\n#NilaiTukar #Harga #HargaBensin #SukuBunga #Ekonomi\n\n00:00 Nilai tukar Juni melampaui 1.520 won... Tertinggi sejak krisis nilai tukar\n\n00:28 Harga telur, ayam, dll. naik... Kekhawatiran inflasi akibat gelombang panas awal\n\n01:06 Harga bensin domestik tetap 'stabil' di kisaran 2.000 won meskipun harga minyak internasional anjlok\n\n▶ Berlangganan Saluran Berita OBS\n\nhttps://youtube.com/?sub_conf...\n\n▶ Baca lebih banyak artikel Berita OBS\n\nPC: http://www.obsnews.co.kr\n\nSeluler: http://m.obs.co.kr\n\n▶ Laporkan Berita OBS\n\nEmail: jebo\n\nTelepon: 032-670-5555", "post_id": "h0KhWWRE2SI"}}, {"key": "obs3660", "attributes": {"label": "obs3660", "x": 918.5811825382926, "y": 533.9827178592575, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "h0KhWWRE2SI", "id": "obs3660", "source": "youtube-000001", "content": "[News'Box'] Angka yang Belum Pernah Terlihat Sejak 1998... Ekonomi Korea Selatan Sedang Tidak Bai...\n\n#NilaiTukar #Harga #HargaBensin #SukuBunga #Ekonomi\n\n00:00 Nilai tukar Juni melampaui 1.520 won... Tertinggi sejak krisis nilai tukar\n\n00:28 Harga telur, ayam, dll. naik... Kekhawatiran inflasi akibat gelombang panas awal\n\n01:06 Harga bensin domestik tetap 'stabil' di kisaran 2.000 won meskipun harga minyak internasional anjlok\n\n▶ Berlangganan Saluran Berita OBS\n\nhttps://youtube.com/?sub_conf...\n\n▶ Baca lebih banyak artikel Berita OBS\n\nPC: http://www.obsnews.co.kr\n\nSeluler: http://m.obs.co.kr\n\n▶ Laporkan Berita OBS\n\nEmail: jebo\n\nTelepon: 032-670-5555", "post_id": "h0KhWWRE2SI"}}, {"key": "@financial_freedom101", "attributes": {"label": "@financial_freedom101", "x": 382.09009150590714, "y": 875.3609576683594, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "rbcjM69ZX1s", "id": "@financial_freedom101", "source": "youtube-000001", "content": "Apa yang Baru Saja Diubah The Fed dan Ke Mana Arah Ekonomi Kita - Pembaruan Ekonomi 21 Juni 2026\n\nInflasi Memburuk, Tingkat Pengangguran, Inflasi, Angka Pekerjaan, PDB, Investasi, data konsumen dan manufaktur, Pembaruan Ekonomi Penjualan Rumah 21 Juni 2026.\nApakah akan terjadi resesi atau booming di tahun 2026? Bagaimana saya menginvestasikan uang saya?\n\nDiscord Gratis - Waspadai Penipu:   / discord  \n(Saya tidak akan mengirim pesan pribadi atau berteman jika kita belum berbicara melalui obrolan suara)\n\nKeanggotaan Saluran jika Anda ingin memberikan dukungan:    /   \n\nJuni Pembaruan:\nhttps://www.newyorkfed.org/medialibra...\nhttps://www.federalreserve.gov/moneta...\nhttps://www.federalreserve .gov/monetarypolicy/files/fomcprojtabl20260617.pdf\nhttps://www.nar.realtor/research-and-...\nhttps://www.census.gov/construction/n...\nhttps://www.census.gov/retail/marts/w...\nhttps://www.philadelphiafed.org/-/med... \nhttps://www.atlantafed.org/research-a... \nhttps://www.bls.gov/news.release/emps... \nhttps://www.bea.gov/news/2026/gdp-sec... \nhttps://www.cnbc.com/2026/06/05/jobs-...\nhttps://fred.stlouisfed.org/series/T1... \nhttps://www.bls.gov/news.release/prod... \nhttps://www.bls.gov/news.release/jolt...\nhttps://www.atlantafed.org/research-a...\nhttps://www.conference-board.org/topi...\nhttps://fred.stlouisfed.org/series/PI...\nhttps://www.ismworld.org/supply-manag...\nhttps://www.ismworld.org/supply-manag...\nhttps://www.adpemploymentreport.com/\nhttps://www.bea.gov/news/2026/persona...\nhttps://www.conference-board.org/topi...\nhttps://www.reuters.com/world/america... s-annualized-basis-posting-two-quarters-decline-2026-05-29/\nhttps://www.sca.isr.umich.edu/\nhttps://www.nar.realtor/newsroom/nar-...\nhttps://www.nar.realtor/sites/default... s-housing-snapshot-infographic-06-09-2026-1000w-1500h.png\nhttps://www.bls.gov/news.release/pdf/...\nhttps://www.bls.gov/news.release/pdf/...\nhttps://www.newyorkfed.org/microecono...\nhttps://www.rexshares.com/spacexs-75-...\nhttps://www.trefis.com/stock/spcx/art... \nhttps://www.reuters.com/world/america... \nhttps://www.investopedia.com/terms/i/... \n\nPernyataan Penafian dan Perlindungan Hukum:\nTopik yang dibahas mungkin termasuk prediksi, perkiraan, atau informasi lain yang mungkin dianggap sebagai informasi yang berwawasan ke depan dan hasilnya tidak dijamin. Kinerja sebelumnya tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Ini bukan nasihat investasi, hukum, atau pajak individu. Investasi mengandung risiko dan dapat kehilangan nilainya. Pastikan untuk melakukan uji tuntas Anda sendiri dan bekerja sama dengan profesional investasi, pajak, dan akuntan berlisensi saat membuat keputusan keuangan. Topik yang dibahas dan opini yang diberikan tidak mewakili perusahaan tempat staf Financial Freedom 101 bekerja saat ini atau sebelumnya, dan diberikan sebagai opini pribadi. Financial Freedom 101 tidak bertanggung jawab atas keputusan keuangan apa pun yang Anda buat. Financial Freedom 101 biasanya memiliki investasi termasuk, tetapi tidak terbatas pada posisi dalam ETF dan reksa dana yang terdiversifikasi seperti SPY, VOO, SWPPX, FXAIX, dan lainnya yang mungkin berisi kepemilikan di perusahaan yang dibahas. Konten video ini hanya untuk tujuan hiburan.", "post_id": "rbcjM69ZX1s"}}, {"key": "financial_freedom101", "attributes": {"label": "financial_freedom101", "x": 24.55352023415902, "y": 305.0516179068753, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rbcjM69ZX1s", "id": "financial_freedom101", "source": "youtube-000001", "content": "Apa yang Baru Saja Diubah The Fed dan Ke Mana Arah Ekonomi Kita - Pembaruan Ekonomi 21 Juni 2026\n\nInflasi Memburuk, Tingkat Pengangguran, Inflasi, Angka Pekerjaan, PDB, Investasi, data konsumen dan manufaktur, Pembaruan Ekonomi Penjualan Rumah 21 Juni 2026.\nApakah akan terjadi resesi atau booming di tahun 2026? Bagaimana saya menginvestasikan uang saya?\n\nDiscord Gratis - Waspadai Penipu:   / discord  \n(Saya tidak akan mengirim pesan pribadi atau berteman jika kita belum berbicara melalui obrolan suara)\n\nKeanggotaan Saluran jika Anda ingin memberikan dukungan:    /   \n\nJuni Pembaruan:\nhttps://www.newyorkfed.org/medialibra...\nhttps://www.federalreserve.gov/moneta...\nhttps://www.federalreserve .gov/monetarypolicy/files/fomcprojtabl20260617.pdf\nhttps://www.nar.realtor/research-and-...\nhttps://www.census.gov/construction/n...\nhttps://www.census.gov/retail/marts/w...\nhttps://www.philadelphiafed.org/-/med... \nhttps://www.atlantafed.org/research-a... \nhttps://www.bls.gov/news.release/emps... \nhttps://www.bea.gov/news/2026/gdp-sec... \nhttps://www.cnbc.com/2026/06/05/jobs-...\nhttps://fred.stlouisfed.org/series/T1... \nhttps://www.bls.gov/news.release/prod... \nhttps://www.bls.gov/news.release/jolt...\nhttps://www.atlantafed.org/research-a...\nhttps://www.conference-board.org/topi...\nhttps://fred.stlouisfed.org/series/PI...\nhttps://www.ismworld.org/supply-manag...\nhttps://www.ismworld.org/supply-manag...\nhttps://www.adpemploymentreport.com/\nhttps://www.bea.gov/news/2026/persona...\nhttps://www.conference-board.org/topi...\nhttps://www.reuters.com/world/america... s-annualized-basis-posting-two-quarters-decline-2026-05-29/\nhttps://www.sca.isr.umich.edu/\nhttps://www.nar.realtor/newsroom/nar-...\nhttps://www.nar.realtor/sites/default... s-housing-snapshot-infographic-06-09-2026-1000w-1500h.png\nhttps://www.bls.gov/news.release/pdf/...\nhttps://www.bls.gov/news.release/pdf/...\nhttps://www.newyorkfed.org/microecono...\nhttps://www.rexshares.com/spacexs-75-...\nhttps://www.trefis.com/stock/spcx/art... \nhttps://www.reuters.com/world/america... \nhttps://www.investopedia.com/terms/i/... \n\nPernyataan Penafian dan Perlindungan Hukum:\nTopik yang dibahas mungkin termasuk prediksi, perkiraan, atau informasi lain yang mungkin dianggap sebagai informasi yang berwawasan ke depan dan hasilnya tidak dijamin. Kinerja sebelumnya tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Ini bukan nasihat investasi, hukum, atau pajak individu. Investasi mengandung risiko dan dapat kehilangan nilainya. Pastikan untuk melakukan uji tuntas Anda sendiri dan bekerja sama dengan profesional investasi, pajak, dan akuntan berlisensi saat membuat keputusan keuangan. Topik yang dibahas dan opini yang diberikan tidak mewakili perusahaan tempat staf Financial Freedom 101 bekerja saat ini atau sebelumnya, dan diberikan sebagai opini pribadi. Financial Freedom 101 tidak bertanggung jawab atas keputusan keuangan apa pun yang Anda buat. Financial Freedom 101 biasanya memiliki investasi termasuk, tetapi tidak terbatas pada posisi dalam ETF dan reksa dana yang terdiversifikasi seperti SPY, VOO, SWPPX, FXAIX, dan lainnya yang mungkin berisi kepemilikan di perusahaan yang dibahas. Konten video ini hanya untuk tujuan hiburan.", "post_id": "rbcjM69ZX1s"}}, {"key": "@kitco", "attributes": {"label": "@kitco", "x": 50.370364130458036, "y": 939.4089579063349, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "@kitco", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "JeremySzafron", "x": 267.9132190336775, "y": 859.1370358327875, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "JeremySzafron", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "KitcoNewsNOW", "x": 6.379561959576563, "y": 578.3736893915521, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "KitcoNewsNOW", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "EconguyRosie", "x": 229.97359583925848, "y": 281.39152711440477, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ua9V2eOvWkU", "id": "EconguyRosie", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan Harga Emas Bukan Akhir dari Tren Naik, Ini Adalah Peluang Beli Bagus Lainnya, Kata Rose...\n\nDavid Rosenberg mengatakan bahwa penurunan harga emas bukanlah akhir dari pasar bullish, melainkan peluang pembelian lain, dan bank sentral yang mendorongnya baru setengah jalan dalam peralihan mereka dari dolar ke emas. Jadi, apakah pasar bullish emas sudah berakhir, atau baru saja dimulai?\n\nDavid Rosenberg, presiden Rosenberg Research dan ekonom yang memprediksi krisis perumahan tahun 2008, bergabung dengan pembawa acara senior Kitco News, Jeremy Szafron, untuk menjelaskan mengapa ini adalah koreksi ke-12 pada harga emas sejak tahun 1999 dan bukan akhir dari pasar bullish, mengapa China terus membeli saat harga turun sementara negara-negara Barat terpaksa menjual, dan mengapa ia masih optimis terhadap emas dan perusahaan pertambangan dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.\n\nPembicaraan ini jauh melampaui emas. Rosenberg menjabarkan mengapa seluruh perekonomian AS kini bergantung pada S&P 500 dan efek kekayaan ekuitas, resesi konsumen yang sudah tersembunyi dalam data pendapatan, gelembung AI yang menurutnya terletak pada perilaku investor dan bukan pada teknologinya, pembiayaan sirkular yang muncul di seluruh pengembangan AI, pandangannya tentang transisi Fed era Warsh dan mengapa ia masih berpikir langkah selanjutnya adalah pemotongan suku bunga, inflasi versus disinflasi setelah gencatan senjata Iran, keadaan ekonomi Kanada dan masalah utang rumah tangganya, dan di mana ia sebenarnya menempatkan uangnya sekarang, dari uang tunai dan obligasi hingga emas batangan, perusahaan pertambangan, dan taruhan yang mengejutkan pada perusahaan pembangunan rumah yang sedang terpuruk.\n\nDirekam 22 Juni 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nIkuti David Rosenberg di X:  (  / econguyrosie  )\n\nBAB\n00:00 Apakah Tren Kenaikan Harga Emas Berakhir Setelah Penurunan Harga Ini?\n02:00 Apa Penyebab Koreksi: Margin Call dan Investor Lemah\n03:00 12 Koreksi Sejak 1999, dan Kaitannya dengan Greenspan\n04:00 Bank Sentral Baru Setengah Jalan Menuju Pergeseran\n05:00 China Membeli Saat Harga Turun: Dari Investor Lemah Menjadi Investor Kuat\n07:00 Mengapa Harga Emas Tetap Bertahan Meskipun Dolar Kuat dan Suku Bunga Lebih Tinggi\n10:00 Semuanya Bergantung pada S&P 500\n11:30 Resesi Konsumen yang Tersembunyi di Balik Data Pendapatan\n13:30 Greenspan, Put Greenspan, dan Pasar Saat Ini\n17:00 Gelembung AI dan Pembiayaan Sirkuler\n23:00 Inflasi, Disinflasi, dan Gencatan Senjata Iran\n30:00 Transisi Fed Warsh\n37:00 Masalah Utang Rumah Tangga Kanada\n49:00 Pasar yang Dihargai Tanpa Risiko\n50:00 Mengapa Perma-Bear Membeli Perusahaan Pembangun Rumah\n52:00 Buku Panduan: Uang Tunai, Durasi, Emas Batangan, Penambang\n54:00 Setiap Ketua Fed Baru Menghadapi Krisis di Tahun Pertama\n56:30 Apa yang Akan Membuat Rosenberg Bersikap Bearish terhadap Emas\n\n#emas #hargaemas #davidrosenberg\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi untuk tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan berita terkini liputan.\n\nIKUTI KAMI:\nX: https://x.com/kitconewsnow\nInstagram:   / kitconews  \nFacebook:   / kitconews  \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "ua9V2eOvWkU"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 614.7397361546626, "y": 926.3643060580804, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uknUrua5AXA", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur RBI Angkat Bicara Soal Rupiah, Guncangan Minyak & Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga | Waw...\n\nGubernur RBI Sanjay Malhotra bergabung dengan ET Now untuk percakapan eksklusif tentang prospek ekonomi India di tengah ketidakpastian global, volatilitas minyak mentah, risiko inflasi, dan arah suku bunga di masa depan.\n\nMulai dari pergerakan rupee dan arus masuk asing hingga deposito FCNR, inklusi indeks obligasi, belanja modal swasta, rupee digital, AI di perbankan, dan perlindungan konsumen, Gubernur berbagi wawasan penting tentang bagaimana Bank Sentral India (RBI) menavigasi dunia yang berubah dengan cepat.\n\nAkankah RBI menaikkan suku bunga lagi? Apakah rupee berada di bawah tekanan? Seberapa tangguh ekonomi India dibandingkan dengan krisis masa lalu? Saksikan diskusi komprehensif ini untuk memahami apa yang akan terjadi di masa depan bagi pasar, bisnis, NRI, dan investor.\n\nKendalikan uang Anda dengan kondisi ekonomi saat ini.\n\n#etnow #beritabisnis #gubernurrbi #sanjaymalhotra #rbi #rupee #ekonomiindia #inflasi #sukubunga #pasarsaham\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "uknUrua5AXA"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 63.320163669321246, "y": 8.546589578093178, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uknUrua5AXA", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur RBI Angkat Bicara Soal Rupiah, Guncangan Minyak & Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga | Waw...\n\nGubernur RBI Sanjay Malhotra bergabung dengan ET Now untuk percakapan eksklusif tentang prospek ekonomi India di tengah ketidakpastian global, volatilitas minyak mentah, risiko inflasi, dan arah suku bunga di masa depan.\n\nMulai dari pergerakan rupee dan arus masuk asing hingga deposito FCNR, inklusi indeks obligasi, belanja modal swasta, rupee digital, AI di perbankan, dan perlindungan konsumen, Gubernur berbagi wawasan penting tentang bagaimana Bank Sentral India (RBI) menavigasi dunia yang berubah dengan cepat.\n\nAkankah RBI menaikkan suku bunga lagi? Apakah rupee berada di bawah tekanan? Seberapa tangguh ekonomi India dibandingkan dengan krisis masa lalu? Saksikan diskusi komprehensif ini untuk memahami apa yang akan terjadi di masa depan bagi pasar, bisnis, NRI, dan investor.\n\nKendalikan uang Anda dengan kondisi ekonomi saat ini.\n\n#etnow #beritabisnis #gubernurrbi #sanjaymalhotra #rbi #rupee #ekonomiindia #inflasi #sukubunga #pasarsaham\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "uknUrua5AXA"}}, {"key": "@SoarFinancially", "attributes": {"label": "@SoarFinancially", "x": 865.8373363261359, "y": 321.55716805843815, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "cMuhwgNqpkA", "id": "@SoarFinancially", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Terus Naik, The Fed Harus Mencetak Uang | Lawrence Lepard\n\nLarry Lepard kembali untuk membahas keputusan terbaru The Fed, meningkatnya risiko inflasi, beban utang yang semakin besar, dan mengapa ia percaya bank sentral pada akhirnya akan terpaksa mencetak lebih banyak uang. Kami membahas kenaikan suku bunga, tekanan pasar obligasi, spekulasi AI, emas, perak, dan mengapa perusahaan penambang logam mulia mungkin bersiap untuk kenaikan besar lainnya.\n\n#emas #perak #inflasi\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n\n👨‍💼 Tamu: Lawrence Lepard\n🏢 Perusahaan: Equity Management Associates\n🌎 https://ema2.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n--------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Fed vs Investor Pertambangan\n00:59 Larry Lepard Bergabung\n02:21 Powell Sang Merpati Tersembunyi?\n\n04:22 Mengapa Pencetakan Uang Kembali\n05:17 Penjelasan Likuiditas Fed\n07:08 Risiko Pasar Obligasi\n08:25 Pencetakan Besar Akan Datang\n09:08 Peringatan Gelembung AI\n10:31 Peluang Kenaikan Suku Bunga\n13:10 Lingkaran Malapetaka Utang\n14:42 Debat Kekuatan Dolar\n15:44 Inflasi Selama Bertahun-tahun\n18:36 Bisakah Inflasi Berakhir?\n\n19:49 Dampak pada Penambang\n21:16 Skenario Kenaikan Harga Perak\n23:21 Kritik Narasi Fed\n25:01 Mengapa Krisis Kembali\n27:01 Memperbaiki Sistem Moneter\n28:51 Emas pada September?\n\n31:04 Apa yang Memicu Pemotongan Suku Bunga?\n\n33:07 Peluang Penambang Perak\n34:46 Di Mana Mengikuti Larry\n\nPenafian:\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak tanggung jawab apa pun atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lain, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan apa pun yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang diproduksi oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Perak #HargaEmas #HargaPerak #Fed #FederalReserve #Inflasi #Investasi #Pasar #SahamPertambangan #SahamEmas #SahamPerak #LogamMulia #KrisisUtang #Ekonomi #LarryLepard #InvestasiEmas #PertambanganPerak #Keuangan #saham", "post_id": "cMuhwgNqpkA"}}, {"key": "LawrenceLepard", "attributes": {"label": "LawrenceLepard", "x": 364.1059550469034, "y": 703.1893027776043, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMuhwgNqpkA", "id": "LawrenceLepard", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Terus Naik, The Fed Harus Mencetak Uang | Lawrence Lepard\n\nLarry Lepard kembali untuk membahas keputusan terbaru The Fed, meningkatnya risiko inflasi, beban utang yang semakin besar, dan mengapa ia percaya bank sentral pada akhirnya akan terpaksa mencetak lebih banyak uang. Kami membahas kenaikan suku bunga, tekanan pasar obligasi, spekulasi AI, emas, perak, dan mengapa perusahaan penambang logam mulia mungkin bersiap untuk kenaikan besar lainnya.\n\n#emas #perak #inflasi\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n\n👨‍💼 Tamu: Lawrence Lepard\n🏢 Perusahaan: Equity Management Associates\n🌎 https://ema2.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n--------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Fed vs Investor Pertambangan\n00:59 Larry Lepard Bergabung\n02:21 Powell Sang Merpati Tersembunyi?\n\n04:22 Mengapa Pencetakan Uang Kembali\n05:17 Penjelasan Likuiditas Fed\n07:08 Risiko Pasar Obligasi\n08:25 Pencetakan Besar Akan Datang\n09:08 Peringatan Gelembung AI\n10:31 Peluang Kenaikan Suku Bunga\n13:10 Lingkaran Malapetaka Utang\n14:42 Debat Kekuatan Dolar\n15:44 Inflasi Selama Bertahun-tahun\n18:36 Bisakah Inflasi Berakhir?\n\n19:49 Dampak pada Penambang\n21:16 Skenario Kenaikan Harga Perak\n23:21 Kritik Narasi Fed\n25:01 Mengapa Krisis Kembali\n27:01 Memperbaiki Sistem Moneter\n28:51 Emas pada September?\n\n31:04 Apa yang Memicu Pemotongan Suku Bunga?\n\n33:07 Peluang Penambang Perak\n34:46 Di Mana Mengikuti Larry\n\nPenafian:\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak tanggung jawab apa pun atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lain, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan apa pun yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang diproduksi oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Perak #HargaEmas #HargaPerak #Fed #FederalReserve #Inflasi #Investasi #Pasar #SahamPertambangan #SahamEmas #SahamPerak #LogamMulia #KrisisUtang #Ekonomi #LarryLepard #InvestasiEmas #PertambanganPerak #Keuangan #saham", "post_id": "cMuhwgNqpkA"}}, {"key": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "KaiHoffmannAU", "x": 817.8538563778635, "y": 630.7558227749516, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMuhwgNqpkA", "id": "KaiHoffmannAU", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Terus Naik, The Fed Harus Mencetak Uang | Lawrence Lepard\n\nLarry Lepard kembali untuk membahas keputusan terbaru The Fed, meningkatnya risiko inflasi, beban utang yang semakin besar, dan mengapa ia percaya bank sentral pada akhirnya akan terpaksa mencetak lebih banyak uang. Kami membahas kenaikan suku bunga, tekanan pasar obligasi, spekulasi AI, emas, perak, dan mengapa perusahaan penambang logam mulia mungkin bersiap untuk kenaikan besar lainnya.\n\n#emas #perak #inflasi\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n\n👨‍💼 Tamu: Lawrence Lepard\n🏢 Perusahaan: Equity Management Associates\n🌎 https://ema2.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n--------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Fed vs Investor Pertambangan\n00:59 Larry Lepard Bergabung\n02:21 Powell Sang Merpati Tersembunyi?\n\n04:22 Mengapa Pencetakan Uang Kembali\n05:17 Penjelasan Likuiditas Fed\n07:08 Risiko Pasar Obligasi\n08:25 Pencetakan Besar Akan Datang\n09:08 Peringatan Gelembung AI\n10:31 Peluang Kenaikan Suku Bunga\n13:10 Lingkaran Malapetaka Utang\n14:42 Debat Kekuatan Dolar\n15:44 Inflasi Selama Bertahun-tahun\n18:36 Bisakah Inflasi Berakhir?\n\n19:49 Dampak pada Penambang\n21:16 Skenario Kenaikan Harga Perak\n23:21 Kritik Narasi Fed\n25:01 Mengapa Krisis Kembali\n27:01 Memperbaiki Sistem Moneter\n28:51 Emas pada September?\n\n31:04 Apa yang Memicu Pemotongan Suku Bunga?\n\n33:07 Peluang Penambang Perak\n34:46 Di Mana Mengikuti Larry\n\nPenafian:\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak tanggung jawab apa pun atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lain, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan apa pun yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang diproduksi oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Perak #HargaEmas #HargaPerak #Fed #FederalReserve #Inflasi #Investasi #Pasar #SahamPertambangan #SahamEmas #SahamPerak #LogamMulia #KrisisUtang #Ekonomi #LarryLepard #InvestasiEmas #PertambanganPerak #Keuangan #saham", "post_id": "cMuhwgNqpkA"}}, {"key": "@BFFS_Media", "attributes": {"label": "@BFFS_Media", "x": 553.3319619368134, "y": 240.03983806260067, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "T0p-lDP1VT8", "id": "@BFFS_Media", "source": "youtube-000001", "content": "Apa yang Sebenarnya Dibangun di Pasar Bear | Bitcoin Venture Capital & Masa Depan Keuangan Bitcoin\n\nKebanyakan orang berpikir modal ventura Bitcoin hanya membeli di awal dan menunggu. VJ Vesnaver, mitra operasional di Epoch, mengatakan pekerjaan sebenarnya adalah menemukan para pendiri yang membangun infrastruktur yang membuat masa depan Bitcoin tak terhindarkan dan mendukung mereka sebelum orang lain melihatnya.\n\nWyatt dan Jordan duduk bersama VJ untuk mengupas seperti apa sebenarnya menjalankan dana ventura berbasis Bitcoin di pasar di mana AI menyedot semua oksigen, perusahaan perbendaharaan mendominasi narasi, dan para pembangun berkualitas tinggi adalah mereka yang belum dibicarakan siapa pun.\n\nVJ menjelaskan tesis Epoch dari awal. Mengapa pasar bearish menghasilkan pipeline yang lebih baik, bagaimana modal ventura Bitcoin berbeda dari VC tradisional, dan mengapa tingkat hambatan internal bukanlah persentase, melainkan Bitcoin itu sendiri. Dari layer dua yang menemukan ceruk mereka hingga tali tipis regulasi yang dilalui para pendiri setiap hari, VJ memberikan pandangan tingkat dasar tentang apa yang sebenarnya sedang dibangun di ekosistem Bitcoin saat ini.\n\nMereka membahas perdebatan tentang perusahaan perbendaharaan Bitcoin. VJ membahas bagaimana ia menyikapi ketegangan antara Parker Lewis dan Michael Saylor, mengapa ia tidak berinvestasi pada salah satu dari mereka, dan apa yang sebenarnya dibutuhkan agar perusahaan perbendaharaan dapat menghasilkan keuntungan nyata di luar rekayasa keuangan. Kemudian percakapan beralih ke AI. Apakah peningkatan produktivitas itu nyata, mengapa sumber terbuka merupakan penangkal alami terhadap penguasaan regulasi atas model-model mutakhir, dan bagaimana pembayaran berbasis agen dapat secara diam-diam mendorong Bitcoin lebih dalam ke fase alat tukar lebih cepat daripada kampanye \"pil jeruk\" mana pun.\n\nKami menutup dengan apa yang sedang diamati Epoch saat ini. Investasi infrastruktur yang membosankan, teregulasi, dan tidak menarik yang belum membuat siapa pun bersemangat, mengapa pinjaman bank terhadap Bitcoin masih merupakan masalah besar yang belum terpecahkan, dan argumen VJ mengapa pengadilan, bukan Kongres, adalah penjaga kebebasan uang jangka panjang yang sebenarnya.\n\n🎟️ Bergabunglah dengan Kami di Denver, KTT Layanan Keuangan Bitcoin\nKTT Layanan Keuangan Bitcoin kembali pada 20-22 Oktober di Denver, Colorado. Penasihat Investasi Terdaftar (RIA), Akuntan Publik Bersertifikat (CPA), pemberi pinjaman, penambang, perusahaan perbendaharaan, dan operator asli Bitcoin semuanya berada dalam satu ruangan. Jika Anda ingin memahami ke mana Bitcoin dan keuangan akan menuju selanjutnya, di sinilah Anda harus berada. Dapatkan tiket Anda di bffs.media\n\nBab\n00:00 Selamat Datang Kembali dan Perkenalan\n05:07 Berinvestasi di Ekosistem Bitcoin\n08:04 Dinamika Pasar: Bear vs. Bull\n11:17 Keterlibatan Institusional dan Regulasi\n14:45 Peran Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin\n17:36 Dampak AI pada Bitcoin dan Startup\n38:04 Dampak Pencetakan Uang pada Ketidaksetaraan Kekayaan\n41:05 Peran AI dalam Inflasi Aset dan Daya Tarik Bitcoin\n42:49 Aliran Modal: Investasi Bitcoin vs. AI\n46:32 Berinvestasi dalam Produk Keuangan Bitcoin yang Teregulasi\n49:38 Masa Depan AI: Sumber Terbuka vs. Sentralisasi\n53:41 Menavigasi Tantangan Regulasi di Kripto\n59:14 Peran Pengadilan dalam Membentuk Hukum Kripto\n01:04:25 KTT Layanan Keuangan Bitcoin\n\nTamu: VJ Vesnaver\nEpoch VC\nX: \nSitus web: epochvc.io\n\nTautan Host\nWyatt O'Rourke\nX: x.com/wyattorourke_\nSitus web: basilic.io\n\nJordan Guess\nX: x.com/jordanguess\nLinkedIn: linkedin.com/in/jordan-guess-cpa\nSitus web: bitment.co\n\nBitcoin Financial Services Media\nX: x.com/bffs_media\nSitus web: bffs.media\nYouTube: \n\nSponsor Acara\nBasilic Financial: Kekayaan Anda layak mendapatkan tujuan. Basilic adalah perusahaan manajemen kekayaan yang berfokus pada Bitcoin yang membantu klien menemukan keseimbangan antara uang dan makna. Perencanaan keuangan, manajemen kekayaan individu, layanan pensiun untuk UKM, dan layanan keuangan Bitcoin. basilic.io\n\nBitment: Bosan dengan CSV yang berantakan dan basis biaya yang rusak? Bitment adalah platform akuntansi berbasis Bitcoin pertama untuk CPA, penasihat, penambang, dan investor serius. Laporan rekening bank Bitcoin yang bersih, pelacakan biaya yang andal, pelaporan lengkap, dan integrasi fiat yang lancar melalui Plaid. bitment.co\n\nSatoshi Pacioli: Menjalankan bisnis Bitcoin? Temui mitra akuntansi dan pajak layanan lengkap Anda yang dibangun untuk ekonomi Bitcoin. Pembukuan, pelaporan keuangan, kepatuhan pajak, dan perencanaan strategis untuk perusahaan dan individu yang menggunakan Bitcoin. satoshipacioli.com", "post_id": "T0p-lDP1VT8"}}, {"key": "VJVesnaver", "attributes": {"label": "VJVesnaver", "x": 462.5630573129882, "y": 542.7998903010747, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "T0p-lDP1VT8", "id": "VJVesnaver", "source": "youtube-000001", "content": "Apa yang Sebenarnya Dibangun di Pasar Bear | Bitcoin Venture Capital & Masa Depan Keuangan Bitcoin\n\nKebanyakan orang berpikir modal ventura Bitcoin hanya membeli di awal dan menunggu. VJ Vesnaver, mitra operasional di Epoch, mengatakan pekerjaan sebenarnya adalah menemukan para pendiri yang membangun infrastruktur yang membuat masa depan Bitcoin tak terhindarkan dan mendukung mereka sebelum orang lain melihatnya.\n\nWyatt dan Jordan duduk bersama VJ untuk mengupas seperti apa sebenarnya menjalankan dana ventura berbasis Bitcoin di pasar di mana AI menyedot semua oksigen, perusahaan perbendaharaan mendominasi narasi, dan para pembangun berkualitas tinggi adalah mereka yang belum dibicarakan siapa pun.\n\nVJ menjelaskan tesis Epoch dari awal. Mengapa pasar bearish menghasilkan pipeline yang lebih baik, bagaimana modal ventura Bitcoin berbeda dari VC tradisional, dan mengapa tingkat hambatan internal bukanlah persentase, melainkan Bitcoin itu sendiri. Dari layer dua yang menemukan ceruk mereka hingga tali tipis regulasi yang dilalui para pendiri setiap hari, VJ memberikan pandangan tingkat dasar tentang apa yang sebenarnya sedang dibangun di ekosistem Bitcoin saat ini.\n\nMereka membahas perdebatan tentang perusahaan perbendaharaan Bitcoin. VJ membahas bagaimana ia menyikapi ketegangan antara Parker Lewis dan Michael Saylor, mengapa ia tidak berinvestasi pada salah satu dari mereka, dan apa yang sebenarnya dibutuhkan agar perusahaan perbendaharaan dapat menghasilkan keuntungan nyata di luar rekayasa keuangan. Kemudian percakapan beralih ke AI. Apakah peningkatan produktivitas itu nyata, mengapa sumber terbuka merupakan penangkal alami terhadap penguasaan regulasi atas model-model mutakhir, dan bagaimana pembayaran berbasis agen dapat secara diam-diam mendorong Bitcoin lebih dalam ke fase alat tukar lebih cepat daripada kampanye \"pil jeruk\" mana pun.\n\nKami menutup dengan apa yang sedang diamati Epoch saat ini. Investasi infrastruktur yang membosankan, teregulasi, dan tidak menarik yang belum membuat siapa pun bersemangat, mengapa pinjaman bank terhadap Bitcoin masih merupakan masalah besar yang belum terpecahkan, dan argumen VJ mengapa pengadilan, bukan Kongres, adalah penjaga kebebasan uang jangka panjang yang sebenarnya.\n\n🎟️ Bergabunglah dengan Kami di Denver, KTT Layanan Keuangan Bitcoin\nKTT Layanan Keuangan Bitcoin kembali pada 20-22 Oktober di Denver, Colorado. Penasihat Investasi Terdaftar (RIA), Akuntan Publik Bersertifikat (CPA), pemberi pinjaman, penambang, perusahaan perbendaharaan, dan operator asli Bitcoin semuanya berada dalam satu ruangan. Jika Anda ingin memahami ke mana Bitcoin dan keuangan akan menuju selanjutnya, di sinilah Anda harus berada. Dapatkan tiket Anda di bffs.media\n\nBab\n00:00 Selamat Datang Kembali dan Perkenalan\n05:07 Berinvestasi di Ekosistem Bitcoin\n08:04 Dinamika Pasar: Bear vs. Bull\n11:17 Keterlibatan Institusional dan Regulasi\n14:45 Peran Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin\n17:36 Dampak AI pada Bitcoin dan Startup\n38:04 Dampak Pencetakan Uang pada Ketidaksetaraan Kekayaan\n41:05 Peran AI dalam Inflasi Aset dan Daya Tarik Bitcoin\n42:49 Aliran Modal: Investasi Bitcoin vs. AI\n46:32 Berinvestasi dalam Produk Keuangan Bitcoin yang Teregulasi\n49:38 Masa Depan AI: Sumber Terbuka vs. Sentralisasi\n53:41 Menavigasi Tantangan Regulasi di Kripto\n59:14 Peran Pengadilan dalam Membentuk Hukum Kripto\n01:04:25 KTT Layanan Keuangan Bitcoin\n\nTamu: VJ Vesnaver\nEpoch VC\nX: \nSitus web: epochvc.io\n\nTautan Host\nWyatt O'Rourke\nX: x.com/wyattorourke_\nSitus web: basilic.io\n\nJordan Guess\nX: x.com/jordanguess\nLinkedIn: linkedin.com/in/jordan-guess-cpa\nSitus web: bitment.co\n\nBitcoin Financial Services Media\nX: x.com/bffs_media\nSitus web: bffs.media\nYouTube: \n\nSponsor Acara\nBasilic Financial: Kekayaan Anda layak mendapatkan tujuan. Basilic adalah perusahaan manajemen kekayaan yang berfokus pada Bitcoin yang membantu klien menemukan keseimbangan antara uang dan makna. Perencanaan keuangan, manajemen kekayaan individu, layanan pensiun untuk UKM, dan layanan keuangan Bitcoin. basilic.io\n\nBitment: Bosan dengan CSV yang berantakan dan basis biaya yang rusak? Bitment adalah platform akuntansi berbasis Bitcoin pertama untuk CPA, penasihat, penambang, dan investor serius. Laporan rekening bank Bitcoin yang bersih, pelacakan biaya yang andal, pelaporan lengkap, dan integrasi fiat yang lancar melalui Plaid. bitment.co\n\nSatoshi Pacioli: Menjalankan bisnis Bitcoin? Temui mitra akuntansi dan pajak layanan lengkap Anda yang dibangun untuk ekonomi Bitcoin. Pembukuan, pelaporan keuangan, kepatuhan pajak, dan perencanaan strategis untuk perusahaan dan individu yang menggunakan Bitcoin. satoshipacioli.com", "post_id": "T0p-lDP1VT8"}}, {"key": "bffs_media", "attributes": {"label": "bffs_media", "x": 130.27706357270674, "y": 503.122227128089, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "T0p-lDP1VT8", "id": "bffs_media", "source": "youtube-000001", "content": "Apa yang Sebenarnya Dibangun di Pasar Bear | Bitcoin Venture Capital & Masa Depan Keuangan Bitcoin\n\nKebanyakan orang berpikir modal ventura Bitcoin hanya membeli di awal dan menunggu. VJ Vesnaver, mitra operasional di Epoch, mengatakan pekerjaan sebenarnya adalah menemukan para pendiri yang membangun infrastruktur yang membuat masa depan Bitcoin tak terhindarkan dan mendukung mereka sebelum orang lain melihatnya.\n\nWyatt dan Jordan duduk bersama VJ untuk mengupas seperti apa sebenarnya menjalankan dana ventura berbasis Bitcoin di pasar di mana AI menyedot semua oksigen, perusahaan perbendaharaan mendominasi narasi, dan para pembangun berkualitas tinggi adalah mereka yang belum dibicarakan siapa pun.\n\nVJ menjelaskan tesis Epoch dari awal. Mengapa pasar bearish menghasilkan pipeline yang lebih baik, bagaimana modal ventura Bitcoin berbeda dari VC tradisional, dan mengapa tingkat hambatan internal bukanlah persentase, melainkan Bitcoin itu sendiri. Dari layer dua yang menemukan ceruk mereka hingga tali tipis regulasi yang dilalui para pendiri setiap hari, VJ memberikan pandangan tingkat dasar tentang apa yang sebenarnya sedang dibangun di ekosistem Bitcoin saat ini.\n\nMereka membahas perdebatan tentang perusahaan perbendaharaan Bitcoin. VJ membahas bagaimana ia menyikapi ketegangan antara Parker Lewis dan Michael Saylor, mengapa ia tidak berinvestasi pada salah satu dari mereka, dan apa yang sebenarnya dibutuhkan agar perusahaan perbendaharaan dapat menghasilkan keuntungan nyata di luar rekayasa keuangan. Kemudian percakapan beralih ke AI. Apakah peningkatan produktivitas itu nyata, mengapa sumber terbuka merupakan penangkal alami terhadap penguasaan regulasi atas model-model mutakhir, dan bagaimana pembayaran berbasis agen dapat secara diam-diam mendorong Bitcoin lebih dalam ke fase alat tukar lebih cepat daripada kampanye \"pil jeruk\" mana pun.\n\nKami menutup dengan apa yang sedang diamati Epoch saat ini. Investasi infrastruktur yang membosankan, teregulasi, dan tidak menarik yang belum membuat siapa pun bersemangat, mengapa pinjaman bank terhadap Bitcoin masih merupakan masalah besar yang belum terpecahkan, dan argumen VJ mengapa pengadilan, bukan Kongres, adalah penjaga kebebasan uang jangka panjang yang sebenarnya.\n\n🎟️ Bergabunglah dengan Kami di Denver, KTT Layanan Keuangan Bitcoin\nKTT Layanan Keuangan Bitcoin kembali pada 20-22 Oktober di Denver, Colorado. Penasihat Investasi Terdaftar (RIA), Akuntan Publik Bersertifikat (CPA), pemberi pinjaman, penambang, perusahaan perbendaharaan, dan operator asli Bitcoin semuanya berada dalam satu ruangan. Jika Anda ingin memahami ke mana Bitcoin dan keuangan akan menuju selanjutnya, di sinilah Anda harus berada. Dapatkan tiket Anda di bffs.media\n\nBab\n00:00 Selamat Datang Kembali dan Perkenalan\n05:07 Berinvestasi di Ekosistem Bitcoin\n08:04 Dinamika Pasar: Bear vs. Bull\n11:17 Keterlibatan Institusional dan Regulasi\n14:45 Peran Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin\n17:36 Dampak AI pada Bitcoin dan Startup\n38:04 Dampak Pencetakan Uang pada Ketidaksetaraan Kekayaan\n41:05 Peran AI dalam Inflasi Aset dan Daya Tarik Bitcoin\n42:49 Aliran Modal: Investasi Bitcoin vs. AI\n46:32 Berinvestasi dalam Produk Keuangan Bitcoin yang Teregulasi\n49:38 Masa Depan AI: Sumber Terbuka vs. Sentralisasi\n53:41 Menavigasi Tantangan Regulasi di Kripto\n59:14 Peran Pengadilan dalam Membentuk Hukum Kripto\n01:04:25 KTT Layanan Keuangan Bitcoin\n\nTamu: VJ Vesnaver\nEpoch VC\nX: \nSitus web: epochvc.io\n\nTautan Host\nWyatt O'Rourke\nX: x.com/wyattorourke_\nSitus web: basilic.io\n\nJordan Guess\nX: x.com/jordanguess\nLinkedIn: linkedin.com/in/jordan-guess-cpa\nSitus web: bitment.co\n\nBitcoin Financial Services Media\nX: x.com/bffs_media\nSitus web: bffs.media\nYouTube: \n\nSponsor Acara\nBasilic Financial: Kekayaan Anda layak mendapatkan tujuan. Basilic adalah perusahaan manajemen kekayaan yang berfokus pada Bitcoin yang membantu klien menemukan keseimbangan antara uang dan makna. Perencanaan keuangan, manajemen kekayaan individu, layanan pensiun untuk UKM, dan layanan keuangan Bitcoin. basilic.io\n\nBitment: Bosan dengan CSV yang berantakan dan basis biaya yang rusak? Bitment adalah platform akuntansi berbasis Bitcoin pertama untuk CPA, penasihat, penambang, dan investor serius. Laporan rekening bank Bitcoin yang bersih, pelacakan biaya yang andal, pelaporan lengkap, dan integrasi fiat yang lancar melalui Plaid. bitment.co\n\nSatoshi Pacioli: Menjalankan bisnis Bitcoin? Temui mitra akuntansi dan pajak layanan lengkap Anda yang dibangun untuk ekonomi Bitcoin. Pembukuan, pelaporan keuangan, kepatuhan pajak, dan perencanaan strategis untuk perusahaan dan individu yang menggunakan Bitcoin. satoshipacioli.com", "post_id": "T0p-lDP1VT8"}}, {"key": "@kensmoneymatters", "attributes": {"label": "@kensmoneymatters", "x": 532.336844071927, "y": 210.27634846782794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.9291, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3LI6X58hTuM", "id": "@kensmoneymatters", "source": "youtube-000001", "content": "Panduan Langkah Demi Langkah Berinvestasi di Surat Perbendaharaan Negara\n\nSurat Utang Negara (Treasury Bills) adalah salah satu cara termudah bagi warga Kenya biasa untuk mulai berinvestasi dan mengembangkan tabungan mereka.\nDalam video ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana cara berinvestasi dalam Surat Utang Negara di Kenya, langkah demi langkah. Surat Utang Negara adalah salah satu investasi teraman yang tersedia karena dijamin oleh pemerintah Kenya.\n\nPs. Untuk saran trading forex satu lawan satu atau bimbingan keuangan, hubungi saya di sini: WhatsApp +44 7399 016633\n\nUntuk memulai perjalanan forex Anda sendiri, lihat tautan yang saya rekomendasikan ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/live-applic...\n\nUntuk akun Demo, klik tautan di bawah ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/demo-accoun...\n\nSaya juga memiliki kehidupan di luar pembicaraan tentang uang, jadi untuk video tentang perjalanan, kehidupan, buku, kebugaran, dan lainnya, lihat / \n\nCatatan** (Jika tautan tidak berfungsi, salin dan tempel ke browser)\n\nNgomong-ngomong, saya juga ada di platform media sosial lainnya. Ikuti saya di sini:\n\n  / kensmoneymatters  \n\n  / kensmoneymatters  \n\nBerikut adalah daftar putar lengkap tentang Dana Pasar Uang. Tonton di sini:\n   • MONEY MARKET FUNDS EXPLAINED | Everything ...  \n\nApa yang Akan Anda Pelajari dalam Video Ini:\n✅ Apa sebenarnya Surat Utang Negara (Treasury Bills) dalam istilah sederhana.\n\n✅ Mengapa banyak warga Kenya menganggap Surat Utang Negara sebagai investasi yang aman.\n\n✅ Bagaimana Surat Utang Negara membantu uang Anda tumbuh.\n\n✅ Perbedaan antara menabung dan berinvestasi.\n\n✅ Berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk mulai berinvestasi.\n\n✅ Apakah Surat Utang Negara cocok untuk pemula.\n\n✅ Cara membuka rekening CDS langkah demi langkah.\n\n✅ Cara kerja lelang Surat Utang Negara.\n\n✅ Cara memilih jangka waktu Surat Utang Negara yang tepat.\n\n✅ Apa arti suku bunga (imbal hasil) dalam bahasa sederhana.\n\n✅ Berapa potensi keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi Anda.\n\n✅ Perbandingan Surat Utang Negara (Treasury Bills) dengan menyimpan uang di rekening tabungan.\n\n✅ Apakah Surat Utang Negara lebih baik daripada menyimpan uang tunai di M-Pesa.\n\n✅ Apa yang terjadi ketika Surat Utang Negara Anda jatuh tempo.\n\n✅ Cara menginvestasikan kembali uang Anda untuk pertumbuhan jangka panjang.\n\n✅ Cara melacak dan mengelola investasi Surat Utang Negara Anda.\n\n✅ Biaya dan pungutan yang perlu Anda ketahui.\n\n✅ Risiko yang perlu dipahami sebelum berinvestasi.\n\n✅ Bagaimana inflasi memengaruhi tabungan dan investasi Anda.\n\n✅ Kapan Surat Utang Negara mungkin masuk akal untuk tujuan keuangan Anda.\n\n✅ Bagaimana warga Kenya biasa dapat mengakses investasi yang didukung pemerintah.\n\n✅ Proses langkah demi langkah yang tepat dari aplikasi hingga pembayaran.\n\n✅ Cara menghindari kebingungan selama pembelian Surat Utang Negara pertama Anda.\n\n✅ Apa yang harus dilakukan jika penawaran Anda berhasil.\n\nTentang Saya\n\nSaya Ken, juga dikenal sebagai The Money Guy, seorang Pelatih Keuangan dan Investasi.\n\nSaat ini saya sedang menempuh studi PhD di bidang Hukum E-commerce.\n\nLatar belakang akademis dan profesional saya yang beragam, termasuk keahlian di bidang Tata Kelola Politik, Pembangunan Internasional, Hukum Ekonomi dan Sumber Daya Internasional, Keuangan dan Investasi, Analisis Data Bisnis, dan Rekayasa Data & Cloud, membentuk pendekatan saya dalam mengajar keuangan.\n\nPerspektif unik saya tentang dunia dan setiap situasi memperkaya pelatihan saya.\n\nPerspektif ini semakin dibentuk oleh peran sukarela saya di seluruh Uni Eropa, Inggris, dan Afrika serta hasrat saya untuk bepergian ke seluruh dunia. Saya seorang pelancong yang gemar, telah menjelajahi lebih dari 100 negara.\n\nSaya juga seorang Pelatih Kehidupan dan Pendiri Bersama Gene Coaching School.\n\nTentang Ken's Money Matters\n\nSaluran ini berkomitmen untuk memberikan video berkualitas tinggi tentang masalah keuangan.\n\nTujuan utamanya adalah untuk menciptakan kemitraan kolaboratif dan edukatif yang memberdayakan Anda untuk mencapai kebebasan finansial.\n\nTopik yang dibahas meliputi keuangan pribadi, literasi keuangan, mencapai kemandirian finansial, manajemen utang, investasi, dan masih banyak lagi.\n\nTujuannya adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan alat yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan finansial yang berlimpah dan memuaskan.\n\nJika Anda siap meraih kebebasan finansial, tekan tombol berlangganan SEKARANG!\n\n#TreasuryBills #TreasuryBillsKenya #InvestingInKenya #KenyaInvesting #PersonalFinance #PersonalFinanceKenya #MoneyManagement #MoneyTips #SmartMoney #WealthBuilding #FinancialFreedom #FinancialLiteracy #InvestingForBeginners #PassiveIncome #SmartInvesting #SavingsGoals #GrowYourMoney #MoneyMindset #FinancialEducation #MoneyMoves #InvestSmart #KenyaFinance #BeginnerInvestor #InvestmentTips #SaveAndInvest #FinancialGrowth #MoneyMatters #KensMoneyMatters #BuildingWealth #IncomeGrowth #MoneyHabits #...", "post_id": "3LI6X58hTuM"}}, {"key": "kenadventures2", "attributes": {"label": "kenadventures2", "x": 903.183509924375, "y": 971.3929682358566, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9188, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3LI6X58hTuM", "id": "kenadventures2", "source": "youtube-000001", "content": "Panduan Langkah Demi Langkah Berinvestasi di Surat Perbendaharaan Negara\n\nSurat Utang Negara (Treasury Bills) adalah salah satu cara termudah bagi warga Kenya biasa untuk mulai berinvestasi dan mengembangkan tabungan mereka.\nDalam video ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana cara berinvestasi dalam Surat Utang Negara di Kenya, langkah demi langkah. Surat Utang Negara adalah salah satu investasi teraman yang tersedia karena dijamin oleh pemerintah Kenya.\n\nPs. Untuk saran trading forex satu lawan satu atau bimbingan keuangan, hubungi saya di sini: WhatsApp +44 7399 016633\n\nUntuk memulai perjalanan forex Anda sendiri, lihat tautan yang saya rekomendasikan ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/live-applic...\n\nUntuk akun Demo, klik tautan di bawah ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/demo-accoun...\n\nSaya juga memiliki kehidupan di luar pembicaraan tentang uang, jadi untuk video tentang perjalanan, kehidupan, buku, kebugaran, dan lainnya, lihat / \n\nCatatan** (Jika tautan tidak berfungsi, salin dan tempel ke browser)\n\nNgomong-ngomong, saya juga ada di platform media sosial lainnya. Ikuti saya di sini:\n\n  / kensmoneymatters  \n\n  / kensmoneymatters  \n\nBerikut adalah daftar putar lengkap tentang Dana Pasar Uang. Tonton di sini:\n   • MONEY MARKET FUNDS EXPLAINED | Everything ...  \n\nApa yang Akan Anda Pelajari dalam Video Ini:\n✅ Apa sebenarnya Surat Utang Negara (Treasury Bills) dalam istilah sederhana.\n\n✅ Mengapa banyak warga Kenya menganggap Surat Utang Negara sebagai investasi yang aman.\n\n✅ Bagaimana Surat Utang Negara membantu uang Anda tumbuh.\n\n✅ Perbedaan antara menabung dan berinvestasi.\n\n✅ Berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk mulai berinvestasi.\n\n✅ Apakah Surat Utang Negara cocok untuk pemula.\n\n✅ Cara membuka rekening CDS langkah demi langkah.\n\n✅ Cara kerja lelang Surat Utang Negara.\n\n✅ Cara memilih jangka waktu Surat Utang Negara yang tepat.\n\n✅ Apa arti suku bunga (imbal hasil) dalam bahasa sederhana.\n\n✅ Berapa potensi keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi Anda.\n\n✅ Perbandingan Surat Utang Negara (Treasury Bills) dengan menyimpan uang di rekening tabungan.\n\n✅ Apakah Surat Utang Negara lebih baik daripada menyimpan uang tunai di M-Pesa.\n\n✅ Apa yang terjadi ketika Surat Utang Negara Anda jatuh tempo.\n\n✅ Cara menginvestasikan kembali uang Anda untuk pertumbuhan jangka panjang.\n\n✅ Cara melacak dan mengelola investasi Surat Utang Negara Anda.\n\n✅ Biaya dan pungutan yang perlu Anda ketahui.\n\n✅ Risiko yang perlu dipahami sebelum berinvestasi.\n\n✅ Bagaimana inflasi memengaruhi tabungan dan investasi Anda.\n\n✅ Kapan Surat Utang Negara mungkin masuk akal untuk tujuan keuangan Anda.\n\n✅ Bagaimana warga Kenya biasa dapat mengakses investasi yang didukung pemerintah.\n\n✅ Proses langkah demi langkah yang tepat dari aplikasi hingga pembayaran.\n\n✅ Cara menghindari kebingungan selama pembelian Surat Utang Negara pertama Anda.\n\n✅ Apa yang harus dilakukan jika penawaran Anda berhasil.\n\nTentang Saya\n\nSaya Ken, juga dikenal sebagai The Money Guy, seorang Pelatih Keuangan dan Investasi.\n\nSaat ini saya sedang menempuh studi PhD di bidang Hukum E-commerce.\n\nLatar belakang akademis dan profesional saya yang beragam, termasuk keahlian di bidang Tata Kelola Politik, Pembangunan Internasional, Hukum Ekonomi dan Sumber Daya Internasional, Keuangan dan Investasi, Analisis Data Bisnis, dan Rekayasa Data & Cloud, membentuk pendekatan saya dalam mengajar keuangan.\n\nPerspektif unik saya tentang dunia dan setiap situasi memperkaya pelatihan saya.\n\nPerspektif ini semakin dibentuk oleh peran sukarela saya di seluruh Uni Eropa, Inggris, dan Afrika serta hasrat saya untuk bepergian ke seluruh dunia. Saya seorang pelancong yang gemar, telah menjelajahi lebih dari 100 negara.\n\nSaya juga seorang Pelatih Kehidupan dan Pendiri Bersama Gene Coaching School.\n\nTentang Ken's Money Matters\n\nSaluran ini berkomitmen untuk memberikan video berkualitas tinggi tentang masalah keuangan.\n\nTujuan utamanya adalah untuk menciptakan kemitraan kolaboratif dan edukatif yang memberdayakan Anda untuk mencapai kebebasan finansial.\n\nTopik yang dibahas meliputi keuangan pribadi, literasi keuangan, mencapai kemandirian finansial, manajemen utang, investasi, dan masih banyak lagi.\n\nTujuannya adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan alat yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan finansial yang berlimpah dan memuaskan.\n\nJika Anda siap meraih kebebasan finansial, tekan tombol berlangganan SEKARANG!\n\n#TreasuryBills #TreasuryBillsKenya #InvestingInKenya #KenyaInvesting #PersonalFinance #PersonalFinanceKenya #MoneyManagement #MoneyTips #SmartMoney #WealthBuilding #FinancialFreedom #FinancialLiteracy #InvestingForBeginners #PassiveIncome #SmartInvesting #SavingsGoals #GrowYourMoney #MoneyMindset #FinancialEducation #MoneyMoves #InvestSmart #KenyaFinance #BeginnerInvestor #InvestmentTips #SaveAndInvest #FinancialGrowth #MoneyMatters #KensMoneyMatters #BuildingWealth #IncomeGrowth #MoneyHabits #...", "post_id": "3LI6X58hTuM"}}], "edges": [{"key": "Majinterra2008", "source": "Majinterra2008", "target": "ARSIPAJA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Otak__OnChain", "source": "Otak__OnChain", "target": "KobeissiLetter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dpmdkalteng", "source": "dpmdkalteng", "target": "mmckalteng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sate_ayam63638", "source": "sate_ayam63638", "target": "tyaaassh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sate_ayam63638", "source": "sate_ayam63638", "target": "grok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "antonymyour_ex", "source": "antonymyour_ex", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "media_kaba12", "source": "media_kaba12", "target": "bryanparadise99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mykomnasional", "source": "mykomnasional", "target": "rafiziramli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "alisyakieb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "emmadetys", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "kankantaufik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "tapem_kabbandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "bandungpemkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "diskominfobdgkab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "prokopimkabbandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desa.lengkong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desa_tegalluar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desabuahbatubersatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "bojongsoangdesa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "desa.cipagalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kecamatan.bojongsoang", "source": "kecamatan.bojongsoang", "target": "bojongsari_guyub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "source": "cryptowavem2nd", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@apt_news", "source": "@apt_news", "target": "apt_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "source": "@OBS%EB%89%B4%EC%8A%A4", "target": "obs3660", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@financial_freedom101", "source": "@financial_freedom101", "target": "financial_freedom101", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "EconguyRosie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "LawrenceLepard", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BFFS_Media", "source": "@BFFS_Media", "target": "VJVesnaver", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BFFS_Media", "source": "@BFFS_Media", "target": "bffs_media", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kensmoneymatters", "source": "@kensmoneymatters", "target": "kenadventures2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}