{"nodes": [{"key": "Arbiyumi", "attributes": {"label": "Arbiyumi", "x": 67.25945857341509, "y": 66.64804514369804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "Arbiyumi", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "bakuldimsum_", "x": 16.838046204086577, "y": 104.36102881366772, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 63.5479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "bakuldimsum_", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 417.36824095035075, "y": 130.17017131396813, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501448518445631", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026) karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).\n\nPenguatan dolar tersebut mengalahkan dukungan bagi emas dari penurunan harga minyak mentah di tengah kemajuan pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.\n\nHarga emas spot turun 1,93 persen menjadi USD4.110,74 per troy ons.\n\nDolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Selasa, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.\n\n\"Untuk saat ini, emas dan perak tidak terlalu memperhatikan situasi di Timur Tengah. Saya pikir pasar lebih mencermati pernyataan Federal Reserve pekan lalu,\" kata Ahli Strategi Pasar Senior StoneX, Bob Haberkorn, dikutip Reuters.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-emas-jatuh-saat-dolar-as-tembus-level-tertinggi-setahun\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emas #dolarAS #hargaemas", "post_id": "432781620563594_1501448518445631"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 269.8780676796733, "y": 83.60806433822188, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 63.5479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501448518445631", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026) karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).\n\nPenguatan dolar tersebut mengalahkan dukungan bagi emas dari penurunan harga minyak mentah di tengah kemajuan pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.\n\nHarga emas spot turun 1,93 persen menjadi USD4.110,74 per troy ons.\n\nDolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Selasa, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.\n\n\"Untuk saat ini, emas dan perak tidak terlalu memperhatikan situasi di Timur Tengah. Saya pikir pasar lebih mencermati pernyataan Federal Reserve pekan lalu,\" kata Ahli Strategi Pasar Senior StoneX, Bob Haberkorn, dikutip Reuters.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-emas-jatuh-saat-dolar-as-tembus-level-tertinggi-setahun\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emas #dolarAS #hargaemas", "post_id": "432781620563594_1501448518445631"}}, {"key": "@upxid", "attributes": {"label": "@upxid", "x": 553.8803952021934, "y": 21.436184557645177, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "38sSH8JGjxU", "id": "@upxid", "source": "youtube-000001", "content": "Bangun Server Rumah Dengan PLTS | Tutorialnya di Sini\n\nOfficial Channel UPX ID\n\nSUBSCRIBE :    /   \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\nMember :    /   \n\nIngin menjalankan server rumah atau homelab 24/7 tanpa khawatir tagihan listrik membengkak? ☀️ Di video ini, saya akan membagikan panduan lengkap cara membangun server rumah mandiri energi menggunakan sistem PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).\n\nMenjalankan server konvensional, NAS, atau routerboard secara terus-menerus sering kali memakan biaya operasional yang besar. Dengan beralih ke sistem solar panel off-grid atau hybrid, kita bisa menghemat biaya operasional hingga Rp0 rupiah sekaligus mengamankan server dari bahaya pemadaman listrik (blackout).\n\nKita akan bahas tuntas dari segi kebutuhan daya server, kapasitas baterai yang dibutuhkan, pemilihan inverter, hingga setup integrasi ke hardware homelab Anda.\n\nSupport :\nSaweria : https://saweria.co/UPXID\nBuy Me Ko-fi : https://ko-fi.com/upxid\n\nMedia Sosial UPXID\nWebsite : www.upxid.com\nTikTok : www.tiktok.com/\nTelegram : www.t.me/s/upxid\n\n📢 Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk tutorial Mikrotik lainnya yang praktis & berguna! 🔔\n\n🔎 Tag & Hashtag:\n#upx #upxid #PLTS #ServerRumah #Homelab #SolarPanel #EnergiTerbarukan #OffGrid #MandiriEnergi #HematListrik #Proxmox #UPSUntukServer", "post_id": "38sSH8JGjxU"}}, {"key": "upxid", "attributes": {"label": "upxid", "x": 242.6443580745762, "y": 806.4982596965486, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0828, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "38sSH8JGjxU", "id": "upxid", "source": "youtube-000001", "content": "Bangun Server Rumah Dengan PLTS | Tutorialnya di Sini\n\nOfficial Channel UPX ID\n\nSUBSCRIBE :    /   \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\nMember :    /   \n\nIngin menjalankan server rumah atau homelab 24/7 tanpa khawatir tagihan listrik membengkak? ☀️ Di video ini, saya akan membagikan panduan lengkap cara membangun server rumah mandiri energi menggunakan sistem PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).\n\nMenjalankan server konvensional, NAS, atau routerboard secara terus-menerus sering kali memakan biaya operasional yang besar. Dengan beralih ke sistem solar panel off-grid atau hybrid, kita bisa menghemat biaya operasional hingga Rp0 rupiah sekaligus mengamankan server dari bahaya pemadaman listrik (blackout).\n\nKita akan bahas tuntas dari segi kebutuhan daya server, kapasitas baterai yang dibutuhkan, pemilihan inverter, hingga setup integrasi ke hardware homelab Anda.\n\nSupport :\nSaweria : https://saweria.co/UPXID\nBuy Me Ko-fi : https://ko-fi.com/upxid\n\nMedia Sosial UPXID\nWebsite : www.upxid.com\nTikTok : www.tiktok.com/\nTelegram : www.t.me/s/upxid\n\n📢 Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk tutorial Mikrotik lainnya yang praktis & berguna! 🔔\n\n🔎 Tag & Hashtag:\n#upx #upxid #PLTS #ServerRumah #Homelab #SolarPanel #EnergiTerbarukan #OffGrid #MandiriEnergi #HematListrik #Proxmox #UPSUntukServer", "post_id": "38sSH8JGjxU"}}, {"key": "upx.id", "attributes": {"label": "upx.id", "x": 678.8733371904417, "y": 647.6089234872514, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0828, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "38sSH8JGjxU", "id": "upx.id", "source": "youtube-000001", "content": "Bangun Server Rumah Dengan PLTS | Tutorialnya di Sini\n\nOfficial Channel UPX ID\n\nSUBSCRIBE :    /   \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\nMember :    /   \n\nIngin menjalankan server rumah atau homelab 24/7 tanpa khawatir tagihan listrik membengkak? ☀️ Di video ini, saya akan membagikan panduan lengkap cara membangun server rumah mandiri energi menggunakan sistem PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).\n\nMenjalankan server konvensional, NAS, atau routerboard secara terus-menerus sering kali memakan biaya operasional yang besar. Dengan beralih ke sistem solar panel off-grid atau hybrid, kita bisa menghemat biaya operasional hingga Rp0 rupiah sekaligus mengamankan server dari bahaya pemadaman listrik (blackout).\n\nKita akan bahas tuntas dari segi kebutuhan daya server, kapasitas baterai yang dibutuhkan, pemilihan inverter, hingga setup integrasi ke hardware homelab Anda.\n\nSupport :\nSaweria : https://saweria.co/UPXID\nBuy Me Ko-fi : https://ko-fi.com/upxid\n\nMedia Sosial UPXID\nWebsite : www.upxid.com\nTikTok : www.tiktok.com/\nTelegram : www.t.me/s/upxid\n\n📢 Jangan lupa LIKE, KOMEN, dan SUBSCRIBE untuk tutorial Mikrotik lainnya yang praktis & berguna! 🔔\n\n🔎 Tag & Hashtag:\n#upx #upxid #PLTS #ServerRumah #Homelab #SolarPanel #EnergiTerbarukan #OffGrid #MandiriEnergi #HematListrik #Proxmox #UPSUntukServer", "post_id": "38sSH8JGjxU"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 449.6113180209479, "y": 765.2527048402502, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 439.93923804250835, "y": 167.01554612435422, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5213, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 312.2372014111977, "y": 394.100909902635, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5213, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 509.4502452174392, "y": 907.8443208966399, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5213, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 809.3880320986235, "y": 978.3478480786576, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5213, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 918.6362740250843, "y": 543.8021901677362, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5213, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 780.487514328878, "y": 137.20824429059687, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.5213, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "K-iMBmoOMCc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Dolar AS dan Suku Bunga Jadi Risiko Pasar, Simak Sederet Saham Pilihan | IDXC UPDATE\n\nGejolak harga minyak global dan menguatnya dolar AS berpotensi menekan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui pelemahan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Sucor Sekuritas menilai sektor energi dan logam masih menarik di tengah kondisi tersebut, dengan saham pilihan utama yakni TPIA, AMMN, PGAS, ANTM, dan ADRO. Sebaliknya, sektor domestik seperti perbankan, properti, ritel, otomotif, dan semen dinilai lebih rentan terdampak oleh pelemahan rupiah serta suku bunga yang lebih tinggi. #idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "K-iMBmoOMCc"}}, {"key": "@A.I.IndiaEntertainmentchannel", "attributes": {"label": "@A.I.IndiaEntertainmentchannel", "x": 192.59447739314328, "y": 543.5592913153251, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "aJLk6axnwvo", "id": "@A.I.IndiaEntertainmentchannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupee di Bawah Tekanan - Mengapa Mata Uang India Jatuh pada 2026 dan Apa yang Akan Terjadi Selanj...\n\n\nAIE Finance and World News 2026\nDipresentasikan oleh Harsh, podcaster AI dari AIE.\n\nAIE Music LLC, Cincinnati, AS bertanggung jawab atas keakuratan dan nilai faktual konten ini.\n\nMengapa Rupee India melemah secara dramatis pada tahun 2026? Apakah itu hanya karena dolar AS yang kuat, atau ada cerita yang jauh lebih besar di balik penurunan mata uang tersebut?\n\nDalam episode ini, kita akan melihat secara seimbang dan berdasarkan data kekuatan-kekuatan yang mendorong Rupee India ke titik terendah multi-tahun terhadap mata uang global utama. Kita akan meneliti dampak dari kenaikan harga minyak, ketegangan geopolitik di Asia Barat, arus keluar investor asing, tarif perdagangan AS, defisit perdagangan yang melebar, perbedaan suku bunga antara Federal Reserve AS dan Reserve Bank of India, dan kekuatan dolar AS secara lebih luas.\n\nKita juga akan mengeksplorasi bagaimana pelemahan rupee memengaruhi konsumen sehari-hari melalui inflasi, harga bahan bakar, barang impor, biaya perjalanan, dan pendidikan di luar negeri. Pada saat yang sama, kita membahas potensi manfaat bagi eksportir India, sektor TI, pengiriman uang, dan daya saing jangka panjang.\n\nDengan mengacu pada riset ekonomi, data bank sentral, dan analisis pasar, video ini menjelaskan risiko utama, peluang, dan skenario masa depan yang dihadapi ekonomi India dan rupee di tahun-tahun mendatang.\n\nBaik Anda seorang investor, mahasiswa, pemilik bisnis, pembuat kebijakan, atau sekadar tertarik pada ekonomi global, episode ini memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami tentang salah satu kisah keuangan terpenting tahun 2026.\n\n📊 Topik yang Dibahas:\n\nMengapa Rupee India jatuh pada tahun 2026\nHarga minyak dan depresiasi mata uang\nArus keluar investor asing (FPI)\nKebijakan Federal Reserve AS vs RBI\nTarif AS dan ekspor India\nDefisit perdagangan dan defisit neraca transaksi berjalan\nInflasi dan dampaknya terhadap konsumen\nIntervensi RBI dan cadangan devisa\nPrakiraan masa depan untuk USD-INR\nSkenario bullish, dasar, dan bearish\n\n#IndianRupee #INR #RupeeCrisis #IndianEconomy #USDINR #CurrencyMarkets #Economics #Finance #GlobalEconomy #India2026 #Inflation #OilPrices #RBI #FederalReserve #StockMarket #Investing #EconomicAnalysis #DefisitPerdagangan #DefisitNeracaTransaksi #Forex #ValutaAsing", "post_id": "aJLk6axnwvo"}}, {"key": "A.I.IndiaEntertainmentchannel", "attributes": {"label": "A.I.IndiaEntertainmentchannel", "x": 338.21152379986484, "y": 380.149636275259, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.5479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "aJLk6axnwvo", "id": "A.I.IndiaEntertainmentchannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupee di Bawah Tekanan - Mengapa Mata Uang India Jatuh pada 2026 dan Apa yang Akan Terjadi Selanj...\n\n\nAIE Finance and World News 2026\nDipresentasikan oleh Harsh, podcaster AI dari AIE.\n\nAIE Music LLC, Cincinnati, AS bertanggung jawab atas keakuratan dan nilai faktual konten ini.\n\nMengapa Rupee India melemah secara dramatis pada tahun 2026? Apakah itu hanya karena dolar AS yang kuat, atau ada cerita yang jauh lebih besar di balik penurunan mata uang tersebut?\n\nDalam episode ini, kita akan melihat secara seimbang dan berdasarkan data kekuatan-kekuatan yang mendorong Rupee India ke titik terendah multi-tahun terhadap mata uang global utama. Kita akan meneliti dampak dari kenaikan harga minyak, ketegangan geopolitik di Asia Barat, arus keluar investor asing, tarif perdagangan AS, defisit perdagangan yang melebar, perbedaan suku bunga antara Federal Reserve AS dan Reserve Bank of India, dan kekuatan dolar AS secara lebih luas.\n\nKita juga akan mengeksplorasi bagaimana pelemahan rupee memengaruhi konsumen sehari-hari melalui inflasi, harga bahan bakar, barang impor, biaya perjalanan, dan pendidikan di luar negeri. Pada saat yang sama, kita membahas potensi manfaat bagi eksportir India, sektor TI, pengiriman uang, dan daya saing jangka panjang.\n\nDengan mengacu pada riset ekonomi, data bank sentral, dan analisis pasar, video ini menjelaskan risiko utama, peluang, dan skenario masa depan yang dihadapi ekonomi India dan rupee di tahun-tahun mendatang.\n\nBaik Anda seorang investor, mahasiswa, pemilik bisnis, pembuat kebijakan, atau sekadar tertarik pada ekonomi global, episode ini memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami tentang salah satu kisah keuangan terpenting tahun 2026.\n\n📊 Topik yang Dibahas:\n\nMengapa Rupee India jatuh pada tahun 2026\nHarga minyak dan depresiasi mata uang\nArus keluar investor asing (FPI)\nKebijakan Federal Reserve AS vs RBI\nTarif AS dan ekspor India\nDefisit perdagangan dan defisit neraca transaksi berjalan\nInflasi dan dampaknya terhadap konsumen\nIntervensi RBI dan cadangan devisa\nPrakiraan masa depan untuk USD-INR\nSkenario bullish, dasar, dan bearish\n\n#IndianRupee #INR #RupeeCrisis #IndianEconomy #USDINR #CurrencyMarkets #Economics #Finance #GlobalEconomy #India2026 #Inflation #OilPrices #RBI #FederalReserve #StockMarket #Investing #EconomicAnalysis #DefisitPerdagangan #DefisitNeracaTransaksi #Forex #ValutaAsing", "post_id": "aJLk6axnwvo"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 677.2058816217481, "y": 701.5902158829821, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Ab6u-9mDbBk", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Raghuram Rajan Tentang Rupiah yang Melemah: Kejutan Sementara atau Tanda Bahaya yang Lebih Besar?...\n\nDalam percakapan eksklusif dengan Ayesha Faridi, mantan Gubernur RBI Raghuram Rajan membahas tekanan yang semakin meningkat pada rupee India di tengah arus keluar investor asing, kenaikan harga minyak mentah, dan kekhawatiran seputar defisit neraca transaksi berjalan.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times Now.\n\n#etnow #businessnews #raghuramrajan #rupee #indianeconomy #rbi #currency #fpi #crudeoil #economy\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "Ab6u-9mDbBk"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 321.8099314948384, "y": 156.439636597693, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.5479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ab6u-9mDbBk", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Raghuram Rajan Tentang Rupiah yang Melemah: Kejutan Sementara atau Tanda Bahaya yang Lebih Besar?...\n\nDalam percakapan eksklusif dengan Ayesha Faridi, mantan Gubernur RBI Raghuram Rajan membahas tekanan yang semakin meningkat pada rupee India di tengah arus keluar investor asing, kenaikan harga minyak mentah, dan kekhawatiran seputar defisit neraca transaksi berjalan.\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times Now.\n\n#etnow #businessnews #raghuramrajan #rupee #indianeconomy #rbi #currency #fpi #crudeoil #economy\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "Ab6u-9mDbBk"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 86.23633055060242, "y": 106.38228846499109, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 991.4126537074654, "y": 700.6492987311858, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.5479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 999.9345463698986, "y": 448.785618208168, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.3502, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 886.4034376497408, "y": 655.3745940583441, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0828, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 43.90505093498442, "y": 571.4946356118347, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0828, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}], "edges": [{"key": "Arbiyumi", "source": "Arbiyumi", "target": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@upxid", "source": "@upxid", "target": "upxid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@upxid", "source": "@upxid", "target": "upxid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@upxid", "source": "@upxid", "target": "upx.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@A.I.IndiaEntertainmentchannel", "source": "@A.I.IndiaEntertainmentchannel", "target": "A.I.IndiaEntertainmentchannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}