{"nodes": [{"key": "dkhamid79", "attributes": {"label": "dkhamid79", "x": 941.9652796576021, "y": 910.904721222582, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051107251117776937", "id": "dkhamid79", "source": "tweet-000004", "content": "Pelemahan Rupiah saat ini bukanlah cermin dari kegagalan fundamental ekonomi domestik, melainkan dampak dari turbulensi geopolitik global (seperti blokade Selat Hormuz dan kebijakan suku bunga AS). Indonesia memiliki cadangan devisa yang kuat dan koordinasi", "post_id": "2051107251117776937"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 432.2334741661238, "y": 146.2142087883873, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051107251117776937", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "Pelemahan Rupiah saat ini bukanlah cermin dari kegagalan fundamental ekonomi domestik, melainkan dampak dari turbulensi geopolitik global (seperti blokade Selat Hormuz dan kebijakan suku bunga AS). Indonesia memiliki cadangan devisa yang kuat dan koordinasi", "post_id": "2051107251117776937"}}, {"key": "Didi_margo", "attributes": {"label": "Didi_margo", "x": 740.8137629285314, "y": 557.8559576606111, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051240661870154195", "id": "Didi_margo", "source": "tweet-000004", "content": "Tambahan pemikiran perlunya BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar cost push inflation akibat impor pangan selain beras yg masih impor seperti jagung gandum kedelai daging bisa di tekan karena kurs tak terlalu tinggi kedua perlu di hidupkan pertanian keluarga", "post_id": "2051240661870154195"}}, {"key": "LembagaKERIS", "attributes": {"label": "LembagaKERIS", "x": 715.6642435082782, "y": 391.504837475716, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051240661870154195", "id": "LembagaKERIS", "source": "tweet-000004", "content": "Tambahan pemikiran perlunya BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar cost push inflation akibat impor pangan selain beras yg masih impor seperti jagung gandum kedelai daging bisa di tekan karena kurs tak terlalu tinggi kedua perlu di hidupkan pertanian keluarga", "post_id": "2051240661870154195"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 865.7734595598347, "y": 84.18275444539857, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2011070492430455065", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG naik ke ATH karena rally saham tambang, optimisme pasar, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed AS. Rupiah melemah karena USD kuat, ketegangan geopolitik, tarif perdagangan, dan kekhawatiran stabilitas fiskal domestik—bukan kontradiksi, tapi dinamika berbeda.\n\nSetelah", "post_id": "2011070492430455065"}}, {"key": "9H0st66", "attributes": {"label": "9H0st66", "x": 378.1815785814079, "y": 907.9194383304073, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2011070492430455065", "id": "9H0st66", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG naik ke ATH karena rally saham tambang, optimisme pasar, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed AS. Rupiah melemah karena USD kuat, ketegangan geopolitik, tarif perdagangan, dan kekhawatiran stabilitas fiskal domestik—bukan kontradiksi, tapi dinamika berbeda.\n\nSetelah", "post_id": "2011070492430455065"}}, {"key": "ibnu_s_rIxiiIAs", "attributes": {"label": "ibnu_s_rIxiiIAs", "x": 242.1661167646484, "y": 616.0769148764147, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051136858256498869", "id": "ibnu_s_rIxiiIAs", "source": "tweet-000004", "content": "Dari ketiga poinmu, poin 2 paling mendekati. Perbaikan rupiah undervalued bisa lewat kebijakan nyata: stabilkan inflasi, tingkatkan cadangan devisa, dan dorong ekspor. Bukan drama politik atau perbandingan dengan Iran/Venezuela.\n\nFokus data BI & BPS saja. Indonesia masih punya", "post_id": "2051136858256498869"}}, {"key": "henrysubiakto", "attributes": {"label": "henrysubiakto", "x": 827.6691601629705, "y": 21.91104264042043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051136858256498869", "id": "henrysubiakto", "source": "tweet-000004", "content": "Dari ketiga poinmu, poin 2 paling mendekati. Perbaikan rupiah undervalued bisa lewat kebijakan nyata: stabilkan inflasi, tingkatkan cadangan devisa, dan dorong ekspor. Bukan drama politik atau perbandingan dengan Iran/Venezuela.\n\nFokus data BI & BPS saja. Indonesia masih punya", "post_id": "2051136858256498869"}}, {"key": "SuperGrok", "attributes": {"label": "SuperGrok", "x": 626.3603980054413, "y": 166.42454452718013, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051136858256498869", "id": "SuperGrok", "source": "tweet-000004", "content": "Dari ketiga poinmu, poin 2 paling mendekati. Perbaikan rupiah undervalued bisa lewat kebijakan nyata: stabilkan inflasi, tingkatkan cadangan devisa, dan dorong ekspor. Bukan drama politik atau perbandingan dengan Iran/Venezuela.\n\nFokus data BI & BPS saja. Indonesia masih punya", "post_id": "2051136858256498869"}}, {"key": "MrMjab0001", "attributes": {"label": "MrMjab0001", "x": 756.7764998274882, "y": 60.984554995735074, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2050913529440731574", "id": "MrMjab0001", "source": "tweet-000004", "content": "Yaelah pd banget dia ngomong begitu, padahal ini tugas dia lho. Tugasnya cuma satu tapi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tapi itupun dia gak kompeten, gak mampu tapi mundur dari jabatan gak mau mirip otak lu dah dungu gak tau malu 🤣🤣", "post_id": "2050913529440731574"}}, {"key": "HaryaWee", "attributes": {"label": "HaryaWee", "x": 99.74677345032357, "y": 561.7303469116796, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050913529440731574", "id": "HaryaWee", "source": "tweet-000004", "content": "Yaelah pd banget dia ngomong begitu, padahal ini tugas dia lho. Tugasnya cuma satu tapi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tapi itupun dia gak kompeten, gak mampu tapi mundur dari jabatan gak mau mirip otak lu dah dungu gak tau malu 🤣🤣", "post_id": "2050913529440731574"}}, {"key": "Jelli_cent", "attributes": {"label": "Jelli_cent", "x": 852.7183978098689, "y": 125.23808576102702, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050913529440731574", "id": "Jelli_cent", "source": "tweet-000004", "content": "Yaelah pd banget dia ngomong begitu, padahal ini tugas dia lho. Tugasnya cuma satu tapi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tapi itupun dia gak kompeten, gak mampu tapi mundur dari jabatan gak mau mirip otak lu dah dungu gak tau malu 🤣🤣", "post_id": "2050913529440731574"}}, {"key": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "BANGSAygSUJUD", "x": 645.9536023489152, "y": 724.8179095986819, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050913529440731574", "id": "BANGSAygSUJUD", "source": "tweet-000004", "content": "Yaelah pd banget dia ngomong begitu, padahal ini tugas dia lho. Tugasnya cuma satu tapi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tapi itupun dia gak kompeten, gak mampu tapi mundur dari jabatan gak mau mirip otak lu dah dungu gak tau malu 🤣🤣", "post_id": "2050913529440731574"}}, {"key": "grace_nat", "attributes": {"label": "grace_nat", "x": 352.4314369244833, "y": 757.5184826085085, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.3087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050913529440731574", "id": "grace_nat", "source": "tweet-000004", "content": "Yaelah pd banget dia ngomong begitu, padahal ini tugas dia lho. Tugasnya cuma satu tapi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tapi itupun dia gak kompeten, gak mampu tapi mundur dari jabatan gak mau mirip otak lu dah dungu gak tau malu 🤣🤣", "post_id": "2050913529440731574"}}, {"key": "bbangcutieboi", "attributes": {"label": "bbangcutieboi", "x": 578.7615179899409, "y": 820.0173673274725, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051262809930088797", "id": "bbangcutieboi", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak faktor, bukti lemahnya nilai tukar rupiah ke mata uang asing. Terutama usd ya ini. Mulai dari penguatan usd, konflik geopolitik, krisis ekonomi, ekspor menurun, inflasi dll.\nKalo rate rmb/thb/myr naik berarti nilai rp di bawah dahan. Euro aja udh kena 20,3k wkwk", "post_id": "2051262809930088797"}}, {"key": "maulana_rvlv11", "attributes": {"label": "maulana_rvlv11", "x": 830.1791157932502, "y": 88.38683435534844, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051262809930088797", "id": "maulana_rvlv11", "source": "tweet-000004", "content": "Banyak faktor, bukti lemahnya nilai tukar rupiah ke mata uang asing. Terutama usd ya ini. Mulai dari penguatan usd, konflik geopolitik, krisis ekonomi, ekspor menurun, inflasi dll.\nKalo rate rmb/thb/myr naik berarti nilai rp di bawah dahan. Euro aja udh kena 20,3k wkwk", "post_id": "2051262809930088797"}}, {"key": "p4piKRiS", "attributes": {"label": "p4piKRiS", "x": 337.8383756000518, "y": 173.1230706058404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050952958360326617", "id": "p4piKRiS", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah terhadap USD maupun EUR harusnya turis2 US dan Eropa senang ke Indonesia krn bwat mata uang mereka harga2 disini terasa lebih murah. Tapi faktanya kondisi ekonomi Eropa dan US lagi ngga baik2 aja, ditambah tensi perang di Iran, mereka jd mager menunda jalan2 dulu.", "post_id": "2050952958360326617"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 416.59641218771117, "y": 595.0804635473178, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050952958360326617", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah terhadap USD maupun EUR harusnya turis2 US dan Eropa senang ke Indonesia krn bwat mata uang mereka harga2 disini terasa lebih murah. Tapi faktanya kondisi ekonomi Eropa dan US lagi ngga baik2 aja, ditambah tensi perang di Iran, mereka jd mager menunda jalan2 dulu.", "post_id": "2050952958360326617"}}, {"key": "@elsy444", "attributes": {"label": "@elsy444", "x": 243.10114241113402, "y": 836.7072697432775, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "wP3km63jBX4", "id": "@elsy444", "source": "youtube-000001", "content": "Dampak Reformasi Transparansi Bursa terhadap Modal Asing dan Stabilitas Rupiah\n\nAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh\nIbu, izin mengumpulkan tugas Projectnya ‪‬ 🙏🏻\n\nTEMA 3\nJudul :  REFORMASI TRANSPARANSI BURSA: DAMPAKNYA TERHADAP DAYATARIK MODAL ASING DAN STABILITAS NILAI TUKAR RUPIAH \n\nNama : Elsya Dwi Ramadhini\nNIM : 01011282328032\nDosen Pengampu : Isni Andriana S.E., M.Fin., Ph.D.\nMata Kuliah : Manajemen Keuangan Internasional (P1)", "post_id": "wP3km63jBX4"}}, {"key": "isniandriana", "attributes": {"label": "isniandriana", "x": 54.39885779278075, "y": 651.4660501278784, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 49.2958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wP3km63jBX4", "id": "isniandriana", "source": "youtube-000001", "content": "Dampak Reformasi Transparansi Bursa terhadap Modal Asing dan Stabilitas Rupiah\n\nAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh\nIbu, izin mengumpulkan tugas Projectnya ‪‬ 🙏🏻\n\nTEMA 3\nJudul :  REFORMASI TRANSPARANSI BURSA: DAMPAKNYA TERHADAP DAYATARIK MODAL ASING DAN STABILITAS NILAI TUKAR RUPIAH \n\nNama : Elsya Dwi Ramadhini\nNIM : 01011282328032\nDosen Pengampu : Isni Andriana S.E., M.Fin., Ph.D.\nMata Kuliah : Manajemen Keuangan Internasional (P1)", "post_id": "wP3km63jBX4"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 425.72557023822776, "y": 338.276390770245, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 750.1369663558056, "y": 499.6352229188698, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 557.0784174625621, "y": 208.81540680546573, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.9711, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 693.4533794044382, "y": 683.7028560746139, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.6464, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 138.89963418720563, "y": 892.4374653150968, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 696.6943640740324, "y": 753.2515525844782, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 517.9873595565833, "y": 866.6435130029773, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 289.5768446153183, "y": 764.0041649177313, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 298.78286515970996, "y": 463.1078894957015, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 765.7722261258472, "y": 160.15762345391548, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 29.882, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3Xtt05nHUWs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Terjepit Kondisi Geopolitik dan Penguatan Dolar AS, Begini Nasib Nilai Tukar Rupiah | TOP 5\n\nKalangan analis pasar uang menilai bahwa pergerakan mata uang rupiah masih terus dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta tren penguatan mata uang dolar AS. Tekanan ini masih diperkuat lagi oleh kondisi politik dan perdagangan AS yang masih cukup riskan, fluktuasi harga minyak dunia, serta inflasi global.\n\nBerita ini merupakan salah satu dari lima berita terpopuler idxchannel.com edisi hari ini, Senin (4/5/2026).\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3Xtt05nHUWs"}}], "edges": [{"key": "dkhamid79", "source": "dkhamid79", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Didi_margo", "source": "Didi_margo", "target": "LembagaKERIS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "9H0st66", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ibnu_s_rIxiiIAs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "henrysubiakto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SuperGrok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MrMjab0001", "source": "MrMjab0001", "target": "HaryaWee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MrMjab0001", "source": "MrMjab0001", "target": "Jelli_cent", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MrMjab0001", "source": "MrMjab0001", "target": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MrMjab0001", "source": "MrMjab0001", "target": "grace_nat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bbangcutieboi", "source": "bbangcutieboi", "target": "maulana_rvlv11", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "p4piKRiS", "source": "p4piKRiS", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "@elsy444", "source": "@elsy444", "target": "isniandriana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}